Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 261 replies, has 3 voices, and was last updated by  jakaduriat 1 hour, 4 minutes ago.

Viewing 15 posts - 226 through 240 (of 262 total)
  • Author
    Posts
  • #4389

    jakaduriat
    Participant

                                                                           Para Pelaku Pasar
    Biasanya, bank yang cukup besar mengkhususkan diri dalam transaksi mata uang yang berkaitan dengan ini atau pasangan mata uang lainnya (alat mata uang) bertindak dalam peranannya sebagai para pelaku pasar. Khususnya, terus menerus hadirnya substansial para pelaku pasar yang mengatur stabilitas pasar ini, serta likuiditas yang ideal,yang sama, yang sering dibicarakan.[/B]

    Aktivitas para pelaku pasar dianggap sebagai faktor fundamental penting di Forex. para pelaku pasar adalah organisasi keuangan yang berpengaruh dan beroperasi di pasar antar bank dari operasi pertukaran mata uang yang sistematis melakukan quote dari pasangan mata uang, menyediakan semua kemungkinan untuk melakukan transaksi Forex ini atau yang lain (BUY atau SELL) pada harga yang sesuai (kurs) BID atau ASK.

    Pada dasarnya, para pelaku pasar menentukan operasi Forex dan menjalankan transaksi pertukaran mata uang yang diprakarsai oleh pelaku pasar independen dari kondisi yang ada. Jika trader Forex ingin mempengaruhi transaksi BUY yang berkaitan dengan pasangan mata uang tertentu, para pelaku pasar harus memastikan jumlah penjualan yang dibutuhkan mata uang dasar dari pasangan mata uang ini untuk trader tersebut. Jika trader Forex ingin mempengaruhi transaksi SELL mengenai pasangan mata uang tertentu, para pelaku pasar harus melakukan segala kemungkinan agar transaksi ini dapat dilakukan, memastikan membeli jumlah yang dibutuhkan dari mata uang dasar alat alat mata uang yang sesuai dari trader.

    Para pelaku pasar teratur melakukan transaksi Forex di bawah (tools) pasangan mata uang yang mereka quote sendiri. Dapat dikatakan bahwa para pelaku pasar tampaknya «menjaga» pasar terhadap pasangan mata uang tertentu, mempertaruhkan dana mereka sendiri dalam tingkat tertentu karena mereka dipaksa untuk melakukan transaksi Forex di situasi ketika pedagang, bertindak secara massal, ingin membeli atau menjual. Dengan kata lain, para pelaku pasar harus mengambil posisi yang berlawanan dengan posisi trader yang menyatakan niatnya untuk melakukan transaksi tertentu (BUY atau SELL).

    Biasanya, bank cukup besar yang mengkhususkan diri dalam transaksi mata uang mengenai ini atau pasangan mata uang lainnya (alat mata uang) bertindak sebagai para pelaku pasar. Khususnya, terus menerus hadirnya substansial para pelaku pasar yang mengatur stabilitas pasar ini, serta likuiditas yang ideal,yang sama, yang sering dibicarakan.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, para pelaku pasar yang memiliki kewajiban terhadap penyediaan likuiditas pasar dipaksa untuk membeli mata uang dari trader dalam situasi ketika kurs memiliki kecenderungan untuk turun, atau menjual mata uang kepada trader di situasi ketika harga naik. Fakta ini mengasumsikan resiko yang signifikan untuk para pelaku pasar yang dengan cara memberikan kompensasi membebankan spread (selisih antara ASK dan BID). Para pelaku pasar membebankan sejumlah spread pada trader yang membuka ini atau transaksi Forex lain terhadap pasangan mata uang yang di quote oleh para pelaku pasar. Dengan cara ini, spread adalah pendapatan yang memang layak diterima oleh para pelaku pasar.

     

    #4395

    jakaduriat
    Participant

                                         Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Raih Profit Setiap Hari

    CFD (Contract For Difference) sebenarnya sudah lama menjadi primadona instrumen finansial yang ditradingkan dengan leverage. Dalam trading CFD, dengan modal kecil saja, Anda sudah bisa mengakses saham-saham dunia untuk mendapatkan potensi untung dalam waktu singkat. Aset-aset kelas atas seperti index S&P500 (AS), DAX30 (Jerman), atau FTSE100 (Inggris) sampai saham individual blue chip global seperti FAANG (Facebook, Amazon, Apple dan Google) bisa ditradingkan dengan mudah lewat CFD.

    Sayangnya, di Indonesia gaung CFD masih belum sepopuler Forex. Padahal potensi untuk mendapat profit sama-sama besar karena keduanya ditawarkan dengan margin dan leverage. Nah, inilah alasan kenapa artikel ini akan mengulas beberapa strategi trading CFD jangka pendek agar trader tertarik untuk mencoba di akun demo terlebih dulu.

    [B]Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Tahan Posisi Di Bawah 1 Hari[/B]

    Strategi trading CFD jangka pendek menekankan pada gaya trading cepat dan praktis seperti intra-day trading dan scalping. Oleh karena itu, posisi biasanya hanya berlangsung kurang dari 1 x 24 jam atau hingga bursa terkait tutup. Dengan begitu, Anda dapat meraih profit tanpa harus menunggu lama.

    Tidak berbeda jauh dengan trading Forex, strategi trading CFD jangka pendek mengandalkan analisa teknikal untuk membantu trader dalam menentukan titik entry (buka posisi). Ikuti dan pelajari langkah-langkah sederhana ini:

    [B]1. Gunakan tool sederhana tapi multifungsi, hindari kerumitan.[/B]

    Maksudnya, cukup gunakan tool bawaan dari platform trading Anda untuk membantu analisa teknikal strategi trading CFD. Tidak perlu mencari-cari tool rumit dengan plugin eksternal. Umumnya, semakin kompleks suatu indikator maka tingkat fleksibilitasnya akan semakin rendah.

