Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,327 replies, has 5 voices, and was last updated by  jakaduriat 3 hours, 7 minutes ago.

Viewing 15 posts - 1,111 through 1,125 (of 1,328 total)
  • Author
    Posts
  • #7063

    jakaduriat
    Participant

                                               Yen Melemah Jelang Pertemuan BoJ Dan Pengumuman The Fed

    Yen melemah karena ditekan oleh penguatan Dolar AS yang dilambungkan oleh optimisme pasar terhadap Fed Rate Cut sebesar 25 bps saja. Sementara itu, pertemuan BoJ pagi ini juga dinanti.

    Mata uang Yen diperdagangkan dekat level terendah 3 minggu terhadap Dolar AS di sesi Asia pada hari Selasa (30/Juli). Pelemahan Yen terjadi akibat ekspektasi pemotongan suku bunga agresif The Fed yang dikesampingkan oleh pelaku pasar. Selain itu, event pengumuman kebijakan BoJ hari ini juga disinyalir berkontribusi melemahkan sentimen pasar terhadap Yen.

    Pada saat berita ini ditulis, pair USD/JPY berada di level 108.786. Meski terlihat sedikit menurun, pasangan mata uang tersebut masih bertahan di area tertinggi harian yang tercapai pada kisaran 108.95. Secara keseluruhan, USD/JPY telah mencatat penguatan sebesar 1.47 persen dalam tujuh sesi perdagangan terakhir. Selain terhadap Dolar AS, mata uang Yen juga terpantau melemah versus Euro, dan bergerak mendatar terhadap Franc Swiss.

    Pengumuman Fed Lebih Diwaspadai Ketimbang BoJ
    Bank Sentral Jepang (BoJ) diproyeksikan tetap mempertahankan kebijakan moneter pada pengumuman hari ini. Beberapa investor melihat ada kemungkinan BoJ melontarkan Statement yang menyakinkan pasar bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lebih panjang.

    “BoJ mungkin tidak memiliki banyak pengaruh terhadap pergerakan Yen karena pilihan kebijakan mereka terbatas,” kata Junichi Ishikawa, ahli strategi Forex IG Securities di Tokyo.

    “(Oleh karena itu,) kita perlu fokus pada bagaimana The Fed memandang prospek ekonomi AS ke depan. Penyataan Powell yang terdengar optimis akan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan Greenback terhadap mata uang mayor lain,” imbuh Ishikawa.

    Penguatan Dolar AS terhadap Yen dalam beberapa hari terakhir sebenarnya didukung oleh memudarnya prospek Fed Rate Cut secara agresif, menyusul rilis data ekonomi AS yang berada di atas ekspektasi. Bahkan, sebagian pelaku pasar menyakini bahwa pemotongan suku bunga Fed pada tanggal 31 Juli besok bukanlah awal dari siklus pelonggaran moneter.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7064

    jakaduriat
    Participant

                                                                       MEMBANGUN TRADING PLAN

    Anda sudah hampir selesai mempelajari modul edukasi ini. Selamat! Sebentar lagi Anda akan siap untuk terjun langsung di dunia trading dan berhadapan langsung dengan pasar sesungguhnya.

    Sebelum Anda terjun langsung ke medan pertempuran sesungguhnya, ada baiknya Anda menyimak baik-baik isi chapter ini.

    Salah satu hal penting yang perlu Anda tanamkan di benak Anda jika memang ingin menjadi trader yang sukses adalah: jadilah diri sendiri. Sederhana namun dalam ya?

    Apa maksud kalimat tersebut?

    Oke. Sebagian besar di antara Anda mungkin adalah trader pemula. Merupakan hal yang lazim jika Anda mencontoh trader lain atau mengikuti cara trading orang lain yang Anda anggap lebih senior daripada Anda. Hal itu tidak salah, namun jangan pernah mengikuti pendapat orang lain secara mutlak.

    Setiap trader bisa memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap pasar. Demikian pula cara berpikir, toleransi resiko dan target, tentu berbeda-beda pula. Hanya karena seseorang memiliki metode trading yang bisa mereka jalankan dengan baik dan sukses, belum tentu metode tersebut cocok pula bagi Anda. Dengan kata lain, belum tentu Anda pun bisa mejalankan metode trading tersebut dengan baik dan sukses pula.

    Milikilah trading plan Anda sendiri, yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, dan senantiasa meng-update-nya sejalan dengan pengalaman Anda mempelajari pasar. Kata orang bijak: “If you fail to plan, then you have already planned to fail.”

    Membangun trading plan dan menjalankannya dengan baik sangat erat kaitannya dengan disiplin. Namun disiplin saja tidak cukup. Benar, tidak cukup. Anda harus memiliki kedisiplinan yang super-ketat. Ya, super-ketat! Memiliki kedisplinan yang super-ketat adalah karakter yang paling penting dari seorang trader sukses.

    Kedisiplinan yang super-ketat itu Anda butuhkan untuk menjalankan trading plan yang Anda bangun tadi. Trading plan itu sendiri merupakan panduan mengenai apa yang harus Anda lakukan, mengapa, kapan dan bagaimana Anda akan melakukannya. Trading plan melingkupi kepribadian Anda sebagai trader, target pribadi, manajemen resiko dan sistem trading yang akan Anda aplikasikan.

    Jika Anda menjalankan trading plan dengan disiplin yang super-ketat, maka Anda akan bisa meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam trading dan dengan sendirinya akan meminimalisir resiko (perhatikan kata “meminimalisir”. Kita tidak menggunakan kata “menghilangkan”). Emosi Anda biasanya akan menguasai diri Anda ketika uang Anda berada di dalam bahaya. Seringkali orang akan membuat keputusan yang irasional di saat-saat seperti itu. Trader yang baik tidak boleh membuat keputusan yang irasional. Trading plan yang baik (dan kedisiplinan super-ketat) akan menjaga Anda dari membuat keputusan yang buruk di saat sulit.

    Dengan trading plan yang baik, setiap keputusan yang keluar telah diperhitungkan dengan matang, sehingga Anda akan terhindar dari membuat keputusan yang gegabah dalam situasi yang sulit. Yang perlu dilakukan hanyalah tetap pada rencana semula, yaitu trading plan. Ada kalimat dalam bahasa Inggris yang bisa menggambarkannya dengan mudah: “Stick to the plan!”

    Mengapa Anda Perlu Trading Plan?

    Telah disebutkan sebelumnya bahwa trading plan akan melindungi Anda dari membuat keputusan yang gegabah. Selain itu, trading plan akan membuat trading Anda lebih sederhana dibandingkan jika Anda sama sekali tidak memliki trading plan.

    Pernahkah Anda menggunakan fasilitas Google Navigation yang berfungsi seperti GPS? Dengan Google Navigation, Anda akan dipandu jika ingin bepergian ke suatu tempat yang belum Anda ketahui sebelumnya. Anda tinggal memasukkan lokasi Anda sekarang dan memasukkan lokasi tujuan Anda. Lalu Google Navigation akan memberikan rute terbaik dan petunjuk arah untuk bisa sampai ke lokasi tujuan Anda tersebut. Anda akan diberi petunjuk rute mana tempuh, misalnya “…in one hundred meters, turn left… continue straight….” dan seterusnya. Anda tinggal mengikutinya sehingga Anda bisa meminimalisir resiko tersesat.

