Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 104 replies, has 2 voices, and was last updated by  jakaduriat 2 days, 7 hours ago.

Viewing 15 posts - 76 through 90 (of 105 total)
  • Author
    Posts
  • #4050

    jakaduriat
    Participant

    Yuk Mengenal Istilah-Istilah Dalam Forex Trading
    bookmarkBelajar Forex access_time3 months ago personRicardo Ellis chat_bubble0
    Dunia forex trading merupakan salah satu bisnis investasi yang membutuhkan pengetahuan dan juga pembelajaran yang terus menerus, jika ingin sukses di dunia forex. Belajar forex trading dengan mudah dapat dilakukan secara online maupun dengan membaca buku-buku yang ada baik di toko maupun ebook yang ada di dunia maya. Salah satu yang perlu dipelajari dalam forex trading adalah mengenai istilah dalam trading.

    Istilah-Istilah dalam Forex

    Bagi kalian yang baru tahu atau baru dengar dengan kata Forex, berikut adalah beberapa istilah penting yang sering muncul diambil dari forum forex:

    Forex
    Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange atau pertukaran mata uang asing. Forex merupakan investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Jika seseorang melakukan transaksi di money changer atau bank antara dua mata uang asing, misal Rupiah dan USD, maka transaksi tersebut diistilahkan transaksi forex spot di mana jual beli terjadi di tempat dan searah. Sedangkan ada juga istilah transaksi forex non-spot di mana terjadi jual beli kontrak mata uang secara tidak langsung serah terima barang, hanya kontrak saja.

    Robot Forex
    Robot forex atau biasa disebut juga sebagai robot EA (Expert Advisor) adalah sebuah istilah yang cukup banyak muncul juga di berbagai forum trading. Di Indonesia, ada banyak robot forex gratis yang bisa kita dapatkan di berbagai situs maupun forum trading. Robot EA ini bisa melakukan beberapa perintah berhubungan dengan proses trading di pasar forex. Robot forex gratis tersebut juga bisa melakukan analisa terhadap pergerakan harga yang sedang terjadi. Sebagai pengguna robot EA tersebut, kita hanya perlu memantau dan cek sesekali pada progres yang telah robot EA itu lakukan.

    Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard/ Regular
    Lot adalah satuan ukuran untuk forex, sama halnya beras ukurannya kilogram atau air ukurannya liter. 1 Lot = 500 lembar saham di dunia saham. 1 Lot juga bernilai sama dengan 10.000 mata uang bersangkutan. Contoh: 1 Lot USD/JPY = 10.000 USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut kontrak mini. Sedangkan untuk kontrak standard/regular 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan.

    Margin
    Margin dalah jaminan dalam trading forex atau bisa juga dianggap sebagai uang muka pembelian rumah.

    Leverage
    Leverage adalah daya ungkit dalam trading forex. Leverage berfungsi sebagai rasio untuk menentukan berapa margin yang diperlukan dalam transaksi.

    Buy
    Buy berarti membeli. Umumnya beli di saat harga murah.

    Sell
    Sell berarti menjual. Umumnya menjual di saat harga mahal.

    Order dan Posisi
    Order berarti pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu. Ketika ada kesesuaian dari dua belah pihak, misal A order dengan harga 1.000 dan di saat itu ada B jual dengan harga 1.000 juga, maka status ‘order’ akan berubah menjadi ‘posisi’. Konsep unik yang biasa dilakukan dalam forex trading adalah ketika ingin menjual kembali posisi yang sudah dimiliki (tutup poisisi), maka dapat dilakukan dengan melakukan order kembali tapi berlawanan arah (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya).

    Floating Loss/Profit dan Realized
    Floating loss bisa diartikan kerugian sedangkan floating profit adalah keuntungan yang didapatkan saat proses trading. Namun dikarenakan kata ‘floating’, maka profit atau loss itu masih mengambang dan masih bisa berubah jika ada kenaikan atau penuruan harga. Ketika dalam trading kita menutup sebuah posisi, maka status ‘floating’ akan berubah menjadi ‘realized’ yang berarti nyata.

    Pip
    Pip adalah nilai 1 poin naik atau turun pada pergerakan harga. Untuk kontrak mini nilai 1 poin adalah $1, sedangkan untuk kontrak standard nilai 1 poin adalah $10.

    Analisa Teknikal
    Analisa teknikal adalah pengukur pergerakan harga sehingga para trader bisa memprediksi dan mengambil keputusan ingin Buy atau Sell. Beberapa contoh faktor yang mempengaruhinya adalah trend dan tingkat kejenuhan. Robot forex atau EA juga bisa dugunakan sebagai pengukur pergerakan harga.

    Analisa Fundamental
    Analisa fundamental adalah pengukur pergerakan harga berdasarkan berita-berita dasar terkait politik, ekonomi, dan keamanan.

    Resistance
    Resistanca adalah harga batas atas. Contoh: Pada tahun 2012 nilai tukar dollar adalah 9.000 rupiah dan memiliki harga batas (resistance) 10.000 rupiah , yang bisa diartikan jika harga tukar dollar menembus nilai 10.000 rupiah maka akan ada kemungkinan naik terus melebihi 10.000 rupiah dan jika belum menyentuh 10.000 rupiah, ada kemungkinan mengalami naik turun di bawah 10.000 rupiah.

    Support
    Support adalah harga batas bawah. Contoh: Pada tahun 2012 nilai tukar dollar adalah 9.000 dan memiliki harga batas bawah (support) 8.000 rupiah, yang bisa diartikan jika harga tukar dollar menembus nilai di bawah 8.000 rupiah maka aka nada kemungkinan turun terus kurang dari 8.000 rupiah dan jika belum menyentuh 8.000 rupiah, ada kemungkinan mengalami naik turun di atas 8.000 rupiah.

    Zig Zag
    Zig zag adalah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend harga yang juga berfungsi sebagai support-resistance harga.

    Itulah beberapa istilah yang biasa ditemui dalam forum forex. Dengan penjelasan singkat dan cukup sederhana tersebut, diharapkan para pengguna dan calon pengguna forex bisa lebih paham dan tidak bingung mengenai istilah-istilah yang ada dalam forum forex.

    #4051

    jakaduriat
    Participant

    Mengenal Cndlestic Forex
    Cara Membaca Candlestick Forex

    Para pemain trader forex pastilah sudah tahu dan mengerti tentang apa itu candlestick forex. Kalaupun belum pernah tahu, minimal pasti sudah pernah mendengar tentang candlestick forex.

    Memang sebenarnya, ada banyak teknik trading yang bisa digunakan untuk membukukan keuntungan di pasar forex alias profit dalam trading. Dari mulai teknik trading menggunakan indikator sampai dengan yang tidak menggunakan indikator sama sekali, semua nya sudah tersedia dan bisa dipelajari secara gratis. Sebenarnya ada banyak jalan bagi trader untuk mempelajari masalah candlestick forex ini, dari googling sampai membaca dari suatu forum trading. Salah satu forum trading indonesia yang memberikan informasi lengkap mengenai forex trading, trader banyak beljar segala sesuatu dengan gratis, dimulai dari robot forex berbayar hinggal robot forex gratis dapat ditemukan di forum trading tersebut.

    Nah, di kesempatan kali ini kami akan membagikan sedikit teknik trading yang tidak menggunakan indikator sama sekali, melainkan hanya dengan mengandalkan candlestick saja.Memang semua trader memiliki skil yang berbeda, dari yang menggunakan teknik indokator untuk membuka atau untuk open trading hingga trader yang tanpa menggunakan indikator namun menggunakan candlestick saja sebagai acuan dalam bertrading.

    Cara membaca candlestick forex pada dasarnya tidak begitu sulit. Anda hanya perlu melihat nilai open, high, low, dan close nya saja. Cukup mudah sebenarnya, pasti semua orang akan dapat melakukannya.

    Jika nilai close sebuah candle lebih tinggi dari nilai open nya, maka candle tersebut disebut candle bullish. Dalam kondisi ini, buyer sedang mendominasi pergerakan harga di candlestick tersebut.