    Tool sederhana lebih baik daripada tool rumit, karena bisa digunakan siapa saja dan dapat disesuaikan dengan segala macam kondisi pasar.

    Tool strategi trading CFD sederhana tersebut antara lain adalah trendline. Hampir semua terminal trading modern memiliki perangkat untuk menggambar trendline. Garis-garisnya mudah diaplikasikan oleh segala kalangan trader. Contohnya seperti ini:

    [img]https://s14.postimg.cc/ksltieom9/image.png[/img]

    Pada gambar di atas, pola triangle (segitiga) terlihat jelas dengan bantuan dua garis diagonal trendline. Dengan begitu, kita mengetahui bahwa indeks FTSE Inggris (timeframe H4) sedang mengalami konsolidasi pada range level 7370 dan kemungkinan besar akan mengalami breakout.

    Pertanyaannya, ke arah mana arah breakout itu akan terjadi? Apakah akan merayap ke atas hingga menembus (uptrend) atau merosot ke bawah (downtrend)?

    [B]2. Perjelas sinyal trading dengan bantuan indikator lain[/B]

    Agar sinyal trading lebih jelas, umumnya trader akan menggunakan indikator tambahan untuk mengonfirmasi level pembukaan posisi secara akurat. Indikator tambahan tadi pun sebaiknya juga digunakan sesederhana mungkin, karena semakin banyak tumpukan indikator maka akan memperumit proses pengambilan keputusan.

    Indikator tambahan contohnya adalah Moving Average Convergence/Divergence (MACD). Kita dapat menggunakan indikator MACD untuk mendapat sinyal trading dengan menunggu sampai terjadinya perpotongan (crossover) garis MACD dengan garis sinyal tersebut.

    [img]https://s14.postimg.cc/avaspcoq9/image.png[/img]

    Perpotongan garis MACD (biru) ke arah bawah menembus garis sinyal (coklat) mengindikasikan bahwa downtrend sedang berlangsung. Oleh karena itu, posisi short (sell) akan berpeluang lebih tinggi untuk mendapat profit. Dari sinyal trading tersebut, kita dapat mengambil posisi short (sell) FTSE1000 pada kisaran level 7370.

    Setelah mulai buka posisi berdasarkan sinyal trading tersebut, muncul pertanyaan berikutnya; kapan harus tutup posisi?

    [B]3. Tentukan batas pergerakan harga dengan bantuan support dan resistance[/B]

    Sinyal trading hanya memberitahukan titik entry untuk OP. Sedangkan untuk penutupan posisi, kita harus menggunakan petunjuk lain, misalnya dengan bantuan support dan resistance. Kedua garis tersebut akan menginformasikan batas-batas pergerakan harga, di mana jika harga sudah mulai menyentuh batas tersebut, maka kemungkinan besar harga akan bergerak berbalik arah (reversal).

    Nah, sebelum terjadi pembalikan arah harga tersebut, kita sudah harus siap-siap menutup posisi trading.

    [img]https://s14.postimg.cc/vs70u728h/image.png[/img]

    Gambar di atas menunjukkan kedua garis trendline yang membentuk kanal (channel). Batas atas trendline channel menunjukkan resistance, sedangkan batas bawah menunjukkan support. Dari sinyal trading MACD, terbukti bahwa indeks FTSE mengalami breakout ke arah bawah. Dengan begitu kita harus siap-siap menutup posisi sebelum harga bergerak mendekati batas bawah (support). Misalnya, kita dapat menutup posisi ketika bar menyentuh level 7320.

    [B]4. Proteksi posisi dengan Stop Loss dan Take Profit[/B]

    Tidak ada strategi trading CFD yang akan menjamin 100% kemenangan. Oleh karena itu, lindungi posisi Anda dari kerugian lebih besar dengan Stop Loss dan kunci perolehan profit sebelum harga berbalik arah dengan Take Profit.

    Peraturan dasarnya, tentukan dulu rasio risk vs. reward yang siap Anda tanggung. Misalnya, jika Anda menggunakan rasio risk reward 2:1, maka posisi Take Profit memiliki jarak dua kali lebih jauh daripada Stop Loss.

    Dengan contoh strategi trading CFD FTSE tadi, letakkan TP sebelum harga mendekati batas support (di sekitar level 7320). Dengan begitu, posisi short Anda akan ditutup secara otomatis oleh Take Profit sebelum harga berbalik arah. Dari contoh di atas, kita telah berhasil menutup posisi dengan raihan keuntungan sebesar 500 pips (dari FTSE level 7370.0 sampai 7320.0).

    Begitu pula jika semisal ternyata harga bergerak melawan prediksi awal, setidaknya kerugian bisa kita batasi dengan pemosisian Stop Loss yang tepat. Dengan rasio risk:reward 2:1, maka kita bisa meletakkan Stop Loss dengan jarak hanya setengah dari Take Profitnya, yaitu pada level FTSE 7395.0

    [B]5. Pelajari detail strategi trading CFD secara mendalam[/B]

    Selayaknya trading Forex, Anda juga akan membutuhkan referensi CFD trading secara mendetil dan lengkap untuk mengetahui seluk beluknya, seperti; jenis aset, strategi trading CFD, syarat dan kondisi trading serta kelebihan dan kekurangannya dibanding jenis instrumen lain.

