Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,327 replies, has 5 voices, and was last updated by  jakaduriat 3 hours, 21 minutes ago.

Viewing 15 posts - 646 through 660 (of 1,328 total)
  • Author
    Posts
  • #5666

    jakaduriat
    Participant

                                                                                        Kapan Sebaiknya Stop Trading?

    Terdapat dua hal besar yang mungkin bisa saja menjadi pertimbangan untuk melakukan stop trading forex untuk sementara.

    Haaa…kenapa harus berhenti trading? Ya. Kadang-kadang Anda harus mengambil keputusan untuk tidak buka posisi atau bahkan harus tutup posisi saat kondisi-kondisi di bawah ini akan dan sedang terjadi. Langsung aja yuk, kita bedah satu persatu. Untuk memutuskan kapan saat yang tepat untuk berhenti trading, paling tidak kita dapat mengidentifikasi dua hal besar ini sebagai dasar.

    1. Hal-hal Yang Berkaitan Dengan Kehidupan Pribadi
    Waaa…pribadinya gimana tuh? Begini…biar lebih terang benderang, mari kita bagi lagi poin satu ini dalam beberapa situasi

    Ketika sedang ada gangguan dari luar diri anda.
    Hmmhh…gangguan? Yang seperti apa nih? Coba anda tengok ke belakang bagaimana kehidupan sehari-hari anda berjalan. Tidak selalu mulus bukan? Ada saja situasi yang sumbernya dari luar diri anda dapat menjadi sandungan aktifitas trading anda.

    Misalnya nih, anda sedang ngadepin monitor, nganalisa suatu peluang yang muncul. Ehh..belum nyampe anda open posisi, tiba-tiba hewan piaraan anda (entah itu burung,kucing atau anjing) bikin gaduh. Repot nih..pikiran kacau..nggak fokus. Atau bahkan anda baru ingat kalau sedang masak air. Atau juga tiba-tiba datang adik, kakak atau bahkan pacar anda dengan muka masam, marah-marah. Tariklah nafas dalam-dalam, hembuskan…kemudian tinggalkan peluang ini hingga gangguan itu berakhir.

    Ketika emosi anda sedang bergejolak.
    Anda pasti sering merasakan berbagai hal yang berkaitan dengan bergejolaknya emosi kan? Nah, yang begitu juga dapat menurunkan fokus. Ambil contoh ketika anda sedang berbunga-bunga sehabis pergi jalan dengan pacar baru anda, dengan mudahnya anda bisa melupakan pekerjaan rumah sehari-hari. Yang ada dalam benak anda cuma pingin dekat terus kan? Hehehe…Atau mungkin anda sedang dalam keadaan berduka setelah hewan kesayangan peliharaan anda mati. Mungkin juga anda sedang berada dalam amarah yang meledak-ledak akibat anak buah anda tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai perintah.

    Nah, tampaknya hal-hal di atas cuma hal yang remeh saja. Tapi akan lebih baik jika anda memperhatikan dari hal yang remeh tersebut. Jangan sampai nantinya hal tersebut menjadi besar dan jadi alasan atas posisi loss yang ada dapatkan.

    2. Hal-hal Yang Berkaitan Dengan Kondisi Pasar.
    Hmmh…emang ada apa dengan situasi pasar? Bukankah mereka beroperasi seperti biasa? Betul, tapi ada baiknya jika kita perhatikan rambu-rambu ini sebagai sinyal untuk segera meninggalkan peluang yang sedang kita kejar dan juga segera keluar dari posisi “floating loss” maupun profit.

    Ketika bank di AS sedang libur.
    Hanya saat liburnya bank di AS sajakah? Enggak juga sih…anda bisa juga hentiin segala kegiatan anda saat bank di Eropa atau Jepang libur. Hanya saja jika bank di Eropa atau Jepang yang libur, nggak begitu berdampak ke pasar. Namun jika industri perbankan AS libur, serta merta pasar menjadi sepi. Jadi akan berpengaruh ke volatilitas pasar.

    Karena hampir semua pair utama yang ditradingkan ter”ekspos” oleh dolar AS. Apalagi, bank-bank besar yang rata-rata kantornya di AS adalah player utama pasar forex. So, saat bank di AS libur, potensi peluang yang muncul akan semakin jarang pula terlihat. Nah, buat apa kita buang-buang waktu?

    Ketika muncul jadwal berita.
    Fokuskan perhatikan kita pada daftar berita yang sudah terjadwal dan yang akan dirilis saat kita lakuin analisa. Atau bisa juga saat kita sedang lakuin analisa hari ini terlihat peluang untuk esok hari. Dimana bisa tahu akan muncul berita atau sedang ada libur bank? Cek saja Kalender Forex.

    Klasifikasi berita mulai dari yang berimbas ringan, sedang dan berat sudah terspesifikasi di situs internet yang biasa kita jadikan tempat untuk memantau, bukan? Dari situ, bisa saja kita cuplik sesuai selera atau pengalaman kita, berita terjadwal mana saja yang punya potensi memporak-porandakan sistem trading kita. Memang, umumnya hanya berita yang terklasifikasi penting (ditandai merah, atau tiga strip merah, atau tiga banteng) yang perlu menjadi rujukan.

    Ketika petinggi bank sentral berpidato.
    Orangnya sih nggak ada istimewanya…cuma materi pidatonya yang bisa berdampak luar biasa bagi perekonomian suatu negara dan otomatis juga berpengaruh pada pergerakan mata uangnya. Apalagi jika yang berpidato pimpinan bank sentral AS, bisa-bisa sekawasan Eropa dan Asia berjumpalitan.

    Ketika muncul gerakan harga di luar kebiasaan.
    Jika kita sudah biasa ngamati, nganalisa suatu pair, kemungkinan besar kita sudah akan terbiasa dengan karakter “pair” tersebut. Dimana saat-saat dia geraknya lambat atau saat kecepatan semakin berakselerasi, pasti kita bisa perkirakan. Apalagi jika dikaitkan dengan berita yang sudah dijadwal, makin jelas pola itu kita pahami.

    Nah…sekarang yang akan kita tandai dari pola yang sudah terbentuk adalah fenomena yang muncul di antara pola tetap tersebut. Jika fenomena tersebut muncul dekat dengan periode “pair” tersebut sedang berakselerasi (berdekatan dengan berita yang terjadwal), memang agak susah juga sih. Tapi jika muncul di saat gerakan lagi tenang tanpa ada berita terjadwal…itu dia. Biasanya ditandai dengan gerakan harga yang kacau. Naik turun berulang-ulang dalam suatu “time frame” tertentu. Nah, ada apa nih? Ya sudah, jika fenomena seperti itu muncul (beruntung) sebelum kita open posisi, sebaiknya…batalkan niatan itu.

    Ketika akhir minggu.
    Hari Jumat kan? Yup, tapi bukan berarti “totally” kita nggak boleh trading sama sekali lho. Anda boleh-boleh saja memanfaatkan hari terakhir ini, dengan syarat: tutup posisi juga di hari yang sama. Kenapa sih nggak boleh nahan posisi sampai minggu depan (atau minimal sampai pasar buka kembali Senin?) Boleh saja..siapa bilang nggak boleh?

    Cuma…coba deh amat-amati, mayoritas layanan trading secara online tutup di Sabtu-Minggu. Jadi kita bakal mengalami kesulitan untuk memantau pergerakan harga atau bahkan meng-intervensi posisi yang telah kita buka di hari Jumat tersebut. Walaupun, hari libur di akhir minggu itu, ternyata banyak hal dapat terjadi. Baik kejadian di sektor keuangan maupun kejadian-kejadian lain yang dapat mempengaruhi nilai tukar suatu mata uang. Apalagi jika kejadian tersebut langsung ‘ngefek ke posisi pair yang lagi kita tradingkan…bisa berabe tuh. Lebih beresiko juga kan?

