Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 1,168 replies, has 5 voices, and was last updated by  rahmatrabani 2 hours, 25 minutes ago.

Viewing 15 posts - 601 through 615 (of 1,169 total)
  • Author
    Posts
  • #5480

    jakaduriat
    Participant

                                                                                 Mengenali Pola Candle Hammer Bullish 

    Penafsiran yang tepat mengenai candle dapat membantu Anda memahami momentum pasar. Untuk itu, marilah kita belajar mengenali candle hammer bullish.

    Anda mencari sinyal deteksi reversal harga yang simpel, tidak pakai repot, dan praktis? Bisa! Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu belajar memahami pola candle hammer bullish dan mempraktikkan sinyal dari pola candle tersebut secara akurat dengan petunjuk dari artikel ini!

    Pengertian Pola Candle Hammer Bullish
    Seperti namanya, candle hammer bullish bisa dengan mudah dikenali dari kemiripannya seperti bentuk palu. Badan (body) bar terbentuk dari pergerakan harga closing yang tidak bergerak jauh dari harga opening.

    Kualitas sinyal dari pola ini ditentukan dari panjang shadow-nya. Lower shadow minimal harus berukuran dua kali lebih panjang daripada badan. Sedangkan upper shadow berukuran jauh lebih kecil dari badan, atau tak terlihat sama sekali.

    Bentuk badan dan shadow dari pola di atas menandakan bahwa kekuatan seller sedang melemah dibanding buyer. Terlihat jelas dari usaha seller untuk menembus harga turun tapi justru di-close oleh buyer tidak jauh dari harga opening-nya.

    Perhatikan juga posisinya. Candle hammer bullish hanya akan valid sebagai sinyal reversal apabila terbentuk di akhir downtrend. Anda bisa mengantisipasi kapan sebuah trend akan berakhir dengan cara menggunakan garis support dan resistansi (baca juga: 3 cara sederhana menentukan support dan resistance).

    Kesalahan-kesalahan umum biasanya terjadi ketika pemula salah menyikapi sinyal berbentuk “palu” ini ketika posisinya masih berada di tengah-tengah trend atau di puncak uptrend. Posisi “palu” saat uptrend sedang berjalan sebenarnya adalah sinyal kelanjutan trend bullish dari pinbar. Sedangkan “palu” di puncak uptrend adalah sinyal reversal bearish hanging man.

    Aplikasi Praktis Pola Candle Hammer Bullish
    Setelah paham teori dasarnya, dari sini kita bisa mempraktikkan langsung strategi trading saat sinyal pola candle hammer bullish terbentuk. Namun, sebelumnya Anda harus memperhatikan beberapa faktor berikut:

    Gunakan Timeframe Daily
    Jika Anda pemula, maka disarankan untuk belajar membaca sinyal dari timeframe daily untuk menghindari kemungkinan fake signal. Jika Anda sudah terbiasa, silahkan gunakan timeframe di bawahnya (tidak disarankan pada timeframe lebih rendah dari H4).

    Pahami Support dan Resistance
    Seperti disebutkan sebelumnya, untuk mengantisipasi kapan suatu trend akan berakhir Anda harus mengetahui letak titik harga resistansi dan support-nya. Hal tersebut dapat Anda lakukan secara manual ataupun menggunakan indikator seperti pivot point dan fibonacci retracement.

    Waspadalah terhadap momen rilis berita fundamental
    Kemungkinan lonjakan harga di luar ekspektasi bisa saja terjadi sewaktu rilis berita berdampak besar (misalnya; NFP, Retail Sales, dsb.). Sebagai antisipasi, gunakan tool seperti kalender forex yang mencatat berita apa saja yang telah dijadwalkan dan kapan akan dikeluarkan.

    Ketika pola hammer bullish terbentuk di dekat garis support. Gunakan limit order dengan posisi harga di antara badan dan harga low. Jika Anda menggunakan instant order, pastikan order buy hanya jika harga terkini telah berada di dekat harga tadi.

    Pastikan posisi stop-loss terpasang beberapa pip di bawah ujung lower shadow (harga low). Setelah itu Anda bisa memasang TP (take-profit) berdasarkan fibbonaci retracement atau atas dasar kebijakan manajemen resiko Anda sendiri.

    Perhatikan kualitas dari kedua sinyal pola candle hammer bullish di atas. Sinyal “palu” pada lingkaran merah jelas lebih rendah daripada kualitas sinyal di lingkaran biru. Hal tersebut dikarenakan panjang lower shadow pada pola candle hammer bullish di lingkaran merah hanya sepanjang badannya saja. Sedangkan panjang lower shadow lingkaran biru jauh lebih panjang dari badannya.

    SUMBER : http://www.seputarforex.com

     Facebook ForexChief

    #5481

    rahmatrabani
    Participant

    Seringkali memang yang jadi masalah utama bagi kebanyakan trader seperti kita karena menejemen resikonya masih acak-acakan gans. Resiko tinggi diforex market seringkali kita abaikan hanya untuk mendapatkan profit sebesar-besarnya. Kalau sudah demikian adanya, tentu saja loss dan MC akan jadi konsekuensinya. Sebaiknya diperhitungkan terlebih dahulu menejemen resikonya. Dengan perhitungan menejemen resiko yang bijak, maka peluang kita untuk bisa sukses diforex market juga akan semakin terbuka

    #5482

    jakaduriat
    Participant

                                                        Dua Faktor Yang Mempengaruhi Akselerasi Harga 

    Hampir semua orang telah mengetahui bahwa pasar bergerak dengan sangat dinamis setiap harinya. Pernahkah terbesit pikiran mengapa pasar sedemikian dinamisnya?