     

    #4396

    jakaduriat
    Participant

                                                   Rahasia Dan Realita Strategi News Trading

    News Trading, atau Trading The News, adalah teknik untuk memperjualbelikan saham, mata uang (forex), atau aset berharga lain di pasar finansial berdasarkan peluang trading yang muncul di sekitar perilisan suatu berita. Beberapa berita yang sering menjadi subjek strategi News Trading adalah Non Farm Payroll (NFP) dan Gross Domestic Products (GDP) Amerika Serikat. Di pasar forex, masing-masing bisa memicu pergerakan hingga ratusan pips dalam jangka waktu singkat, sehingga banyak trader menunggu-nunggu momen pengumumannya. Akan tetapi, tak banyak trader memahami apa itu News Trading.

    [B]Salah Kaprah Tentang Strategi News Trading[/B]

    Data dan berita ekonomi (news) termasuk salah satu penggerak pasar forex; hal ini diketahui oleh semua orang. Tetapi, cara News mempengaruhi pasar sebenarnya berbeda dari anggapan kebanyakan trader. Sesungguhnya, [B]rilis data ekonomi bukan hanya berdampak seketika di pasar finansial, melainkan pencerminan dari kondisi negeri.[/B] Dalam konteks ini, maka bisa dipetik simpulan bahwa dampak News bukan hanya di momen setelah dirilis semata.

    Mayoritas trader forex pemula beranggapan bahwa News akan langsung terefleksikan pada pergerakan harga. Karenanya, mereka kemudian mengeluh dan mempertanyakan ketika harga tidak langsung bergerak sesuai dengan arah yang “seharusnya”, mengatakan bahwa News Trading itu “impossible”. Misalnya ketika data GDP menurun, tetapi Dolar AS malah menguat, atau datar tanpa tanda-tanda goyah.

    Padahal nyatanya, banyak juga yang menerapkan strategi News Trading dan membuktikan bahwa itu adalah salah satu teknik menguntungkan. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diingat-ingat tentang News Trading ini.

    [B]Pair Mata Uang Dan Waktu News Trading[/B]

    Tak semua mata uang bisa menjadi fokus dalam News Trading. Di pasar forex, [B]umumnya trader hanya memilih pasangan mata uang yang paling likuid sebagai subjek News Trading.[/B] Diantaranya:

    [list][*]EUR/USD
    [*] USD/JPY
    [*] AUD/USD
    [*] GBP/USD
    [*] GBP/JPY, dan lain-lain[/list]
    Diantara semua itu, [B]pair-pair yang berhubungan dengan Dolar AS memiliki kecenderungan untuk terimbas paling besar di pasar.[/B] Pun, [B]berita-berita yang berdampak paling bombastis biasanya dirilis di sekitar Sesi New York,[/B] karena pasar paling ramai dan volatile dalam periode ini. Bukan berarti tak ada rilis data yang bisa dijadikan bahan News Trading di momen lain; hanya saja, ini adalah waktu yang paling profitable.

    Sesuai dengan pepatah “High Profit, High Risk”, maka dengan arah yang sama, potensi loss pun paling besar. Jelas bahwa News Trading di masa-masa ini akan membutuhkan teknik Money Management yang mantap, jika tak ingin dilindas pergerakan harga di pasar.

    [B]Macam-Macam Strategi News Trading[/B]

    Satu lagi salah kaprah tentang strategi News Trading di kalangan trader, yaitu bahwa teknik ini hanya bisa dilakukan di sekitar waktu rilis data ekonomi saja. Nyatanya, ada bermacam-macam tipe strategi News Trading, dan setiap trader bisa mengembangkan sistemnya sendiri dalam hal penentuan exit dan entry.

    [list][*][B]Memasang Perangkap Di Dua Sisi Pasar[/B][/list]
    Sejumlah trader memasang posisi di dua sisi pasar sebelum rilis suatu berita penting menggunakan teknik mirip hedging. Di sini, trader membuka posisi long dan short secara Pending di satu pair mata uang yang sama sebelum rilis, tetapi eksekusi baru dilancarkan setelah berita keluar. Mereka bisa jadi mengalami loss di satu sisi, tetapi diharapkan mendapatkan profit jauh lebih besar di sisi lainnya. Ada beberapa variasi dari tipe ini.

    Variasi pertama, begitu angka data ekonomi dirilis, trader akan take profit dari posisi trading pertama. Di saat bersamaan, trader membiarkan posisi satunya yang loss untuk floating hingga pasar kembali ke jalur normal-nya pasca euforia rilis berita berakhir dan jumlah loss berkurang.

    Variasi kedua, trader memasang stop loss di kedua sisi. Begitu stop loss di satu sisi tersentuh, maka posisi satunya yang menang dibiarkan floating guna mendapatkan profit tambahan atau dilikuidasi sesegera mungkin, sesuai kondisi pasar. Variasi ini telah dipraktekkan oleh salah satu penulis Seputarforex dan pengalamannya dituangkan dalam artikel Memanfaatkan Eforia Pasar Saat Release News.

    [list][*] [B]Trading Jangka Panjang[/B] [/list]
    Sejumlah hasil studi akademis menyebutkan bahwa dampak sejumlah rilis data ekonomi bisa memanjang hingga periode mingguan atau bulanan, lebih dari sekedar satu hari ketika pengumuman saja. Beberapa diantara data berdampak besar dan panjang adalah Non Farm Payroll dan keputusan suku bunga Federal Reserve.

    Walaupun memang pasar bereaksi spontan, tetapi konsekuensi dari mekanisme suku bunga dan kondisi ketenagakerjaan akan tersisa dalam jangka panjang di berbagai sektor ekonomi. Artinya, menggunakan data-data tersebut sebagai basis strategi News Trading dalam jangka panjang tentu memungkinkan.