    Ketika musim liburan.
    Industri forex ini muncul dan berkembang di belahan dunia barat. Dan, kebiasaan mereka di sana, liburan favorit terjadi setahun dua kali. Satu, di saat musim gugur, dan berikutnya di (atau menjelang) akhir tahun antara Natal hingga Tahun Baru.

    Nah, otomatis di kedua momentum tersebut pasar keuangan, termasuk forex, volatilitas bakal turun drastis. Bagaimana mungkin? Ya, karena merekalah pemain utama di industri ini. Jika para pemain besarnya saja libur, kenapa kita, yang notabene hanya menjadi “pengikut” pergerakan pasar para “big boys” tersebut, memaksa untuk “gelar tikar”? Sudahlah, ikut liburan saja.

    Tak ada yang dapat memastikan arah pergerakan harga dalam industri forex ini. Poin-poin di atas hanyalah sebagai rambu-rambu saja. Mungkin anda merasa cocok? Silakan dimanfaatkan.

    Bagi kaum fundamentalis, mungkin banyak nggak “sreg” dengan strategi trading menghindari berita, tapi tak apalah…mungkin buat anda yang mempercayai batasan-batasan atau indikasi-indikasi dalam bentuk grafik bisa berpatokan pada hal tersebut. Bagi anda yang bergaya “long timer”, bisa saja menolak mentah-mentah wawasan menutup posisi di akhir minggu (apalagi posisi masih “floating minus”). Tetapi mungkin, banyak “day trader” mengamini konsep itu. Sekarang, semua harus berpulang kembali pada pertimbangan professional anda masing-masing. Banyak jalan menuju profit bukan?


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5667

    jakaduriat
    Participant

                                                         Cara Melindungi Keuntungan Trading Kripto

    Trading kripto tidak hanya tentang mendapat profit, tapi juga bagaimana cara melindungi keuntungannya. Di sini, ada 2 cara utama dan 6 solusi lain yang bisa Anda terapkan.

    Bitcoin dan mata uang kripto lainnya telah tumbuh secara signifikan selama beberapa tahun terakhir. Namun dengan kenaikan nilainya, ada satu masalah mendasar bagi pengguna: bagaimana cara kita mengunci keuntungan? Karena itu, pada artikel ini, Anda akan belajar tentang berbagai opsi yang tersedia untuk mengunci keuntungan trading kripto. Tersedia dua opsi utama bagi Anda untuk mengunci keuntungan, yaitu:

    Melindungi Keuntungan Trading Kripto

    1. Transfer Dana Ke Rekening Bank Konvensional

    Umpamakan Anda baru saja membeli Litecoin dan mendapat untung, Anda ingin bermain aman untuk melindungi investasi tersebut. Untuk melakukan ini, Anda bisa menjual LTC ke USD, kemudian mentransfer dana tersebut ke rekening bank Anda. Namun ada masalah dari skenario ini, yaitu biasanya proses tersebut memakan waktu lebih dari 1 hari kerja, terutama jika hari libur.

    Katakanlah ketika Anda mencairkan dana tersebut ke bank konvensional, ada kesempatan perdagangan lain yang mungkin diambil di ETH/USD. Jika Anda mencairkan posisi LTC/USD dan mentransfer dana ke rekening bank, mungkin perlu beberapa hari sebelum Anda dapat melakukan perdagangan di ETH/USD.

    Misalnya, jika Anda membeli Litecoin melalui platform bursa mata uang kripto seperti Coinbase dan memindahkannya ke bursa lain dalam upaya untuk memperdagangkannya dengan mata uang kripto lain, Anda perlu mengambil rute berikut:

    Beberapa hari akan berlalu sebelum proses ini selesai. Setelah itu, Anda perlu mendepositkan lagi uang ke bursa untuk melakukan transaksi kripto, yang bisa memakan waktu antara dua hingga empat hari. Karena pasar mata uang kripto bergerak dengan cepat, artinya Anda bisa saja kehilangan banyak peluang trading hanya karena menunggu poses-proses transfer dana tadi.

    Selain itu, menautkan rekening bank ke platform bursa mata uang kripto dapat menjadi masalah yang signifikan, terutama bagi pengguna yang berada di negara yang tidak ramah kripto. Akhir-akhir ini, berbagai bank besar telah memperingatkan pelanggannya untuk tidak berhubungan dengan mata uang kripto. Sebagai contoh: Bitfinex baru saja menyatakan bahwa klien AS akan dilarang menggunakan rekening bank mereka untuk mentransfer dana ke rekening secara langsung dari platform. Ini berarti bahwa klien Bitfinex harus melakukan transfer dalam mata uang kripto.

    2. Mengkonversi Dana Ke Kripto Lain Yang Lebih Aman

    Opsi lain yang tersedia untuk Anda adalah menguubah kepemilikan dari satu mata uang kripto ke mata uang kripto lain. Misalnya, Anda dapat mentransfer semua Ethereum milik Anda ke Bitcoin, mengingat Bitcoin sejauh ini adalah mata uang kripto terkuat dengan likuiditas tertinggi.

    Likuiditas kripto

    (Baca juga: Mengenal Likuiditas Dalam Pasar Kripto)

    Namun demikian, opsi ini bukan tanpa risiko. Mata uang kripto sangat fluktuatif, dan Bitcoin pun tidak terkecuali. Ketika Anda dalam proses mengkonversi suatu token kripto ke Bitcoin, harga BTC bisa saja turun drastis dengan cepat. Pada 25 Desember 2018 misalnya, harga Bitcoin jatuh lebih dari $200 hanya dalam satu jam. Artinya, memindahkan keuntungan Anda ke mata uang kripto lain masih bisa menjadi bumerang, karena faktor volatilitas yang masih mendominasi di pasar kripto.

    Opsi Lain Yang Tersedia
    Deposit Dengan Mata Uang Fiat

    Opsi ini memungkinkan Anda untuk mempertahankan keuntungan dan tetap waspada terhadap peluang yang mungkin timbul. Beberapa platform bursa memungkinkan penggunaan uang fiat sebagai mata uang akun. Ini berarti bahwa Anda tidak perlu menarik dana Anda ke bank konvensiaonal sebelum dapat berinvestasi kembali. Di sana, Anda dapat trading berbagai mata uang kripto dari akun Dolar AS tanpa harus menggunakan rekening bank konvensional. Namun, tidak semua platform bursa mendukung fitur ini, sehingga Anda perlu benar-benar selektif dalam memilih bursa kripto yang menyediakannya.

    Manfaatkan Tether (USDT)

    Opsi selanjutnya adalah menggunakan Tether (USDT), sebuah mata uang kripto yang dipatok ke USD. Untuk saat ini, USDT mungkin tidak menawarkan banyak peluang trading sebagai koin kripto, tetapi dapat membantu Anda mengunci keuntungan. Stabilitas harga yang lebih baik pada USDT menjadikannya pilihan bagi Anda yang ingin melindungi keuntungan, sambil menunggu kesempatan trading kripto berikutnya

    Jika opsi USDT >Altcoin tidak tersedia di bursa pilihan Anda, maka solusinya bisa dengan trading langsung Tether ke mata uang kripto lain, karena hal itu akan memungkinkan penghematan biaya per transaksi.

