Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 834 replies, has 5 voices, and was last updated by  rahmatrabani 1 day, 4 hours ago.

Viewing 15 posts - 811 through 825 (of 835 total)
  • Author
    Posts
  • #6193

    rahmatrabani
    Participant

    4 Cara Mudah Meningkatkan Hasil Trading

    1. Jangan terlalu sering melakukan Open Position
    2. Perlebar Target Profit
    3. Perlebar Stop Loss
    4. Gunakan Time Frame 4H (atau lebih)
    • This reply was modified 1 week, 2 days ago by  rahmatrabani.
    #6195

    jakaduriat
    Participant

    <p>                               Penyebab Margin Call Paling Berbahaya<br />      <br />Penyebab Margin Call paling utama bukan berasal dari sistem yang tidak akurat atau broker yang kurang mendukung. Percaya atau tidak, sumbernya berasal dari diri Anda sendiri.</p><p><br />Mengalami Margin Call adalah hal yang paling dihindari oleh trader. Bagaimana tidak, Margin Call adalah tanda bahwa modal trading kita telah menipis dan terancam tidak bisa membuka posisi baru. Tidak hanya trader baru, trader yang sudah berpengalaman pun kadang tak luput dari Margin Call. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dua penyebab Margin Call paling berbahaya dan menghindarinya.</p><p><br />Sekilas Mengenai Margin Call<br />Saat mulai terjun ke dunia trading forex, Anda akan akrab dengan istilah Margin Call. Ada berbagai kisah yang diceritakan oleh banyak trader mengenai “panggilan tidak mesra” ini, tetapi sangat sedikit yang membagikan tips bagaimana cara menghindari penyebab Margin Call. Sebelum berbicara lebih lanjut, sudah tahukah Anda seperti apa Margin Call yang sebenarnya?</p><p><br />Kebanyakan trader salah mengira bahwa Margin Call sama dengan Stop Out, dimana posisi yang sedang dibuka dan mengalami Loss akan secara otomatis ditutup oleh broker karena modal sudah tidak mencukupi. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah. Ada broker yang memberikan level Margin Call dan Stop Out-nya pada nilai yang sama, tetapi ada juga broker yang menyediakan batasan berbeda. Kuncinya adalah membaca dengan teliti penawaran broker mengenai Margin Call dan Stop Out. </p><p><br />Contohnya seperti ini:</p><p><br />

    Jika Anda bertrading pada broker yang memberikan peraturan Margin Call Level 30% dan Stop Out Level 20%, berarti pada saat Margin Call Level (Equity/margin total x 100%) sudah mencapai 30%, maka Anda akan ‘diperingatkan’ oleh sistem broker untuk menambah dana. Dalam kasus ini, Anda masih bisa terus trading.

