Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,329 replies, has 5 voices, and was last updated by  jakaduriat 12 hours, 28 minutes ago.

Viewing 15 posts - 631 through 645 (of 1,330 total)
  • Author
    Posts
  • #5620

    jakaduriat
    Participant

    <p>                                 Program IB PRO</p><p>Program kemitraan IB Pro (singkatan untuk Introducing Broker) dirancang untuk kedua jasa keuangan pelaku pasar profesional dan pedagang individu yang berpenghasilan didasari oleh biaya agen untuk menarik klien ke perusahaan mitra, bukan oleh pendapatan dari transaksi perdagangan.</p><p>Sebuah ciri khas dari IB Pro adalah kenyataan bahwa jumlah pembayaran tidak berpatokan pada jumlah klien yang ditarik oleh mitra, jumlah deposit, frekuensi transaksi atau jenis mitra (proyek web, kantor perwakilan, pusat pelatihan, layanan rebate , agen individu, dll) jumlah pembayaran tergantung secara eksklusif pada omset perdagangan referal’: semakin besar omset, semakin tinggi tingkat remunerasi (hingga $ 15 untuk 1 juta USD).</p><p><br />KEUNGGULAN KAMI</p><p>1. Tidak ada persyaratan untuk perbedaan minimum antara pembukaan order dan harga penutupan (MTP).<br />2. Tidak ada persyaratan untuk durasi minimum transaksi.<br />3. Tarif remunerasi mitra dengan skala yang progresif.<br />4. Jumlah pembayaran yang tidak terbatas untuk setiap klien yang ditarik.<br />5. Tidak ada istilah rahasia dalam persyaratan atau batas penarikan remunerasi mitra.</p><p><br />BAGAIMANA CARA KERJA IB PRO</p><p></p><p>SYARAT DAN KETENTUAN</p><p>1. Untuk berpartisipasi dalam program mitra, anda harus Buka Akun Live dimana remunerasi mitra akan dikreditkan.</p><p>2. Pada bagian Personal Area’s Advertising Tools, anda akan menemukan banner dan link referal yang unik. Semua klien yang menggunakan link referal untuk mengunjungi website perusahaan terkait dengan mitra ketika mendaftar di Personal Area.</p><p>3. Remunerasi mitra dihitung dan dikreditkan ke akun perdagangan pada akhir setiap minggu, setelah sesi perdagangan ditutup. Jumlah pembayaran tergantung pada omset perdagangan referal di USD dihitung pada order yang ditutup di bawah target minggu: Senin 00:00:01 – Jumat 23:59:59 (waktu server).</p><p>4. Sebuah omset perdagangan referal dalam USD sebesar omset agregat untuk dua transaksi: pembukaan order dan penutupan order transaksi.<br />Contoh:<br />BUY 1 lot EURUSD (1 lot = 100.000 EUR) pembukaan order di harga 1.3452 dan ditutup di harga 1.3542. Omset perdagangan dalam USD untuk order ini = (100.000 * 1,3452) + (100.000 * 1,3542) = 269.940 USD</p><p>5. Semakin besar agregat omset perdagangan referal mingguan, semakin tinggi tingkat perhitungan remunerasi mitra:<br /><br /><br /></p><p></p><p>6. Mitra bisa mendapatkan rincian informasi tentang setiap Pembayaran dengan mengklik nomor dalam bagian Financial statements.</p><p>7. Pembayaran dikreditkan ke akun mitra dan dapat ditarik setiap saat tanpa adanya pembatasan.</p><p>Hormat kami,<br />ForexChief</p><p></p><p>Facebook ForexChief </p><p>Twitter ForexChief </p>

    #5621

    rahmatrabani
    Participant

    Yang dinamakan Backtest itu kita melakukan latihan dengan data yang sudah terjadi. Disitu kita bisa melihat dam mempelajaari karakteristik pair yang kita amati. Sebagai seorang analisa di forex, tentunya data yang digunakan oleh kita adalah data history dan dari situ kita bisa melakukan analisa dan membuat prediksi. Nah dengan melakukan backtest, diharap kita bisa memahami karakteristik harga. Selain backtest, bagus juga kita melakukan Forwardtest. Nah kalau forward test maksudnya kita berlatihnya dengan data market real langsung yang sedang berjalan.

    #5623

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                        Apa Itu Fragile Five

    Krisis yang terjadi di sejumlah negara berkembang pada tahun 2018 kembali memunculkan istilah Fragile Five. Indonesia pun termasuk di dalamnya. Apa itu Fragile Five?

    Istilah Fragile Five kembali mengemuka dalam berbagai berita ekonomi, sehubungan dengan penguatan Dolar AS yang menggila di tahun 2018 ini. Indonesia masuk sebagai salah satu negara Fragile Five dengan kurs Rupiah yang terpukul jatuh, hampir ke level Rp15,000 per USD seperti krisis moneter tahun 1998. Jadi, apa itu Fragile Five?

    Pengertian Fragile Five

    Fragile Five adalah istilah yang ditemukan oleh analis keuangan Morgan Stanley pada tahun 2013. Istilah tersebut ditujukan untuk lima negara berkembang yang dinilai terlalu bergantung pada investasi asing–yang sebetulnya sulit untuk dijadikan andalan–untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mereka.

    Negara Fragile Five

    Anggota asli Fragile Five adalah Brazil, India, Indonesia, Afrika Selatan, dan Turki. Dalam kondisi tertentu, anggota Fragile Five dapat berubah. Pada tahun 2014, Indonesia sempat dikabarkan “terbebas” dari kategori Fragile Five. Namun pada Desember 2016, Indonesia masuk kembali bersama dengan Kolombia, Meksiko, Afrika Selatan, dan Turki.

    Pada bulan November 2017, badan pemeringkat kredit S&P Global mendaftar Turki, Argentina, Pakistan Mesir, dan Qatar sebagai negara Fragile Five versi mereka. Alasannya. kelima negara tersebut terpengaruh oleh kebijakan moneter ketat negara-negara maju. Akan tetapi, pada bulan September 2018 ini, Fragile Five kembali terdiri dari anggota asli versi Morgan Stanley, gegara melemahnya sentimen investor. Brazil, India, Indonesia, Afrika Selatan, dan Turki, akhirnya kembali menderita risiko yang ditimbulkan dari keluarnya arus modal.

    Adapun 6 faktor yang menjadi standar penilaian Morgan Stanley untuk mengategorikan sebuah negara berkembang menjadi Fragile Five adalah sebagai berikut:

      [*]Kondisi neraca berjalan.
      [*] Rasio cadangan devisa terhadap utang luar negeri.
      [*] Kepemilikan asing atas obligasi pemerintah.
      [*] Utang dalam Dolar AS.
      [*] Inflasi.
      [*] Selisih suku bunga riil.

    Awal Mula Fragile Five

    Penamaan Fragile Five bermula di tengah pemulihan ekonomi global pasca krisis ekonomi 2008. Di akhir tahun 2013, Federal Reserve AS (The Fed) mulai melakukan pengurangan stimulus atau yang dikenal dengan Tapering The Fed. Negara-negara maju seperti AS, ketika itu memang sudah menjalani masa pemulihan, sehingga para investor kembali berani mengubah asetnya ke dalam bentuk Dolar AS.

    Awal Mula Negara Fragile Five

    Akibatnya, mata uang negara-negara berkembang terjual habis. Arus modal keluar paling besar berasal dari Brazil, India, Indonesia, Afrika Selatan, dan Turki. Mata uang masing-masing negara tersebut, yakni Real Brazil, Rupe India, Rupiah Indonesia, Rand Afrika Selatan, dan Lira Turki mengalami pelemahan signifikan. Hal ini membuat negara-negara itu kesulitan mendanai neraca yang defisit. Kurangnya investasi juga membuat Fragile Five tak mungkin membiayai proyek-proyek pertumbuhan mereka. Buntutnya, perlambatan yang terjadi di masing-masing negara itu membuat ekonomi mereka semakin rentan.