    Salah satu risiko utama yang terkait penggunaan Tether adalah bahwa setiap Tether belum tentu didukung oleh USD senilai $1 seperti klaim di situs resminya. Bahkan jika sesuai dengan klaim situs, dimana setiap Tether didukung oleh $1, maka gelembung mata uang kripto mungkin memiliki implikasi parah, karena tidak ada cukup likuiditas di dalamnya. Juga, kekhawatiran meningkat karena kurangnya transparansi dari pihak Tether sendiri. Ini dapat mengurangi minat publik dan mungkin menyebabkan runtuhnya mata uang kripto tersebut.

    Manajemen Risiko Trading Kripto

    Manajemen risiko adalah elemen penting yang harus dilihat oleh setiap trader jika ingin mencapai kesuksesan. Sementara mengunci keuntungan memungkinkan Anda untuk keluar dari pasar dengan keuntungan terjaga, memiliki strategi manajemen risiko yang efektif memungkinkan Anda untuk terus trading dalam jangka panjang.

    Lindungi Diri Dari Risiko Counterparty

    Risiko Counterparty (pihak lawan) adalah sesuatu yang harus Anda pertimbangkan ketika membuat keputusan trading. Platform bursa mata uang kripto memiliki risiko Counterparty. Sudah menjadi rahasia umum bahwa transaksi yang melibatkan mata uang kripto seperti Bitcoin tidak dapat dibalik. Jadi, begitu Anda kehilangan koin karena ulah penipu, Anda tidak bisa mendapatkannya kembali. Sehingga, sangat disarankan untuk melakukan due diligence terlebih dahulu terhadap platform bursa, sebelum memutuskan untuk membuka akun trading di bursa terkait.

    Masalah lain adalah: banyak platform bursa mata uang kripto tidak menyebarkan mekanisme keamanan digital yang memadai untuk membuatnya tidak bisa diretas. Karenanya, Anda harus mengurangi risiko kehilangan dengan melakukan hal berikut:

      [*]Hindari meninggalkan dana di platform bursa ketika Anda tidak aktif trading.
      [*] Jangan trading dengan lebih dari 30 persen portofolio Anda.
      [*] Diversifikasikan investasi Anda di berbagai platform trading.

    Pilih Kondisi Pasar Yang Tepat

    Temukan pasar yang ideal untuk strategi trading Anda. Misalnya, Swing Trading lebih efektif selama tren kuat ketimbang strategi scalping. Karena itu, sangat penting untuk menentukan strategi apa yang paling cocok untuk Anda.


    Rencanakan Titik Exit

    Kunci untuk berhasil mengunci keuntungan adalah memiliki strategi keluar yang efektif. Tentukan level support dan resistance kritis, lalu rencanakan langkah Anda ke depan. Pertimbangkan rasio Risk/Reward, dan tentukan bagaimana Anda dapat mengambil keuntungan. Anda dapat menambah posisi ketika tren kuat atau keluar ketika keuntungan sudah lebih besar daripada risiko yang Anda ambil. Idealnya, rasio 1:2 menjadi pilihan yang baik dan ideal.

    Rasio Risk Reward Trading Kripto

    Selanjutnya, Anda disarankan untuk mengatur Stop Order agar terhindar dari manipulasi pasar yang mungkin terjadi. Namun, penting diketahui bahwa Stop Order ini kadang tidak berfungsi dengan baik ketika harga bergerak terlalu cepat.

    Hindari Menggunakan Leverage Berlebihan

    Meskipun menggunakan margin membantu meningkatkan ukuran trading dan memberi fleksibilitas tambahan, Anda harus berhati-hati untuk tidak menggunakannya secara berlebihan. Memilih leverage terlalu tinggi dapat menurunkan ketahanan dana trading Anda, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan hilangnya seluruh jumlah modal jika terjadi likuidasi paksa.

    Beberapa platform bursa kripto menawarkan leverage hingga 1:100; dalam hal ini, pergerakan satu persen suatu toke kripto dapat menyebabkan kerugian serius pada akun Anda. Maka dari itu, dalam aktivitas di pasar kripto yang masih diselimuti volatilitas tinggi, leverage yang disarankan untuk digunakan adalah 1:3.

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5669

    rahmatrabani
    Participant

                                                           5 Manfaat Demo Trading Contest

    1 Kompetisi tetaplah sebuah kompetisi
    Demo trading contest bersifat baik bagi semua kalangan trader. Baik newbie maupun trader pro, semua bisa ikut merasakan euphoria-nya. Maka itu ini tetaplah sebuah kompetisi. Jangan terapkan gaya “aku tahu segalanya” dalam sebuah kompetisi atau kita akan mudah tersikut oleh trader handal yang ada. kita adalah musuh bagi diri kita sendiri. Jadi berpikir untuk memenangkan adalah sebuah positif attitude.

    2 Kesempatan Emas
    Demo trading contest adalah sebuah peluang bagi trader untuk berpartisipasi bersama trader lainnya, bisa juga untuk mengadu kemampuan trading kita dengan para trader lain, atau untuk beberapa trader untuk sekedar memenangkan hadiah yang disediakan. Apapun itu tujuan kita jelas event semacam ini memiliki sorotonnya tersendiri bagi trader. Orang bijak berkata: kesempatan tidak datang dua kali.

    3 Taati Aturannya
    Yang satu ini yang suka disepelekan oleh trader. Baca dan pahami terms & condition dari sebuah demo trading contest. Ada regulasi dan syarat penting yang harus diketahui – jangan berpikir akan membuang waktu kita untuk sekedar membaca syarat & ketentuan. Ga lucu kan kalau anda berhasil menjadi pemenang lalu kemudian didiskualifikasi karena diketahui terjadi pelanggaran yang sengaja ataupun tidak sengaja dilakukan.

    4 Ukur Kemampuan & Mental
    Seperti yang dibilang pada point #2, dalam demo trading contest akan ada para trader-trader handal yang berpartisipasi. Tapi ini bukan berarti kita harus minder. Manfaatkan event ini sebagai ujian bagi skill trading & mental kita. Ukur kemampuan trading kita dengan trader lain. Sebuah kompetisi dapat menjadi perbandingan antara kita dengan trader lain. Dan jika kita kalah, jadikan sebagai latihan dan pelajari kesalahannya. Menang kalah adalah biasa – seperti yang dikatakan kebanyakan orang.

    5 Tempatnya Mencoba Strategi Trading
    Last but not least, demo trading contest adalah sarana bagi kita untuk mencoba trading system yang kita punya, sehingga ini akan mengasah kemampuan trading kita. Dari sini kita akan tahu manakah system trading yang cocok dan bagus untuk dipakai di real account. Selain itu, demo trading contest juga dapat membuat trader pintar dalam memodifikasi strategi trading yang bisa dipakai nantinya pada real account.

    It’s your Chance Now!!

    Demo trading contest merupakan tempat meningkatkan teknik analisa dan kesabaran kita. Apapun yang kita kerjakan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan, tentu itu adalah hal yang sangat bagus untuk dicoba.

    Sisi lainnya selain mengasah skill, kalau kita menang lumayan untuk menambah modal trading kita nantinya. Gemana pengalaman agan selama ikutan demo contest ? Apa aja manfaatnya selain hadiah ? 🙂

    #5672

    jakaduriat
    Participant

                                                                    Psikologi Trading Yang Menguntungkan 

    Ada banyak pro dan kontra mengenai faktor psikologis dalam kesuksesan trading forex. Sejauh manakah psikologi dapat mempengaruhi kesuksesan?

