Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 261 replies, has 3 voices, and was last updated by  jakaduriat 1 hour, 9 minutes ago.

Viewing 15 posts - 241 through 255 (of 262 total)
  • Author
    Posts
  • #4418

    jakaduriat
    Participant

                                                                 Deposit dan penarikan dengan menggunakan Bitcoin

    Klien yang terhormat!

    Opsi baru untuk deposit dan penarikan dana Cryptocurrency Bitcoin kini tersedia di Personal Area.

    Bitcoin adalah jaringan pembayaran inovatif dan jenis mata uang baru. Dengan menggunakan teknologi P2P, Bitcoin beroperasi tanpa otoritas pengawasan atau bank sentral, sementara pemrosesan transaksi dan emisi secara kolektif dilakukan oleh peserta jaringan. Bitcoin memiliki kode sumber terbuka, dan arsitekturnya terkenal di seluruh dunia, oleh karena itu Bitcoin tidak memiliki pemilik tunggal, tidak ada yang mengendalikan teknologi dan semua orang dapat menjadi anggota jaringan. Karena sifatnya yang unik, Bitcoin membuka berbagai kemungkinan baru, yang belum disediakan sebelumnya oleh sistem pembayaran lainnya.

    Sarana deposit dan penarikan melalui Bitcoin tidak dikenakan komisi atau komisi 0%. Informasi lebih rinci tentang metode deposit / penarikan dapat ditemukan pada website perusahaan di bagian Deposit dan Penarikan.

    Hormat kami,
    ForexChief

    #4425

    jakaduriat
    Participant

    Tentang Kami

    INFORMASI UMUM

    [B]ForexChief Ltd.[/B] (Company Number ? 14777) dilisensikan oleh Vanuatu Financial Services Commission sebagai Dealer in Securities (Principal’s License) sesuai dengan Bab 4, sub bag (1) (a) The Dealers in Securities (Licensing) Act [CAP. 70]. Agar dapat melakukan transaksi dengan kontrak mata uang dan logam, klien Perusahaan ditawarkan platform yang paling populer di bidang trading forex – MetaTrader 4. Selain itu, kami memiliki jenis akun “cent”, dengan ukuran balance yang memungkinkan untuk digunakan agar tidak hanya untuk mengurangi resiko investasi, tetapi juga untuk menguji kondisi perdagangan, pada umumnya.

    [B][SIZE=4]TARGET KLIEN[/SIZE][/B]

    Meskipun loyalitas maksimal kepada setiap klien dan tidak adanya persyaratan deposit minimal, proyek ini pertama-tama telah dirancang untuk trader berpengalaman, yang pengetahuan dan keterampilannya memungkinkan untuk menggunakan manfaat yang ForexChief tawarkan, untuk digunakan sepenuhnya. Namun, dengan akun resiko tinggi saat melaksanakan transaksi di Forex, Perusahaan juga menawarkan akun “cent” untuk pemula, yang di satu sisi memungkinkan untuk menghindari kerugian modal yang besar dan di sisi lain, memberikan kesempatan untuk mengalami secara penuh kompleksitas pekerjaan dengan dana uang real.

    [B][SIZE=4]MISI[/SIZE][/B]

    Menyediakan kualitas dan jasa forex murah kepada pihak perseorangan dan badan hukum atas dasar teknologi modern di bidang perdagangan online. Selain itu, dalam proyek ini, perhatian khusus diberikan kepada pekerja dengan klien institusi, yang ingin memberikan kondisi perdagangan terbaik bagi para pedagang mereka dengan bantuan likuiditas tinggi dan spread yang rendah.

    [B][SIZE=4]PENGEMBANGAN[/SIZE][/B]

    Keterlibatan penyedia tambahan, mencari solusi baru, dan meningkatkan pengembangan untuk teknologi agregasi likuiditas adalah prioritas saat ini dalam mengembangkan proyek ini. Selain langkah-langkah standar yang dibuat untuk mempromosikan merek ini di antara target pasarnya, tujuan Perusahaan adalah untuk memiliki kerjasama yang erat B2B dengan pemain besar untuk penjualan likuiditas mereka atas dasar infrastruktur teknologi tinggi yang dikembangkan.

    #4426

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                        Profil Perusahaan

    [B]ForexChief Ltd.[/B] (Company Number № 14777) dilisensikan oleh Vanuatu Financial Services Commission sebagai Dealer in Securities (Principal’s License) sesuai dengan Bab 4, sub bab (1) (a) The Dealers in Securities (Licensing) Act [CAP. 70]. Konsep dasar dari proyek ini adalah terciptanya platform unik untuk trading online dengan kontrak mata uang dan logam mulia pada kondisi Margin Trading. Proyek yang berlandaskan infrastruktur teknologi dibangun berdasarkan model STP/NDD memungkinkan tidak hanya menghindari konflik kepentingan antara perusahaan dan klien, tetapi juga secara umum meningkatkan kualitas pelayanan seperti spread rendah dan kecepatan tinggi saat mengeksekusi order perdagangan.

    Sebagai platform dasar, ForexChief menawarkan MetaTrader 4 – platform perdagangan yang paling populer untuk perdagangan forex. Secara terpisah, klien institusi yang menawarkan jasa broker harus memperhatikan STP-gate yang diintegrasikan ke dalam MetaTrader 4 dan memungkinkan untuk menghubungkan likuiditas melalui akun trading reguler pada MetaTrader 4 platform dengan input tenaga kerja minimal.

    Perusahaan akan membayar perhatian khusus untuk stabilitas teknis server perdagangan dan perangkat lunak yang disediakan untuk klien melakukan transaksi perdagangan. Teknologi yang dikembangkan untuk agregasi likuiditas serta sistem administrasi mereka berdasarkan atas solusi klaster, yang memungkinkan untuk mempertahankan tingkat kehandalan yang tinggi di bawah beban normal (terutama dalam kasus sejumlah besar order klien masuk ke server trading di saat rilis publikasi berita ekonomi).

    ForexChief memiliki jenis akun, akun “cent” (cent-MT4.DirectFX dan cent-MT4.Classic+), yang saldonya melebihi dari seratus kali akun standar. Sebagai contoh, jika seorang trader mengisi ulang akun cent dengan USD 100, maka dengan begitu trader berhasil menyelesaikan transfer, dengan jumlah 10.000 (yaitu 100 kali lebih) akan didebet ke akun, karena USD sen adalah mata uang akun dalam hal ini. Akun “Cent” adalah alat yang sangat diperlukan, baik untuk pemula, maupun yang memiliki pengalaman, tidak memungkinkan untuk menginvestasikan modal yang signifikan, dan untuk para profesional, yang tujuannya adalah mencari setelan dan trading untuk menguji robot dalam kondisi pasar yang sebenarnya. Juga, jenis akun ini memberikan kesempatan untuk memiliki pengujian komprehensif tingkat transaksi di perusahaan, tidak perlu memresikokan deposit besar dalam hal ini.

    Penting untuk dicatat bahwa hanya order klien dengan ukuran dari 1000 unit mata uang dasar, yang sesuai dengan 0.01 dari lot di akun MT4.DirectFX dan MT4.Classic+ , akan dikirimkan ke counterparty. Dengan demikian, untuk semua order yang ukurannya di bawah 1000 unit mata uang dasar, Perusahaan bertindak sebagai dealer (“pihak kedua” transaksi).

     

    #4427

    jakaduriat
    Participant

                                                                       Apa Itu Arbitrage (Arbitrase) Dalam Forex?

    Dalam trading forex, cara untuk mendapatkan profit biasanya adalah dengan mengantisipasi arah pergerakan harga di masa depan. Namun, sebenarnya ada cara lain untuk profit tanpa harus menebak-nebak arah pergerakan harga, biasa dikenal dengan market-neutral strategy. Salah satunya, Forex Arbitrage (arbitrase forex). Apa itu arbitrase dalam forex?

    [B]Pengertian Arbitrase[/B]

    Makna arbitrase dalam forex dan di dunia trading finansial berbeda dengan penggunaan istilah arbitrase dalam hukum (jurisprudence). Arbitrase adalah suatu cara trading di mana trader berusaha mendapatkan profit dari perbedaan harga antar instrumen di dua pasar berbeda. Dalam bahasa Inggris, trader pengguna strategi arbitrase biasa disebut sebagai “arbitrageurs”.

    Para arbitrageurs biasanya melakukan buy di satu pasar sembari di saat bersamaan melakukan sell dalam jumlah ukuran trading yang sama di pasar yang lain, dengan tujuan memetik keuntungan dari selisih diantara harga di kedua pasar. Hal ini dimungkinkan untuk dilakukan karena produk-produk (aset/instrumen) yang sama bisa diperdagangkan dengan harga berbeda di lokasi berbeda.

    Contohnya, beberapa perusahaan terdaftar di lebih dari satu pasar saham, bahkan perusahaan multinasional bisa terdaftar di pasar saham pada beberapa negara berbeda. Secara teoritis, harga sahamnya harus berada dalam kisaran yang sama karena berasal dari satu perusahaan yang sama. Namun, faktanya aliran informasi tidak mengalir dengan kecepatan yang sama ke seluruh bagian dunia dan pasar pun tidak selalu berfungsi efisien sepenuhnya. Karenanya, harga saham untuk satu perusahaan tak selalu sama di pasar saham berbeda.

    Orang yang mengetahui adanya perbedaan harga bisa buy saham itu di bursa berharga lebih rendah, sementara melakukan sell di bursa yang posisi harga-nya lebih tinggi. Dengan demikian, profit pun akan terkunci.

    [B]Arbitrase Dalam Forex[/B]

    Kalau begitu, bagaimana cara melakukan arbitrase dalam forex?

    Trader yang ingin melakukan arbitrase dalam forex pada dasarnya melakukan hal serupa; mereka melakukan buy pada suatu mata uang di broker yang memberikan harga lebih rendah, sementara di saat yang sama melakukan sell di broker yang memberikan harga lebih tinggi. Setelah dikurangi biaya transaksi, maka profit adalah sisa selisih diantara kedua harga. Caranya bisa bermacam-macam, tetapi intinya adalah berusaha memanfaatkan anomali harga.

    Praktek arbitrase forex termasuk strategi yang sering dijalankan oleh perusahaan-perusahaan hedge fund dan pelaku trading forex di level institusional. Namun, jarang yang melakukannya di tingkat trader ritel. Selain karena harga diantara broker forex ritel kurang lebih sama, juga karena tak sedikit broker forex ritel melarang penggunaan arbitrase.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika strategi ini diperbolehkan atau mungkin untuk dijalankan. Cara pertama adalah dengan melakukan arbitrase forex antara dua broker yang memberikan kuotasi harga berbeda untuk suatu pasangan mata uang (Broker Arbitrage). Sedangkan cara kedua bisa menggunakan Triangular Arbitrage yang mirip dengan hedging.

    [B]Broker Arbitrage[/B]

    Dalam bentuknya yang paling sederhana, arbitrase forex dilakukan dengan buy dan sell satu pair yang sama di dua broker yang memberikan kuotasi harga berbeda. Berikut sebuah sampel yang diberikan oleh profitf.com:

    [img]https://s7.postimg.cc/buf87gkrv/capture-20180514-214237.png[/img]

    Perhatikan bahwa selisih harga hanya terjadi dalam selang beberapa detik saja, dan itu pun belum memperhitungkan spread atau biaya trading lainnya. Untuk melakukan strategi Broker Arbitrage, seorang trader harus bisa bertindak secepat kilat.