    Trading plan Anda berfungsi mirip dengan rute dan petunjuk arah tersebut. Ia akan menunjukkan di mana Anda sekarang berada dan membantu Anda untuk mencapai tujuan Anda sebagai trader, yaitu profit yang konsisten.

    Trading tanpa trading plan hampir sama buruknya dengan bepergian tanpa tahu arah dan lokasi tujuan. Tujuan Anda trading adalah meraih profit yang konsisten, namun itu adalah omong kosong belaka jika Anda tidak tahu bagaimana cara mencapai tujuan tersebut. Walhasil, alih-alih memperoleh profit yang konsisten, Anda justru dengan konsisten menghancurkan akun trading Anda.

    Dengan adanya trading plan, Anda akan tahu apa yang harus Anda lakukan. Anda juga akan segera tahu kalau ternyata Anda berjalan ke arah yang salah. Anda akan memiliki standar untuk mengukur performa trading Anda. Anda pun akan senantiasa tahu apa yang harus Anda lakukan jika Anda ternyata “salah arah”.

    Trading plan juga akan membantu mengurangi potensi stress dan emosional dalam trading. Bisa sih, trading tanpa trading plan, namun gaya trading Anda akan serampangan. Buy dan sell hanya berdasarkan insting atau sinyal yang tidak jelas. Itu sih bukan trading namanya. Itu sama saja dengan gambling.

    Memiliki trading plan memang tidak mutlak akan memberikan garansi bahwa Anda akan sukses. Tetapi paling tidak, dengan memiliki trading plan Anda akan bisa mengevaluasi apa yang salah dengan trading Anda jika Anda gagal.

    Pada kenyataannya, kegagalan dalam trading disebabkan oleh karena tidak memiliki trading plan atau tidak menjalankan trading plan dengan baik. Ini fakta.

    Mayoritas trader pemula tidak memiliki trading plan. Melalui program ini, Anda akan mencoba untuk menjadi minoritas yang justru bisa bertahan di dunia trading.

    Kenali Karakter Anda

    Langkah pertama untuk yang diperlukan untuk membangun trading plan adalah mengenali karakter Anda sendiri. Dasar trading plan Anda adalah karakter Anda sendiri karena Andalah yang akan menjalankan trading plan tersebut. Dengan mengetahui karakter pribadi Anda, maka Anda akan mengetahui trader seperti apa Anda ini. Hal tersebut disebut dengan profil trader.

    Jika Anda telah mengetahui profil Anda sebagai trader, Anda akan bisa mengetahui metode trading seperti apa yang cocok dengan karakter Anda. Strategi, sistem, atau metode yang tidak cocok dengan karakter Anda justru akan mengurangi peluang Anda untuk meraih kesuksesan.

    Tetapkan Tujuan

    Tetapkan tujuan Anda sebagai seorang trader. Akan lebih baik jika Anda pun memiliki motivasi tertentu yang bisa memacu semangat dan memperkuat komitmen Anda. Seseorang tidak akan sukses sebagai seorang trader jika ia tidak memiliki komitmen serius. Ia akan dengan cepat digilas oleh pasar.

    Ingatlah bahwa tujuan Anda melakukan trading tentunya adalah untuk memperoleh profit yang konsisten. Jika tujuan Anda melakukan trading hanya untuk bersenang-senang menguji nyali, maka tujuan tersebut tidak akan bisa berjalan bersama dengan tujuan untuk meraih profit konsisten tersebut. Pada saat tertetu mungkin Anda akan menikmati masa-masa menegangkan ketika transaksi Anda diombang-ambingkan oleh pasar. Namun percayalah, Anda akan sulit untuk bisa menunjukkan “wajah bersenang-senang” itu ketika akun Anda amblas dilibas pasar. Jika memang “bersenang- senang menguji nyali” yang Anda cari, silakan melakukan “rekreasi” semacam bungee jumping atau terjun payung, bukannya trading.

    Tetapkan Target

    Sebaiknya Anda tetapkan target keuntungan Anda dengan angka yang eksplisit dan spesifik. Misalnya, $100 per hari, $1,000 per bulan, 20% per bulan, 50% per bulan dan sebagainya. Target yang jelas pada gilirannya akan membantu Anda menentukan strategi yang akan Anda terapkan. Anda pun akan bisa mengevaluasi perkembangan trading Anda, apakah membaik atau sebaliknya.

    Risk Capital

    Dunia trading adalah dunia yang keras. Kerugian demi kerugian mungkin saja akan menerpa Anda. Karena itulah Anda perlu menetapkan batasan resiko. Istilahnya adalah risk capital.

    Risk capital adalah sejumlah uang yang jika seandainya ”hilang” pun Anda masih akan merasa baik-baik saja. Jika dalam perjalanan trading Anda mengalami loss, maka risk capital inilah yang pertama kali akan pergi meninggalkan akun Anda. Jadi, meskipun uang tersebut hilang, Anda tidak akan kehilangan rumah Anda dan keluarga Anda pun akan baik-baik saja. Dengan demikian, besarnya risk capital ini harus sesuai dengan kemampuan Anda.

    Maka dari itu, jangan trading dengan menggunakan uang yang sedianya akan dipergunakan untuk membayar tagihan atau membiayai keperluan hidup sehari-hari. Bayangkan jika seandainya uang tersebut lenyap karena trading Anda merugi, bisa-bisa Anda tidak makan nantinya.

    Tentukan Strategi

    Strategi ini berkaitan dengan risk management, money management dan sistem trading. Pada chapter terdahulu Anda sudah mempelajari mengenai sistem trading ini. Nah, pada chapter selanjutnya Anda akan mempelajari money management dan risk management agar sistem trading Anda bisa berjalan seimbang dengan kekuatan modal Anda.

    Sebagai contoh, dalam strategi trading ditetapkan jumlah dana yang digunakan setiap kali transaksi, besaran resiko untuk setiap transaksi, target yang ingin dicapai serta sinyal trading apa yang digunakan.

    Anda akan mempelajarinya di chapter selanjutnya.

    SUMBER : https://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7072

    rahmatrabani
    Participant

    Cara trading forex tanpa loss memang tidak ada,akan lebih baik jika anda lebih fokus pada akumulasi profit yang didapat dalam satu kurun waktu tertentu. Dengan cara sederhana ini, kondisi mental anda akan lebih terjaga dan tidak akan terjebak dalam situasi ‘balas dendam’ saat mengalami kerugian ketika trading.

    #7074

    jakaduriat
    Participant

                                    Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula

    Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

    Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula, Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

    Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

    Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex?
    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.

    Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

    Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

    Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu?
    Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. “Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?”, atau “Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?”, atau “Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?”

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

    Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

    Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading?
    Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.

    Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing trader biasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

    Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia [/QUOTE]

    #7078

    jakaduriat
    Participant

                                                                                 Penyebab Margin Call Paling Berbahaya

    Penyebab Margin Call paling utama bukan berasal dari sistem yang tidak akurat atau broker yang kurang mendukung. Percaya atau tidak, sumbernya berasal dari diri Anda sendiri.

    Mengalami Margin Call adalah hal yang paling dihindari oleh trader. Bagaimana tidak, Margin Call adalah tanda bahwa modal trading kita telah menipis dan terancam tidak bisa membuka posisi baru. Tidak hanya trader baru, trader yang sudah berpengalaman pun kadang tak luput dari Margin Call. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dua penyebab Margin Call paling berbahaya dan menghindarinya.