    India Sempat Keluar Namun Kembali Lagi

    Di tahun 2015, sebagian besar pasar negara berkembang mengalami kemerosotan. Ironisnya, mereka masih terus bergantung pada investasi asing demi menutup defisit neraca berjalan. Beruntung, India menjadi negara yang paling cepat pulih dari kemerosotan tersebut; Rupe makin stabil, inflasi surut, dan defisit fiskalnya terkendali. Akhirnya, India sukses menjadi negara tujuan investasi yang jauh lebih baik dibanding 4 negara Fragile Five lainnya.

    Dari situ, anggota Fragile Five berkurang satu. Saat mata uang keempat negara sisanya menjadi mata uang berperforma terburuk pada bulan Agustus 2013 dan 2015, India justru benar-benar lepas dari sebutan “Fragile”. Saham dan performa mata uang India bahkan melampaui negara-negara maju.

    Akan tetapi, keluarnya India dari jajaran Fragile Five rupanya hanya berlangsung sekitar satu setengah tahun. Tahun 2017, ekonomi India terpuruk sehingga ia kembali lagi “ke pelukan” empat rekannya. Susunan Fragile Five kembali ke awal.

    Kondisi Negara Dan Mata Uang Fragile Five Di Tahun 2018

    Di awal September 2018, mata uang negara-negara Fragile Five mengalami krisis nilai tukar terhadap Dolar AS. Penguatan Dolar AS terjadi karena kenaikan suku bunga The Fed yang terbilang cukup agresif. Akibatnya, ekonomi semua negara berkembang berada dalam mode waspada, dan Fragile Five pun kembali diterpa masalah yang serupa dengan kendala di tahun 2013. Belum ada yang dapat menjamin sampai kapan persisnya apresiasi Dolar AS akan mendominasi, sehingga negara-negara yang termasuk dalam Fragile Five terpaksa harus menghadapi cobaan lagi untuk beberapa waktu ke depan.

    Mata Uang Negara Fragile Five

    Yang jelas, kerapuhan yang kembali dialami oleh Fragile Five tahun ini telah mencuri perhatian para investor dan analis. Defisit neraca berjalan negara-negara tersebut melebar sehingga menyusutkan Produk Domestik Bruto sejak tahun 2013. Mata uang-mata uang negara berkembang pun terdepresiasi. Sejumlah bank sentral, termasuk Bank Indonesia, berupaya keras untuk menghindarkan negara dari kemungkinan terburuk. Mereka juga membangun kredibilitas dengan mengetatkan kebijakan moneter, walaupun harus mengorbankan prospek pertumbuhan.

    Walaupun tidak masuk ke dalam Fragile Five, negara berkembang Venezuela ternyata mengalami krisis yang lebih memprihatinkan dari Turki, India, Indonesia, Braziil, dan Afrika Selatan. Kisah selengkapnya bisa disimak di artikel Krisis Venezuela: Ketika Secangkir Kopi Berharga 2 Juta.

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5625

    jakaduriat
    Participant

                                                                             3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam Trading

    Menurut Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, ada 3 bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bias-bias tersebut akan dibahas dalam artikel ini.
    Dr. Van K. Tharp Ph.D, seorang psikiater untuk para trader, sekaligus pendiri dan presiden Van Tharp Insititute, yang pernah menghimpun lebih dari 5000 profil trader dan investor top dunia dalam 10 tahun studinya, ada tiga bias yang akan mempengaruhi trading seseorang. Bukan hanya mempengaruhi, bias-bias tersebut juga bisa berbahaya bagi trader. Bias-bias apa saja? Ulasannya akan dibahas dalam artikel ini.

    3 Bias Berpengaruh Dan Berbahaya Dalam

    1. Kesalahan Gambler (Penjudi)

    Orang-orang cenderung percaya bahwa setelah serangkaian kerugian, kemenangan akan datang berikutnya. Ambil contoh bahwa Anda sedang bermain permainan melempar koin dengan modal $1000. Anda kehilangan taruhan tiga kali berturut-turut pada sisi “kepala” dan dikenakan biaya $100 per taruhan. Apakah Anda akan bertaruh lagi dan berapa banyak akan Anda dipertaruhkan?

    Kemungkinan Anda akan terus bertaruh pada kepala dan dengan besar taruhan yang lebih tinggi. Katakanlah $300. Anda tidak percaya bahwa hasil lembaran koin itu akan selamanya menampilkan sesisi “ekor”.

    Di sinilah, trader harus memahami bedanya trading dengan melempar koin.

    Trader harus memperlakukan setiap trading secara independen dan tidak terpengaruh oleh hasil masa lalu. Kondisi pasar senantiasa berubah-ubah dari waktu ke waktu, dan Anda tak bisa hanya terus menerus bertaruh pada “bullish” saja atau “bearish” saja. Tentukan keputusan trading setelah menelaah kondisi pasar sebaik-baiknya, dan atur modal yang dipertaruhkan dalam setiap posisi trading berdasarkan tatanan Money Management tertentu.

    2. Membatasi Keuntungan Dan Memperlebar Kerugian

    Orang cenderung untuk membatasi keuntungan mereka dan memberikan lebih banyak ruang untuk kerugian.

    Tidak ada yang suka merasakan rugi. Oleh karena itu, kebanyakan investor cenderung menahan posisi rugi dan berharap tren harga di pasar akan berbalik segera sehingga setidaknya posisi trading yang awalnya rugi itu bisa ditutup dalam kondisi impas. Namun, seringkali yang terjadi justru kerugian itu makin membengkak.

    Di sisi lain, jika mereka sedang profit, sebagian besar investor cenderung untuk menutup posisi trading lebih awal karena mereka takut keuntungan itu akan hilang. Setelah itu, ternyata mereka menyesal mengapa mereka tidak menahan posisi trading lebih lama lagi (terdengar familiar?).

    Salah satu prinsip yang paling penting dalam trading adalah bertentangan dengan kedua fenomena itu. Realitanya, sebagian kesuksesan trader terletak pada kemampuannya untuk membatasi kerugian dan membiarkan profit bertambah. Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan pepatah, “Cut losses short, let profits run”.

    Kerugian merupakan bagian yang wajar dan pasti dialami oleh semua trader. Namun, perbedaan antara trader yang profit dengan trader yang merugi, terutama pada kemampuan membatasi kerugian, sedangkan trader forex yang profit mampu menyingkirkan bias berbahaya itu dan tak sungkan untuk cut loss. Agar sukses, trader harus memahami ia bisa “mundur saat ini untuk bisa berperang di lain hari”.

    3. Anggapan Bahwa Saya Pasti Benar

    Secara alamiah, manusia bersifat egois dan akan melakukan apa saja untuk membuktikan bahwa dirinya benar. Oleh karena itu, seringkali karena trader beranggapan bahwa “Dolar pasti menguat” maka mempertaruhkan sebanyak-banyak modalnya untuk buy Dolar, tanpa mempedulikan kondisi pasar ataupun kapabilitas modalnya sendiri. Hal serupa bisa dialami oleh orang-orang lain, seperti “Harga emas pasti naik terus”, atau lainnya.

    Pada akhirnya, mereka akan memahami bahwa akurasi tinggi tidaklah penting dalam trading. Hanya karena Anda benar, tidak berarti Anda pasti akan mendapatkan keuntungan. Umpama Dolar memang menguat, maka kapan Dolar menguat? sebelumnya akan turun dulu hingga harga berapa? Hal-hal seperti itu perlu dipertimbangkan dalam menghitung besarnya modal yang siap ditanamkan untuk “membuktikan kebenaran” anggapana Anda.

