Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,168 replies, has 5 voices, and was last updated by  rahmatrabani 2 hours, 59 minutes ago.

Viewing 15 posts - 976 through 990 (of 1,169 total)
  • Author
    Posts
  • #6669

    jakaduriat
    Participant

                                                                        Menghindari Kerugian Dalam Forex Trading

    Sebenarnya, dalam semua bisnis, yang namanya loss atau rugi adalah hal yang biasa. Hanya saja, tentunya kita berusaha bagaimana supaya loss ini bisa kita minimalkan.

    Sebenarnya, dalam semua bisnis, termasuk dalam forex trading, yang namanya loss atau rugi adalah hal biasa. Hanya saja, tentunya kita berusaha bagaimana supaya loss ini bisa kita minimalkan sehingga secara umum account kita tetap bertumbuh dengan pertumbuhan positif. Jadi, kerugian yang saya maksud dalam judul artikel di atas adalah kerugian yang berlebihan.

    Secara teoritis, resiko kerugian dalam sebuah bisnis memang selalu ada. Dan dalam prakteknya, baik dari pengalaman pribadi mapun pengalaman teman trader lain, yang namanya posisi loss biasanya tetap saja ada, tak peduli seberapa ampuh sistem trading kita, meskipun dengan prosentase loss yang kecil. Oke, mari kita waspadai hal-hal berikut, agar anda bisa menghindari kerugian (yang berlebihan) dalam Forex Trading.

    Jangan Over-Trade
    Jangan trading berlebihan. Perhatikan ketahanan margin anda. Seorang teman trader bahkan menyarankan, selain memperhatikan margin, kuantitas open position juga tidak usahlah terlalu banyak.

    Sebagai patokan kira-kira, untuk scalping, trader cukup lakukan open position sekitar 10 posisi per hari. Sedangkan untuk day trader kurang lebih 2 kali sehari. Untuk swing trader bahkan lebih sedikit lagi.

    Jangan Over-Confident
    Percaya diri, terutama percaya pada analisis sendiri memang harus. Tapi, percaya diri yang berlebihan bisa menjadi bumerang. Terus terang, saya pernah kena Margin Call (MC) gara-gara terlalu percaya diri, main hantam membuka posisi buy di setiap level Fibonacci yang saya yakini bakal menjadi resisten. Ternyata? Harga terus melesat naik dan MC lah saya untuk yang ketiga kalinya. Hehehe..

    Jangan Terlalu Terpaku Pada Teknikal, Waspadai Juga News Release
    Bagi anda yang technicalist, boleh-boleh saja anda mengandalkan analisis teknikal maupun indikator. Tapi, ada baiknya tetap mewaspadai saat-saat news release. Menjadi technicalist bukan berarti anda nggak tahu apa itu dan kapan waktunya Nonfarm Payroll kan?

    Kalaupun anda tidak menyukai kondisi market yang terkadang memang menyimpang dari teknikal, setidaknya dengan mengetahui kapan saat news release kita bisa menjaga posisi yang masih terbuka, atau malah mungkin supaya tahu kapan harus menghindar dari market untuk sementara.

    Hanya Masuk Ke Market Bila Yakin (Trading by Moment)
    Kalo anda tidak yakin dengan kondisi market, atau anda merasa market sedang tidak menarik, ya sudahlah… nggak usah masuk market dulu. Misalnya kondisi market sedang sideways dan anda tidak menyukai kondisi sideways, tahan sajalah dulu untuk masuk market. Tunggu breakout dulu deh.

    Gunakan Selalu Stop Loss
    Banyak teman trader, terutama trader yang baru, tidak menyukai Stop Loss, karena mereka menganggap SL ini “mempercepat” kerugian dan bukannya “membatasi” kerugian. Menurut saya, itu sih bukan salah SL nya… tapi salah kita dalam menempatkan SL-nya.

    Trading tanpa SL memang terkadang menggiurkan, karena “seakan-akan” kita nggak pernah salah posisi. Tapi perlu sekali lagi saya ingatkan: hati-hati. Jika kita trading tanpa SL, maka sekalinya kita menyadari salah posisi, biasanya account kita sudah amblas.

    Cut Loss Bila Perlu
    Bila kita menyadari satu posisi yang jelas-jelas salah arah, jangan ragu lakukan cut loss. Jika anda merasa selalu ragu atau sayang untuk melakukan cut loss, maka kembali ke saran yang sebelumnya: gunakan selalu stop loss supaya posisi otomatis ter-closed bila mencapai kerugian tertentu.

    Jangan Pernah Berhenti Belajar
    Jangan pernah berhenti belajar trading forex, baik belajar secara teori, belajar dari kesalahan dan belajar dari pengalaman. Dan jangan lupa, nikmati proses belajar ini. Percaya deh…, trading is fun!

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6673

    jakaduriat
    Participant

                                                                          Berita (News) Forex Yang Sering Ditunggu

    Berikut ini adalah sebagian daftar news atau berita forex paling ditunggu oleh trader forex serta prakiraan pergerakan pip yang ditimbulkannya olehnya.

    Menantikan rilis berita atau news ekonomi yang berpengaruh pada forex memang mendebarkan. Lantas, news yang bagaimanakah yang sering ditunggu-tunggu oleh trader? Jawaban singkatnya, berita forex paling ditunggu adalah berita yang memberikan pengaruh besar pada pergerakan harga.

    Lalu, bagaimana caranya bisa tahu kalau berita forex paling ditunggu itu berpengaruh besar? Untuk mengetahui data-data paling penting dan paling ditunggu, seorang trader forex harus rajin mengamati kalender forex.

    Trading forex dengan gaya fundamental yang mengandalkan berita sebagai indikator utama, sering dibuat salah kaprah oleh banyak orang. Mayoritas trader pemula berpendapat bahwa trading forex berarti harus standby di depan chart 10 menit jelang rilis berita dan mengambil posisi saat berita dirilis.

    Padahal tidak sesederhana itu. Fundamental trading lebih dari sekedar menanti. Teknik trading fundamental secara garis besar memang mengambil news sebagai indikator utama, tapi bukan hanya satu news saja. News yang dijadikan analisis adalah news yang terpercaya dan memiliki news lain sebagai pendukungnya. Berita-berita semacam itulah yang layak dijadikan berita forex paling ditunggu.

    Rilis Berita Forex Paling Ditunggu Dan Pengaruhnya
    Data US Non-Farm Payrolls (NFP AS) contohnya, merupakan data statistik yang menghitung penambahan jumlah pekerjaan dalam sebulan terakhir di Amerika Serikat (AS). Data ini dihimpun oleh Departemen Tenaga Kerja AS dan dirilis setiap Jumat pertama tiap bulannya. NFP AS termasuk berita forex paling ditunggu oleh para trader.

    Data payroll AS sangat mempengaruhi pergerakan instrumen di pasar keuangan seperti pasar valuta asing, pasar saham, pasar obligasi dan juga pasar komoditi. Oleh karena itu para pelaku pasar di dunia sangat memperhatikan data ini.

    Sebagai informasi, NFP dan Unemployment Rate merupakan dua hal yang berbeda dari cara pengukurannya. Jadi belum tentu NFP bagus, Unemployment Rate juga bagus atau sebaliknya. Tapi memang logisnya, jika NFP bagus (naik), tingkat pengangguran juga bagus (turun). NFP menghitung perubahan jumlah orang yang bekerja di luar sektor pertanian, sedangkan Unemployment Rate menghitung persentase jumlah penduduk yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

    Apakah hanya NFP AS yang menjadi news paling ditunggu para trader? Tidak. Masih banyak lagi. Berikut ini adalah sebagian daftar berita forex paling ditunggu oleh trader forex serta prakiraan pergerakan pip yang terpengaruh olehnya.

    [INDENT]1. Nonfarm Payroll (Setiap Hari Jumat Awal Bulan).

      [*]Efek Pips : 100 – 200 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang : pair USD

    2. Trade Balance (Paling baik jam 20.30 WIB).

      [*]Efek Pips : 70 – 120 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang : pair USD

    3. Interest Rate Statements (Kebijakan Moneter dan Suku Bunga).

      [*]Efek Pips : lebih dari 100 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor, yaitu Dolar AS, Pounds, Yen, Dolar Australia, Dolar New Zealand, Swiss Franc, dan Dolar Kanada.

    4. Durable Goods Orders (Pesanan Barang Tahan Lama).

      [*]Efek Pips : 50 – 100 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang: pair Mayor

    5. Producer Price Index (PPI) dan PPI Excluding Food and Energy (Core PPI).

      [*]Efek Pips : 50 – 60 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang mayor
      [*]Mata uang: pair mayor

    6. Consumer Price Index (CPI) dan CPI Excluding Food and Energy (Core CPI).

      [*]Efek Pips : 50 – 100 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang Mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor

    7. Unemployment Rate (Tingkat Pengangguran)

      [*]Efek Pips : 30 – 50 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang Mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor

    [/INDENT]

    Saat Berita Forex Paling Ditunggu Malah Bikin Kelabu
    Adakalanya berita forex paling ditunggu justru mengecewakan. Contohnya, saat event Nonfarm Payroll di bawah ekspektasi, Dolar AS semestinya melorot, tetapi justru bullish. Trader yang sudah percaya diri pasang sell Dolar akhirnya gigit jari. Setelah ditelusuri, ternyata pertumbuhan gaji melonjak dan pasar forex lebih memperhatikan hal tersebut.

    Artinya, pergerakan harga yang diklaim dipicu oleh rilis berita fundamental tertentu, seringkali tidak sesuai “rumus” yang sudah dipahami. Menurut ulasan mengenai Cara Trading Forex Menggunakan Berita Fundamental, hal ini bukanlah karena berita fundamental tidak bisa dipercaya, melainkan karena respon pelaku pasar terhadap kabar tertentu itu akan bervariasi dari waktu ke waktu, dan aset investasi pun tak hanya satu.