    Sekilas Mengenai Margin Call
    Saat mulai terjun ke dunia trading forex, Anda akan akrab dengan istilah Margin Call. Ada berbagai kisah yang diceritakan oleh banyak trader mengenai “panggilan tidak mesra” ini, tetapi sangat sedikit yang membagikan tips bagaimana cara menghindari penyebab Margin Call. Sebelum berbicara lebih lanjut, sudah tahukah Anda seperti apa Margin Call yang sebenarnya?

    Kebanyakan trader salah mengira bahwa Margin Call sama dengan Stop Out, dimana posisi yang sedang dibuka dan mengalami Loss akan secara otomatis ditutup oleh broker karena modal sudah tidak mencukupi. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah. Ada broker yang memberikan level Margin Call dan Stop Out-nya pada nilai yang sama, tetapi ada juga broker yang menyediakan batasan berbeda. Kuncinya adalah membaca dengan teliti penawaran broker mengenai Margin Call dan Stop Out.

    Contohnya seperti ini:

    Jika Anda bertrading pada broker yang memberikan peraturan Margin Call Level 30% dan Stop Out Level 20%, berarti pada saat Margin Call Level (Equity/margin total x 100%) sudah mencapai 30%, maka Anda akan ‘diperingatkan’ oleh sistem broker untuk menambah dana. Dalam kasus ini, Anda masih bisa terus trading.

    Namun apabila Anda mengacuhkan peringatan tersebut dan membiarkan kerugian hingga mengikis modal trading Anda hingga tersisa 20% saja (Stop Out Level), maka barulah posisi trading akan secara otomatis dihentikan. Di sinilah saat posisi trading yang terbuka secara otomatis akan tertutup.

    Nah, sekarang Anda tahu apa itu Margin Call yang benar. Margin Call bukanlah hal yang tiba-tiba terjadi, atau yang sering dikatakan oleh para trader awam sebagai “akal-akalan broker untuk menguras modal trading”. Melalui perhitungan yang benar serta ketelitian, ada yang bisa dilakukan untuk menghindari penyebab Margin Call. Sebelum mengetahui cara menghindarinya, kita perlu tahu apa saja penyebab Margin Call tersebut.

    Penyebab Margin Call Berasal Dari Diri Sendiri

    Ada pepatah yang mengatakan, “Jika Anda mengenal musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut akan hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda hanya mengenal diri sendiri tanpa mengenal musuh, pada setiap kemenangan yang Anda dapatkan, Anda juga akan mengalami kekalahan.”

    Dari petikan di atas, dapat disimpulkan bahwa ketidaksadaran terhadap diri sendiri adalah hal yang sangat berbahaya. Dalam trading forex pun demikian, karena kerugian besar yang sampai bisa mendatangkan Margin Call secara umum berasal dari kurangnya kesadaran diri trader terhadap kelemahannya.

    Sekarang, tanyakanlah pada diri Anda sendiri: apakah Anda masih sering melakukan dua hal yang menjadi penyebab Margin Call ini?

    1. Over Self-Confidence Alias Terlalu Percaya Diri
    Self-Confidence (kepercayaan diri) dengan takaran yang benar memang mutlak diperlukan bagi seorang trader. Jika seorang trader tidak punya rasa percaya diri, tentu akan sulit meraih profit. Jangankan meraih profit, jika untuk membuka atau menutup posisi saja tidak memiliki kepercayaan diri, tentu trader tersebut tidak akan bergerak kemana-mana. Akan tetapi, perasaan percaya diri yang berlebihan juga berbahaya.

    Anda baru saja mendapatkan profit besar? Selamat. Namun jangan lupa untuk tetap berdisiplin dengan Money Management yang dimiliki. Kecenderungan untuk kembali membuka posisi setelah mendapatkan profit, merupakan aksi berisiko yang tanpa disadari dapat menjadi penyebab Margin Call. Beberapa trader merasa sangat beruntung saat baru saja meraih profit dan merasa pasar sedang berpihak kepadanya, lalu ‘mempertaruhkan’ modalnya dengan membuka posisi baru yang berukuran lebih besar.

    Over Self-Confidence bisa membuat trader menjadi terlalu berani untuk membuka posisi, bahkan di saat analisa yang dilakukannya terkadang tidak sesuai dengan kondisi pasar. Dengan berbekal keyakinan yang terlalu tinggi, biasanya trader yang terkena penyakit ini akan terus main hantam sesuai keyakinan dia, meskipun akibatnya berakhir dengan mengoleksi Floating negatif. Cepat atau lambat, Over Self-Confidence akan menjadi penyebab Margin Call datang menyapa.

    2. Overtrading Alias Melakukan Trading Di Luar Kemampuan
    Saat penyakit Over Self-Confidence melanda, maka biasanya diikuti dengan penyebab Margin Call berikutnya, yaitu Overtrading. Kalau keyakinan sudah terlalu berlebihan, maka melakukan Open Posisi akan lebih didasari oleh emosi, bukan lagi perhitungan matang. Trader jadi menganggap enteng aktivitas trading yang dia lakukan. Ketika salah meletakkan Stop Loss, bukannya rehat dan mengevaluasi diri, dia justru masuk ke pasar lagi. Jika masih salah juga, dia justru jadi semakin penasaran dan membuka posisi baru, kali ini dengan Volume yang lebih besar.

    Pernah melakukan hal seperti ilustrasi di atas? Berarti Anda telah terjangkit penyakit Overtrading. Mungkin Anda pernah mendengar strategi trading dengan metode Martingale, dimana trader terus membuka posisi ketika memperoleh kerugian sampai mendapat keuntungan yang lebih besar. Akan tetapi, cara seperti itu bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh trader pemula dengan modal terbatas.

    Harus diingat kembali, trading forex bukanlah sebuah perjudian. Saat Anda membuka posisi, pastikan Margin yang Anda miliki kuat untuk menahan risiko kerugiannya. Hal ini terkadang susah untuk dilakukan, karena sifat penasaran manusia memang biasanya menuntut seseorang untuk selalu membuktikan bahwa hasil analisanya benar.

    Tips Untuk Menghindari Penyebab Margin Call
    Sebenarnya, tips untuk mencegah penyebab-penyebab Margin Call di atas cukup sederhana. Salah satunya adalah: Sebelum terjun ke akun riil, berlatihlah terlebih dahulu di akun demo. Jika aktivitas trading Anda pada akun demo saja sudah diwarnai dengan Over Self-Confidence dan Overtrading berkali-kali, jadikan hal itu sebagai Warning. Itu artinya, Anda harus melatih psikologi trading agar tidak mudah emosional dan menaruh posisi hanya berdasarkan perasaan. Pelajari artikel-artikel mengenai mencegah emosi trading serta belajarlah untuk mengakui kesalahan.

    Tips yang lainnya adalah terus belajar mengenai manajemen risiko dalam forex, sehingga Anda dapat menyeimbangkan modal yang dimiliki dengan Margin yang sesuai. Mulailah melihat Margin Call sebagai tantangan yang harus mampu dihindari, bukan sebagai momok yang terus diingkari keberadannya, atau dianggap sebagai vonis mati dalam dunia trading. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk membatasi risiko sebelum bertemu dengan MC, maka aktivitas trading Anda akan terasa lebih menyenangkan.

    Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur kena Margin Call karena dua hal di atas? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki diri dan tidak terjerumus ke jurang penyebab Margin Call yang sama? Kunci mengatasi masalah ini terletak pada kesadaran dan pengendalian diri Anda; pertama-tama, Anda mesti sadar telah terjerumus Over Self-Confidence dan melakukan Overtrading. Kedua, Anda harus belajar mengendalikan ego dan rasa ingin selalu benar. Bagaimanapun juga, trading forex bukan tentang benar atau salah, melainkan tentang seberapa besar dan konsisten profit bersih yang telah Anda kumpulkan.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7079

    jakaduriat
    Participant

                                                                                               Memasang Pending Order

    Pendingorderyaitu order yang akan tereksekusi jika harga menyentuh suatu titik yang kita tentukan, dengan kata lain membuka pending order berarti memesan untuk membuka posisi pada level harga tertentu. Sehingga ketia harga menyentuh level yang telah ditentukan, maka secara otomatis kita memiliki posisi trading yang terbuka.

    Saat anda memasang pending order , sebenarnya anda mengatakan pada server metatrader ” Tolong kalo harganya sekian … Saya buka posisi ini…( Buy/Sell) “

    Sehingga kelebihan dari pending order ini adalah anda tidak perlu berlama-lama menunggu di depan layar trading untuk membuka posisi.

    Pending order ada 4 jenis ,yaitu :

    BUY STOP
    Memesan membuka posisi BUY pada harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang ,dengan harapan bila grafik mencapai harga yang kita tentukan, maka grafik akan terus bergerak naik lebih tinggi lagi, sehinga kita bisa mendapatkan profit.

    SELL STOP
    Ini adalah kebalikan dari Buy Stop, Sell stop yaitu memesan untuk membuka posisi pada harga tertentu yang lebi rendah dari harga sekarang. Harapannya ketika grafik menyentuh level harga yang kita tentukan, maka grafik harga akan terus meluncur turun . Sehingga posisi Sell Stop yang kita buka bisa menghasilkan profit.

    BUY LIMIT
    Yaitu memesan untuk membuka posisi BUY pada harga tertentu dibawah harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik bergerak turun dan menyentuh harga yang kita tentukan, setelah itu grafik akan balik arah naik. Dengan demikian kita berhasil membuka posisi buy pada harga yang sangat rendah.
    Secara kasar Buy Limit ini bisa dikatakan ” Beli Kalo Harganya Murah “

    SELL LIMIT
    Secara simple yaitu , memesan untuk membuka posisi sell jika harga mencapai level tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang. Alasan membuka sell limit ini kita percaya bahwa setelah harga menyentuh level yang kia tentukan, maka selanjutnya harga akan balik arah turun. Dengan demikian posisi sell yang kita pesan bisa menghasilkan profit.

    Cara memasang pending order sebenarnya sangat mirip dengan membuka posisi seperti biasa , yang membedakan adalah pada saat memilih Tipe , kita harus pilih Order Pending.

    Berikut ini langkah memasang pending order :

    1. Klik Order Baru / New Order

    2. Setelah form order muncul, untuk membuka pending order pengisiannya cukup Pilih mata uang yang akan ditransaksikan dan pilih volume trading saja dulu .

    Lalu pada kolom Tipe silahkan ganti dengan Order Pending.

    memasang pending order

    3. Pilih jenis Tipe Order Pending

    Sekali lagi intinya :

    * Buy limit, pesan buy pada harga yang lebih rendah dari harga saat ini
    * Buy stop, pesan buy pada harga yang lebih tinggi dari harga saat ini
    * Sell limit, pesan sell pada harga yang lebih tinggi dari harga saat ini
    * Sell stop, pesan sell pada harga yang lebih rendah dari harga saat ini

    4. Tentukan harga yang anda inginkan untuk membuka posisi buy atau sell

    5. Pada kolom jatuh tempo ,bisa anda kosongkan .

    6. Klik tombol PASANG ( Place) , lalu klik OK pada jendela konfirmasi yang muncul.

    Selesai sudah cara memasang pending order, selanjutnya anda bisa memodifikasi pending yang dibuka untuk mengatur Stoploss dan Take Profit.

    Catatan:
    Jika di menu order anda keluar tulisan “open price you set must differ from market price by at least 10 pips” itu berarti pending order anda ditolak karena harga yang inginkan harus berjarak minimum 10 pip plus spread dari harga berjalan saat ini. Silahkan setting ulang dan klik PLACE kembali.

    Semoga penjelasan cara memasang pending order ini bisa membantu.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7085

    jakaduriat
    Participant

                                                          3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam Trading

    Menurut Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, ada 3 bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bias-bias tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

    Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, sekaligus pendiri dan presiden Van Tharp Insititute, yang pernah menghimpun lebih dari 5000 profil trader dan investor top dunia dalam 10 tahun studinya, ada tiga bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bukan hanya mempengaruhi, bias-bias tersebut juga bisa berbahaya bagi trader. Bias-bias apa saja? Ulasannya akan dibahas dalam artikel ini.

    3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam


    1. Kesalahan Gambler (Penjudi)

    Orang-orang cenderung percaya bahwa setelah serangkaian kerugian, kemenangan akan datang berikutnya. Ambil contoh bahwa Anda sedang bermain permainan melempar koin dengan modal $1000. Anda kehilangan taruhan tiga kali berturut-turut pada sisi “kepala” dan dikenakan biaya $100 per taruhan. Apakah Anda akan bertaruh lagi dan berapa banyak akan Anda dipertaruhkan?

    Kemungkinan Anda akan terus bertaruh pada kepala dan dengan besar taruhan yang lebih tinggi. Katakanlah $300. Anda tidak percaya bahwa hasil lembaran koin itu akan selamanya menampilkan sesisi “ekor”.

    Di sinilah, trader harus memahami bedanya trading dengan melempar koin.

    Trader harus memperlakukan setiap trading secara independen dan tidak terpengaruh oleh hasil masa lalu. Kondisi pasar senantiasa berubah-ubah dari waktu ke waktu, dan Anda tak bisa hanya terus menerus bertaruh pada “bullish” saja atau “bearish” saja. Tentukan keputusan trading setelah menelaah kondisi pasar sebaik-baiknya, dan atur modal yang dipertaruhkan dalam setiap posisi trading berdasarkan tatanan Money Management tertentu.

    2. Membatasi Keuntungan Dan Memperlebar Kerugian

    Orang cenderung untuk membatasi keuntungan mereka dan memberikan lebih banyak ruang untuk kerugian.

    Tidak ada yang suka merasakan rugi. Oleh karena itu, kebanyakan investor cenderung menahan posisi rugi dan berharap tren harga di pasar akan berbalik segera sehingga setidaknya posisi trading yang awalnya rugi itu bisa ditutup dalam kondisi impas. Namun, seringkali yang terjadi justru kerugian itu makin membengkak.

    Di sisi lain, jika mereka sedang profit, sebagian besar investor cenderung untuk menutup posisi trading lebih awal karena mereka takut keuntungan itu akan hilang. Setelah itu, ternyata mereka menyesal mengapa mereka tidak menahan posisi trading lebih lama lagi (terdengar familiar?).

    Salah satu prinsip yang paling penting dalam trading adalah bertentangan dengan kedua fenomena itu. Realitanya, sebagian kesuksesan trader terletak pada kemampuannya untuk membatasi kerugian dan membiarkan profit bertambah. Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan pepatah, “Cut losses short, let profits run”.