    </p><p><br />Namun apabila Anda mengacuhkan peringatan tersebut dan membiarkan kerugian hingga mengikis modal trading Anda hingga tersisa 20% saja (Stop Out Level), maka barulah posisi trading akan secara otomatis dihentikan. Di sinilah saat posisi trading yang terbuka secara otomatis akan tertutup.</p><p><br />Nah, sekarang Anda tahu apa itu Margin Call yang benar. Margin Call bukanlah hal yang tiba-tiba terjadi, atau yang sering dikatakan oleh para trader awam sebagai “akal-akalan broker untuk menguras modal trading”. Melalui perhitungan yang benar serta ketelitian, ada yang bisa dilakukan untuk menghindari penyebab Margin Call. Sebelum mengetahui cara menghindarinya, kita perlu tahu apa saja penyebab Margin Call tersebut.<br /><br />Penyebab Margin Call Berasal Dari Diri Sendiri<br />Ada pepatah yang mengatakan, “Jika Anda mengenal musuh dan mengenal diri sendiri, Anda tidak perlu takut akan hasil dari seratus pertempuran. Jika Anda hanya mengenal diri sendiri tanpa mengenal musuh, pada setiap kemenangan yang Anda dapatkan, Anda juga akan mengalami kekalahan.”</p><p><br />Dari petikan di atas, dapat disimpulkan bahwa ketidaksadaran terhadap diri sendiri adalah hal yang sangat berbahaya. Dalam trading forex pun demikian, karena kerugian besar yang sampai bisa mendatangkan Margin Call secara umum berasal dari kurangnya kesadaran diri trader terhadap kelemahannya.</p><p><br />Sekarang, tanyakanlah pada diri Anda sendiri: apakah Anda masih sering melakukan dua hal yang menjadi penyebab Margin Call ini?</p><p><br />1. Over Self-Confidence Alias Terlalu Percaya Diri<br />Self-Confidence (kepercayaan diri) dengan takaran yang benar memang mutlak diperlukan bagi seorang trader. Jika seorang trader tidak punya rasa percaya diri, tentu akan sulit meraih profit. Jangankan meraih profit, jika untuk membuka atau menutup posisi saja tidak memiliki kepercayaan diri, tentu trader tersebut tidak akan bergerak kemana-mana. Akan tetapi, perasaan percaya diri yang berlebihan juga berbahaya.</p><p><br />Anda baru saja mendapatkan profit besar? Selamat. Namun jangan lupa untuk tetap berdisiplin dengan Money Management yang dimiliki. Kecenderungan untuk kembali membuka posisi setelah mendapatkan profit, merupakan aksi berisiko yang tanpa disadari dapat menjadi penyebab Margin Call. Beberapa trader merasa sangat beruntung saat baru saja meraih profit dan merasa pasar sedang berpihak kepadanya, lalu ‘mempertaruhkan’ modalnya dengan membuka posisi baru yang berukuran lebih besar.</p><p><br />Over Self-Confidence bisa membuat trader menjadi terlalu berani untuk membuka posisi, bahkan di saat analisa yang dilakukannya terkadang tidak sesuai dengan kondisi pasar. Dengan berbekal keyakinan yang terlalu tinggi, biasanya trader yang terkena penyakit ini akan terus main hantam sesuai keyakinan dia, meskipun akibatnya berakhir dengan mengoleksi Floating negatif. Cepat atau lambat, Over Self-Confidence akan menjadi penyebab Margin Call datang menyapa.</p><p><br /> 2. Overtrading Alias Melakukan Trading Di Luar Kemampuan<br />Saat penyakit Over Self-Confidence melanda, maka biasanya diikuti dengan penyebab Margin Call berikutnya, yaitu Overtrading. Kalau keyakinan sudah terlalu berlebihan, maka melakukan Open Posisi akan lebih didasari oleh emosi, bukan lagi perhitungan matang. Trader jadi menganggap enteng aktivitas trading yang dia lakukan. Ketika salah meletakkan Stop Loss, bukannya rehat dan mengevaluasi diri, dia justru masuk ke pasar lagi. Jika masih salah juga, dia justru jadi semakin penasaran dan membuka posisi baru, kali ini dengan Volume yang lebih besar.</p><p><br />Pernah melakukan hal seperti ilustrasi di atas? Berarti Anda telah terjangkit penyakit Overtrading. Mungkin Anda pernah mendengar strategi trading dengan metode Martingale, dimana trader terus membuka posisi ketika memperoleh kerugian sampai mendapat keuntungan yang lebih besar. Akan tetapi, cara seperti itu bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh trader pemula dengan modal terbatas.</p><p><br />Harus diingat kembali, trading forex bukanlah sebuah perjudian. Saat Anda membuka posisi, pastikan Margin yang Anda miliki kuat untuk menahan risiko kerugiannya. Hal ini terkadang susah untuk dilakukan, karena sifat penasaran manusia memang biasanya menuntut seseorang untuk selalu membuktikan bahwa hasil analisanya benar.</p><p><br /> Tips Untuk Menghindari Penyebab Margin Call<br />Sebenarnya, tips untuk mencegah penyebab-penyebab Margin Call di atas cukup sederhana. Salah satunya adalah: Sebelum terjun ke akun riil, berlatihlah terlebih dahulu di akun demo. Jika aktivitas trading Anda pada akun demo saja sudah diwarnai dengan Over Self-Confidence dan Overtrading berkali-kali, jadikan hal itu sebagai Warning. Itu artinya, Anda harus melatih psikologi trading agar tidak mudah emosional dan menaruh posisi hanya berdasarkan perasaan. Pelajari artikel-artikel mengenai mencegah emosi trading serta belajarlah untuk mengakui kesalahan.</p><p><br />Tips yang lainnya adalah terus belajar mengenai manajemen risiko dalam forex, sehingga Anda dapat menyeimbangkan modal yang dimiliki dengan Margin yang sesuai. Mulailah melihat Margin Call sebagai tantangan yang harus mampu dihindari, bukan sebagai momok yang terus diingkari keberadannya, atau dianggap sebagai vonis mati dalam dunia trading. Jika Anda telah mempersiapkan diri untuk membatasi risiko sebelum bertemu dengan MC, maka aktivitas trading Anda akan terasa lebih menyenangkan.</p><p><br />Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur kena Margin Call karena dua hal di atas? Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki diri dan tidak terjerumus ke jurang penyebab Margin Call yang sama? Kunci mengatasi masalah ini terletak pada kesadaran dan pengendalian diri Anda; pertama-tama, Anda mesti sadar telah terjerumus Over Self-Confidence dan melakukan Overtrading. Kedua, Anda harus belajar mengendalikan ego dan rasa ingin selalu benar. Bagaimanapun juga, trading forex bukan tentang benar atau salah, melainkan tentang seberapa besar dan konsisten profit bersih yang telah Anda kumpulkan.</p><p><br />

    </p><p><br /> Facebook ForexChief Indonesia <br /> Twitter ForexChief Indonesia </p>

    #6203

    jakaduriat
    Participant

                                                                 Dolar Kanada Terkoreksi Sebelum Menuju Resistance 2

    Sebelum melanjutkan kenaikan, pair CAD/CHF berpeluang terkoreksi menuju level sekitar Support 1.

    Analisis Teknikal
    Pasangan mata uang Dolar Kanada terhadap Swiss Franc (CAD/CHF) selama dua pekan terakhir bergerak bullish dari level Support 2 (0.73837) hingga menembus level Support 1 (0.74401) dan Resisten 1 (0.75100). Sebelum harga melanjutkan penguatanya menuju level Resisten 2 (0.75496), ada berpeluang koreksi terlebih dahulu menuju sekitar level Support 1.

    Peluang terkoreksinya harga ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus level 0.74953. Selain itu, peluang ini didukung oleh crossing indikator Commodity Channel Index (CCI) periode 50.

    Koreksi Sementara CAD/CHF Sebelum

    Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan money management secara bijak.