    Seperti yang dikatakan oleh George Soros, “Yang penting adalah bukan apakah Anda benar atau salah, tapi berapa banyak uang yang Anda buat ketika Anda benar dan berapa banyak Anda loss ketika Anda salah.”

    Poin ini perlu dicamkan oleh trader, sebagaimana juga ungkapan-ungkapan berharga lainnya dari trader forex paling terkenal di dunia ini.

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5631

    rahmatrabani
    Participant

    Ilmu tentang trading forex bisa kita dapatkan dari banyak hal , akun demo , akun real , promo kontes , aktif dalam forum pun bisa saling tukar pikiran dan bertukar pengalaman sehingga bisa membuat ilmu trading kita bertambah dan menjadi lebih baik. itulah kenapa orang banyak yang berdagang di trading forex,karena banyak cara untuk mendapatkan ilmu perdagangan untuk bisa hasilkan keuntungan setiap transaksi perdagangan,dan dengan no deposit kita bisa manfaatkan untuk belajar dan berlatih.

    #5633

    jakaduriat
    Participant

                                                                  Sukses Trading Terjadi Karena Kebiasaan

    Benarkah sukses trading terjadi karena kebiasaan? 10 Kebiasaan trader sukses ini membuktikannya. Selain punya jurnal dan belajar dari kesalahan, masih ada 8 kebiasaan lainnya.
    Kecuali mendapatkan rezeki nomplok atau mukjizat tak terduga, tidak ada orang yang tiba-tiba menjadi kaya raya dalam waktu sehari. Begitu juga dengan trader, tidak ada yang baru satu hari belajar lalu besok mengumpulkan profit melimpah. Sukses trading adalah hal yang diinginkan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang menerapkan kebiasaan trader sukses dalam aktivitas trading mereka.

    Kita mengenal nama-nama tenar dalam dunia forex seperti George Soros, Bill Lipschutz, Stephen Innes dan sebagainya. Mereka mampu menjadi orang yang sukses tentu saja bukan karena sakti, selalu beruntung, tidak pernah merugi, memiliki harta yang tidak terbatas saat awal memulai, atau sebagainya. Trader yang sukses pada awalnya juga merupakan pemula, tetapi mereka memiliki kebiasaan yang tidak dimiliki oleh semua trader.

    10 Kebiasaan Trader Sukses

    Kesuksesan trader-trader yang sukses dalam dunia forex berasal dari proses pembelajaran bertahun-tahun dan sifat pantang menyerah. Meskipun terkesan sederhana, tetapi banyak trader yang tidak tahu harus melakukan apa dan bagaimana. Anda ingin jadi trader yang handal? Tanamkanlah 10 kebiasaan trader sukses ini dan rasakan manfaatnya.

    1. Manfaatkan Akun Demo

    Salah satu pintu masuk untuk mengenal dunia trading forex adalah melalui akun demo. Melalui fitur yang bebas risiko ini, trader bisa mencoba berbagai metode trading, merasakan suasana trading di broker tertentu, dan mempelajari platform trading yang berbeda-beda.

    Tetapi, perlu diingat juga bahwa terlalu lama asyik di akun demo bisa membawa kerugian, karena tidak mengajarkan skill trading dengan psikologi market sesungguhnya, juga tidak mempersiapkan Anda untuk menghadapi masalah eksekusi yang kerap terjadi saat pasar diliputi high-impact news. Sebaiknya, miliki kedisiplinan dan target apa saja yang ingin Anda pelajari di akun demo, tapi jangan pernah lupa bahwa ‘medan perang’ sesungguhnya ada di akun riil.

    Jangan telalu lama di akun Demo

    2. Mencari Metode Yang Terbukti Ampuh

    Pepatah bilang, jangan membeli kucing di dalam karung. Artinya, jangan sembarangan memutuskan sesuatu yang belum pasti hanya berdasarkan intuisi. Hal yang sama juga berlaku pada dunia trading forex; jangan percaya begitu saja dengan sinyal trading kurang kompeten, gosip dan kabar burung, apalagi menentukan buy dan sell melalui hitungan kancing. Carilah metode yang terbukti ampuh dan sudah sesuai dengan gaya trading Anda.

    Miliki keyakinan tentang kapan menaruh Stop Loss, kapan waktunya melakukan profit-taking, dan terus pelajari manajemen risiko. Selalu ingat bahwa metode analisa dalam dunia trading forex itu beragam jumlahnya, sehingga proses mencari metode yang terbukti ampuh membutuhkan kesabaran.

    3. Perhitungkan Rasio Risiko Dan Keuntungan

    Hal yang selalu harus diingat adalah: trading forex memiliki dua sisi, yaitu keuntungan dan kerugian. Jika hanya mengharapkan keuntungan tapi tidak mau menanggung kerugian, sebaiknya urungkan niat Anda dalam bertrading. Risiko kerugian tidak bisa dihapus, hanya bisa diminimalisir.

    Karena itu, muncul istilah risk and reward ratio. Rasio dari risiko dan keuntungan ini berbeda untuk masing-masing trader, tergantung pada kemampuan modal dan keadaan pasar. Salah satu kebiasaan trader sukses adalah menentukan rasio risiko dan keuntungan yang sesuai dengan target mereka, sebelum melakukan eksekusi trading.

    4. Miliki Rencana Trading Dan Patuhilah

    Memiliki rencana trading yang jelas dan mematuhinya adalah kunci kesuksesan trader terpenting. Saat memulai trading forex, tentukan apa target dan tujuan Anda agar langkah-langkah yang Anda ambil lebih terarah. Selain itu, jangan menginvestasikan modal melebihi kemampuan Anda. Banyak kegagalan terjadi karena seorang trader tidak mematuhi rencana yang ia buat sendiri.

    Karena merasa terlalu senang dengan keberhasilan yang didapatkan, atau terlalu frustasi dengan kegagalan yang baru saja dialami, manajemen risiko jadi sering diabaikan. Kesabaran dan ketekunan adalah hal yang membedakan seorang trader gagal dengan trader sukses. Berikan target waktu yang wajar (dalam artian tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat), dan jangan mudah menyerah.

    5. Jangan Biarkan Emosi Menguasai Keputusan Trading Anda

    Saat sedang emosi, logika sering terhambat. Hindari membuka platform trading ketika suasana hati Anda sedang tidak tenang, panik, sedih atau sebagainya. Selalu lakukan analisa secara objektif, sehingga hasil trading Anda nantinya bisa senantiasa dipertanggungjawabkan.

    6. Berpikir Jangka Panjang

    Trading forex adalah permainan jangka panjang, sehingga jangan mengharapkan hasil instan. Mendapatkan keuntungan besar dan terus-menerus jarang terjadi di dunia trading. Banyak trader sudah merasa puas karena mendapat profit besar dalam waktu singkat lalu memamerkannya. Tak lama kemudian, mereka berujung mendapat kerugian besar. Karena telanjur malu, mereka jadi kehilangan minat untuk terus menekuni trading. Akhirnya, mereka tidak mendapat apapun selain pengalaman buruk.

    Salah satu kebiasaan trader sukses adalah dengan memperoleh keuntungan wajar, konsisten, dan stabil. Hindari keinginan untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, karena risiko menanggung kerugian yang besar juga mengintai.

    trader yang sukses main forex dengan aman

    7. Miliki Jurnal Trading

    Salah satu kebiasaan trader sukses yang sering diabaikan oleh trader pemula adalah menulis jurnal trading. Beberapa orang menganggap jurnal trading adalah hal yang sepele, sedangkan beberapa yang lain menganggap jurnal trading terasa rumit dan tidak perlu dilakukan.

    Padahal, memiliki jurnal trading sangat berguna untuk mencatat aktivitas trading harian, melakukan observasi, dan sebagai bahan evaluasi. Jurnal trading memiliki peran penting untuk membantu Anda menganalisa apa saja keputusan trading yang berhasil dan yang gagal. Usaha kecil yang Anda lakukan dengan menulis jurnal setiap hari, akan membawa manfaat jangka panjang dan menata jalan kesuksesan.