    Kerugian merupakan bagian yang wajar dan pasti dialami oleh semua trader. Namun, perbedaan antara trader yang profit dengan trader yang merugi, terutama pada kemampuan membatasi kerugian, sedangkan trader forex yang profit mampu menyingkirkan bias berbahaya itu dan tak sungkan untuk cut loss. Agar sukses, trader harus memahami ia bisa “mundur saat ini untuk bisa berperang di lain hari”.

    3. Anggapan Bahwa Saya Pasti Benar

    Secara alamiah, manusia bersifat egois dan akan melakukan apa saja untuk membuktikan bahwa dirinya benar. Oleh karena itu, seringkali karena trader beranggapan bahwa “Dolar pasti menguat” maka mempertaruhkan sebanyak-banyak modalnya untuk buy Dolar, tanpa mempedulikan kondisi pasar ataupun kapabilitas modalnya sendiri. Hal serupa bisa dialami oleh orang-orang lain, seperti “Harga emas pasti naik terus”, atau lainnya.

    Pada akhirnya, mereka akan memahami bahwa akurasi tinggi tidaklah penting dalam trading. Hanya karena Anda benar, tidak berarti Anda pasti akan mendapatkan keuntungan. Umpama Dolar memang menguat, maka kapan Dolar menguat? sebelumnya akan turun dulu hingga harga berapa? Hal-hal seperti itu perlu dipertimbangkan dalam menghitung besarnya modal yang siap ditanamkan untuk “membuktikan kebenaran” anggapana Anda.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7087

    rahmatrabani
    Participant

    Apa saja sih kebiasaan trader yang bisa merugikan diri sendiri ?

    1. Melakukan kesalahan yang sama.

    Anda mengalami loss besar atau mungkin Margin call alias habis modal. Setelah anda teliti, ternyata sistem trading yang anda gunakan memang kurang bagus. Setelah mencari serta mempelajari, akhirnya anda menemukan sistem baru yang benar-benar cocok. Lalu anda pun deposit dan trading lagi.

    Ternyata, anda tetap mengalami loss atau bahkan kena Margin Call lagi. Setelah kembali diteliti, anda menyadari kalau kesalahan ada pada money management yang tidak digunakan dan juga mental serta disiplin yang kurang. Anda pun bertekad untuk memperbaikinya, kemudian deposit dan mulai trading lagi.

    Apakah setelah ini anda tidak akan kena margin call lagi ? sebagian mungkin iya. Sebagian dari trader forex bisa terus maju dan berkembang setelah meyadari hal ini, tapi sayangnya sebagian besar trader tetap mengalami margin call terus-menerus.

    Apa penyebabnya ?

    Penyebabnya lebih karena mereka tetap melanggar rule yang telah dibuat sendiri. Mereka tetap tidak menjalankan money management yang sudah disusun sendiri, dan juga tetap tidak disiplin meskipun tahu jika disiplin itu wajib dilakukan dalam trading.

    Kebiasaan merugikan ini umum dialami oleh rekan trader, dan biasanya hal inilah yang menyebabkan lamanya proses yang dijalani oleh seorang trader untuk mendapatkan profit secara konsisten dari forex.

    Cara mengatasinya ?

    Saya pikir setiap trader punya jalan tersendiri untuk mengatasi hal ini. Sebagian mengatasinya dengan “memaksakan” diri untuk mengikuti rule, money management, dan disiplin yang sudah ditetapkan oleh diri sendiri. Sebagian lagi mengatasinya dengan bekerja sama untuk saling mengingatkan dengan rekan trader lain yang mereka kenal. Namun tidak sedikit pula yang menyerah dan akhirnya meninggalkan dunia forex trading.

    2. Kebiasaan menyalahkan

    Tidak jarang, trader yang mengalami loss besar atau margin call berulang kali tidak melakukan evaluasi, tapi lebih menyalahkan hal-hal lain.

    Sistem trading sering menjadi hal pertama yang disalahkan. Hal lainnya yang sering disalahkan adalah mentor pengajar, dan bahkan tidak jarang market pun ikut disalahkan.

    Kebiasaan jelek yang satu ini bisa menyebabkan proses trading anda lebih lama mencapai target karena ujung-ujungnya anda akan mudah bergonta-ganti ssistem trading sebelum dikuasai, dan juga tidak membentuk mental trading yang berguna. Jika anda mengalami hal ini, ada baiknya segera diperbaiki untuk kemajuan anda sendiri.

    3. Bermusuhan / berselisih dengan trader lain.

    Kebiasaan yang ini cukup unik. Jika anda lihat di forum ataupun media sosial seperti facebook, banyak terjadi pertengkaran diantara trader ataupun diantara kelompok trader satu dengan lainnya karena hal yang (maaf) kurang penting.

    Jika penyebab pertengkaran ini karena kerugian finansial, pencemaran nama baik dan sejenisnya, mungkin bisa dimaklumi. Tapi tidak jarang penyebab pertengkaran ini karena hal sepele seperti ; sistem trading mana yang paling profitable, lebih bagus mana trading dengan indi atau tanpa indikator, mentor trading mana yang lebih oke, atau bahkan tidak jarang hanya karena “kecemburuan” saja ..

    Biasanya hal ini terjadi diawali dengan diskusi yang tidak berujung baik. Diskusi yang terjadi tidak jarang bukan untuk mencari hal yang lebih baik, tapi malah saling mempertahankan dan saling menyerang satu sama lain.

    Rasanya akan lebih baik jika energi yang dipakai untuk perselisihan ini lebih digunakan untuk mencapai tujuan kita bersama .. mencapai profit secara konsisten bukan ?

    Tiga kebiasaan jelek diatas kadang tidak disadari kita lakukan, ada baiknya kita mulai evaluasi lagi dan sebisa mungkin menjauhkan diri dari kebiasaan diatas untuk mencapai tujuan kita bersama : profit .

    #7091

    jakaduriat
    Participant

                                                Akun Islamic

    Layanan Free Swap dirancang khusus untuk para trader yang keyakinan agama nya tidak memperbolehkan penggunaan tingkat bunga mata uang dalam dunia trading.

    Akun dengan layanan Free Swap juga disebut «akun Islamic», ciri utamanya adalah tidak adanya pertukaran akrual dan write-off dari swap, yang dihitung berdasarkan suku bunga kredit bank sentral nasional.

    Syarat dan Ketentuan Free Swap:

      [*]Free Swap hanya tersedia untuk akun standar: MT4.DirectFX, MT4.Classic+, MT5.DirectFX, MT5.Classic+;
      [*]Free Swap hanya tersedia untuk klien Muslim dari negara yang terdaftar, dimana di negara tersebut Islam adalah agama yang dominan;
      [*]Free Swap berlaku untuk daftar instrumen trading berikut : AUDCAD, AUDCHF, AUDJPY, AUDNZD, AUDUSD, CADCHF, CADJPY, CHFJPY, EURAUD, EURCAD, EURCHF, EURGBP, EURJPY, EURUSD, GBPAUD, GBPCAD, GBPCHF, GBPJPY, GBPUSD, NZDCAD, NZDCHF, NZDJPY, NZDUSD, USDCAD, USDCHF, USDJPY, USDSGD, XAUUSD (Gold), XAGUSD (Silver). Untuk instrumen lainnya swap tetap dihitung dan seperti mode standar;
      [*]Dilarang keras menggunakan strategi trading apa pun yang bertujuan (langsung atau tidak langsung) untuk mendapat untung dari selisih suku bunga (carry trade);
      [*]Untuk transaksi yang dibuka lebih dari 2 hari, perusahaan mengenakan komisi tetap untuk setiap hari selama transaksi dibuka. Komisi ditetapkan dan ditentukan sebagai nilai 1 poin dari kesepakatan dalam dolar AS, dikalikan dengan poin swap dari pasangan mata uang yang sudah disepakati;
      [*]Perusahaan berhak untuk menolak menyediakan layanan Free Swap kapan saja dan membebankan swap untuk setiap hari selama order dibuka jika terjadi pelanggaran.