    Level Kunci Terdekat

      [*]Resisten 2: 0.75496
      [*]Resisten 1: 0.75100
      [*]Support 1: 0.74401
      [*]Support 2: 0.73837

    Rekomendasi

      [*]Sell Stop: 0.74953
      [*]Stop Loss: 0.75292
      [*]Take Profit: 0.74615

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6204

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                    Dolar AS Menguat 

    Dolar AS Menguat Terdukung Kenaikan PPI AS

    Kenaikan PPI AS ke level tertinggi sejak 2015, menjadi energi bagi bullish Dolar AS. Mata uang tersebut menguat lebih dari setengah persen terhadap Yen.

    Dolar AS menguat terhadap mata uang mayor lainnya, tertolong oleh data-data ekonomi AS yang cemerlang. Pidato Wakil Presiden The Fed Richard Clarida yang mengonfirmasi dovish-nya notulen rapat FOMC yang dirilis di sesi sebelumnya, tak banyak memengaruhi aksi beli Dolar AS yang dilakukan oleh para investor.

    Inflasi Produsen AS Naik
    Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat melaporkan bahwa Producer Price Index (PPI) naik 0.6 persen pada bulan Maret 2019, menuju 117.9 index point, tertinggi sejak bulan Oktober 2018, dan bahkan sejak Mei 2015. Perolehan tersebut juga mengalahkan ekspektasi kenaikan ke 0.3 persen, dari inflasi produsen sebelumnya di level 0.1 persen. Kenaikan ini terjadi berkat meroketnya harga barang-barang hingga 1 persen karena terdorong kenaikan tarif energi sebanyak 5.6 persen.

    [/url]

    Jobless Claim Mingguan Turun Drastis
    Tak hanya inflasi produsen, tingkat pengangguran mingguan (Initial Jobless Claim) pun mencatatkan penurunan. Jumlah pemohon tunjangan pengangguran berkurang 8,000 orang menjadi 196,000, pada pekan yang berakhir tanggal 7 April. Angka tersebut mematahkan ekspektasi yang memperkirakan kenaikan.

    Clarida Konfirmasi Outlook Dovish, Dolar AS Tetap Menguat
    Kedua laporan tersebut menguatkan Dolar AS yang sebelumnya ditekan oleh pesimisme kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Bahkan, pernyataan Clarida yang menyebutkan bahwa The Fed akan bersabar untuk menaikkan suku bunga, tak menggentarkan Dolar.

    “Musim panas ini, 10 tahun setelah AS keluar dari resesi, ekspansi ekonomi saat ini hampir pasti menjadi rekor yang terlama,” tutur wakil presiden The Fed tersebut. “Artinya, data-data yang masuk telah mengungkapkan sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi AS sedang melambat dari laju kuat yang terjadi di tahun 2018.”

    Saat berita ini di-update di awal sesi perdagangan Sabtu (12/April), Indeks Dolar AS (DXY) masih naik 0.26 persen ke 97.17. Sedangkan USD/JPY memepertahankan posisi di 111.6, menyusul kenaikan 0.63 persen hingga mencapai level tinggi 111.6 di sesi sebelumnya.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6205

    rahmatrabani
    Participant

    Fakta Lainnya Mengenai Forex

    Setiap trader menentukan sendiri tingkat pengetahuan yang diperlukan dan praktek untuk berdagang di forex. Selain itu, dalam bisnis ini tidak diperlu gelar sarjana Ekonomi dan memiliki pengetahuan yang luas mengenai istilah sulit dibidang ekonomi serta pengetahuan mengenai pasar mata uang untuk bisa menghasilkan keuntungan di forex. Setiap orang bisa mendapatkan keuntungan dari pasar mata uang sekarang ini!

    Syaratnya, Anda hanya harus memahami intisari poin utama dalam teori pasar uang – analisa fundamental, analisa teknis dan terutama psikologi perdagangan.

    #6208

    jakaduriat
    Participant

                                            Minyak Melemah Seiring Meningkatnya Kekhawatiran Ekonomi

    Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global membuat harga minyak anjlok. Namun secara teknikal, emas hitam ini diperkirakan masih bullish.

    Analisa Fundamental
    Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global yang meluas, telah menimbulkan kekhawatiran terhadap prospek permintaan minyak mentah global. Hal ini pun membuat harga minyak mengakhiri perdagangan pekan sebelumnya pada teritori negatif.

    Akan tetapi, berkurangnya jumlah rig minyak yang dioperasikan oleh perusahaan AS diperkirakan dapat sedikit mengurangi beban negatif pada harga minyak, yang telah mengalami reli selama beberapa hari terakhir.

    Meskipun demikian, hubungan perdagangan antara AS dan China pada pekan depan diperkirakan akan kembali menjadi fokus perhatian investor, terutama setelah Menteri Keuangan AS beserta delegasinya akan kembali mengunjungi China. Mereka berkunjung dalam rangka melakukan pembicaraan perdagangan yang masih belum menemukan titik terang.

    Setelah bergerak turun dari level tertinggi lima bulan, pergerakan harga minyak selanjutnya diperkirakan masih akan sedikit terkoreksi ke sekitar area support 58.26-56.92, sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren bullish.

    [INDENT] Rekomendasi
    Entry Buy: 58.26-56.92
    Take Profit: 60.41
    Stop Loss: 56.10[/INDENT]

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6210

    jakaduriat
    Participant

                                                    Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula

    Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

    Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula, Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

    Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

    Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex?
    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.

    Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

    Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

    Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu?
    Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. “Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?”, atau “Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?”, atau “Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?”

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

    Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

    Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading?
    Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.

    Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing trader biasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

    Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

    SUMBER :  seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6214

    jakaduriat
    Participant

                                                                          Profil Perusahaan

    ForexChief Ltd. (Company Number ? 14777) dilisensikan oleh Vanuatu Financial Services Commission sebagai Dealer in Securities (Principal’s License) sesuai dengan Bab 4, sub bab (1) (a) The Dealers in Securities (Licensing) Act [CAP. 70]. Konsep dasar dari proyek ini adalah terciptanya platform unik untuk trading online dengan kontrak mata uang dan logam mulia pada kondisi Margin Trading. Proyek yang berlandaskan infrastruktur teknologi dibangun berdasarkan model STP/NDD memungkinkan tidak hanya menghindari konflik kepentingan antara perusahaan dan klien, tetapi juga secara umum meningkatkan kualitas pelayanan seperti spread rendah dan kecepatan tinggi saat mengeksekusi order perdagangan.

    Sebagai platform dasar, ForexChief menawarkan MetaTrader 4 – platform perdagangan yang paling populer untuk perdagangan forex. Secara terpisah, klien institusi yang menawarkan jasa broker harus memperhatikan STP-gate yang diintegrasikan ke dalam MetaTrader 4 dan memungkinkan untuk menghubungkan likuiditas melalui akun trading reguler pada MetaTrader 4 platform dengan input tenaga kerja minimal.

    Perusahaan akan membayar perhatian khusus untuk stabilitas teknis server perdagangan dan perangkat lunak yang disediakan untuk klien melakukan transaksi perdagangan. Teknologi yang dikembangkan untuk agregasi likuiditas serta sistem administrasi mereka berdasarkan atas solusi klaster, yang memungkinkan untuk mempertahankan tingkat kehandalan yang tinggi di bawah beban normal (terutama dalam kasus sejumlah besar order klien masuk ke server trading di saat rilis publikasi berita ekonomi).

    ForexChief memiliki jenis akun, akun “cent” (cent-MT4.DirectFX dan cent-MT4.Classic+), yang saldonya melebihi dari seratus kali akun standar. Sebagai contoh, jika seorang trader mengisi ulang akun cent dengan USD 100, maka dengan begitu trader berhasil menyelesaikan transfer, dengan jumlah 10.000 (yaitu 100 kali lebih) akan didebet ke akun, karena USD sen adalah mata uang akun dalam hal ini. Akun “Cent” adalah alat yang sangat diperlukan, baik untuk pemula, maupun yang memiliki pengalaman, tidak memungkinkan untuk menginvestasikan modal yang signifikan, dan untuk para profesional, yang tujuannya adalah mencari setelan dan trading untuk menguji robot dalam kondisi pasar yang sebenarnya. Juga, jenis akun ini memberikan kesempatan untuk memiliki pengujian komprehensif tingkat transaksi di perusahaan, tidak perlu memresikokan deposit besar dalam hal ini.

    Penting untuk dicatat bahwa hanya order klien dengan ukuran dari 1000 unit mata uang dasar, yang sesuai dengan 0.01 dari lot di akun MT4.DirectFX dan MT4.Classic+ , akan dikirimkan ke counterparty. Dengan demikian, untuk semua order yang ukurannya di bawah 1000 unit mata uang dasar, Perusahaan bertindak sebagai dealer (“pihak kedua” transaksi).

    Hormat Kami : ForexChief

     


    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6215

    jakaduriat
    Participant

                                                 10 Aturan Trading Inspiratif Dari Kutipan George Soros 

    George Soros yang dikenal sebagai trader forex paling sukses di dunia, memiliki beberapa pesan inspiratif bagi Anda trader pemula maupun berpengalaman.

    Tanggal 16 September 1992 – yang kemudian dikenal sebagai “Black Wednesday” – merupakan hari dimana pemerintah Inggris mengabaikan Tingkat Mekanisme Bursa Eropa (ERM) dan Pound terdevaluasi hingga 20 persen. Namun di sisi lain, George Soros justru menghasilkan lebih dari USD1.2 miliar dalam trading short sterling-nya sehingga ia dijuluki “The Man Who Broke Bank of England” (Pria Penghancur Bank Sentral Inggris).

    Sebelum kontroversi seputar keuntungan luar biasanya saat terjadi Black Wednesday, George Soros sudah menghimpun kesuksesan yang tak bisa dianggap remeh. Perusahaan Hedge Fund milik Soros telah membukukan return rata-rata sekitar 20 persen per tahun sejak tahun 1969. Ini adalah hasil yang luar biasa, dan salah satu yang terbaik yang pernah dicapai. Bertahun-tahun ia secara pribadi menjalankannya dan berhasil membukukan return yang menakjubkan.

    Nah, dalam artikel ini kita akan membahas apa saja aturan trading yang mendukung kesuksesan sang tokoh. Dari kutipan-kutipan yang telah dikumpulkan di bawah ini, kita bisa belajar mendulang keberhasilan dari prinsip-prinsip George Soros.

    aturan trading george soros

    Mulai dari pelajaran tentang manajemen risiko hingga psikologi trading, inilah 10 kutipan bijak George Soros tentang trading yang mungkin bisa menginspirasi kita untuk mengikuti jejak suksesnya:

    Aturan George Soros Tentang Manajemen Risiko
    1. “Saya hanya kaya karena saya tahu ketika saya salah. Pada dasarnya, saya bisa bertahan dalam forex dengan mengenali kesalahan saya.”