    Artikel ini mengulas tentang seberapa jauh peran psikologi dalam trading forex. Apakah psikologi menjadi faktor utama dalam keberhasilan trading? Ada pendapat yang mengatakan bahwa faktor psikologi kurang berperan, yang menentukan kesuksesan dalam trading adalah sinyal trading. Sementara yang lain mengatakan bahwa faktor psikologi berperan 80% hingga 90%. Namun dari survey yang pernah dilakukan, psikologi dalam trading sangat menentukan kesuksesan seorang trader.

    Psikologi Trading

    Banyak trader yang masih tidak komit pada aturan trading yang dibuatnya sendiri, misalnya sifat serakah yang bisa menyebabkan hasil trading tidak sesuai dengan yang diharapkan, atau sifat percaya diri yang berlebihan (over confidence) dan ketidak-sabaran. Semuanya itu akibat trader kurang peduli pada psikologi trading. Pada kenyataannya faktor psikologi sangat menentukan keberhasilan dalam trading. Dalam menyikapi pentingnya faktor psikologi, trader terbagi dalam 4 tingkatan:

    Tingkat pertama – trader yang sama sekali tidak mempedulikan pentingnya psikologi dalam trading, mereka hanya konsentrasi pada analisa teknikal. Trader yang demikian percaya sepenuhnya bahwa hanya faktor teknikal saja yang akan membawa keberhasilan dalam trading. Mereka yakin jika ternyata tidak berhasil atau mengalami kerugian berarti ada yang salah dalam cara menganalisa.

    Tingkat kedua – trader yang mulai sadar akan adanya faktor lain yang mempengaruhi cara tradingnya sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Trader tersebut telah mahir dalam membaca chart dan menganalisa pasar, namun tetap saja belum memperoleh hasil yang konsisten. Ia mulai mencari tahu dengan membaca berbagai hal dalam trading dan mendengar dari trader lain.

    Pada akhirnya, ia akan menemukan jawaban bahwa pikirannya akan berpengaruh pada kinerja trading, dan tidak selalu bisa dikendalikan dengan sadar. Ia juga mulai sadar bahwa pergerakan pasar cenderung tidak menentu dan agar bisa trading dengan benar diperlukan cara berpikir yang benar dan disiplin.

    Tingkat ketiga – trader mulai berusaha untuk menghilangkan hambatan yang datang dari dalam. Ia mulai berusaha untuk memanage perilaku dalam trading dengan berusaha untuk mengikuti rencana trading sesuai dengan aturan yang telah dibuat.

    Pada tingkatan ini, trader mulai mendapat pencerahan mengenai pentingnya faktor psikologi, dan mulai menyesuaikan dengan bertindak sesuai yang dipikirkannya. Ia berusaha untuk tidak lagi terlalu percaya diri ketika memperoleh profit atau terlalu kecewa ketika mengalami kerugian. Selain itu ia juga berusaha menghindari sinyal-sinyal trading dengan probabilitas rendah dan sabar menunggu sinyal yang benar-benar valid.

    Transisi dari tingkatan kedua ke tingkatan ketiga diperlukan proses dan waktu yang bergantung pada kemauan dan ketekunan trader. Sikap trader yang telah mencapai tingkatan ini akan tampak pada kehidupannya sehari-hari. Ia akan lebih disiplin dan lebih bisa mengendalikan dirinya. Ia tidak cepat bereaksi dan akan berusaha untuk sabar dalam mengantisipasi keadaan.

    Tingkat keempat – trader mulai mengerti akan pentingnya faktor psikologi dalam trading, dan sadar bahwa tidak mudah untuk bisa menerapkan faktor-faktor psikologi yang menguntungkan dalam trading. Namun jika ia telah siap dan bisa melewati masa transisi, hal itu tidaklah sulit untuk diwujudkan. Trader yang ada pada tingkatan ini akan tampak pada kebiasaan tradingnya yang berubah dari sebelumnya.

    Untuk menerapkan psikologi trading yang menguntungkan, Anda mesti melewati tingkat-tingkat tersebut diatas terutama tingkat ketiga dan keempat. Dengan selalu belajar dan berlatih, Anda akan bisa trading dengan tanpa emosi, disiplin dan sabar.

     


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChie

    #5673

    jakaduriat
    Participant

                                                                                         Pengertian Sinyal Forex 

    Sinyal Forex adalah layanan analisa dan monitoring pasar otomatis. Layanan ini bisa membantu trader, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

    Pernah dapat penawaran atau lihat iklan sinyal trading? Tidak perlu khawatir, layanan sinyal forex bukanlah scam atau tipu-tipu. Justru, layanan tersebut bisa membantu Anda mendapatkan profit jika Anda memahami pengertian sinyal forex dan cara penggunaannya.

     Pengertian Sinyal Forex 
    Sinyal Forex adalah layanan analisa dan monitoring pasar otomatis yang ditawarkan oleh broker atau analis Forex independen, secara berbayar maupun gratis. Umumnya, mereka memberikan data seperti order buy/sell pada harga sekian, berikut posisi Stop Loss dan Take Profit berdasarkan analisa teknikal pada pair terkait. Setelah melihat hasil pemantauan sinyal Forex tersebut, Anda dapat memutuskan untuk mengikuti saran OP (open position) sesuai dengan panduan mereka atau mengacuhkannya.

    Provider sinyal Forex dapat memberikan sinyal untuk buka posisi pada beragam macam pair/aset sesuai permintaan atau pilihan yang tersedia. Begitu peluang trading muncul dari target pair, maka provider sinyal Forex akan segera menginformasikannya langsung kepada email, SMA, atau melalui terminal trading Anda.

    Harga untuk berlanggan jasa layanan sinyal Forex ini beragam, mulai dari gratis hingga ratusan dollar per bulannya. Manfaatnya pun besar. Dengan sinyal Forex, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk memantau pergerakan harga Forex. Dengan kata lain, jasa layanan sinyal Forex dapat membantu menghemat waktu serta mempercepat proses pengambilan keputusan trading.

    Contoh-Contoh Penyedia Sinyal Forex
    Layanan sinyal Forex tersedia dalam beragam bentuk ataupun media. Berikut adalah contoh-contoh penyedia jasa layanan sinyal Forex terpopuler:

    1. Autochartist 
    Autochartist telah dikembangkan sebagai tool untuk memberikan sinyal Forex sejak tahun 2004. Keistimewaannya terletak pada fitur market scanner. Autochartist akan menyisir pola-pola candlestick paling menguntungkan selama 24 jam penuh pada ratusan pair berbeda, agar Anda selalu awas dengan peluang OP terbaik, meski tak memelototi layar komputer terus-terusan.

    Supaya Anda dapat menikmati tool tersebut, Anda harus membuka akun pada broker-broker yang bekerjasama dengan Autochartist. Hal tersebut dikarenakan penggunaan autochartist yang umumnya terintegrasi pada terminal trading broker bersangkutan.

    2. Layanan Sinyal MQL5 
    Metaquotes memberikan layanan sinyal Forex melalui salah satu website asuhannya, mql5.com. Melalui mql5, trader profesional dapat menjual jasa sinyal Forex kepada calon subscriber. Namun perlu dicatat, sinyal Forex di mql5 tereksekusi secara otomatis pada terminal trading (MT4/5) seperti layaknya layanan copy-trading. Maka dari itu, pastikan kualitas dari pemberi sinyal Forex sebelum berkomitmen mengikuti program sinyal Forex otomatis sampai kontrak habis (1 bulan).