    8. Bertanggung Jawab Dengan Hasil Trading Yang Didapatkan

    Memiliki mental kuat dan bertanggung jawab adalah kebiasaan trader sukses yang terbentuk dari pengalaman. Tidak peduli sehebat dan secanggih apapun konsultan trading yang Anda percayai, atau sebagus apapun sinyal trading, Anda harus tetap bertanggung jawab dengan keputusan trading sendiri. Semua aktivitas trading forex yang dilakukan harus dilandasi dengan logika, bukan sekedar emosi atau spekulasi.

    9. Belajar Dari Kesalahan Sendiri

    Setelah mencatat hasil di jurnal dan mampu bertanggung jawab dengan hasil trading, seorang trader yang sukses harus siap untuk belajar dari kesalahannya sendiri. Hasil yang buruk bukan berarti Anda tidak berbakat atau dihantui kesialan.

    Sebaliknya, jadikan hal itu sebagai motivasi untuk mengasah kemampuan dalam manajemen risiko dan ketepatan eksekusi. Dengan berkaca dari pengalaman, calon trader yang sukses memiliki bekal untuk lebih bijak mengambil keputusan di masa depan.

    10. Tidak Berhenti Melakukan Riset Dan Observasi

    Perhatikan kondisi pasar sebelum Anda membuka posisi. Selalu ingat baik-baik bahwa keahlian dalam mengenali tren adalah modal yang penting. Jangan malas untuk melakukan riset tentang apa yang terjadi di pasar serta mengobservasi pergerakan harga.

    Pengamatan ini akan memberikan Anda gambaran tentang pola pasar yang diminati. Trading forex bukanlah sebuah permainan iseng-iseng, dibutuhkan perhitungan yang cermat agar modal yang Anda punya tidak cepat habis dan bisa bertambah dengan konsisten.

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5643

    jakaduriat
    Participant

                                                       Waspadai 3 Bahaya Belajar Trading Terlalu Lama Di Akun Demo
    Meskipun bermanfaat, belajar trading forex di akun demo ternyata berbahaya jika terlalu lama. Selain tak mengasah kemampuan, ada 2 bahaya lain yang perlu diwaspadai.

    Setiap trader pemula pasti tahu yang namanya akun demo. Sebagai akun yang memungkinkan trader untuk berlatih menggunakan platform, mengakses harga secara real-time, dan melakukan transaksi dengan dana virtual, akun demo memang memiliki peran vital dalam proses belajar trading forex.

    Namun demikian, akun demo ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi perkembangan trader. Alasannya sederhana: Trader yang sukses di akun demo belum tentu bisa mengulangi keberhasilan di akun real, karena akun demo tidak melibatkan uang sungguhan. Hal itu praktis mengeliminasi faktor penting yang perlu dikuasai dalam pengambilan keputusan trading, yaitu tekanan psikologis saat menghadapi risiko kerugian nyata.

    Bisa digarisbawahi, Anda memang tidak akan menderita kerugian materi apapun saat trading di akun demo, tapi berkubang terlalu lama dalam akun tersebut dapat menghambat Anda menguasai skill yang diperlukan untuk memperoleh profit konsisten di akun real.

    Jika diuraikan lebih lanjut, ada tiga bahaya trading akun demo yang perlu diwaspadai. Apa sajakah itu?

    1. Trader Jadi Meremehkan Kesalahan
    Poin ini mungkin terkesan aneh, tapi sebenarnya cukup masuk akal. Akun demo sebenarnya adalah perangkat belajar yang berfungsi untuk mempermudah Anda berlatih trading. Namun ketika sudah digunakan terlalu lama, kemudahan akun demo rentan disalahgunakan untuk ‘meremehkan’ kesalahan trading.

    Seperti yang telah diketahui, akun demo menggunakan dana virtual sehingga ketika posisi trading loss, maka tidak ada kerugian real yang Anda terima. Ketika suatu kesalahan trading tidak menimbulkan dampak berarti, akan mudah bagi Anda untuk menyepelekannya.

    “Ah, ini kan cuma di akun demo. Nanti saja saya pelajari kesalahan ini kalau sudah trading pakai uang sungguhan”. Jujur saja, pernahkah terbesit anggapan seperti itu dalam pikiran Anda? Jika ya, maka sebenarnya Anda telah menyalahgunakan fungsi akun demo sebagai sarana belajar forex.

    Justru karena akun demo tidak menggunakan uang sungguhan, Anda bisa lebih leluasa untuk belajar dari kesalahan. Apabila Anda bersedia memperbaiki kesalahan trading hanya kalau sudah berjuang di akun real, lantas apa gunanya akun demo tersebut?

    2. Tidak Mengasah Kemampuan Menghadapi Risiko
    Salah satu alasan mengapa banyak trader pemula sulit mendapat profit adalah kebiasaan ‘memotong’ profit dan membiarkan loss terus ter-floating. Untuk mengatasi hal itu, Anda mungkin sudah berkenalan dengan manfaat Stop Loss dan Take Profit, berikut konsep Rasio Risk/Reward yang menjadi bagian dari manajemen risiko. Di samping itu, ada pula alternatif manual seperti melakukan Averaging, mengatur Trailing Stop, dan masih banyak lagi

    Akan tetapi, kelebihan akun demo yang tidak mengusung risiko nyata justru mudah membuat Anda meremehkan pentingnya manajemen risiko. Anggapannya seperti ini: “Untuk apa repot-repot memperkirakan stop loss dan take profit ideal atau bahkan mengatur strategi averaging? Toh kalau loss sungguhan juga tidak ada uang yang hilang”.

    Di sinilah letak bahaya trading akun demo jika Anda terlalu lama menjajakinya. Karena sudah nyaman dengan berbagai kemudahan akun demo, manajemen risiko jadi tidak diprioritaskan atau bahkan dilalaikan. Ketika sudah waktunya bertransisi ke akun real, keahlian mengatur manajemen risiko jadi tidak terasah. Padahal, justru aspek inilah yang menjadi kunci penting agar bisa bertahan di akun real.

    3. Menciptakan Kebiasaan Buruk Dalam Trading
    Masih ingatkah Anda dengan contoh “komitmen” di poin pertama? Jika ya, coba perkirakan berapa persen trader yang benar-benar menerapkan itikad tersebut di akun real. Faktanya, sebagian besar cara trading di akun sungguhan adalah hasil kebiasaan dari apa yang Anda lakukan di akun demo.

    Disadari atau tidak, kebiasaan buruk di akun demo pasti akan terbawa di akun real, meski sebelumnya Anda selalu berjanji dalam hati untuk lebih mawas setelah membuka akun sungguhan. Untuk mengubah dan menyesuaikan dengan kondisi akun real, perlu waktu dan (mungkin) beberapa kerugian nyata yang memotivasi Anda untuk memperbaiki kebiasaan.

    Dalam beberapa kasus, kebiasaan buruk itu justru bisa semakin berakibat fatal jika sudah dibebani oleh tekanan psikologis dari risiko trading dengan uang real. Sebagai contoh, ketika Anda terbiasa memperlebar jarak Stop Loss tanpa alasan di akun demo, Anda akan mengulanginya lagi saat trading di akun real. Namun karena di sini Anda sudah menggunakan uang sungguhan, maka alasan memperlebar stop loss bisa semakin tidak rasional karena dipengaruhi oleh faktor psikologis yang bisa menghancurkan trading Anda.