    Trader yang menggunakan teknik ini biasanya membangun posisinya sedikit demi sedikit berdasarkan data-data ekonomi yang dirilis tak terlalu sering, seperti GDP kuartalan. Mereka pun biasanya menyusun kompilasi update dan revisi data-data ekonomi penting lainnya terkait pair-pair yang ditradingkannya dari waktu ke waktu guna menentukan apakah arah pergerakan harga suatu mata uang atau pair ke depan itu condong pada bullish atau bearish, lalu membuka posisi searah dengan simpulannya. Detail seperti ini agaknya berada dibalik kesuksesan sejumlah milyarder dunia.

    [list][*][B]Trading Jangka Pendek[/B] [/list]
    Untuk melaksanakan strategi News Trading dengan sasaran profit dalam jangka pendek, trader pertama-tama harus memiliki gambaran jelas tentang News macam apa yang bisa ditradingkan. Selain itu, sebuah sistem trading berisi kriteria kondisi di mana entry dan exit posisi dipasang juga perlu disusun. Trader pun harus benar-benar disiplin dalam menerapkan metode yang telah dibuat. Contohnya seperti dipaparkan dalam Strategi Trading NFP Sederhana Ala Cory Mitchell.

    [B]Menyusun Strategi News Trading[/B]

    Satu hal yang perlu dicamkan oleh setiap trader adalah mengenai unsur ketidakpastian pasar. Tak peduli bagaimana kita sudah mempersiapkan sistem, tetap saja ada kemungkinan loss karena kondisi tidak sesuai dengan ekspektasi.

    Demikian pula dalam News Trading. Reaksi pasar pada data ekonomi apapun, sejatinya tak bisa diprediksi. Ada kemungkinan data dirilis sesuai dengan ekspektasi analis yang disebarkan oleh kantor-kantor berita finansial, tetapi ada kalanya juga hasil rilis sangat jauh dari perkiraan.

    Lebih dari itu, hampir tidak mungkin untuk menebak seberapa volatile reaksi pasar terhadap suatu News Release. Bisa jadi pasar bergerak 50 pip, 100 pip, 200 pip, atau justru bergeming. Arahnya bisa melanjutkan tren sebelumnya, bisa pula berbalik drastis, atau datar-datar saja. Kadang bahkan pergerakan 50 pips langsung dibalas dengan berbalik 150 pips.

    Penyebab dari ketidakpastian adalah banyaknya spekulan yang bermain di pasar dan semuanya berniat mendapatkan profit instan. Hal ini bakal memicu spread dan volume trading meningkat dalam waktu singkat. Akan tetapi, di saat yang sama, latar belakang teknikal dari pergerakan harga bakal memudar. Setelah trader “ninja” seperti ini keluar dari pasar, giliran Momentum Trader yang terjun ke pasar dan mengompori tren jangka pendek.

    Semua ini sama sekali bukan berarti News Trading itu tak mungkin dilakukan atau susah. News Trading tak jauh beda dengan teknik mencari peluang di pasar forex lainnya. Yang perlu dicamkan oleh seorang trader adalah bahwa ia tengah terlibat dalam sebuah permainan probabilitas. Ia perlu memahami bahwa dirinya tak bisa memastikan pasar bergerak ke arah tertentu, sehingga Money Management dan kendali risiko yang tepat perlu diterapkan. Stop loss tidak boleh terlalu ketat, sedangkan kombinasi Leverage dan Position Size sebaiknya moderat.

    Dengan mempertimbangkan semua itu, maka [B]tatanan yang perlu dipertimbangkan dalam membuat sebuah strategi News Trading[/B] diantaranya:

    [list][*]Apakah akan membuka posisi hanya bila data telah memicu gejolak di pasar? Gejolak seberapa besar (dalam ukuran pips)? Atau dibuka sebelum gejolak muncul?
    [*] Seberapa ambang data yang diperkirakan, dan apakah posisi trading akan dibuka di atas, di bawah, atau diantara keduanya?
    [*] Seberapa lama posisi trading akan dibiarkan floating?
    [*] Pada level teknikal mana Take Profit dan Stop Loss akan ditempatkan?[/list]
    [B]Strategi News Trading perlu dibuat sebelum waktu rilis berita.[/B] Saat momen yang dinantikan tiba, trader perlu bergerak ibarat robot EA full otomatis mentaati strategi tersebut, agar bebas dari tingkah-polah pasar yang sering irasional dan bergelimang euforia.

    #4397

    jakaduriat
    Participant

                                                                   Naked Trading = Trading Nekad?
    Seorang rekan trader berbagi cerita di sebuah forum. Dia bilang, berhasil memenangkan sebuah kompetisi trading, meskipun urutan ke 5 dan mendapat hadiah $150. Mm, sampai di sini, saya salut deh atas keberhasilan temen tadi. Tapi, nah ini dia, ada tapinya nih, dia cerita, hadiah itu gak sempet dinikmati, karena dia langsung gunakan untuk nambah modal tradingnya, yang ternyata kena MC dalam seminggu kemudian. Wedew! Terus terang, saya jadi lumayan heran juga nih. Lah kok bisa ya? Abis menang kompetisi kok trus MC?
    Saya pikir, kalo sampai udah bisa menang kompetisi, setidaknya udah kelas master gitulah yang (saya pikir juga) pasti punya trading system yang mayan mantapslah. Temen trader lainnya kahirnya nanyain petanyaan yang ada di benak saya juga: trading systemnya kayak apa sih? apa indikator yang dipake? Pengen tahu jawabannya? Dia bilang: “Saya gak pake indikator sama sekali, Cuma pake feeling doang”. Membaca jawaban tersebut, saya yakin banyak diantara temen-temen trader yang akhirnya mengambil kesimpulan bahwa: trading tanpa indikator alias naked trading itu (hampir) serupa dengan nekad trading, alias trading dengan dasar untung-untungan. Malahan, pernah ada temen trader yang bilang, trading tanpa indikator itu sama dengan judi. Nah lo, apa bener seperti itu?
    Terus terang, akhir-akhir ini saya termasuk penganut “aliran naked trading” juga. Tapi sebenernya, meskipun tanpa indikator” saya jelas menolak kalo dibilang trading dengan modal nekad doang. Soalnya, meskipun trading dengan chart yang bersih dari indikator, saya tetep berpedoman pada beberapa informasi yang bisa dipertanggung jawabkan loh. Nah, klo anda pengen menjadi penganut naked trading tanpa menjadi trading nekad, anda bisa memanfaatkan informasi yang bisa diperoleh dari chart yang “polos” tersebut misalnya:

    [B]Candlestick[/B]
    Menurut saya, candlestick itu bukan hanya sekedar jenis chart biasa. Dari sebuah candlestick saja, kita bisa mendapatkan informasi tentang banyak hal. Setidaknya kita tahu nilai high-low-closed serta volume di setiap periodenya bukan? Nah, dari situ kita bisa tahu, bagaimana proses tarik-menarik antara buyer dan seller. Berbagai bentuk candlestick bisa dipergunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan pergerakan yang akan terjadi.

    [B]Chart Pattern[/B]
    Selain “sebuah” candlestick, pola-pola yang dibentuk oleh candlestick tersbut juga bisa bercerita tentang apa sebenarnya yang terjadi di market, lewat pola-pola chart pattern. Ada banyak chart pattern yang sudah diindentifikasi (dan diberi nama) yang kita kenal. Mmm, untuk contoh dan gambarnya, silahkan buka-buka catatan lagi deh. Seinget saya, saya sudah pernah juga kok membahas tentang beberapa chart pattern di artikel terdahulu. Anyway, dari mengidentifikasi chart pattern, kita kan juga bisa memperoleh informasi arah pergerakan yang akan terjadi.

    [B]Data Sentimen Jual-Beli[/B]
    Nah, untuk data yang satu ini sih memang kita peroleh “di luar” chart, melainkan dari sumber-sumber yang memang menyediakan informasi ini. Pada intinya, kita mencoba mengikuti kemauan (trader)pemilik uang yang menggerakkan market dengan mengikuti arah mana yang lebih dominan: buyer atau seller.

    Ok deh, menurut saya, dengan mengandalkan 3 informasi tersebut (saja), kita bisa trading tanpa indikator tetapi tanpa menjadi modal nekad doang. Yah, diharapkan dengan memiliki patokan dan trading sistem yang jelas, hasil yang kita peroleh akan lebih konsisten.

    #4401

    jakaduriat
    Participant

                                                  Bagaimana mengontrol emosi dalam trading Forex
    [B]Disiplin membantu sekali mengendalikan emosi pada trading Forex dan untuk semua, itu memperkuat seseorang dan tidak membuat dia untuk mengambil tindakan ugal-ugalan. Menandai tujuan perdagangan: jumlah maksimal transaksi yang menguntungkan. Hal ini diperlukan untuk berjuang dan bukan untuk memicu adrenalin, melainkan untuk menjadi puas dengan keuntungan yang diterima dari masing-masing posisi yang dibuka.[/B]

    ISI
    [B]1.[/B] Alasan karena terjadinya
    [B]2.[/B] Teori dasar control
    [B]3.[/B] Tips praktis untuk mengatur diri sendiri
    [B]4.[/B] Skema perilaku perdagangan
    [B]5.[/B] Disiplin merupakan aspek penting dari perjuangan emosi

    Emosi dalam perdagangan Forex menghasilkan ketidakpastian yang secara bertahap tumbuh menjadi ketakutan dan perasaan panik. Memberikan efek dorongan sesaat, trader melakukan serangkaian tindakan tidak beralasan yang terwujud dalam hal berikut:

    [COLOR=”#00cc33″]• Membuka transaksi yang tidak masuk akal;
    • Mengambil profit terlalu dini;
    • Memindahkan stop loss;
    • Tidak sesuai dengan manajemen keuangan.[/COLOR]

    Konsekuensi dari perilaku tersebut adalah mengalami kerugian deposit karena manajemen yang salah dari proses perdagangan bukan disebabkan oleh tidak adanya pengetahuan dan keterampilan, melainkan oleh ketidakmampuan untuk mengendalikan diri.

    [B]ALASAN KARENA TERJADINYA[/B]

    Anda di sarankan untuk belajar manajemen emosi dalam trading Forex hanya bila anda memahami sifat dasar terjadinya. Beberapa faktor yang memaksa seseorang menyebabkan dorongan yang tidak dapat terkontrol.
    [B]1.[/B] Tidak adanya kepuasan akhir – reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh setelah keluarnya adrenalin menghasilkan pengaruh seperti obat bius yang tidak dapat memuaskan.
    [B]2.[/B] Ketergantungan – pengaruh terus menerus disertai dengan keluarnya dopamin ke dalam darah, menjadikan seseorang kecanduan kondisi ini.
    [B]3.[/B] Toleransi – dampak tubuh yang menggunakan zat kimia akan habis dan perlu dosis yang lebih besar, lebih banyak dan lebih sering memproduksi emosi ketika trading Forex dan menyerah dalam kondisi keterpurukan.

    Gambaran yang ditunjukkan sebenarnya bertepatan dengan kriteria mendefinisikan kecanduan narkoba. Keluarnya dopamin yang dianggap sebagai standar kepuasan menyebabkan kecanduan dan membutuhkan dosis yang terus meningkat. Itu adalah modus reaksi obat, alkohol, dan nikotin.