    Pasar forex selalu bergerak naik turun secara dinamis setiap harinya. Kenapa dinamis? Karena pergerakan naik dan turun tersebut tidak pasti aturannya. Tapi pernahkah terbersit, hal apakah yang membuat pasar demikian dinamis? Ada fakta menarik yang dinamakan “momentum”. Menurut www(dot)kamusbahasaindonesia(dot)org, salah satu arti momentum adalah saat yang tepat. Tepat untuk apa? Tentu saja untuk bergerak lebih cepat (dalam konteks forex).

    faktor akselerator harga

    Gerakan lebih cepat tersebut dapat kita lihat ataupun rasakan jika kita sedang melakukan trading di depan komputer. Momentum-momentum inilah yang secara kontinu memberikan “bahan bakar” bagi pasar untuk mulai bergerak lebih cepat atau menambah kecepatan yang sedang terjadi. Ok, langsung saja kita coba identifikasi beberapa halyang dengan mudah dapat kita amati selama kita melakukan trading.

    Momentum fundamental 
    Hal ini biasanya berkaitan dengan rilis suatu berita. Konteksnya dapat bermacam-macam, mulai dari pemberitaan tentang jumlah tenaga kerja, pengangguran, tingkat pertumbuhan ekonomi, maupun tingkat suku bunga termasuk juga level inflasi. Aspek-aspek tersebut sangat berkaitan dengan kondisi perekonomian suatu negara secara langsung. Jika salah satu kondisi dalam data-data di atas mengalami perubahan maka potensi untuk mempengaruhi nilai tukar mata uang suatu negara akan dengan cepat terjadi.

    Ada pula faktor tambahan yang masih dikategorikan sebagai momentum fundamental lainnya yaitu kondisi peperangan, bencana alam dan konflik-konflik politik. Khusus untuk fundamental yang berkaitan langsung biasanya sudah terdapat jadwal yang tetap setiap minggu atau bulannya. Di saat jam rilis berita tiba, maka melalui bantuan tampilan grafik untuk trading, kita dapat amati bagaimana pergerakan harga mengalami akselerasi kecepatan dan volume yang melebihi rata-rata. Semua pihak yang terlibat atau berkepentingan seperti trader retail, trader institusional, spekulan, dan bank sentral mulai memperebutkan posisi. Dapat dibayangkan bagaimana ramainya pasar karena penuh dengan penjual dan pembeli.

    <span style=”text-decoration: underline;”>Momentum teknikal </span>
    Ini adalah bagian yang paling menarik. Kenapa? Karena di momentum ini biasanya ditandai dengan terbentuknya suatu pola atau tercapainya suatu kondisi visual tertentu. Penggunaan alat bantu berupa grafik menjadi suatu keharusan untuk mengidentifikasi terbentuknya momentum teknikal. Hal ini tentu saja bukan persoalan yang ruwet, karena sudah menjadi standar bahwa aplikasi yang digunakan untuk trading dapat mencantumkan tampilan grafik sebagai menu dasarnya.

    Contoh grafis bisa diambil dari munculnya pola “doji” saat pasar sedang memasuki momentum ketidakpastian. Pola tersebut mencerminkan kekuatan pembeli dan penjual yang berada dalam kondisi seimbang. Setelah keseimbangan terbentuk biasanya salah satu pihak akan dengan cepat mengungguli atau mengambil alih arah pergerakan. Disinilah akselerasi terjadi.

    Contoh lain adalah pola “flag” yang sering kita temui. Pola chart yang bisa menandakan momentum ini menggambarkan pasar yang mengalami konsolidasi, semacam situasi untuk berkasak kusuk antara para pembeli dan penjual untuk menegosiasikan arah pergerakan harga selanjutnya. Namun demikian, setelah terjadi konsolidasi, pola ini juga mengindikasikan potensi terdorongnya kembali harga dengan gerakan yang lebih kuat.

    Penentu lain adalah tanda atau sinyal dari penggunaan suatu indikator. Ambil contoh salah satunya bernama Stochastic. Setelah pergerakan garis indikator ini menembus suatu range nilai tertentu, maka para pelaku pasar akan merespon dengan mengeluarkan energi melebihi rata-rata sebelumnya.

    Nah, sekarang menjadi sedikit jelas kan bagaimana pengaruh momentum? Contoh keadaan di atas dapat menjadi fakta dari adanya penggerak momentum. Fakta-fakta tersebut terus bergulir sejalan dengan perputaran roda industri forex. Semoga sedikit informasi ini dapat membantu para trader sekalian. Bijaklah dalam bertransaksi dan semoga sukses.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

     Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5484

    jakaduriat
    Participant

                                                                Enam Fakta Tentang Korelasi Antar Mata Uang 

    Tahukah Anda bahwa suatu mata uang mengandung informasi tertentu tentang pair mata uang yang lain? Hubungan antar pair mata uang disebut korelasi mata uang. Ketika bertrading di pasar forex, Anda bisa memetik manfaat dari hubungan ini.

    Tahukah Anda bahwa suatu mata uang mengandung informasi tertentu tentang pair mata uang yang lain?

    Contohnya, pada ‘the Gopher’, atau pasangan mata uang USD dan JPY, yang disebut-sebut memiliki korelasi dengan pasangan mata uang lain, yaitu GBP dan JPY. Pergerakan pasar yang melibatkan USD/JPY bisa mempengaruhi GBP/JPY.

    Hubungan antar pair mata uang disebut korelasi mata uang. Ketika bertrading di pasar forex, Anda bisa memetik manfaat dari hubungan ini.

