Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,329 replies, has 5 voices, and was last updated by  jakaduriat 12 hours, 52 minutes ago.

Viewing 15 posts - 1,126 through 1,140 (of 1,330 total)
  • Author
    Posts
  • #7110

    rahmatrabani
    Participant

    Apa yang dibutuhkan dalam price action ?

    Yang saya maksud disini adalah hal-hal apa saja yang perlu ketika mempelajari price action. Ada beberapa point-point penting dalam mempelajari price action, yaitu;

    1. Menganalisis arah trend
    2. Mempelajari pola candlestick
    3. Mempelajari pola pattern
    4. Mempelajari pin bar
    5. Open posisi dengan arah yang benar
    6. Menempatkan target profit dan stop loss yang benar

    #7112

    jakaduriat
    Participant

                                                               Pentingnya Stop Loss Dalam Trading Plan

    Trading plan merupakan komponen penting dalam kesuksesan trading. Bertransaksi tanpa trading plan bisa diibaratkan seperti bertualang tanpa peta. Anda mungkin bisa mencapai tujuan, bisa juga tidak, namun dengan waktu yang lebih lama.

    Salah satu bagian yang penting dalam trading plan adalah risk management. Tidak ada sistem trading dengan win rate sebesar 100% sehingga tanpa risk management yang handal, para trader akan kesulitan mencapai target kesuksesan mereka. Salah satu aplikasi dari risk management adalah dalam penentuan besar risiko yang berani kita ambil atau stop loss.

    Mengenal Stop Loss

    Tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti pergerakan pasar di masa mendatang. Arah pergerakan bisa saja berubah drastis karena pengaruh data atau suatu peristiwa besar. Ketidakpastian ini menjadi risiko yang dihadapi trader.

    Stop loss merupakan order untuk melikuidasi posisi jika harga sudah mencapai level tertentu. Trader memanfaatkan stop loss untuk membatasi potensi kerugian dari suatu transaksi dan juga untuk menghindari keterlibatan faktor emosi dalam trading.

    Lalu bagaimana caranya menerapkan stop loss dalam bertransaksi? Mari kenali salah satu jenis stop loss dalam trading plan.

    Stop Loss Statis

    Dengan stop loss statis, trader menempatkan order stop loss pada harga tertentu dan tidak mengubah order stop tersebut hingga harga menyentuh limit atau stop yang dipasang. Stop loss statis bersifat sederhana dan trader tidak perlu selalu mengecek posisi tradingnya saat terjadi pergerakan tidak terduga karena posisi stop loss sudah sesuai dengan besaran risiko yang siap diterima.

    Penentuan stop loss statis dapat berdasarkan indikator teknikal, contohnya seperti Average True Range. Sebagai penunjang, trader juga bisa menggunakan informasi aktual pada pasar untuk berusaha menganalisis pilihan risk management secara lebih akurat.

    Stop loss merupakan salah satu kelengkapan dalam trading plan selain mengenali kondisi pasar.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7114

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                                        Akun Islamic

    Layanan Free Swap dirancang khusus untuk para trader yang keyakinan agama nya tidak memperbolehkan penggunaan tingkat bunga mata uang dalam dunia trading.

    Akun dengan layanan Free Swap juga disebut «akun Islamic», ciri utamanya adalah tidak adanya pertukaran akrual dan write-off dari swap, yang dihitung berdasarkan suku bunga kredit bank sentral nasional.

    [/url]


    Syarat dan Ketentuan Free Swap
    :

      [*]Free Swap hanya tersedia untuk akun standar: MT4.DirectFX, MT4.Classic+, MT5.DirectFX, MT5.Classic+;
      [*]Free Swap hanya tersedia untuk klien Muslim dari negara yang terdaftar, dimana di negara tersebut Islam adalah agama yang dominan;
      [*]Free Swap berlaku untuk daftar instrumen trading berikut : AUDCAD, AUDCHF, AUDJPY, AUDNZD, AUDUSD, CADCHF, CADJPY, CHFJPY, EURAUD, EURCAD, EURCHF, EURGBP, EURJPY, EURUSD, GBPAUD, GBPCAD, GBPCHF, GBPJPY, GBPUSD, NZDCAD, NZDCHF, NZDJPY, NZDUSD, USDCAD, USDCHF, USDJPY, USDSGD, XAUUSD (Gold), XAGUSD (Silver). Untuk instrumen lainnya swap tetap dihitung dan seperti mode standar;
      [*]Dilarang keras menggunakan strategi trading apa pun yang bertujuan (langsung atau tidak langsung) untuk mendapat untung dari selisih suku bunga (carry trade);
      [*]Untuk transaksi yang dibuka lebih dari 2 hari, perusahaan mengenakan komisi tetap untuk setiap hari selama transaksi dibuka. Komisi ditetapkan dan ditentukan sebagai nilai 1 poin dari kesepakatan dalam dolar AS, dikalikan dengan poin swap dari pasangan mata uang yang sudah disepakati;
      [*]Perusahaan berhak untuk menolak menyediakan layanan Free Swap kapan saja dan membebankan swap untuk setiap hari selama order dibuka jika terjadi pelanggaran.

    Cara Mendaftar akun Free Swap:

      [*]Daftar dan buat akun standar;
      [*]Verifikasi data pribadi;
      [*]Kirim permintaan untuk Free Swap di Personal Area anda;
      [*]Terima konfirmasi pengaktifan layanan Free Swap dan mulai trading.

    Hormat Kami
    Forexchief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7120

    jakaduriat
    Participant

                                Pengalaman Menjadi Trader Forex

    Sebelum benar-benar terjun ke dalam dunia trading forex, membaca pengalaman trader lain akan menambah wawasan Anda. Kira-kira, apa saja yang perlu untuk diperhatikan?

    Pepatah bilang, pengalaman adalah guru terbaik. Karena itu, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari pengalaman seseorang, tidak terkecuali dalam dunia trading forex. Melalui situs pribadinya, seorang trader bernama Dragos Ruoa membagikan pengalaman menjadi trader yang ia miliki.

    Menurutnya, banyak hal yang terjadi selama 6 bulan pertama petualangannya bertrading forex. Ia bahkan menyebutnya sebagai salah satu episode kehidupan yang seru, menguras emosi, menyenangkan, sekaligus memberinya sebuah pelajaran hidup. Apa sajakah pelajaran trading forex itu?