    [B]Triangular Arbitrage[/B]

    Sebelum menelaah Triangular Arbitrage, pertama-tama kita perlu memahami beberapa konsep dasar forex terlebih dahulu.

    Dalam trading forex, saat kita melakukan buy pada suatu pair mata uang, umpama EUR/USD, maka pada dasarnya kita membeli mata uang pertama (EUR) sekaligus menjual mata uang kedua (USD).

    Sementara itu, nilai sintetis atau teoritis dari pair cross ditunjukkan dari nilai tukar kedua mata uang di dalamnya, versus Dolar AS. Contohnya, jika EUR/USD berada pada harga 1.1505 dan GBP/USD pada 1.4548. Nilai yang tersirat bagi EUR/GBP akan muncul dengan membagi 1.1505 dengan 1.4548, atau (1.1505/1.4548 = 0.7908).

    Ini karena pair-pair mata uang bisa dianggap layaknya bilangan pecahan dengan penyebut dan pembilang. Jadi, EUR/USD x USD/GBP = EUR/GBP x USD/USD = EUR/GBP.

    Nah, jika nilai harga EUR/GBP berbeda dari nilai yang tersirat di pair-pair mayor EUR/USD dan GBP/USD, maka itu memunculkan peluang arbitrase forex.

    Di sini, Triangular Arbitrage terdiri dari tiga posisi trading.

    Andaikan EUR/GBP berada pada harga 0.7911, atau lebih tinggi dari nilai yang tersirat tadi, maka kita perlu melakukan sell pada pair ini. Di saat yang sama, kita juga perlu membuka dua posisi trading di pair EUR/USD dan GBP/USD, untuk menciptakan posisi berlawanan bagi EUR/GBP.

    Ini bisa menyeimbangkan risiko sekaligus mengunci profit. Akan tetapi, karena selisih harganya sangat kecil, maka kita harus bertrading dalam ukuran (lot) besar agar profitnya lumayan. Apalagi, charge swap untuk posisi overnight bisa seketika menghapus profit yang didapat.

    Untuk lebih jelasnya, sebuah ilustrasi di Wikipedia menggambarkan bagaimana seorang trader di Citibank (salah satu top forex dealer) melakukan Triangular Arbitrage setelah melihat adanya selisih harga antara kuotasi harga untuk ketiga pair mata uang itu di Deutsche Bank, Credit Agricole, dan Barclays.

    [img]https://s7.postimg.cc/rsnxxn4q3/capture-20180514-214320.png[/img]

    [B]Risiko Arbitrase Forex[/B]

    Ada yang mengatakan bahwa dengan arbitrase forex, profit bisa dikunci tanpa risiko (risk-free trading). Ini tak sepenuhnya benar. Jika pelakunya adalah trader besar (institusional) atau perusahaan hedge fund, barangkali memang demikian, karena mereka punya kemampuan untuk menciptakan High-Frequency Trading (HFT) dan robot-robot yang bisa secara otomatis melakukan trading secara simultan di berbagai pasar. Namun, eksekusi arbitrase forex memunculkan satu masalah penting bagi trader forex biasa, yaitu bagaimana melakukan eksekusi seketika. Selain itu, slippage yang hanya beberapa pips saja bisa langsung menyapu bersih peluang profit.

    Tentu saja, bukan berarti arbitrase forex tak mungkin dilakukan oleh trader biasa. Sekarang banyak robot trading forex (expert advisor/EA) mengklaim menggunakan teknik arbitrase untuk mendapatkan profit dengan drawdown rendah. Kalau Anda berminat untuk menggunakan software trading arbitrase semacam itu, maka perlu mencermati beberapa risiko lainnya. Diantaranya, risiko scam (robot trading juga ada scam), apakah jenis arbitrase yang dijalankan itu Triangular Arbitrage atau Broker Arbitrage, dan juga apakah broker yang Anda gunakan mengizinkan teknik arbitrase yang digunakan robot itu atau tidak.

    Perhatikan bahwa broker bandar bisa saja menggagalkan eksekusi order secara sepihak, jadi akan berisiko tinggi menjalankan Triangular Arbitrage di broker seperti ini. Bisa-bisa satu posisi tereksekusi ketika dua lainnya gagal. Sementara itu, broker pada umumnya (baik bandar maupun bukan) boleh jadi tak semuanya menyebut-nyebut tentang arbitrase forex di Terms&Conditions yang tersedia, sehingga Anda mungkin harus meminta pernyataan eksplisit dari CS broker tentang apakah arbitrase diperbolehkan atau tidak.

     

    #4435

    jakaduriat
    Participant

                                                  Dolar AS Menguat Tipis Setelah Trump Umumkan Tarif Impor Baru

    Presiden Trump akhirnya resmi mengumumkan bea impor tambahan sebesar 10 persen atas barang-barang China. Merespon hal ini, Dolar AS menguat.

    Dolar AS sedikit menguat pada hari Selasa (18/9) pagi, setelah sempat melemah sepanjang sesi Eropa dan sesi New York pada perdagangan hari Senin kemarin. Sentimen bullish untuk Dolar timbul setelah Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif baru untuk barang-barang China. Dalam situasi konflik dagang AS-China yang kembali memanas, investor memang lebih memilih Dolar AS sebagai safe haven, karena AS dianggap akan lebih diuntungkan oleh perang dagang daripada China.

    Presiden Trump secara resmi mengumumkan kenaikan bea impor sebesar 10 persen atas barang-barang China, sesuai dengan prediksi terbaru yang sebelumnya menurunkan ekspektasi kenaikan dari 25 persen menjadi 10 persen. Selain itu, Trump mengancam akan melakukan ‘aksi ketiga’, apabila China benar-benar melangsungkan ‘serangan balasannya’.

    Pasca pengumuman, Indeks Dolar (DXY) tercatat naik tipis 0.1 persen dan berada di level 94.60. Dolar AS diketahui menguat cukup signifikan terhadap mata uang komoditas seperti Dolar Australia dan Dolar NZ. Akan tetapi, Greenback (sebutan Dolar) terus melemah terhadap Franc Swiss, mengingat eskalasi perdagangan global yang terus meningkat telah mendorong investor beralih ke mata uang safe haven.

    Sayangnya, penguatan tipis Dolar tak mampu bertahan lama. Ketika berita ini diperbarui pada pukul 10:19 WIB, Indeks Dolar sudah melemah lagi ke level 94.46.

    Cuitan Trump Terkait Kenaikan Tarif Import Baru
    Di samping mengumumkan kenaikan tarif sebesar 10 persen atas barang-barang China, Trump juga sempat berkicau di Twitter. Posting yang berasal dari akun terverifikasi milik Presiden AS, @realDonaldTrump, berbunyi sebagai berikut:

    #4436

    jakaduriat
    Participant

                                                         Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Trading Forex

    Jika Anda baru mengenal trading forex, Anda perlu memahami betul bahwa perdagangan forex mengandung sejumlah risiko yang dapat mengakibatkan kerugian. Faktanya, trading forex tergolong dalam jenis investasi ataupun perdagangan yang High Risk, High Return. Dengan kata lain, bersama dengan risiko yang besar, terdapat pula potensi keuntungan sama besarnya. Sebagai trader, tugas kita adalah berupaya mendapatkan keuntungan sembari melindungi modal dari kerugian (loss). Namun, bagaimana cara menghindari loss dalam trading forex? Di sini kita akan membahas berbagai strategi mencegah loss yang telah diterapkan oleh para trader profesional.

    1. Gunakan Stop Loss
    Dalam trading forex atau usaha apapun, kemungkinan rugi merupakan suatu risiko yang perlu dihadapi, tak peduli seberapa kaya atau seberapa ahlinya seseorang. Bahkan para investor dan trader kelas dunia seperti Warren Buffett dan George Soros saja secara terbuka mengakui pernah mengalami kerugian. Hanya saja, mereka berhasil menjaga agar kerugian yang dialami tidak sampai menjadikan mereka bangkrut.

    Nah, salah satu cara untuk mencegah kerugian parah hingga bangkrut itu adalah menggunakan fitur Stop Loss yang telah tersedia pada platform trading atau melakukan Cut Loss secara manual. Memang dengan melakukannya, kita sama saja terpaksa mengakui bahwa kita salah dan harus menanggung rugi. Namun, ini mencegah loss lebih parah. Tanpa Stop Loss atau Cut Loss, kerugian bisa membesar hingga tak terbatas dan menelan habis seluruh modal kita.

    Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Forex

    2. Hindari Percaya Diri Berlebihan
    Boleh jadi, Anda telah menanamkan dana jutaan sebagai modal. Anda juga sudah membeli strategi atau robot trading canggih untuk trading forex. Apakah itu artinya Anda bisa duduk santai ongkang-ongkang kaki menunggu keuntungan saja? Tidak.

    Salah satu kesalahan terbesar trader pemula adalah terlalu percaya diri. Untuk menghindari loss sia-sia, pahami bahwa trading forex merupakan sebuah proses pembelajaran terus menerus dan kondisi pasar selalu berubah-ubah, sehingga kita tidak boleh congkak menganggap keuntungan bisa didapat dengan mudah.

    3. Hindari Over-Trading, Pahami Teknik Manajemen Modal
    Over-trading merupakan sebuah istilah yang merujuk pada situasi ketika trader mempertaruhkan terlalu besar dananya dalam satu transaksi atau lebih dalam satu waktu. Perhatikan bahwa trading forex termasuk perdagangan bersistem margin yang memungkinkan dana untuk naik-turun seiring dengan fluktuasi harga di pasar. Oleh karenanya, kita harus memperhitungkan dengan cermat berapa banyak posisi trading yang bisa dibuka dalam satu waktu, dan berapa lot yang akan diperdagangkan per posisi.

    Banyak orang menganggap paling ideal menggunakan 5 persen dana saja dalam satu waktu. Dana sebesar 5 persen dari modal itu dapat dibagi dalam 1-5 posisi trading. Selain itu, trader juga dapat menerapkan manajemen modal seperti mengatur agar target profit pada setiap posisi trading minimal dua kali lipat dari risiko loss-nya.

    4. Trading pada Saat yang Tepat Saja
    Banyak trader pemula berpikir bahwa agar bisa mendapatkan keuntungan secepatnya, maka harus trading forex setiap hari. Padahal, itu salah kaprah. Para trader profesional baru membuka posisi trading ketika ada sinyal yang terkonfirmasi saja. Apabila kondisi pasar memang sedang sepi atau terlalu acak (tidak muncul sinyal yang jelas), maka mereka takkan memaksakan diri untuk trading.

    Bagaimana cara memastikan bahwa kita hanya trading di saat yang tepat? Milikilah sebuah sistem trading, lalu tuangkan dalam sebuah catatan berisi rencana trading yang diterapkan secara disiplin. Hasil dari penerapan tersebut juga dapat dicatat dalam sebuah jurnal trading, sehingga Anda bisa menggunakannya untuk mengevaluasi kinerja dan belajar dari pengalaman di kemudian hari. Bagi banyak trader profesional, jurnal trading merupakan suatu cara menghindari loss dalam forex yang ampuh.

    Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Forex

    5. Sistem Trading Sederhana
    Ada anggapan lain lagi bahwa semakin banyak indikator teknikal yang kita gunakan dalam chart, maka akan lebih banyak sinyal yang akan kita peroleh. Namun kenyataannya, semakin banyak indikator dalam chart justru bisa membuat kita bingung dan tak bisa mencegah loss, karena sinyal yang diberikan bisa merujuk pada momen berbeda. Oleh karena itu, lebih baik jika Anda menggunakan 2-3 indikator yang benar-benar dipahami saja. Bahkan, ada trader yang memilih untuk trading tanpa indikator agar bisa berfokus pada sinyal dari grafik Candlestick saja.

    6. Memahami Dinamika Berita-Berita Fundamental
    Ada trader yang mengatakan bahwa trading hanya membutuhkan analisa teknikal saja. Namun, itu tidak lantas berarti analisa fundamental itu tidak berguna dan tak perlu dihiraukan. Umpamanya, pengetahuan mengenai jadwal kalender forex terkini dapat membantu trader menghindari momen perilisan berita berdampak tinggi yang bisa mengakibatkan spread melebar dan pergerakan harga jadi kacau sesaat. Pemahaman mengenai berita-berita fundamental juga dapat meningkatkan kesadaran trader mengenai sentimen pasar internasional yang mendasari pergerakan harga.

    7. Perhatikan Aspek Teknikal dan Fundamental Sekaligus
    Dari poin keenam, kita dapat mengenali pentingnya analisa fundamental. Namun, itu juga tak berarti kita bisa mengabaikan analisa teknikal, karena ini dibutuhkan guna menunjukkan level-level harga yang tepat untuk buy dan sell. Idealnya, trading forex memadukan analisa teknikal dan fundamental.

    8. Waspadai Kecurangan Manusia
    Sebagaimana bisnis lainnya, industri forex juga sering ditunggangi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Banyak penipu atau praktek money game berkedok broker forex yang menggondol uang klien mereka sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memahami bagaimana cara memilih broker forex yang baik dan senantiasa meningkatkan pengetahuan mengenai trading forex.

    9. Anda Manusia – Beristirahatlah
    Trading forex online memang bisa dilakukan 24 jam dari rumah masing-masing, sehingga Anda bisa terus-menerus trading. Namun, ingatlah bahwa kita bukan mesin. Jika Anda sakit (lelah fisik dan mental), pasti trading Anda akan hancur. Jadi, sadar dan bersikap bijaklah dalam hal ini. Manusia ada batasnya. Tanpa menyeimbangkan kerja dan istirahat, Anda takkan bisa menghindari loss dalam forex.

    10. Pahami: Tidak Ada Kalah-Menang yang Absolut
    Jika hari ini merugi (loss), tidak usah disesali terlalu dalam dan jangan terbawa emosi. Demikian pula jika Anda berhasil profit, jangan menganggap kalau besok pasti menang lagi. Dalam trading forex, kalah-menang merupakan hal biasa, dapat terjadi kapan saja terhadap siapa saja. Yang penting adalah bagaimana Anda menjaga agar kerugian tak berakibat fatal, sehingga dapat membalikkan situasi menjadi kesuksesan di kemudian hari. Apabila masih ragu apakah bisa melakukannya atau tidak, mendaftarlah untuk membuka akun demo agar dapat berlatih trading secara gratis.

    #4437

    jakaduriat
    Participant

                                                                                    Pelaku Pasar Dalam Trading Forex

    Siapa pelaku-pelaku dalam perdagangan forex?

    Secara umum, pelaku pasar forex berasal dari berbagai golongan, termasuk Pemerintah, Bank dan Institusi Keuangan, Perusahaan Multinasional, Spekulan, Broker, dan trader forex dari kalangan orang kebanyakan seperti kita juga. Simak ulasannya di bawah ini:

    Pemerintah
    Pemerintah merupakan pelaku pasar forex paling berpengaruh. Di banyak negara, perwakilan pemerintah ini bisa dilihat pada bank sentral yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam menjalankan kebijakannya. Dan seperti kita ketahui, anggaran dana belanja suatu negara sangatlah besar, meliputi antar negara dan benua. Jadi, andil suatu pemerintahan negara sangat berpengaruh dalam pasar forex. Khususnya pemerintah dari negara adidaya, seperti Amerika Serikat.

    Faktanya, pemain forex terbesar adalah bank-bank sentral. Setiap negara punya bank sentralnya sendiri, dan bank-bank sentral akan selalu bertindak untuk menjaga kepentingan negaranya. Bank sentral bertanggung jawab untuk mencetak uang, menarik uang, atau membeli dan menjual persediaan uang asing-nya. Karenanya, tindakan bank sentral bisa berdampak besar sekali.

    Indonesia juga punya bank sentral, yaitu Bank Indonesia. Tapi, pengaruh Bank Indonesia tidak besar karena Rupiah terhitung jarang dipakai. Yang pengaruhnya besar itu bank sentral seperti Federal Reserve (The Fed, bank sentral Amerika Serikat), Bank of England (BoE, bank sentral Inggris), European Central Bank (ECB, bank sentral Uni Eropa), Swiss National Bank (SNB, bank sentral Swiss), Bank of Japan (BoJ, bank sentral Jepang), Reserve Bank of Australia (RBA, bank sentral Australia), Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, bank sentral New Zealand), People’s Bank of China (PBOC, bank sentral China), dan Bank of Canada (BoC, bank sentral Kanada). Semua bank sentral ikut bermain di pasar forex, tetapi bank-bank sentral tadi khas karena mata uangnya termasuk mata uang mayor dan punya stok dana besar.

    Bank dan Institusi Keuangan
    Bank dan institusi keuangan adalah peserta yang paling aktif di pasar forex. Di dalamnya ada bank sentral yang jadi perwakilan pemerintah, bank-bank swasta super besar, dan bank komersial biasa. Namun, yang menjadi pelaku pasar forex paling berpengaruh biasanya adalah bank-bank multinasional.

    Ada 10 pemain utama dalam industri forex antara lain: Citi, JP Morgan Chase, UBS, Deutsche Bank, Goldman Sachs, Barclays, HSBC, Morgan Stanley, dan lain sebagainya. Mereka berurusan dengan lembaga keuangan ataupun bank lain untuk bertransaksi jual beli mata uang untuk memenuhi keperluan mereka sendiri maupun untuk kepentingan nasabah. Karena hal inilah, nilai tukar mata uang bergerak naik turun di pasar forex.

    Bank merupakan pelaku pasar forex yang sangat dominan dalam perdagangan mata uang, hingga menciptakan Interbank Market (pasar antar bank). Di situ, bank-bank besar bertransaksi. Harga atau deal yang terjadi di sanalah yang menentukan nilai tukar mata uang. Hasil akhirnya, menjadi seperti yang terlihat oleh trader seperti kita di software trading. Karena pasar forex tidak terpusat (decentralized), maka wajar saja jika bank satu dengan bank lainnya punya sedikit perbedaan dalam nilai tukar.

    Perusahaan Multinasional Komersial
    Mereka berpartisipasi dalam pasar forex karena membutuhkan mata uang asing untuk perdagangan mereka di negara-negara lain. Misalnya, sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris perlu menggunakan pasar valas untuk membeli mata uang yang mereka butuhkan untuk membayar perusahaan mitra mereka di negara lain yang menjual alat-alat berat. Namun, perlu diingat bahwa perusahan komersial juga masih membutuhkan bantuan bank-bank agar bisa berpartisipasi sebagai pelaku pasar forex.

    Spekulan
    Yang dimaksud spekulan di sini bisa berwujud badan atau perusahaan swasta yang bergerak di bidang finansial (pengembangan dana) dan mereka biasanya juga memiliki kemampuan finasial yang tidak terbatas. Jadi, spekulan ini berusaha mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya dari pasar perdagangan. Salah satu spekulan yang paling terkenal mungkin George Soros. Miliuner yang sangat terkenal ini berspekulasi pada penurunan British Pound yang menghasilkan uang 1.2 milliar dollar kurang dari sebulan! Beberapa pengkritik mengatakan bahwa orang-orang seperti ini bertanggung jawab atas krisis keuangan Asia akhir 90-an.

    Broker
    Broker forex adalah pihak yang biasanya berupa perusahaan, institusi, agen, ataupun individu yang didirikan untuk mempertemukan penjual dan pembeli. Broker forex merupakan pelaku pasar forex dengan posisi strategis, karena mereka meneruskan dan mengatur permintaan trading dengan volume kecil (ritel) kepada institusi keuangan yang lebih besar. Sehingga nantinya, setiap permintaan trader bisa diakomodasi di pasar forex yang lebih masif.

    Berkat adanya broker, trader tak harus bermodal besar-besaran. Modal yang diperlukan untuk menjadi pelaku pasar forex pun mengecil, sedangkan potensi profit tetap sama besarnya.

    Trader Forex Ritel
    Siapa trader forex ritel? Itu bisa jadi Anda, saudara Anda, tetangga Anda, atau siapa saja orang kebanyakan yang tak memiliki modal jutaan dolar, tetapi ingin turut mendapatkan keuntungan di pasar forex. Trader forex ritel ini jumlahnya banyak sekali di seluruh dunia, dan semuanya bertransaksi melalui perantaraan broker.

    Sehubungan dengan perkembangan teknologi, broker forex sekarang sudah online. Trader seperti kita bahkan bisa melakukan tradingnya dari rumah menggunakan jasa broker forex, dengan modal serendah puluhan hingga ratusan dolar saja. Untuk bisa mahir, pembelajaran bisa dilakukan secara online, misalnya dengan materi belajar forex di sini. Alternatifnya, langsung mendaftar ke salah satu broker forex populer, lalu belajar trading dengan perangkat akun demodan dana virtual yang disediakan broker.

    #4440

    jakaduriat
    Participant

                                                                                          Resiko Trading Forex

    Dalam dunia investasi pasti tidak dapat lepas dari resiko. Hukum yang berlaku adalah semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula potensi resiko. Demikian pula dalam trading forex. Forex tergolong jenis investasi dengan resiko paling tinggi. Hal ini sudah banyak disebutkan di berbagai sumber. Potensi profit forex lebih tinggi dibanding deposito, saham, atau reksadana; tetapi lebih besar pulalah resiko trading forex.

    Menurut hasil beberapa penelitian, termasuk yang dilakukan oleh AMF Perancis, 90% trader berakhir dengan loss. Atau bisa pula diumpamakan hanya 1 orang yang berhasil, dari 10 orang yang terjun ke dalam trading forex.

    Ngeri bukan? Ya ini adalah faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita, Anda, harus memahami dan memaknai secara benar informasi statistik di atas. Namun, meskipun probabilitas untuk menang dalam forex itu rendah dan tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil. Ada banyak orang yang telah sukses dalam forex, dan kita pun bisa mengikuti jejak mereka. Salah satu caranya dengan memahami resiko trading forex sebelum terjun ke dalamnya.

    Umumnya, resiko trading forex bersumber dari empat hal, yaitu volatilitas harga di pasar forex, penggunaan leverage, broker forex, dan kondisi psikologis kita sendiri sebagai trader.

    resiko trading forex

    Resiko Trading Forex 1: Volatilitas

    Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.

    Pasangan mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu pasangan mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

    Variasi volatilitas harga di pasar forex dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Nampak volatilitas harga dalam kurun waktu harian, mingguan, dan bulanan pada setiap pasangan mata uang berbeda-beda.

