Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,081 replies, has 5 voices, and was last updated by  rahmatrabani 1 day, 17 hours ago.

Viewing 15 posts - 826 through 840 (of 1,082 total)
  • Author
    Posts
  • #6235

    jakaduriat
    Participant

                                                                                Pengertian Analisa Fundamental

    Analisa Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global dan juga tiap-tiap negara.

    Transaksi perdagangan mata uang dan saham tidak terlepas dari kepiawaian kita dalam menganalisa kondisi fundamental suatu negara. Cara tersebut merupakan rangkaian pengamatan yang disebut dengan analisa fundamental. Tak hanya bertrading mata uang, trading saham juga mengenal analisa fundamental. Artikel ini akan mengupas pengertian analisa fundamental secara umum yang bisa diaplikasikan untuk memahami trading forex dan trading saham.

    Dalam trading umumnya dikenal dua metode analisa, yaitu Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal. Pengertian analisa Fundamental adalah pengamatan atas kondisi fundamental suatu negara, perusahaan, dan hal-hal lain yang mempengaruhi nilai suatu mata uang atau saham, secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan analisa teknikal adalah analisa yang mengukur histori harga di masa lalu dengan rumus-rumus matematis tertentu.

    Untuk indeks saham Hang Seng misalnya, akan dianalisis kondisi ekonomi dan politik kawasan Hong Kong dan China. Sedangkan untuk mengetahui fundamental mata uang Dolar AS, maka perlu ditelaah seluk beluk ekonomi dan politik Amerika Serikat. Kesimpulannya, analisa fundamental ini penting dilakukan untuk menentukan arah pergerakan mata uang ataupun indeks saham.

    Pengertian Analisa Fundamental
    Definisi:

    Analisa Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global atau secara regional yang berbeda tergantung negara asal bursa Indeks Saham, perusahaan yang mengeluarkan saham, atau negara yang mata uangnya diperdagangkan.

    Prinsip:

    Analisa fundamental merupakan seni tersendiri untuk memperhitungkan penting-tidaknya suatu informasi yang diperoleh dari perkembangan politik atau ekonomi suatu negara. Apakah informasi tersebut akan menjadi faktor yang akan berpengaruh terhadap fluktuasi nilai tukar suatu mata uang atau tidak. Berikut ini adalah prinsip-prinsip analisa fundamental:

      [*]Reaksi Berantai: Semakin besar dampak suatu informasi, maka efeknya akan berantai pada forex maupun pada indeks saham.
      [*]Jarak Informasi: Semakin dekat sebuah informasi dengan suatu indeks saham, maka akan semakin besar pengaruh informasi tersebut. Misalnya, informasi yang berasal dari dalam negeri Indonesia akan besar pengaruhnya terhadap nilai IHSG dibandingkan informasi dari luar negeri.
      [*]Sumber Berita: Semakin resmi dan populer sumber berita tersebut, maka akan semakin kuat pengaruhnya terhadap nilai suatu indeks saham.
      [*]Jenis Berita: Berita ekonomi lebih kuat pengaruhnya terhadap indeks saham suatu negara dibanding berita lainnya, seperti politik, sosial maupun budaya.

    Prosedur:

    Segala informasi mengenai perekonomian atau politik suatu negara dapat dijadikan alat untuk memprediksi pergerakan suatu indeks saham atau mata uang. Oleh karena itulah, analisa fundamental erat sekali kaitannya dengan berita atau news. Pada intinya, informasi dan data tersebut akan mempengaruhi permintaan dan penawaran forex atau indeks saham suatu negara.

    Metode:

    Dalam melakukan metode analisis fundamental, diperlukan kemauan untuk update atau mengikuti rilis berita ekonomi suatu negara. Media informasinya pun beragam, bisa melalui rilis berita resmi dalam situs-situs berita terpercaya; melalui pusat statistik suatu negara atau kementerian tertentu tergantung datanya. Bagaimana mengetahui jadwal rilisnya? Anda bisa melihatnya melalui Kalender Forex yang tersedia di Seputarforex maupun forum-forum trading lainnya.

    Sifat-Sifat Berita Fundamental
    Sifat-sifat Berita Fundamental dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu:

    1. Berita Bersifat Bullish.

    Bullish berasal dari kata ‘bull’ (sapi jantan). Sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya yaitu, menanduk kemudian dilemparkan ke atas). Secara maknawi, artinya berita ini akan cenderung mendorong kenaikan harga suatu aset, baik itu mata uang, indeks, maupun saham.

    Contoh berita yang bersifat bullish adalah apabila dikabarkan Gross Domestic Product (GDP) suatu negara meningkat hingga melampaui perkiraan awal, maka akan cenderung mendorong mata uangnya menguat.

    pengertian-analisa-fundamental

    Gambar kiri: harga bergerak bullish, gambar kanan: harga bergerak bearish

    2. Berita Bersifat Bearish.

    Bearish berasal dari kata ‘bear’ (beruang). Sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar yang terlihat seolah-olah akan naik namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya, yaitu mengangkat lalu dibanting).

    Contoh berita bersifat bearish dari media adalah apabila dikabarkan terjadi penurunan inflasi konsumen (CPI) hingga lebih rendah dari ekspektasi awal. Berita mengenai inflasi yang lemah bisa menyebabkan suatu mata uang melemah.

    Meski demikian, perlu menjadi catatan di sini bahwa analisa fundamental membutuhkan kejelian dalam mengidentifikasi suatu berita. Walaupun dalam contohnya disebutkan demikian, efeknya di lapangan tidak akan selalu pasti, karena banyak sekali variabel yang berlangsung dalam waktu bersamaan. Analisa fundamental sifatnya tidak eksak; akan ada suatu masa dimana akan terjadi kondisi anomali, meskipun tidak sering. Oleh karena itulah, mayoritas trader menggabungkan analisa teknikal dan analisa fundamental.