    10 Hal Yang Didapat Dari Pengalaman Menjadi Trader

    1. Memahami Bahwa Pasar Forex Tidak Dapat Dikuasai

    Saat mulai terjun ke dunia trading forex, persiapkanlah diri Anda untuk menghadapi persaingan yang sengit. Ada kalanya Anda merasa sangat percaya diri dan peluang profit sudah d idepan mata, tapi peluang itu berbalik menjadi kegagalan.

    Besarnya nilai uang yang diputar dalam bisnis ini, membuat kendali penuh terhadap pasar forex adalah sebuah kemustahilan. Hanya karena semua berjalan sesuai dengan prediksi Anda, bukan berarti pasar telah tunduk. Perasaan sombong inilah yang sering membuat para trader pemula berhenti belajar trading. Akibatnya, mereka mengalami krisis saat terjadi gagal profit. Pengalaman menjadi trader jadi terasa tidak mengenakkan jika hal ini terjadi.

    Satu hal yang harus dipahami, trading forex bukanlah soal menguasai pasar, melainkan terus melatih diri untuk mengantisipasi apapun yang terjadi. Jika Anda telah memiliki rencana trading yang jelas, maka Anda tidak akan tersesat dan “mati gaya” saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    2. Berani Menghadapi Kegagalan Dengan Stop Loss

    Dalam trading forex, semua orang ingin mendapatkan keuntungan. Pertanyaannya: Siapkah Anda menghadapi kegagalan? Dari sekian banyak orang yang membagikan pengalaman menjadi trader, kesiapan menghadapi kegagalan adalah sesuatu yang jarang dimiliki.

    Secara teknikal, kita sering mendengar manfaat penggunaan Stop Loss. Jika dilihat sekilas, Stop Loss adalah fitur yang bisa membatasi jumlah kerugian, sesuai dengan yang siap Anda risikokan dalam trading forex. Hal ini menyebabkan banyak trader pemula yang tidak memasang Stop Loss, karena tidak mau dianggap pesimis. Padahal, Stop Loss berfungsi untuk melindungi modal agar tidak hilang sepenuhnya saat pasar bergerak di arah yang tidak menguntungkan.

    3. Bertanggung Jawab Dengan Take Profit Yang Diambil

    Selain tidak memasang Stop Loss, banyak juga trader pemula yang tidak memasang titik Take Profit. Wajar saja, sifat dasar manusia yang serakah membuat kita ingin meraih keuntungan sebesar-besarnya. Tetapi, Anda tidak dapat berlaku seperti itu saat melakukan trading forex.

    Karena itu, tentukanlah titik Take Profit dan bertindaklah realistis. Jika dikaitkan dengan praktek pengembangan diri, menentukan titik Take Profit berarti menumbuhkan pikiran bahwa pelajaran di tahap 1 telah selesai. Setelah itu, kita bisa mempelajari tahap selanjutnya, yaitu memperoleh profit konsisten.

    4. Trading Forex Melatih Kontrol Emosi Anda

    Dari sekian banyak pengalaman menjadi trader yang dibagikan, permasalahan mengenai kontrol emosi seringkali disebut. Meskipun pada permukaan hanya terlihat seperti duduk di depan layar dan memelototi chart, trading forex adalah sesuatu yang sangat menguras pikiran.

    Banyaknya candlestick yang harus dianalisa, berita-berita yang harus diikuti, perhitungan manajemen risiko yang ketat, serta sentimen pasar yang berubah dengan cepa,; membuat banyak trader merasakan stress, ketakutan, sekaligus menaruh harapan besar pada apa yang akan terjadi di masa depan.

    Pelajaran yang bisa didapatkan dari dunia trading forex adalah: keseimbangan kondisi psikologis sangat berperan penting. Jangan pernah melakukan tindakan saat emosi Anda tidak stabil, karena risiko kerugian yang ditanggung justru akan memperburuk keadaan.

    5. Keserakahan Menghancurkan Anda

    Berkaitan erat dengan aturan memasang Take Profit, pengalaman trading forex yang berharga adalah soal melawan keserakahan. Tidak ada satupun trader forex yang bisa bertahan dalam pasar dengan mengandalkan keserakahan. Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama, pasar forex tidak dapat dikuasai secara absolut.

    Setelah mendapat profit, trader cenderung akan membuka posisi lagi, dengan harapan bisa mengulang kesuksesan yang sama. Itulah keserakahan. Anda tidak pernah bersyukur dengan apa yang telah didapatkan, dan terus memaksa keadaan agar mendapatkan hasil yang lebih. Jangan lupa, kerugian dan keuntungan adalah dua sisi mata uang. Ketahuilah kapan waktunya untuk berhenti, agar tidak terbebani risiko besar saat mengejar profit.

    6. Belajar Mengendalikan Ketakutan

    Dari sekian banyak pengalaman menjadi trader, ketakutan adalah hal yang sering menjangkiti. Merupakan hal wajar jika saat menjadi pemula, banyak faktor membuat trader merasa tidak yakin dengan keputusan yang diambil. Meskipun sudah menentukan titik Take Profit, melihat chart terus-menerus bisa menimbulkan keraguan, sehingga akhirnya mendorong trader untuk melakukan Close posisi terlalu cepat.

    Butuh waktu yang panjang untuk menyeimbangkan perasaan serakah dan ketakutan. Pelajaran dari trading forex yang bisa diterapkan pada dunia nyata adalah, bangunlah keberanian dalam diri Anda untuk menghadapi keadaan sekitar. Jangan mau kalah dengan ketakutan yang sementara, dan teruslah asah kemampuan analisa Anda. Dengan begitu, perasaan percaya diri dalam membaca sentimen pasar akan muncul.

    7. Jadi Semakin Menghargai Waktu

    Waktu adalah uang, bukanlah sekadar isapan jempol belaka. Anda akan melihat banyak volatilitas dari waktu ke waktu. Amatilah pergerakan pasar yang terjadi, tanpa perlu terlalu memburu-buru atau menunda-nunda saat melakukan aksi.

    Hal yang sama juga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Kadang kita menunggu hal baik untuk datang, ada kalanya juga kita merasa waktu belum tepat sehingga melewatkannya. Yang terpenting adalah, hargai waktu yang Anda miliki dengan sesuatu yang bermanfaat. Jangan hanya diam.

    8. Berani Mengambil Risiko

    Albert Einstein, seorang ilmuwan jenius di dunia, pernah berkata: “orang yang tidak pernah berbuat kesalahan adalah mereka yang tidak pernah mencoba”

    Dalam melakukan trading forex, satu-satunya keadaan dimana Anda tidak meresikokan modal yang dimiliki adalah ketika tidak membuka posisi apapun. Tapi, kalau Anda tidak membuka posisi, lalu darimana bisa mendapatkan profit?