    3. Tradingview.com 
    Awalnya tradingview.com dikembangkan sebagai website yang ditujukan untuk para chartist, dengan fitur utama chart multi-aset dengan indikator dan drawing tool lengkap. Seiring perkembangan, Tradingview menambahkan fitur “Ideas” di mana para trader veteran dapat mem-posting hasil analisa teknikal, fundamental, serta posisi mereka, agar dapat dibaca dan di-share oleh trader-trader lain secara gratis.

    Kelebihannya, Tradingview bersifat terbuka, sehingga semua trader dapat berpartisipasi untuk memposting, meng-share, mengomentari setiap ide trading. Lebih jauh lagi, kredibilitas setiap member dapat dinilai berdasarkan jumlah follower, jumlah view, dan like pada setiap postingan, layaknya medsos.

    Saran Penggunaan Layanan Sinyal Forex 
    Pertama, menggunakan layanan sinyal Forex bukan lantas berarti tidak membutuhkan analisis. Walaupun sinyal yang diberikan sudah berupa informasi lengkap, perlu di-cross check juga dasar kebenaran dan keakuratan dari sinyal Forex tersebut dengan sistem strategi trading Anda sendiri.

    Kedua, jika berencana membeli layanan sinyal, pastikan bahwa mereka menyediakan data historis. Penting bagi Anda untuk dapat memeriksa rekam jejak pemberi sinyal Forex, apakah dulunya pernah drawdown terlalu tinggi atau terus profit secara konsisten. Rekam jejak ini pun hendaknya bukan semata berupa image yang bisa diedit dengan mudah, melainkan rekam berjalan, seperti yang disajikan oleh MQL5 atau Myfxbook.

    Ingat, layanan sinyal Forex juga tidak selamanya bagus dan cocok untuk setiap trader. Sebaiknya Anda tidak terlalu bergantung pada layanan sinyal dan mengandalkannya sebagai pembawa keberuntungan. Pastikan untuk tidak mengantisipasi kekayaan Forex secara instan, melainkan memandang layanan tersebut sebagai alternatif dalam membantu proses trading.


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5678

    rahmatrabani
    Participant

    Alasan membuka posisi dalam pasar haruslah karena anda merasakan adanya potensi bahwa pasar akan bergerak ke arah tertentu dan anda bisa mengambil keuntungan dari pergerakan tersebut. Inilah satu-satunya alasan untuk masuk atau keluar dari pasar. Masuk ke pasar karena anda butuh uang untuk liburan atau kebutuhan keluarga tidak akan pernah berhasil!

    “Hal terpenting yang bisa anda pelajari disini adalah anda harus membuat keputusan pasar anda hanya berdasarkan apa yang dilakukan dan diperlihatkan pasar kepada anda. Ini adalah satu-satunya cara untuk menjadi sukses. Apabila anda membuat keputusan karena faktor luar (seperti seberapa butuh anda terhadap uang tersebut, atau kenapa anda membutuhkan uang tersebut), penilaian anda akan terpengaruh dan akan lebih sulit bagi anda untuk melihat kesempatan bagus yang menghasilkan profit secara benar dan objektif.”

    #5680

    jakaduriat
    Participant

                                                                            Cara Mengatasi Deflasi 

    Keadaan deflasi tidak bisa berhenti dengan sendirinya, malah akan menimbulkan efek spiral bila tidak segera diatasi.

    Keadaan deflasi tidak bisa berhenti dengan sendirinya, malah akan menimbulkan efek spiral bila tidak segera diatasi. Oleh karenanya pemerintah dan otoritas keuangan harus berusaha secepat mungkin untuk menghentikan begitu data-data ekonomi menunjukkan gejala timbulnya keadaan deflasi. Efek spiral deflasi bisa terjadi karena merosotnya harga-harga akan menyebabkan turunnya produksi yang mengakibatkan turunnya tingkat upah dan pada akhirnya mengakibatkan merosotnya tingkat permintaan. Hal ini akan semakin menurunkan tingkat harga, berkurangnya produksi dan efek berantai ini akan semakin memperburuk keadaan.

    Setiap negara mempunyai cara yang berbeda dalam mengatasi deflasi. Depresi besar di AS (great depression) pada tahun 1930-an adalah contoh klasik dari efek spiral yang disebabkan oleh keadaan deflasi. Karena belum ada contoh dalam mengatasi keadaan seperti itu, pemerintah AS mengambil tindakan yang ternyata tidak efektif. Pada waktu itu presiden AS Franklin D. Roosevelt yakin bahwa deflasi yang terjadi disebabkan oleh kelebihan penawaran (supply) barang dan jasa di pasar, sehingga ia berusaha untuk menguranginya dengan cara membeli ladang-ladang pertanian dan perkebunan sehingga produk-produknya tidak membanjiri pasar. Tetapi ternyata solusi ini malah membuat perekonomian bertambah buruk dan efek spiral deflasi tetap berlangsung.

    Untuk memutus rantai efek spiral deflasi diperlukan tindakan yang disiplin dan tidak terburu-buru. Dalam perkembangan selanjutnya negara-negara yang pernah mengalami keadaan deflasi belajar bahwa bank sentral mempunyai peran yang sangat penting dalam mengatasi keadaan deflasi, yaitu membanjiri pasar dengan uang, atau meningkatkan jumlah uang beredar. Sebagai contoh The Fed, Bank of Japan (BoJ) dan Bank of England (BoE) yang melakukan quantitative easing (QE) dengan membeli surat-surat berharga (bond, obligasi dan lainnya) begitu tampak gejala deflasi.

    Agar lebih efektif tindakan QE juga dibarengi dengan penurunan suku bunga hingga tingkat yang paling rendah seperti The Fed yang suku bunganya saat ini 0.25%, BoE 0.5%, BoJ 0.1%, SNB (Swiss) 0.125% dan terakhir ECB (kawasan Euro) yang memangkas suku bunganya hingga 0.15% menyusul deflasi yang mulai menghantam kawasan 18 negara pengguna mata uang Euro itu. Dengan tingkat suku bunga pinjaman yang sangat rendah diharapkan bisa merangsang aktivitas perekonomian sehingga angka pertumbuhan bisa meningkat.

    Meskipun cara meningkatkan jumlah uang beredar tersebut bisa berdampak pada bahaya lainnya yaitu tingkat inflasi yang berlebihan, tetapi penerapan QE yang cermat dan terukur bisa menghindari hal tersebut, seperti The Fed yang telah melakukan tapering. Sejauh ini cara penerapan kebijakan QE yang moderat dan terukur masih dianggap efektif dalam mengatasi deflasi.

    SUMBER : http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5687

    jakaduriat
    Participant

                                                                      Agenda Perdagangan Trump Di Tahun 2019

    Agenda perdagangan Presiden AS Donald Trump di tahun 2019 ini penting untuk diperhatikan, khususnya di kuartal pertama terkait hubungan perdagangan AS dengan China.

    Kebijakan perdagangan Trump, secara tak langsung, akan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi Dolar AS dan pasar forex. Berikut ini daftar tanggal-tanggal penting dan deadline agenda perdagangan Trump selama kuartal pertama dan tengah tahun 2019.