    Berikut ini beberapa fakta tentang itu: 

    1. Kehandalan korelasi antar mata uang bervariasi; signifikansi dari ketergantungan silangnya bisa dideskripsikan setelah koefisien korelasinya ditentukan. Angkanya bervariasi antara positif 1 dan negatif 1; ketika condong ke nilai positif (yaitu antara 0.4 ke +1), maka itu adalah indikasi korelasi yang kuat. Sebaliknya, ketika mendekati nilai negatif (yaitu antara 0.3 ke -1), maka itu adalah indikasi korelasi yang lemah.

    2. Korelasi mata uang adalah teknik yang memungkinkan seorang trader mendefinisikan ketergantungan timbal baik antara 2 set pair mata uang. Ketika kesulitan mendeskripsikan pergerakan dalam suatu pair, mata uang, maka solusinya adalah dengan melirik pair mata uang yang berkorelasi dengannya. Selain bisa membantu dalam membuat prediksi yang lebih baik, itu juga bisa membuka peluang trading menjanjikan.

    3. Korelasi mata uang mendeskripsikan sensitifitas suatu pair mata uang terhadap berbagai elemen pasar dan kondisi ekonomi, sebagaimana juga perilaku trading secara keseluruhan. Dalam hal ini, jika nilai pair mata uang tersebut terdepresiasi, maka kemungkinan nilai pair mata uang yang berkorelasi sedang terapresiasi.

    4. Sebagaimana telah disebutkan, koefisien korelasi mata uang berkisar antara positif 1 dan negatif 1; angkanya juga bisa sama dengan 0. Ketika koefisiennya 0, maka itu artinya tidak ada pergerakan sama sekali antara pair-pair mata uang tersebut.

    5. Dalam transaksi mata uang, umpama seorang trader membuka dua posisi trading berbeda. Contohnya, seperti pada contoh diatas (bertrading GBP/JPY ketika trader itu berbasis di AS). Saat ia bertrading GBP/JPY, maka ia sebenarnya bertrading dengan turunan (atau pair yang berkorelasi) GBP/USD dan USD/JPY.

    6. Kebanyakan trader forex bisa menggunakan korelasi mata uang untuk memaksimalkan profitabilitas trading mereka, tetapi hanya jika mereka punya informasi terbaru tentang korelasi antar mata uang. Direkomendasikan untuk memeriksa rilis terbaru tentang korelasi mata uang, karena nilainya bisa berubah-ubah secara rutin.

    Manfaat yang muncul bisa benar-benar membantu positional trader karena variable korelasi bisa digunakan untuk membuat forecast yang lebih akurat. Ini juga telah terbukti berguna bagi trader gerilya, trader momentum, scalper, trader intra-day, dan trader jangka pendek sejenisnya.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    • This reply was modified 6 months, 3 weeks ago by  jakaduriat.
    #5492

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                Memasang Pending Order

    Pendingorderyaitu order yang akan tereksekusi jika harga menyentuh suatu titik yang kita tentukan, dengan kata lain membuka pending order berarti memesan untuk membuka posisi pada level harga tertentu. Sehingga ketia harga menyentuh level yang telah ditentukan, maka secara otomatis kita memiliki posisi trading yang terbuka.

    Saat anda memasang pending order , sebenarnya anda mengatakan pada server metatrader ” Tolong kalo harganya sekian … Saya buka posisi ini…( Buy/Sell) “

    Sehingga kelebihan dari pending order ini adalah anda tidak perlu berlama-lama menunggu di depan layar trading untuk membuka posisi.

    Pending order ada 4 jenis ,yaitu :

    BUY STOP
    Memesan membuka posisi BUY pada harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang ,dengan harapan bila grafik mencapai harga yang kita tentukan, maka grafik akan terus bergerak naik lebih tinggi lagi, sehinga kita bisa mendapatkan profit.

    SELL STOP
    Ini adalah kebalikan dari Buy Stop, Sell stop yaitu memesan untuk membuka posisi pada harga tertentu yang lebi rendah dari harga sekarang. Harapannya ketika grafik menyentuh level harga yang kita tentukan, maka grafik harga akan terus meluncur turun . Sehingga posisi Sell Stop yang kita buka bisa menghasilkan profit.

    BUY LIMIT
    Yaitu memesan untuk membuka posisi BUY pada harga tertentu dibawah harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik bergerak turun dan menyentuh harga yang kita tentukan, setelah itu grafik akan balik arah naik. Dengan demikian kita berhasil membuka posisi buy pada harga yang sangat rendah.
    Secara kasar Buy Limit ini bisa dikatakan ” Beli Kalo Harganya Murah “

    SELL LIMIT
    Secara simple yaitu , memesan untuk membuka posisi sell jika harga mencapai level tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang. Alasan membuka sell limit ini kita percaya bahwa setelah harga menyentuh level yang kia tentukan, maka selanjutnya harga akan balik arah turun. Dengan demikian posisi sell yang kita pesan bisa menghasilkan profit.

    Cara memasang pending order sebenarnya sangat mirip dengan membuka posisi seperti biasa , yang membedakan adalah pada saat memilih Tipe , kita harus pilih Order Pending.

    Berikut ini langkah memasang pending order :

    1. Klik Order Baru / New Order

    2. Setelah form order muncul, untuk membuka pending order pengisiannya cukup Pilih mata uang yang akan ditransaksikan dan pilih volume trading saja dulu .