    Pengalaman menjadi trader membuat Anda semakin berani dalam menjalani hidup. Karena menyadari bahwa yang terjadi dalam keseharian kita bukanlah hidup tanpa hambatan, melainkan bagaimana cara mengantisipasi risiko yang terjadi.

    9. Perubahan Suasana Itu Perlu

    Alokasikan waktu yang cukup untuk trading, tetapi jangan menghabiskan seluruh waktu yang Anda punya. Saat Anda terlalu mencurahkan semua yang dimiliki pada satu hal, keseimbangan yang dibutuhkan dalam hidup akan terganggu.

    10. Jangan Memaksakan Diri

    Pada beberapa orang, kegagalan adalah hal yang sangat memalukan dan mereka mati-matian menutupinya. Mereka tidak pernah berhenti dan terus melakukan “balas dendam” tanpa menganalisa kesalahan trading. Jika pola pikir seperti ini diterapkan dalam melakukan trading forex, maka kehancuranlah yang akan terjadi. Ada saatnya mengakui kekalahan yang terjadi dan keluar dari pasar.

    Trading forex adalah aktivitas yang sangat sulit, apalagi jika Anda memaksakan diri. Namun, percayalah bahwa kegagalan kecil yang terjadi pada awal trading, akan lebih baik daripada kehilangan seluruh modal hanya karena mengejar gengsi.

    Di balik semua tekanan dan ketidakpastian pasar yang dihadapi, pengalaman menjadi trader membawa kesan tersendiri bagi orang-orang yang pernah melakukannya. Jika Anda mempersiapkan diri dengan baik dan menguasai pengendalian emosi, trading forex dapat menjadi ladang kesuksesan.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7122

    rahmatrabani
    Participant

    Untuk Scalping, ada baiknya kita memilih pair dengan spread yang tidak terlalu tinggi tapi pergerakannya lumayan kenceng, seperti misalnya pair GBP/USD atau EUR/USD. Sebenernya gak ada larangan juga sih, scalping di pair dengan spread yang besar seperti GBP/JPY. Cuma, kalau spread kegedean, ya kita mesti siap mental buat nunggu spread ketutup yang mungkin aja rada lama, kalau pergerakannya tidak terlalu kenceng.

    #7124

    jakaduriat
    Participant

                                                            Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action 

    Formasi bar pada price action mencerminkan sentimen para pelaku pasar, dan bisa memberikan petunjuk awal atau sinyal arah pergerakan harga selanjutnya.
    Pada dasarnya price action adalah rentetan pergerakan harga dari waktu ke waktu, dan analisa price action dilakukan dengan mengamati formasi bar candlestick. Berikut ini beberapa istilah dalam trading dengan price action:

    Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price

    Up Bar
    Disebut juga dengan ‘bullish bar’, yaitu bar dengan level high yang lebih tinggi dari high sebelumnya (higher high) dan level low yang lebih tinggi dari low sebelumnya (higher low). Rentetan dari up bar pada gambar diatas menunjukkan pergerakan uptrend. Pada umumnya harga penutupan dari up bar tersebut lebih tinggi dari harga pembukaannya, tetapi bisa juga lebih rendah seperti yang tampak pada bar candlestick berwarna hitam pada rentetan up bar gambar diatas. Meski demikian bar tersebut termasuk dalam up bar karena level tertinggi dan terendahnya masih lebih tinggi dari level tertinggi dan terendah bar sebelumnya. Rentetan up bar tersebut menunjukkan bahwa saat itu buyer atau ‘the bulls’ sedang mengendalikan pasar.

    Down Bar
    Disebut juga dengan ‘bearish bar’, yaitu bar dengan level high yang lebih rendah dari high sebelumnya (lower high) dan level low yang juga lebih rendah dari low sebelumnya (lower low). Rentetan down bar pada gambar diatas menunjukkan pergerakan downtrend, dan menunjukkan bahwa saat itu seller atau ‘the bears’ sedang mengendalikan pasar.

    Inside Bar
    Inside Bar adalah bar dengan level high yang lebih rendah dari high sebelumnya dan level low yang lebih tinggi dari low sebelumnya. Banyak trader yang menganggap bar dengan level high atau low yang sama dengan bar sebelumnya sebagai inside bar. Formasi bar yang seperti ini menunjukkan ketidak-pastian pasar atau keadaan konsolidasi dimana buyer dan seller saling menunggu, jika menembus level tertinggi bar sebelumnya maka buyer yang menang dan sebaliknya jika menembus level low bar sebelumnya maka seller yang menang dan mengendalikan pasar.

    Outside Bar
    Outside Bar disebut juga dengan ‘mother bar’, yaitu bar yang ‘menelan’ inside bar, atau pada formasi engulfing bar adalah bar yang ‘menelan’ bar sebelumnya. Pada prinsipnya outside bar adalah bar dengan level high yang lebih tinggi dari level high bar sebelumnya atau bar sesudahnya, dan level low yang lebih rendah dari level low bar sebelumnya atau bar sesudahnya.

    Dalam istilah candlestick, kombinasi formasi outside bar dan inside bar sering disebut juga dengan ‘harami’. Pada contoh diatas level penutupan outside bar lebih tinggi dari level pembukaannya yang menunjukkan buyer sedang mengendalikan pasar sebelum terjadi konsolidasi.

    Sinyal Trading Dari Price Action
    Formasi bar pada price action mencerminkan sentimen para pelaku pasar, dan bisa memberikan petunjuk awal atau sinyal arah pergerakan harga selanjutnya. Sinyal atau isyarat dari price action biasanya ditunjukkan oleh terbentuknya pin bar yang merupakan bar dengan ekor (sumbu) yang lebih panjang dari body-nya. Semakin panjang ekor berarti semakin kuat sentimen penolakan pada level harga tertentu.

    Dalam keadaan pasar yang sedang trending, pin bar biasanya mengisyaratkan akan terjadinya pergerakan reversal atau yang berlawanan dengan trend saat ini, dan pin bar tersebut sering dinamakan pin bar reversal. Berikut beberapa pin bar reversal dimana salah satunya gagal (failed) atau merupakan sinyal trading yang salah (false signal):

    Faktor-Faktor Pendukung Sinyal Trading Dari Price Action
    Untuk menghindari kemungkinan kesalahan seperti pada gambar di atas, maka diperlukan faktor-faktor pendukung yang mengkonfirmasi sinyal trading dari price action tersebut. Sehingga, trader bisa memilih sinyal yang probabilitasnya paling tinggi, yaitu yang dikonfirmasi oleh beberapa faktor pendukung.