    Cara Mendaftar akun Free Swap:[/I][/B]
    [INDENT]

      [*]Daftar dan buat akun standar;
      [*]Verifikasi data pribadi;
      [*]Kirim permintaan untuk Free Swap di Personal Area anda;
      [*]Terima konfirmasi pengaktifan layanan Free Swap dan mulai trading.

    [/INDENT]

    Hormat Kami
    ForexChief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7095

    jakaduriat
    Participant

                                            Jangan Remehkan Dampak Slippage, Lengah Langsung MC!

    Tak banyak trader memahami perkara slippage, padahal itu bisa mengakibatkan margin call seketika. Simak bermacam jenis order untuk mengatasi slippage berikut.

    Ini nih, kalau cerita soal slippage belum tentu semua trader udah familiar. Malah jangan-jangan sudah ada yang trading sampai bertahun-tahun tapi masih belum “ngeh” kapan dan bagaimana dampak slippage mampu mempengaruhi performa mereka

    Pengertian dari slippage adalah saat order kita terpenuhi (filled/executed) pada harga berbeda dengan harga permintaan. Nah, selanjutnya bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasi dampak slippage akan dikupas lebih dalam artikel ini.

    Slippage Bisa Menjadi Kawan Atau Lawan Anda
    Meskipun harga meleset, bukan berarti kita akan selalu dirugikan setiap kali slippage terjadi. Broker yang bekerja sama dengan penyedia likuiditas (ECN/STP) pada umumnya akan memberikan harga terbaik berikutnya selama likuiditas masih tersedia.

    Contoh kemungkinan dampak slippage adalah sebagai berikut;

    Slippage positif, misalnya Anda memasang order buy untuk pair EUR/USD pada harga 1.1300. Pada waktu order ditransmisikan harga penawaran terbaik tiba-tiba berubah ke 1.1290 (10 pip di bawah harga permintaan kita), otomatis harga akan tereksekusi pada harga lebih baik di 1.1290.
    Slippage negatif, order sama seperti di atas dengan perbedaan harga penawaran terbaik mendadak berubah ke 1.1310 (10 pip di atas permintaan). Harga akan tereksekusi pada harga lebih buruk di 1.1310.
    Apa Penyebab Terjadinya Slippage?
    Slippage bisa saja terjadi, terutama pada saat kondisi pasar sedang tidak seimbang. Maksudnya, jumlah volume trading dan permintaan harga antara buyer dan seller terpaut jauh.

    Kasusnya seperti ini. Misalnya kita akan memasang posisi (menggunakan stop order) pada pasangan EUR/USD saat rilis data NFP (non-farm payroll). Diketahui berikutnya, NFP AS lebih baik daripada ekspektasi.

    Pasar mereaksi laporan tersebut dengan sangat cepat, hingga jumlah posisi short (sell) berlipat-lipat ganda dibanding posisi long (buy). Hal tersebut akan membuat EUR/USD langsung terjerembab hingga ratusan pip nyaris secara instan. Jika posisi sell-stop Anda berada agak jauh dari harga opening setelah rilis berita tadi, eksekusi posisi short sudah mengalami slippage sebesar perubahan mendadak itu pula.

    [/url][/url]

    Kalaupun kita tidak menggunakan stop order (hanya melakukan order market instan), kemungkinan besar spread sudah melebar sedemikian jauhnya. Tentu dengan kondisi tadi trader akan berpikir dua kali sebelum membuka posisi.

    Bagaimana Cara Mengatasi Dampak Slippage?
    Bagi sebagian besar trader, terutama trader pemula, biasanya tidak menyadari bahwa slippage telah terjadi karena pada kondisi pasar normal harga jarang meleset (jikapun ada maka hanya beberapa pip saja). Namun, jika Anda sebagai news trader mencoba hal serupa tanpa mengetahui dampak slippage, bersiaplah terkena margin call seketika.

    Sebenarnya, slippage tidak bisa kita kontrol sepenuhnya karena hal tersebut berada 100% di tangan pasar (atau “digawangi” oleh broker, jika broker Anda adalah Market Maker). Hanya saja, kita masih bisa mengurangi risiko dengan cara menggunakan metode berikut:

    A) Limit Order

    Umumnya kita menggunakan limit order untuk membuka posisi baru atau menutup posisi profitable yang telah berjalan. Limit order hanya akan tereksekusi pada harga permintaan kita atau lebih baik.

    Misalnya kita menggunakan buy limit order pada harga permintaan 1.1301 maka harga hanya akan tereksekusi pada harga 1.1301 atau di bawahnya. Jika harga tersedia tidak sama dengan harga permintaan atau lebih baik maka buy limit tidak akan tereksekusi. (Baca artikel berikut untuk memahami jenis – jenis order lebih lanjut)

    B) Market Order Deviation Range

    Beberapa broker menyediakan fitur agar harga permintaan kita tereksekusi dengan toleransi slippage sebesar input yang kita inginkan.
    market deviation range

    Jika Anda mengisikan maksimum deviasi sebesar 3 pip, maka harga akan masih tereksekusi selama slippage hanya sebesar atau kurang dari 3 pip. Di luar batas deviasi tadi, harga permintaan tidak akan tereksekusi.

    Setelah membaca artikel ini, diharapkan pembaca sebagai trader tidak lagi kebingungan (atau bahkan panik) ketika harga tiba-tiba tereksekusi jauh dari harga permintaan. Oh iya, jika Anda punya saran lebih baik untuk mengatasi dampak slippage silahkan juga berikan dalam bentuk komentar di artikel ini.

    Selamat bertrading!

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7096

    rahmatrabani
    Participant

    Ada beberapa hal yang harus kita capai saat membuat sistem trading Forex

      [*] Menemukan entry point sedini mungkin.
      [*] Mencari exit point, mengamankan profit maksimum.
      [*] Menghindari sinyal palsu entry/exit.

    Jika berhasil, tiga gol ini akan menghasilkan sebuah sistem trading yang profitable.

    #7097

    jakaduriat
    Participant

                                                                        Welcome Bonus Hingga $500

    [/url]

    Welcome Bonus – dapatkan bonus 100% dari jumlah deposit, maksimal bonus $500. Bonus akan dikreditkan secara otomatis dan tidak memerlukan verifikasi dokumen pribadi. Profit dapat di Withdraw tanpa batasan apa pun, dan bonus itu sendiri dapat di Withdraw setelah syarat Turnover terpenuhi.