    Cara Menghindari Bahaya Trading Akun Demo
    Solusi tepat untuk mengantisipasi semua bahaya trading akun demo di atas sebenarnya simpel: perlakukan akun demo layaknya akun real. Namun seringkali, prinsip ini tidak dijalankan karena belum mengerti, tidak bisa menerapkan, atau bahkan sengaja tidak dilakukan. Hal itu sebenarnya bisa dimaklumi, karena sekeras apapun Anda berusaha untuk menganggap akun demo seperti akun real, komitmen dan psikologi trading di kedua akun tersebut tidak akan bisa setara.

    Mengapa? Jawabannya kembali lagi pada apa yang dipertaruhkan, yaitu uang virtual (akun demo) dan uang sungguhan (akun real). Ketika Anda sudah mengetahui bahwa trading di akun demo hanya menggunakan uang virtual, maka sikap antisipasi terhadap risiko jelas akan lebih longgar.

    Untuk itu, cara terbaik menghindari bahaya trading akun demo adalah dengan menggunakan fasilitas tersebut sesuai fungsinya, yaitu sarana belajar trading. Jika sudah memahami cara kerja platform, bagaimana memanfaatkan tool dan melakukan transaksi, serta menguji sistem hingga mendapat konsistensi profit, maka segeralah bertransisi ke akun real. Jangan berlama-lama tinggal di akun demo hanya karena Anda masih ingin trading tanpa risiko.

    SUMBER : http://www.seputarforex.com

     Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5644

    jakaduriat
    Participant

                                                                                 Profil Perusahaan

    ForexChief Ltd. (Company Number № 14777) dilisensikan oleh Vanuatu Financial Services Commission sebagai Dealer in Securities (Principal’s License) sesuai dengan Bab 4, sub bab (1) (a) The Dealers in Securities (Licensing) Act [CAP. 70]. Konsep dasar dari proyek ini adalah terciptanya platform unik untuk trading online dengan kontrak mata uang dan logam mulia pada kondisi Margin Trading. Proyek yang berlandaskan infrastruktur teknologi dibangun berdasarkan model STP/NDD memungkinkan tidak hanya menghindari konflik kepentingan antara perusahaan dan klien, tetapi juga secara umum meningkatkan kualitas pelayanan seperti spread rendah dan kecepatan tinggi saat mengeksekusi order perdagangan.

    Sebagai platform dasar, ForexChief menawarkan MetaTrader 4 – platform perdagangan yang paling populer untuk perdagangan forex. Secara terpisah, klien institusi yang menawarkan jasa broker harus memperhatikan STP-gate yang diintegrasikan ke dalam MetaTrader 4 dan memungkinkan untuk menghubungkan likuiditas melalui akun trading reguler pada MetaTrader 4 platform dengan input tenaga kerja minimal.

    Perusahaan akan membayar perhatian khusus untuk stabilitas teknis server perdagangan dan perangkat lunak yang disediakan untuk klien melakukan transaksi perdagangan. Teknologi yang dikembangkan untuk agregasi likuiditas serta sistem administrasi mereka berdasarkan atas solusi klaster, yang memungkinkan untuk mempertahankan tingkat kehandalan yang tinggi di bawah beban normal (terutama dalam kasus sejumlah besar order klien masuk ke server trading di saat rilis publikasi berita ekonomi).

    ForexChief memiliki jenis akun, akun “cent” (cent-MT4.DirectFX dan cent-MT4.Classic+), yang saldonya melebihi dari seratus kali akun standar. Sebagai contoh, jika seorang trader mengisi ulang akun cent dengan USD 100, maka dengan begitu trader berhasil menyelesaikan transfer, dengan jumlah 10.000 (yaitu 100 kali lebih) akan didebet ke akun, karena USD sen adalah mata uang akun dalam hal ini. Akun “Cent” adalah alat yang sangat diperlukan, baik untuk pemula, maupun yang memiliki pengalaman, tidak memungkinkan untuk menginvestasikan modal yang signifikan, dan untuk para profesional, yang tujuannya adalah mencari setelan dan trading untuk menguji robot dalam kondisi pasar yang sebenarnya. Juga, jenis akun ini memberikan kesempatan untuk memiliki pengujian komprehensif tingkat transaksi di perusahaan, tidak perlu memresikokan deposit besar dalam hal ini.

    Penting untuk dicatat bahwa hanya order klien dengan ukuran dari 1000 unit mata uang dasar, yang sesuai dengan 0.01 dari lot di akun MT4.DirectFX dan MT4.Classic+ , akan dikirimkan ke counterparty. Dengan demikian, untuk semua order yang ukurannya di bawah 1000 unit mata uang dasar, Perusahaan bertindak sebagai dealer (“pihak kedua” transaksi).

    Hormat Kami : ForexChief

    #5646

    jakaduriat
    Participant

                                                               Belajar Untuk Profit Tanpa Fokus Pada Profit
    Jika ingin profit yang konsisten, trader dilarang berfokus pada profit. Mengapa demikian?

    Salah satu tantangan terbesar bagi para trader forex adalah bagaimana agar bisa profit secara konsisten. Bagaimanapun juga, apalah artinya bertrading valas, jika bukan untuk menghasilkan uang? Sayangnya, bagi kebanyakan trader, target ini begitu sukar dicapai hingga banyak diantaranya mempertanyakan apakah benar-benar mungkin untuk menghasilkan profit secara reguler. Tentu saja bisa, dan trader manapun bisa profit secara konsisten dengan bertrading valas jika mereka mengikuti teknik-teknik mudah berikut ini:

    Jika Anda ingin profit secara konsisten, maka jangan fokus pada profit. Meski ini kedengarannya paradoks dan kontradiktif, faktanya ada prinsip dasar yang kuat dibalik ide ini. Trader yang hanya berfokus pada profit justru tidak pernah profit karena mereka bertindak dengan memperturutkan gerak hati mereka saja. Mereka cenderung mengambil sudut pandang jangka pendek dan, karenanya, mereka mulai putus asa ketika sekali waktu mereka gagal mendapat profit.

    Ketimbang berpikir tentang profit, berfokuslah pada memperbaiki teknik trading Anda. Semakin baik Anda sebagai trader, semakin banyak profit yang bisa Anda dapatkan dalam jangka panjang.

    Jangan bertrading hanya karena merasa harus bertrading. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para trader pemula adalah over-trade, artinya mereka merasa mereka perlu bertrading setiap hari, seakan-akan trading adalah pekerjaan harian. Namun, para trader yang lebih berpengalaman dan bijak tahu bahwa berapa banyak Anda bertrading itu tidak penting, justru yang lebih penting untuk dipertimbangkan adalah seberapa efektif Anda dalam bertrading. Satu trading yang Anda menangkan bisa mengungguli sepuluh trading dimana Anda loss atau break even.

    Karenanya, buatlah sebuah rencana trading yang bagus dimana Anda merumuskan panduan tentang kapan akan bertrading serta aturan-aturan untuk masuk (enter) atau keluar (exit) suatu posisi trading. Selain itu, Anda juga perlu membangun disiplin diri untuk mentaati sistem trading Anda serta tidak bertindak emosional ketika situasi tidak berjalan seperti yang Anda harapkan.

    Belajarlah untuk memandang jangka panjang. Sangat penting bagi trader untuk memahami bahwa mereka tidak akan bisa profit terus menerus. Akan ada masanya mereka mengalami serangkaian trading loss. Yang penting bukanlah bisa profit di setiap trading, melainkan bagaimana agar profit dalam jangka panjang.

    Daripada panik ketika mengalami loss, lebih baik berfokus pada belajar dari kesalahan Anda dan memahami bahwa loss itu tidak terhindarkan. Yang terpenting adalah bisa mengidentifikasi trading-trading unggulan yang bisa menghasilkan profit cukup banyak untuk menutup loss Anda.