    Konfirmator atau faktor pendukung tersebut adalah level-level support dan resistance, arah trend serta indikator teknikal. Indikator yang sering digunakan adalah moving average untuk mengkonfirmasikan arah trend. Berikut contoh sinyal trading (pin bar) dengan 3 faktor pendukung:

    Tampak pin bar yang terbentuk dikonfirmasi oleh 3 faktor, yaitu: arah trend (downtrend), penolakan oleh resistance garis horisontal (gagal menembus resistance tersebut), dan juga penolakan oleh resistance dinamis yaitu area antara kurva indikator exponential moving average (EMA) 21 dan ema 8. Dengan demikian probabilitas keberhasilan entry sell setelah pin bar adalah tinggi.

    Jika tidak dalam kondisi trending pasar sedang berkonsolidasi. Pola-pola konsolidasi yang umum adalah sideways (ranging), segitiga (triangle), pennant dan lainnya. Ada kalanya pasar bergerak dalam range yang sempit dengan pola yang tidak menentu, keadaan ini dinamakan choppy yang sulit untuk diprediksi dan sebaiknya dihindari. Berikut contoh sinyal trading dari price action untuk kondisi trending dan ranging:

    Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price
    Tampak harga menembus level terendah outside bar yang berarti seller kembali mengendalikan pasar. Hal ini juga didukung oleh penembusan level support.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7128

    jakaduriat
    Participant

                                                                                             Deposit dan Penarikan via OKPAY

    OKPAY – pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana

    Klien yang terhormat!

    Di Personal Area tersedia pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana – OKPAY.

    [/url]

    OKPAY adalah penyedia layanan transfer dan pembayaran eWallet internasional. Hal ini memungkinkan pengguna dan pedagang untuk deposit dan menarik dana dengan menggunakan berbagai pilihan yang tersedia, termasuk Visa/MasterCard, transfer bank, transfer uang ke internasional, mata uang elektronik, pembayaran Mobile, toko ritel dan kios. Mata uang yang didukung: USD, EUR, GBP, RUB, CHF, CZK, AUD, CAD, JPY, NOK, SEK, DKK, HRK, HUF, NZD, PLN, RON, TRY, ZAR, HKD, CNY

    Hormat kami,
    ForexChief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7129

    jakaduriat
    Participant

                                                                                           Cara Mengatasi Deflasi 

    Keadaan deflasi tidak bisa berhenti dengan sendirinya, malah akan menimbulkan efek spiral bila tidak segera diatasi.

    Keadaan deflasi tidak bisa berhenti dengan sendirinya, malah akan menimbulkan efek spiral bila tidak segera diatasi. Oleh karenanya pemerintah dan otoritas keuangan harus berusaha secepat mungkin untuk menghentikan begitu data-data ekonomi menunjukkan gejala timbulnya keadaan deflasi. Efek spiral deflasi bisa terjadi karena merosotnya harga-harga akan menyebabkan turunnya produksi yang mengakibatkan turunnya tingkat upah dan pada akhirnya mengakibatkan merosotnya tingkat permintaan. Hal ini akan semakin menurunkan tingkat harga, berkurangnya produksi dan efek berantai ini akan semakin memperburuk keadaan.

    Setiap negara mempunyai cara yang berbeda dalam mengatasi deflasi. Depresi besar di AS (great depression) pada tahun 1930-an adalah contoh klasik dari efek spiral yang disebabkan oleh keadaan deflasi. Karena belum ada contoh dalam mengatasi keadaan seperti itu, pemerintah AS mengambil tindakan yang ternyata tidak efektif. Pada waktu itu presiden AS Franklin D. Roosevelt yakin bahwa deflasi yang terjadi disebabkan oleh kelebihan penawaran (supply) barang dan jasa di pasar, sehingga ia berusaha untuk menguranginya dengan cara membeli ladang-ladang pertanian dan perkebunan sehingga produk-produknya tidak membanjiri pasar. Tetapi ternyata solusi ini malah membuat perekonomian bertambah buruk dan efek spiral deflasi tetap berlangsung.

    Untuk memutus rantai efek spiral deflasi diperlukan tindakan yang disiplin dan tidak terburu-buru. Dalam perkembangan selanjutnya negara-negara yang pernah mengalami keadaan deflasi belajar bahwa bank sentral mempunyai peran yang sangat penting dalam mengatasi keadaan deflasi, yaitu membanjiri pasar dengan uang, atau meningkatkan jumlah uang beredar. Sebagai contoh The Fed, Bank of Japan (BoJ) dan Bank of England (BoE) yang melakukan quantitative easing (QE) dengan membeli surat-surat berharga (bond, obligasi dan lainnya) begitu tampak gejala deflasi.

    Agar lebih efektif tindakan QE juga dibarengi dengan penurunan suku bunga hingga tingkat yang paling rendah seperti The Fed yang suku bunganya saat ini 0.25%, BoE 0.5%, BoJ 0.1%, SNB (Swiss) 0.125% dan terakhir ECB (kawasan Euro) yang memangkas suku bunganya hingga 0.15% menyusul deflasi yang mulai menghantam kawasan 18 negara pengguna mata uang Euro itu. Dengan tingkat suku bunga pinjaman yang sangat rendah diharapkan bisa merangsang aktivitas perekonomian sehingga angka pertumbuhan bisa meningkat.

    Meskipun cara meningkatkan jumlah uang beredar tersebut bisa berdampak pada bahaya lainnya yaitu tingkat inflasi yang berlebihan, tetapi penerapan QE yang cermat dan terukur bisa menghindari hal tersebut, seperti The Fed yang telah melakukan tapering. Sejauh ini cara penerapan kebijakan QE yang moderat dan terukur masih dianggap efektif dalam mengatasi deflasi.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7133

    rahmatrabani
    Participant

    Perjelas sinyal trading dengan bantuan indikator lain

    Agar sinyal trading lebih jelas, umumnya trader akan menggunakan indikator tambahan untuk mengonfirmasi level pembukaan posisi secara akurat. Indikator tambahan tadi pun sebaiknya juga digunakan sesederhana mungkin, karena semakin banyak tumpukan indikator maka akan memperumit proses pengambilan keputusan.