    Lalu apa yang harus dilakukan? Jangan pernah berpatokan pada satu rilis berita saja. Pertimbangkan indikator-indikator lain yang berhubungan dengannya. Lebih bagus lagi jika trader juga memiliki pemahaman analisa teknikal. Harus diakui bahwa bagi trader yang mengandalkan analisa fundamental sekalipun, indikator teknikal tetap dibutuhkan untuk mengidentifikasi entry dan exit yang tepat.

    Tips Sederhana Trading Dengan Berita Forex Paling Ditunggu
    Perlu diingat bahwa mengandalkan news saja untuk memperhitungkan harga adalah langkah yang tidak disarankan. Untuk itu, sambil menunggu rilis ada baiknya lakukan tips-tips berikut:

      [*]Untuk menghindari resiko slippage atau loncatan harga pada saat rilis berita yang penting, sebaiknya buka posisi beberapa saat setelah rilis berita tersebut. Kurang lebih 15-30 menit pasca rilis.
      [*]Menentukan risk/reward ratio dan memasang trailing stop.
      [*]Hanya berkiblat pada sumber berita yang fundamental yang akurat, bukan rumor yang tak jelas asal muasalnya.
      [*]Menyesuaikan jam pada kalender forex dengan waktu bagian Indonesia sesuai dengan tempat Anda bertrading.

    Demikian, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Apabila Anda saran atau tambahan, silakan sampaikan pada kolom komentar di bawah.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6674

    jakaduriat
    Participant

                                                                          Berita (News) Forex Yang Sering Ditunggu

    Berikut ini adalah sebagian daftar news atau berita forex paling ditunggu oleh trader forex serta prakiraan pergerakan pip yang ditimbulkannya olehnya.

    Menantikan rilis berita atau news ekonomi yang berpengaruh pada forex memang mendebarkan. Lantas, news yang bagaimanakah yang sering ditunggu-tunggu oleh trader? Jawaban singkatnya, berita forex paling ditunggu adalah berita yang memberikan pengaruh besar pada pergerakan harga.

    Lalu, bagaimana caranya bisa tahu kalau berita forex paling ditunggu itu berpengaruh besar? Untuk mengetahui data-data paling penting dan paling ditunggu, seorang trader forex harus rajin mengamati kalender forex.

    Trading forex dengan gaya fundamental yang mengandalkan berita sebagai indikator utama, sering dibuat salah kaprah oleh banyak orang. Mayoritas trader pemula berpendapat bahwa trading forex berarti harus standby di depan chart 10 menit jelang rilis berita dan mengambil posisi saat berita dirilis.

    Padahal tidak sesederhana itu. Fundamental trading lebih dari sekedar menanti. Teknik trading fundamental secara garis besar memang mengambil news sebagai indikator utama, tapi bukan hanya satu news saja. News yang dijadikan analisis adalah news yang terpercaya dan memiliki news lain sebagai pendukungnya. Berita-berita semacam itulah yang layak dijadikan berita forex paling ditunggu.

    Rilis Berita Forex Paling Ditunggu Dan Pengaruhnya
    Data US Non-Farm Payrolls (NFP AS) contohnya, merupakan data statistik yang menghitung penambahan jumlah pekerjaan dalam sebulan terakhir di Amerika Serikat (AS). Data ini dihimpun oleh Departemen Tenaga Kerja AS dan dirilis setiap Jumat pertama tiap bulannya. NFP AS termasuk berita forex paling ditunggu oleh para trader.

    Data payroll AS sangat mempengaruhi pergerakan instrumen di pasar keuangan seperti pasar valuta asing, pasar saham, pasar obligasi dan juga pasar komoditi. Oleh karena itu para pelaku pasar di dunia sangat memperhatikan data ini.

    Sebagai informasi, NFP dan Unemployment Rate merupakan dua hal yang berbeda dari cara pengukurannya. Jadi belum tentu NFP bagus, Unemployment Rate juga bagus atau sebaliknya. Tapi memang logisnya, jika NFP bagus (naik), tingkat pengangguran juga bagus (turun). NFP menghitung perubahan jumlah orang yang bekerja di luar sektor pertanian, sedangkan Unemployment Rate menghitung persentase jumlah penduduk yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

    Apakah hanya NFP AS yang menjadi news paling ditunggu para trader? Tidak. Masih banyak lagi. Berikut ini adalah sebagian daftar berita forex paling ditunggu oleh trader forex serta prakiraan pergerakan pip yang terpengaruh olehnya.

    [INDENT]1. Nonfarm Payroll (Setiap Hari Jumat Awal Bulan).

      [*]Efek Pips : 100 – 200 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang : pair USD

    2. Trade Balance (Paling baik jam 20.30 WIB).

      [*]Efek Pips : 70 – 120 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang : pair USD

    3. Interest Rate Statements (Kebijakan Moneter dan Suku Bunga).

      [*]Efek Pips : lebih dari 100 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor, yaitu Dolar AS, Pounds, Yen, Dolar Australia, Dolar New Zealand, Swiss Franc, dan Dolar Kanada.

    4. Durable Goods Orders (Pesanan Barang Tahan Lama).

      [*]Efek Pips : 50 – 100 pips
      [*]Negara : USA
      [*]Mata uang: pair Mayor

    5. Producer Price Index (PPI) dan PPI Excluding Food and Energy (Core PPI).

      [*]Efek Pips : 50 – 60 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang mayor
      [*]Mata uang: pair mayor

    6. Consumer Price Index (CPI) dan CPI Excluding Food and Energy (Core CPI).

      [*]Efek Pips : 50 – 100 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang Mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor

    7. Unemployment Rate (Tingkat Pengangguran)

      [*]Efek Pips : 30 – 50 pips
      [*]Negara : Negara-negara asal mata uang Mayor
      [*]Mata uang : pair Mayor

    [/INDENT]

    Saat Berita Forex Paling Ditunggu Malah Bikin Kelabu
    Adakalanya berita forex paling ditunggu justru mengecewakan. Contohnya, saat event Nonfarm Payroll di bawah ekspektasi, Dolar AS semestinya melorot, tetapi justru bullish. Trader yang sudah percaya diri pasang sell Dolar akhirnya gigit jari. Setelah ditelusuri, ternyata pertumbuhan gaji melonjak dan pasar forex lebih memperhatikan hal tersebut.

    Artinya, pergerakan harga yang diklaim dipicu oleh rilis berita fundamental tertentu, seringkali tidak sesuai “rumus” yang sudah dipahami. Menurut ulasan mengenai Cara Trading Forex Menggunakan Berita Fundamental, hal ini bukanlah karena berita fundamental tidak bisa dipercaya, melainkan karena respon pelaku pasar terhadap kabar tertentu itu akan bervariasi dari waktu ke waktu, dan aset investasi pun tak hanya satu.

    Lalu apa yang harus dilakukan? Jangan pernah berpatokan pada satu rilis berita saja. Pertimbangkan indikator-indikator lain yang berhubungan dengannya. Lebih bagus lagi jika trader juga memiliki pemahaman analisa teknikal. Harus diakui bahwa bagi trader yang mengandalkan analisa fundamental sekalipun, indikator teknikal tetap dibutuhkan untuk mengidentifikasi entry dan exit yang tepat.

    Tips Sederhana Trading Dengan Berita Forex Paling Ditunggu
    Perlu diingat bahwa mengandalkan news saja untuk memperhitungkan harga adalah langkah yang tidak disarankan. Untuk itu, sambil menunggu rilis ada baiknya lakukan tips-tips berikut:

      [*]Untuk menghindari resiko slippage atau loncatan harga pada saat rilis berita yang penting, sebaiknya buka posisi beberapa saat setelah rilis berita tersebut. Kurang lebih 15-30 menit pasca rilis.
      [*]Menentukan risk/reward ratio dan memasang trailing stop.
      [*]Hanya berkiblat pada sumber berita yang fundamental yang akurat, bukan rumor yang tak jelas asal muasalnya.
      [*]Menyesuaikan jam pada kalender forex dengan waktu bagian Indonesia sesuai dengan tempat Anda bertrading.

    Demikian, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Apabila Anda saran atau tambahan, silakan sampaikan pada kolom komentar di bawah.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6676

    rahmatrabani
    Participant

    Sejarah selalu berulang. Para technician (sebutan untuk trader ber”haluan” analisis teknikal) menemukan bahwa pergerakan harga cenderung membentuk pola-pola tertentu. Pola-pola ini pun memiliki kecenderungan berulang dari masa ke masa. Dengan demikian, berulangnya pola-pola tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan ke mana arah pergerakan harga selanjutnya berdasarkan “sejarah” yang tercatat ketika pola-pola yang sama muncul di masa lalu.

    Analisis teknikal bisa jadi sangat subyektif. Dua orang analis yang mencermati chart yang sama bisa saja memiliki pandangan yang berbeda. Ini bisa terjadi karena keduanya memiliki style yang berbeda. Subyektivitas ini sedikit-banyak bisa diantisipasi dengan dasar analisis teknikal yang mantap. Hal yang penting saat ini adalah Anda memahami prinsip dasar analisis teknikal dulu, sehingga nanti akan lebih mudah memahami analisis teknikal yang lebih kompleks seperti analisis teknikal berdasarkan teori Fibonacci atau John Bollinger.

    #6678

    jakaduriat
    Participant

                                                                                     Trading Forex vs Saham

    Trader pemula dan berpengalaman punya banyak opsi untuk dipilih: bagaimana cara trading, di mana melakukannya, dan apa yang diperdagangkan. Ketika memulai di bursa, trader sering kali harus membuat pilihan antara bursa saham atau pasar valuta asing.

    Mekanisme trading di pasar forex dan saham hampir sama. Harga didasarkan pada suplai dan permintaan (supply and demand), dengan jenis transaksi yang sama. Namun, perbedaan di antara keduanya sangat signifikan. Mari kita lihat perbedaan antara trading di pasar Forex dan juga saham.