    2. “Pendekatan saya dapat berhasil bukan dengan membuat prediksi yang valid, tetapi dengan bersedia untuk memperbaiki yang salah.”

    3. “Semakin buruk sebuah situasi terjadi, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk memperbaikinya, dan semakin besar potensi untuk membuatnya menjadi sangat baik”

    Tips George Soros Tentang Psikologi Trading
    Menyambung 3 kutipan di atas, berikut ini 3 statement lain George Soros, kali ini berkaitan dengan psikologi trading:

    4. “Yang penting adalah bukan apakah Anda benar atau salah, tapi berapa banyak uang yang Anda buat ketika Anda benar dan berapa banyak Anda loss ketika Anda salah.”

    5. “Pasar selalu berada di sisi keserakahan (greed) atau ketakutan (fear). Dari dua hal itu keserakahan masih lebih baik daripada ketakutan, selama keserakahan itu tidak di luar kendali.”

    6. “Kita menyadari bahwa tak sempurna merupakan kondisi manusia. Maka kita tidak perlu malu jika kita salah, malulah jika kita gagal untuk memperbaiki kesalahan kita.”

    Pendapat George Soros Tentang Investasi, Trend, Dan Pasar
    Melanjutkan 6 kutipan yang telah dibagikan di atas, 4 pendapat George Soros di bawah ini lebih menyoroti dunia investasi, cara membaca trend, dan pasar finansial secara keseluruhan.

    7. “Jika investasi terasa menghibur dan Anda bersenang-senang karenanya, Anda mungkin tidak akan menghasilkan uang. Investasi yang baik adalah yang membosankan.”

    8. “Pasar terus-menerus dalam keadaan ketidakpastian dan fluktuatif. Dan uang dihasilkan dengan memperhitungkan yang terlihat dan bertaruh pada yang tak terduga.”

    9. “Kita mencoba untuk menangkap trend baru lebih awal dan pada tahap berikutnya kita mencoba untuk menangkap pembalikan trend. Oleh karena itu, kita cenderung untuk menstabilkan daripada mengacaukan market. Kita tidak melakukan hal ini sebagai layanan publik. Ini adalah gaya kita dalam menghasilkan uang. ”

    10. “Pasar finansial pada umumnya tidak bisa ditebak. Sehingga orang harus memiliki skenario yang berbeda-beda. Gagasan bahwa Anda benar-benar bisa memprediksi apa yang akan terjadi, bertentangan dengan cara saya melihat market. ”

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6219

    rahmatrabani
    Participant

    Teknologi terkini dalam dunia Internet.
    Sekarang hampir semua broker forex telah memanfaatkan internet agar semua orang sekarang bisa secara langsung memonitor, dan melakukan trading online lewat komputer ataupun gadget2 lain + internet. Ini berarti dimanapun dan kapanpun Anda mau Anda bisa trading forex. Ditambah dengan kecepatan dan biaya internet yg semakin murah, secara keseluruhan biaya untuk bisa trading online adalah sangat kecil dan terjangkau, namun hebatnya menyimpan potensi profit yg luar biasa.

    #6221

    jakaduriat
    Participant

                                                                                Mengenal Swiss National Bank (SNB) 

    Swiss National Bank (SNB) adalah bank sentral negara Swiss yang didirikan pada tahun 1907 dan berkantor pusat di Bern dan Zurich.

    Swiss National Bank (SNB) adalah bank sentral Swiss, salah satu bank sentral negara mata uang utama yang perlu diketahui trader forex. SNB yang didirikan pada tahun 1907 bersifat independen dan berwenang dalam menetapkan kebijakan moneter, menerbitkan mata uang Swiss Franc (CHF), serta menjaga perekonomian Swiss agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, SNB juga melakukan pembayaran atas nama pemerintah Swiss, menyimpan, dan mengelola cadangan devisa pemerintah.

    Sekitar 55% saham SNB dimiliki oleh institusi keuangan publik, termasuk bank-bank lokal di Swiss. Sisanya diperdagangkan di bursa saham Swiss dan sebagian besar dimiliki oleh investor perorangan. Namun, pengambilan kebijakan diputuskan dalam Badan Eksekutif SNB.

    Badan Eksekutif SNB adalah dewan gubernur yang bertanggung jawab terhadap kebijakan moneter, strategi management asset dan kestabilan sistem keuangan. Ketua dewan gubernur saat ini adalah Thomas J. Jordan yang berlokasi di Zurich dan wakil ketua Jean-Pierre Danthine yang berlokasi di Bern.

    Tugas Swiss National Bank (SNB)
    Nama resmi SNB ada dalam 4 bahasa sesuai dengan bahasa resmi yang berlaku di Swiss yaitu Schweizerische Nationalbank (Jerman), Banque Nationale Suisse (Perancis), Banca Nazionale Svizzera (Italia) dan Banca Naziunala Svizra (Romawi). SNB memiliki dua kantor pusat, di Bern dan di Zurich.