    Volatilitas terbesar terdapat pada XAU/USD (Gold vs Dolar AS), sedangkan terendah pada EUR/CHF (Euro vs Franc Swiss). Dari data ini, dapat disimpulkan:

    Akan sulit untuk mendapatkan keuntungan dari trading harian pada pasangan EUR/CHF, karena volatilitas rendah berarti pergerakannya nyaris stagnan.
    Potensi keuntungan sekaligus resiko trading forex tertinggi bisa ditemukan pada XAU/USD.

    Volatilitas XAU/USD yang amat tinggi tersebut membuatnya disukai oleh banyak trader Indonesia. Namun, trader yang memilih resiko trading forex lebih rendah akan condong pada pasangan mata uang dengan volatilitas sedang, seperti GBP/USD, AUD/USD, dan EUR/USD. Anda pun bebas memilih mata uang yang akan ditradingkan sesuai dengan besarnya resiko yang berani ditanggung.

    Resiko Trading Forex 2: Leverage

    Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan “leverage” untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.

    Dengan menggunakan sistem ini, trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.

    Bagaimana kalau dengan menggunakan sistem margin, atau dengan memakai leverage?

    resiko trading forex

    Dengan sistem margin, Anda bisa melakukan trading hanya dengan menyediakan sebagian kecil dari modal yang dibutuhkan. Misal broker menerima margin 1% (leverage 1:100), maka pada contoh di atas, Anda akan bisa melakukan trading hanya dengan modal 1% x 100,000 pound = 1000 pound saja, dan dengan potensi keuntungan tetap sama, yaitu sampai dengan 2000 pound.

    Bersama potensi keuntungan tersebut, muncul pula potensi rugi karena forex dengan besaran kurang lebih sama. Artinya, dengan modal 100 Pound, bisa ada potensi untung maupun rugi 200 Pound per hari. Jadi, modal Anda bisa lenyap hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, atau menit. Dengan kata lain, fasilitas Leverage bisa membantu trader bermodal kecil untuk profit, tetapi juga membuka kemungkinan loss lebih besar daripada modal. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati agar jangan memilih leverage yang terlalu tinggi, guna menjaga risiko trading forex tetap rendah.

    Resiko Trading Forex 3: Broker Forex

    Hal lain yang memperbesar resiko adalah: kemudahan-kemudahan seorang trader untuk bisa memulai melakukan trading forex dengan cepat dan nyaris instan. Ya, saat ini broker-broker sangat memanjakan trader baru (pemula) dengan kemudahan deposit dana, bahkan plus bonus, modal trading gratis, dan lain sebagainya.

    Dalam hal ini, trader perlu memperhatikan bahwa broker forex merupakan perusahaan bisnis yang tentu ingin mendapatkan keuntungan. Mereka tidak akan mengadakan promosi besar-besaran tanpa mengharapkan laba yang lebih besar lagi. Jadi, ketika akan menggunakan bonus dan promosi broker, perhatikan aturan-aturannya.

    Sebagai contoh, coba perhatikan tabel berikut ini:
    Nama Broker Besar Modal Gratis Syarat

    Bonus hanya berlaku selama 7 hari dan tak bisa ditarik.
    Profit bisa ditarik dengan syarat tertentu.
    Setelah masa bonus usai, akun bonus berubah menjadi akun Unlimited.

    Bonus berlaku selamanya, tetapi tak bisa ditarik.
    Profit bisa ditarik tanpa syarat.
    Otomatis diberikan untuk trader baru.

    Dalam kedua contoh di atas, nampak modal gratis yang diberikan broker tidak dapat ditarik sama sekali. Jadi, jika Anda mendaftar dengan harapan mendapatkan uang secara cuma-cuma, maka pasti akan kecewa. Tujuan broker menyediakan bonus-bonus tersebut adalah agar Anda mencoba layanan trading mereka, kemudian melakukan deposit jika sudah cocok.

    Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati jika mendapati bonus yang besarnya fantastis, tetapi syarat dan aturan untuk mengklaimnya kurang jelas. Memang ada bonus tulen dalam rangka promosi membesarkan nama broker, tetapi ada pula bonus menyesatkan. Jika besarnya sudah tidak masuk akal, maka perlu hati-hati agar nantinya tidak berbalik menjerat.

    Resiko Trading Forex 4: Pribadi Trader

    Seorang trader bisa memulai trading hanya dalam hitungan hari bahkan jam kalau mau. Padahal, untuk bisa sukses sebagai trader, kita perlu belajar trading forex terlebih dahulu. Terlalu cepat masuk sama saja dengan bunuh diri; bisa dipastikan dana (modal) akan hangus. Apabila kita hanya memasukkan sedikit dana, lalu merugi, maka itu bisa menjadi bahan pembelajaran efektif. Tetapi bagaimana kalau ternyata dana yang dimasukkan dalam jumlah yang sangat besar? Tentu rasanya sangat menyakitkan.

    Forex adalah model investasi beresiko tinggi. Ketidaktahuan akan membuat resiko trading forex membesar. Sebaliknya, semakin dalam pengetahuan, semakin terlatih psikologis kita menghadapi pasar, maka akan menghasilkan keuntungan yang lebih menjanjikan.

    Oleh karenanya, sabar dan jangan terburu-buru untuk menerjuni dunia trading forex. Jangan tergiur oleh janji-janji profit dan income yang spektakuler. Memang janji keuntungan besar akan menjadi motivasi trading forex yang amat menarik, tetapi apabila tak diimbangi oleh informasi dan latihan yang benar, maka ibarat “orang buta yang semangat berlari menuju jurang”. Sebelum menanamkan dana tabungan bertahun-tahun dalam trading forex, simak Tips Menghindari Kekalahan Dalam Forex, lalu berlatihlah di akun demo forex untuk meningkatkan keterampilan Anda terlebih dahulu.

    #4441

    jakaduriat
    Participant

                                                              Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Di pasar forex, kita membeli atau menjual mata uang, dengan tujuan untuk mendapatkan uang (keuntungan/profit) dari perubahan harga. Dari sudut pandang ini, aktivitas trading forex sebenarnya mirip dengan transaksi pasar keuangan pada umumnya, seperti saham. Jika Anda telah memiliki pengalaman dalam saham, seyogyanya Anda tidak akan menemui kesulitan dalam melakukan trading forex. Namun, Anda juga tetap bisa bertrading forex meski tak ada pengalaman sama sekali dalam investasi lain.
    acy

    Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok antara transaksi di pasar forex dengan pasar saham atau pasar lainnya. Yang pertama dan terutama adalah, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Berbeda dengan saham dimana kita baru bisa untung jika harga naik saja.

    Kenapa bisa begitu?

    Ini karena dalam forex, jual beli mata uang dilakukan secara berpasang-pasangan. Misalnya bila kita melakukan ‘buy’ pasangan EUR/USD, berarti kita membeli mata uang Euro dengan menjual Dolar AS di saat bersamaan. Dalam hal ini, kita mengharapkan Euro akan menguat jadi lebih tinggi di masa depan dibanding sekarang. Dan jika harapan itu benar-benar terwujud, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak naik, dan kita bisa mendapatkan uang dari trading forex.

    Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Sebaliknya, apabila kita melakukan ‘sell’ EUR/USD, artinya kita menjual mata uang Euro dengan membeli Dolar AS di saat bersamaan. Hal itu kita lakukan ketika mengharapkan Dolar AS akan makin menguat dibanding Euro di masa depan. Apabila itu terjadi, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak turun, dan kita tetap bisa mendapatkan uang dari trading forex biarpun nilai tukar Euro menurun.

    Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Sejumlah Konsep Penting Dalam Transaksi Forex
    Dari pembahasan di atas, tentu Anda sudah bisa menyimpulkan sejumlah konsep dasar dalam forex. Nah, di bagian ini kita akan memaparkan lebih lanjut.

    Pasangan Mata Uang
    Penulisan instrumen trading forex selalu ditulis dalam pasangan, seperti EUR/USD, GBP/USD atau USD/JPY. Sebabnya, dalam setiap transaksi valuta asing kita secara bersamaan membeli satu mata uang dan menjual yang lain.
    Dalam satu pasangan, mata uang pertama yang tercantum di sebelah kiri garis miring (“/”) dikenal sebagai mata uang dasar (Base Currency). Sedangkan mata uang kedua di sebelah kanan disebut mata uang counter (Counter Currency).

    Beli/Jual Dalam Trading Forex
    Dalam perdagangan forex, istilah yang paling umum digunakan adalah:
    Beli (Buy atau Long): Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan naik.
    Jual (Sell atau Short) : Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan turun.

    Rate/Nilai Tukar/Harga
    Harga dalam trading forex terbentuk di pasar yang skala-nya internasional. Harga-harga itu akan terlihat pada software trading yang diberikan broker untuk kita gunakan sebagai trader, dalam bentuk grafik. Contohnya seperti di bawah ini:

    Grafik Harga Dalam Trading Forex

    Lihat ke sisi kanan gambar. Nampak angka 1.1593 dalam kotak putih. Itu merupakan harga EUR/USD saat ini. Akan tetapi, jika kita akan melakukan buy atau sell, maka yang akan dipakai bukan harga itu, melainkan harga yang nampak pada kotak merah di pojok kiri atas gambar.

    Kenapa begitu? Karena selisih diantara kedua harga itu akan menjadi keuntungan bagi broker atau lembaga yang menjadi perantara Anda dengan pasar. Hal ini bisa diumpamakan sebagai kurs jual dan kurs beli jika Anda melakukan penukaran valas di Money Changer.

    Selisih Harga Penawaran Dan Permintaan (Spread)
    Harga Penawaran (Bid) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan menjual (sell) mata uang dasar.
    Harga Permintaan(Ask) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan membeli (buy) mata uang dasar.
    Harga penawaran adalah selalu lebih rendah dari permintaan, dan selisih tersebut sering disebut dengan nama Spread.

    Close/Tutup Transaksi
    Setelah Anda membuka posisi di suatu pasangan mata uang, tentu nantinya Anda akan perlu juga menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan trading forex. Caranya dengan melakukan Close.
    Jadi:
    Jika semula Anda Buy, untuk menutup berarti CLOSE (Sell).
    Jika semula Anda Sell, untuk menutup berarti CLOSE (Buy).

    Selanjutnya, lihat contoh konkrit di bawah tentang bagaimana cara mendapatkan uang dari trading forex.

    Contoh Praktek Mendapatkan Uang Dari Trading Forex
    Mari lakukan simulasi dengan pasangan mata uang GBP/USD (Poundsterling dan Dolar AS).

    Suatu waktu, GBP/USD menampilkan harga bid 1.2800 dan harga ask 1.2804. Jika saat itu Anda memperkirakan nilai GBP akan menguat/naik, maka Anda mengambil posisi BUY GBP/USD di 1.2804. Setelah beberapa waktu, harganya akan berubah. Bisa bergerak naik, bisa juga bergerak turun.

    Keuntungan dan Kerugian dalam Trading Forex

    Apabila perkiraan Anda benar, nilai GBP/USD akan bergerak naik. Umpamanya sampai ke angka yang tertulis pada kotak Skenario 1. Nah, itulah kesempatan Anda untuk bisa merealisasikan keuntungan trading forex dengan melakukan CLOSE (Sell) GBP/USD di 1.2820.

    Dari 1 transaksi trading forex tadi, keuntungan yang diperoleh adalah: 1.2820 – 1.2804 = 16 Pip (Pip adalah pergerakan harga terkecil tersedia dalam mata uang).

    Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau ternyata harga GBP/USD bergerak ke arah berbeda, atau tidak sesuai dengan perkiraan Anda?

    Umpamanya GBP/USD ternyata malah turun ke angka seperti tercantum pada kotak Skenario 2. Jika Anda melakukan CLOSE (Sell) pada posisi ini, berarti: 1.2770 – 1.2804 = -34 Pip (Anda rugi 34 Pip).

    Syukurnya, dalam trading forex, kapan Anda melakukan CLOSE, ini tergantung analisa dan terserah Anda. Apakah diperkirakan GBP/USD akan terus turun? Jika begitu, maka sebaiknya Close sekarang untuk meminimalkan kerugian. Atau Anda yakin GBP/USD akan kembali naik? Kalau begitu, jangan Close sekarang, tunggu harga naik kembali untuk mendapatkan profit.

    Sederhana, bukan!?

    Pip yang Anda peroleh disini merupakan keuntungan bagi Anda. Hanya saja, untuk mengalihkan keuntungan dalam bentuk pip menjadi uang, diperlukan perhitungan lagi.

    Menghitung Keuntungan Trading Forex
    Pip akan menjadi berapa uang (dollar), tergantung pada jumlah lot serta besar kontrak yang Anda gunakan.

    Jumlah lot merupakan Volume transaksi yang Anda isikan pada formulir order saat buka posisi trading forex. Sedangkan besar kontrak biasanya terlampir dalam jenis akun yang Anda pilih saat membuka rekening di broker forex.

    Umumnya, ada tiga jenis kontrak:

    Kontrak standar: 100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
    Kontrak mini: 10,000 unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
    Kontrak mikro: 1,000 unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seribu USD).

    Ilustrasi perhitungan dari profit di Skenario 1 tadi, dengan asumsi order sebanyak 2 lot dan menggunakan kontrak yang standar, akan menjadi seperti ini:

    Keuntungan($) = Pip Profit X Contract Size($) X Lot
    Keuntungan($) = 16 pip X 100.000 USD X 2 Lot = 320 USD.

    Jadi, coba kita rangkum dalam gambar berikut.

    Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

    Melihat contoh ilustrasi penghitungan di atas, boleh jadi tersirat dalam benak Anda, “Kalau begitu, modal trading forex itu sampai ribuan dolar? Kontrak paling kecil yang mikro saja seribu dolar, kalau standar malah seratus ribu. Mahal dong.”

    Tidak. Walaupun tatanan kontrak-nya demikian, tetapi modal untuk trading forex bisa semurah 10 USD saja. Kok bisa begitu?

    Ini karena ada broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage.

    Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10×100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker.

    Kecil, bukan!? Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

    Lebih menguntungkan lagi bagi kita sekarang ini, semua platform/software trading dari broker telah melakukan proses perhitungan di atas secara otomatis. Sehingga, kita dengan mudah mengetahui nilai dolar dari keuntungan kita tanpa perlu susah-susah menghitung lagi, cukup berupaya melakukan transaksi yang profit saja.

    Bagi Anda yang suka berhitung, bisa melihat penjelasan lebih lengkap di artikel khusus tentang bagaimana menghitung profit pips. Namun, bila sudah cukup puas dengan penjelasan ini dan ingin melihat langsung bagaimana melakukan order buy dan sell, mendaftarlah untuk membuat akun demo. Dengan akun demo di broker forex, Anda bisa melakukan simulasi trading forex menggunakan uang virtual (bukan uang sungguhan) secara gratis. Anda pun bisa langsung menerapkan pengetahuan yang didapat dari berbagai materi belajar trading forex.

    #4443

    jakaduriat
    Participant

                                                                                              Kelebihan Trading Forex

    Ada berbagai alasan mengapa banyak orang kini melirik trading forex sebagai sumber penghasilan tambahan maupun pekerjaan utama. Beberapa kelebihan dalam trading forex online dibandingkan dengan trading atau investasi lain adalah:

    1. Trading Forex Bisa Dilakukan Dimana Saja.
    Transaksi forex masa kini dapat dilakukan secara online, dengan komputer, laptop, tablet, maupun ponsel pintar, hanya dengan klik pada software trading yang sudah disediakan broker. Ditambah kecepatan dan biaya internet yang makin hari makin murah, secara keseluruhan biaya untuk bisa trading forex online sangat kecil dan terjangkau. Inilah kelebihan trading forex nomor satu.

    2. Bisa Jual-Beli Kapan Saja.
    Menurut data Bank for International Settlements (BIS), sebuah lembaga yang menaungi bank-bank sedunia, pasar forex memiliki likuiditas (ketersediaan dana) sangat tinggi hingga mencapai rata-rata $5.3 triliun per hari. Hal ini menjadikan pasar forex sebagai pasar terbesar di dunia, bahkan bila dibandingkan dengan bursa saham terkenal di Amerika Serikat sekalipun.

    Oleh karena besarnya ketersediaan dana di pasar forex, maka kapanpun Anda ingin menjual, akan selalu ada pembeli. Demikian pula sebaliknya, kapan saja Anda ingin membeli, akan selalu ada penjual. Tak ada sistem antrian seperti dalam perdagangan saham yang tak jarang mengharuskan penjual/pembeli menunggu beberapa jam hingga berhari-hari agar ada yang menyepakati harga terlebih dahulu.

    3. Trading Forex Menyajikan Peluang Keuntungan Dua Arah.
    Trading forex dilakukan dalam pasangan mata uang. Misalnya dalam pasangan EUR/USD: transaksi “buy” berarti membeli Euro sambil menjual Dolar AS, sedangkan transaksi “sell” berarti menjual Euro sambil membeli Dolar AS. Saat memperkirakan Euro akan melemah dan USD menguat, maka trader akan membuka posisi trading “sell”. Sebaliknya, ketika memperkirakan Euro akan menguat dengan USD melemah, maka trader akan membuka posisi trading “buy”. Dengan demikian, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan, baik saat suatu mata uang melemah maupun menguat.

    Selain itu, kelebihan trading forex lainnya adalah bisa dilakukan pada berbagai macam mata uang di seluruh dunia, sehingga kita takkan kehabisan peluang profit. Walaupun, pada umumnya trader memperdagangkan tujuh pasangan mata uang utama saja: EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, NZD/USD, USD/CHF, AUD/USD, dan USD/CAD.

    4. Pasar Forex Buka 24 Jam Non Stop, 5 Hari Seminggu.
    Pasar keuangan lainnya seperti saham biasanya hanya buka sesuai jam kerja biasa antara hari Senin hingga Jumat. Namun, pasar forex buka 24 jam sehari, hanya hari Sabtu dan Minggu market tutup.

    Artinya, sebagai trader forex, Anda akan bisa mengatur jam trading sendiri. Jika Anda lebih suka bekerja di pagi hari karena memiliki pekerjaan utama lain; tidak menjadi soal, Anda bisa trading forex pada malam harinya. Atau sebaliknya. Anda dapat trading forex pada siang hari ketika Anda telah memiliki kesibukan pekerjaan di malam hari. Atau jika Anda ingin mengkhususkan hanya trading di waktu-waktu paling menguntungkan saja, maka bisa menengok waktu dan jam trading forex terbaik.

    5. Trading Forex Bisa Dengan Modal Seadanya Dan Biaya Rendah.
    Dalam trading forex, ada sistem margin dan leverage. Sistem margin dan leverage itu memungkinkan broker forex untuk “meminjamkan dana” secara proporsional dengan jaminan dana yang diberikan oleh trader. Contohnya dengan leverage 1:200, maka trader cukup memberikan deposit untuk margin sebesar $100 saja agar bisa bertrading dengan kekuatan dana $20,000 (dari 100 dikalikan 200). Margin dan leverage ini membuat trading forex tak membutuhkan modal besar.

    Dulu kita mengenal bahwa untuk bisa trading forex diperlukan dana modal minimal puluhan ribu dollar. Tetapi sekarang tidak lagi. Dengan modal $10 pun, kita sudah bisa trading forex. Bahkan ada broker yang memberikan modal cuma-cuma untuk trading. Seperti broker FBS, broker Agea, dan broker FXOpen. Memang jumlahnya tidak banyak, rata-rata $5-10, tapi lumayan bukan, untuk coba-coba!?

    Bonus berlaku selamanya, tetapi tak bisa ditarik.
    Profit bisa ditarik tanpa syarat.
    Otomatis diberikan untuk trader baru.

    Bonus hanya berlaku selama 7 hari dan tak bisa ditarik.
    Profit bisa ditarik dengan syarat tertentu.
    Setelah masa bonus usai, akun bonus berubah menjadi akun Unlimited.

    Selain itu, persaingan bisnis antar broker pun membuat biaya komisi trading yang harus dibayarkan trader menjadi semakin rendah dan kompetitif. Kemajuan teknologi memberikan kita kebebasan untuk memilih broker forex dengan biaya trading terendah dan fasilitas software trading tercanggih sebagai penghubung kita dengan pasar forex.

    6. Belajar Dan Latihan Trading Forex Tersedia Gratis.
    Ada lagi fasilitas dari broker berupa akun trading demo. Dengan sistem ini, kita dapat belajar dan berlatih persis seperti trading forex sesungguhnya, namun terlepas dari risiko rugi. Kok bisa? ya, karena dana yang digunakan adalah virtual atau mainan saja, dan fasilitas ini pun diberikan secara cuma-cuma oleh broker forex. Jadi, kalau kalah tak perlu mengganti uang, walau kalau menang pun tak bisa diuangkan. Akun demo ini ditujukan untuk para pemula yang ingin berlatih dan belajar dulu sebelum terjun secara ke dunia trading forex.

    #4445

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                 Analisa fundamental

    adalah cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial berdasarkan data ekonomi dan berita-berita yang menjadi pusat perhatian pelaku pasar. Trader yang melakukan analisa fundamental forex akan mengamati bagaimana data-data ekonomi seperti inflasi dan pengangguran mempengaruhi penilaian baik atau buruknya prospek ekonomi suatu negara, kemudian meneliti bagaimana efeknya terhadap nilai tukar mata uang.

    Contoh Analisa Fundamental Forex
    1. Rencana kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed Funds Rate/FFR) biasanya mendorong penguatan Dolar AS. Namun, agar bank sentral dapat menaikkan suku bunga, dibutuhkan inflasi sesuai target, tingkat pengangguran rendah, dan pertumbuhan ekonomi stabil. Apabila ada indikasi inflasi lesu, pengangguran meningkat, dan pertumbuhan melambat; maka dapat berdampak pada gagalnya kenaikan suku bunga, sehingga pengguna analisa fundamental akan memandang Dolar AS berbias bearish (sell atas Dolar AS).

    2. Yunani termasuk salah satu negara dalam kesatuan Zona Euro. Setelah keluar rumor krisis utang pada akhir tahun 2009, Yunani menghadapi ancaman gagal bayar pada awal tahun 2010. Berita-berita seputar krisis utang tersebut membuat banyak pelaku pasar khawatir kalau bakal meluas ke negara-negara Uni Eropa lainnya, atau bahkan mengakibatkan Uni Eropa bubar. Akibatnya, Euro tertekan berat, sebagaimana nampak pada grafik berikut ini. Euro baru mampu beranjak setelah para debitur Yunani menyetujui bailout dan pelonggaran jadwal pembayaran utang berkali-kali. Seorang trader pengguna analisa fundamental akan cenderung menganggap Euro bearish (sell atas Euro) selama krisis Yunani dinilai berisiko besar.