    1 Januari:
    Perbaruan kesepakatan perdagangan bebas dengan Korea Selatan. Kesepakatan ini pertama kali disahkan oleh AS dan Korsel pada bulan September 2018.
    Pekan yang dimulai 7 Januari:
    Delegasi AS akan mengunjungi Beijing guna melakukan pembicaraan dagang dengan para pejabat China. Pembicaraan ini akan menjadi kelanjutan dari pertemuan empat mata pertama kalinya antara Trump dengan Xi Jinping di Argentina pada akhir November lalu. Kedua presiden itu sepakat untuk moratorium penerapan tarif impor sementara sampai tanggal 1 Maret 2019. Jika sampai tanggal tersebut kesepakatan tak kunjung tercapai, maka Trump akan melaksanakan ancamannya untuk menaikkan bea impor barang China menjadi 25 persen dari 10 persen.
    Pekan yang dimulai tanggal 7 Januari:
    Masih di pekan yang sama, Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom dan Trade Representative AS Robert Lighthizer, dijadwalkan akan bertemu untuk melanjutkan proses negosiasi. Gedung Putih memang belum mempublikasikan tujuan formal dari negosiasi tersebut. Namun, kedua belah pihak sudah beberapa kali melakukan pertemuan informal tahun 2018 lalu.
    10 Januari:
    Deadline bagi perusahaan-perusahaan untuk mengumpulkan feedback kepada pemerintahan Trump, terkait strategi untuk mengetatkan restriksi ekspor produk teknologi AS. Beberapa produk AS yang akan diketatkan aturan ekspornya tersebut antara lain komponen kecerdasan prosesor komputer (artificial-intelligence), mikroprosesor, dan robotika. Namun, menurut salah satu nara sumber Gedung Putih, setelahnya, pemerintah AS masih membutuhkan waktu beberapa bulan lagi untuk menyusun rencana akhir peraturan tersebut.
    21 Januari:
    Tanggal kemungkinan negosiasi formal untuk mendiskusikan Kesepakatan Perdagangan AS-Jepang akan dimulai. Pada 21 Desember lalu, kantor Lightizer telah mempublikasikan target-target negosiasi termasuk tarif impor dan pengurangan defisit perdagangan.
    17 Februari:
    Deadline Departemen Perdagangan AS untuk menerbitkan laporan implikasi keamanan nasional atas impor mobil. Laporan ini akan keputusan Trump untuk menyusun bea impor mobil pada bulan Mei mendatang.
    Paruh Pertama 2019:
    Kongres kemungkinan akan menggelar voting setuju atau tak setuju terhadap Perjanjian AS-Meksiko-Kanada, yang akan menggantikan kesepakatan NAFTA.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5689

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                          Konsistensi

    Para trader sukses akan menyarankan pada Anda bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah konsistensi. Masuk dalam pasar secara konsisten akan membentuk beberapa hal yang akan mendukung kesuksesan trading Anda, yaitu:

    Konsistensi membentuk “master strategi”

    Banyaknya gaya trading dan indikator dalam teknikal pada dasarnya disediakan agar Anda dapat menemukan strategi terbaik sesuai karakteristik Anda sebagai trader (Baca 6 Strategi Trading yang Efektif).

    Anda bisa menemukan strategi paling sesuai dengan karakteristik Anda dengan konsisten bertransaksi dan menganalisis pasar. Tanpa disadari, konsistensi membantu Anda membentuk strategi terbaik karena Anda telah mengenali pasar.

    Konsistensi membentuk kedisiplinan

    Menjadi trader sukses tidak hanya dilihat besaran profit yang didapat tapi lebih banyak bagaimana Anda mampu membaca peluang dalam pasar. Kemampuan itu bisa Anda dapatkan dari kedisiplinan Anda mempelajari dinamika dunia trading. Kedisiplinan Anda membentuk kemampuan Anda membaca pergerakan pasar.

    Konsistensi untuk menghindari emosi dalam trading

    Nial Fuller, seorang profesional trader dan edukator trader mengatakan, “Ketika Anda terlalu fokus pada profit yang Anda dapatkan, maka emosi Anda yang akan mengendalikan Anda.” Sedangkan dalam trading forex, faktor emosional harus dikesampingkan. Konsistensi trading akan menekan emosi Anda sehingga Anda bisa mengambil keputusan yang bijak saat merugi ataupun untung (Baca Memahami Pepatah “Cut Your Losses Short and Let Your Profits Run”).

    Konsistensi untuk peluang profit yang konsisten

    Salah satu keistimewaan trading forex adalah peluang profit dua arah, dimana Anda punya peluang profit saat harga naik dan harga turun (Baca Peluang Profit Dua Arah Trading Forex). Selama 5×24 jam pasar forex selalu memperlihatkan pergerakannya. Bagi Anda scalping trader, Anda akan menyadari bahwa pasar secara konsisten memberikan peluang. Terlebih menjelang dan saat rilis data ekonomi.

    Konsistensi sebagai portofolio trading

    Hal ini berhubungan dengan ketika Anda membuat jurnal trading (Baca To-Do List Ini Bisa Hasilkan Portofolio Kesuksesan Trading Anda) dan Rutinitas Trading Anda. Dari sini Anda bisa review ulang aktivitas trading Anda. Adanya portofolio bisa menjadi bahan evaluasi Anda, kapan Anda kurang tepat mengambil posisi sehingga Anda loss saat itu. Sama halnya saat evaluasi profit Anda.

    Anda memiliki kemampuan untuk menentukan apakah Anda akan menciptakan suatu kebiasaan yang baik untuk mewujudkan peluang profit saat trading. Hal ini dibutuhkan konsistensi Anda terhadap apa yang akan Anda lakukan dalam rutinitas trading Anda.

    Memanfaatkan akun demo dengan Trading Tanpa Risiko akan membantu Anda untuk melatih konsistensi trading Anda sebelum menggunakan akun riil nantinya. Anda akan mengetahui psikologi pasar dan mengetahui seberapa kuat faktor fundamental berpengaruh pada volatilitas pasar.

     

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5691

    jakaduriat
    Participant

                                                                        Deposit dan Penarikan via OKPAY

    OKPAY – pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana

    Klien yang terhormat!

    Di Personal Area tersedia pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana – OKPAY

    OKPAY adalah penyedia layanan transfer dan pembayaran eWallet internasional. Hal ini memungkinkan pengguna dan pedagang untuk deposit dan menarik dana dengan menggunakan berbagai pilihan yang tersedia, termasuk Visa/MasterCard, transfer bank, transfer uang ke internasional, mata uang elektronik, pembayaran Mobile, toko ritel dan kios. Mata uang yang didukung: USD, EUR, GBP, RUB, CHF, CZK, AUD, CAD, JPY, NOK, SEK, DKK, HRK, HUF, NZD, PLN, RON, TRY, ZAR, HKD, CNY

    Hormat kami,
    ForexChief


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5692

    rahmatrabani
    Participant

                                                     Apakah stop Anda sempit atau lebar?

    Pentingnya stop loss dengan baik dibuktikan oleh Jack Schwager dalam bukunya, “The New Market Wizards:” Jika Anda tidak akan menanggung kerugian kecil, cepat atau lambat suber dari semua kerugian akan memberikan Anda kunjungannya…”

    Pemahaman dan penggunaan yang benar dari stop loss adalah vital bagi seorang trader untuk bertahan. Order stop loss secara efisien membatasi jumlah kerugian maksimal yang dapat ditanggung oleh seorang trader selagi trading, dan ini berkontribusi kepada tujuan terpenting trading-mempertahankan modal trading. Trading tanpa sebuah stop loss adalah sebuah cara untuk memaksimalkan peluang untuk kehilangan sebagian besar akun Anda.

    Sering terjadi bahwa, stop loss tampak terlalu sempit, yang dapat berakhir dengan seringnya terjadi eksekusi yang salah, atau sebaliknya, terlalu lebar sehingga berakhir dengan kehilangan modal yang tidak masuk akal. Pada pandangan pertama, tampaknya semakin sempit stop loss, semakin kecil kerugian. Namun, hal ini hanya tampak sebagai kesimpulan yang logis jika tidak terbukti dengan pengujian.