    [B]TEORI DASAR KONTROL[/B]

    Aturan teori yang pertama berhubungan dengan kontrol atas kondisi, memberikan rekomendasi mendesak untuk menghentikan mendewakan impuls. Ketergantungan pada perasaan dan mengikuti keinginan terus-menerus menyebabkan hilangnya kemampuan untuk mengendalikan situasi. Seseorang menjadi mirip dengan binatang dan mulai bertindak secara naluriah. Aturan teorit kedua menganjurkan untuk mengembangkan kesadaran yang membantu kontrol emosi dalam Forex dan dalam kehidupan.

    [B]Rekomendasi utama pada tingkat teoritis adalah sebagai berikut:[/B]

    [COLOR=”#00cc33″]• Kenali terjadinya kondisi yang menyebabkan impuls sesaat;
    • Bertanggung jawab atas tindakan anda;
    • Mengendalikan kondisi saat individualitas.[/COLOR]

    Terutama, terjadinya kondisi negatif seperti itu disebabkan oleh rasa takut yang muncul ketika ancaman konsekuensi negatif yang terkait dengan kerugian dana dalam proses perdagangan. Awalnya, anda harus menyadari betapa layak perasaan yang muncul ini. Menilai situasi saat ini dan menjawab pertanyaan konsekuensi global yang terjadi. Jika tidak ada ancaman fatal, tidak ada rasa gugup dan mengambil tindakan ugal-ugalan.
    Alasan utama dari reaksi mengganggu ini didasarkan pada terlalu tinggi dari efek negatif. Pengalaman yang terjadi di lapangan hasil perdagangan pada perasaan ketidaknyamanan yang secara bertahap terakumulasi dan menyebabkan gangguan.

    [B]TIPS PRAKTIS UNTUK MENGATUR DIRI SENDIRI[/B]

    Tips praktis yang membantu dan memahami bagaimana mengatur emosi di Forex sebagai berikut:

    [COLOR=”#00cc33″]• Membangun kekuatan;
    • mengambil tindakan yang berlawanan dengan keinginan emosi yang mengendalikan mereka;
    • Menerima kenyataan;
    • Berlatih meditasi.[/COLOR]

    [B]SKEMA PRILAKU PERDAGANGAN[/B]

    Bahkan, pedagang, dalam situasi nyata, ketika melakukan perdagangan di pasar mata uang asing harus beroperasi menggunakan skema berikut:
    [B]1.[/B] Menyadari terjadinya kondisi yang disebabkan oleh tekanan dari perasaan dan memahami perlunya mengambil langkah-langkah darurat.
    [B]2.[/B] Relaksasi – melakukan latihan pernapasan dan memahami tindakan irasionalitas yang diambil dalam kondisi seperti itu. Membuat penilaian yang sadar dalam situasi untuk mengklasifikasikan kondisi: takut, marah, panik, perasaan egois.
    [B]3.[/B] Mengambil tindakan yang berlawanan – menyangkal diri sendiri saat membuka transaksi, meninggalkan stop loss pada level yang telah ditetapkan sebelumnya, menjaga posisi ketika anda ingin menutupnya karena takut.
    [B]4.[/B] Mengusir pikiran negatif dan tidak pernah kembali ke perasaan itu. Hidupkan musik favorit anda dan mulai menyanyikannya agar suasana hati menjadi positif.

    [B]DISIPLIN MERUPAKAN ASPEK PENTING DARI PERJUANGAN EMOSI[/B]

    Disiplin membantu sekali mengendalikan emosi trading Forex dan untuk semua hal, itu memperkuat seseorang dan menahan diri untuk mengambil tindakan ugal-ugalan. Menandai target trading: jumlah maksimal transaksi yang menguntungkan. Hal ini diperlukan untuk berjuang bukan untuk memicu adrenalin melainkan untuk menjadi puas dengan keuntungan yang diterima dari masing-masing posisi terbuka. Jadilah metodis, dan melakukan semua prinsip-prinsip strategi trading secara konsisten.
    Perhatian! Hanya trader yang mampu mengendalikan diri yang akan memiliki kesempatan untuk mengoperasikan terminal trading pada hari berikutnya. Apakah anda ingin melanjutkan kegiatan favorit anda besok?
    Batasi resiko dan terampil mengelola modal anda. Keinginan untuk melanggar manajemen keuangan disebabkan oleh keserakahan atau ambisi untuk mendapatkan kembali dana yang hilang sebelumnya. Memahami keputusasaan strategi perilaku tersebut. Seorang trader individu tidak dapat mengatur pergerakan harga, ia hanya menemukan pola yang teratur dan mendapatkan profit dari situ. Jika anda tidak bisa mengontrol proses di pasar, apakah harus untuk mengambil resiko tinggi?
    Singkirkan kesombongan pribadi yang muncul setelah serangkaian transaksi sukses. kepercayaan diri yang berlebihan menyebabkan hilangnya rasa realitas dan impuls yang terjadi mengurangi usaha-usaha sebelumnya dan kembali ke nol. Hal ini dimungkinkan untuk menyadari bagaimana mengontrol emosi dalam perdagangan Forex dengan cara memperlakukan transaksi yang menguntungkan dan tidak menguntungkan dengan ketidakpedulian yang sama. Bayangkan saja anda anda sedang memaku. Anda tidak akan begitu sedih jika hanya 8 dari 10 paku masuk papan lurus, dan dua sisanya bengkok. Jika strategi anda adalah menguntungkan dalam 80%, anda akan membuat sebuah tragedi jika kedua paku tersebut bengkok? Terus melanjutkan pekerjaan, jangan membesar-besarkan signifikansi peristiwa positif dan negatif.