    Indikator tambahan contohnya adalah Moving Average Convergence/Divergence (MACD). Kita dapat menggunakan indikator MACD untuk mendapat sinyal trading dengan menunggu sampai terjadinya perpotongan (crossover) garis MACD dengan garis sinyal tersebut.

    #7137

    jakaduriat
    Participant

                                                   Cara Sederhana Meningkatkan Hasil Trading Anda 

    Seorang teman trader pernah berbagi tips sederhana untuk meningkatkan hasil trading Anda dengan 4 cara mudah. Salah satunya, jangan sering Open Posisi.

    Seorang teman trader pernah berbagi tips sederhana untuk meningkatkan hasil trading Anda dengan empat cara mudah. Tertarik? pastilah ya. Siapa sih yang nggak pengen tradingnya menghasilkan yang lebih? Oke deh, mari kita langsung simak cara-caranya, siapa tahu memang bisa kita aplikasikan.

    Cara 1: Jangan terlalu sering melakukan Open Position.
    Lah? Kok? Tenang-tenang! Jangan keburu protes dulu yaa. Begini, pertama-tama, saya perlu ingatkan tentang satu hal yang menjadi “biaya” anda dalam ber-trading, yaitu: spread. Broker tempat anda ber-trading mungkin memang tidak mengambil komisi, tapi tetap saja, ada spread (yang untuk beberapa pairs bisa lumayan gede) yang “memakan” profit anda. Setiap kali anda melakukan open-close position, semakin sering anda terkena “biaya spread”.

    Jadi, disarankan untuk tidak terlalu sering open-close posisi untuk menghemat biaya spread ini. Kalau anda merasa trend masih kuat dan searah dengan posisi, tetapi ingin mengamankan dulu profit yang sudah diperoleh, lebih baik geser saja stop loss, dari pada anda meng-close satu posisi kemudian membuka posisi lagi dengan arah yang sama.

    Namun, saran pertama ini perlu di-review apabila anda trading melalui IB dan mendapatkan forex rebate dari setiap kali melakukan open position. Dalam kasus seperti ini, anda perlu mempertimbangkan antara pendapatan rebate per transaksi dengan spread yang harus anda tanggung.

    Cara 2: Perlebar Stop Loss.
    Ingatlah bahwa semakin lebar Stop Loss (secara teoritis), semakin tinggi pula kemungkinan anda untuk mendapatkan profit. Semakin sempit SL, berarti anda hanya memberi kesempatan yang sempit bagi harga untuk bergoyang sebelum mengikuti major trend yang sudah anda identifikasi. Bahasa gampangnya, SL yang terlalu sedikit itu semakin gampang kesabetnya. Itulah mengapa, banyak trader yang menganggap bahwa SL itu “mempercepat” kerugian. Jadi, berilah ruang yang cukup untuk goyangan harga ini supaya SL anda tidak terlalu mudah tersentuh.

    Sebagai patokan untuk short term trading, SL sebaiknya berkisar antara 23-35 points. Meskipun demikian, harus tetap diingat bahwa Stop Loss sebaiknya ditetapkan “sebesar kerugian yang bisa anda tanggung”. Dan saya tetap tidak menganjurkan anda untuk ber-trading tanpa stop loss, karena bagaimanapun, stop loss diperlukan untuk “membatasi” kerugian yang mungkin terjadi.


    Cara 3: Perlebar Target Profit.

    Jangan melakukan open position, kecuali jika anda yakin bisa mendapatkan profit 100 pips atau lebih. Apalagi melakukan open position berdasarkan “kayaknya bakalan ijo nih” atau malahan “ijo syukur, merah ya udah”. Wah, kalau seperti itu tingkat keyakinannya, lebih baik nggak usah OP saja deh.

    Ingatlah bahwa profit anda nantinya masih harus dipotong oleh spread, dan anda sudah menanggung resiko kerugian dengan membuka satu posisi. Jadi, jangan mau kalau cuma asal ijo doang.

    Cara 4: Gunakan Time Frame 4H (atau lebih).
    Banyak teman trader yang berpendapat bahwa TF 4H itu yang paling rendah false signal-nya. Juga, kalau anda berharap mendapat profit 100 pips lebih, maka menggunakan chart dengan TF yang relatif tinggi akan lebih masuk akal untuk mempermudah mengidentifikasi major trend yang sedang terjadi.

    Nah, itu tadi cara-cara yang bisa dibilang simple untuk meningkatkan hasil trading anda. Intinya sebenarnya sih bagaimana kita sebisa mungkin mengatasi spread yang mengurangi perolehan profit kita. Oya, perlu saya ingatkan juga masalah margin management. Karena kita bermain di TF 4H dan memasang Stop Loss yang relatif lebar, maka ketahanan margin harus selalu diperhatikan. Oke, mau coba diaplikasikan? semoga berhasil. Sukses selalu untuk anda!

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7140

    jakaduriat
    Participant

                                                Instrumen cryptocurrency baru sekarang tersedia

    Kontrak baru untuk Cryptocurrency telah ditambahkan: Bitcoin, Bitcoin Cash, Litecoin, Etherium, Ripple.

    Klien yang terhormat!

    Kami senang untuk memberitahu anda tentang bertambahnya daftar instrumen trading. Sejak 24 September 2018, Cryptocurrency CFD tersedia untuk ditradingkan. Kami ingin menginformasikan kepada anda, bahwa kontak baru hanya tersedia untuk perdagangan pada jenis akun standar: MT4.DirectFX, MT4.Classic+, MT5.DirectFX, MT5.Classic+.

    Daftar cryptocurrency yang tersedia untuk ditradingkan:

      [*] BTCUSD (Bitcoin vs US Dollar)
      [*] BCHUSD (Bitcoin cash vs US Dollar)
      [*] LTCUSD (Litecoin vs US Dollar)
      [*] ETHUSD (Etherium vs US Dollar)
      [*] XRPUSD (Ripple vs US Dollar)

    Penjelasan rinci tentang kontrak baru dapat ditemukan di website pada bagian Spesifikasi Kontrak section.

    Hormat kami,
    ForexChief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7141

    jakaduriat
    Participant

                                                          Belajar Untuk Profit Tanpa Fokus Pada Profit

    Jika ingin profit yang konsisten, trader dilarang berfokus pada profit. Mengapa demikian?