    Sebaliknya, jika nilai close sebuah candle lebih rendah dari nilai open nya, maka candle terebut disebut candle bearish. Di kondisi seperti ini, seller sedang mendominasi pergerakan harga di candlestick tersebut.

    Jika nilai high dan low sebuah candlestick berjarak terlalu jauh dari nilai open dan close nya, maka normalnya pasar sedang berada dalam kondisi yang tidak menentu. Kondisi seperti ini biasanya akan menyebabkan terjadinya spike pada candle.

    Di kondisi seperti ini, mengikuti arah candle utuh yang terbentuk setelah spike candle normalnya akan cenderung menghasilkan keuntungan.

    Nah, itu lah sedikit informasi mengenai cara membaca candlestick forex yang bisa kami bagikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!

    #4056

    jakaduriat
    Participant

    Mengenal Apa Itu Spread Forex

    Apa Itu Spread Forex

    Dari sekian banyak hal dasar yang harus diketahui oleh seorang trader, spread merupakan salah satu hal mendasar yang sering dilupakan. Padahal jika ditelisik dengan baik, pengetahuan tentang spread dapat membuat biaya trading forex kita menjadi jauh lebih murah. Seorang trader tentunya menginginkan biaya yang ringan saat melakukan trading atau fee yang rendah ketika mereka melakukan trading forex atau ketika mereka melakukan open posisi saat aktif dalam trading. Baik trader yang menggunakan robot forex yang berarti melakukan trading secara otomatis maupun trader yang melakukan trading secara manual, pastilah menginginkan broker yang membebani fee rendah kepada mereka. Dan spread merupakan fee yang dibebankan kepada para trader ketika mereka melakukan transaksi dalam forex trading. Anda, trader dapat juga mencari info mengenai spread ini dari forum trading indonesia, seperti soehoe.id disana diulas banyak informasi mengenai trading dan segala teknik dan permasalahan dalam trading. Kita akan bahas dibawah ini mengenai pengertian dari spread itu sendiri.

    Lantas, apa itu spread forex?

    Spread forex merupakan selisih nilai antara harga bid dan ask yang ditawarkan oleh broker forex. Dalam praktek nya, spread forex merupakan biaya yang harus dibayar oleh setiap trader forex yang ingin bertransaksi jual beli forex melalui broker forex retail. Ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader, dan ini memang harus diperhatikan oleh trader agar tidak tertipu oleh broker. Dimana seorang trader alangkah baiknya untuk terlebih dahulu melakukan seleksi atau pemilihan broker yang tepat, yang memberikan spread yang jelas dan tentunya yang rendah. Karena dengan spread yang tinggi kemungkinan trader akan sulit mendapatkan profit banyak hal ini mengingat nantinya terkena potongan spread yang tinggi.

    Saat ini ada dua jenis sistem spread forex yang diberlakukan oleh mayoritas broker forex retail, terutama yang ada di Indonesia. Dua jenis sistem tersebut adalah sistem floating spread dan sistem fixed spread. Sebenarnya keduanya sama sama mempunyai kelebihan dan kekuarang dan kembali lagi, semua adalah masalah kepercayaan trader terhadap broker.

    Sistem floating spread merupakan sistem spread yang nilai nya selalu berubah – ubah mengikuti pergerakan harga. Sistem ini merupakan sistem spread yang paling populer dan paling banyak dipakai oleh broker forex retail di seluruh penjuru dunia. Dan beberapa trader memang ada yang menyukai spread model sistem floating ini, kemungkinan memang semua karena kenyamanan dan trusted dari broker yang bersangkutan.

    Sebaliknya, sistem fixed spread merupakan sistem spread yang nilai nya selalu tetap. Dalam hal ini seperti apa pun kondisi market yang sedang terjadi, spread yang berlaku akan tetap sama. Dan banyak pula trader yang menyukai model broker yang menggunakan flat atau fixed spread sebagai tempat trader melakukan transaksi trading, mungkin dengan spread yang tetap membuat mereka menjadi lebih nyaman dalam bertrading.

    Bila Anda merupakan tipikal news trader, tipe akun fixed spread cenderung akan lebih menguntungkan untuk dipakai. Sebaliknya, jika Anda merupakan tipe scalper yang sering membuka posisi, tipe akun floating spread ecn akan cenderung lebih menguntungkan untuk digunakan. Nah semua tergantung dengan anda para trader, bagaimananpun, bukankah semua bertujuan untuk mendapatkan profit? .. selamat berjuang semoga profit dalam bertrading.

    #4057

    jakaduriat
    Participant

    Belajar Memadukan Indikator Forex
    Belajar Forex : Dalam materi terdahulu telah dibahas dasar-dasar analisis teknikal seperti support/resistance dan trendline. Pada pelajaran sebelumnya Anda telah mempelajari macam-macam indikator teknikal. Anda juga telah mempelajari jenis-jenis pola candlestick dan price pattern. Sekarang kita akan melanjutkan petualangan dengan berbagai alat bantu analisis teknikal tersebut.

    Memadukan indikator yang satu dengan yang lain bisa membantu Anda untuk menemukan perspektif yang lain pada pergerakan harga. Pemaduan ini juga bisa membuat indikator “saling melengkapi”. Hal seperti ini biasa disebut sebagai “sistem trading”. Misalnya, moving average yang pada dasarnya adalah indikator tren dilengkapi dengan stochastic yang merupakan oscilator untuk menentukan timing buy atau sell.

    Dalam chapter ini, Anda akan melihat contoh-contoh penggunaan indikator yang digunakan bersama-sama dengan indikator lain. Kita tidak akan membahas terlalu banyak, yang akan kita bahas hanya sistem yang sederhana dan populer saja, sebagai dasar untuk membangun sistem trading.

    Biasanya, para trader mengkombinasikan dua hingga tiga indikator yang berbeda dalam sistem trading mereka. Keputusan untuk buy atau sell diambil ketika ketiga indikator tersebut telah “mengkonfirmasikan” sinyal yang sama.

    Baiklah, tanpa perlu berpanjang-lebar, kita mulai petualangan kita.

    1. Pemanfaatan pattern

    Ini adalah sistem yang sangat sederhana. Anda hanya perlu mengenali pola yang muncul untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya. Tentu saja, untuk bisa mengenali kemunculan pola, Anda harus memperbanyak latihan agar pengamatan Anda semakin jeli.

    2. Fibonacci retracement + candlestick/price pattern

    Teknik ini bisa dikatakan cukup sederhana. Yang Anda butuhkan hanyalah trend line dan sedikit bantuan dari Fibonacci retracement dan sedikit bantuan dari candlestick dan/atau price pattern.

    Sistem ini berpatokan pada tren. Oleh karena itu, tentu saja pemahaman yang baik mengenai tren itu sendiri mutlak diperlukan. Sistem ini juga menggunakan strategi bounce trading yang memanfaatkan level acuan Fibonacci retracement.

    Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menentukan tren. Langkah selanjutnya, tarik Fibonaci retracement berdasarkan swing terakhir yang Anda lihat di chart. Kemudian, perhatikan area acuan Fibonacci retracement tersebut, yaitu 38.2%, 50% dan 61.8%.

    Belajar Trading Forex

    Selanjutnya, cari bounce (pantulan) dari area acuan Fibonacci tadi. Konfirmasi yang bisa Anda pergunakan adalah pola candlestick atau pattern.

    Jadi, Anda harus menunggu pullback ke area acuan Fibonacci lalu mencari apakah ada konfirmasi pattern bullish/bearish. Pattern/pola tersebut bisa candlestick (morning/evening star, engulfing, dll) atau price pattern seperti double top, double bottom, dan lain-lain.

    3. Fibonacci retracement + stochastic oscillator + CCI

    Masih dengan Fibonacci retracement, tapi kali ini kita akan memadukannya dengan stochastic dan CCI. Penggunaannya juga cukup mudah. Kita menunggu sampai pullback terjadi ke area acuan Fibonacci, lalu tunggu sinyal buy/sell dari stochastic dan CCI. Sinyal harus muncul dari kedua indikator tersebut untuk memperoleh konfirmasi sinyal yang kuat.