    Tugas utama SNB seperti ditetapkan oleh undang-undang perbankan nasional Swiss adalah menjaga tingkat kestabilan harga. Dalam hal ini, mata uang harus dipertahankan pada nilai tukarnya yang wajar sehingga Swiss dapat mempertahankan daya beli yang optimal. Bank sentral harus mampu mengatasi keadaan inflasi atau deflasi yang terjadi dengan mengatur tingkat suku bunga.

    Dalam melaksanakan tugasnya, SNB menetapkan target tingkat inflasi diukur dengan perubahan data Consumer Price Index (CPI), yaitu tidak lebih dari 2% per tahun. Untuk menjaga target inflasi tersebut, maka SNB akan melakukan perubahan-perubahan atas kebijakan moneternya melalui instrumen seperti suku bunga dan alat kebijakan bank sentral lainnya. Dalam kerangka ini, setiap kuartal, SNB memberikan perkiraan target inflasi dan menetapkan suku bunga berdasarkan London Interbank Offered Rate (Libor) untuk jangka waktu 3 bulan pada mata uang Swiss Franc.
    Kebijakan Pematokan Nilai Tukar Swiss Franc terhadap Euro
    Guna mempertahankan nilai tukar Swiss Franc yang wajar, maka pada 6 September 2011 SNB menetapkan kebijakan mematok nilai tukar mata uang Swiss Franc terhadap Euro. Berdasarkan ketentuan itu, SNB menjaga nilai tukar pada 1 EUR = 1.2000 CHF. Hal ini dilakukan menyusul terus menguatnya CHF versus EUR.

    Namun dalam perkembangan selanjutnya, EUR mengalami depresiasi yang signifikan terhadap USD. Karenanya, maka pada tanggal 15 Januari 2015 SNB mencabut patokan tersebut untuk menghindari pelemahan CHF terhadap USD lebih lanjut.

    Komposisi Cadangan Devisa SNB
    SNB menyimpan dan mengelola cadangan devisa pemerintah Swiss yang terdiri atas mata uang asing terutama Euro dan US Dollar, Emas, Obligasi, dan surat berharga lainnya. Pembelian mata uang asing dalam jumlah yang signifikan telah dilakukan guna menjaga nilai tukar CHF, sehingga jumlah mata uang asing naik tajam dan mencapai 90% dari total cadangan devisa, sementara emas 7%, serta sisanya obligasi dan surat berharga.

    Simpanan cadangan emas fisik di SNB konon telah mencapai 1145 ton pada tahun 2008. SNB tak mengungkap jelas di mana emas-emas tersebut disimpan, meski ada sejumlah gedung di dalam dan luar negeri tempat aset-aset itu dijaga. Karena besarnya cadangan emas fisik ini, maka keputusan SNB mengenai akan menambah atau mengurangi (menjual) cadangan emasnya, menjadi sensitif bagi CHF maupun harga emas.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6223

    jakaduriat
    Participant

                                                                         Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss 

    Hedging di sini maksudnya kita membuka posisi Buy dan Sell secara bersamaan atau tanpa meng-close salah satu posisi.

    Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai pentingnya Stop Loss dan pertimbangan-pertimbangan untuk menentukan berapa point sebaiknya Stop Loss ditentukan. Namun demikian, banyak juga trader yang masih juga kurang nyaman dengan Stop Loss yang bersifat “kaku”. Kebanyakan masih menganggap Stop Loss konvensional seperti ini masih terlalu kaku untuk mengantisipasi gejolak yang terjadi di market. Nah, bagi temen-temen trader yang masih menganggap Stop Loss konvensional ini terlalu kaku, saya sarankan untuk mencoba alternatif lain untuk membatasi kerugian, yaitu menggunakan Hedging.

    hedging
    Hedging di sini maksudnya kita membuka posisi Buy dan Sell secara bersamaan atau tanpa meng-close salah satu posisi. Menggunakan Hedging sebagai Stop Loss bisa dilakukan dengan dua cara.

    1. Instant Execution
    Maksudnya, kita membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi kita yang sedang terfloating minus di mata uang yang sama dan tanpa meng-close dahulu posisi yang minus tadi. Cara ini digunakan untuk mengunci posisi yang sedang floating minus.

    Contoh: Kita open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian ternyata kita menderita loss hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di posisi 1.2950 tersebut kita kunci (Hedging) dengan cara open order Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi. Sehingga dengan cara ini maka loss kita akan tetap floating -50 point terus, sampai nanti salah satu atau kedua posisi Hedging tersebut kita close. Jadi meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun posisi loss kita tetap -50 point.

    2. Pending Order
    Maksudnya, kita memasang pending order pada harga tertentu sebagai pelindung dari sebuah posisi yang kita ambil, sehingga kalaupun harga bergerak diluar prediksi kita pada saat kita tidak sedang memantau chart, pending order akan otomatis aktif untuk melindungi kerugian atas posisi yang telah kita ambil tadi.

    Contoh: Kita open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 kemudian kita memasang pending order (Sell Stop) di posisi 1.2950 pada EUR/USD juga. Dengan cara ini apabila harga ternyata bergerak turun, maka pending order akan otomatis aktif dan membatasi kerugian atas posisi pertama tadi.

    Masalahnya, bagaimana cara kita menentukan di posisi berapa kita memasang pending order? Kalau saran saya sih, karena Hedging ini kita maksudkan sebagai pengganti Stop Loss, maka pertimbangan untuk menentukan di posisi berapa kita memasang pending order ya kurang lebihnya sama dengan pertimbangan kita dalam menentukan Stop Loss konvensional. Silahkan simak di artikel terdahulu tentang Stop Loss.