    Salah satu tantangan terbesar bagi para trader forex adalah bagaimana agar bisa profit secara konsisten. Bagaimanapun juga, apalah artinya bertrading valas, jika bukan untuk menghasilkan uang? Sayangnya, bagi kebanyakan trader, target ini begitu sukar dicapai hingga banyak diantaranya mempertanyakan apakah benar-benar mungkin untuk menghasilkan profit secara reguler. Tentu saja bisa, dan trader manapun bisa profit secara konsisten dengan bertrading valas jika mereka mengikuti teknik-teknik mudah berikut ini:

    Jika Anda ingin profit secara konsisten, maka jangan fokus pada profit. Meski ini kedengarannya paradoks dan kontradiktif, faktanya ada prinsip dasar yang kuat dibalik ide ini. Trader yang hanya berfokus pada profit justru tidak pernah profit karena mereka bertindak dengan memperturutkan gerak hati mereka saja. Mereka cenderung mengambil sudut pandang jangka pendek dan, karenanya, mereka mulai putus asa ketika sekali waktu mereka gagal mendapat profit.

    Ketimbang berpikir tentang profit, berfokuslah pada memperbaiki teknik trading Anda. Semakin baik Anda sebagai trader, semakin banyak profit yang bisa Anda dapatkan dalam jangka panjang.

    [/url]

    Jangan bertrading hanya karena merasa harus bertrading. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para trader pemula adalah over-trade, artinya mereka merasa mereka perlu bertrading setiap hari, seakan-akan trading adalah pekerjaan harian. Namun, para trader yang lebih berpengalaman dan bijak tahu bahwa berapa banyak Anda bertrading itu tidak penting, justru yang lebih penting untuk dipertimbangkan adalah seberapa efektif Anda dalam bertrading. Satu trading yang Anda menangkan bisa mengungguli sepuluh trading dimana Anda loss atau break even.

    Karenanya, buatlah sebuah rencana trading yang bagus dimana Anda merumuskan panduan tentang kapan akan bertrading serta aturan-aturan untuk masuk (enter) atau keluar (exit) suatu posisi trading. Selain itu, Anda juga perlu membangun disiplin diri untuk mentaati sistem trading Anda serta tidak bertindak emosional ketika situasi tidak berjalan seperti yang Anda harapkan.

    Belajarlah untuk memandang jangka panjang. Sangat penting bagi trader untuk memahami bahwa mereka tidak akan bisa profit terus menerus. Akan ada masanya mereka mengalami serangkaian trading loss. Yang penting bukanlah bisa profit di setiap trading, melainkan bagaimana agar profit dalam jangka panjang.

    Daripada panik ketika mengalami loss, lebih baik berfokus pada belajar dari kesalahan Anda dan memahami bahwa loss itu tidak terhindarkan. Yang terpenting adalah bisa mengidentifikasi trading-trading unggulan yang bisa menghasilkan profit cukup banyak untuk menutup loss Anda.

    Penting juga untuk terorganisir. Trader-trader terburuk adalah mereka yang memperlakukan trading forex layaknya judi. Ketika bertrading, mereka menggunakan insting untuk menentukan kapan akan membuka atau menutup sebuah posisi trading. Daripada bersikap begitu, ciptakanlah sebuah rencana trading (trading plan) yang menyatakan dengan jelas “aturan-aturan” yang akan menentukan kapan Anda akan bertrading serta kapan saatnya masuk dan saatnya menutup sebuah posisi trading.

    SUMBER : www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7147

    rahmatrabani
    Participant

    Kemampuan Fungsional MetaTrader 4 untuk iOS:

    • Pemantauan quote saat dalam mode real time;
    • Penggunaan semua jenis order tersedia di MetaTrader 4, termasuk pending dan stop order;
    • Melakukan transaksi langsung dari chart alat perdagangan;
    • Server dari semua broker Forex yang berhubungan dengan lisensi dalam bentuk Meta Quotes dapat diakses dari satu aplikasi;
    • Market Eksekusi dan order Eksekusi Instant adalah jenis order yang didukung;
    • Akses ke riwayat transaksi yang sudah usai;
    • Quote chart diperbarui secara dinamis dengan skala kapabilitas dan scroll dalam mode real time;
    • Memungkinan menggunakan tiga puluh indikator analisa teknikal yang paling terkenal yang dibutuhkan oleh trader;
    • Grafik analisa pasar dapat dilakukan dengan menggunakan tujuh frame waktu (interval waktu): satu menit, lima menit, lima belas menit, setengah jam, satu jam, empat jam, satu hari;
    • Setup fleksibel refleksi grafis indikator teknikal (ketebalan garis, jenis garis, warna garis);
    • Tiga cara interpretasi grafis dari data pasar yang tersedia: garis, bar, atau candlesticks Jepang;
    • Program antarmuka yang mudah digunakan;
    • Memungkinan untuk bekerja dengan quote dan chart dalam mode off-line;
    • Dukungan pemberitahuan dari layanan MQL5.community dan desktop platform, termasuk memungkinan untuk melihat pemberitahuan berulang yang sudah diterima. Pemberitahuan diterima diklasifikasikan oleh lima kategori (“communitas”, “chatting”, “terminal”, “broker”, “lainnya”);
    • Memungkinan chatting komunikasi dengan pengguna lainnya yang terdaftar di MQL5.com.
    #7149

    jakaduriat
    Participant

                                                                   Sukses Trading Terjadi Karena Kebiasaan

    Benarkah sukses trading terjadi karena kebiasaan? 10 Kebiasaan trader sukses ini membuktikannya. Selain punya jurnal dan belajar dari kesalahan, masih ada 8 kebiasaan lainnya.
    Kecuali mendapatkan rezeki nomplok atau mukjizat tak terduga, tidak ada orang yang tiba-tiba menjadi kaya raya dalam waktu sehari. Begitu juga dengan trader, tidak ada yang baru satu hari belajar lalu besok mengumpulkan profit melimpah. Sukses trading adalah hal yang diinginkan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang menerapkan kebiasaan trader sukses dalam aktivitas trading mereka.

    Kita mengenal nama-nama tenar dalam dunia forex seperti George Soros, Bill Lipschutz, Stephen Innes dan sebagainya. Mereka mampu menjadi orang yang sukses tentu saja bukan karena sakti, selalu beruntung, tidak pernah merugi, memiliki harta yang tidak terbatas saat awal memulai, atau sebagainya. Trader yang sukses pada awalnya juga merupakan pemula, tetapi mereka memiliki kebiasaan yang tidak dimiliki oleh semua trader.