    Keuntungan Dan Kelemahan Analisa Fundamental
    Keuntungan analisa fundamental adalah sebagai berikut:

      [*]Dapat menentukan harga secara global.
      [*]Pada kasus tertentu, analisa fundamental efektif untuk short term trading.
      [*]Kondisi fundamental merupakan penentu trend harga dalam jangka panjang (long term).

    Kelemahan Analisa Fundamental adalah sebagai berikut:

      [*]Tidak bisa menentukan posisi secara cepat.
      [*]Memakan banyak waktu.
      [*]Subyektif, terlalu banyak asumsi dan sumber yang dipakai.

    Terlepas dari kelemahan dan keunggulan tersebut, setiap trader perlu memahami analisa fundamental, agar tak salah membeli aset yang nilai fundamentalnya terlalu buruk atau harganya terlalu mahal. Analisa fundamental juga diperlukan oleh para trader yang sedang mencari aset berharga murah untuk kelak dijual di harga tinggi.

    SUMBER : seputarforex.com

     

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6238

    jakaduriat
    Participant

                                                                                 Pandangan Masyarakat Terhadap Forex 

    Bagi kebanyakan orang, forex mungkin dianggap sebagai gambling alias judi. Padahal jika ditelisik lebih jauh, forex jelas berbeda dengan judi.

    Pandangan masyarakat terhadap forex, terutama yang masih sangat awam, seringkali menganggap trading sama seperti judi. Hal ini karena pergerakan harga di pasar tidak tetap, ditambah tidak adanya kemampuan manajemen risiko yang baik dalam diri kebanyakan trader pemula. Akibatnya, profit yang diperoleh juga tidak bisa konsisten: kadang untung, kadang rugi.

    Hal inilah yang akhirnya mendasari para trader forex gagal alias failed traders, untuk berpikir ala gambler dan menjadikan trading seperti judi. Menurut survei yang pernah dilakukan sebelumnya, failed traders cenderung menganggap pasar sebagai casino, lantas open posisi asal-asalan, kemudian mereka tinggal menunggu hasilnya. Kalau untung ya syukur, kalau rugi berarti nggak rejeki. Dari situlah kemudian muncul stigma jika trading forex tak jauh beda dengan bermain judi alias gambling.

    trading bukan gambling

    Padahal, jika ditelisik lebih jauh, trading forex jelas sangat berbeda dengan gambling. Jika dalam gambling Anda beradu keuntungan, maka dalam forex bukan semata-mata faktor luck. Ada juga pemahaman dan penerapan Trading Plan yang Anda jadikan acuan. Trading forex merupakan salah satu investasi bisnis yang menjanjikan karena profit yang diperoleh bisa sangat besar. Namun, tentunya penguasaan dan pemahaman trading dalam diri harus benar-benar matang dan maksimal. Kalau tidak? Yaa bablas deh hehe…

    Beda Trader Dan Gambler
    Agar Anda tidak tersesat dalam “forex-gambling” serta pandangan masyarakat terhadap forex tidak berlanjut salah, berikut ini adalah beberapa faktor pembeda antara trading forex dengan gambling:

    Jadi, apakah Anda sudah termasuk dalam karakter seorang trader forex? Atau karakter Anda masih “dibumbui” oleh karakter gambler? Jika ya, maka perlu kiranya untuk segera membenahi diri agar trading forex Anda tidak tersesat menjadi gambling.

    Selain beberapa faktor pembeda di atas, satu hal lain yang mendasari perbedaan trading forex dengan gambling adalah hukumnya. Seandainya forex itu adalah sebuah perjudian, tentunya investasi semacam ini dilarang keberadaannya oleh pemerintah, baik di Indonesia maupun di negara lain. Alih-alih dilarang, keberadaannya semakin menguat dan forex merupakan aset dengan likuiditas paling tinggi dibanding produk bursa lainnya.

    Sebagaimana yang disebut di atas, failed traders atau trader yang gagal dalam forex (banyak di antaranya dialami oleh seorang pemula) menyebabkan mereka beranggapan forex sama dengan judi. Padahal, satu-satunya penyebab kerugian adalah mereka sendiri. Mereka mungkin tahu tentang forex trading, tapi tidak menguasainya. Karena kurangnya pemahaman instrumen analisa yang ada, potensi kerugian menjadi lebih besar, dan itulah yang menimpa diri mereka.

    Mengubah Cara Pikir Gambler Menjadi Trader
    Ada beberapa cara yang bisa diikuti jika ada “indikasi” Anda termasuk dalam gambler forex, yakni sebagai berikut:

      [*]Anda boleh jadi berhenti trading dulu untuk sementara waktu, tapi jangan terlalu lama. Hal ini akan berguna untuk membantu menenangkan pikiran serta me-reset mindset Anda. Mindset harus bisa melihat trading sebagai sebuah bisnis, bukan sekedar tebak-tebakan belaka.
      [*]Segera miliki dan pelajari strategi trading. Jika diperlukan, Anda bisa mengulang kembali trading style dalam akun demo. Biasanya, trading yang banyak digunakan oleh trader pemula adalah dengan bantuan indikator Moving Average (MA) atau Bollinger Bands (BB)
      [*]Rencanakan target trading dengan membuat Trading Plan. Anda harus mencantumkan strategi trading, Risk/Reward Ratio, batas limit Stop Loss dan Take Profit, serta buatlah evaluasi tiap selesai trading. Perlu diingat bahwa Anda harus bisa disiplin dalam menerapkan cara trading, agar hasil yang diperoleh sesuai harapan.
      [*]Tidak menaruh harapan pada pasar, karena pasar forex tidak bisa diharapkan. Sebagaimana yang Anda tahu, pergerakan harga mata uang di pasar dipengaruhi oleh berbagai faktor. Untuk itu, analisa fundamental yang mendalam perlu dilakukan guna mengetahui kondisi pasar.
      [*]Menargetkan hasil trading secara keseluruhan dalam jangka panjang, bukan mengharapkan hasil jangka pendek dengan sekali atau dua kali entry. Orientasi hasil trading jangka panjang biasanya bertahan lama dan bisa menghasilkan profit yang konsisten. Bagi forex gambler, orientasi jangka pendek melalui teknik scalping memang cepat memberikan hasil, tapi hasilnya tidak bisa berkelanjutan.
      [*]Realistis pada modal yang digunakan untuk trading, dengan tidak menggunakan ukuran lot yang terlalu besar ketika entry. Batasi berapa lot maksimal tiap kali Anda membuka posisi, atau batasi berapa kali Anda masuk pasar. Misalnya, maksimal 1 lot tiap kali buka posisi dan maksimal 3 kali buka posisi dalam sehari. Pastikan jumlah lot sesuai dengan besarnya modal Anda.
      beda trader dan gambler
      Penutup
      Terdapat pepatah lama yang mengatakan bahwa mereka yang mengetahui akan dikalahkan oleh mereka yang memahami. Mereka yang memahami akan dikalahkan oleh mereka yang menguasai. Mereka yang menguasai akan dikalahkan oleh mereka yang menyukai, dan mereka yang menyukai akan dikalahkan oleh mereka yang menghayati. Pepatah ini pun boleh jadi berlaku pada trading forex: ketahui dulu tentang forex secara mendalam, pahami, kuasai, kemudian cintai aktivitas trading Anda.

    Sebelum menyusun strategi trading yang tepat, ada baiknya Anda menentukan dulu time frame tradingnya. Jika tertarik untuk trading di time frame harian (intraday), maka artikel 5 Strategi Forex Andalan Untuk Trading Intraday ini dapat Anda jadikan referensi bacaan.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6241

    jakaduriat
    Participant

                                                            Harga Minyak Rebound, USD/CAD Kembali Terkoreksi

    USD/CAD diperkirakan masih berpotensi terkoreksi lebih lanjut ke sekitar 1.33377, sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren bullish.

    Analisa Fundamental
    Pasangan mata uang USD/CAD turun dari level tertinggi 12 hari, setelah harga minyak kembali merangkak naik di tengah mengecewakannya data manufaktur Amerika Serikat (AS).

    Minyak yang merupakan komoditas andalan ekspor Kanada kembali menguat pada sesi perdagangan sebelumnya akibat meningkatnya kekhawatiran akan pengetatan pasokan minyak global. Konflik yang terjadi di Libya serta turunnya ekspor Venezuela dan Iran menjadi faktor di balik kekhawatiran ini.

    Meskipun demikian, Dolar Kanada masih cenderung dibayangi sentimen negatif mengingat survei triwulanan Bank Sentral Kanada (BoC) menunjukkan bahwa sentimen bisnis Kanada telah berubah ke arah negatif. Penurunan sentimen ini diperkirakan berakara dari pelemahan pada sektor energi, perlambatan perumahan, serta ketegangan perdagangan global.

    Harga Minyak Rebound, USD/CAD Kembali

    Pasangan mata uang USD/CAD bergerak turun dari level tertinggi 12 hari, dan diperkirakan masih berpotensi terkoreksi lebih lanjut ke sekitar area Support 1.33377, sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren Bullish.

    [INDENT]Rekomendasi
    Entry Buy: 1.33377
    Take Profit: 1.33781
    Stop Loss: 1.32974[/INDENT]

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6245

    jakaduriat
    Participant

                                               Belajar Trading Forex Dari Keunggulan Tersembunyi Trader Sukses

    Seorang Trader Sukses mengisahkan bagaimana pengalamannya selama karir trading. Ternyata banyak hal yang layak dijadikan bekal untuk perjalanan karir trading kita.

    Seorang trader sukses sekaligus hedge fund manager, Jarratt Davis, dalam salah satu pos di situsnya mengisahkan bagaimana pengalamannya selama karir trading dan pergaulannya dengan berbagai institusi investasi dan para trader top yang bekerja di dalamnya. Ternyata banyak hal-hal tersembunyi yang layak untuk kita pertimbangkan sebagai bekal untuk perjalanan karir trading kita. Berikut adalah beberapa diantaranya:

    1. Trader Sukses Tetap Percaya Pada Kemampuan Diri Walau Mengalami Kerugian Beruntun
    Masing-masing trader memiliki saat terburuknya. Begitu juga dengan orang yang menjadikan trading sebagai profesi dan benar-benar merasakan kesuksesan dalam dunia trading. Saat banyak kerugian menghampiri termasuk dan waktu kerugian beruntun datang, saat itulah menjadi suatu ujian yang akan membedakan antara “Trader Sukses” dan “Trader Yang Baru Merasa Sukses”.

    Trader Sukses sejati sudah mendalami bagaimana bisnis ini bergerak dan sampai pada tahap menganggap kerugian sebagai suatu kejadian yang wajar. Bahkan sudah memaklumi hal ini menjadi sesuatu yang harus terjadi dalam karirnya sebagai trader. Trader Sukses sejati akan tetap memiliki keyakinan teguh bahwa sistem tradingnya bakal kembali ke puncak performa pada waktunya nanti. Berbeda dengan “Trader Yang Baru Merasa Sukses”. Titik ini justru sering menjadi titik balik bagi para pemula dan trader amatir untuk kembali mempertanyakan tentang keandalan sistem tradingnya.

    2. Trader Sukses Sejati Tidak Memiliki Batasan Waktu Untuk Masuk Pasar
    Walau tidak melakukan trading yang terjadwal setiap jam atau hari atau minggunya, namun setiap hari trader forex yang sukses sejati selalu mengikuti perkembangan pergerakan pasar. Tidak seperti para “Trader Yang Baru Merasa Sukses”, yang masuk pasar dengan dasar pola waktu tertentu. Setiap petunjuk atau sinyal besar dan kecil yang muncul setiap jam, hari, atau bahkan mingguan, selalu dijadikan kesempatan bagi para para trader amatiran untuk masuk ke pasar.