    Aset
    Forex adalah pasar over-the-counter internasional, tempat mata uang diperjualbelikan. Pasangan mata uang adalah instrumen dasar perdagangan Forex. Pelaku pasar keuangan juga bekerja dengan logam mulia. Saham, kontrak berjangka, obligasi, opsi diperdagangkan di bursa saham. Dalam istilah sederhana, bursa saham mencakup perdagangan sekuritas jenis apa pun, sementara di pasar Forex – perdagangan mata uang.

    Pasar Trading

    Semua bursa saham didasarkan pada pertukaran. Pasar trading-nya adalah bursa saham, yang berlokasi di pusat-pusat keuangan terbesar dunia. New York Stock Exchange (NYSE), NASDAQ, Tokyo Stock Exchange adalah beberapa bursa saham utama.

    Tidak seperti pasar saham, pasar Forex adalah pasar independen dan tidak memiliki lokasi spesifik. Transaksi dilakukan melalui platform trading khusus.

    Jam kerja
    Bursa saham bekerja menurut jadwal tertentu. Berbeda dengan pasar valas di mana Anda dapat berdagang 24 jam 5 hari, perdagangan saham hanya tersedia 8 jam dalam sehari bergantung jadwal kerja bursa saham. Jadi, investor dari berbagai negara di dunia seringnya harus menyesuaikan jam kerja dan zona waktu dengan bursa saham tertentu. Trader Forex bisa memilih waktu yang paling cocok untuk trading.

    Aksesibilitas pasar
    Anda dapat mulai trading bahkan dengan jumlah minimum di pasar valuta asing. Ini menjadikan trading forex lebih mudah diakses bagi spekulator dengan modal awal kecil. Sedangkan di bursa saham situasinya berbeda dan perdagangan saham memerlukan modal yang jauh lebih besar.

    Sebagai tambahan, membuka akun, menarik dan mendepositkan dana lebih mudah dilakukan dibandingkan proses yang lebih rumit di pasar saham.

    Pialang Forex sering menawarkan berbagai bonus bagi nasabah mereka, memberi trader peluang meningkatkan profit dan mendapat hadiah berharga. Sebagai contoh, saat ini Obral Eksklusif Isra Miraj sedang berlaku di JustForex. Maka, Anda dapat membuka akun ECN Zero dan Standard dengan diskon 50% hingga 30 April 2019.

    Likuiditas
    Forex merupakan pasar finansial terbesar dan terpopuler di dunia. Pasar ini dianggap pasar likuiditas tinggi dengan volume besar. Dibanding pasar saham, volume trading di bursa valuta asing jauh lebih tinggi. Ini berarti Anda dapat menjual atau membeli mata uang apa pun di Forex hanya dalam waktu beberapa detik.

    Leverage
    Leverage memungkinkan akses ke pasar keuangan dengan modal kecil. Trading Forex biasanya punya rasio leverage lebih tinggi, sementara di pasar saham angka ini jauh lebih tinggi.

    Misalnya, jika Anda menginvestasikan $100 dengan leverage 1:500, Anda dapat beroperasi dengan total $50,000. Sehingga dalam hal ini kemungkinan di Forex menjadi lebih besar. Namun, perlu diingat bahwa di satu sisi penggunaan leverage finansial berpotensi profit dan di sisi lain, berpotensi rugi.

    Analisis
    Trading Forex melibatkan prakiraan pergerakan harga, mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi: tingkat inflasi, tingkat suku bunga bank sentral, data PDB, dll. Ketika trading saham, Anda perlu memantau aktivitas organisasi itu sendiri.

    Komisi
    Komisi dasar di Forex adalah spread – perbedaan antara harga jual dan beli. Berbeda dengan pialang saham, mereka tidak mengenakan komisi tambahan atau biaya transaksi.

    Pasar mana yang lebih baik? Untuk memilih antara Forex dan bursa saham, Anda perlu mempertimbangkan perbedaan di antara kedua pasar ini. Likuiditas tinggi, batas masuk rendah, dan juga jam kerja sepanjang hari di pasar Forex membuatnya menarik bagi para spekulator. Secara umum, setiap bursa menyediakan peluang bagus. Forex dan saham menarik serta dapat menghasilkan profit stabil, namun pilihan akhir ada di tangan Anda.

    SUMBER : forexindonesia.org

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6680

    jakaduriat
    Participant

                                                                                             Trading Forex Algoritmis

    Trading algoritmis adalah trading menggunakan robot atau adviser, algoritme matematis yang dapat memprediksi perilaku pasangan mata uang dengan akurasi tinggi. Adviser trading masa kini sedang sangat disukai karena trading terautomasi menghemat waktu, usaha, dan kegelisahan karena tidak memerlukan pengetahuan pasar mendalam dan bahkan pemula dapat menggunakannya dengan mudah. Namun bisakah trading algoritmis dapat dianggap sebagai alat belajar Forex yang ideal? Mari kita cari tahu.

    Trading Algoritmis dimulai di awal 2000-an. Mungkin aneh, tetapi robot trading awalnya dibuat bukan untuk mendapat profit maksimum melainkan untuk mengautomasi eksekusi order besar. Pada awalnya, dana investasi dan dana reksa, bank, dan investor berlembaga, yang tidak bersedia menanggung risiko ekstra saat berurusan dengan uang besar, menggunakan algoritme ini. Dahulu mereka perlu mengontak perusahaan tertentu yang memiliki karyawan sangat berpengalaman dan berkualifikasi yang spesialisasinya adalah membuka order. Tapi menggunakan perantara sangat menyulitkan, jadi ketika para programmer membangun mesin otomatis untuk membuka transaksi, order rumit menjadi jauh lebih mudah. Dan walaupun komisi untuk menggunakan mesin tersebut lebih tinggi daripada biaya jasa perantara, itu tetap menguntungkan.

    Lalu industri robot trading mulai berkembang dan muncullah program spesial yang dikhususkan secara langsung untuk trading Forex. Ini adalah robot trading berdasarkan sebagian strategi menguntungkan.

    Baca juga : Cara Trading Selama 2 Jam/Hari dan Menghasilkan Profit

    Sekarang ini terdapat dua jenis trading algoritmis: mekanik dan terautomasi. Trading algoritmis mekanik adalah cara trading yang ketika robot memberi sinyal trading, berdasarkan analisis pasar, trader sendiri yang memutuskan untuk mengikuti sinyal atau tidak. Trading terautomasi sepenuhnya menghilangkan trader dari trading proses: adviser melakukan semuanya – membuka dan menutup posisi berdasarkan algoritme yang dimasukkan di dalamnya.

    Keuntungan trading algoritmis
    1. Bekerja 24 jam
    Tentu saja, trader tidak dapat trading terus-menerus. Seberapa pun kerasnya ia bekerja, pasti butuh setidaknya 8 jam untuk tidur dan istirahat yang menyehatkan. Ditambah pekerjaan lain, tugas rumah tangga, berkomunikasi dengan keluarga, tersisa waktu yang sangat sedikit untuk trading. Lagipula, Forex menawarkan situasi menguntungkan untuk menghasilkan trading yang menguntungkan dan sebagian besar trader melewatkannya, namun robot trading bekerja 24 jam sehari. Robot tidak punya bisnis lain dan tidak perlu beristirahat, maka bahkan ketika di pukul 3 pagi ada peluang sangat bagus untuk membuka posisi yang bagus, adviser pasti akan memanfaatkannya.

    2. Tanpa emosi

    Setiap trader bergantung pada emosi, di level besar maupun kecil. Rasa takut, tidak aman, atau sebaliknya, percaya diri, kehebohan, serakah – inilah yang mencegah trader untuk sukses dalam trading. Trading algoritmis memungkinkan untuk menghilangkan faktor manusia karena sistem terautomasi bertindak hanya berdasarkan aturan strategi yang menjadi dasarnya. Secara umum, jika ada trader paling disiplin di dunia, maka adviser trading-lah “orangnya”.

    3. Peluang luas
    Trader biasa sulit untuk bekerja dengan berbagai indikator dan pasangan mata uang; Anda harus memilih 1-2 aset market dan beberapa alat analisis teknikal yang paling mudah digunakan. Trading algoritmis amat memperluas peluang menghasilkan, karena robot dapat bekerja dengan indikator dan pasangan mata uang dalam jumlah berapa pun. Satu-satunya perbedaan kecil hanyalah perlu membuat pengaturan yang benar dan menyesuaikan strategi trading algoritmis dari waktu ke waktu.

    4. Tidak butuh pengalaman
    Bahkan mereka yang masih belum punya pengetahuan memadai di bidang trading dapat mulai menghasilkan dengan bantuan adviser. Karena pada akhirnya, sistem terautomasi melakukan semuanya, bukan trader, yang tidak harus mempelajari semua nuansa trading.

    Kekurangan trading algoritmis
    Namun tentunya, tidak ada hal yang berjalan selancar dan sesederhana itu, begitu pun dengan trading algoritmis yang juga punya kelemahan.

    Pertama, robot tidak bisa beradaptasi ulang. Robot bekerja dengan baik di periode-periode ketika situasi pasar tidak berubah, tetapi begitu terjadi hal yang tidak diduga, algoritme gagal. Ketika muncul faktor fundamental dan bukan teknikal, adviser terus bekerja dengan cara yang sama, yang sudah tidak efektif untuk kondisi baru di pasar. Profitabilitas adviser turun ketika muncul data ekonomi bagus atau jelek yang tak terduga, ketika situasi politik berubah di suatu negara, ketika terjadi bencana alam, yang memengaruhi kurs dan seterusnya. Dalam kasus-kasus seperti ini, pikiran manusia yang cerdik jauh lebih diperlukan.

    Kedua, tidak mudah menemukan robot trading yang benar-benar andal. Menurut statistik, dari sekian banyak penawaran di Internet, hanya 10-15% yang layak, sisanya adalah adviser yang tidak bekerja atau skema penipuan. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan robot trading, maka pilihlah hanya yang ditawarkan oleh pengembang andal.