     

    #4402

    jakaduriat
    Participant

                                                            Sistem Trading Mechanical Dan Discretionary

    Jika Anda trading menggunakan software yang otomatis bisa entry dan exit, atau menggunakan software robot, maka sistem trading Anda disebut mechanical. Demikian pula jika Anda menerapkan berbagai indikator teknikal, atau kombinasi antara indikator dan price action yang menghasilkan sinyal trading. Sebaliknya jika Anda mengandalkan feeling atau intuisi untuk entry atau exit, berarti Anda trading dengan sistem discretionary. Trading dengan sistem discretionary lebih didasarkan pada pengalaman dan tidak terlalu mengandalkan indikator teknikal. Trading berdasarkan berita fundamental bisa dikatakan discretionary. Diantara kedua sistem trading tersebut manakah yang lebih menguntungkan?

    [B]Sistem trading mechanical[/B]

    Keuntungan sistem trading mechanical adalah:

    [list][*] Bisa dilakukan backtest terhadap sistem trading, baik yang kompleks dan sudah diprogram dalam bentuk software jadi maupun yang sederhana. Dari hasil backtest dapat diketahui probabilitas profit dan loss, atau angka harapan profit.
    [*] Anda tidak perlu pusing melakukan analisa yang rumit. Sinyal trading pada sistem Anda akan langsung memberi tahu Anda kapan mesti entry atau exit, lengkap dengan level stop loss dan target tergantung dari setting parameter risk/reward ratio.
    [*] Sistem trading mechanical tidak melibatkan emosi Anda pada saat trading.
    [*] Jika sibuk dengan pekerjaan lainnya Anda tidak harus sering memonitor pasar, cukup atur parameter software atau indikator, dan tinggalkan pasar. Sistem Anda akan bekerja dengan sendirinya.[/list]

    Kekurangan sistem trading mechanical:
    [list]
    [*]Hasil backtest yang dihasilkan tidak selalu akan akurat untuk kondisi pasar saat ini. Pasar selalu berubah dengan komponen yang acak (random). Pola pergerakan harga pasar bisa mirip, tetapi tidak persis sama. Angka harapan profit adalah sebuah probabilitas dan tidak pasti. Sebuah software trading atau sistem mechanical yang sebelumnya berjalan baik belum tentu bisa profitable bila diterapkan pada kondisi pasar saat ini.[/list]
    [B]Sistem trading discretionary[/B]

    Keuntungan sistem trading discretionary:

    [list][*]Sangat mudah untuk beradaptasi dengan keadaan pasar saat ini. Jika Anda sudah terbiasa dengan berbagai pola pergerakan harga dan trend, maka Anda akan bisa melakukan analisa instan, dan dengan mudah bisa menyesuaikan keadaan tanpa harus pusing mencari-cari indikator yang paling cocok.
    [*] Karena ditunjang oleh pengalaman, secara psikologis Anda akan puas dengan keputusan yang Anda ambil, terlepas dari hasil yang akan Anda peroleh.
    [*] Anda bisa belajar dari waktu ke waktu sambil menambah pengalaman dan wawasan Anda dalam trading, seperti misalnya sinyal trading mana yang probabilitasnya paling tinggi dan lain sebagainya.[/list]
    Kekurangan sistem trading discretionary:

    [list][*] Diperlukan waktu cukup lama untuk belajar dan membangun pengalaman guna mengetahui kondisi pasar dengan instan dan akurat.
    [*] Bagi trader pemula sistem trading ini bisa berbahaya. Jika pengetahuan mereka masih minim, maka akan lebih menjurus ke perjudian (gambling).[/list]

    Sistem mana yang lebih menguntungkan, tergantung dari personality dan karakter Anda. Jika Anda masih sering takut, serakah atau emosional, maka sebaiknya Anda menggunakan sistem mechanical. Sebaliknya jika bisa mengendalikan emosi, dan pengalaman Anda telah memadai tentu Anda akan lebih percaya diri dengan sistem discretionary. Apapun sistem tradingnya, Anda mesti disiplin dan punya rencana trading yang jelas.

     

    #4403

    jakaduriat
    Participant

                                                                                      Cara berinvestasi di Forex?

    [B]Jika anda membandingkan trading forex dengan pasar real-estate, yang merupakan salah satu cara yang paling menarik dari investasi dan dalam banyak kasus, dimana saja membutuhkan lebih dari empat puluh jam dalam seminggu, pasar mata uang forex membutuhkan waktu jauh lebih sedikit untuk investor. Rata-rata, trading forex akan mengambil 10-15 jam per minggu untuk menghasilkan penghasilan full time.[/B]

    [B]ISI[/B]
    [COLOR=”#00cc33″]1. Pasar Forex sebagai cara untuk berinvestasi
    2. Mengapa berinvestasi di forex adalah cara yang ampuh untuk investasi
    3. MetaTrader 4 (MT4) sebagai alat untuk transaksi investasi forex
    4. Fitur MetaTrader 4[/COLOR]

    [B]PASAR FOREX SEBAGAI CARA UNTUK BERINVESTASI[/B]

    Di antara cara-cara lain untuk berinvestasi, investasi uang dalam pertukaran mata uang asing (forex) adalah cara yang relatif baru untuk melakukan bisnis ini. Jika dibandingkan, orang-orang yang berinvestasi dinyatakan secara signifikan banyak sekali dan mereka mengetahui jenis pasar. Melakukan transaksi perdagangan dalam mata uang asing, juga dikenal sebagai perdagangan di pasar forex, tentu saja, cara yang paling menguntungkan untuk membuat investasi yang mudah dijumpai. Kita bisa melihat sejumlah kecil faktor yang membuktikan. Mereka, khususnya trader forex yang sukses bisa mendapatkan jumlah yang sama yaitu seratus persen lebih perbulannya.