    Pembeda berikutnya adalah ketika para trader sukses sejati tersebut sedang memiliki posisi trading yang terbuka. Mereka tidak pernah berharap bahwa target profit akan tercapai.

    Kok aneh ya? Baru kali ini ada orang yang nggak ingin harapannya dikabulkan. Bukan begitu..tapi mereka lebih cenderung berfokus mengamati sinyal-sinyal yang muncul setelah posisi dibuka, apakah terus ada dukungan yang searah dengan posisi tersebut. Mereka meyakini bahwa posisi yang sudah dibukanya di dalam pasar tidak akan mampu untuk mempengaruhi pergerakan harga di pasar, sehingga siap sedia untuk “meralat”.

    3. Para Trader Sukses Sejati Sangat Hati-Hati Menjaga Risiko
    Seorang Trader Sukses sejati berpikir tentang meminimalkan risiko, sedangkan “Trader Yang Baru Merasa Sukses” menghitung bagaimana mereka bisa memaksimalkan keuntungan. Seorang Trader Sukses sejati selalu berusaha menjaga dan membatasi kerugian tidak lebih dari 2 persen dari nilai akun dalam satu posisi yang mereka buka. Mereka juga dengan ketat memberikan batasan risiko maksimal sebesar 1 persen untuk sekali kesempatan masuk pasar.

    Untuk mendukung manajemen risiko seperti itu, mereka menggunakan strategi Stop Loss yang lebar. Mengapa demikian? Karena dengan rentang nilai besar atau lebar tersebut, mereka memiliki kesempatan untuk membuat evaluasi. Apakah posisi yang mereka buka tersebut sudah sesuai dengan arah pergerakan pasar dan sinyal-sinyal yang muncul setelah posisi dibuka? Nah, jika disimpulkan posisi mereka salah, maka dengan cepat mereka bisa menutup posisi guna meminimalkan risiko dan kerugian.

    4. Trader Sukses Sejati Hanya Memasang Target Secara Tahunan
    Seorang trader yang sangat baik menjaga dana yang dikelolanya, fokus pertamanya adalah keamanan dana investor, baru kemudian berbicara tentang keuntungan. Salah satunya adalah dengan menerapkan penghitungan kerugian maksimal yang dialami tidak lebih dari 10 persen selama rentang waktu setahun. Dan menghasilkan keuntungan dalam rentang 25-40 persen.

    Berbeda dengan “Trader Yang Baru Merasa Sukses”, beranggapan bahwa menghasilkan keuntungan ratusan persen dalam beberapa kali trading saja adalah cara trading yang baik dan benar.

    5. Trader Sukses Sejati Berfokus Pada Fundamental
    Pelaku pasar forex bukan hanya spekulan. Setiap hari, banyak sekali transaksi bisnis yang tidak berdasarkan spekulasi. Kapan saja bisa terjadi, suatu perusahaan melakukan transaksi valas dalam jumlah besar. Sebagai gambaran misalkan ada perusahaan X di negara A hendak melakukan ekspansi ke negara B. Dalam proses tersebut ternyata pabrik X harus membeli mata uang negara B sejumlah 50 juta dolar.

    Transaksi seperti itu bisa mempengaruhi price action pada timeframe pendek, tetapi pergerakan price action yang random dan tidak terjadwal ini tidak ada hubungannya dengan fundamental suatu mata uang dan malah bisa jadi berkebalikan dengan bias arah pergerakan harga sesungguhnya. Trader amatir bisa dengan mudah terhanyut oleh price action semacam itu, berpikir kalau itu adalah awal dari pergerakan besar tanpa alasan yang jelas. Tetapi trader profesional takkan mempedulikan itu dan menunggu hingga ada alasan yang cukup logis sebelum membuka posisi trading.

    Semoga beberapa faktor di atas akan membantu proses trading kita hingga akhirnya mendapat keuntungan konsisten dalam jangka panjang.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6248

    jakaduriat
    Participant

                                                                  Kebiasaan Buruk Yang Bisa Buat Anda Gagal Kaya

    Meski ada semboyan “hemat pangkal kaya”, tetapi faktanya di dunia ini sekedar hemat saja tidak cukup. Anda perlu memperbaiki kebiasaan – kebiasaan buruk berikut ini.

    Uang memang bukan segalanya, tetapi kalau tak punya banyak uang pun hidup bakal kesulitan. Banyak orang mengetahui itu dan karenanya ingin jadi kaya, tetapi tak sedikit diantaranya yang tanpa disadari melakukan kebiasaan – kebiasaan buruk yang bisa membuat diri selamanya gagal kaya. Kebiasaan – kebiasaan buruk apa saja?

    1. Mengambil terlalu banyak kredit dan tak tahu bagaimana riwayat kredit diri sendiri.
    Mendapatkan kredit itu mudah, sedangkan melunasinya akan lebih susah. Ini terutama berlaku bagi orang-orang yang memandang pinjaman bank sebagai solusi, tanpa mempertimbangkan bagaimana kelak akan menyelesaikannya. Mulai dari kredit motor, KPR, kartu kredit, saat ini setiap individu bisa memiliki antara satu hingga tiga atau lebih kredit dalam satu waktu. Namun, sudahkah Anda menghitung berapa total pokok pinjaman plus bunga dan menjadwalkan pembayarannya?

    Lebih parah lagi ketika mereka yang punya kebiasaan buruk ini luput memeriksa riwayat kreditnya. Kemudian ketika suatu saat membutuhkan pinjaman darurat malah ditolak karena riwayat kreditnya buruk. Padahal, memeriksa riwayat kredit relatif mudah, cukup dengan mengisi formulir online dan mengambil hasilnya di kantor Bank Indonesia terdekat.