    OK. Sistem trading yang dijelaskan di atas hanya beberapa contoh yang bisa Anda pergunakan. Anda bisa bereksperimen untuk memadukan beberapa indikator hingga menjadi sistem trading yang sesuai dengan style trading Anda.

    #4062

    jakaduriat
    Participant

    Pola Bull Trap dalam Trading Forex
    Pola Bull Trap dalam Trading Forex – Pernahkan anda merasa terjebak dalam keadaan yang mana isyarat pola sudah benar-benar mendukung bullish continuation tapi harganya malah bergerak turun menembus resistance. Fenomena ini dikenal dengan fenomena Bull Trap atau juga yang dikenal sebagai salah satu kondisi fake breakout. Jika anda trader yang tidak mau terjebak dalam situasi ini, anda perlu belajar strategi menghindari market ini.

    Ada tiga tahapan yang bisa anda lakukan untuk menghadapi jebakan market dengan cerdik yaitu:

    Memahami Dasar Bull Trap
    Bull Trap pada dasarnya adalah pola Price Action yang menjadi cermin perilaku pasar. Oleh sebab itu Bull Trap bisa diidentifikasi dari sebuah kecenderungan psikologi trader. Bull Trap sebenarnya bisa dideteksi sejak dini jika anda memahami bagaimana alurnya.

    Kronologi terjadinya Bull Trap yaitu ketika harga sedang Uptrend dan mendekati level resistance. Pada saat ini trader mulai masuk dalam posisi buy karena mengantisipasi breakout. Kemudian ketika harga menyentuh resistance, posisi trader yang memiliki pending order Sell Limit akan terpancing. Seiring dengan pengauatan harga, posisi seller mulai tertutup satu per satu baik karena Stop Loss maupun di close manual oleh mereka yang khawatir Loss lebih besar. Selanjutnya, ketika likuiditas sudah menipis maka harga akan berbalik kembali ke area resistance. Para buyer yang tadinya menyambut fenomena ini dengan bahagia mulai panik dan buru-buru menutup order yang memicu penurunan lebih lanjut.

    Inilah fenomena yang terjadi untuk mengecoh buyer padahal Bull Trap tidak lebih dari sekedar pola harga yang menggambarkan Fake Breakout. Jika anda telah faham dengan perilaku dasar maka anda akan mengatahui jika Bull Trap merupakan visualisasi tindakan para trader amatir yang sering dimanfaatkan oleh trader pro.

    Mengenali Pola Bull Trap
    Agar anda terhindar dari kepanikan saat terjadi Bull Trap maka anda perlu belajar mengidentifikasi pola sebelum membuat keputusan trading apapun. Bull Trap hanya akan mengenai mereka yang mengharapkan penerusan uptrend dan indikasi Breakout resistance. Jadi trader harus waspada dengan formasi Bearish Reversal di Area Resistance. Secara umum ada 4 pola harga yang dapat mendeteksi munculnya Bull Trap.

    Bullish Pin Bar yang menembus resistance, namun tertutup di bawah batas tersebut.
    Doji yang menembus resistance namun tertutup bagian bawahnya yang diikuti oleh candle bearish.
    Candle bullish yang sudah tertutup diatas harga namun kemudian diikuti dua candle bearish. Kondisi ini sering kali membentuk pola reversal 3 candle seperti Three Inside Down, Three Outside Down atau Evening Star.
    Pola chart Rectangle yang diakhiri dengan pergerakan tidak beraturan sebagaimana yang digambarkan oleh candle bearish bersumbu panjang.
    Menyusun Strategi Trading Bull Trap
    Setelah megetahui pola-pola Bull Trap maka selanjutnya trader perlu merespon kemunculan kondisi ini. Jika anda adalah seorang breakout trader yang hanya mengandalkan sinyal penembus entry, maka hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah membatalkan Open Buy setelah kemunculan Bull Trap terdeteksi. Namun jika anda fleksibel dan dapat memanfaatkan segala peluang yang muncul dalam segala kondisi, maka ambil kesempatan ini sebagai peluang untuk entry dari bearish reversal.

    Seperti strategi Price Action pada umumnya, anda tidak perlu banyak menyusun Setup Entry. Anda hanya perlu menyiapkan satu-satunya indikator yang banyak direkomendasikan untuk melengkapi strategi Bull Trap dari Moving Average periode 20. Hal ini dipicu dengan adanya sinyal crossing harga terhadap garis tersebut yang bisa digunakan untuk mengkonfirmasi Reversal.

    Prinsip strategi Bull Trap adalah memanfaatkan kesalahan para buyer yang tergesa-gesa masuk pasar. Dari pembelajaran diatas dapat disimpulkan bahwa korban Bull Trap dalah mereka yang mengambil keputusan terlalu cepat. Ketika sinyal belum menembus resistance, buyer sudah mengartikan sinyal penerusan trend. Kunci utamanya adalah kesabaran. Sekalipun Bullish Pin Bar sudah menembus resistance, jangan mengkonfirmasinya sebagai Bull Trap sebelum harga benar-benar tertutup di bawah resistance.

    #4064

    jakaduriat
    Participant

    Strategi Naked Trading Bagi Trader Pemula
    Banyak trader pemula yang memahami keunggulan dari Naked Trading namun tidak berani mencoba. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sudah nyaman dengan indikator andalannya ataupun ragu karena harus tenggelam dalam teori Price Action dan Price Pattern terlebih dahulu. Kedua teori ini memang diakui sulit oleh beberapa trader karena membutuhkan ketelitian untuk mengenali pola-pola harga walaupun sekilas tampak sederhana. Jika anda salah satu trader pemula yang ingin mencoba Naked Trading, anda tidak perlu takut. Coba fokuskan sistem anda dengan menggunakan teknik sederhana berikut ini.

    Breakout Candle Doji Star
    Pola Candle Doji diperkenalkan dalam pelajaran awal Price Action sebagai informasi candle dasar. Doji selain sering muncul di chart, juga sangat mudah dikenali. Sebenarya Doji merupakan pola candlestick dengan body yang sangat kecil dan shadow panjang. Formasi ini sering diartikan sebagai keraguan pasar dalam bergerak kearah tertentu, baik naik atau turun karena market tidak memiliki sentimen yang pasti.

    Po2la Flag untuk Mengenali Penerusan Trend
    Jika Doji dirasa terlalu sulit karena memerlukan ketelitian dalam melihat detail pola setiap candle, maka Naked Trading yang menggunakan Price Pattern dapat dijadikan solusi. Salah satu price pattern yang dapat diikuti adalah pola Flag yang bisa dimanfaatkan untuk melengkapi strategi penerusan trend. Pola Flag terbentuk dari koreksi harga yang ada di tengah trend. Karena sinyal tersebut muncul berlawanan dengan arah trend maka seolah memberikan sinyal pembalikan. Koreksi tersebut hanya bersifat sementara dan harga akan kembali ke trend utama. Ketika proyeksinya benar-benar terjadi, maka saat itu pola flag terkonfirmasi.

    Naked Trading akan memberikan hasil yang menjanjikan jika trader mau mempelajari price pattern dan menganalisan pergerakan harga pada real time trading. Hal ini ditujukan agar dapat memanfaatkan waktu daripada hanya menunggu kepastian dari indikator yang terkadang lambat dalam memberi sinyal. Inilah nilai lebih Naked Trading yang dapat anda andalkan.

    #4068

    jakaduriat
    Participant

    Belajar Psikologi Dalam Trading Forex
    Trading itu seperti seni yang melibatkan emosi. Mungkin Anda adalah seseorang yang memiliki IQ tinggi, tapi jika tidak bisa mengontrol emosi akan berbuah percuma belaka. Hal ini mungkin saja terjadi dimana Anda tidak bisa sesukses trader yang ber-IQ standar namun matang dalam mengontrol emosinya.