    Ngomong-ngomong, ada pendapat umum bahwa adviser berbayar lebih baik daripada yang gratis: lagipula, ada harga, ada rupa. Namun dalam praktiknya tidak selalu seperti itu. Ada kasus-kasus di mana adviser gratis yang berdasarkan strategi cukup sederhana dengan konfigurasi tepat dapat memberi hasil bagus. Dan ada juga robot mahal yang cepat menghabiskan deposit.

    Yang lebih penting, banyak pialang Forex melarang trading dengan expert adviser. Tidak mudah menemukan pialang baru yang mencari peluang untuk trading menggunakan algoritme Anda, namun itu bisa diperbaiki. Sebagai contoh, pialang JustForex mengizinkan trading dengan gaya dan strategi apa pun.

    Jadi, apakah “worth it” menggunakan algoritme untuk trading?
    Tentu saja, dengan semua keuntungan adviser, Anda tidak dapat bergantung sepenuhnya pada hal itu, maka para ahli tidak merekomendasikan trading menggunakan mode otomatis secara terus-menerus. Pilihan terbaik adalah menggabungkan trading manual dan algoritmis serta memakai robot sebagai petunjuk dan alat untuk diversifikasi risiko. Tidak ada model matematis yang dapat sepenuhnya menggantikan manusia, pikirann, pengetahuan, dan kemampuannya untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan pasar yang volatil.

    SUMBER : forexindonesia.org

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6685

    rahmatrabani
    Participant

    Money manajemen adalah hal yang paling krusial dan point penting yang bisa membedakan antara trader professional dan trader amatiran. Tidak percaya ? hal tersebut mampu membuktikan bahwa pada suatu riset, jika ada 100 trader yang memulai trading dengan sama-sama menggunakan sistem dengan rasio profit hanya 60% saja, hanya akan ada di bawah 10 trader saja yang mampu memiliki akun dengan reward yang berlipat ganda di akhir periode waktu portofolionya. Terlepas dari sistem yang hanya mampu profit 60% saja, sekitar lebih dari 90% trader-trader tersebut kehilangan uang mereka karena strategi plan money manajemen yang asal-asalan. Sebagian besar trader tidak mengerti dan tidak mau tahu seberapa penting point ini, MONEY MANAJEMEN.

    #6686

    jakaduriat
    Participant

                                         Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

    Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu beristirahat, lalu Senin datang lagi dan minggu kerja baru pun datang. Banyak trader yang mengkhawatirkan pertanyaan ini: “Apa yang akan terjadi hari Senin besok?” Apa yang terjadi selama akhir miggu? Sebaiknya saya membiarkan trading tetap terbuka di hari Jumat atau menutupnya? Mari kita cari jawabannya.

    Trading Forex di hari Jumat memungkinkan dan diperlukan, namun di waktu yang sama, Anda harus ingat beberapa hal yang bisa melindungi dari kerugian deposit yang tidak diinginkan. Anda juga bisa membiarkan trading tetap terbuka selama akhir pekan, tapi perhatikan beberapa poin yang akan kita bahas.

    Penutupan pasar hari Jumat
    Hal pertama yang harus dipertimbangkan ketika trading Forex di hari Jumat adalah waktu penutupan pasar Forex. Waktu persis dari terminal Anda dapat ditemukan di jendela Market Watch:

    Di sebagian besar kasus, trading selesai saat jam menunjukkan pukul 23:59. Sebagian pialang menutup trading satu atau dua jam sebelum tengah malam. Anda dapat menemukan informasi persis tentang penutupan sesi seminggu pialang Anda dari situs web atau bertanya ke tim dukungan tentang hal ini.

    Takut adanya perbedaan/gap
    Anda mungkin mengetahui bahwa berita memengaruhi trading di pasar valuta asing. Tapi berita Forex hari Jumat adalah cerita lain. Beberapa peristiwa yang terjadi di hari tersebut bisa mengejutkan pasar. Contohnya, ketika trading dollar AS, Anda harus membiasakan diri dengan kalender berita dan terutama memperhatikan waktu di sekitar pukul 15:30 (GMT+3).

    Di AS khususnya, berita penting dirilis pada Jumat pertama bulan tersebut – NonFarm Payrolls: jumlah pekerjaan baru di sektor nonpertanian selama bulan yang lalu. Di kalender, berita seperti ini ditandai dengan tiga titik merah (atau ikon lain). Lebih baik Anda tidak trading pada hari ini dan disarankan untuk menutup posisi terbuka sebelum berita tersebut keluar.

    Banyak trader takut karena rilis berita penting atau alasan lain, di hari Senin pasar akan dibuka dengan perbedaan besar, yang akan merugikan saldo. Ketakutan akan perbedaan tradisional di awal minggu perdagangan membuat trader mengambil keputusan, setidaknya di Jumat malam. Perbedaan harga kadang sampai belasan poin, yang secara kritis memengaruhi trading terbuka. Profesional dengan deposit besar yang trading dalam jangka panjang biasanya tidak memperhatikan hal sepele seperti ini, perbedaan 30-50 poin dianggap sebagai kebisingan pasar.

    Kapan saya bisa membiarkan order terbuka di akhir pekan?
    Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

    Agar tidak takut dengan adanya perbedaan, akan berguna untuk menjalankan taktik jangka menengah Anda dalam jumlah kecil, misalnya di akun Standard atau Mini dari JustForex. Kami juga punya beberapa kiat mengenai cara agar tidak takut dengan perbedaan harga dan membiarkan order terbuka selama akhir pekan:

    – selalu atur Stop Loss dan Take Profit;
    – tutup order menguntungkan saja di hari Jumat, perbaiki yang lain di awal minggu baru;
    – tutup order hanya dengan sinyal dari sistem trading Anda dan, jika perlu, biarkan terbuka selama akhir pekan.

    Pilihan terakhir sepertinya paling masuk akal jika ada rugi mengambang/floating loss pada transaksi saat ini tapi Anda yakin bahwa berdasarkan TS transaksi itu nantinya akan menghasilkan profit. Jika deal saat ini menguntungkan tapi harga belum mencapai Take Profit, maka lebih baik untuk menutup deal.

    Baca juga : Cara Trading Selama 2 Jam/Hari dan Menghasilkan Profit

    Kita perlu menilai situasi fundamental di akhir pekan: rapat bisnis yang mungkin diadakan, kemungkinan komentar dari figur politik atau keuangan, statistik mungkin dirilis (misalnya, di Tiongkok) – faktor-faktor ini, dan juga peristiwa dan berita tak terduga, membentuk perbedaan harga hari Senin.

    Apa pun kasusnya, penghasilan yang stabil di jaringan tergantung pada psikologis Anda, keyakinan pada strategi, dan kemampuan trading di pasar. Sebaliknya, jangan melakukan trading dalam situasi yang tidak dapat Anda prediksi.

    SUMBER : forexindonesia.org

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6691

    jakaduriat
    Participant

                                                     Faktor yang Memengaruhi Pasar Cryptocurrency Saat Ini

    Cryptocurrency mengacu kepada mata uang digital yang dlindungi teknologi cryptographic. Saat ini, cryptocurrency adalah salah satu kelas aset trading yang tumbuh paling cepat, mewakili kemungkinan-kemungkinan yang bagus untuk menghasilkan profit.

    Cryptocurrency dicirikan oleh pertumbuhan dan penurunan harga bertahap, dan juga perubahan yang tiba-tiba. Seperti aset lain, harga cryptocurrency didorong oleh berbagai faktor. Harga tergantung pada suplai dan permintaan di pasar. Namun terdapat juga faktor-faktor lain yang memengaruhi pergerakan harga cryptocurrency.

    Apa saja yang memengaruhi harga cryptocurrency?

    1. Suplai dan permintaan. Pertama-tama, harga cryptocurrency tergantung pada keseimbangan suplai dan permintaan – ini adalah hukum pasar. Ketika cryptocurrency populer dan banyak permintaan, harganya akan naik. Begitu juga sebaliknya, jika penawaran tinggi sedangkan permintaan rendah, harga akan turun. Perubahan cepat dalam keseimbangan suplai dan permintaan mengakibatkan harga naik dan turun. Lompatan di grafik mendorong trader untuk membeli atau menjual.

    Mata uang digital tunduk pada volatilitas tinggi, yang menjadikannya alat yang cocok untuk trading. Nilai tukar berfluktuasi secara konstan. Dalam waktu hanya sehari, mata uang digital apa pun dapat naik sebanyak 10-15% atau bahkan harganya menjadi dua kali lipat.

    Baik investor besar maupun trader kecil yang ingin menghasilkan uang dari fluktuasi harga memperdagangkan crypto. Salah satu cara termudah untuk mulai mengenal cryptocurrency adalah dengan membuka akun trading di pialang forex. Kebanyakan pialang menawarkan nasabahnya untuk trading dengan mata uang digital. JustForex menawarkan kepada nasabahnya untuk berdagang 13 pasang cryptocurrency dengan spread bersaing dari 0, dan leverage hingga 1:3.

    2. Regulasi cryptocurrency. Salah satu faktor terpenting saat ini yang dapat memengaruhi situasi secara serius di pasar cryptocurrency. Berita tentang pelarangan mata uang digital tertentu atau industri secara keseluruhan serta diakuinya Bitcoin sebagai alat pembayaran memengaruhi harga.

    3. Berita infrastruktur. Semua yang membuat Bitcoin lebih dekat dan penggunaan yang lebih mudah memengaruhi harga pasar dengan mudah. Kemunculan ATM crypto, kolaborasi dengan sistem pembayaran terbesar, dukungan pembayaran bitcoin oleh perusahaan retail terbesar atau kafe dan restoran – informasi jenis ini memiliki efek besar pada dinamika pasar dan kenaikan harga.