    2. Tidak merancang target keuangan.
    Kebanyakan orang mengatur pengeluaran sejajar dengan pemasukan, dalam arti berapa gaji bulanan, sebesar itu pulalah pengeluaran bulanan (atau malah lebih besar lagi dengan didanai utang). Kalaupun berhasil menyisihkan sebagian uang di awal bulan, belakangan akan terpakai juga untuk belanja. Demikian seterusnya dari waktu ke waktu.

    Kalau seperti itu, kapan akan kaya? Bagi mereka yang melakukan kebiasaan buruk ini, maka tak peduli berapa kali gaji naik, tentu takkan cukup karena kebutuhan plus keinginan terus menerus naik bersama dengan pendapatan.

    Buatlah target keuangan tertentu. Misalnya, Anda ingin tahun 2025 berangkat haji, atau 15 tahun lagi menyekolahkan anak ke luar negeri, atau 20 tahun lagi punya blok ruko sehingga hidup cukup ongkang-ongkang kaki, dan lain sebagainya. Dengan patokan target tersebut, selanjutnya buatlah “strategi”.

    3. Tidak membuat rencana anggaran dan investasi.
    Karena tak punya target, maka wajar pula bila kebanyakan orang tak punya rancangan anggaran pemasukan dan pengeluaran maupun rencana investasi, terutama mereka yang masih muda. Kebiasaan buruk ini tak hanya dilakukan oleh orang Indonesia saja. Menurut suatu penelitian, 19% dari kalangan muda Amerika (millenial) tak punya anggaran sama sekali, sedangkan 26% lagi hanya membuat anggaran untuk membayar tagihan rutin, lalu sisanya dihabiskan sesuka hati. Ini termasuk kebiasaan buruk yang perlu diubah.

    Buatlah target keuangan. Lalu setelah memasang target, tentukanlah rancangan anggaran dan investasi Anda. Berapa persen dari pendapatan bulanan akan dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, berapa persen untuk membayar cicilan kredit, lalu sisihkan juga untuk cadangan situasi darurat, pensiun, dan tabungan/investasi. Jangan lupa anggarkan juga beberapa persen untuk amal.

    4. Nyaman dengan status quo.
    Dibanding orang yang tak punya target dan rencana keuangan, boleh jadi lebih banyak lagi mereka yang merasa nyaman dengan kondisi keuangannya saat ini…tanpa menyadari bahwa suatu ketika segalanya bisa berubah drastis.

    Seorang istri menerima saja kiriman bulanan dari suaminya tanpa berupaya menabung ataupun berinvestasi, lalu panik ketika sang suami tiba-tiba meninggal sedangkan anak-anak masih kecil, simpanan minim, dan ia tak punya pengalaman kerja maupun skill berharga. Seorang karyawan cinta mati dan loyal pada tempat kerjanya, lalu tiba-tiba perusahaan gulung tikar atau melakukan efisiensi hingga ia kena PHK.

    Kejadian-kejadian semacam itu tentu tak asing di telinga kita. Padahal, sejak kecil kita sudah sering mendengar pepatah “sedia payung sebelum hujan”, tetapi pada akhirnya nasehat itu hanya sekedar kata-kata.

    5. Tak berinvestasi pada diri sendiri.
    Kalau bicara tentang berinvestasi, lalu investasi apa yang terbaik? Yang pertama dan terutama adalah berinvestasi pada diri sendiri. Anda lah yang akan berjuang mencari uang, dan meskipun seandainya kelak Anda bisa membuat uang bekerja sembari diri ongkang-ongkang kaki, tetap saja Anda harus cukup sehat untuk membuat keputusan-keputusan strategis.

    Jadi, berinvestasilah pada diri Anda sendiri. Jagalah kesehatan, minum suplemen jika dibutuhkan, tingkatkan terus wawasan dan skill yang dimiliki. Jangan terlena oleh kenyamanan status quo hingga lupa mengembangkan diri; ini termasuk kebiasaan buruk. Sebagai karyawan, nilai diri Anda akan makin tinggi sejalan dengan semakin sehat, semakin tinggi skill, dan semakin banyak pengalaman di tangan. Sedangkan sebagai enterpreneur atau investor, kesehatan, skill, dan pengalaman itu bisa membuat Anda mampu mengambil keputusan-keputusan yang lebih berkualitas (baca: menghasilkan lebih banyak uang).

    6. “Menyimpan semua telur dalam satu keranjang”
    Meskipun berinvestasi pada diri sendiri itu penting, tetapi tak kalah pentingnya juga untuk berinvestasi pada beragam aset. Sekali lagi: jangan mudah puas pada status quo, meskipun kini gaji bulanan Anda sudah tinggi.

    Akan lebih aman dan menguntungkan apabila Anda mampu merancang beberapa sumber pendapatan, sehingga saat satu sandaran goyah atau tumbang, masih ada yang lainnya. Katakanlah Anda seorang karyawan, maka dampak PHK mendadak bisa ditanggulangi lebih baik jika masih punya simpanan dan memiliki sumber pendapatan lain seperti dari properti yang disewakan, toko atau rumah makan, investasi saham, atau trading forex.

    7. Membiarkan dana mangkrak di rekening tabungan.

    Pada dasarnya, kebiasaan buruk nomor tujuh ini mirip dengan nomor enam. Mayoritas orang Indonesia punya rekening tabungan, tetapi hanya segelintir yang berinvestasi. Bagi Anda, ini sebenarnya peluang. Jika Anda ingin kaya, atau setidaknya memiliki lebih banyak uang, hindari kebiasaan buruk ini.