    Banyak sekali trader yang gagal karena faktor psikologis ini. Untuk itu ada beberapa tips yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kelangsungan trading Anda.

    3M’s of successful trading: Mind, Method, and Money
    Ketiganya harus selaras, serasi dan seimbang. Mind berkaitan erat dengan faktor psikologis seperti emosi, termasuk juga di dalamnya penerapan risk management. Metode berhubungan dengan strategi, sistem trading dan analisis. Money? Hmm… mana mungkin bisa trading tanpa uang yang cukup?
    Bayangkan jika Anda punya uang banyak, tapi dalam trading Anda mengabaikan analisis apalagi risk management. Atau jika Anda punya sistem trading yang bagus tapi tak ada dana untuk menjalankannya.
    Percuma kan?
    Plan your trade, trade your plan
    Ya, betul. Rencanakan segalanya. Untuk menjadi trader yang sukses, aturan pertama yang harus kita patuhi adalah trading plan kita sendiri. Kuncinya adalah disiplin. Jika trading plan kita mengatakan kita harus keluar dari pasar, lakukanlah. Jangan ada tawar menawar. Melanggar trading plan kita sendiri adalah awal kegagalan dalam trading.
    Fear is nothing, act is everything
    Rasa takut itu alamiah dan manusiawi. Tapi ketakutan yang berlebihan untuk melaksanakan sistem trading kita justru mencegah kita untuk mendapatkan peluang keuntungan.
    Kalau rugi bagaimana? Tidak ada orang yang mau rugi. Tapi ingatlah bahwa resiko adalah bagian tak terpisahkan dari bisnis. Atasi ketakutan Anda akan resiko dengan menerapkan risk management dan risk to reward ratio yang baik. Kita punya ilmunya, mengapa tidak diterapkan?
    Don’t be greedy
    Jangan serakah! Jika target keuntungan kita sudah tercapai, sebaiknya segeralah keluar dari pasar. Seringkali para trader terjebak dalam pergerakan harga karena terlalu bernafsu menangkap “ikan besar”. Misalnya, ketika target profitnya sudah tercapai dan posisi sudah ditutup, ternyata harga masih meneruskan pergerakannya. Seandainya posisi itu belum ditutup, profit yang dihasilkan seharusnya bisa lebih besar. Akhirnya trader itu mencoba mengikuti pergerakan pasar dengan membuka posisi lagi dengan terburu-buru.
    Ada baiknya kita menenangkan diri dulu setelah menutup posisi kita, baik saat untung maupun rugi, sehingga keputusan yang kita ambil bukanlah keputusan yang terburu-buru dan emosional.
    Don’t bet the farm
    Jangan pertaruhkan seluruh dana Anda dalam transaksi. memang jika ‘taruhan’ makin besar, untungnya juga makin besar. Tapi ini juga berarti resikonya pun makin besar pula. Tetaplah berpatokan pada trading plan dan money management plan Anda. Ingatlah bahwa pelanggaran terhadap trading plan merupakan awal kegagalan dalam trading.
    Cut your losses early, let your profits run Jangan terbalik. Segeralah buang kerugian Anda seminim mungkin, dan biarkan profit Anda terus berlari menuju sasarannya. Banyak sekali trader melakukan hal yang sebaliknya. Mereka bisa bertahan dengan membiarkan posisi yang merugi hingga ratusan pips, namun ketika keuntungan baru hanya beberapa pips sudah kebingungan ingin segera menutup posisi. Jangan lakukan hal seperti ini!
    Intuition: friend or foe?
    Intuisi itu teman atau musuh? Ini pertanyaan yang menarik.
    Pernah ada yang bertanya, “Bolehkah saya menggunakan insting dalam trading?”
    Saya membedakan “insting” dengan “intuisi”. Insting itu muncul secara alamiah, tanpa harus ada proses belajar. Contohnya, lebah bisa tahu cara membuat sarang yang kuat tanpa harus kuliah di jurusan arsitektur. Nah, kalau “intuisi” lebih didapatkan melalui belajar dan dari pengalaman. Misalnya bagi kita yang terbiasa menyetir, tahu persis kapan kita harus menginjak kopling, mengganti persneling, memberi tekanan pada pedal gas, berapa besar sudut yang diperlukan untuk berbelok, bahkan mengerem mendadak pada situasi darurat.
    Dalam trading, yang lebih bisa dipercaya adalah intuisi daripada insting. Intuisi seorang trader terbentuk dari pengalaman bertahun-tahun mengamati dan mengenali pergerakan harga. Terkadang ia bisa tahu ke mana harga akan bergerak hanya dengan sepintas melihat grafik. Namun, sangat tidak disarankan hanya mengandalkan intuisi tanpa didasari oleh analisis obyektif yang mendukung.
    Demikianlah tip-tip Psikologi Dalam Trading, semoga bisa bermanfaat bagi anda.

    #4069

    jakaduriat
    Participant

    Long Term Atau Short Term Trading?
    Jika Anda ingin menahan posisi trading untuk waktu yang sangat lama, maka Anda perlu memahami dua hal yaitu :

    Manajemen risiko
    1.Level close posisi.
    2.Jika Anda mempunyai account trading forex dengan dana $ 1000 atau $ 1.000.000 maka kedua hal di atas harus diketahui sebelum perdagangan dilakukan.

    Mengapa dua hal ini penting?

    Saya akan mencoba menggambarkan beberapa kesalahan saya ketika memulai perdagangan forex. Mungkin setelah membaca ini, Anda akan semakin memahami bagaimana pentingnya karena jika telah masuk ke dalam situasi ini maka pengalaman ini akan menjadi penting atau jika belum, Anda akan segera mengalaminya.

    Ketika saya mulai transaksi dan belajar, ada saat-saat ketika saya begitu yakin bahwa perdagangan akan menghasilkan keuntungan karena kepercayaan diri yang tinggi akan mengaburkan arti risiko pada perdagangan forex.

    Sekarang, dengan tanpa daya momen kerugian akan terus meningkat melebihi tingkat kenyamanan dan akhirny amembuat kerugian besar! Stop loss terkena dengan kerugian besar.

    Sekarang saya berjuang untuk kembali membuat account trading forex karena baru saja mengalami kerugian besar.

    Berapa risiko per trade?

    Pertama tentukan berapa banyak Anda merasa nyaman untuk mengambil risiko kerugian pada setiap perdagangan yang Anda lakukan. Anda perlu tentukan, berapa banyak % (persentase) risiko per perdagangan.

    Mari kita buat beberapa perhitungan, jika Anda mempunyai risiko hanya 2% dari account pada setiap perdagangan, maka setiap 50 kekalahan transaksi berturut-turut akan menghapus dana di account trading $ 10.000.

    Jika mempunyai risiko 5%, maka dana di account trading akan habis dengan 20 kali kekalahan secara berturut-turut. Jika risiko 10% pada setiap perdagangan masing-masing maka Anda hanya perlu 10 kali berturut-turut mengalami perdagangan rugi.

    “Dapatkah Anda melihat pola di sini? semakin Anda mempunyai risiko tinggi pada setiap per perdagangan”.

    Jika Anda memiliki dana di account $ 5.000 maka dengan resiko 2% per perdagangan, ini berarti sama dengan risiko $ 100 per perdagangan. Dengan risiko 5%, Anda meresikokan $ 250 per perdagangan.
    Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.
    Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri.

    Ingat, semakin Anda berisiko, semakin cepat dana account trading forex Anda akan hilang.

    Berikut yang saya lakukan:

    Saya mempunyai risiko perdagangan harian antara 1% hingga 5%.
    Jika saya rugi 5% pada hari ini, maka saya akan berhenti trading.
    Ketika saya berdagang pada besok hari, saya akan bertransaksi dengan risiko perdagangan 1% atau 2% setiap hari.
    Saya akan berdagang dengan risiko kecil sampai kembali account semula.
    Mengapa 2% untuk manajemen risiko? Saya telah membeli dan membaca dan buku-buku tentang manajemen risiko untuk perdagangan forex dan banyak dari buku-buku ini mengatakan bahwa kita harus mengambil risiko 2% per perdagangan.