    Penting juga untuk terorganisir. Trader-trader terburuk adalah mereka yang memperlakukan trading forex layaknya judi. Ketika bertrading, mereka menggunakan insting untuk menentukan kapan akan membuka atau menutup sebuah posisi trading. Daripada bersikap begitu, ciptakanlah sebuah rencana trading (trading plan) yang menyatakan dengan jelas “aturan-aturan” yang akan menentukan kapan Anda akan bertrading serta kapan saatnya masuk dan saatnya menutup sebuah posisi trading.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5647

    rahmatrabani
    Participant

    Kemana Kecenderungan Arah Pergerakan Harga Tergantung Sepenuhnya Pada Akumulasi Transaksi-Transaksi Yang Mendominasi Pada Saat Pelaku Pasar Bertransaksi Di Pasar Mata Uang

    Kita tidak pernah tahu kemana dan sampai di mana harga akan bergerak sebagaimana yang kita tegaskan di Prinsip Pertama, tetapi kita dapat menduga kemana kecenderungan arah harga saat ini akan bergerak dengan melihat atau mengamati pergerakannya berdasarkan apa yang terjadi sebelumnya. Dugaan atau perkiraan kemana kecenderungan arah pergerakan harga yang sering digunakan banyak analis sebenarnya didapatkan dengan menggunakan beberapa reference atau patokan untuk mendefenisikan kecenderungan arah pergerakan harga saat ini. Apapun patokan yang digunakan untuk menentukan kecenderungan arah saat ini adalah benar selama patokan tersebut secara logika dapat diterima dan memiliki latar belakang yang memiliki alasan kuat untuk dapat digunakan sebagai patokan. Nah, sebagai analis kita harus memilih patokan apa yang akan kita gunakan untuk menentukan kecenderungan arah pergerakan harga saat ini dan sebagai analis tentu saja kita akan memilih patokan yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan peka terhadap perubahan serta mencerminkan kecenderungan arah yang sebenarnya terjadi pada harga saat ini dengan probabilitas yang tinggi.

    Metoda atau Teknik untuk menentukan kecenderungan arah pergerakan harga yang berkembang dan banyak digunakan saat ini selalu menggunakan sejumlah data harga sebelumnya baik dalam jumlah banyak atau sedikit sebagai bahan dasar untuk mendefenisikan kecenderungan arah harga. Artinya secara teknis untuk menentukan kecenderungan arah harga saat ini para analis sebenarnya hanya membandingkan harga saat ini terhadap data-data harga sebelumnya lalu kemudian membuat defenisi kecenderungan arah harga saat ini berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang digunakan pada metoda atau teknik yang digunakannya. Jadi mau pakai metoda wave, candlestick, support-resistance, supply-demands, price action, statistik dan lain sebagainya maka kita tahu bahwa metoda-metoda tersebut menggunakan data-data harga sebelumnya sebagai reference. Nah, secara sederhana maka saya dapat katakan bahwa untuk mendefenisikan kecenderungan arah pergerakan harga itu saat ini adalah naik atau turun apapun metoda atau teknik yang digunakan sebenarnya dilakukan dengan hanya membandingkan harga saat ini terhadap nilai harga tertentu di periode waktu sebelumnya. Dan dari sini kita juga dapat mengerti dan memahami bahwa ketika terjadi perbedaan pendapat antara satu analis dan analis lainnya mengenai kecenderungan arah pergerakan harga saat ini kemungkinannya disebabkan adanya perbedaan pada penggunaan metoda dan data reference yang dipakai dalam analisanya.

    Sebagai analis tugas kita seperti saya sampaikan di atas adalah menentukan metoda yang memiliki tingkat akurasi tinggi, peka terhadap perubahan dan mampu merepresentasikan kondisi kecenderungan pergerakan harga yang terjadi saat ini secara nyata sehingga informasi yang kita dapatkan tepat atau hampir mendekati kenyataan yang terjadi pada harga. Dari apa yang sudah kita pahami maka sebetulnya kemana kecenderungan harga akan bergerak saat ini sepenuhnya tergantung pada mayoritas jenis transaksi yang dilakukan pelaku pasar saat ini, artinya jika saat ini mayoritas pelaku pasar melakukan transaksi Sell maka tentu saja saat ini kecenderungan harga untuk bergerak turun adalah lebih besar. Dan sebaliknya jika mayoritas pelaku pasar saat ini melakukan transaksi Buy maka tentu saja kecenderungan harga untuk bergerak naik adalah lebih besar. Nah, berdasarkan pengertian sederhana ini dapat kita simpulkan bahwa untuk mengetahui mayoritas jenis transaksi-transaksi yang dilakukan pelaku pasar seperti yang sudah disinggung di Prinsip Kedua maka kita membutuhkan titik awal (Starting Point) pengukuran untuk menghitung atau mengetahui transaksi apa yang mendominasi pasar (Mayoritas) saat ini berdasarkan akumulasi dari transaksi-transaksi yang terjadi.

    #5650

    jakaduriat
    Participant

                                                                                Perbedaan Akun Micro, Mini, Dan Standard
    Akun Mikro adalah rekening trading forex dengan ukuran transaksi sepersepuluh Akun Mini, atau seperseratus Akun Standar. Berikut ini uraian mengenai pengertian dan perbedaan akun tersebut.

    Sering kita jumpai beberapa broker yang menawarkan akun real. Dari sekian broker tersebut ada yang memberikan akun dengan berbagai tingkatan. Ada level micro (Akun Mikro), level mini (Akun Mini), dan level standard (Akun Standar). Jenis-jenis akun tersebut memungkinkan seorang trader memilih sesuai kriteria dan kemampuan tradingnya. Di sini kita akan mengkaji bagaimana trader bisa memilih jenis akun berdasarkan kecocokannya, dan apa saja keuntungan dari masing-masing level akun.

    Pengertian Akun Mikro – Perbedaan Akun Micro Mini Dan Standard

    Memilih jenis akun trading forex yang tepat biasanya tergantung pada kemampuan Anda dalam mentolerir resiko dan berapa besar modal yang akan dimasukkan sebagai investasi awal. Oke, kita langsung saja pelajari ketiga akun tersebut:

    Akun Standard
    Akun Standard adalah akun trading forex paling umum, dimana Anda dapat bertransaksi dengan ukuran USD100,000 per lot. Dalam akun Standard, Anda biasanya juga dapat memperdagangkan banyak sekali jenis pasangan mata uang, berikut Silver dan Gold Spot, serta indeks saham dunia. Karena bersifat umum, maka tak heran jika akun semacam ini bisa ditemui di semua broker forex.

    Istilah “lot” di sini merupakan ukuran volume trading minimal per transaksi. Apabila Anda termasuk pemula di dunia forex, maka perlu dipahami terlebih dahulu bahwa dalam trading forex, Anda tak bisa mentransaksikan secara eceran hanya USD1 saja, melainkan harus mengikuti ukuran lot sebagai besar minimal per transaksi. Nah, dalam hal Akun Standard, ukuran minimalnya adalah USD100,000.

    Ini tidak berarti bahwa Anda harus menyetorkan modal USD100,000 saat pertama kali membuka akun. Menurut aturan margin dan leverage (biasanya 100:1 di forex), hanya dibutuhkan USD1,000 dalam rekening sebagai margin (jaminan) untuk satu lot standar yang akan diperdagangkan. Namun, agar memiliki ruang cukup untuk mengakomodasi fluktuasi harga, maka disarankan agar Anda membuka akun Standard dengan modal sedikitnya USD10,000.

    Akun Mini
    Sebuah akun Mini memungkinkan para trader untuk melakukan transaksi menggunakan mini lot. Di kebanyakan broker, mini lot sama dengan USD10,000 (0.1 lot), atau sepersepuluh dari rekening Standard. Sebagian besar broker yang menawarkan akun Standard juga akan menawarkan akun Mini sebagai cara untuk mendapatkan nasabah baru yang ragu-ragu untuk melakukan trading dengan lot standard karena besarnya modal yang dibutuhkan. Untuk itu, akun ini cocok bagi trader yang relatif baru, atau mereka yang belum siap menanggung besarnya resiko rugi di akun Standard.