    Dasar-Dasar Analisa Fundamental Dalam Forex
    Dalam analisa fundamental, prospek ekonomi bagus biasanya diterjemahkan sebagai peluang penguatan nilai tukar mata uang. Sedangkan jika perekonomian memburuk maka dianggap dapat melemahkannya. Namun, penafsiran mengenai prospek ekonomi dan dampaknya pada mata uang tak bisa dilakukan secara sembarangan.

    Umumnya, trader pemula menganggap bahwa asalkan data ekonomi semakin bagus, maka mata uang pasti menguat. Padahal, ini salah kaprah. Dalam analisa fundamental, perlu dipahami bahwa:

    1. Penggerak yang mendorong naik-turunnya nilai tukar mata uang bukanlah data ekonomi, melainkan sikap pelaku pasar.

    Pelaku pasar biasanya sudah memiliki ekspektasi sendiri sebelum data ekonomi dirilis. Apabila ekspektasi tak terpenuhi, maka data dianggap buruk. Jadi, trader tak bisa hanya memperhitungkan data terkini dan data periode sebelumnya saja. Contohnya, kenaikan suku bunga selayaknya mendorong penguatan mata uang. Namun, jika katakanlah suku bunga naik dari 1.0% menjadi 1.15% saja, padahal pasar mengharapkan kenaikan hingga 1.25%; maka mata uang takkan menguat.

    Pada Kalender Forex, biasanya telah dicantumkan data periode sebelumnya (previous), ekspektasi (forecast), dan data terkini (actual) yang baru akan terisi setelah laporan terkait dipublikasikan. Oleh karenanya, Kalender Forex merupakan sebuah “senjata” penting bagi pengguna analisa fundamental.

    Kalender Forex Untuk Analisa Fundamental (Baca juga: Tools Kalender Forex)

    Kalender Forex biasanya menggolongkan peristiwa penting (event) menjadi tiga, ditampilkan dalam bentuk simbol kepala banteng, tanda pentung, atau kode warna. Pada gambar di atas, simbol tersebut artinya:

    Kepala Banteng 1: Peristiwa berdampak rendah di pasar forex. Biasanya, rilisan ini berpengaruh pada pasar obligasi atau saham, sehingga efeknya pada forex cenderung minimal.
    Kepala Banteng 2: Peristiwa berdampak menengah. Event bersimbol ini dapat berdampak besar jika terjadi pada hari-hari ketika tak ada berita berdampak tinggi.
    Kepala Banteng 3: Peristiwa berdampak tinggi di pasar forex. Saat-saat mendekati waktu yang tercantum, biasanya pergerakan harga menjadi sulit ditebak, antara flat (mendatar/stagnan) atau justru sangat fluktuatif (choppy). Trader pengguna analisa teknikal sering menghindari pasar pada momen-momen seperti ini.

    2. Pergerakan harga merupakan akumulasi dari sikap pelaku pasar menanggapi berbagai berita dari banyak negara, bukan hanya satu laporan saja. Jadi, seandainya Anda trading pasangan EUR/USD, maka harus memperhitungkan fundamental global, Amerika Serikat, dan Zona Euro. Sekedar kabar suku bunga AS meningkat saja takkan cukup untuk membuat Dolar AS menguat. Apalagi, dalam hal pengumuman suku bunga AS, faktor yang lebih berpengaruh biasanya justru pidato para pejabat bank sentral AS, bukan nominal bunga itu sendiri.

    3. Sehat-tidaknya sebuah perekonomian ditunjukkan oleh pertumbuhan secara berimbang dan berkelanjutan, bukan oleh angka-angka semata. Dengan kata lain, dalam menerjemahkan data-data ekonomi, tidak ada istilah “semakin rendah, semakin baik” ataupun “semakin tinggi, semakin baik”.

    Umpamanya; inflasi terlalu tinggi itu dianggap buruk, tetapi inflasi kelewat rendah juga tidak baik. Biasanya, otoritas masing-masing negara memiliki target atau acuan tertentu yang berbeda-beda. Negara maju seringkali mematok target inflasi di kisaran 2-3%, sedangkan negara berkembang sekitar 3-4%. Apabila inflasi di negara berkembang jatuh ke 2%, maka bisa berdampak buruk bagi mata uangnya. Sebaliknya, angka yang sama di negara maju boleh jadi merupakan kabar baik yang bisa mendongkrak nilai mata uangnya.

    4. Setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan bank sentral merupakan “trade-off”, yaitu keputusan yang diambil dengan mengorbankan suatu aspek untuk mencapai peningkatan dalam aspek yang lain. Oleh karenanya, tak ada kebijakan yang sempurna tanpa efek negatif sama sekali. Penilaian atas kebijakan harus berpatok pada “apakah ini akan menarik dana investasi atau tidak?”

    Tugas pemerintah adalah menyeimbangkan berbagai trade-off untuk mencapai pertumbuhan stabil; bukan mengambil keputusan yang membahagiakan semua pihak. Jadi, seorang trader tidak boleh berpandangan salah kaprah seperti “karena banyak orang protes pada kebijakan anu, berarti kebijakan itu jelek dan mata uangnya bakal jatuh”. Perspektif investor selalu bermotif profit; meskipun suatu kebijakan ditolak oleh rakyat, jika itu bagus bagi iklim investasi maka akan disambut baik.

    Cara Mempelajari Analisa Fundamental Forex
    Untuk memahami analisa fundamental dengan benar dan utuh, seorang trader sebaiknya mempelajari ilmu ekonomi dan kaitannya dengan pasar finansial, termasuk makroekonomi, moneter, fiskal, dsb. Namun, seorang trader tak harus memiliki latar belakang sekolah ekonomi untuk memahaminya; bahkan seorang sarjana ekonomi belum tentu mampu melakukan analisa fundamental dengan tepat.

    Jadi, apa yang harus dilakukan untuk menguasai analisa fundamental? Ikuti langkah-langkah berikut:

    Kenali macam-macam indikator ekonomi dan berita yang berpengaruh dalam trading forex.
    Ketahui mana saja berita-berita paling penting dalam forex yang berdampak paling besar, khususnya data-data dari Amerika Serikat. Tandai event-event berdampak tinggi pada Kalender Forex.
    Pahami cara trading forex menggunakan berita.
    Apabila Anda berminat untuk menggunakan berita-berita tadi untuk mendapatkan keuntungan cepat, maka pelajari strategi News Trading. Namun, jika ingin menerapkan analisa fundamental layaknya para trader kawakan, maka pelajari cara benar menganalisis fundamental.
    Terakhir, banyak-banyaklah membaca artikel-artikel bertema ekonomi dan ikutilah berita forex. Seorang trader pengguna analisa fundamental akan kehilangan arah apabila tak mengikuti berita-berita ekonomi secara rutin.

    #4447

    jakaduriat
    Participant

                                                                                                Cara Analisa Forex

    Cara analisa forex umumnya dibagi dua, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Ada juga yang menambahkan analisa sentimen dan analisa intermarket sebagai pelengkap. Sebagian besar trader menggabungkan beberapa cara analisa forex untuk mendapatkan gambaran lebih komplit mengenai kondisi pasar, tetapi ada trader yang fokus pada salah satu diantaranya saja.

    Trader pemula perlu belajar macam-macam cara analisa forex serta perbedaan karakteristik masing-masing, sebelum mulai trading sungguhan. Setelah itu, ketahui apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan analisa forex agar dapat mencapai kesimpulan yang tepat dan mendukung Anda dalam upaya meraup keuntungan.

    Macam-Macam Cara Analisa Forex
    1. Analisa Fundamental
    Analisa Fundamental adalah cara analisa forex dengan menelaah pergerakan harga berdasarkan data ekonomi dan berita-berita yang ramai diperbincangkan di pasar finansial. Trader pengguna analisa fundamental akan mengamati data-data ekonomi yang berpengaruh pada pengambilan keputusan pelaku pasar, seperti inflasi, suku bunga, Gross Domestic Product (GDP), pengangguran, dan lain sebagainya. Selain itu, berita-berita terkait stabilitas politik dan keamanan juga sering disoroti untuk menyimpulkan apakah perekonomian suatu negara sehat atau tidak.

    Contohnya: seorang trader yang menelaah fundamental pasangan mata uang EUR/USD menemukan bahwa kondisi ekonomi Amerika Serikat lebih baik dibanding Zona Euro. Ia mengetahui bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dapat mendorong investor untuk menanamkan lebih banyak dana di Amerika Serikat. Dalam situasi ini, ia bisa memutuskan untuk melakukan buy USD terhadap EUR (sell EUR/USD).

    Cara Analisa Forex Fundamental (Baca juga: Analisa Fundamental Dalam Trading Forex)

    2. Analisa Teknikal
    Analisa Teknikal adalah cara analisa forex dengan mengukur perubahan harga menggunakan perangkat statistik seperti grafik (chart) dan rumus-rumus matematis. Penerapan analisa teknikal membutuhkan grafik harga (chart) dan indikator yang ditelaah dengan metode tertentu.

    Dahulu, trader perlu menggambar chart dan melakukan perhitungan analisa teknikal secara manual. Namun, kini chart dan indikator teknikal yang dibutuhkan sudah terintegrasi dengan platform trading forex online, sehingga lebih mudah. Trader cukup memahami metode analisa teknikal (cara membaca grafik dan indikator) saja. (Baca juga: Analisa Teknikal Dalam Trading Forex)

    Contohnya, seorang trader yang menganalisa pasangan mata uang GBP/USD akan melihat grafik harga, kemudian menerapkan indikator teknikal seperti dalam gambar berikut ini:

    Cara Analisa Forex Teknikal

    Dari tampilan tersebut, trader akan menyimpulkan bahwa harga pada GBP/USD sedang mengalami bearish (tren harga menurun) dan trader memiliki peluang untuk sell. Bagaimana bisa menyimpulkan demikian? Karena trader telah mengetahui cara memaknai Moving Average dan indikator RSI yang diterapkan pada grafik harga.

    3. Jenis Analisa Forex Lainnya
    Selain fundamental dan teknikal, sebagian trader ada juga yang menelaah cabang analisa forex lainnya: analisa sentimen dan analisa intermarket. Namun, umumnya trader hanya menggunakannya sebagai pendukung analisa fundamental dan teknikal saja.

    Analisa Sentimen adalah cara analisa forex dengan mengamati kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar untuk mengantisipasi pergerakan harga. Pada umumnya, ada empat sentimen yang dapat timbul di pasar finansial, yaitu sentimen bullish, sentimen bearish, minat risiko tinggi (risk appetite), serta penghindaran risiko (risk avoidance). (Baca juga: Apa Maksud Dari Sentimen Pasar? )

    Analisa Intermarket adalah cara analisa forex dengan menelaah hubungan dan interaksi antara empat kelompok aset finansial utama, yaitu saham, obligasi, komoditas, dan mata uang (forex). Contohnya, diketahui ada korelasi positif antara indeks saham dan nilai tukar mata uang suatu negara. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka penguatan indeks Nikkei (bursa Jepang) dapat berpengaruh bullish bagi Yen, sehingga trader memperkirakan USD/JPY akan menurun. (Baca juga: Trading Forex Dengan Analisa Intermarket)

    Prinsip-Prinsip Analisa Forex
    1. Memahami Faktor-Faktor Yang Menggerakkan Pasar
    Salah satu kunci dari kesuksesan trading adalah memahami mengapa suatu pergerakan terjadi di pasar. Jadi, misalnya ketika Anda melihat harga turun, selidikilah mengapa harga turun.