    Syarat dan Ketentuan

      [*]Untuk mendapatkan Welcome Bonus, diharuskan Membuka Akun Live MT4.DirectFX, MT4.Classic+, MT5.DirectFX atau MT5.Classic+. Harap diperhatikan, akun “cent” tidak dapat menerima Welcome Bonus. Welcome Bonus hanya dapat dikreditkan ke akun standar.
      [*]Welcome Bonus dapat diperoleh hanya satu kali dengan deposit pertama minimal $50. Untuk mendapatkan Welcome Bonus, centang opsi “Mendaftar Welcome Bonus” di formulir yang sudah tersedia.
      [*]Jumlah bonus sama dengan 100% dari jumlah deposit, tetapi tidak dapat melebihi $500 (atau setara dengan mata uang akun).
      [*]Profit dapat di withdraw kapan saja, tetapi Welcome Bonus dapat di withdraw hanya setelah syarat Turnover terpenuhi. Turnover yang diperlukan dapat dihitung dengan rumus: Syarat Turnover = Welcome Bonus dalam USD * 50.000.

      Contoh:
      Klien melakukan deposit $200 dan menerima welcome bonus $200. Turnover yang Diperlukan = 200 * 50.000 = $10.000.000 (yang setara

      [*]Turnover trading dihitung dari total semua transaksi untuk posisi pembukaan dan penutupan.

      [*]Welcome Bonus tidak dapat digunakan dalam situasi “drawdown” dan akan secara otomatis dibatalkan jika Equity menjadi sama atau kurang dengan jumlah “Kredit”. Setelah kredit dibatalkan, semua posisi akan ditutup secara paksa (Stop Out).

      [*]Jika klien memiliki Welcome Bonus aktif di akun, jumlah dana yang tersedia untuk di Withdraw akan dibatasi dan dihitung dengan rumus: Tersedia untuk di Withdraw = Free Margin – Welcome Bonus – Jumlah deposit yang telah dikreditkan untuk Welcome Bonus.
      [*]Untuk menghapus pembatasan withdraw, klien berhak membatalkan Welcome Bonus di Personal Area kapan saja. Dalam hal ini, hanya jumlah Bonus yang akan dihapus.
      [*]Anda dapat menemukan detail tentang Welcome Bonus di Personal Area, termasuk pencapaian Turnover Saat Ini.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7101

    jakaduriat
    Participant

                                                                                       Menyikapi Rumor Pasar

    Rumor yang tak jelas kebenarannya dapat muncul di mana saja, termasuk pasar forex. Bagaimana trader sebaiknya menyikapi rumor?

    Rumor bisa diartikan sebagai Informasi yang belum diverifikasi. Kebenaran rumor belum bisa dipastikan dan biasanya menyebar dari mulut ke mulut. Rumor bisa semakna dengan desas-desus, kabar angin, atau gosip. Setiap rumor memang belum tentu benar dan akan terbukti, namun kemunculannya selalu didasarkan pada suatu hal.

    Misalnya, ada rumor di lingkungan politik yang mengatakan bahwa presiden Indonesia di tahun 2014 adalah seorang wanita. Desas-desus ini tidak serta merta muncul tanpa ada sebab. Kabar burung tersebut bisa jadi disebabkan oleh hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga tentang adanya dukungan besar terhadap wanita untuk maju menjadi calon presiden di tahun 2014. Rumor ini kemudian membentuk sebuah opini publik di masyarakat bahwa tahun 2014, negara Indonesia kemungkinan akan benar-benar di pimpin oleh presiden wanita. Namun hal ini sekali lagi belum pasti. Benar atau tidaknya desas-desus ini baru akan bisa dibuktikan pada tahun 2014 mendatang.

    Hal yang sama juga bisa berlaku untuk kondisi pasar. Seperti yang kita ketahui bersama, bursa finansial sangat sensitif dengan berita yang sedang beredar di market. Bahkan dapat dikatakan bahwa yang menggerakan nilai tukar mata uang adalah justru berita itu sendiri. Dengan kata lain berita adalah penggerak emosi market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan pada nilai tukar mata uang. Itu sebabnya berita sangatlah berpengaruh terhadap portofolio investasi seorang trader.
    menyikapi rumor pasar

    Antisipasi Terhadap Rumor Pasar

    1. Mencari Peluang

    Trader yang memiliki psikologi trading yang baik tentunya tidak akan terpengaruh oleh rumor dan desas-desus yang beredar. Namun bukan berati ia tidak sama sekali melakukan open posisi atau hanya wait and see saja. Ia akan mencari posisi yang tepatuntuk melakukan transaksi. Market yang berfluktuatif adalah kesempatan untuk mengambil keuntungan sebanyak banyaknya. Namun tentunya dalam mengambil kesempatan trader juga menggunakan perhitungan dan pertimbangan tertentu. Tidak asal buy dan sell saja.

    2. Membuat Trading Plan

    Diakui atau tidak setiap trader bisa memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap pasar. Demikian pula cara berpikir, toleransi resiko dan target, tentunya akan berbeda-beda pula. Hanya karena seseorang memiliki metode trading yang bisa mereka jalankan dengan baik dan sukses, belum tentu metode tersebut cocok pula bagi Anda.

    Membuat trading plan dan menjalankannya dengan baik sangat erat kaitannya dengan disiplin. Namun disiplin saja tidak cukup. Anda harus memiliki kedisiplinan ekstra ketat. Memiliki kedisplinan yang ekstra ketat adalah karakter yang paling penting dari seorang trader sukses.

    Kedisiplinan yang ketat di butuhkan untuk menjalankan trading plan yang kita bangun. Trading plan itu sendiri merupakan panduan mengenai apa yang harus kita lakukan, mengapa, kapan dan bagaimana kita akan melakukannya. Trading plan melingkupi kepribadian kita sebagai trader, target pribadi, manajemen resiko dan sistem trading yang akan kita aplikasikan. Seperti kata pepatah, If you fail to plan, then you have already planned to fail. Artinya, Jika anda merencanakan gagal maka akan gagal. Jika anda merencanakan sukses maka akan sukses.

    Fakta mengatakan kegagalan dalam trading disebabkan oleh karena kita tidak memiliki trading plan atau tidak menjalankan trading plan dengan baik. Jadi milikilah trading plan yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, dan senantiasa meng-update-nya sejalan dengan pengalaman Anda mempelajari pasar.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7104

    jakaduriat
    Participant

                                               3 Jenis Trader Yang Bisa Belajar Forex Cepat Dan Lancar

    Setiap trader forex tentu memiliki strategi dan trik suksesnya sendiri-sendiri. Namun, pada dasarnya ada tiga jenis trader yang bisa belajar forex cepat dan lancar, lebih dari para trader lainnya. Trader-trader seperti apa itu? Pada artikel ini, kita akan membahas satu per satu, siapa tahu bisa Anda teladani untuk meraih sukses dalam belajar forex.

    Belajar Forex

    1. Trader Yang Sudah Berkecimpung Dalam Investasi Saham Sebelum Belajar Forex
    Tahukah Anda soal investasi saham? Investasi saham masa kini bisa dilakukan dengan transaksi via internet, sangat berbeda dengan satu dekade lalu ketika harus lewat telepon atau datang langsung ke kantor broker. Saat akan melakukan pembelian atau penjualan, investor saham akan melihat langsung berapa penawaran (offer) dan permintaan (bid) atas saham yang dipegangnya. Hal ini menunjukkan secara nyata kekuatan supply dan demand yang ada di pasar keuangan, dan biasanya sulit dipahami orang awam. Selain itu, investor saham juga diharuskan untuk memahami fundamental dan teknikal saham yang dipegangnya. Karena itulah maka para investor saham akan lebih mudah beradaptasi saat belajar forex. Kuncinya ada pada pemahaman akan pasar dan psikologi di dalamnya. Tapi, bagaimana jika Anda belum mengenal saham sama sekali? Apakah masih bisa belajar forex cepat dan lancar? Tetap bisa. Periksa dua jenis trader berikutnya.