    Kelemahan Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss
    Cara hedging sebagai pengganti Stop Loss ini memang mempunyai kelemahan dari sisi psikologis, terutama untuk trader yang belum begitu berpengalaman. Biasanya kita akan ragu-ragu untuk menutup salah satu posisi yang positif, karena khawatir begitu posisi hedging kita close, ternyata trend terus berlanjut sehingga posisi yang masih terbuka semakin bertambah minusnya tanpa ada pelindung lagi. Sedangkan apabila kita meng-hold posisi yang positif, khawatir kalau-kalau trend tiba-tiba berbalik sehingga malahan kita jadi punya koleksi floating negatif deh.

    Ada saran dari salah seorang temen trader yang biasa menggunakan cara hedging sebagai pengganti Stop Loss mengenai kapan kita menutup posisi hedging tersebut: sebaiknya posisi hedging tidak usah dipasang TP. Konsekuensinya, kita harus telaten scalping untuk posisi tersebut. Maksudnya, kita pantau terus pergerakan harga, begitu kita rasa trend mulai berbalik arah, segera close posisi yang positif.

    Kalaupun ternyata trend masih berlanjut, buka posisi lagi, demikian seterusnya. Memang kita akan rugi spread, tapi masih mendinglah kita bisa mengambil manfaat dari pergerakan harga, daripada cuma harap-harap cemas melihat loss dari posisi yang “terlanjur” kita ambil. Cara hedging sebagai pengganti Stop Loss ini memang tidak disarankan untuk trader pemula, namun demikian bisa menjadi alternatif bagi trader yang tidak menginginkan Stop Loss yang sifatnya kaku.

    Alternatif manapun yang akan kita pilih, sebaiknya disesuaikan dengan “situasi dan kondisi” kita. Artinya, kita harus merasa nyaman dengan apapun keputusan yang kita ambil pada saat trading. Saran utama saya sih, enjoy your trade. Nikmati setiap proses dalam ber-trading. Jangan sampai trading hanya menghasilkan “penyakit”. Sudah menghabiskan waktu, tenaga, biaya, masih plus jantungan pula.

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #6226

    rahmatrabani
    Participant

    Sebagai Perencana Keuangan ataupun Financial Planner/Advisor independen saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan bahwa produk investasi mengandung risiko. Mari kita ingat kembali mengenai istilah High Risk High Return? Kira-kira artinya, Semakin tinggi hasil investasi yang kita dapatkan, maka semakin tinggi pula resikonya. Pertanyaanya adalah, kalau begitu, apabila kita ingin mendapatkan hasil dari investasi yang tinggi, berarti kita harus menanggung resiko yang tinggi juga donk? Satu hal yang harus selalu kita ingat adalah bahwa tidak ada satu pun bisnis investasi yang tidak memiliki risiko 100%.

    Oleh karena adanya resiko inilah, maka dari itu kita harus melakukan analisa sebelum berinvestasi agar dapat meminimalkan risiko investasi itu sendiri (bukan menghilangkan). Salah satu teori untuk memperkecil suatu resiko yang sering kita dengar dan yang sering dipergunakan ialah yang disebut dengan diversifikasi. Pastinya anda telah pernah mendengar donk istilah seperti berikut “Don’t put Eggs in One Basket” Yang artinya adalah apabila kita memiliki banyak telur janganlah menempatkan semua telur tersebut didalam satu keranjang. Jadi kalau keranjang tersebut jatuh maka telur-telur tersebut tidak akan pecah semua.

    Begitupula dengan dunia investasi. Untuk memperkecil resiko, maka janganlah menempatkan investasi kita hanya di satu produk saja. Investasi dapat dilakukan dengan menggunakan produk investasi yang telah ditawarkan oleh institusi-institusi keuangan ataupun produk keuangan maupun yang menggunakan produk non-keuangan. Menggunakan kombinasi dari produk-produk tersebut juga dapat mengurangi resiko.

    #6233

    rahmatrabani
    Participant

    Keuntungan Pada Forex Trading

    Modal Awal Kecil

    Dengan modal awal yang relatif kecil, kita dapat trading mikro dengan $1, $10 atau $100. Atau pilihan mini account sekitar $250 (tergantung setiap broker). Agan dengan modal kecil, kita tidak perlu khawatir mengenai kerugian dalam jumlah yang besar.

    Anyone & Anywhere
    Dengan latar belakang apapun agan dapat melakukan trading forex, baik agan seorang pekerja maupun ibu rumah tangga. Dan trading pun dapat dilakukan dimana saja, dan yang agan butuhkan hanya sebuah computer/laptop serta koneksi internet.

    Hasil yang Cepat
    Berbeda dengan bisnis lainnya yang butuh waktu berbulan-bulan untuk memberikan hasil, pada trading forex hasilnya dapat agan peroleh hanya dalam waktu sehari. Namun agan harus ingat kesuksesan dilihat dari keuntungan yang diperoleh secara konsisten.

    Likuiditas Tinggi
    agan dapat membeli atau menjual mata uang yang akan agan transaksikan. Jika agan melakukan aksi beli, selalu ada pihak yang akan menjualnya kepada kita, dan sebaliknya.