    Lalu pada kolom Tipe silahkan ganti dengan Order Pending.

    memasang pending order

    3. Pilih jenis Tipe Order Pending

    Sekali lagi intinya :

    * Buy limit, pesan buy pada harga yang lebih rendah dari harga saat ini
    * Buy stop, pesan buy pada harga yang lebih tinggi dari harga saat ini
    * Sell limit, pesan sell pada harga yang lebih tinggi dari harga saat ini
    * Sell stop, pesan sell pada harga yang lebih rendah dari harga saat ini

    4. Tentukan harga yang anda inginkan untuk membuka posisi buy atau sell

    5. Pada kolom jatuh tempo ,bisa anda kosongkan .

    6. Klik tombol PASANG ( Place) , lalu klik OK pada jendela konfirmasi yang muncul.

    Selesai sudah cara memasang pending order, selanjutnya anda bisa memodifikasi pending yang dibuka untuk mengatur Stoploss dan Take Profit.

    Catatan:
    Jika di menu order anda keluar tulisan “open price you set must differ from market price by at least 10 pips” itu berarti pending order anda ditolak karena harga yang inginkan harus berjarak minimum 10 pip plus spread dari harga berjalan saat ini. Silahkan setting ulang dan klik PLACE kembali.

    Semoga penjelasan cara memasang pending order ini bisa membantu.
    SUMBER :  https://siembah.com

    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5493

    rahmatrabani
    Participant

    trading tanpa perencanaan trading akan membuat trading kita kurang terarah dan terkadang juga kita akan ragu ataupun gegabah dalam mengambil keputusan dalam trading. Untuk itu sebelum kita melakukan trading, sebaiknya kita buat trading plan terlebih dahulu, misalnya kita catat dalam trading plan, seperti berapa besar modal yang kita gunakan, strategi dan sistem trading apa yang kita gunakan, batasan loss maupun target profit kita. Sehingga trading kita lebih terarah karena mempunyai dasar yang jelas dalam mengambil keputusan saat trading.

    #5494

    jakaduriat
    Participant

                                                                                       Menyalin Perdagangan 

    Trading sosial dan menyalin perdagangan dari trader yang sukses, serta menjual sinyal trading menjadi bagian layanan integral dari pasar modern forex. Menyadari kebutuhan pedagang untuk aplikasi tersebut, perusahaan MetaQuotes mengembangkan layanan sinyal trading untuk platform MetaTrader, yang memungkinkan tidak hanya menyalin perdagangan dari trader sukses, tetapi juga menjadi penyedia sinyal trading dan menerima remunerasi tetap dari kliennya.

    Layanan sinyal trading MetaQuotes memberikan setiap trader kesempatan untuk menerima remunerasi untuk setiap perdagangan yang disalin dari dia, dari sejumlah klien yang tak terbatas. Sebaliknya, klien yang ingin menyalin perdagangan dari trader sukses dapat berlangganan untuk sinyal perdagangan tepat di terminal MetaTrader; setelah itu, transaksi penyedia sinya akan disalin ke akun pelanggan dalam mode otomatis.

    Para pengembang layanan diberikan perhatian khusus untuk keamanan investasi pelanggan, diperkenankan memiliki filter tambahan untuk penyedia sinyal. Untuk akun real, tidak diperbolehkan untuk menyalin perdagangan dari akun perdagangan yang leverage nya diatas 1: 500. Juga, untuk melindungi investor dari penyedia sinyal yang tidak jujur, layanan administrasi berkerja untuk mengecek dokumen identifikasi. Setelah pendaftaran, nama depan dan nama akhir penyedia dapat diakses di profil publiknya, sehingga keamanan dan transparansi dari layanan meningkat, secara umum.

    CARA BERLANGGANAN SINYAL TRADING

      [*]Buka akun trading MT4.DirectFX, MT4.Classic+, cent-MT4.DirectFX or cent-MT4.Classic+;
      [*]Mendaftarkan akun di website MQL5.community;
      [*]Dalam terminal MetaTrader 4, masuk ke Tools – Options – Community tab dan masukkan password anda dan login ke MQL5. community account;
      [*]Dalam «Terminal» pilih kolom penyedia sinyal dan klik dua kali untuk masuk ke halaman nya;
      [*]Tekan «Subscribe» tombol yang terletak di bagian atas dari toolbar action; setelah itu, rincian jendela konfirmasi subscription akan muncul;
      [*]Centang pada «Accept the Rules of Using the Service» rincian jendela konfirmasi subscription dan masukkan password MQL5.community; maka pengaturan terminal window dengan tab «Signals» akan muncul;
      [*]Masuk ke Tools – Options – Sinyal tab dan menentukan parameter untuk menyalin perdagangan yang anda inginkan;
      [*]Mulai saat itu dan pada semua perdagangan dari penyedia yang anda pilih akan disalin ke akun anda. Silakan, mengambil catatan untuk menyalin perdagangan, terminal MetaTrader 4 akan dimulai dan terhubung ke server perdagangan broker.

    CARA MENJADI PENYEDIA SINYAL TRADING

    [*]Mendaftar akun di website MQL5.community; kemudian masuk ke profil anda;
    [*]Buka tab «Provider» dan mendaftar sebagai penyedia sinyal;
    [*]Setelah permintaan anda disetujui oleh moderator, anda akan menerima pesan SMS «You have been approved as a MQL5.com provider» dan pesan pribadi di MQL5.com dengan teks «Provider Profile: your request for getting the status of Provider has been approved»;
    [*]Setelah permintaan anda telah disetujui masuk ke bagian «Signals» dan klik link «Make your signal»;
    [*]Isi formulir; berikan informasi tentang «Trading Signal» anda. Harga harus ditentukan selama satu bulan atau selama satu minggu berlangganan. Dalam kasus kedua, biaya berlangganan akan 1/4 dari biaya untuk satu bulan;
    [*]Dalam hal untuk membuat sinyal yang sukses, semua riwayat akun perdagangan anda akan dipublikasikan untuk pengguna layanan ini.