    Faktor-faktor penggerak dapat berasal dari aspek fundamental, teknikal, sentimen pasar, maupun intermarket. Penting pula untuk dipahami bahwa:

    Faktor-faktor penggerak pasar dalam suatu waktu itu selalu bermacam-macam; tak ada pergerakan harga yang hanya dipacu oleh satu sebab saja.
    Pengaruh faktor-faktor tersebut akan terus berubah-ubah dari waktu ke waktu.

    Contohnya, minggu lalu Dolar AS merosot terhadap Euro karena tingkat pengangguran AS dilaporkan meningkat dan tiada indikasi suku bunga akan naik; sedangkan Zona Euro berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi bagus. Namun, pekan ini Dolar AS kembali menguat. Ada apa gerangan? Dengan menyimak berita-berita forex, trader mungkin akan menemukan bahwa data inflasi meningkat sehingga mendukung kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Dari sisi Euro boleh jadi tak ada perubahan kondisi apapun, tetapi bisa jadi pula ada berita buruk.

    Contoh lain lagi, indeks saham AS terus menerus meningkat sebagai imbas dari kondisi ekonomi yang baik. Namun, suatu waktu mendadak indeks saham AS jatuh. Apakah itu artinya kondisi ekonomi memburuk? belum tentu. Boleh jadi, ada faktor teknikal. Umpamanya, harga telah mencapai level psikologis tertentu yang menjadi patokan bagi investor untuk menilai saham sudah naik terlalu tinggi, sehingga dimulailah aksi jual dalam rangka profit-taking.

    Karena faktor-faktor penggerak pasar bisa berubah-ubah, maka trader disarankan jangan terpaku pada grafik harga saat ini saja, melainkan juga grafik harga pada timeframe yang lebih besar. Misalnya, meskipun Anda akan trading pasangan mata uang NZD/USD pada timeframe H1, tetapi ada baiknya menengok pula bagaimana dinamika pada timeframe H4 dan Daily. (Baca juga: Mengenal Timeframe Dalam Forex)

    2. Mengetahui Konsensus Pasar
    Setelah memahami faktor-faktor apa saja yang menggerakkan pasar, langkah selanjutnya adalah mengetahui pandangan umum para pelaku pasar (konsensus). Sebaiknya, jangan memaksakan penerjemahan Anda sendiri; karena yang mengendalikan pasar bukan keputusan trading Anda, melainkan pembeli dan penjual yang jumlahnya banyak sekali.

    Bagaimana caranya mengetahui konsensus pasar? Setiap cara analisa forex telah mencakup bahasan ini. Dalam analisa fundamental, biasanya dilihat dari proyeksi kesehatan ekonomi-politik-keamanan suatu negara dalam suatu waktu jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada analisa teknikal, trader dapat melihat kekuatan buyer-seller (supply-demand) pada grafik harga.

    3. Menyimpulkan Apakah Kondisi Pasar Cocok Untuk Trading
    Analisa forex tidak berhenti sebatas menyelidiki faktor-faktor penggerak dan konsensus pasar saja, melainkan diharapkan menghasilkan suatu kesimpulan bagi trader mengenai apakah akan trading atau tidak. Dan jika diputuskan akan trading, harus diputuskan pula dimana atau kapan trader akan entry (eksekusi buy/sell) dan exit (close position) berdasarkan sistem trading yang digunakan. Apabila market tak menunjukkan peluang trading potensial atau pergerakannya tak cocok dengan sistem trading, maka jangan memaksakan diri untuk entry.

    Berbagai cara analisa forex ini merupakan seni untuk mengetahui latar belakang (konteks) pergerakan harga di pasar finansial. Serupa dengan seni, setiap orang bisa mengembangkan gaya dan metode yang berbeda-beda. Walaupun Anda berguru pada orang yang sama, belum tentu hasilnya sama. Cara analisa forex Anda pun belum tentu sama dengan guru Anda sendiri. Namun, satu hal yang pasti bagi trader pemula: Anda perlu mengetahui dulu cara melakukan masing-masing jenis analisa forex, sebelum mulai trading.

    #4449

    jakaduriat
    Participant

                                                                                       Belajar Analisa Teknikal

    Analisa teknikal adalah cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial menggunakan perangkat statistik seperti grafik dan rumus matematis. Tujuan belajar analisa teknikal yaitu agar trader dapat menilai kondisi pasar saat ini berdasarkan histori harga di masa lampau, sekaligus memberikan gambaran atau prediksi tentang pergerakan pasar di masa depan.

    Dahulu, trader melakukan perhitungan yang mengkombinasikan grafik (chart) dan rumus matematis secara manual, tetapi kini analisa teknikal bisa dilakukan dengan lebih mudah. Umumnya, platform trading online telah dilengkapi dengan fitur untuk menampilkan pergerakan harga dalam berbagai jenis grafik, sekaligus bermacam-macam indikator teknikal sebagai alat bantu analisa.

    Prinsip Dasar Analisa Teknikal
    Analisa teknikal termasuk dalam dua jenis analisa forex yang paling umum digunakan trader. Jenis analisa lainnya adalah analisa fundamental yang berupaya menganalisa nilai suatu mata uang berdasarkan kondisi ekonomi negara asalnya, situasi pasar finansial, atau berita dan rumor lainnya yang beredar. Berbeda dengan analisa fundamental, analisa teknikal didasarkan pada tiga prinsip:
    Market Price Discount Everything, artinya: harga yang terlihat pada grafik (chart) telah menggambarkan semua faktor yang mempengaruhi pasar.
    Price Moves in Trend, artinya: harga tidak bergerak secara acak, melainkan selalu membentuk suatu pola tertentu (trend) yang akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berganti.
    History Repeats Itself, artinya: ada kecenderungan kuat bahwa perilaku para pelaku pasar di masa kini akan memberikan reaksi yang sama dengan para pelaku pasar di masa lalu, dalam menyikapi berbagai informasi yang mempengaruhi pasar; sehingga motif pergerakan yang dahulu pernah terjadi, bisa terulang lagi.

    Komponen Analisa Teknikal
    Analisa teknikal mengandung sejumlah komponen penting. Komponen-komponen ini wajib diketahui oleh semua trader forex:

    1. Grafik Harga (Chart)
    Grafik harga menunjukkan nilai tukar dua mata uang dan terus bergerak dari waktu ke waktu. Ada tiga model grafik harga yang umum digunakan dalam analisa teknikal, yaitu grafik garis (Line Chart), grafik batang (Bar Chart), dan grafik lilin (Candlestick Chart). Diantara ketiganya, yang paling populer di Indonesia adalah grafik Candlestick seperti yang nampak pada gambar pergerakan harga GBP/USD (Pounds/Dolar AS) di bawah.

    Grafik Harga Untuk Analisa Teknikal

    2. Indikator Teknikal
    Agar pergerakan harga yang ditunjukkan oleh grafik di atas dapat dianalisa, maka dibutuhkan indikator teknikal. Indikator teknikal ini banyak sekali jenisnya, tetapi semua memiliki kesamaan, yaitu memungkinkan trader untuk memaknai pergerakan harga saat ini sehingga dapat memunculkan prediksi untuk pergerakan harga di masa depan.

    Karena banyaknya indikator teknikal di dunia, bahkan hingga ratusan, maka setiap trader bisa menggunakan indikator yang berbeda. Namun, ada sejumlah indikator yang umum digunakan, antara lain Moving Average (MA) dan Relative Strenth Index (RSI). Contohnya pada gambar di bawah ini, grafik GBP/USD yang telah dipasang indikator teknikal berupa MA dan RSI.

    Indikator Dalam Analisa Teknikal

    Dari kondisi indikator teknikal tersebut, dapat dipahami bahwa harga pada GBP/USD sedang mengalami bearish (tren harga menurun) dan trader memiliki peluang untuk “Sell”. Bagaimana bisa menyimpulkan itu? Karena pergerakan harga berada di bawah garis MA; sedangkan RSI menurun, tetapi belum mencapai titik 30.0. Nantinya, jika RSI sudah mencapai 30.0, maka itu boleh jadi momen untuk “Buy” GBP/USD, karena menandai perubahan pergerakan di pasar.

    Belajar analisa teknikal berarti harus memahami cara menggunakan indikator-indikator seperti Moving Average dan RSI. Akan tetapi, analisa teknikal dan indikator tidaklah 100% pasti tepat. Kondisi pasar bisa berubah-ubah sewaktu-waktu dan tak seorang pun di dunia dapat mengetahui apa yang terjadi di masa depan. Oleh karena itu, hasil analisa teknikal maupun analisa fundamental merupakan “perkiraan”, dan trader harus selalu siap untuk menghadapi kemungkinan salah prediksi.

    3. Teknik Atau Metode Analisa Teknikal
    Kombinasi antara MA dan RSI untuk menyusun keputusan trading forex seperti dalam contoh di atas, merupakan bagian dari teknik atau metode analisa teknikal. Jadi, dalam analisa teknikal, sekedar ada grafik dan indikator saja tidak cukup. Trader forex bisa membuat teknik atau metode analisa sendiri, berdasarkan satu jenis indikator, kombinasi banyak indikator, atau digabungkan dengan teknik-teknik khusus seperti Fibonacci, Retracement dan Reversal, Elliott Wave, dan lain sebagainya.

    Perbedaan Analisa Teknikal Dan Analisa Fundamental
    Sebagai fondasi dari analisa forex, teknikal dan fundamental memiliki perbedaan karakteristik.

    Karakteristik analisa fundamental:
    Membutuhkan waktu untuk memperoleh informasi seperti data ekonomi atau rumor terbaru. Trader individual sulit untuk mendapatkan info seperti ini.
    Bersifat subyektif karena melibatkan pendapat banyak orang. Seorang trader boleh jadi menganggap data ekonomi tertentu itu baik, tetapi trader lainnya menilai buruk.
    Lebih cocok diterapkan untuk jangka menengah-panjang.
    Karakteristik analisa teknikal:
    Membutuhkan banyak data untuk menunjang akurasi prediksi.
    Kehandalannya bergantung pada kemahiran trader untuk membaca grafik, menerapkan indikator, dan mempraktekkan teknik analisa.
    Cocok diterapkan pada trading jangka pendek maupun jangka panjang.
    Adanya dua jenis analisa forex, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental, sering memunculkan pertanyaan mengenai lebih baik mana antara keduanya. Faktanya, kedua jenis analisa forex ini memiliki karakternya masing-masing dan sebaiknya digunakan bersamaan secara proporsional, bukan hanya salah satu saja.

     

    #4452

    jakaduriat
    Participant

                                                    Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Trading Forex

    Jika Anda baru mengenal trading forex, Anda perlu memahami betul bahwa perdagangan forex mengandung sejumlah risiko yang dapat mengakibatkan kerugian. Faktanya, trading forex tergolong dalam jenis investasi ataupun perdagangan yang High Risk, High Return. Dengan kata lain, bersama dengan risiko yang besar, terdapat pula potensi keuntungan sama besarnya. Sebagai trader, tugas kita adalah berupaya mendapatkan keuntungan sembari melindungi modal dari kerugian (loss). Namun, bagaimana cara menghindari loss dalam trading forex? Di sini kita akan membahas berbagai strategi mencegah loss yang telah diterapkan oleh para trader profesional.