    Flexible Time
    Jam trading selama 24 jam sehari dan 5 hari seminggu, baik siang maupun malam di dunia forex. Pasar berlangsung selama 24 jam sehari dimulai dari pasar Asia, kemudian pasar Eropa dan Amerika.

    Two Ways Oppurtunity

    Di pasar forex tidak ada konsep pasar yang menguat atau melemah. Pada saat pergerakan harga mengalami kenaikan kita dapat mengambil peluang yang menguntungan, begitu pula ketika harga sedang mengalami penurunan kita juga bisa mendapatkan peluang.
    Dilihat dari keuntungan forex trading, tak heran banyak trader yang bergelut dengan forex. Dikarenakan high risk dan high profit yang setara. Forex sangat sesuai bagi risk yang risk taker

    #6234

    jakaduriat
    Participant

                                                                           Menghindari Kerugian Dalam Forex Trading

    Sebenarnya, dalam semua bisnis, yang namanya loss atau rugi adalah hal yang biasa. Hanya saja, tentunya kita berusaha bagaimana supaya loss ini bisa kita minimalkan.

    Sebenarnya, dalam semua bisnis, termasuk dalam forex trading, yang namanya loss atau rugi adalah hal biasa. Hanya saja, tentunya kita berusaha bagaimana supaya loss ini bisa kita minimalkan sehingga secara umum account kita tetap bertumbuh dengan pertumbuhan positif. Jadi, kerugian yang saya maksud dalam judul artikel di atas adalah kerugian yang berlebihan.

    Secara teoritis, resiko kerugian dalam sebuah bisnis memang selalu ada. Dan dalam prakteknya, baik dari pengalaman pribadi mapun pengalaman teman trader lain, yang namanya posisi loss biasanya tetap saja ada, tak peduli seberapa ampuh sistem trading kita, meskipun dengan prosentase loss yang kecil. Oke, mari kita waspadai hal-hal berikut, agar anda bisa menghindari kerugian (yang berlebihan) dalam Forex Trading.

    Jangan Over-Trade

    Jangan trading berlebihan. Perhatikan ketahanan margin anda. Seorang teman trader bahkan menyarankan, selain memperhatikan margin, kuantitas open position juga tidak usahlah terlalu banyak.

    Sebagai patokan kira-kira, untuk scalping, trader cukup lakukan open position sekitar 10 posisi per hari. Sedangkan untuk day trader kurang lebih 2 kali sehari. Untuk swing trader bahkan lebih sedikit lagi.

    Jangan Over-Confident

    Percaya diri, terutama percaya pada analisis sendiri memang harus. Tapi, percaya diri yang berlebihan bisa menjadi bumerang. Terus terang, saya pernah kena Margin Call (MC) gara-gara terlalu percaya diri, main hantam membuka posisi buy di setiap level Fibonacci yang saya yakini bakal menjadi resisten. Ternyata? Harga terus melesat naik dan MC lah saya untuk yang ketiga kalinya. Hehehe..

    Jangan Terlalu Terpaku Pada Teknikal, Waspadai Juga News Release

    Bagi anda yang technicalist, boleh-boleh saja anda mengandalkan analisis teknikal maupun indikator. Tapi, ada baiknya tetap mewaspadai saat-saat news release. Menjadi technicalist bukan berarti anda nggak tahu apa itu dan kapan waktunya Nonfarm Payroll kan?

    Kalaupun anda tidak menyukai kondisi market yang terkadang memang menyimpang dari teknikal, setidaknya dengan mengetahui kapan saat news release kita bisa menjaga posisi yang masih terbuka, atau malah mungkin supaya tahu kapan harus menghindar dari market untuk sementara.

    Hanya Masuk Ke Market Bila Yakin (Trading by Moment)

    Kalo anda tidak yakin dengan kondisi market, atau anda merasa market sedang tidak menarik, ya sudahlah… nggak usah masuk market dulu. Misalnya kondisi market sedang sideways dan anda tidak menyukai kondisi sideways, tahan sajalah dulu untuk masuk market. Tunggu breakout dulu deh.

    Gunakan Selalu Stop Loss

    Banyak teman trader, terutama trader yang baru, tidak menyukai Stop Loss, karena mereka menganggap SL ini “mempercepat” kerugian dan bukannya “membatasi” kerugian. Menurut saya, itu sih bukan salah SL nya… tapi salah kita dalam menempatkan SL-nya.

    Trading tanpa SL memang terkadang menggiurkan, karena “seakan-akan” kita nggak pernah salah posisi. Tapi perlu sekali lagi saya ingatkan: hati-hati. Jika kita trading tanpa SL, maka sekalinya kita menyadari salah posisi, biasanya account kita sudah amblas.

    Cut Loss Bila Perlu

    Bila kita menyadari satu posisi yang jelas-jelas salah arah, jangan ragu lakukan cut loss. Jika anda merasa selalu ragu atau sayang untuk melakukan cut loss, maka kembali ke saran yang sebelumnya: gunakan selalu stop loss supaya posisi otomatis ter-closed bila mencapai kerugian tertentu.

    Jangan Pernah Berhenti Belajar

    Jangan pernah berhenti belajar trading forex, baik belajar secara teori, belajar dari kesalahan dan belajar dari pengalaman. Dan jangan lupa, nikmati proses belajar ini. Percaya deh…, trading is fun!

    SUMBER : seputarforex.com

    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 811 through 825 (of 835 total)

You must be logged in to reply to this topic.