    10 Kebiasaan Trader Sukses

    Kesuksesan trader-trader yang sukses dalam dunia forex berasal dari proses pembelajaran bertahun-tahun dan sifat pantang menyerah. Meskipun terkesan sederhana, tetapi banyak trader yang tidak tahu harus melakukan apa dan bagaimana. Anda ingin jadi trader yang handal? Tanamkanlah 10 kebiasaan trader sukses ini dan rasakan manfaatnya.

    1. Manfaatkan Akun Demo

    Salah satu pintu masuk untuk mengenal dunia trading forex adalah melalui akun demo. Melalui fitur yang bebas risiko ini, trader bisa mencoba berbagai metode trading, merasakan suasana trading di broker tertentu, dan mempelajari platform trading yang berbeda-beda.

    Tetapi, perlu diingat juga bahwa terlalu lama asyik di akun demo bisa membawa kerugian, karena tidak mengajarkan skill trading dengan psikologi market sesungguhnya, juga tidak mempersiapkan Anda untuk menghadapi masalah eksekusi yang kerap terjadi saat pasar diliputi high-impact news. Sebaiknya, miliki kedisiplinan dan target apa saja yang ingin Anda pelajari di akun demo, tapi jangan pernah lupa bahwa ‘medan perang’ sesungguhnya ada di akun riil.

    Jangan telalu lama di akun Demo

    2. Mencari Metode Yang Terbukti Ampuh

    Pepatah bilang, jangan membeli kucing di dalam karung. Artinya, jangan sembarangan memutuskan sesuatu yang belum pasti hanya berdasarkan intuisi. Hal yang sama juga berlaku pada dunia trading forex; jangan percaya begitu saja dengan sinyal trading kurang kompeten, gosip dan kabar burung, apalagi menentukan buy dan sell melalui hitungan kancing. Carilah metode yang terbukti ampuh dan sudah sesuai dengan gaya trading Anda.

    Miliki keyakinan tentang kapan menaruh Stop Loss, kapan waktunya melakukan profit-taking, dan terus pelajari manajemen risiko. Selalu ingat bahwa metode analisa dalam dunia trading forex itu beragam jumlahnya, sehingga proses mencari metode yang terbukti ampuh membutuhkan kesabaran.

    3. Perhitungkan Rasio Risiko Dan Keuntungan

    Hal yang selalu harus diingat adalah: trading forex memiliki dua sisi, yaitu keuntungan dan kerugian. Jika hanya mengharapkan keuntungan tapi tidak mau menanggung kerugian, sebaiknya urungkan niat Anda dalam bertrading. Risiko kerugian tidak bisa dihapus, hanya bisa diminimalisir.

    Karena itu, muncul istilah risk and reward ratio. Rasio dari risiko dan keuntungan ini berbeda untuk masing-masing trader, tergantung pada kemampuan modal dan keadaan pasar. Salah satu kebiasaan trader sukses adalah menentukan rasio risiko dan keuntungan yang sesuai dengan target mereka, sebelum melakukan eksekusi trading.

    4. Miliki Rencana Trading Dan Patuhilah

    Memiliki rencana trading yang jelas dan mematuhinya adalah kunci kesuksesan trader terpenting. Saat memulai trading forex, tentukan apa target dan tujuan Anda agar langkah-langkah yang Anda ambil lebih terarah. Selain itu, jangan menginvestasikan modal melebihi kemampuan Anda. Banyak kegagalan terjadi karena seorang trader tidak mematuhi rencana yang ia buat sendiri.

    Karena merasa terlalu senang dengan keberhasilan yang didapatkan, atau terlalu frustasi dengan kegagalan yang baru saja dialami, manajemen risiko jadi sering diabaikan. Kesabaran dan ketekunan adalah hal yang membedakan seorang trader gagal dengan trader sukses. Berikan target waktu yang wajar (dalam artian tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat), dan jangan mudah menyerah.

    5. Jangan Biarkan Emosi Menguasai Keputusan Trading Anda

    Saat sedang emosi, logika sering terhambat. Hindari membuka platform trading ketika suasana hati Anda sedang tidak tenang, panik, sedih atau sebagainya. Selalu lakukan analisa secara objektif, sehingga hasil trading Anda nantinya bisa senantiasa dipertanggungjawabkan.

    6. Berpikir Jangka Panjang

    Trading forex adalah permainan jangka panjang, sehingga jangan mengharapkan hasil instan. Mendapatkan keuntungan besar dan terus-menerus jarang terjadi di dunia trading. Banyak trader sudah merasa puas karena mendapat profit besar dalam waktu singkat lalu memamerkannya. Tak lama kemudian, mereka berujung mendapat kerugian besar. Karena telanjur malu, mereka jadi kehilangan minat untuk terus menekuni trading. Akhirnya, mereka tidak mendapat apapun selain pengalaman buruk.

    Salah satu kebiasaan trader sukses adalah dengan memperoleh keuntungan wajar, konsisten, dan stabil. Hindari keinginan untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, karena risiko menanggung kerugian yang besar juga mengintai.

    trader yang sukses main forex dengan aman

    7. Miliki Jurnal Trading

    Salah satu kebiasaan trader sukses yang sering diabaikan oleh trader pemula adalah menulis jurnal trading. Beberapa orang menganggap jurnal trading adalah hal yang sepele, sedangkan beberapa yang lain menganggap jurnal trading terasa rumit dan tidak perlu dilakukan.

    Padahal, memiliki jurnal trading sangat berguna untuk mencatat aktivitas trading harian, melakukan observasi, dan sebagai bahan evaluasi. Jurnal trading memiliki peran penting untuk membantu Anda menganalisa apa saja keputusan trading yang berhasil dan yang gagal. Usaha kecil yang Anda lakukan dengan menulis jurnal setiap hari, akan membawa manfaat jangka panjang dan menata jalan kesuksesan.

    8. Bertanggung Jawab Dengan Hasil Trading Yang Didapatkan

    Memiliki mental kuat dan bertanggung jawab adalah kebiasaan trader sukses yang terbentuk dari pengalaman. Tidak peduli sehebat dan secanggih apapun konsultan trading yang Anda percayai, atau sebagus apapun sinyal trading, Anda harus tetap bertanggung jawab dengan keputusan trading sendiri. Semua aktivitas trading forex yang dilakukan harus dilandasi dengan logika, bukan sekedar emosi atau spekulasi.