    1. Gunakan Stop Loss
    Dalam trading forex atau usaha apapun, kemungkinan rugi merupakan suatu risiko yang perlu dihadapi, tak peduli seberapa kaya atau seberapa ahlinya seseorang. Bahkan para investor dan trader kelas dunia seperti Warren Buffett dan George Soros saja secara terbuka mengakui pernah mengalami kerugian. Hanya saja, mereka berhasil menjaga agar kerugian yang dialami tidak sampai menjadikan mereka bangkrut.

    Nah, salah satu cara untuk mencegah kerugian parah hingga bangkrut itu adalah menggunakan fitur Stop Loss yang telah tersedia pada platform trading atau melakukan Cut Loss secara manual. Memang dengan melakukannya, kita sama saja terpaksa mengakui bahwa kita salah dan harus menanggung rugi. Namun, ini mencegah loss lebih parah. Tanpa Stop Loss atau Cut Loss, kerugian bisa membesar hingga tak terbatas dan menelan habis seluruh modal kita.

    Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Forex

    2. Hindari Percaya Diri Berlebihan
    Boleh jadi, Anda telah menanamkan dana jutaan sebagai modal. Anda juga sudah membeli strategi atau robot trading canggih untuk trading forex. Apakah itu artinya Anda bisa duduk santai ongkang-ongkang kaki menunggu keuntungan saja? Tidak.

    Salah satu kesalahan terbesar trader pemula adalah terlalu percaya diri. Untuk menghindari loss sia-sia, pahami bahwa trading forex merupakan sebuah proses pembelajaran terus menerus dan kondisi pasar selalu berubah-ubah, sehingga kita tidak boleh congkak menganggap keuntungan bisa didapat dengan mudah.

    3. Hindari Over-Trading, Pahami Teknik Manajemen Modal
    Over-trading merupakan sebuah istilah yang merujuk pada situasi ketika trader mempertaruhkan terlalu besar dananya dalam satu transaksi atau lebih dalam satu waktu. Perhatikan bahwa trading forex termasuk perdagangan bersistem margin yang memungkinkan dana untuk naik-turun seiring dengan fluktuasi harga di pasar. Oleh karenanya, kita harus memperhitungkan dengan cermat berapa banyak posisi trading yang bisa dibuka dalam satu waktu, dan berapa lot yang akan diperdagangkan per posisi.

    Banyak orang menganggap paling ideal menggunakan 5 persen dana saja dalam satu waktu. Dana sebesar 5 persen dari modal itu dapat dibagi dalam 1-5 posisi trading. Selain itu, trader juga dapat menerapkan manajemen modal seperti mengatur agar target profit pada setiap posisi trading minimal dua kali lipat dari risiko loss-nya.

    4. Trading pada Saat yang Tepat Saja
    Banyak trader pemula berpikir bahwa agar bisa mendapatkan keuntungan secepatnya, maka harus trading forex setiap hari. Padahal, itu salah kaprah. Para trader profesional baru membuka posisi trading ketika ada sinyal yang terkonfirmasi saja. Apabila kondisi pasar memang sedang sepi atau terlalu acak (tidak muncul sinyal yang jelas), maka mereka takkan memaksakan diri untuk trading.

    Bagaimana cara memastikan bahwa kita hanya trading di saat yang tepat? Milikilah sebuah sistem trading, lalu tuangkan dalam sebuah catatan berisi rencana trading yang diterapkan secara disiplin. Hasil dari penerapan tersebut juga dapat dicatat dalam sebuah jurnal trading, sehingga Anda bisa menggunakannya untuk mengevaluasi kinerja dan belajar dari pengalaman di kemudian hari. Bagi banyak trader profesional, jurnal trading merupakan suatu cara menghindari loss dalam forex yang ampuh.

    Cara Menghindari Loss (Kerugian) Dalam Forex

    5. Sistem Trading Sederhana
    Ada anggapan lain lagi bahwa semakin banyak indikator teknikal yang kita gunakan dalam chart, maka akan lebih banyak sinyal yang akan kita peroleh. Namun kenyataannya, semakin banyak indikator dalam chart justru bisa membuat kita bingung dan tak bisa mencegah loss, karena sinyal yang diberikan bisa merujuk pada momen berbeda. Oleh karena itu, lebih baik jika Anda menggunakan 2-3 indikator yang benar-benar dipahami saja. Bahkan, ada trader yang memilih untuk trading tanpa indikator agar bisa berfokus pada sinyal dari grafik Candlestick saja.

    6. Memahami Dinamika Berita-Berita Fundamental
    Ada trader yang mengatakan bahwa trading hanya membutuhkan analisa teknikal saja. Namun, itu tidak lantas berarti analisa fundamental itu tidak berguna dan tak perlu dihiraukan. Umpamanya, pengetahuan mengenai jadwal kalender forex terkini dapat membantu trader menghindari momen perilisan berita berdampak tinggi yang bisa mengakibatkan spread melebar dan pergerakan harga jadi kacau sesaat. Pemahaman mengenai berita-berita fundamental juga dapat meningkatkan kesadaran trader mengenai sentimen pasar internasional yang mendasari pergerakan harga.

    7. Perhatikan Aspek Teknikal dan Fundamental Sekaligus
    Dari poin keenam, kita dapat mengenali pentingnya analisa fundamental. Namun, itu juga tak berarti kita bisa mengabaikan analisa teknikal, karena ini dibutuhkan guna menunjukkan level-level harga yang tepat untuk buy dan sell. Idealnya, trading forex memadukan analisa teknikal dan fundamental.

    8. Waspadai Kecurangan Manusia
    Sebagaimana bisnis lainnya, industri forex juga sering ditunggangi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Banyak penipu atau praktek money game berkedok broker forex yang menggondol uang klien mereka sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memahami bagaimana cara memilih broker forex yang baik dan senantiasa meningkatkan pengetahuan mengenai trading forex.

    9. Anda Manusia – Beristirahatlah
    Trading forex online memang bisa dilakukan 24 jam dari rumah masing-masing, sehingga Anda bisa terus-menerus trading. Namun, ingatlah bahwa kita bukan mesin. Jika Anda sakit (lelah fisik dan mental), pasti trading Anda akan hancur. Jadi, sadar dan bersikap bijaklah dalam hal ini. Manusia ada batasnya. Tanpa menyeimbangkan kerja dan istirahat, Anda takkan bisa menghindari loss dalam forex.

    10. Pahami: Tidak Ada Kalah-Menang yang Absolut
    Jika hari ini merugi (loss), tidak usah disesali terlalu dalam dan jangan terbawa emosi. Demikian pula jika Anda berhasil profit, jangan menganggap kalau besok pasti menang lagi. Dalam trading forex, kalah-menang merupakan hal biasa, dapat terjadi kapan saja terhadap siapa saja. Yang penting adalah bagaimana Anda menjaga agar kerugian tak berakibat fatal, sehingga dapat membalikkan situasi menjadi kesuksesan di kemudian hari. Apabila masih ragu apakah bisa melakukannya atau tidak, mendaftarlah untuk membuka akun demo agar dapat berlatih trading secara gratis.

    #4453

    jakaduriat
    Participant

                                                                             Tiga Pertanyaan Populer Trader Pemula

    Indikator apa yang paling tepat dipakai trading? Berapa target pip yang wajar didapat trader? Dan timeframe mana yang pas untuk digunakan? Simak jawabannya di sini.

    Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman Rob Pasche, seorang instruktur trading forex, terhadap sejumlah partisipan di kelas trading-nya. Sebagian besar dari mereka adalah trader pemula yang sudah siap membuka account live. Pasche mengajarkan penggunaan platform trading dan beberapa strategi trading sederhana, namun kebanyakan dari mereka mengajukan tiga pertanyaan yang sama. Tidak hanya di kelas itu, di kelas lainnya yang sebagian besar pengikutnya para trader pemula Pasche juga menerima pertanyaan yang sama.

    Sebagai instruktur trading forex, Pasche memahami bahwa seorang trader belum tentu bisa menghasilkan profit kontinyu. Namun, ia pribadi teringat akan tiga pertanyaan populer yang juga pernah ia tanyakan ketika baru memulai trading di account live.

    [INDENT]Pertanyaan pertama: Indikator apa yang paling tepat digunakan dalam trading forex?
    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Tidak ada satu indikator yang lebih akurat dari indikator lainnya, dan tak ada indikator yang bisa menjamin trader pasti benar dan profitable.[/INDENT]

    Setiap indikator teknikal dibuat dengan tujuan identifikasi dan prediksi, dan akan profitable bila digunakan dengan tepat. Penggunaan jenis indikator teknikal tergantung pada kondisi pasar, dan trader hendaknya mempelajari tiap-tiap indikator pada beberapa kondisi pasar hingga bisa diperoleh gambaran hingga seberapa jauh akurasi-nya.

    Satu hal yang penting diketahui adalah beberapa indikator dihitung dengan rumus berbeda, tetapi penampilannya bisa sangat mirip. Oleh karena itu, trader forex harus memahami jenis-jenis indikator, misalnya ada beberapa jenis indikator oscillator, indikator untuk mengukur kekuatan trend, indikator volatilitas dan sebagainya. Trader hendaknya tahu bagaimana menggunakannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan setiap indikator tersebut.

    [INDENT]Pertanyaan kedua: Berapa pip yang secara wajar bisa diperoleh dalam sehari atau seminggu?
    Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan, dan kerap kali diulang. “Apakah profit 50 pip seminggu cukup bagi seorang trader full time?”, atau “Apakah 250 pip per bulan terlalu tinggi?”, atau “Bisakah saya pasang target profit 100 pip setiap kali open posisi?”
    [/INDENT]
    Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebenarnya sia-sia. Dalam trading forex, menentukan target berdasarkan pip yang diperoleh adalah tidak benar dan bisa merusak kinerja trading.

    Pasar forex tidak konsisten dan Anda tidak bisa mengatur perolehan Anda selama periode waktu tertentu. Bahkan dengan strategi trading yang sangat canggih pun, Anda bisa mengalami kerugian jika memang kondisi pasar tidak menguntungkan. Anda seharusnya fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan. Hasil trading Anda akan sangat bergantung pada rencana trading yang telah Anda buat, dan bukan pada keputusan untuk membuka atau menutup posisi trading berdasarkan emosi.

    [INDENT]Pertanyaan ketiga: Time frame mana yang paling pas untuk trading?
    Penggunaan time frame trading bisa disesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda sehari-hari. Ada trader full time yang bisa profit dengan menggunakan semua time frame trading.[/INDENT]

    Untuk trader dengan metode scalping, time frame yang digunakan biasanya 5-menit dan 15-menit. Untuk swing traderbiasa menggunakan 1-hour hingga daily. Sedangkan trader jangka panjang biasanya menggunakan time frame daily dan weekly.

    Pada dasarnya, Anda bisa trading menggunakan time frame berapa saja. Hanya saja sebelum membuka posisi trading, sebaiknya Anda konfirmasikan arah trend dengan kondisi pada time frame yang lebih tinggi. Kenapa? karena pergerakan harga pada time frame rendah, apalagi dalam hitungan menit, akan sangat banyak terganggu oleh noise. Agar tak tertipu oleh pergerakan harga yang hanya sementara, tengoklah timeframe yang lebih besar.

Viewing 15 posts - 241 through 255 (of 262 total)

You must be logged in to reply to this topic.