    4. Serangan peretas/hacker. Tidak ada hal bagus yang dapat diharapkan dari berita seperti ini. Laporan tentang peretasan seringkali mendorong penurunan harga. Pasar merespons secara instan dan intensitasnya tergantung pada otoritas situs yang diserang.

    5. Listing koin di bursa teratas. Listing cryptocurrency, dan juga delisting, adalah penyebab perubahan harga yang tidak dapat dihindari. Informasi bahwa ada cryptocurrency baru akan ditambahkan di bursa meningkatkan minat pada mata uang itu. Dalam sebagian besar kasus, menambahkan cryptocurrency ke bursa menyebabkan peningkatan popularitas, dan selanjutnya likuiditas cryptocurrency. Listing adalah peristiwa positif yang dapat membawa kenaikan harga. Delisting hampir selalu sebuah tanda penurunan signifikan.

    Sering dapat diketahui bahwa begitu ada koin baru muncul di pasar cryptocurrency, koin ini menarik banyak investor yang ingin menghasilkan uang dari kenaikan tajam harga. Perlu diingat bahwa kenaikan ini hanya singkat.

    6. Berita di media. Volatilias harga cryptocurrency sebagian besar berdasarkan hype yang seringnya menjaga minat tetap tinggi. Penurunan harga tajam dapat dipengaruhi oleh sebuah postingan di media sosial dan ujaran orang terkenal di dunia cryptocurrency yang disengaja. Di bidang cryptocurrency, berita benar-benar punya pengaruh signifikan pada situasi di pasar.

    Namun, berita bisa jadi palsu. Dalam keadaan demikian, investor akan menjadi minus. Untuk mencegah ini, pialang JustForex menyarankan untuk hanya menggunakan sumber berita yang diverifikasi, serta analisis berita pada beberapa sumber karena bisa saja Anda menemukan pernyataan yang tidak didukung.

    SUMBER : forexindonesia.org

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6695

    jakaduriat
    Participant

                                            Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

    Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company mulai menjual saham, banyak yang meniru langkahnya. Sebagian besar dari peniru itu mengecewakan investor mereka karena tidak dapat mengimbangi kekuatan dunia korporasi pertama. Orang lain membuat pilihan yang cerdas dan berinvestasi pada galangan kapal dan pelabuhan – infrastruktur yang digunakan East India Company. Tidak semuanya sukses tapi tingkat kesuksesannya tetap tinggi.

    Sejak itu, kita melihat terjadinya California Gold Rush, Florida Real Estate Bubble, Stock Market Bubble of 1929, Stock Market Bubble of 1987, Dotcom Bubble, dan banyak lagi gelembung kecil lain. Satu-satunya kelompok yang menghasilkan uang dari setiap gelembung adalah pemilik toko, broker real estate, pialang, dan penyedia domain

    Gelembung saat ini dibangun di sekitar cryptocurrency dan sebagian orang mengatakan gelembung ini sudah pecah. Namun, masih ada cara untuk menghasilkan uang darinya tanpa berinvestasi di crypto itu sendiri.

    Mengapa Investasi Tidak Bekerja di Crypto

    Investasi perlu tumbuh dalam nilainya seiring waktu. Dan cryptocurrency tidak melakukannya lagi. Sejak Januari 2018, harganya telah turun secara tajam. Ada kalanya crypto berusaha menciptakan bullrush, tapi belum ada satu pun yang berhasil.

    Secara keseluruhan, jika Anda belum berinvestasi di crypto sebelum Desember 2017, Anda mungkin ada di zona merah saat ini.

    Bahkan mereka yang berinvestasi di industri cryptocurrency pun tidak merasa aman. Ribuan ICO ternyata merupakan scam/penipuan; yang lainnya gagal dan tutup diam-diam. Sedikit saja yang menghasilkan sesuai tujuan mereka tapi tetap tidak dapat bertahan dalam ekonomi yang bearish. Investor sekarang waspada terhadap crypto dan pada saat ini tidak ada jalan untuk menarik uang ke pasar.

    Masih ada orang yang berinvestasi di crypto sambil berharap akan naik, tapi mereka tidak sepenuhnya masuk akal. Walaupun bullrush berikutnya sepertinya sudah di tikungan, hanya ada sangat sedikit bukti pendukung. Namun demikian, ada cara lain untuk mendapat profit dari cryptocurrency.

    Trading Crypto Sebagai Cara Menghasilkan Uang
    Pasar cryptocurrency masih memiliki total kapitalisasi sebesar 130 miliar USD — uang sejumlah ini masih aktif berputar. Tidak seperti pasar logam mulia, masih terus terjadi banyak trading — dan Anda dapat menghasilkan uang dari trading itu.

    Bahkan ada cara untuk berdagang di pasar yang sedang turun — dengan cara yang disebut short-trading. Satu-satunya masalah adalah Anda perlu mitra yang punya Bitcoin dalam jumlah besar. Dengan kata lain, Anda perlu pialang.

    Cara Berdagang Bitcoin Dengan Efektif
    Trading cryptocurrency tidak dikembangkan sebagai jenis trading lain. Sebagian besar bursa masih menggunakan software khusus yang tidak punya fitur seperti delayed orders atau trailing stop loss. Software yang memiliki fitur itu, seperti Coinbase Pro, punya keterbatasan sendiri — yakni, Anda harus merupakan warga negara AS untuk membuka akun.

    Saat ini, cara terbaik berdagang cryptocurrency adalah via kanal Forex — para pialang sudah menyelesaikan semua masalah itu jauh hari. Sebagian besar broker menggunakan MetaTrader 4 dan software canggih lainnya yang membuat trading jauh lebih mudah dan tidak terlalu berisiko. Kekurangannya, Anda tidak memiliki cryptocurrency yang Anda perdagangkan dengan mereka — yang mungkin akan menjadi masalah jika Anda tiba-tiba memutuskan untuk berinvestasi.

    Jika Anda tidak punya keraguan mengenai hal ini — silakan cek akun cryptocurrency JustForex. Sistem mereka sangat stabil dan cepat, meminimalkan slippage. Tapi, yang paling penting, mereka mengizinkan Bitcoin shorting dan membuat mudah trading di pasar menurun.

    Buka akun di JustForex sekarang juga dan mereka akan menggandakan deposit Anda. Alternatifnya, Anda dapat membuka akun demo dan menguji pemahaman trading sebelum memasuki ajang pertempuran.

    SUMBER : forexindonesia.org

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6705

    jakaduriat
    Participant

                                                   Jangan Remehkan Dampak Slippage, Lengah Langsung MC!

    Tak banyak trader memahami perkara slippage, padahal itu bisa mengakibatkan margin call seketika. Simak bermacam jenis order untuk mengatasi slippage berikut.

    Ini nih, kalau cerita soal slippage belum tentu semua trader udah familiar. Malah jangan-jangan sudah ada yang trading sampai bertahun-tahun tapi masih belum “ngeh” kapan dan bagaimana dampak slippage mampu mempengaruhi performa mereka

    Pengertian dari slippage adalah saat order kita terpenuhi (filled/executed) pada harga berbeda dengan harga permintaan. Nah, selanjutnya bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasi dampak slippage akan dikupas lebih dalam artikel ini.

    Slippage Bisa Menjadi Kawan Atau Lawan Anda
    Meskipun harga meleset, bukan berarti kita akan selalu dirugikan setiap kali slippage terjadi. Broker yang bekerja sama dengan penyedia likuiditas (ECN/STP) pada umumnya akan memberikan harga terbaik berikutnya selama likuiditas masih tersedia.

    Contoh kemungkinan dampak slippage adalah sebagai berikut;

    Slippage positif, misalnya Anda memasang order buy untuk pair EUR/USD pada harga 1.1300. Pada waktu order ditransmisikan harga penawaran terbaik tiba-tiba berubah ke 1.1290 (10 pip di bawah harga permintaan kita), otomatis harga akan tereksekusi pada harga lebih baik di 1.1290.
    Slippage negatif, order sama seperti di atas dengan perbedaan harga penawaran terbaik mendadak berubah ke 1.1310 (10 pip di atas permintaan). Harga akan tereksekusi pada harga lebih buruk di 1.1310.
    Apa Penyebab Terjadinya Slippage?
    Slippage bisa saja terjadi, terutama pada saat kondisi pasar sedang tidak seimbang. Maksudnya, jumlah volume trading dan permintaan harga antara buyer dan seller terpaut jauh.

    Kasusnya seperti ini. Misalnya kita akan memasang posisi (menggunakan stop order) pada pasangan EUR/USD saat rilis data NFP (non-farm payroll). Diketahui berikutnya, NFP AS lebih baik daripada ekspektasi.

    Pasar mereaksi laporan tersebut dengan sangat cepat, hingga jumlah posisi short (sell) berlipat-lipat ganda dibanding posisi long (buy). Hal tersebut akan membuat EUR/USD langsung terjerembab hingga ratusan pip nyaris secara instan. Jika posisi sell-stop Anda berada agak jauh dari harga opening setelah rilis berita tadi, eksekusi posisi short sudah mengalami slippage sebesar perubahan mendadak itu pula.

    [/url][/url]

    Kalaupun kita tidak menggunakan stop order (hanya melakukan order market instan), kemungkinan besar spread sudah melebar sedemikian jauhnya. Tentu dengan kondisi tadi trader akan berpikir dua kali sebelum membuka posisi.

    Bagaimana Cara Mengatasi Dampak Slippage?
    Bagi sebagian besar trader, terutama trader pemula, biasanya tidak menyadari bahwa slippage telah terjadi karena pada kondisi pasar normal harga jarang meleset (jikapun ada maka hanya beberapa pip saja). Namun, jika Anda sebagai news trader mencoba hal serupa tanpa mengetahui dampak slippage, bersiaplah terkena margin call seketika.