    Begitu Anda sudah berhasil mengumpulkan tabungan yang lumayan di bank, jangan biarkan hanya diam begitu saja dalam rekening. Buat uang itu bekerja untuk Anda dengan berinvestasi dalam aset-aset berharga. Ketahuilah bahwa tabungan di bank jika didiamkan maka lama kelamaan akan menyusut bukannya bertambah, karena potongan administrasi bisa sama dengan atau malah lebih besar dibanding bunga yang diberikan bank.

    Pilihan investasi masa kini sangat beragam. Anda bisa memilih investasi sektor riil, mulai dari ikut franchise (waralaba), membuka restoran, toko, bengkel, kos-kosan, atau bahkan sekedar membuat barang kerajinan tangan atau dropship untuk dijual lewat sosial media. Dapat juga memilih investasi sektor finansial, baik itu dengan membeli saham, reksadana, atau belajar trading forex. Entah pilihan mana yang Anda ambil, pokok pentingnya adalah jangan sampai membiarkan banyak uang terbengkalai.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6250

    rahmatrabani
    Participant

    Gunakan lot yang kecil untuk untuk ukuran account Anda untuk menjaga emosi. Dengan sedikit uang yang keluar, maka emosi juga bisa terjaga. Jadi sampai Anda sangat percaya diri pun, gunakanlah lot yang kecil

    #6257

    jakaduriat
    Participant

                                                                            Peluang Trading Dari “Sindrom China”

    Rilis positif data China telah mendominasi pasar forex dalam beberapa hari terakhir. Apakah ini benar mengindikasikan pemulihan ekonomi, atau hanya menjadi koreksi sementara?

    Sejak awal tahun, People’s Bank of China (PBoC) telah menyuntikkan stimulus masif untuk memulihkan kondisi ekonomi. Total dana yang digelontorkan dalam program ini di Q1 hampir mencapai 800 miliar Dolar AS, sekitar 9% dari GDP China di tahun 2018. Tak sia-sia, upaya itu termanifestasi ke dalam perolehan data-data ekonomi yang lebih tinggi dari ekspektasi.

    Biro Statistik Nasional China melaporkan Produksi Industri yang melompat dari 5.9% ke 8.5% dalam basis tahunan. Sementara itu, Retail Sales meningkat ke 8.7% versus estimasi 8.5%, dan GDP mempertahankan performa pertumbuhan Q4 di kisaran 6.4% secara year-on-year.

    Setelah awal yang terjal di tahun 2019, PBoC memang berharap jika stimulus berskala besar yang diluncurkan dapat memacu investasi domestik, mengangkat minat konsumsi, dan memantik kembali gairah di sektor manufaktur.

    Data-data ekonomi China yang mengungguli ekspektasi pun berhasil membawa AUD/USD melewati 0.7200 untuk pertama kalinya dalam sebulan. Sementara itu, EUR/USD juga sukses melalui level 1.1280 yang kini sudah menjadi support terdekat untuk pair tersebut.

    Akan tetapi, optimisme terhadap pertumbuhan China yang tercipta dari rilis serangkaian data di atas tidak dibarengi dengan kondisi di pasar obligasi domestik. Menurut analisa ACY, bond market China lebih merefleksikan perlunya outlook hawkish PBoC sebagai nada kebijakan ke depan.

    Ditambah lagi, Overnight Repo Rate telah melesat dari 1.5% ke level tertinggi 4 tahun di level 2.95%, setelah pemangkasan Reserve Ratio yang lama ditunggu-tunggu tak terealisasi di awal bulan ini. Yield obligasi bertenor 10-tahunan juga menguat sebesar 30 basis poin ke 3.40% dalam kurun waktu dua minggu terakhir.

    PBoC kemungkinan telah mengerahkan semua potensi kebijakan moneter longgar di Q1, sehingga mereka akan mulai menekankan kontrol terhadap Money Supply berlebih dan mengurangi stimulus di paruh kedua tahun ini. Maka dari itu, impuls “risk on” yang terdapat di pasar forex dan saham minggu ini agaknya telah mencapai titik penghabisan. ACY pun memproyeksi jika reli USD berikutnya akan tiba dalam waktu dekat.

    Komentar dari para pejabat ECB di awal minggu ini masih menggarisbawahi pernyataan Mario Draghi, bahwa proyeksi pertumbuhan Uni Eropa telah mencapai poin maksimalnya, dan pelemahan secara menyeluruh di Zona Euro akan berlanjut di kuartal kedua tahun ini.

    Sementara itu, notulen RBA Selasa kemarin (16/April) mengkonfirmasi bahwa target kondisi ideal untuk penyesuaian Rate Hike saat ini sudah terlampau tinggi, sehingga arah kebijakan selanjutnya yang lebih memungkinkan adalah penurunan suku bunga. Sekalipun begitu, para pejabat bank sentral Australia kompak menyoroti kuatnya pertumbuhan tenaga kerja yang dapat berimbas pada peningkatan upah di Q2.

    Atas pertimbangan tersebut, ACY masih mempertahankan outlook bearish terhadap AUD/USD, dan meyakini jika pair itu akan diperdagangkan turun dalam beberapa waktu ke depan.

    Di sisi lain, USD/JPY telah bergerak dalam kisaran sempit antara 111.80 dan 112.15 di sepanjang minggu ini. Menurut pengamatan ACY, pertaruhan pasar senilai lebih dari 8 miliar Dolar AS telah menempatkan pair ini pada kisaran 111.70 hingga 112.30, sehingga tak heran jika volatilitas USD/JPY cenderung lemah dalam beberapa hari terakhir. Secara teknikal, indikator momentum pair tersebut sudah membentuk divergence, dengan Daily RSI yang selip ke 61.60.

    Mengenai Brexit, putusan penundaan deadline nyatanya tak banyak menyokong pergerakan Sterling. GBP/USD masih diperdagangkan di bawah MA 30 dalam 6 sesi terakhir. Saat ini, level 1.2980 merepresentasikan batas Double Bottom. Terjadinya break dari area ini akan memicu ekstensi penurunan menuju 1.2910.