    Hormat Kami :  ForexChief


    Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5497

    jakaduriat
    Participant

                                                                                        Turnover Bonus 

    “Bonus” memungkinkan pedagang aktif mendapatkan penghasilan tambahan dalam bentuk imbalan mingguan untuk omset perdagangan. Program ini beroperasi dalam mode otomatis dan tidak memerlukan aksi di Personal Area untuk mengaktifkan layanan ini. Pada akhir setiap minggu, omset perdagangan mingguan dihitung, dan bonus yang sesuai dikreditkan ke akun trading. keuntungan khas program bonus ini adalah tidak ada syarat dan ketentuan rahasia, tarif progresif, pembayaran mingguan, tidak ada MTP, dan penarikan tak terbatas.

    Syarat Dan Ketentuan 

    [*]Layanan ini tersedia untuk jenis akun berikut: MT4.DirectFX, MT4.Classic+, cent-MT4.DirectFX, cent-MT4.Classic+;
    [*] Bonus dikreditkan ke akun trading pada akhir setiap minggu, setelah penutupan sesi perdagangan. Jumlah bonus dihitung berdasarkan order ditutup selama target minggu: Senin 00:00:01 – Jumat 23:59:59 (waktu server);
    [*] Omset perdagangan dalam USD untuk order adalah sama dengan omset agregat untuk dua transaksi: transaksi order pembukaan dan transaksi order penutupan.


    [*]Semakin besar volume perdagangan mingguan, semakin tinggi tingkat net bonus akhir:


    [*]Omset perdagangan dihitung berdasarkan penutupan order untuk semua instrumen yang tersedia untuk jenis akun yang dipilih;
    [*]Trader bisa mendapatkan rincian informasi tentang setiap jumlah bonus yang dapat dihitung dengan mengklik jumlah dalam Personal Area;
    [*]Bonus Turnover tidak akan diberikan dari turnover akun Welcome Bonus $100 yang aktif.
    [*]Bonus dikreditkan ke akun tersebut dan dapat ditarik setiap saat, tanpa ada pembatasan.[/list]

    SUMBER : ForexChief

     Facebook ForexChief

    Twitter ForexChief

    #5547

    rahmatrabani
    Participant

    Hal-hal yang perlu dilakukan dalam menyikapi kerugian dalam bisnis forex lainnya yaitu dengan menutup posisi Anda dan memasang ‘stop loss’. Tindakan ini akan jauh lebih menguntungkan untuk Anda karena Anda tidak akan kehilangan banyak modal. Efek positifnya, Anda bisa memulai kembali jual-beli forex di kemudian hari dan dengan persiapan strategi yang lebih matang lagi tentunya. Berbicara soal strategi dalam bisnis forex, rupanya strategi menjadi bagian penting lainnya yang masuk dalam hal-hal yang perlu dilakukan dalam menyikapi kerugian dalam bisnis forex. Penerapan stratgi yang matang akan sangat membantu Anda para trader forex untuk menjalani bisnis ini. Dengan strategi yang matang, Anda tidak akan lagi mengandalkan unsur ‘luck’ yang kerap dijadikan pijakan untuk mengira-ngira untung atau rugi yang akan Anda dapat nantinya. Memang benar beberapa trader berfikir bahwa unsur ‘luck’ memiliki peranan yang besar dalam dunia bisnis forex. Padahal hal tersebut belum tentu benar. Jika Anda menggunakan strategi yang tepat, sudah pasti keuntungan akan mendatangi Anda. Dan sangat tidak disarankan untuk tidak mengandalkan ‘luck’ selama menjalankan bisnis trading forex.

    #5548

    jakaduriat
    Participant

                                                                            Pentingnya Stop Loss Dalam Trading Plan

    Trading plan merupakan komponen penting dalam kesuksesan trading. Bertransaksi tanpa trading plan bisa diibaratkan seperti bertualang tanpa peta. Anda mungkin bisa mencapai tujuan, bisa juga tidak, namun dengan waktu yang lebih lama.

    Salah satu bagian yang penting dalam trading plan adalah risk management. Tidak ada sistem trading dengan win rate sebesar 100% sehingga tanpa risk management yang handal, para trader akan kesulitan mencapai target kesuksesan mereka. Salah satu aplikasi dari risk management adalah dalam penentuan besar risiko yang berani kita ambil atau stop loss.

    Mengenal Stop Loss

    Tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti pergerakan pasar di masa mendatang. Arah pergerakan bisa saja berubah drastis karena pengaruh data atau suatu peristiwa besar. Ketidakpastian ini menjadi risiko yang dihadapi trader.

    Stop loss merupakan order untuk melikuidasi posisi jika harga sudah mencapai level tertentu. Trader memanfaatkan stop loss untuk membatasi potensi kerugian dari suatu transaksi dan juga untuk menghindari keterlibatan faktor emosi dalam trading.

    Lalu bagaimana caranya menerapkan stop loss dalam bertransaksi? Mari kenali salah satu jenis stop loss dalam trading plan.

    Stop Loss Statis

    Dengan stop loss statis, trader menempatkan order stop loss pada harga tertentu dan tidak mengubah order stop tersebut hingga harga menyentuh limit atau stop yang dipasang. Stop loss statis bersifat sederhana dan trader tidak perlu selalu mengecek posisi tradingnya saat terjadi pergerakan tidak terduga karena posisi stop loss sudah sesuai dengan besaran risiko yang siap diterima.

    Penentuan stop loss statis dapat berdasarkan indikator teknikal, contohnya seperti Average True Range. Sebagai penunjang, trader juga bisa menggunakan informasi aktual pada pasar untuk berusaha menganalisis pilihan risk management secara lebih akurat.