    Strategi close posisi

    Sebelum Anda open posisi, Anda harus memiliki rencana bagaimana cara untuk close posisi.

    Anda akan close posisi ketika :

    [INDENT][list]
    [*]Stop loss kena
    [*]Keuntungan karena target take profit kena
    [*]Trailing stop loss kena
    [*]Close posisi ketika kerugian sudah terlalu banyak.
    [*]Close posisi ketika melihat sebuah entri sinyal perdagangan yang berlawanan dengan posisi terbuka.
    [*]Beberapa trader memiliki sistem ata ustrategi close posisi
    [*]Jadi, penting bagi kita untuk mengetahui kedua hal di atas sehingga kita dapat menggunakannya pada transaksi forex sehari-hari.

    #4070

    jakaduriat
    Participant

    Gaya Trading
    forex kali ini akan membahas mengenai gaya trading, jangka pendek ataukah jangka panjang. Antara trading jangka panjang (long term trading) dan trading jangka pendek (short term trading), manakah yang lebih baik? Pada umumnya para trader lebih menyukai melakukan trading secara harian (short term trading) untuk mengambil target profit beberapa pips saja dan melakukan trading beberapa kali dalam 1 hari. Namun yang menjadi kesulitannya adalah mencoba untuk bisa konsisten meraih profit yang Anda inginkan. Kesabaran untuk bisa mengambil 20 – 30 pips setiap hari dan mengulanginya secara terus menerus, akan membuat Anda bosan. Dan pada akhirnya membuat kesalahan yang berujung pada floating loss yang besar.

    Sebenarnya jika Anda bisa secara konsisten melakukan hal tersebut – yaitu dengan cara menentukan target profit harian Anda – maka Anda akan bisa mengontrol cara trading Anda dan profit Anda tentunya. Jika terjadi suatu trend yang panjang (long term), namun dalan kurun waktu yang pendek (short term) memang sering kali membuat Anda merasa ragu, apakah ini benar-benar bisa diandalkan. Dan Anda tak akan pernah tahu kapan waktunya suatu trend akan berbalik arah, hal ini tentunya sangat beresiko karena akan mengancam profit yang sudah Anda kumpulkan. Oleh karenanya sangat sedikit trader yang bermain secara long term, mungkin ini salah satu penyebabnya.

    Long term trading membutuhkan pengetahuan fundamental ekonomi yang sangat rumit. Fundamnetal ekonomi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menggalinya. Pengetahuan mengenai fundamental ekonomi merupakan satu langkah maju, namun mengaplikasinya dalam forex trading adalah persoalan lain yang mungkin membuat Anda bingung. Long term trading biasanya membutuhkan aksi yang lebih sedikit karena momentum atau trend yang besar tidak setiap hari terjadi. Gaya trading seperti ini tidak cocok bagi trader yang hanya mengandalkan keberutungan saja. Jika Anda piker kembali, long term trader sebenarnya lebih punya kesempatan mencetak profit daripada shor term trader.

    Namun apapun alasannya, Anda bisa meraih profit baik dari short term trading maupun long term trading asalkan Anda punya dasar pengetahuan untuk melakukan analisa secara teknikal maupun fundamental. Antara kedua system trading tersebut, manakah yang lebih baik? Tentunya ini sangat bergantung dengan gaya Anda masing-masing. Yang jelas, pilihlah strategi forex Anda dan lakukan secara konsisten untuk meraih profit dalam forex trading. Evaluasi system trading yang Anda gunakan dan terus belajar forex untuk meningkatkan kemampuam trading Anda.

    #4073

    jakaduriat
    Participant

    Kisah Trader Forex Sukses – Richard Donchian
    Dalam salah satu tulisannya Richard Donchian menyebut beberapa tips untuk trading forex yang menguntungkan:

    1. Jangan pernah membuka posisi trading dengan spontan

    Jangan pernah membuka posisi trading dengan spontan hanya karena opini publik atau para pakar. Walaupun jika itu benar, hanya ada 2 kemungkinan: Anda terlalu cepat atau ketinggalan. Jika terlalu cepat, opini segera berubah. Jika Anda ketinggalan, apakah pasar akan menunggu Anda?
    2. Jangan masuk saat volatilitas pasar rendah

    2. Jangan masuk saat volatilitas pasar rendah. Anda bisa menunggu dengan melihat arah indikator teknikal tertentu. Ambil setting dengan periode sekecil mungkin. Gerakan yang besar dimulai dari gerakan-gerakan kecil pada periode pendek. Cobalah.
    3. Batasi resiko dan maksimalkan profit.

    Batasi resiko dan maksimalkan profit. Yang ini mutlak dilakukan
    4. Bedakan trend mayor dan trend minor.

    4. Bedakan trend mayor dan trend minor. Jika trend minor sudah break, bersiaplah untuk membuka posisi. Pasar selalu bergerak dalam bentuk trend. Jika Anda tidak mengenal trend, maka Anda tidak mengenal pasar.

    #4075

    jakaduriat
    Participant

    Salah Dalam Trading Itu Wajar
    Banyak orang yang ingin melakukan trading dengan benar. Namun kenyataannya dalam trading selalu saja menemukan kesalahan. Entah karena tidak tahu arah trend atau memang market sedang tidak bisa diprediksi. Kesalahan selalu saja ada dan muncul disela-sela transaksi. Bagi trader yang merasa risih akan suatu kesalahan biasanya akan mencari cara supaya tidak terjadi salah lagi. Tapi setiap ia tidak ingin salah, kesalahan malah tiba-tiba muncul lagi. Bagaimana solusinya?

    tradingforxSetiap orang sebenarnya punya ciri khas masing-masing. Terlepas dari mereka berbakat dalam trading atau tidak, jika mereka selalu belajar, lambat laun akan menemukan suatu kebenaran yang diyakini sebagai dasar untuk mencapai profit
    Informasi
    Nah, menemukan sebuah cara untuk bisa untung di market tidak bisa dilakukan dengan cara meminta pengalaman orang lain untuk dijadikan ajang pembelajaran dan diterapkan kepada diri kita. Namun kita sendiri harus mencoba, melakukan hal-hal yang belum pernah disebutkan orang lain, serta harus merasakan pahitnya dari trading itu sendiri.
    Jangan Pernah Malu|

    Solusi yang tepat adalah tidak membenci kesalahan. Biarkanlah salah itu muncul dengan sendirinya dan hilang dengan sendirinya pula. Anda tidak perlu berkecil hati lantaran transaksi yang dilakukan selalu mendapat kesalahan walaupun sudah hati-hati. Kalau Anda merasa malu mendapat kesalahan, berarti Anda tidak siap trading di forex. Loh, kenapa bisa begitu? Karena Anda takut dengan risikonya. Bukankah di forex, Anda harus menghadapi segala risiko. Kehilangan uang, tidak bisa tidur gara-gara floating, hingga putus asa sesaat karena MC. Kalau sudah tahu hal itu bisa saja terjadi kenapa harus malu bukan?
    Bukan Balas Dendam|

    Dari survey yang dilakukan penulis terhadap kawan-kawan kita yang trading di forex, banyak yang setelah melakukan kesalahan, punya keinginan untuk mengembalikan modal. Ini wajar saja, karena manusia mempunyai hak jika barangnya hilang harus ditemukan. Namun beda dengan di forex, ketika trading mendapat kesalahan, Anda tidak boleh melakukan pembalasan supaya trading yang salah tadi bisa kembali dengan segera, atau kalau bisa secepat-cepatnya balik sebelum market tutup. Jika memang trading yang kita lakukan salah, ya terima saja. Benahi sistem lagi, buat analisa yang lebih detail lagi serta lakukan uji coba yang belum pernah dicoba sebelumnya. Mungkin dengan adanya kesalahan itu, pengalaman Anda bisa lebih banyak dan tentunya memberi kontribusi untuk trading Anda di masa depan. Bila tidak ada kesalahan saat ini, malah diduga kesalahan bisa saja datang di masa depan dengan modal yang Anda pegang sudah besar.
    Kesimpulan
    Melakukan kesalahan dalam trading forex itu wajar. Terlepas dari Anda seorang yang profesional atau pemula sekalipun, market forex akan selalu menjadi misteri sebelum ia benar-benar terwujud. Jadi wajar saja jika masih ada kesalahan, masih saja ada kekeliruan. Yang penting Anda tidak malu untuk memulainya kembali. Tidak ada perasaan dendam dengan transaksi yang salah, karena sekali ada perasaan membalas kekalahan maka kekalahan itu akan muncul kedua kalinya.