    SUMBER : seputarforex.com

     

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6259

    jakaduriat
    Participant

                                                  Perubahan jadwal trading tanggal 18 – 22 April 2019

    Karena liburan Paskah yang akan datang, beberapa perubahan akan dilakukan pada jadwal trading antara tanggal 18 dan 22 April 2019

    Klien yang terhormat!

    Karena Jumat Agung dan Senin Paskah di AS dan Eropa, jadwal trading akan diubah pada tanggal 18 dan 22 April 2019. Harap, pertimbangkan informasi ini saat melakukan transaksi.

    [/url]

    Mulai 23 April 2019 semua instrumen akan tersedia untuk perdagangan seperti biasa.

    Hormat kami,
    ForexChief

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6260

    jakaduriat
    Participant

                                                           Harga Emas Stabil Setelah Terpukul Retail Sales AS

    Harga emas tidak menambah penurunan dan stabil di level rendah setelah Dolar AS menguat pasca kenaikan penjualan ritel AS.

    Setelah jeblok 1 persen di sesi sebelumnya, harga emas stabil di dekat level rendah empat bulan pada hari Jumat (19/April) dini hari. Penguatan Dolar AS pasca data Retail Sales sejalan dengan penurunan data manufaktur di Eropa. Oleh sebab itulah, harga emas tak menurun lebih jauh.

    Harga emas spot hampir tak berubah di $1,273.79 per ounce pada pukul 22:10 WIB, setelah terjun ke level terendah sejak tanggal 27 Desember di sesi sebelumnya. Sedangkan harga emas futures di Comex New York, naik 0.1 persen ke $1,277.50. Sementara itu, grafik XAU/USD berikut ini menunjukkan kenaikan tipis 0.08 persen di 1,274.17.

    Hingga menjelang libur panjang akhir pekan ini, harga emas sudah turun sekitar 1.3 persen dan sedang dalam jalur penurunan mingguan yang keempat. Pasar Eropa dan AS akan tutup dalam rangka libur Paskah.

    “Harga emas naik tipis karena short-covering di akhir pekan ini, dan di tengah kabar melemahnya manufaktur Zona Euro. Namun, kenaikan tersebut nyaris tidak berarti karena Indeks Dolar sudah menembus level 97 dan Penjualan Ritel (AS) membaik,” kata George Gero Managing Director di RBC Wealth Management.

    Dolar AS memang sedang menguat setelah Penjualan Ritel AS dilaporkan melesat di bulan Maret 2019. Dalam basis month-over-month, kenaikan mencapai level 1.6 persen, dari sebelumnya di -0.2 persen. Level tersebut juga lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan ke 0.9 persen.

    Para analis memperkirakan bahwa jika harga emas dapat terus mempertahankan level rendahnya saat ini walaupun Dolar AS menguat, maka bisa jadi, tekanan jual di level-level saat ini telah terbatas.

    Para investor juga mengawasi negosiasi perdagangan antara AS dengan China. Menurut laporan Wall Street Journal hari ini, kedua negara tersebut bertujuan untuk menyimpulkan negosiasi mereka di awal Juni tahun ini. Kabar posiif tersebut juga berkombinasi dengan menguatnya data ekonomi China.

    “Tentu saja, menguatnya ekonomi China dapat membuat permintaan (emas fisik) melonjak, tetapi kemungkinan harus menunggu kepastian dalam beberapa bulan lagi. Defisit perdagangan masih ada, tetapu ketidakseimbangan dalam jangka pendek tampaknya mengendur,” ungkap analis BMO kepada Reuters.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6262

    rahmatrabani
    Participant

    Salah satu cara untuk tetap menjaga mental trading kita stabil yaitu menggunakan apa yang saya sebut suplemen mental trading . Pengertian suplemen mental adalah apa apa yang membuat jiwa kita menjadi lebih sadar akan arti kehidupan. Dengan demikian jiwa kita tetap seimbang.

    Dan cara yang paling mudah adalah dengan melihat dan mengingatkan arti hidup sesungguhnya , serta melihat kembali apa tujuan hidup kita.

    #6267

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                   Konsistensi

    Para trader sukses akan menyarankan pada Anda bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah konsistensi. Masuk dalam pasar secara konsisten akan membentuk beberapa hal yang akan mendukung kesuksesan trading Anda, yaitu:

    Konsistensi membentuk “master strategi”

    Banyaknya gaya trading dan indikator dalam teknikal pada dasarnya disediakan agar Anda dapat menemukan strategi terbaik sesuai karakteristik Anda sebagai trader (Baca 6 Strategi Trading yang Efektif).

    Anda bisa menemukan strategi paling sesuai dengan karakteristik Anda dengan konsisten bertransaksi dan menganalisis pasar. Tanpa disadari, konsistensi membantu Anda membentuk strategi terbaik karena Anda telah mengenali pasar.

    Konsistensi membentuk kedisiplinan

    Menjadi trader sukses tidak hanya dilihat besaran profit yang didapat tapi lebih banyak bagaimana Anda mampu membaca peluang dalam pasar. Kemampuan itu bisa Anda dapatkan dari kedisiplinan Anda mempelajari dinamika dunia trading. Kedisiplinan Anda membentuk kemampuan Anda membaca pergerakan pasar.

    Konsistensi untuk menghindari emosi dalam trading

    Nial Fuller, seorang profesional trader dan edukator trader mengatakan, “Ketika Anda terlalu fokus pada profit yang Anda dapatkan, maka emosi Anda yang akan mengendalikan Anda.” Sedangkan dalam trading forex, faktor emosional harus dikesampingkan. Konsistensi trading akan menekan emosi Anda sehingga Anda bisa mengambil keputusan yang bijak saat merugi ataupun untung (Baca Memahami Pepatah “Cut Your Losses Short and Let Your Profits Run”).