    9. Belajar Dari Kesalahan Sendiri

    Setelah mencatat hasil di jurnal dan mampu bertanggung jawab dengan hasil trading, seorang trader yang sukses harus siap untuk belajar dari kesalahannya sendiri. Hasil yang buruk bukan berarti Anda tidak berbakat atau dihantui kesialan.

    Sebaliknya, jadikan hal itu sebagai motivasi untuk mengasah kemampuan dalam manajemen risiko dan ketepatan eksekusi. Dengan berkaca dari pengalaman, calon trader yang sukses memiliki bekal untuk lebih bijak mengambil keputusan di masa depan.

    10. Tidak Berhenti Melakukan Riset Dan Observasi

    Perhatikan kondisi pasar sebelum Anda membuka posisi. Selalu ingat baik-baik bahwa keahlian dalam mengenali tren adalah modal yang penting. Jangan malas untuk melakukan riset tentang apa yang terjadi di pasar serta mengobservasi pergerakan harga.

    Pengamatan ini akan memberikan Anda gambaran tentang pola pasar yang diminati. Trading forex bukanlah sebuah permainan iseng-iseng, dibutuhkan perhitungan yang cermat agar modal yang Anda punya tidak cepat habis dan bisa bertambah dengan konsisten.

    SUMBER : www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7153

    jakaduriat
    Participant

                                                                              Apakah Helicopter Money Itu?

    Helicopter Money akhir-akhir ini seringkali dikaitkan dengan kebijakan yang bakal dilaksanakan oleh moneter Bank Sentral Jepang (BoJ).

    Helicopter Money akhir-akhir ini seringkali dikaitkan dengan kebijakan yang bakal dilaksanakan oleh Bank Sentral Jepang (BoJ). Pertanyaannya, apakah sebenarnya arti dari Helicopter Money itu?

    Definisi Helicopter Money
    Helicopter Money atau Helicopter Drop adalah sebuah metafora untuk kebijakan moneter radikal di suatu negara, dimana bank sentralnya terpaksa mencetak sejumlah besar uang kertas, kemudian mendistribusikannya secara langsung demi merangsang pertumbuhan ekonomi. Orang kemudian salah kaprah dengan mengasumsikannya seperti bank sentral bagi-bagi uang langsung ke rakyat, padahal sejatinya, bank sentral mencetak uang untuk membiayai belanja pemerintah.

    Sejarah Helicopter Money
    Istilah Helicopter Money diciptakan oleh seorang ekonom bernama Milton Friedman dalam sebuah esai yang ditulisnya pada tahun 1969 berjudul The Optimum Quantity Of Money. Di situ, Friedman mengibaratkan kebijakan ini layaknya mengguyurkan uang dari sebuah helikopter.

    Helicopter Money kerap dikaitkan dengan negara yang sedang dalam kondisi deflasi akut, dimana kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dinilai tak sanggup lagi mengakhiri kondisi inflasi rendah semacam itu. Pada waktu itu, adalah AS, terutama saat Federal Reserve di bawah pimpinan Ben Bernanke, dan kini Jepang.

    Friedman menggunakan helikopter sebagai metafora untuk memperkuat argumennya bahwa pemerintah (negara manapun) bisa menciptakan inflasi dengan mencetak cukup uang. Begitu masyarakat membelanjakan uangnya, maka nominal Pertumbuhan Domestik Bruto atau yang sering disebut dalam singkatan Bahasa Inggrisnya, GDP, akan meningkat, baik melalui produksi lebih banyak barang dan jasa, ataupun kenaikan harga, atau bahkan keduanya.

    Fungsi Helicopter Money

    Meski demikian, kenyataannya gagasan Helicopter Money ini sebetulnya tak segamblang itu dan belum pernah sungguh-sungguh dipraktikkan oleh satu negara pun hingga saat artikel ini ditulis, walaupun melalui pelonggaran kuantitatif (QE).

    Peter Praet, Kepala Ekonom di Bank Sentral Eropa (ECB), pernah mengatakan, “Semua bank sentral dapat melakukannya (helicopter money). Pertanyaannya adalah, dalam situasi apa dan kapan kebijakan ini diberlakukan.”

    Ada pula Richard Clarida, ekonom Columbia University, memprediksikan, “Kita akan melihat variasi (yang sejenis) dengan helicopter money (versi Friedman) dalam sepuluh atau lima tahun ke depan,” katanya dikutip oleh kolumnis, Greg IP, untuk Wall Street Journal.

    Helicopter money–yang mana, dalam bentuk praktisnya disebut juga dengan finansial moneter atau monetisasi utang–digunakan untuk membeli barang-barang dan jasa. Sedangkan QE, uang diciptakan guna membeli obligasi pemerintah. QE mendorong jatuh yield obligasi, dengan harapan, para konsumen akan lebih banyak membelanjakan saja uangnya, bukan menyimpan uangnya. Lebih lagi, pemotongan suku bunga umumnya akan mendampingi sebuah kebijakan longgar.

    Namun, hasilnya bisa saja tak sesuai harapan. Terutama jika orang-orang lebih memilih untuk menghindari risiko dan menahan kepemilikan obligasi pemerintah mereka, atau mencairkannya tanpa return daripada harus membelanjakan uang.

    Perbedaan Helicopter Money Dengan Stimulus Fiskal
    Helicopter money juga berbeda dengan stimulus fiskal tradisional, dimana pemerintah menjual obligasi ke pasar kemudian menggunakannya untuk menstimulasi permintaan secara langsung, contohnya seperti untuk membangun jalan tol, mempekerjakan guru, atau memotong pajak. Akan tetapi, biasanya sebagian besar pinjaman pemerintah justru akan mendorong naik suku bunga, melukai investasi swasta, dan menaikkan kekhawatiran akan kredit macet.

    Secara teori, helicopter money adalah gabungan antara QE dan kebijakan fiskal dengan batasan-batasan tertentu. Pemerintah menerbitkan obligasi untuk dibeli oleh bank sentral dengan menggunakan uang yang baru dicetak. Pemerintah akan menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi, merekrut tenaga kerja, atau memotong pajak, yang secara virtual menjamin bahwa total belanja pemerintah akan naik dan jumlah uang beredar di masyarakat meningkat, sehingga diharapkan dapat mendorong inflasi ke level lebih tinggi. Jadi, karena yang membeli obligasi pemerintah adalah bank sentral, bukan publik, maka obligasi swasta tak sampai tersisih.

    SUMBER : www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 1,126 through 1,140 (of 1,330 total)

You must be logged in to reply to this topic.