    Dalam sebagian besar kasus, stop loss yang lebar memungkinkan tingkat peluang keuntungan perdagangan yang lebih besar dan menurunkan kerugian. Stop yang kecil tampak menarik dari sudut pandang psikologis, namun mereka sebenarnya dapat menurunkan efektifitas sistem trading karena mereka terlalu sensitif terhadap eksekusi yang cepat terpicu karena pergerakan harga yang bersifat kebetulan.

    Di sisi lain, stop yang besar juga dapat menarik dari segi psikologis kraena mereka lebih jarang terpicu dan sistem yang melibatkan stop yang besar biasanya mendatangkan jumlah perdagangan yang lebih besar. Namun, sisi sebaliknya dari stop yang lebar adalah bahwa, seorang trader kandang kala menanggung kerugian yang cukup besar, walaupun tidak terlalu sering, dan hal ini dapat sulit untuk diterima secara psikologis.

    #5703

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                Tiga Tipe Trader Forex

    Cara menentukan momen yang tepat untuk masuk pasar serta lamanya menahan sebuah posisi trading, akan menentukan tipe trader forex apakah Anda.

    Pada dasarnya, ada tiga tipe trader forex, yaitu tipe Trader Harian (Day Trader), Swing Trader, dan tipe Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader). Masing-masing tipe trader forex mengundang pro dan kontra. Namun, bisa saja seorang trader mengkombinasikan cara-cara tersebut atau merubah cara tradingnya dari waktu ke waktu. Ini merupakan pandangan Sam Seiden, seorang trader dan fund manager terkemuka, berdasarkan pengalamannya.

    Selama bertahun-tahun dalam karirnya sebagai seorang trader, Sam Seiden pernah menjadi Trader Harian, Swing Trader, dan Trader Jangka Panjang. Walaupun strategi tradingnya tidak berubah, tetapi cara menentukan momen yang tepat untuk masuk pasar dan lamanya menahan posisi berubah seiring dengan waktu dan pengalaman tradingnya. Ia juga mengamati para trader sukses, baik mereka yang termasuk tipe Trader Harian, Swing Trader, maupun Trader Jangka Panjang. Berikut dijelaskan perbedaan ketiga tipe trader forex tersebut serta pendapat dari pro dan kontra mengenai masing-masing tipe.

    Trader Harian (Day Trader)
    Seorang Day Trader biasanya masuk pasar (entry) dengan tujuan untuk keluar atau menutup posisi trading (exit) sebelum sesi waktu trading hari itu berakhir. Tipe trader forex ini membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil, komputer yang powerful dengan beberapa layar monitor serta sistem backup yang cukup, kuotasi harga real-time dan eksekusi order yang bagus (tidak sering re-quote).

    Pendapat Pro
    Bagi trader dengan energi tinggi, disiplin dan mengutamakan action; menjadi Day Trader adalah pilihan tepat. Mereka yang sangat piawai mengambil keputusan krusial dengan cepat, maka akan mencapai kesuksesan. Tipe trader forex ini mengambil keuntungan dari ketidakseimbangan permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang jelas nampak pada timeframe rendah dan selalu terjadi setiap hari.

    Pada umumnya, trader harian yang bisa profit dengan konsisten bukanlah mereka yang membuka posisi 10 kali sehari atau bahkan lebih (Scalper), melainkan hanya 1 sampai 3 posisi trading yang berkualitas. Selain itu, biasanya mereka masuk pasar menjelang waktu buka sesi perdagangan tertentu.

    Pendapat Kontra
    Trader Harian melakukan aktivitas trading dengan cara pikir ingin kaya dengan cepat. Memang beberapa bisa sukses dengan profit yang konsisten, tetapi banyak yang babak belur dengan kerugian yang sangat besar. Emosi cenderung berperan saat trading, sehingga tipe trader forex ini acapkali mengabaikan rencana bahkan strategi trading yang telah ditetapkan karena mesti mengambil keputusan dalam waktu singkat. Apalagi jika brokernya nakal atau tergolong Market Maker alias bandar, maka bisa ludes dana kita.

    Pada prinsipnya, mereka yang tidak mampu membuat keputusan penting dengan cepat, maka tidak akan sukses sebagai Trader Harian.

    Swing Trader
    Trading dengan cara swing pada dasarnya adalah menahan posisi trading dalam tempo antara sehari sampai seminggu, atau kadang-kadang lebih dari itu. Seorang Swing Trader tidak memerlukan data real time ataupun eksekusi order berkualitas super.

    Pendapat Pro
    Sebagian besar trader yang diamati Sam Seiden bertipe Swing Trader. Mereka adalah para trader dengan keinginan kuat untuk sukses. Swing Trader bisa menganalisa pasar dengan leluasa dan tidak terburu-buru. Setiap keputusan trading yang diambil telah direncanakan sebelumnya. Tipe trader forex ini tidak harus piawai dalam mengambil sebuah keputusan dalam waktu singkat.

    Timeframe yang digunakan oleh Swing Trader lebih tinggi dibanding Day Trader, tetapi lebih rendah dibanding trader jangka panjang. Jika tidak trading dalam beberapa pasangan mata uang, maka seorang Swing Trader cukup melakukan analisa pasar dua atau tiga kali dalam seminggu, karena tidak harus setiap hari masuk pasar.

    Swing Trader memanfaatkan keuntungan teknologi dengan cara “set and forget” (buka posisi trading, lalu tinggalkan), sehingga tidak harus selalu berada di depan layar monitor; hal mana cepat atau lambat akan memancing keterlibatan emosi dalam trading. Dari pengamatan, para Swing Trader masuk pasar menjelang waktu penutupan sesi perdagangan.

    Pendapat Kontra
    Bagi seorang trader aktif, Swing Trading boleh jadi membosankan, karena peluang masuk pasar tidak selalu ada setiap hari. Tidak seperti Trader Harian, Swing Trader memperhitungkan resiko dengan cermat dan menunggu momen yang tepat untuk entry. Ini bukanlah aktivitas membuang waktu atau pekerjaan yang sia-sia, tetapi pekerjaan menunggu itu sendiri kadang membosankan dan tidak menarik bagi kebanyakan trader.

    Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader)
    Setelah membuka posisi trading, seorang trader jangka panjang akan menahan posisinya hingga beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Dengan demikian, tipe trader forex ini tidak begitu membutuhkan koneksi internet super cepat ataupun data real time.

    Pendapat Pro
    Pada umumnya, persepsi kebanyakan orang trading jangka panjang adalah “buy and hold” (beli dan tahan). Mungkin ini cara terbaik dalam trading, asalkan dilakukan pada waktu yang tepat. Para trader jangka panjang telah merencanakan dan mempertimbangkan semua aspek trading yang dilakukannya jauh hari sebelumnya.

    Rata-rata mereka telah banyak makan asam garam dalam trading dan tahu apa yang harus dilakukan pada keadaan pasar tertentu. Mereka adalah tipe trader forex yang paling jarang berinteraksi dengan pasar, walau selalu mengikuti perkembangan berita perekonomian global.

    Pendapat Kontra
    Trader jangka panjang menggunakan analisa fundamental dan berita perekonomian global serta opini para profesional yang sering terlalu rumit dan membosankan untuk diikuti. Gaya trading mereka pada umumnya menunggu momen breakout dan menahan posisi trading dalam tempo cukup lama untuk memperoleh hasilnya; kadang berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

    Kembali lagi, pekerjaan menunggu adalah membosankan dan tidak menarik bagi kebanyakan trader. Di samping itu, sifat kebanyakan orang menginginkan hasil dan kepuasan secara instan.