    Jika diperhitungkan dengan bantuan leverage 100:1, maka trading di akun Mini membutuhkan margin USD100 untuk setiap lot yang akan diperdagangkan. Meski begitu, Anda juga perlu bersiap-siap menghadapi fluktuasi harga yang tak terduga, sehingga modal minimal yang sesungguhnya jadi lebih besar, setidaknya USD2000-5000.

    Dahulu, broker forex Indonesia hanya diperbolehkan menyediakan Akun Standard. Namun, mulai tahun 2012 sudah diijinkan kembali. Kini, sudah banyak yang memberikan Akun Mini sebagai opsi, seperti broker MONEX, broker GKInvest, CFForex, dan lain-lain.

    Akun Micro
    Pengertian akun Mikro adalah rekening trading forex dengan ukuran transaksi sepersepuluh akun Mini atau seperseratus akun Standar; tepatnya ukuran micro lot sama dengan USD1,000 (0.01 lot). Jenis akun Mikro biasanya digunakan oleh trader pemula untuk berlatih trading secara live, sebagai transisi dari akun demo.

    Meski tak seumum akun Standard atau Mini, saat ini sudah banyak broker forex menawarkan akun Mikro sebagai solusi bagi para pemula yang ingin mengetahui seluk beluk trading real dengan resiko rendah. Umpamakan Anda memilih leverage 100:1, maka Anda hanya perlu minimal USD10 sebagai margin untuk tiap satu micro lot yang ditradingkan. Setoran modal awal minimal yang disarankan sekitar USD500-1000.

    Berikut adalah contoh konversi lot dan unit untuk membandingkan akun Mikro, Mini, dan Standard:

    1 lot = 100,000 unit (1 pip= USD10)
    1 mini lot = 10,000 unit (1 pip= USD1)
    1 micro lot = 1,000 unit (1 pip= USD0.1)

    Bukan hanya berdampak pada besar modal yang dibutuhkan untuk trading, aturan lot di setiap jenis akun juga akan berdampak secara proporsional pada penghitungan profit yang diperoleh. Contoh bila Anda membuka posisi buy GBP/USD di 1.7400, yang kemudian naik ke 1.7425, atau profit sebanyak 25 pip, maka:

    1 lot = USD10x25 Pip= USD 250
    1 mini lot = USD1x25 Pip= USD 25
    I micro lot = USD0.1×25 Pip= USD 2.5

    Sekarang Anda sudah tahu bagaimana kapasitas dana dan transaksi pada masing-masing level akun trading forex. Bila memang sudah mahir dan punya modal besar, akun Standard adalah pilihan yang tepat bagi Anda. Namun bila hanya mempunyai modal pas-pasan, memilih akun Mikro dan Mini adalah jawabannya.

    Pesan kami, Anda harus mempelajari dahulu tipe-tipe akun dan cara bertrading terlebih dahulu dengan mantap, sebelum terjun ke live trading dalam akun Mikro atau jenis lainnya. Jangan menggunakan seluruh uang Anda jika belum siap menerima jumlah kerugiannya. Bertradinglah secara bijak, profesional, dan jangan serakah.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5653

    jakaduriat
    Participant

                                                                            Welcome Bonus $100 dari ForexChief 

     Gimana cara dapetinnya ? 

    [*] Buka akun Standar, MT4.DirectFX atau MT4.Classic+ ga boleh akun cent
    [*]Agan butuh Smartphone atau tablet Anda untuk scan kode QR
    [*]Download dan Install aplikasi “Welcome Bonus” dari App Store atau Google Play
    [*]Pilih Akun mana yang ingin agan gunakan untuk klaim bonus
    [*]Jalankan aplikasi dan pindahkan kamera agan ke kode QR

     dan syarat penarikan dana Bonus : 

    [*]Agan harus mencapai syarat turnover sebesar 10.000.000 USD
    [*]Data diri agan harus sudah terverifikasi kalo mau melakukan withdraw
    Perlu agan perhatiin soal syarat dan ketentuan welcome bonusnya!!

    Welcome Bonus ngga boleh di Klaim lebih dari satu kali !!!

     

    Hormat kami,
    ForexChief

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5654

    rahmatrabani
    Participant

    Bagi trader pemula, secara psikologis perlu untuk dibantu apalagi dunia trading baginya baru, apalagi saat mengalami lost. Hal ini penting sekali untuk trader, harus berani menghadapi namanya lost karna harga berbalik arah. Asalkan tahu penyebab lostnya karena apa, maka kedepannya sudah tahu akan bertindak lebih hati hati lagi.

    Trader membutuhkan motivasi untuk kembali bangkit dan maju dengan rencana dan target yang ada, dan semangat lagi trading. Memang, sebagai trader, perlu juga ikuti kelas training walaupun ada biaya training yang harus dikeluarkan, tetapi itu tidak terlalu sebanding dengan peluang profit yang akan diraih. Dan yang terakhir, trader harus siapkan besarnya dana untuk investasi.

    #5657

    jakaduriat
    Participant

                                                                                      Trading Di Akhir Pekan: Amankah?
     

    Banyak trader menganggap bahwa trading akhir pekan, yaitu di hari Jumat, itu berbahaya. Kenapa demikian? Dan benarkan begitu?

    Dulu, saat awal-awal belajar trading forex, ada teman trader yang memberi saran, sebaiknya jangan trading akhir pekan, atau tepatnya di hari Jumat. Dia begitu serius dalam memberikan saran tersebut, sampai-sampai kesan yang saya tangkap saat itu adalah: trading forex di hari Jumat adalah suatu hal yang “tabu”.

    Alhasil, selama beberapa minggu setiap hari Jumat, saya cuma buka platform dan asyik mengamati chart, kadang sampai berjam-jam, tanpa berani melakukan open position. Untunglah, kemudian saya coba mencari second opinion, bertanya kepada teman-teman trader yang lain, apakah trading akhir pekan itu benar berbahaya? Kenapa? Apa mereka juga tidak melakukan open position di hari Jumat?

    3 Pandangan Trader Tentang Trading Akhir Pekan
    Ada banyak jawaban yang saya terima saat itu. Mulai dari yang serius, seperti: iya, sebaiknya memang berhati-hati kalau trading di hari Jumat, apalagi di jam-jam akhir menjelang market tutup. Alasannya? Katanya sih karena hari Jumat untuk sebagian besar trader adalah hari terakhir untuk mengejar target mingguan, jadinya banyak yang agak nekat take profit.

    Ada juga sih yang jawabannya lebih lugas. Katanya, baginya nggak ada bedanya antara hari Jumat dengan hari-hari yang lain, asal sistem trading yang dia anut mendukung untuk open position, ya open position-lah dia. Yah, bahkan katanya, seringkali satu posisi ada yang dia biarkan ter-floating selama berminggu-minggu!

    Atau yang lebih konyol lagi malahan menjawab: owh… iya, bener… hari Jumat itu bukan “hari yang baik” untuk trading, terutama Jumat Kliwon. Kalau yang ini mah pakai indikator klenik mungkin. Hehehe!

    Karena begitu beraneka jawaban yang muncul, akhirnya saya memutuskan: untuk tahu apa dan bagaimana efek trading di akhir pekan, saya harus mencobanya sendiri. Memang kurang mantap rasanya, kalau segala sesuatu tidak dialami sendiri. Termasuk juga mengalami sendiri loss atau profit, karena adanya gap yang kadang terjadi di akhir-awal pekan.

    Fenomena Akhir Pekan: Gap
    Jadilah akhirnya saya justru sering mencoba trading di hari Jumat. Hasilnya, terkadang nggak ada hal istimewa yang terjadi. Dalam artian, gerakan suatu pair tidak banyak melenceng dari sifat aslinya, dan di awal pekan kemudian juga tak ada gap yang terjadi. Yah, kalau gap cuma sekitar 5 pips mah masih wajarlah.