    Sebenarnya, slippage tidak bisa kita kontrol sepenuhnya karena hal tersebut berada 100% di tangan pasar (atau “digawangi” oleh broker, jika broker Anda adalah Market Maker). Hanya saja, kita masih bisa mengurangi risiko dengan cara menggunakan metode berikut:

    A) Limit Order

    Umumnya kita menggunakan limit order untuk membuka posisi baru atau menutup posisi profitable yang telah berjalan. Limit order hanya akan tereksekusi pada harga permintaan kita atau lebih baik.

    Misalnya kita menggunakan buy limit order pada harga permintaan 1.1301 maka harga hanya akan tereksekusi pada harga 1.1301 atau di bawahnya. Jika harga tersedia tidak sama dengan harga permintaan atau lebih baik maka buy limit tidak akan tereksekusi. (Baca artikel berikut untuk memahami jenis – jenis order lebih lanjut)

    B) Market Order Deviation Range

    Beberapa broker menyediakan fitur agar harga permintaan kita tereksekusi dengan toleransi slippage sebesar input yang kita inginkan.
    market deviation range

    Jika Anda mengisikan maksimum deviasi sebesar 3 pip, maka harga akan masih tereksekusi selama slippage hanya sebesar atau kurang dari 3 pip. Di luar batas deviasi tadi, harga permintaan tidak akan tereksekusi.

    Setelah membaca artikel ini, diharapkan pembaca sebagai trader tidak lagi kebingungan (atau bahkan panik) ketika harga tiba-tiba tereksekusi jauh dari harga permintaan. Oh iya, jika Anda punya saran lebih baik untuk mengatasi dampak slippage silahkan juga berikan dalam bentuk komentar di artikel ini.

    Selamat bertrading!

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6706

    jakaduriat
    Participant

                                                                          Cara Mengatasi Emosi Dalam Trading

    Emosi trading dapat dikesampingkan pada saat kita mengambil keputusan untuk buka posisi jual atau beli. Tanpa kecemasan, kita dapat meraih profit dengan konsisten.

    Mengatasi rasa emosi dalam trading adalah hal yang wajib dilakukan, karena di saat rasa emosi sudah menguasai diri kita, transaksi terasa semakin memanas dan kita ingin segera mendapatkan hasil yang lebih besar tanpa memikirkan risiko. Pemahaman akan emosi ini bisa terjadi saat kita loss, profit, maupun saat kita memakai sistem tertentu (robot trading).

    Ingatkah Anda bagaimana kondisi emosi trading sewaktu pertama kali membuka posisi Buy atau Sell di akun Live? Bisa jadi waktu itu, emosi trading sedang berada di puncak tertinggi (euforia) karena berhasil meraih profit untuk pertama kalinya. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata posisi trading pertama tersebut sudah mengambang dengan nilai minus?

    Saat menghadapi posisi trading dengan nilai floating minus, seorang trader harus berani mengambil keputusan untuk menentukan sampai kapan posisi tersebut harus dipertahankan. Masalahnya, saat emosi trading belum terlatih, trader pemula umumnya dikuasai oleh kepanikan. Ujung-ujungnya, akun trading pertama malah terkena Margin Call.

    Kenapa Emosi Trading Itu Buruk?

    Dari sekian banyak jenis emosi yang mungkin Anda kenal, hanya ada 2 kategori emosi utama yang wajib diwaspadai: ketakutan (fear) and greed (keserakahan).

    Setiap trader pada dasarnya selalu berharap bahwa posisinya akan mendapat keuntungan. Lumrah jika pemula hanya membayangkan skenario terbaiknya saja. Karena itu, posisi Entry biasanya dibiarkan berjalan tanpa target profit atau batasan kerugian. Mereka tidak ingin membatasi keuntungan dengan TP, atau tidak menggunakan SL karena bersikeras harga masih bisa berbalik saat posisi merugi. Jika tindakan-tindakan ini dilakukan tanpa dasar analisa yang jelas, maka emosi trading greed-lah yang telah mempengaruhi keputusan trader untuk melakukannya. Kategori emosi trading ini biasanya juga berkaitan dengan overconfident (terlalu percaya diri).

    Di sisi lain, ada juga emosi trading yang menyebabkan pemula cepat-cepat menutup posisi, yakni fear. Ketika harga bergerak searah dengan posisi (skor hijau), emosi trading membuat pemula khawatir kalau harga akan berbalik arah, jadi mereka terburu-buru menutup posisi trading untuk melikuidasi keuntungan. Sebaliknya, ketika harga bergerak melawan posisi (skor merah), trader pemula yang kelewat khawatir akan langsung menutup posisi karena takut kerugiannya makin membengkak. Padahal, harga bisa saja hanya bergerak dalam koreksi dan kembali ke arah yang sesuai dengan posisi tradingnya tak lama kemudian.

    Sekarang bayangkan jika kebiasaan-kebiasaan buruk di atas diteruskan. Profit tak bisa konsisten, dan loss pun tak dapat dijaga sesuai batas toleransi. Lama-kelamaan, akun trading bakal terkikis dan kehabisan dana. Itulah kenapa, emosi trading efeknya negatif selama bertrading.

    Bertrading Itu 1% Kecerdasan, 99% Manajemen Emosi Trading

    Sebenarnya, setiap orang mampu bertrading karena tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kegiatan trading di pasar Forex. Artinya, apapun latar belakang pendidikan atau berapapun besar modal Anda, setiap individu memiliki peluang untuk mendapat keuntungan di pasar Forex.

    Memang benar setiap orang punya peluang untuk mendulang profit dengan bertrading Forex, tapi hanya trader berpengalaman saja yang benar-benar bisa menangguk keuntungan secara konsisten. Hal ini karena bagi mereka, transaksi valas (Forex) dasarnya adalah manajemen emosi melalui aplikasi sistem trading dan disiplin.

    Tanpa adanya manajemen emosi, trading Forex akan selalu dipengaruhi penilaian-penilaian subyektif yang bisa mendatangkan kerugian besar. Bahkan jika dipetakan, manajemen emosi ini menguasai 99% skill yang dibutuhkan dalam trading. Sedangkan keahlian trading itu sendiri? Hanya mendapat jatah 1%.

    Lantas bagaimana cara melakukan manajemen emosi dengan aplikasi sistem trading dan disiplin?

    Sistem Trading Membantu Kita Mengatasi Emosi Trading

    Aplikasi sistem trading tidak menuntut IQ tinggi, karena penggunaannya dapat menyesuaikan gaya trading dan metode analisa (teknikal atau fundamental) masing-masing individu. Garis besarnya, sistem trading adalah panduan bagaimana cara mengeksekusi order Buy atau Sell dengan meminimalisir intervensi emosi.

    Intervensi emosi trading di sini maksudnya adalah keterlibatan emosi trader saat berusaha menentukan posisi trading berdasarkan kondisi pasar terkini. Trader pemula umumnya belum memiliki sistem trading mapan, sehingga mereka sekedar mengeksekusi order Buy atau Sell begitu sinyal trading muncul, tanpa mempertimbangkan peraturan (Entry Rules) atau kondisi pasar.

    Akibatnya, setelah posisi trading terkini terlanjur mengakumulasi kerugian, mereka menjadi panik dan tak dapat mengambil keputusan obyektif untuk mengatur berapa besar batas kerugian yang dapat ditoleransi.

    Supaya tak lagi terjebak pada kondisi seperti tadi, mari kita pelajari bagaimana mengatur emosi trading dengan sistem trading, yang berisi panduan pembukaan posisi jual atau beli dan aturan Money Management. Karena setiap peraturan ini bersifat objektif, maka emosi trading bisa ditekan hingga tak ada intervensi sama sekali.

    Berikut adalah komponen-komponen sistem trading:

    a. Entry & Exit Rules
    Komponen pertama dalam sistem trading adalah Entry Rules atau peraturan-peraturan untuk buka posisi. Panduan tersebut berfungsi untuk menyaring sinyal-sinyal trading yang muncul dari proses analisa (teknikal atau fundamental). Kalau ada sinyal trading muncul tapi tidak memenuhi peraturan, maka posisi tidak akan dibuka, sekalipun sinyal “tampak” meyakinkan. Ingat, kata kunci di sini adalah “tampak” yang mencerminkan subjektivitas. Ketika hasil analisa Anda masih diwarnai kata-kata seperti demikian, maka ada pengaruh emosi yang bermain di dalamnya.

    Berikutnya, Exit Rules adalah peraturan kapan posisi trading sudah boleh ditutup. Exit Rules membantu trader untuk menargetkan keuntungan atau membatasi kerugian dengan Stop Loss tanpa intervensi emosi trading. Dengan begitu, profit dapat diraih dengan konsisten.

    b. Money Management
    Money Management adalah metode untuk mengukur berapa besar bagian dari modal yang dapat diperdagangkan pada setiap posisi trading. Dengan metode tersebut, Anda sudah mengetahui persis batas kerugian maksimal seandainya harga bergerak melawan posisi trading atau keuntungan yang akan diraih saat penutupan posisi.

    Money Management memungkinkan setiap posisi trading dapat dibiarkan berjalan dengan risiko terkontrol. Dengan kata lain, aturan ini bisa membantu Anda mencari target Take Profit dan Stop Loss sebagai bagian dari Exit Rules. Anda pun tidak perlu lagi merasakan emosi trading negatif seperti kecemasan saat mengawasi chart terus menerus.

    Disiplin Menyingkirkan Pengaruh Emosi Trading
    Apa gunanya memiliki sistem trading jika tak bisa dijalankan secara disiplin? Kenyataannya, banyak pemula yang sudah berkomitmen bakal menggunakan sistem trading untuk menghindari intervensi emosi, tapi masih saja sering mangkir dari aturan-aturan sistemnya. Akibatnya, perilaku trading akan kembali ke saat seperti mereka belum memiliki sistem.

    Bertindak memang tidak semudah yang direncanakan dan dikatakan. Bagi pemula yang belum pernah tahu rasanya loss karena kurang disiplin, melanggar sistem trading akan sangat mudah untuk dilakukan. Penyebabnya lagi-lagi adalah emosi trading. Bukan hanya mereka yang belum punya sistem trading, emosi juga bisa menjangkiti para pemula yang tengah menjalankan sistem trading. Hal ini karena kondisi pasar forex yang tak menentu dan mudah memancing emosi trader.