    Nah, setelah membaca uraian di atas, sudahkah mengetahui Anda termasuk tipe trader forex mana? Setiap tipe memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, sehingga tipe yang tepat bagi seseorang boleh jadi tidak cocok bagi orang lain. Putuskan sesuai dengan metode dan strategi trading Anda saja.

    Anda dapat mencoba gaya tipe trader lainnya jika merasa kurang nyaman pada status quo. Namun, apapun tipe Anda, hendaknya tetap menerapkan metode dan strategi trading yang telah diuji coba. Bagi Sam Seiden pribadi, tipe yang paling cocok dan profitable adalah Swing Trading, walaupun ia pernah mencoba gaya trader harian dan jangka panjang.


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5705

    jakaduriat
    Participant

                                                                              Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula 

    Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

    Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula, Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

    Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

    Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex? 
    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.

    Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

    Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

    Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu? 
    Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. “Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?”, atau “Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?”, atau “Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?”

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

    Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

    Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading? 
    Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.

    Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing trader biasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

    Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

     


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5707

    jakaduriat
    Participant

                                                                           Lika-Liku Menjadi Day Trader Dalam Forex 

    Biasanya, orang menjadi Day Trader karena tidak suka posisi trading terbuka hingga berhari-hari dan ingin mendapatkan kepastian profit atau loss dengan cepat

    Day Trader adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut orang-orang yang memiliki gaya trading jangka pendek, dengan membuka dan menutup posisi perdagangan di pasar finansial dalam tempo satu hari saja atau bahkan kurang dari itu. Biasanya, orang memilih Day Trading dalam forex karena tidak suka mempertahankan posisi perdagangan hingga berhari-hari dan ingin mendapatkan kepastian profit atau loss dengan cepat, walaupun mereka juga tak tertarik dengan gaya trading kilat ala scalping.

    Semua orang bisa menjadi Day Trader. Akan tetapi, metode Day Trading dalam forex belum tentu cocok untuk semua orang. Faktanya, kebanyakan orang yang mencoba-coba menjadi Day Trader, seringkali gagal dan malah berakhir dengan kerugian.

     Orang Yang Cocok Menjadi Day Trader 
    Jadi, orang seperti apa yang cocok untuk menjadi Day Trader? Ada empat karakteristik utama:

    [*]Anda tak suka membiarkan posisi trading floating hingga lebih dari sehari.
    [*]Anda dapat menganalisa pasar pada timeframe H4 atau H1.
    [*]Anda punya waktu untuk menganalisa pasar di awal sesi perdagangan dan kemudian memantau posisi trading Anda sepanjang hari.
    [*]Anda selalu ingin mendapatkan kepastian apakah profit atau tidak setiap harinya.
    [*]Di sisi lain, pekerjaan sebagai Day Trader boleh jadi tak cocok bagi Anda bila:
    Anda lebih suka trading dengan jangka lebih panjang (D1, W1, Monthly), atau justru sebaliknya, lebih memilih trading di jangka lebih pendek (time frame M30, M10, M5).
    Anda tak punya waktu untuk menganalisa pasar setiap hari dan memantaunya seharian.
    Anda punya mata pencaharian lain yang bersifat full time.
    Seorang Day Trader biasanya melakukan transaksi beberapa kali sehari dengan mencari perolehan beberapa poin per transaksi, lalu diakumulasikan untuk mendapatkan profit atau loss di akhir hari. Strategi seorang Day Trader adalah dengan memanfaatkan pergerakan harga dalam satu hari perdagangan. Berbeda dengan seorang investor yang baru mencairkan investasinya setelah beberapa minggu, bulan, atau bahkan tahun. Prinsip Day Trader: market akan selalu menawarkan banyak kesempatan setiap hari.

     Kesulitan-kesulitan Seorang Day Trader 
    Perlu diketahui, salah satu masalah terbesar dalam Day Trading adalah resiko hilangnya modal. Ini merupakan bisnis yang akan menguji nyali dan kesabaran karena Anda harus selalu memantau layar trading, menyerap, dan memproses segala informasi yang muncul, lalu harus membuat keputusan yang cepat untuk membeli atau menjual.

    Ini merupakan pekerjaan yang cukup rumit dan memerlukan banyak keterampilan. Oleh karena itu, pemula tidak dianjurkan untuk Day Trading dalam forex. Ini merupakan seni trading yang sebaiknya dipraktikkan oleh para profesional dengan pengalaman bertahun-tahun dan sudah memperlakukan Day Trading layaknya pekerjaan utama.

    Menurut survei, 90 persen orang yang mencoba menjadi Day Trader pasti pernah mengalami kegagalan. Oleh karena itu, jika Anda ingin memiliki kesempatan untuk sukses, berusahalah semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik bagi usaha trading Anda.

    Adakah Tips Sukses Day Trading Dalam Forex?
    Ketahuilah Dasar-Dasarnya.
    Pertama-tama, Anda harus mengetahui cara kerja market forex. Pelajari bagaimana proses trading berjalan dari A ke Z. Selain membaca artikel-artikel dan buku tentang trading, alternatif cerdas lainnya adalah dengan membuka sebuah akun trading virtual (demo) di mana Anda bisa leluasa berlatih tanpa menggunakan dana sesungguhnya.

    Lakukan trading virtual sampai titik di mana Anda sudah memahami ritme pasar, dan setelah itu baru melakukan trading secara sebenarnya. Banyak sekali broker forex yang menawarkan program-program pelatihan trading (akun demo) yang dapat Anda manfaatkan.

    Ikutilah Fundamental dan Sentimen Pasar Harian. 
    Unsur fundamental bisa berdampak kuat pada pergerakan pasar harian dan bias-bias pelaku pasar. Perilisan suatu berita penting dari Amerika Serikat umpamanya, bisa seketika membalik pergerakan harga di pasar forex jika sebelumnya tidak diperkirakan oleh pelaku pasar. Oleh karena itu, Anda perlu mengikuti kalender forex dan menandai momen-momen berdampak tinggi yang bisa berpengaruh pada hasil Day Trading dalam forex.

    Jagalah Psikologi Diri Agar Tetap Tenang, Apapun yang Terjadi. 
    Diantara daftar kesalahan fatal dalam trading, ketidakmampuan mengontrol psikologi diri biasanya masuk di urutan terakhir. Namun, jumlah korban akibat faktor psikologi ini justru dominan di kalangan Day Trader. Sebabnya boleh jadi karena kepenatan memantau pasar sepanjang hari, serakah setelah baru menang besar sekali, ataupun mudah menyerah pasca gagal dua atau tiga kali.

    Apapun awal mulanya, tentu Anda tak ingin menjadi korban, bukan!? Karenanya, kuasai dasar-dasarnya, berlatihlah hingga matang dahulu sebelum menerjunkan dana Anda secara total untuk Day Trading dalam forex, kemudian jangan lupa ikuti fundamental dan sentimen pasar harian, agar tidak ikut terlindas oleh pergerakan pasar.


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5711

    rahmatrabani
    Participant

    keterampilan dan psikologi kita memang diperlukan untuk bisa mengembangkan trading sistem selain itu juga kita harus semaksimal mungkin memanfaatkan bonus yang diberikan broker dengan catatan sesuai dengan rule. sehingga nantinya diharapkan profit kita meningkat dan keterampilan kita memanage juga berjalan seararah dengan menoingkatnya profit tersebut

Viewing 15 posts - 646 through 660 (of 1,328 total)

You must be logged in to reply to this topic.