    Konsistensi untuk peluang profit yang konsisten

    Salah satu keistimewaan trading forex adalah peluang profit dua arah, dimana Anda punya peluang profit saat harga naik dan harga turun (Baca Peluang Profit Dua Arah Trading Forex). Selama 5×24 jam pasar forex selalu memperlihatkan pergerakannya. Bagi Anda scalping trader, Anda akan menyadari bahwa pasar secara konsisten memberikan peluang. Terlebih menjelang dan saat rilis data ekonomi.

    Konsistensi sebagai portofolio trading

    Hal ini berhubungan dengan ketika Anda membuat jurnal trading (Baca To-Do List Ini Bisa Hasilkan Portofolio Kesuksesan Trading Anda) dan Rutinitas Trading Anda. Dari sini Anda bisa review ulang aktivitas trading Anda. Adanya portofolio bisa menjadi bahan evaluasi Anda, kapan Anda kurang tepat mengambil posisi sehingga Anda loss saat itu. Sama halnya saat evaluasi profit Anda.

    Anda memiliki kemampuan untuk menentukan apakah Anda akan menciptakan suatu kebiasaan yang baik untuk mewujudkan peluang profit saat trading. Hal ini dibutuhkan konsistensi Anda terhadap apa yang akan Anda lakukan dalam rutinitas trading Anda.

    Memanfaatkan akun demo dengan Trading Tanpa Risiko akan membantu Anda untuk melatih konsistensi trading Anda sebelum menggunakan akun riil nantinya. Anda akan mengetahui psikologi pasar dan mengetahui seberapa kuat faktor fundamental berpengaruh pada volatilitas pasar.

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6269

    jakaduriat
    Participant

                                                    Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula

    Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

    Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula, Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

    Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

    Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex?
    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.

    Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

    Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

    Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu?
    Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. “Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?”, atau “Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?”, atau “Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?”

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

    Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

    Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading?
    Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.

    Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing trader biasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

    Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6270

    jakaduriat
    Participant

                                                                           Analisa Emas 22-26 April 2019: GDP AS

    Minggu lalu, harga emas kembali melemah akibat melonjaknya data Retail Sales AS dan membaiknya GDP China. Minggu ini, data GDP AS akan menjadi katalis.

    Analisa mingguan XAU/USD berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar hingga akhir minggu lalu (19 April 2019), serta dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.

    Minggu lalu, harga emas kembali ditutup lebih rendah pada level USD 1275.44 per troy ounce, atau melemah 1.17% dari minggu sebelumnya. Penurunan emas terjadi selama empat minggu berturut-turut tdan menyebabkan logam mulia berada pada harga terendahnya sepanjang tahun ini.

    Depresiasi harga emas dimulai ketika rilis data pertumbuhan ekonomi China kuartal pertama tahun ini yang di atas ekspektasi, lalu dilanjutkan oleh data penjualan ritel AS bulan Maret yang melonjak +1.6%, tertinggi sejak September 2017. Membaiknya pertumbuhan ekonomi China sebagai raksasa ekonomi dunia telah memicu risk appetite investor, sementara naiknya penjualan ritel AS akan berdampak pada meningkatnya pengeluaran konsumen dan naiknya laju inflasi, yang mana akan mempengaruhi The Fed dalam menentukan suku bunga.

    Minggu ini akan dirilis data Advance GDP AS kuartal pertama tahun ini yang diperkirakan tetap +2.2%. Data penting dari AS lainnya adalah Durable Goods Orders bulan Maret 2019.

    Dari survei yang dilakukan Kitco.com, ada perbedaan prediksi antara pemain Wall Street dan Main Street. Sekitar 40% pemain Wall Street memprediksi harga emas akan lanjut bearish, 33% bullish, dan 27% netral atau cenderung sideways. Sementara 46% pemain Main Street memperkirakan bullish, 39% bearish, dan 14% netral.

    Dari analisa minggu lalu, pergerakan harga berlanjut bearish setelah menembus kurva support EMA 89 dan neckline. Harga juga telah menembus target 1276, dan saat ini berada di sekitar level 50% Fibo Retracement (acuan Fibo Retracement disesuaikan, dimulai sejak terjadinya uptrend pada pertengahan November tahun lalu).

    Dari penunjukan indikator trend, saat ini pergerakan harga masih cenderung melanjutkan pergerakan bearish:

      [*]Harga berada dekat kurva lower band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR berada di atas bar candlestick.
      [*]Kurva indikator MACD masih berada di bawah kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA berada di bawah level 0.00.
      [*]Garis histogram indikator ADX berwarna merah yang menunjukkan sentimen bearish.

    Jika menembus level support 50% Fibo Retracement (1271.20), target berikutnya adalah level 1253 (sekitar 61.8% Fibo Retracement). Kemungkinan harga emas akan terkoreksi terbatas antara level 1282.50 hingga 1289 (sekitar 38.2% Fibo Retracement).
    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6271

    rahmatrabani
    Participant

    Sistem leverage / daya ungkit inilah yang memungkinkan para trader dengan margin deposit yang terbatas dapat melakukan kontrak transaksi dengan jumlah besar. Hal ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperoleh keuntungan berlipat. Anda dimungkinkan untuk bertransaksi dengan sistem margin trading dan bisa melakukan transaksi sebesar 10,000 unit hanya dengan 100 USD.

    #6281

    rahmatrabani
    Participant

    Forex adalah bisnis yang memiliki resiko yang tinggi sehingga kondisi trading dari broker perlu dimanfaatkan dengan baik, kondisi yang nyaman jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik maka akan memberikan keuntungan bagi kita. Untuk saat itulah dalam memilih broker sebaiknya kita memilih broker yang benar-benar nyaman untuk kita trading sehingga akan sangat menguntungkan bagi kita.

Viewing 15 posts - 826 through 840 (of 1,082 total)

You must be logged in to reply to this topic.