    Solusinya? Pahami sejak awal bahwa kurang disiplin terhadap sistem trading akan membawa konsekuensi fatal. Selain itu, ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi emosi trading ketika trader sudah menjalankan sistem:

      [*]Cobalah untuk menginvestasikan waktu menganalisa rumor pasar, sebelum melakukan transaksi perdagangan. Mengetahui kejelasan arah pasar akan membuat lebih yakin dan tenang.
      [*]Jangan terlalu overconfident! Lebih baik masuk dengan 1 lot daripada 2 lot jika itu nanti akan membebani pikiran.
      [*]Jangan terlalu memaksakan diri untuk ikut dalam transaksi, jika tidak yakin dengan arah pergerakan pasar. Lebih baik menunggu atau menunda bertransaksi daripada salah posisi yang mengakibatkan emosi dan psikologi terpengaruh.
      [*]Saat melihat gejolak harga, jangan panik dan mengikuti pola pikir pasar yang sebenarnya bisa ditebak. Coba gunakan panduan berikut untuk

    bisa selangkah lebih maju dari pelaku pasar lain yang emosi tradingnya mengikuti pola ini:

    Siklus emosi trading
    Usahakan untuk membangun psikologi pemenang! Selalu disarankan untuk bisa menang paling tidak 3 kali dalam perdagangan forex. Hal ini untuk membangun psikologi pemenang (winner), bukan pecundang (loser). Seorang petinju yang menang dalam pertandingan perdananya akan membawa dampak psikologi juara dalam pertandingan berikutnya.
    Buat target harian, Close posisi jika sudah sesuai target.
    Selalu kondisikan diri dalam situasi senyaman mungkin di kala masuk market. Manusia dikaruniai 3 keutamaan yang dianugerahkan oleh sang maha pencipta yakni, akal untuk berfikir, hati untuk berdoa, dan waktu. Untuk itu, gunakanlah ketiga anugerah dari Tuhan tersebut sebaik-baiknya.

    Kesimpulan
    Mengambil keputusan untuk mengeksekusi Order jual atau beli membutuhkan sistem trading yang dijalankan dengan disiplin, untuk mengesampingkan emosi trading. Saat kita memiliki peraturan untuk membuka dan menutup posisi, dan memiliki pemahaman bahwa disiplin terhadap sistem trading itu wajib diterapkan, maka kita tidak perlu lagi cemas atau panik seandainya harga bergerak di luar ekspektasi awal.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6708

    jakaduriat
    Participant

                                                               Membentuk Cara Berpikir Yang Profitable

    ukses seorang trader sangat ditentukan oleh cara berpikirnya. Jika persepsi psikologi trading kita salah, maka kita tak akan menghasilkan profit yang memadai.

    Adalah suatu kenyataan yang tak terhindarkan bahwa sukses seorang trader sangat ditentukan oleh cara berpikirnya. Jika persepsi psikologi trading kita salah, maka kita tak akan menghasilkan hasil yang memadai. Sayangnya banyak trader yang telah mengabaikan hal ini dan kurang menyadari bahwa dengan cara berpikir yang benar dalam trading akan membawa sukses. Sebaik apapun strategi yang diterapkan tanpa psikologi trading yang benar akan sulit mencapai hasi yang diharapkan.

    Banyak trader yang tidak menyadari kenyataan bahwa mereka trading dengan cara pikir yang sesungguhnya mencegah mereka sendiri untuk memperoleh profit. Mereka mungkin berpikir bahwa dengan menemukan indikator trading yang selalu tepat dalam memprediksi pergerakan harga pasar secara otomatis akan selalu memperoleh profit dalam trading.

    Sukses dalam trading adalah hasil akhir dari kebiasaan trading yang terbentuk, dan kebiasaan adalah hasil akhir dari psikologi trading. Langkah-langkah berikut adalah cara membentuk psikologi trading yang profitable sebagai wawasan Anda dalam menggeluti pasar forex.

    Langkah 1: Ekspektasi yang Realistis
    Langkah pertama adalah ekspektasi yang realistis terhadap trading forex. Misalnya, Anda tidak harus keluar dari pekerjaan atau bisnis yang sedang Anda tekuni dan beralih total ke trading forex dengan ekspektasi profit yang besar setiap bulannya. Cara itu kurang bijak dan bisa disebut sebagai ekspektasi yang berlebihan.

    Ekspektasi berlebihan yang lain adalah dengan seringnya membuka posisi (over-trade) dan menerapkan leverage yang terlalu tinggi (over-leverage) untuk memperoleh profit yang besar dalam waktu singkat, tanpa menerapkan risk management yang sesuai dan terencana. Untuk menghindari ekspektasi semacam itu, cobalah untuk memperhatikan point-point berikut :

    Gunakan dana yang menganggur untuk trading.
    Dana yang menganggur maksudnya dana yang bukan untuk biaya hidup sehari-hari dan Anda rela jika dana tersebut hangus. Bagaimana jika tidak punya dana yang nganggur? Ya, cobalah trading pada demo account dulu sampai punya dana yang benar-benar nganggur.

    Jangan pernah mencoba trading dengan menggunakan dana yang menyebabkan Anda emosional dalam trading. Anda harus selalu berasumsi bahwa berapapun banyaknya dana dalam account trading Anda akan bisa menyusut, bahkan ludes sama sekali.

    Pastikan bahwa Anda bisa tidur nyenyak setiap harinya.
    Masih berkaitan dengan dana yang menganggur, tapi yang ini lebih pada resiko yang berani kita tanggung dalam tiap posisi trading. Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak oleh karena memikirkan besarnya loss yang mungkin Anda alami, maka Anda perlu meninjau ulang risk management dan trading plan Anda yang cocok diterapkan, sesuai dengan banyaknya dana dalam account trading Anda. Terapkan risk/reward ratio yang realistis, jangan over-leverage dan over-trade.

    Tahu bahwa setiap posisi trading adalah independen.
    Setiap posisi trading yang kita buka adalah independen terhadap posisi sebelumnya.

    Banyak trader yang ketika membuka posisi baru masih terpengaruh oleh nuansa posisi trading sebelumnya. Nuansa euforia atau percaya diri yang berlebihan sering dialami jika telah memperoleh profit besar atau profit yang berturut-turut, demikian pula perasaan “dendam” acap muncul setelah loss yang cukup banyak. Hal ini terbawa dalam cara open atau closing posisi yang mengulang cara yang sama ketika profit pada posisi sebelumnya, atau berlawanan dengan cara open atau closing pada posisi terdahulu. Ini keliru.

    Jika kita tahu pada kenyataan bahwa setiap posisi baru yang kita buka adalah sebuah ‘titik nol’ baru, maka kita tidak akan terlalu emosional dan berpikir obyektif. Open Posisi baru selayaknya menggunakan pertimbangan logis, bukan semata membalas dendam kekalahan sebelumnya.

    Langkah 2: Kesabaran
    Kesabaran adalah faktor utama dalam trading. Trader yang sarat pengalaman tahu bahwa hanya dengan beberapa kali trade dalam sebulan akan bisa menghasilkan profit yang memadai, dan dalam jangka panjang dicapai hasil trading yang konsisten. Beberapa point dalam trading mereka adalah :

    Trading pada time frame daily.
    Pada time frame daily kita bisa melihat gambaran pasar secara praktis dan menyeluruh dengan cukup relevan karena noise atau kesalahan sinyal relatif sedikit dibanding dengan time frame rendah semisal 15 menit atau 5 menit. Selain itu, trading dengan time frame rendah akan membuat trader lebih mudah tergoda untuk sering masuk pasar.

    Memang diperlukan kesabaran untuk mencermati dan menanti sinyal trading yang valid dalam daily chart, tetapi hasil trading yang kita peroleh dalam jangka panjang akan konsisten, dan kita tidak harus berulangkali masuk pasar setiap hari.

    Mengutamakan kualitas daripada kuantitas trading.
    Trader yang menggunakan metode price action selalu berlaku seperti seorang penembak jitu yang menunggu mangsanya. Hanya jika telah muncul sinyal price action yang valid pada time frame daily-nya, barulah membuka posisi trading. Mungkin dia tidak trading dalam beberapa hari dan hanya mengamati pergerakan harga.

    Menggunakan “peluru” trading dengan bijak.
    Kesabaran akan mendorong kebiasaan trading yang positif, sementara cara emosional menyebabkan kebiasaan negatif dalam trading. Dengan membiasakan diri untuk bersabar dalam mengantisipasi pergerakan harga pasar seperti penjelasan pada point sebelumnya, kita akan bisa lebih bijak dalam menggunakan “peluru” trading dan tidak menghamburkan peluru-peluru tersebut dengan seringnya kita masuk pasar.

    Langkah 3: Catatan Analisa Pasar dan Rencana Trading yang Terpadu.
    Sebelum merencanakan untuk membuka posisi trading, seharusnya kita telah mempunyai catatan analisa kondisi pasar, trading plan dan jurnal trading atau catatan semua hasil serta evaluasi trading kita. Semakin matang kita merencanakan trading kita berdasarkan pemahaman pada catatan tersebut semakin tinggi pula probabilitas profit kita.

    Anda bisa membuat trading plan dengan menambahkan, misalnya komentar mingguan Anda mengenai kondisi pasar beserta rekomendasi trading yang Anda buat sendiri.

    Jurnal trading penting untuk evaluasi hasil trading yang telah kita lakukan; sejauh mana kita benar-benar disiplin dalam menerapkan metode trading dan menjalankan rencana yang telah kita tetapkan. Mungkin Anda menganggap kurang penting atau membuat jurnal yang asal-asalan. Tetapi, jika kebetulan Anda seorang trader yang mentransaksikan dana dari investor, maka pasti sering diminta untuk menjelaskan trading plan dan jurnal trading, atau evaluasi dari statement hasil trading investor tersebut.