    Stop loss merupakan salah satu kelengkapan dalam trading plan selain mengenali kondisi pasar.

    #5549

    jakaduriat
    Participant

                                                                                               My Trading Diary
    Apakah anda lebih senang melupakan kesalahan dan cenderung menghindari untuk membicarakannya? Bagi trader, adalah penting untuk mencatat semuanya.

    Apakah anda lebih senang melupakan kesalahan dan cenderung menghindari untuk membicarakannya? Well, itu lumrah sih. Tetapi kalau dalam trading, anda sebaiknya justru sebisa mungkin mengingat-ingat kesalahan-kesalahan yang pernah anda lakukan untuk sebisa mungkin menghindarinya terjadi lagi. Atau, apakah anda suka mengingat dan mengabadikan keberhasilan yang pernah anda capai? Mm… sebenernya itu juga lumrah sih… asal bukan untuk sekedar pamer plus menyombongkan diri.


    Saya sendiri justru sering meng-capture chart, justru di saat-saat “kritis” misalnya menjelang MC. Mentor saya malahan merekam jam-jam menjelang MC-nya dan meng up-load chartnya di blog. Jelas bukan pamer, hanya bermaksud berbagi, supaya temen-temen trader yang lain bisa mengambil pelajaran dari “kesalahan” itu.

    Percaya Diri Mempublikasikan Trading Diary
    Yah, saya sendiri sih belum begitu telaten dan percaya diri untuk meng-upload semua rekaman trading saya. Hanya saja, saya selalu berusaha membuat catatan kegiatan trading saya. Biasanya saya mencatat posisi yang saya ambil, TP dan SL serta perolehan pips-nya. Kadang-kadang dilengkapi dengan capture chartnya, terutama kalo saya mengambil posisi yang rada aneh ato nekad.Dengan mempunyai catatan posisi, hasil trading disertai penyebabnya, terutama kalo ada posisi yang nyeleneh baik profitnya atopun lossnya, kita bisa mengambil pelajaran dari keberhasilan maupun kesalahan tersebut.

    Bentuk-Bentuk Trading Diary
    Seorang temen trader malahan telaten membuat print out chart di berbagai time frame setiap minggunya. Dia bilang… buat contekan klo satu saat ketemu candle yang “susah”. Mmm.. saya jadi pengen tahu, candle yang menurut dia susah tuh yang kek gimana sih kira-kira yah? Memang, history selalu berulang, termasuk dalam forex.

    Oleh karenanya, saya sangat menyarankan anda untuk membuat catatan-catatan posisi dan kondisi saat posisi tersebut diambil untuk bisa mempelajari dan memahami apa dan bagaimana market bereaksi di berbagai kondisi. Kalo anda males untuk mencatat sendiri transaksi yang anda lakukan, anda bisa print catatan transaksi yang ada di trading platform dan menambahkan catatan yang dirasa perlu. Kesalahan terkadang memang menyakitkan untuk diingat-ingat. Tapi justru sebaiknya kita tidak berusaha melupakan kesalahan tersebut. Ingatlah kesalahan dan ambillah pelajaran darinya. Kita gak pengen pengen mengulangi (lagi) kesalahan yang sama yang pernah kita lakukan. Kesalahan kedua biasanya efeknya lebih menyakitkan loh.

    Trading Diary Sebagai Pengingat
    Percaya deh… saya tahu persis rasanya. Ingat juga kesuksesan, tapi bukan untuk dipamerkan atau disombongkan. Kalo untuk sekedar keep the spirit alive.. it’s ok! Terkadang memang ada saat kita memerlukan suntikan semangat terutama setelah mengalami posisi yang loss berurutan. Mengingat rekor trading yang pernah kita capai kadang juga lumayan membangkitkan semangat loh. Kita akan berpikir, kalau dulu bisa, kenapa sekarang gak? Kita juga bisa mengingat-ingat kondisi market saat kita mencatat rekor perolehan profit untuk diulangi lagi jika kondisi market yang serupa satu saat terjadi lagi. So, mari kita bikin jurnal trading kita.

    Mulailah mencatat transaksi yang kita lakukan serta hasil dan latar belakang kondisinya. Kadang asyik juga sekedar membuka-buka catatan seperti itu. Kita jadi teringat juga kondisi emosional yang kita rasakan saat itu. Misalnya nih, My trading diary Jum’at, 6 Mei 2011, saat ada rilis laporan NFP. Say salah pasang pending order, gak pake SL. Hasilnya, profit 50 pips tapi loss 100 pips. Abis itu, besoknya kesiangan masuk kuliah pula.

    SUMBER :  http://www.seputarforex.com

     

    #5551

    jakaduriat
    Participant

                                                                                               Apa Rutinitas Tradingmu? 

    Rutinitas menjadi faktor penting dalam kesuksesan dan sering tidak diperhatikan. Begitu pula dalam trading, bila rutinitas trading yang benar terbentuk, kita bisa terhindar dari melakukan kegiatan yang sia-sia dan aktivitas trading akan menjadi bagian dari diri Anda sehingga kesuksesan trading bisa didapat secara auto-pilot.

    Berikut tujuh rutinitas trading paling umum yang menentukan kesuksesan trading :

      [*]Cukup tidur, biasanya 7 – 8 jam.
      [*]Mengidentifikasi tren grafik harian produk yang ditransaksikan di awal pekan.
      [*]Mengidentifikasi level support dan resisten di awal pekan.
      [*]Cek grafik produk di pagi hari dan periksa sinyal dari price action atau indikator yang berhubungan dengan tren grafik harian dan/atau level support atau resisten.
      [*]Jika ada peluang trading yang memenuhi kriteria rencana trading Anda, eksekusi transaksi tersebut dan selalu menempatkan level Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL).
      [*]Cek kembali grafik pada malam hari, jika posisi terbuka belum mencapai TP/SL dapat menutup posisi tersebut atau mempertahankan hingga TP/SL tercapai.
      [*]Selalu buat catatan jurnal trading.