    #4076

    jakaduriat
    Participant

    Pentingnya Disiplin Dalam Bertrading Forex
    Untuk memulai trading Forex memang dibutuhkan bukan hanya melatih skill dalam waktu yang singkat. Kadang seorang trader dipaksa untuk jatuh bangun dalam menciptakan sistem yang dapat diandalkan pada saat bertransaksi. Selain itu keberhasilan sebuah transaksi juga didukung oleh kemauan yang kuat, demi membantu trading berjalan dengan lancar. Kemauan yang kuat di atas tidak bisa terjadi begitu saja, Anda harus bersabar dan senantiasa berlatih dengan tekun hingga akhirnya kesuksesan berpihak pada Anda. Memiliki tekad bulat serta kemauan yang kuat untuk mempelajari hal-hal mengenai trading dapat membantu terhindar dari kerugian dan kesalahan di dalam bertransaksi.

    forex1Setelah Anda mempelajari mengenai market dan mempelajari dasar-dasar Forex, maka tugas Anda selanjutnya adalah mencari guru yang berpengalaman atau patner. Memiliki guru dan teman diskusi dapat mempengaruhi pola pikir trading yang tidak hanya dapat mengasah skill, serta kemampuan bertahan, tapi juga mengasah psikologis dan mental Anda. Seorang mentor dibutuhkan untuk mengukur kemampuan yang Anda kuasai dalam mempelajari trading. Bergabung bersama orang-orang yang sudah ahli di bidang Forex membuat Anda akan lebih cepat memahami Forex yang sebenarnya.
    Catatan
    Bisa Anda bayangkan, jika Anda berada pada sekumpulan trader yang belum banyak pengalaman. Dapat dipastikan Anda akan sulit untuk berkembang. Sebab hanya dari masukan-masukan serta saran dan kritik yang membangun, Anda dapat bangkit dari setiap transaksi yang membuat down dan menjadikan Anda trader yang lebih baik. Tentunya hal ini tidak mungkin Anda dapatkan dari sekumpulan trader pemula, bukan?
    Sistem trading Forex yang Sederhana|

    Yang dimaksud sistem trading Forex yang sederhana adalah sistem yang dapat digunakan ketika harga bergerak naik dan memberikan sinyal buy. Begitu sebaliknya, jika harga bergerak turun, sinyal pada sistem akan memberikan indikasi untuk sell. Meski kalimat tersebut bisa dikatakan sederhana, tapi itulah dasar untuk membuat uang di Forex trading. Anda bisa mengadopsi, mempelajari, menjalankan sistem lain yang sudah ada atau menciptakan sistem sendiri. Semua orang dapat mempelajari dan belajar sistem dengan tujuan yang sama: membawa uang masuk dalam kantong Anda.

    tradingforexsederhanaDisiplin mengikuti sistem, hukumnya wajib karena displin dapat mendidik seorang trader bertanggung jawab pada sistem yang sedang digunakan. Sebab sering kalinya terjadi loss pada saat trading bukan karena sistemnya yang kurang tepat, akan tetapi kedisplinan pada diri trader tidak dijaga. Kesuksesan Anda tergantung dari pola pikir yang tidak egois terhadap kerugian. Bagi pemula mempelajari sistem merupakan hal yang harus dilakukan, sedangkan bagi trader yang sudah pro akan menggunakan sistemnya dengan cara di-upgrade lebih baik lagi. Perbedaan antara trader pemula dan trader yang sudah pro terletak pada kemauan untuk mempelajari mengenai sistem yang sudah dibuat sebelumnya.

    Ketika seorang trader profesional mengalami kerugian, di situlah ada suatu keinginan untuk segera profit. Sayangnya, umumnya trading yang dijalankan akan membuat kerugian semakin bertambah padahal sistem yang digunakan sudah diikuti dengan baik. Dari sini, Anda tidak boleh menganggap enteng mengenai sistem yang sudah dipelajari. Belajar sistem tidak terpatok dari mengikuti rulenya saja. Sebuah sistem dikatakan bagus jika selalu dilakukan perbaikan-perbaikan. Loss dapat sering kali datang untuk menguji kelayakan akan sistem Anda saat transaksi. Sebelum trader mendapatkan profit yang menguntungkan pastinya loss yang merugikan pasti akan dialami trader.

    #4081

    jakaduriat
    Participant

    Bisakah Trading Forex Diajarkan?

    Bisakah seseorang yang ingin berhasil dalam trading forex belajar dari guru atau mentor? ataukah kecakapan dalam trading lebih merupakan bakat bawaan?

    Artikel ini mengulas pendapat mengenai bisa atau tidaknya trading forex diajarkan melalui seorang mentor atau guru. Pertanyaan yang sering muncul adalah bisakah seseorang yang ingin berhasil dalam trading forex belajar dari seorang guru, mentor atau coach, ataukah kecakapan dalam trading lebih merupakan bakat bawaan? Ada berbagai pendapat dan teori mengenai kemampuan seseorang untuk bisa belajar trading dari para trader yang lebih berpengalaman, ada yang setuju tetapi banyak juga yang tidak sependapat.

    Belajar Trading Forex

    Mereka yang setuju berpendapat bahwa belajar trading forex tidak ada bedanya dengan belajar disiplin ilmu lainnya. Metode, strategi maupun trik-trik dalam trading bisa dipelajari, termasuk analisa fundamental, teknikal dan money management. Namun, bagi yang tidak setuju cenderung berpendapat bahwa faktor kepribadian (personality) dan psikologi sangat berperan dalam trading. Kepribadian dan psikologi sang guru belum tentu sama persis dengan murid. Guru bisa agresif sedang murid defensif, atau sebaliknya si murid sangat agresif tetapi sang guru ‘slow but sure’ sehingga bisa menyebabkan salah paham.

    Meskipun demikian ada banyak mentor atau coach trading, terutama di Amerika Serikat. Selain membuka kelas private dan kelompok dengan belajar secara langsung bertatap muka (face to face), mereka juga mengadakan kursus trading secara on-line. Tarifnya cukup bervariasi, dari yang relatif murah hingga yang sangat mahal. Para mentor tersebut yakin bahwa seseorang bisa belajar trading forex sampai berhasil asalkan mereka siap untuk melakukan apa yang seharusnya perlu dilakukan. Apa yang perlu dilakukan adalah bersikap realistis, mau menggunakan strategi trading yang paling efektif, mau disiplin dan mau belajar mengendalikan emosi.

    Contoh mentor yang dinilai cukup berhasil dalam mengajarkan trading adalah Richard Dennis dari Turtle Trader (The Turtles). The Turtles adalah kelompok trader murid-murid Richard Dennis. Dennis sendiri menjadi mentor dengan tidak disengaja, setelah ia bertaruh dengan rekannya William Eckhart yang mengatakan bahwa trading tidak bisa diajarkan. Ia kemudian memasang iklan di Wall Street Journal dan memilih 21 pria dan 2 wanita dengan berbagai latar belakang. Beberapa diantaranya punya sedikit pengalaman trading, namun sebagian besar belum mengenal trading dengan baik.

    Richard Dennis minta mereka mau komit untuk mengikuti karakter psikologi tradingnya, serta benar-benar disiplin dalam menerapkan strategi dan sistem trading yang akan diajarkan. Setelah berjalan beberapa minggu, sebagian dari mereka menunjukkan hasil trading yang mengagumkan sementara sebagian lagi mengalami kemajuan yang pesat. Eckhart kemudian menerima kenyataan bahwa trading memang bisa diajarkan dengan berhasil bila sang mentor mempunyai cara yang sistematis dan efektif sementara si murid mau serius dan terbuka.