    Langkah 4: Tidak Ragu Pada Metode Trading yang Telah Dipilih
    Trader yang berpengalaman selalu menasehatkan agar jangan menggunakan uang beneran jika Anda belum mempunyai metode trading yang benar-benar Anda percaya dan telah teruji, agar Anda tidak ragu dalam setiap kali Anda trading. Ini karena keraguan akan membentuk cara berpikir yang negatif dalam trading.

    Belajarlah membentuk cara pikir yang profitable dalam demo account terlebih dahulu dengan benar, dan pilih metode trading yang efektif dan telah teruji. Hindari masuk pasar dengan untung-untungan atau gambling. Jika Anda memang ragu untuk masuk pasar, usahakan selalu mengacu pada metode trading Anda.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6711

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                4 Tip Untuk Entry Yang Akurat

    Strategi entry yang terukur dan effisien akan menentukan keberhasilan trading dalam jangka panjang. Karenanya, dengan tip-tip berikut, Anda akan bisa meningkatkan hasil trading.

    Entry sangat penting dan menentukan hasil akhir dalam trading forex. Metode entry yang terukur dan effisien akan menentukan keberhasilan trading dalam jangka panjang. Namun demikian, banyak trader yang menganggap entry adalah hal yang mudah dilakukan dan tidak mencari kemungkinan entry yang terbaik untuk memperoleh hasil trading yang optimal.

    Entry yang tepat akan memberikan potensi risk/reward yang lebih baik termasuk penempatan stop loss yang memadai. Berikut 4 tip untuk entry yang bisa membantu memperbaiki hasil trading bila diterapkan dengan konsisten:

    1. Menggunakan Limit Order Untuk Akurasi Level Entry
    Sebuah limit order adalah pending order yang ditentukan diatas atau dibawah harga pasar sekarang tergantung dari arah trading yang Anda lakukan. Jika Anda trading long (akan membuka posisi buy) maka Anda bisa membuka entry limit buy dibawah harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak turun hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order buy akan tereksekusi. Sebaliknya jika Anda trading short (akan membuka posisi sell) maka Anda bisa membuka entry limit sell diatas harga pasar sekarang. Jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi.

    Selain limit order, pilihan lain untuk pending order adalah stop order, yaitu stop buy order dan stop sell order. Jika Anda trading long, maka Anda bisa membuka entry stop buy di atas harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi, dan sebaliknya untuk stop sell order.

    Namun demikian dari pengalaman trader, pada stop order sering terjadi slippage atau loncatan harga, sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang lebih mahal ketika buy dan harga yang lebih rendah ketika sell. Slippage biasanya terjadi ketika volatilitas pasar sedang tinggi dan hanya pada stop order (stop buy maupun stop sell), oleh sebab itu trader lebih merekomendasikan limit order ketika menggunakan fasilitas pending order.

    Limit order memungkinkan Anda mendapatkan harga entry yang akurat sesuai dengan yang diinginkan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah entry limit order pada retracement 50% dari sinyal trading (misal pin bar) karena probabilitas penerusan trend pada level tersebut biasanya tinggi, dengan demikian Anda bisa menempatkan level stop (stop loss) dengan jarak yang sekecil mungkin hingga diperoleh risk/reward ratio yang tinggi.

    2. Set Up Trade Pada Penutupan Pasar (New York Close)
    Trader forex mengasumsikan harga penutupan adalah harga ketika pasar New York tutup. Pada saat itu hanya pasar Selandia Baru yang baru mulai buka dan volume perdagangan relatif sangat rendah. Untuk menghindari ‘noise’ pasar Anda bisa melakukan analisa dan setup pada sekitar waktu tersebut, menentukan level-level resistance dan support yang penting, melihat sinyal trading yang mungkin terjadi dan memperkirakan trend pergerakan harga pada hari berikutnya. Untuk analisa sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame daily.

    3. Konfluensi TLS (Trend, Level, Signal)
    Konfluensi atau kecocokan antara trend yang sedang terjadi, level-level kunci (support atau resistance penting) dan sinyal trading akan memberikan probabilitas keberhasilan yang cukup tinggi. Berikut beberapa contoh entry dengan prinsip konfluensi TLS:

    4 Tip Untuk Entry Yang

    Pada chart GBP/USD daily diatas support penting 1.66679 sebagai level kunci. Trend jelas tampak sedang bullish, dan rejection pin bar yang membentuk formasi doji pada level support tersebut adalah sinyal buy. Level terendah pin bar tersebut berada sekitar 50% dari retracement pergerakan uptrend sebelumnya. Dengan demikian konfluensi TLS telah terpenuhi. Kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit buy pada level retracement 50% (saat harga mulai retrace).

    Pada chart XAG/USD daily di atas, trend tampak jelas sedang bearish, dan rejection pin bar yang terbentuk pada level resistance penting (level kunci) tersebut adalah sinyal untuk sell. Level tertinggi pin bar sekitar 50% dari retracement pergerakan downtrend sebelumnya. Konfluensi TLS telah terpenuhi, dan kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit sell pada level retracement 50% saat harga mulai retrace ke arah atas.

    4. Checklist Untuk Entry Dan Evaluasi
    Buatlah checklist untuk menentukan kriteria entry, seperti level-level support atau resistance yang dianggap penting, sinyal trading yang probabilitasnya tinggi, estimasi level entry, risk/reward ratio dan lainnya. Checklist ini juga untuk evaluasi hasil trading sebagai acuan atau untuk diperbaiki pada trade berikutnya. Checklist diperlukan untuk mempermudah mengenali karakteristik pergerakan pasangan mata uang yang Anda tradingkan.

    SUMBER : http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6712

    jakaduriat
    Participant

                                                           Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

    Robot Trading Forex (EA) adalah alat yang dapat bertrading forex secara otomatis. Sebelum memakainya, ada keunggulan dan kelemahan EA yang perlu Anda tahu.

    Autotrading Robot atau yang sering disebut dengan istilah “Expert Advisor” (EA), adalah sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell ataupun buy di forex market. Robot Trading Forex (EA) disini bukan secara fisik. Tetapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa Anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri untuk Anda.

    Bicara soal EA, tidak akan ada habisnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan trading manual. Supaya jelas pangkal dan ujungnya, yuk kita kupas apa saja sih keunggulan dan kelemahan Robot Trading.

    Inilah beberapa keunggulan Robot Trading yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan ganti menggunakan EA:

    a. Multi-tasking.
    Robot Trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tadi jelas melampaui batas kemampuan manusia, tetapi mudah-mudah saja dilakukan EA. Namun, perlu diingat, tidak semua Robot Trading Forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatannya juga.

    keunggulan robot trading forex

    b. Tak terpengaruh emosi.
    Dalam kondisi market apapun, Robot Trading Forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan Stop Loss dan Take Profit persis seperti rumusan programnya.

    Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaliknya, cemas menghadapi harga yang tak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa jadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.

    c. Aktif 24/7, non-stop.
    Selama terkoneksi dengan VPS, Robot Trading Forex dapat bekerja sepanjang hari, non-stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, Robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market, kapanpun. Dengan kata lain, kalau Anda menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun Anda sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.

    robot trading forex aktif 24/7

    d. Performa trading dapat diuji.
    Karena Robot selalu konsisten mengikuti standar pemogramannya, maka performa trading-nya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum Anda membeli Robot Trading Forex, pastikan dulu bahwa laporan kinerjanya baik.

    Mau beli robot EA tapi pusing membuktikan performa-nya? Tak usah bingung-bingung, artikel ini akan memberikan Anda bukti performa nyata robot trading Forex dengan mudah dan sederhana

    e. Fitur-fitur baru terus diperbarui dan berkembang.
    Seiring berkembangnya proses pengembangan Robot Trading Forex, semakin banyak fitur-fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting).

    Supaya Anda dapat menikmati fitur-fitur tercanggih, cari developer robot trading Forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, Robot Trading akan selalu terbaharukan dengan fitur-fitur terbaru.

    Kelemahan Robot Trading Forex
    Tak ada gading tak retak, robot trading Forex pun memiliki kekurangan, antara lain:

    a. Memakan biaya tambahan.
    Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, Anda juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Dan percayalah, semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula biayanya. (Baca juga: Robot Trading Forex (EA) vs Manual)

    b. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu.
    Sewaktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tadi nama kerennya adalah news trading, dan biasanya dilakukan oleh para scalper. Namun, kegiatan tersebut resikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal; kalau lagi beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau buntung maka isi akun bisa ludes seketika.

    Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya “cara berpikir” robot trading didesain secara linear (lurus notok, tidak neko-neko), sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.

    c. Menuntut ketrampilan khusus untuk mengaturnya.
    Eh, siapa bilang kalau sudah pakai Robot Trading Forex (EA) tidak perlu pengetahuan apa-apa soal trading? Justru karena proses trading berjalan full otomatis, maka di saat-saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, Anda adalah orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.

    Karena alasan itu, disarankan untuk menggunakan Robot Trading Forex jika Anda memang sudah cukup berpengalaman trading dan memiliki ketajaman intuisi dalam mengetahui kapan kondisi market tak kondusif.

    Kedua, Anda juga paling tidak harus mengerti mengenai istilah-istilah dalam IT dan penggunaan software untuk dapat meng-install dan merawat robot trading Forex. Hal tersebut perlu dipelajari agar robot EA tetap berjalan sesuai dengan prosedur.

    d. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan Robot Trading Forex.
    Sekali lagi, EA dapat mengirim puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan Robot Trading Forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tadi, bisa saja server broker mengalami lag atau bahkan freeze.

    Untuk menghindari lag dan freeze server, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading Forex pada tipe akun atau pair tertentu.

    SUMBER :www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 976 through 990 (of 1,169 total)

You must be logged in to reply to this topic.