      Tentu saja rutinitas trading akan berbeda karena aktivitas harian yang berbeda pada tiap trader. Jadi apa rutinitas trading Anda?

       

      Facebook ForexChief

      Twitter ForexChief

       

      #5552

      jakaduriat
      Participant

                                                          3 Isu Yang Menekan Turun Dolar AS Di Akhir Pekan Ini 

      Dovish-nya Fed, tertundanya rilis data AS gara-gara Shutdown, dan penangkapan Roger Stone menekan turun nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang lainnya di hari Jumat ini.

      Tiga isu politik ekonomi yang sedang melanda AS menyebabkan Dolar merosot signifikan terhadap mata uang-mata uang komoditas di sesi perdagangan Jumat (25/Januari) malam ini. Salah satu pair yang paling memperlihatkan kondisi tersebut adalah USD/CAD, yang malam ini turun 0.66 persen ke 1.3258.

      Ada tiga isu yang menyebabkan Dolar AS melemah pada akhir pekan ini, di antaranya adalah:

      The Fed Makin Dovish
      Wall Street Journal melaporkan bahwa para pembuat kebijakan di The Fed sedang membahas rencana diakhirinya pengurangan Balance Sheet dalam waktu lebih cepat dari ekspektasi. Jika benar demikian, maka hal itu merupakan langkah putar balik haluan kebijakan paling signifikan yang dilakukan Ketua The Fed Jerome Powell.

      Meski demikian, dalam pernyataan kebijakan moneternya yang terbaru, Powell sempat mengatakan bahwa program pemangkasan Balance Sheet akan dilanjutkan secara “autopilot”. Para analis memperkirakan, jika The Fed akhirnya mengumumkan perubahan kebijakan ke depannya, maka Dolar AS akan terdevaluasi.

      Government Shutdown AS
      Hingga kabar ini ditulis, Government Shutdown AS masih berlangsung. Penutupan sebagian divisi pemerintahan AS gara-gara masalah anggaran ini malah makin berlarut-larut dan membawa dampak negatif. Penasihat Ekonomi Gedung Putih memprediksi jika pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama terancam hanya 0 persen, jika Shutdown terus berlarut-larut.

      Sebagian lembaga pemerintah yang tutup gara-gara belum diputuskannya anggaran negara ini sudah kehabisan dana untuk beroperasi. Departemen Perdagangan, Departemen Agrikultur, dan Departemen Keuangan terancam mengundurkan rilis data pentingnya. Census Bureau bahkan sudah memasang pengumuman di situs resminya mengenai penundaan rilis sebagian data gara-gara Shutdown.

      Penangkapan Roger Stone
      Mantan penasihat Donald Trump, Roger Stone, ditangkap di di Florida, dengan tuduhan memberikan keterangan bohong terkait kerjasamanya dengan Wikileaks; khususnya, dalam kasus penerbitan materi kampanye yang melawan Hillary Clinton. Stone juga dicurigai berbohong tentang hubungannya dengan kampanye Trump. Penangkapan Stone ini menambah panjang masalah hukum yang berhubungan dengan terpilihnya Trump sebagai Presiden AS. Mantan juru kampanye Trump, Paul Manafort, juga akan hadir di pengadilan hari ini.

      SUMBER :  http://www.seputarforex.com

       

      Facebook ForexChief

      Twitter ForexChief

      #5553

      jakaduriat
      Participant

                                                                          Termasuk Tipe Trader Yang Manakah Anda? 

      Apakah Anda termasuk tipe trader Scalper, Day Trader, Position Trader, atau Swing Trader? Sesuaikan gaya trading dengan kecenderungan pribadi Anda.

      Pada umumnya, dikenal empat tipe trader, yaitu Scalper, Trader Harian (Day Trader), Position Trader dan Swing Trader. Masing-masing tipe trader dibedakan berdasarkan frekuensi trading dan target posisi saat masuk pasar. Karena frekuensi trading dan target posisi tidak sama; maka umumnya mereka menggunakan timeframe, manajemen risiko, dan sistem trading berbeda-beda pula. Berikut rincian selengkapnya mengenai karakteristik setiap tipe trader.

      Tipe Trader 

      Scalper 
      Scalper adalah sebutan bagi trader pengguna teknik Scalping. Pada umumnya, frekuensi trading seorang scalper jauh lebih sering dibanding trader lainnya. Dalam trading forex, kegiatannya masuk (entry) dan keluar (exit) pasar secepatnya, meraup beberapa pip setiap trade sebagai targetnya, dan sering kali mematok risiko yang lebih besar dibanding Target Profit-nya.

      Pemahaman mengenai konsep tren dalam forex tidak begitu penting bagi Scalper, karena mereka hanya mengincar pergerakan harga dalam range yang sangat sempit, sehingga tidak harus mempertimbangkan arah tren pada timeframe tinggi. Biasanya, Scalper akan trading pada timeframe yang sangat rendah (di bawah H1), bahkan seperti 5 menit (M5) atau 1 menit (M1).