    Namun demikian, dalam kursus trading banyak pula murid yang gagal karena faktor psychology gap dengan para mentornya. Banyak mentor yang menyerah oleh kebiasaan para muridnya yang dianggap terlalu berani atau terlalu takut, serakah, tidak disiplin atau kurang bisa mengendalikan emosi. Sebaik apapun mentor trading, faktor psikologi murid tetap memegang peranan penting dalam menentukan berhasil atau tidaknya sistem trading yang diajarkan. Banyaknya murid yang gagal bukan berarti trading forex tidak bisa diajarkan. Seperti dikatakan William Eckhardt, mentor mesti mempunyai cara mengajar yang sistematis dan efektif sementara si murid harus komitmen untuk serius dan terbuka.

    #4083

    jakaduriat
    Participant

    Waspadai 3 Bahaya Belajar Trading Terlalu Lama Di Akun Demo

    Meskipun bermanfaat, belajar trading forex di akun demo ternyata berbahaya jika terlalu lama. Selain tak mengasah kemampuan, ada 2 bahaya lain yang perlu diwaspadai.

    Setiap trader pemula pasti tahu yang namanya akun demo. Sebagai akun yang memungkinkan trader untuk berlatih menggunakan platform, mengakses harga secara real-time, dan melakukan transaksi dengan dana virtual, akun demo memang memiliki peran vital dalam proses belajar trading forex.

    Namun demikian, akun demo ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi perkembangan trader. Alasannya sederhana: Trader yang sukses di akun demo belum tentu bisa mengulangi keberhasilan di akun real, karena akun demo tidak melibatkan uang sungguhan. Hal itu praktis mengeliminasi faktor penting yang perlu dikuasai dalam pengambilan keputusan trading, yaitu tekanan psikologis saat menghadapi risiko kerugian nyata.

    Bahaya Trading Terlalu Lama Di Akun Demo
    Bisa digarisbawahi, Anda memang tidak akan menderita kerugian materi apapun saat trading di akun demo, tapi berkubang terlalu lama dalam akun tersebut dapat menghambat Anda menguasai skill yang diperlukan untuk memperoleh profit konsisten di akun real.

    Jika diuraikan lebih lanjut, ada tiga bahaya trading akun demo yang perlu diwaspadai. Apa sajakah itu?

    1. Trader Jadi Meremehkan Kesalahan
    Poin ini mungkin terkesan aneh, tapi sebenarnya cukup masuk akal. Akun demo sebenarnya adalah perangkat belajar yang berfungsi untuk mempermudah Anda berlatih trading. Namun ketika sudah digunakan terlalu lama, kemudahan akun demo rentan disalahgunakan untuk ‘meremehkan’ kesalahan trading.

    Seperti yang telah diketahui, akun demo menggunakan dana virtual sehingga ketika posisi trading loss, maka tidak ada kerugian real yang Anda terima. Ketika suatu kesalahan trading tidak menimbulkan dampak berarti, akan mudah bagi Anda untuk menyepelekannya.

    “Ah, ini kan cuma di akun demo. Nanti saja saya pelajari kesalahan ini kalau sudah trading pakai uang sungguhan”. Jujur saja, pernahkah terbesit anggapan seperti itu dalam pikiran Anda? Jika ya, maka sebenarnya Anda telah menyalahgunakan fungsi akun demo sebagai sarana belajar forex.

    Justru karena akun demo tidak menggunakan uang sungguhan, Anda bisa lebih leluasa untuk belajar dari kesalahan. Apabila Anda bersedia memperbaiki kesalahan trading hanya kalau sudah berjuang di akun real, lantas apa gunanya akun demo tersebut?

    2. Tidak Mengasah Kemampuan Menghadapi Risiko
    Salah satu alasan mengapa banyak trader pemula sulit mendapat profit adalah kebiasaan ‘memotong’ profit dan membiarkan loss terus ter-floating. Untuk mengatasi hal itu, Anda mungkin sudah berkenalan dengan manfaat Stop Loss dan Take Profit, berikut konsep Rasio Risk/Reward yang menjadi bagian dari manajemen risiko. Di samping itu, ada pula alternatif manual seperti melakukan Averaging, mengatur Trailing Stop, dan masih banyak lagi.

    Mengelola Risiko
    Akan tetapi, kelebihan akun demo yang tidak mengusung risiko nyata justru mudah membuat Anda meremehkan pentingnya manajemen risiko. Anggapannya seperti ini: “Untuk apa repot-repot memperkirakan stop loss dan take profit ideal atau bahkan mengatur strategi averaging? Toh kalau loss sungguhan juga tidak ada uang yang hilang”.

    Di sinilah letak bahaya trading akun demo jika Anda terlalu lama menjajakinya. Karena sudah nyaman dengan berbagai kemudahan akun demo, manajemen risiko jadi tidak diprioritaskan atau bahkan dilalaikan. Ketika sudah waktunya bertransisi ke akun real, keahlian mengatur manajemen risiko jadi tidak terasah. Padahal, justru aspek inilah yang menjadi kunci penting agar bisa bertahan di akun real.

    3. Menciptakan Kebiasaan Buruk Dalam Trading
    Masih ingatkah Anda dengan contoh “komitmen” di poin pertama? Jika ya, coba perkirakan berapa persen trader yang benar-benar menerapkan itikad tersebut di akun real. Faktanya, sebagian besar cara trading di akun sungguhan adalah hasil kebiasaan dari apa yang Anda lakukan di akun demo.

    Disadari atau tidak, kebiasaan buruk di akun demo pasti akan terbawa di akun real, meski sebelumnya Anda selalu berjanji dalam hati untuk lebih mawas setelah membuka akun sungguhan. Untuk mengubah dan menyesuaikan dengan kondisi akun real, perlu waktu dan (mungkin) beberapa kerugian nyata yang memotivasi Anda untuk memperbaiki kebiasaan.

    Dalam beberapa kasus, kebiasaan buruk itu justru bisa semakin berakibat fatal jika sudah dibebani oleh tekanan psikologis dari risiko trading dengan uang real. Sebagai contoh, ketika Anda terbiasa memperlebar jarak Stop Loss tanpa alasan di akun demo, Anda akan mengulanginya lagi saat trading di akun real. Namun karena di sini Anda sudah menggunakan uang sungguhan, maka alasan memperlebar stop loss bisa semakin tidak rasional karena dipengaruhi oleh faktor psikologis yang bisa menghancurkan trading Anda.

    Cara Menghindari Bahaya Trading Akun Demo
    Solusi tepat untuk mengantisipasi semua bahaya trading akun demo di atas sebenarnya simpel: perlakukan akun demo layaknya akun real. Namun seringkali, prinsip ini tidak dijalankan karena belum mengerti, tidak bisa menerapkan, atau bahkan sengaja tidak dilakukan. Hal itu sebenarnya bisa dimaklumi, karena sekeras apapun Anda berusaha untuk menganggap akun demo seperti akun real, komitmen dan psikologi trading di kedua akun tersebut tidak akan bisa setara.

    Mengapa? Jawabannya kembali lagi pada apa yang dipertaruhkan, yaitu uang virtual (akun demo) dan uang sungguhan (akun real). Ketika Anda sudah mengetahui bahwa trading di akun demo hanya menggunakan uang virtual, maka sikap antisipasi terhadap risiko jelas akan lebih longgar.

    Untuk itu, cara terbaik menghindari bahaya trading akun demo adalah dengan menggunakan fasilitas tersebut sesuai fungsinya, yaitu sarana belajar trading. Jika sudah memahami cara kerja platform, bagaimana memanfaatkan tool dan melakukan transaksi, serta menguji sistem hingga mendapat konsistensi profit, maka segeralah bertransisi ke akun real. Jangan berlama-lama tinggal di akun demo hanya karena Anda masih ingin trading tanpa risiko.