    2. Trader Yang Mendapat Petunjuk Langsung Dari Trader Profesional.
    Apakah Anda pernah menghadiri suatu seminar forex, tetapi merasa tidak puas dengan isinya? Boleh jadi karena pengisi acaranya bukanlah trader sungguhan, melainkan hanya pembicara biasa yang tak sungguh-sungguh berkecimpung dalam trading forex. Jika ingin mencari bantuan pelatih, seminar, atau workshop, pastikanlah dulu bahwa pengisinya telah memiliki pengalaman trading sekian tahun (lebih dari sekedar 1-2 tahun). Hanya orang-orang yang sudah banyak makan asam garam forex, bisa menjelaskan dengan baik dinamika pasar serta memberikan tips dan trik yang nyata dapat diterapkan.

    3. Trader Yang Berlatih Dengan Akun Demo.
    Bagaimana bila Anda tak pernah kenal saham, juga tak begitu beruang hingga bisa minta diajari trader profesional? Masih ada solusi terakhir: Akun demo, yaitu rekening trading dengan dana virtual yang gratis dan bisa diunduh siapa saja dengan registrasi sederhana. Setiap kali Anda akan mendaftar ke suatu broker forex, pasti akan ditawari mendaftar aku riil (live account) atau akun demo (demo account). Banyak trader pemula mengira akan rugi jika bermain di akun demo, karena meski memang tak membutuhkan modal alias gratisan, tetapi profit tak bisa ditarik karena dana di dalamnya cuma uang-uangan virtual. Padahal, tujuan diadakannya akun demo ini adalah agar para pemula dapat berlatih dengan lebih leluasa, tanpa dikekang keterbatasan dana. Dengan bebas dari ketakutan inilah, maka proses belajar forex bisa lebih lancar. Asalkan trader dapat belajar dari setiap kesalahan dan mampu memahami pasar, maka sukses bisa dicapai begitu lulus akun demo dan berpindah ke akun riil.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #7105

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                    Fast Warren

    Fast Warren – adalah kontes dua mingguan yang menggunakan akun “cent” dan diperbolehkan untuk menggunakan akun trading yang sudah biasa anda gunakan untuk mengikuti kompetisi ini dan mendapatkan hadiah uang real. Kontes diadakan dalam dua nominasi – “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”. Peserta dengan rating tertinggi dapat menjadi pemenang di kedua nominasi pada saat yang sama dan menerima hadiah pada setiap kompetisi.

    Syarat dan ketentuan

    1. Untuk berpartisipasi dalam kontes, anda harus Membuka Akun Live atau menggunakan akun yang sudah ada, yang memenuhi persyaratan berikut:

      [*]jenis akun cent-MT4.DirectFX atau cent-MT4.Classic+;
      [*]mata uang akun USD (Dolar AS);
      [*]leverage 1:400;
      [*]akun diharuskan tidak memiliki posisi terbuka atau/dan pending order, kredit aktif, serta Welcome Bonus.

    2. Balance di akun harus tepat 10.000 (atau setara dengan 100 USD). Anda dapat mengisi ulang akun dengan opsi apa pun yang tersedia, termasuk transfer internal antar akun. Semua dana di akun tersebut dimiliki oleh klien secara keseluruhan!

    3. Selama kontes, transaksi balance akan diblokir: Deposit ulang, Penarikan dana dan Transfer internal tidak dapat dilakukan. Namu klien masih bisa untuk berhenti berpartisipasi dalam kontes dan semua pembatasan di akun akan dihilangkan.

    4. Daftar pair yang tersedia untuk diperdagangankan di akun kontes terbatas: Pair mata uang, Gold (XAUUSD) dan Silver (XAGUSD). Pair lain diblokir untuk akun kontes.

    5. Semua strategi trading atau robot/advisor diperbolehkan.

    6. Bonus Turnover akan tetap dihitung pada akun kontes, mitra tetap mendapat remunerasi dari turnover referral!

    7. Kontes diadakan selama 14 hari. Tanggal mulai dan tanggal akhir kontes, profit dan Turnover yang didapat, ditampilkan di Personal Area peserta di bagian Kontes.

    8. Hadiah dibagikan kepada pemenang sesuai dengan peringkat dalam dua nominasi: “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”.

    9. Peringkat untuk nominasi “Profit terbesar” dihitung secara otomatis berdasarkan Equity pada akun dalam periode tanggal mulai kontes dan nilai saat ini. Profit = Equity – 10.000.

    10. Peringkat untuk nominasi “Turnover tertinggi” dihitung secara otomatis berdasarkan order yang ditutup dalam periode kontes. Dalam hal ini, Turnover trading dalam USD yang dihitung hanya untuk order yang ditutup dengan cara penambahan turnover untuk dua transaksi: transaksi untuk pembukaan order dan penutupan order.

    Contoh:

    BUY 1 lot EURUSD (1 lot = 100,000 EUR) order dibuka pada harga 1.1257 dan ditutup pada 1.1283. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (100.000 * 1.1257) + (100.000 * 1.1283) = 225.400 USD

    SELL 5 lot USDJPY (1 lot = 100,000 USD) order dibuka pada harga 109.806 dan ditutup di 109.352. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (500.000 * 1) + (500.000 * 1) = 1.000.000 USD

    BUY 3.5 lot GBPUSD (1 lot = 100,000 GBP) order dibuka pada harga 1.2978 dan ditutup di 1.2985. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (350.000 * 1.2978) + (350.000 * 1.2985) = 908.705 USD

    11. Pemenang dalam nominasi “Profit terbesar” mendapatkan hadiah sebagai berikut:

      [*]Pemenang pertama = 400 USD
      [*]Pemenang kedua = 300 USD
      [*]Pemenang ketiga = 200 USD
      [*]Pemenang keempat = 100 USD
      [*]Pemenang kelima = 50 USD

    12. Pemenang dalam nominasi “Turnover tertinggi” mendapatkan hadiah sebagai berikut:

      [*]Pemenang pertama = 400 USD
      [*]Pemenang kedua = 300 USD
      [*]Pemenang ketiga = 200 USD
      [*]Pemenang keempat = 100 USD
      [*]Pemenang kelima = 50 USD

    13. Menurut hasil kontes, setiap peserta dapat menerima dua hadiah sekaligus sesuai dengan posisinya di kedua peringkat: “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”. Hadiah akan dikreditkan ke akun kontes pada hari penilaian kontes dan dapat di Withdraw.

    14. Setiap klien hanya diperbolehkan mengikutsertakan satu akun untuk mengikuti kontes! Jika ditemukan mengikutsertakan lebih dari satu akun, maka peserta akan dikeluarkan dari kontes. Dengan menerima ketentuan kontes, peserta setuju dengan hak perusahaan untuk mengeluarkan peserta dari partisipasi kontes kapan saja dan tanpa memberikan alasan.

    Untuk berpartisipasi dalam kontes, anda bisa klik link Ini

    Hormat kami,
    ForexChief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 1,111 through 1,125 (of 1,328 total)

You must be logged in to reply to this topic.