      Agar bisa menjalankan aktivitas trading dengan lancar, tipe trader Scalper membutuhkan:

      Platform trading handal dengan eksekusi order yang presisi (tidak banyak slippage atau requote).
      Kuotasi harga dengan spread rendah agar meminimalkan biaya trading per transaksi.
      Broker yang mengijinkan penggunaan teknik Scalping, karena tak semua broker memperbolehkannya. (Baca juga: Broker Terbaik Untuk Scalping)

      Day Trader 
      Cara trading yang setingkat di atas Scalping berdasarkan jarak waktu entry dan exit yang digunakan adalah Trading Harian (Day Trading). Pengguna teknik ini masuk dalam tipe trader Day Trader. Tujuan seorang Trader Harian pada umumnya adalah masuk dan keluar pasar dalam satu hari perdagangan saja, dengan Risk/Reward Ratio minimal 1:1.

      Pada prinsipnya, seorang Day Trader memiliki cara trading yang mirip dengan seorang Scalper, yaitu masuk dan keluar pasar secepat mungkin karena mengharapkan kepastian profit atau loss dengan cepat. Hanya saja, Day Trader lebih fokus pada arah tren dan cenderung trading searah dengan tren yang sedang terjadi (trend-following). Biasanya, timeframe yang digunakan tipe trader ini juga tak serendah Scalper, tetapi tak sampai setinggi W1 (Weekly).

      Position Trader 
      Dibandingkan dua tipe trader sebelumnya, Position Trader lebih jarang masuk dan keluar pasar, karena jangka waktu trading lebih panjang. Pada umumnya, mereka menahan sebuah posisi trading hingga beberapa hari atau beberapa minggu.

      Sebagian Position Trader masuk pasar hanya berdasarkan analisa fundamental, tetapi pada umumnya mereka menggabungkan analisa teknikal dan fundamental. Sebagai contoh, seorang Position Trader akan masuk sell setelah memastikan bahwa pasar akan bearish berdasarkan suku bunga yang turun, keadaan ekonomi global sedang resesi, dan faktor-faktor lainnya. Biasanya tipe trader ini menentukan level Stop Loss yang besar, bisa hingga ratusan pip dengan Risk/Reward Ratio minimal 1:1.

      Swing Trader
      Swing Trading adalah cara trading jangka menengah dengan mengambil titik-titik entry dan exit pada level-level tertinggi dan terendah dalam sebuah arah tren, baik ketika terjadi uptrend ataupun downtrend. Swing Trader menggunakan timeframe yang berubah-ubah tergantung dari timeframe mana yang paling jelas memberikan informasi titik-titik entry, serta titik-titik reversal dan koreksi (retracement).

      Waktu trading tipe trader ini tidak pasti; kadang bisa jangka pendek jika kriteria entry dan exit sudah terpenuhi, atau jangka panjang bila masih menunggu level target profit tercapai. Pada umumnya, Swing Trader menerapkan berbagai indikator teknikal termasuk Fibonacci Retracement, garis dan Channel tren, serta Pivot Point.

      Untuk menunjang keberhasilan dalam trading, Anda mesti tahu kepribadian serta tipe trader apakah Anda sebelum menentukan gaya trading yang akan diterapkan. Trader pemula yang baru mengenal teori dan belum pernah mencoba trading sungguhan mungkin akan kesulitan memahaminya. Namun, sistem dan rencana trading yang handal biasanya perlu didesain dengan memperhitungkan tipe trader yang menggunakannya.

      SUMBER :  http://www.seputarforex.com

      Facebook ForexChief

      Twitter ForexChief

      #5569

      rahmatrabani
      Participant

      Secara umum, ada tiga asumsi yang melekat pada analisa teknikal ini:

      Grafik Merupakan Cerminan Dari Segala Kondisi Yang Terjadi
      Ini adalah asumsi paling mendasar yang dimiliki oleh trader teknikal. Mereka memiliki anggapan bahwa segala bentuk/dampak dari faktor ekonomi, politik, ataupun faktor fundamental lainnya akan tercermin pada chart mereka dan apa yang mereka lihat pada pergerakan historik itulah yang mereka anggap sebagai gambaran keseluruhan atas gejolak pasar yang terjadi.
      Harga Bergerak Sesuai Trend Yang Terjadi
      “Trend is friend and price is always right.” Hanya dengan melihat pergerakan secara keseluruhan, trader teknikal sudah bisa menyimpulkan bahwa harga akan terus mengikuti trendnya sampai sebuah trend baru muncul. Artinya, ada kecenderungan dimana harga akan terus bergerak naik ataupun turun sampai pada saatnya ia berbalik arah. Dasar dari asumsi ini adalah bentuk dari ungkapan di atas yang mengartikan trend adalah teman dan harga selalu benar. Ketika seorang trader teknikal akan melakukan risetnya, hal pertama yang akan mereka lihat adalah major trendnya, apakah itu bullish ataupun bearish. Major trend yang terjadi akan menjadi pertimbangan bagi mereka dalam memprediksi harga yang akan datang. Terlepas daritimeframe yang mereka gunakan, ketika melihat pergerakan harga secara dominan, mereka akan terus menganggap harga akan melanjutkan trendnya sampai batasan–dari suatu kondisi tertentu–yang mereka gunakan tercapai.
      Sejarah Terus Berulang dan Akan Selalu Terulang
      Apa yang telah terjadi dapat kembali terjadi dan akan terus begitu. Itulah asumsi yang muncul dari apa yang telah mereka amati pada grafik pergerakan harga. Mereka meyakini: ketika terjadi pengulangan terhadap suatu kondisi, itu artinya harga selalu bereaksi sama terhadap kondisi tersebut. Mereka yakin akan adanya siklus dalam pergerakan harga yang akan selau terulang dalam periode waktu tertentu. Hal ini disebabkan oleh sifat dasar manusia yang dari dulu sampai sekarang tetap sama dalam menanggapi pergerakan harga yang terjadi.

    Viewing 15 posts - 601 through 615 (of 1,169 total)

    You must be logged in to reply to this topic.