    Tapi, terkadang juga terjadi gap yang lumayan besar di awal pekan. Saya bilang lumayan, karena bisa langsung melampaui TP (Target Profit) atau menyabet SL (Stop Loss) kita, hehehe…

    Apa dan bagaimana sih sebenernya “gap” itu?

    Secara umum, gap merupakan selisih yang besar antara harga penutupan akhir pekan dengan harga pembukaan di awal pekan berikutnya. Jadi, harga pembukaan di awal pekan berikutnya tidak sama persis dengan harga penutupan. Gap bisa sekecil beberapa pips saja, hingga tak terbatas jumlahnya.

    Sebab mengapa terjadi gap, bisa dijelaskan karena nilai matauang suatu negara dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk tentunya faktor ekonomi, politik dan faktor-faktor lainnya yang terkait dengan kegiatan dan kejadian yang dialami oleh negara bersangkutan. Berbagai macam kejadian tersebut tentunya tidak kenal yang namanya “libur”, sehingga mau tidak mau tetap berjalan dan terjadi, meskipun di akhir pekan, saat market tutup. Nah, terkadang kejadian atau peristiwa yang istimewa dapat membuat nilai mata uang sebuah negara melonjak ataupun anjlok, sehingga pada saat market buka di awal pekan, terjadi lonjakan atau anjlokan harga pada satu pair. Itulah yang sering kita sebut sebagai gap.

    Lalu, bagaimana kita menyikapi kemungkinan adanya gap tersebut? Yah, itu kembali kepada gaya trading masing-masing trader sih. Ada yang memang lebih memilih menghindari gap tersebut sehingga cenderung menutup posisi sebelum market tutup.

    Ada juga yang membiarkan sebuah posisi terbuka di akhir pekan, hanya saja dilindungi dengan Stop Loss atau hedging/locking. Ada bahkan yang justru mencari keuntungan dari gap yang diharapkan terjadi dengan memasang pending order sesaat menjelang market tutup.

    Semuanya kembali ke selera masing-masing trader sih. Anda bebas memlih, apakah akan menghindari, menghadapi atau justru mencari gap ini. Jadi, trading akhir pekan? Yah, kenapa tidak. Asal kita tahu dan sadar segala resiko yang mungkin terjadi, semuanya tergantung kepada kita sendiri. Tak ada hari yang tabu kok untuk trading. Lah, kalau semua trader libur di hari Jumat, wah, bakalan nggak seru tuh. Ntar pair nggak ada yang gerak dong?

    SUMBER : http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5662

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                 Fast Warren 

     

    Fast Warren – adalah kontes dua mingguan yang menggunakan akun “cent” dan diperbolehkan untuk menggunakan akun trading yang sudah biasa anda gunakan untuk mengikuti kompetisi ini dan mendapatkan hadiah uang real. Kontes diadakan dalam dua nominasi – “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”. Peserta dengan rating tertinggi dapat menjadi pemenang di kedua nominasi pada saat yang sama dan menerima hadiah pada setiap kompetisi.

    Syarat dan ketentuan

    1. Untuk berpartisipasi dalam kontes, anda harus Membuka Akun Live atau menggunakan akun yang sudah ada, yang memenuhi persyaratan berikut:

      [*]jenis akun cent-MT4.DirectFX atau cent-MT4.Classic+;
      [*]mata uang akun USD (Dolar AS);
      [*]leverage 1:400;
      [*]akun diharuskan tidak memiliki posisi terbuka atau/dan pending order, kredit aktif, serta Welcome Bonus.

    2. Balance di akun harus tepat 10.000 (atau setara dengan 100 USD). Anda dapat mengisi ulang akun dengan opsi apa pun yang tersedia, termasuk transfer internal antar akun. Semua dana di akun tersebut dimiliki oleh klien secara keseluruhan!

    3. Selama kontes, transaksi balance akan diblokir: Deposit ulang, Penarikan dana dan Transfer internal tidak dapat dilakukan. Namu klien masih bisa untuk berhenti berpartisipasi dalam kontes dan semua pembatasan di akun akan dihilangkan.

    4. Daftar pair yang tersedia untuk diperdagangankan di akun kontes terbatas: Pair mata uang, Gold (XAUUSD) dan Silver (XAGUSD). Pair lain diblokir untuk akun kontes.

    5. Semua strategi trading atau robot/advisor diperbolehkan.

    6. Bonus Turnover akan tetap dihitung pada akun kontes, mitra tetap mendapat remunerasi dari turnover referral!

    7. Kontes diadakan selama 14 hari. Tanggal mulai dan tanggal akhir kontes, profit dan Turnover yang didapat, ditampilkan di Personal Area peserta di bagian Kontes.

    8. Hadiah dibagikan kepada pemenang sesuai dengan peringkat dalam dua nominasi: “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”.

    9. Peringkat untuk nominasi “Profit terbesar” dihitung secara otomatis berdasarkan Equity pada akun dalam periode tanggal mulai kontes dan nilai saat ini. Profit = Equity – 10.000.

    10. Peringkat untuk nominasi “Turnover tertinggi” dihitung secara otomatis berdasarkan order yang ditutup dalam periode kontes. Dalam hal ini, Turnover trading dalam USD yang dihitung hanya untuk order yang ditutup dengan cara penambahan turnover untuk dua transaksi: transaksi untuk pembukaan order dan penutupan order.

    Contoh:

    BUY 1 lot EURUSD (1 lot = 100,000 EUR) order dibuka pada harga 1.1257 dan ditutup pada 1.1283. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (100.000 * 1.1257) + (100.000 * 1.1283) = 225.400 USD

    SELL 5 lot USDJPY (1 lot = 100,000 USD) order dibuka pada harga 109.806 dan ditutup di 109.352. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (500.000 * 1) + (500.000 * 1) = 1.000.000 USD

    BUY 3.5 lot GBPUSD (1 lot = 100,000 GBP) order dibuka pada harga 1.2978 dan ditutup di 1.2985. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (350.000 * 1.2978) + (350.000 * 1.2985) = 908.705 USD

    11. Pemenang dalam nominasi “Profit terbesar” mendapatkan hadiah sebagai berikut:

      [*]Pemenang pertama = 400 USD
      [*]Pemenang kedua = 300 USD
      [*]Pemenang ketiga = 200 USD
      [*]Pemenang keempat = 100 USD
      [*]Pemenang kelima = 50 USD

    12. Pemenang dalam nominasi “Turnover tertinggi” mendapatkan hadiah sebagai berikut:

      [*]Pemenang pertama = 400 USD
      [*]Pemenang kedua = 300 USD
      [*]Pemenang ketiga = 200 USD
      [*]Pemenang keempat = 100 USD
      [*]Pemenang kelima = 50 USD

    13. Menurut hasil kontes, setiap peserta dapat menerima dua hadiah sekaligus sesuai dengan posisinya di kedua peringkat: “Profit terbesar” dan “Turnover tertinggi”. Hadiah akan dikreditkan ke akun kontes pada hari penilaian kontes dan dapat di Withdraw.

    14. Setiap klien hanya diperbolehkan mengikutsertakan satu akun untuk mengikuti kontes! Jika ditemukan mengikutsertakan lebih dari satu akun, maka peserta akan dikeluarkan dari kontes. Dengan menerima ketentuan kontes, peserta setuju dengan hak perusahaan untuk mengeluarkan peserta dari partisipasi kontes kapan saja dan tanpa memberikan alasan.

    Untuk berpartisipasi dalam kontes, anda bisa klik link  Ini 

    Hormat kami,
    ForexChief

     

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

Viewing 15 posts - 631 through 645 (of 1,330 total)

You must be logged in to reply to this topic.