    Beralih dari akun demo
    Betah di zona nyaman memang lebih aman, tapi tidak akan membawa kemajuan berarti bagi skill trading Anda. Yang terpenting adalah, jangan membuka akun real dengan modal besar saat pertama kali bertransisi dari akun demo. Gunakan tipe akun real dengan spesifikasi ringan seperti akun mikro. Atau lebih baik lagi jika Anda bisa memanfaatkan akun cent yang memang dikonsep sebagai akun real bernuansa demo. Sayangnya, layanan akun cent belum merata di semua broker forex, bahkan cenderung jarang disediakan. Untuk mengetahui broker apa saja yang sudah menyuguhkan akun cent

    #4084

    jakaduriat
    Participant

    <p style=”text-align: center;”>Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Raih Profit Setiap Hari
    CFD (Contract For Difference) sebenarnya sudah lama menjadi primadona instrumen finansial yang ditradingkan dengan leverage. Dalam trading CFD, dengan modal kecil saja, Anda sudah bisa mengakses saham-saham dunia untuk mendapatkan potensi untung dalam waktu singkat. Aset-aset kelas atas seperti index S&P500 (AS), DAX30 (Jerman), atau FTSE100 (Inggris) sampai saham individual blue chip global seperti FAANG (Facebook, Amazon, Apple dan Google) bisa ditradingkan dengan mudah lewat CFD.</p>
    Sayangnya, di Indonesia gaung CFD masih belum sepopuler Forex. Padahal potensi untuk mendapat profit sama-sama besar karena keduanya ditawarkan dengan margin dan leverage. Nah, inilah alasan kenapa artikel ini akan mengulas beberapa strategi trading CFD jangka pendek agar trader tertarik untuk mencoba di akun demo terlebih dulu.

    strategi trading CFD jangka pendek

    Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Tahan Posisi Di Bawah 1 Hari
    Strategi trading CFD jangka pendek menekankan pada gaya trading cepat dan praktis seperti intra-day trading dan scalping. Oleh karena itu, posisi biasanya hanya berlangsung kurang dari 1 x 24 jam atau hingga bursa terkait tutup. Dengan begitu, Anda dapat meraih profit tanpa harus menunggu lama.

    Tidak berbeda jauh dengan trading Forex, strategi trading CFD jangka pendek mengandalkan analisa teknikal untuk membantu trader dalam menentukan titik entry (buka posisi). Ikuti dan pelajari langkah-langkah sederhana ini:

    1. Gunakan tool sederhana tapi multifungsi, hindari kerumitan.
    Maksudnya, cukup gunakan tool bawaan dari platform trading Anda untuk membantu analisa teknikal strategi trading CFD. Tidak perlu mencari-cari tool rumit dengan plugin eksternal. Umumnya, semakin kompleks suatu indikator maka tingkat fleksibilitasnya akan semakin rendah.

    Tool sederhana lebih baik daripada tool rumit, karena bisa digunakan siapa saja dan dapat disesuaikan dengan segala macam kondisi pasar.

    Tool strategi trading CFD sederhana tersebut antara lain adalah trendline. Hampir semua terminal trading modern memiliki perangkat untuk menggambar trendline. Garis-garisnya mudah diaplikasikan oleh segala kalangan trader. Contohnya seperti ini:

    strategi trading CFD jangka pendek dengan trendline

    Pada gambar di atas, pola triangle (segitiga) terlihat jelas dengan bantuan dua garis diagonal trendline. Dengan begitu, kita mengetahui bahwa indeks FTSE Inggris (timeframe H4) sedang mengalami konsolidasi pada range level 7370 dan kemungkinan besar akan mengalami breakout.

    Pertanyaannya, ke arah mana arah breakout itu akan terjadi? Apakah akan merayap ke atas hingga menembus (uptrend) atau merosot ke bawah (downtrend)?

    2. Perjelas sinyal trading dengan bantuan indikator lain
    Agar sinyal trading lebih jelas, umumnya trader akan menggunakan indikator tambahan untuk mengonfirmasi level pembukaan posisi secara akurat. Indikator tambahan tadi pun sebaiknya juga digunakan sesederhana mungkin, karena semakin banyak tumpukan indikator maka akan memperumit proses pengambilan keputusan.

    Indikator tambahan contohnya adalah Moving Average Convergence/Divergence (MACD). Kita dapat menggunakan indikator MACD untuk mendapat sinyal trading dengan menunggu sampai terjadinya perpotongan (crossover) garis MACD dengan garis sinyal tersebut.

    strategi trading MACD

    Perpotongan garis MACD (biru) ke arah bawah menembus garis sinyal (coklat) mengindikasikan bahwa downtrend sedang berlangsung. Oleh karena itu, posisi short (sell) akan berpeluang lebih tinggi untuk mendapat profit. Dari sinyal trading tersebut, kita dapat mengambil posisi short (sell) FTSE1000 pada kisaran level 7370.

    Setelah mulai buka posisi berdasarkan sinyal trading tersebut, muncul pertanyaan berikutnya; kapan harus tutup posisi?

    3. Tentukan batas pergerakan harga dengan bantuan support dan resistance
    Sinyal trading hanya memberitahukan titik entry untuk OP. Sedangkan untuk penutupan posisi, kita harus menggunakan petunjuk lain, misalnya dengan bantuan support dan resistance. Kedua garis tersebut akan menginformasikan batas-batas pergerakan harga, di mana jika harga sudah mulai menyentuh batas tersebut, maka kemungkinan besar harga akan bergerak berbalik arah (reversal).

    Nah, sebelum terjadi pembalikan arah harga tersebut, kita sudah harus siap-siap menutup posisi trading.

    strategi trading CFD jangka pendek dengan support dan resistance

    Gambar di atas menunjukkan kedua garis trendline yang membentuk kanal (channel). Batas atas trendline channel menunjukkan resistance, sedangkan batas bawah menunjukkan support. Dari sinyal trading MACD, terbukti bahwa indeks FTSE mengalami breakout ke arah bawah. Dengan begitu kita harus siap-siap menutup posisi sebelum harga bergerak mendekati batas bawah (support). Misalnya, kita dapat menutup posisi ketika bar menyentuh level 7320.

    4. Proteksi posisi dengan Stop Loss dan Take Profit
    Tidak ada strategi trading CFD yang akan menjamin 100% kemenangan. Oleh karena itu, lindungi posisi Anda dari kerugian lebih besar dengan Stop Loss dan kunci perolehan profit sebelum harga berbalik arah dengan Take Profit.

    Peraturan dasarnya, tentukan dulu rasio risk vs. reward yang siap Anda tanggung. Misalnya, jika Anda menggunakan rasio risk reward 2:1, maka posisi Take Profit memiliki jarak dua kali lebih jauh daripada Stop Loss.

    Dengan contoh strategi trading CFD FTSE tadi, letakkan TP sebelum harga mendekati batas support (di sekitar level 7320). Dengan begitu, posisi short Anda akan ditutup secara otomatis oleh Take Profit sebelum harga berbalik arah. Dari contoh di atas, kita telah berhasil menutup posisi dengan raihan keuntungan sebesar 500 pips (dari FTSE level 7370.0 sampai 7320.0).

    Begitu pula jika semisal ternyata harga bergerak melawan prediksi awal, setidaknya kerugian bisa kita batasi dengan pemosisian Stop Loss yang tepat. Dengan rasio risk:reward 2:1, maka kita bisa meletakkan Stop Loss dengan jarak hanya setengah dari Take Profitnya, yaitu pada level FTSE 7395.0

    5. Pelajari detail strategi trading CFD secara mendalam
    Selayaknya trading Forex, Anda juga akan membutuhkan referensi CFD trading secara mendetil dan lengkap untuk mengetahui seluk beluknya, seperti; jenis aset, strategi trading CFD, syarat dan kondisi trading serta kelebihan dan kekurangannya dibanding jenis instrumen lain.

Viewing 15 posts - 76 through 90 (of 105 total)

You must be logged in to reply to this topic.