    Dibandingkan dengan beberapa cara yang lebih dikenal sebagai investasi, mungkin saham perusahaan, investasi forex dapat benar-benar mengembalikan jumlah investasi yang dilakukan. Pada poin ini, wajib untuk menunjukkan bahwa orang-orang yang berinvestasi di forex harus tunduk pada obligasi, tanpa kecuali, melakukan tugas mereka untuk mempelajarinya secara seksama, namun, pada saat yang sama, cukup informasi sederhana dan strategi dan informasi yang berhubungan dengan pasar ini. Itu akan membuat perbedaan yang signifikan antara trader forex yang akan sukses dan trader lain yang mungkin tidak berhasil.

    [B]MENGAPA BERINVESTASI DI FOREX ADALAH CARA YANG AMPUH UNTUK BERINVESTASI[/B]

    Beberapa poin tambahan yang dapat dipertimbangkan dan menentukan alat yang ampuh untuk investor yang beroperasi di pasar forex adalah sebagai berikut: jumlah investasi yang akan dibutuhkan untuk memulai transaksi di pasar terbatas hanya tiga ratus dolar AS. Dalam sebagian besar kasus, jika anda ingin melakukan investasi ke pasar lainnya, itu akan dikenakan biaya ribuan dolar untuk mulai bekerja. Pada saat yang sama, pasar ini menawarkan kesempatan untuk mendapatkan uang terlepas dari arah di mana pasar beroperasi. Dalam rangka untuk terlibat dalam perdagangan di pasar umum, investor harus menunggu dan menangkap tren up.

    Namun, apa yang terjadi, investor masih harus menunggu lagi untuk kesempatan keluar dari perdagangan dan mempertahankan keuntungan yang layak. Mengingat fakta bahwa pasar forex menghasilkan beberapa pergerakan naik, turun, serta tren sideways dalam satu hari, kita hanya dapat menyimpulkan bahwa investasi forex jauh lebih unggul dari pada pasar lain. Selain itu, investor dapat menggunakan strategi perdagangan, dan mereka diajarkan untuk melipatganda hasil keuntungan. Profit mereka yang diterima di atas keuntungan yang ada. Yang mengatakan, pasar forex menyediakan akun demo gratis. Tersedia untuk pemula dalam industri ini, akun tersebut membantu memfasilitasi pengembangan keterampilan dan memperkecil atau bahkan menghilangkan resiko kehilangan uang.

    Selain itu, faktor waktu yang berkaitan dengan perdagangan forex adalah keuntungan yang sangat menarik untuk semua jenis investor. Jika anda membandingkan trading forex dengan pasar real-estate, yang merupakan salah satu cara yang paling menarik dari investasi, dan yang dalam banyak kasus, membutuhkan waktu empat puluh jam dalam seminggu, pasar mata uang asing hanya membutuhkan waktu investor jauh lebih sedikit. Rata-rata, trading forex membutuhkan waktu 10-15 jam per minggu untuk mendapatkan penghasilan penuh waktu. Oleh karena itu, anda dapat dengan mudah menjumpai alat hebat dan keuntungan investasi di perdagangan forex yang menjadikannya sangat menguntungkan, bebas waktu, dan mudah untuk memulai bisnis.

    Mudah-mudahan, informasi ini akan memberikan pemahaman yang baik tentang bagaimana untuk berinvestasi di forex dan dengan melakukan hal itu, mengubah investasi anda menjadi cara baru mendapatkan uang dan membuat mereka bekerja lebih keras untuk anda.

    [B]METATRADER 4 (MT4) SEBAGAI ALAT UNTUK TRANSAKSI INVESTASI FOREX[/B]

    [img]https://s13.postimg.org/bvlryk42f/capture-20170502-131226.png[/img]

    Ada beberapa alat yang hebat untuk melaksanakan investasi forex terbaik. MetaTrader4 (MT4) Platform Trading adalah salah satunya. Ini adalah jenis terminal, yang memungkinkan anda untuk melakukan perdagangan di pasar forex. Terminal memungkinkan para trader untuk menganalisa dinamika pasar keuangan, mengembangkan dan menggunakan software trading otomatis, dan membuat penawaran.

    [B]Fitur MetaTrader 4[/B]

    Terminal MetaTrader 4 memiliki beberapa fitur untuk melakukan perdagangan anda lebih sukses dan memungkinkan anda untuk menerapkan strategi individu ketika berinvestasi di pasar forex:

    [B]Kesederhanaan.[/B] Meskipun terminal memiliki begitu banyak fungsi, itu cukup mudah untuk dikuasai. Antarmuka ergonomis, yang dirancang dengan hati-hati dengan maksud mempermudah penggunaan dan pemahaman program. Anda hanya membutuhkan beberapa menit untuk mengenal terminal. Trader memiliki pertanyaan tentang pengoperasian Meta Trader 4, bagian bantuan akan memberikan jawaban lengkap. Para pengembang terminal melakukan yang terbaik untuk menjaga penggunanya fokus pada bisnis yang sedang mereka lakukan.

    [B]Keamanan.[/B] Ketika mengembangkan terminal, para desainer membuat semua upaya yang mungkin untuk memastikan bahwa keamanan transaksi perdagangan tetap aman. Dalam transfer data antara server dan MetaTrader 4, itu dalam bentuk data dengan bantuan 128-bit. Yang menjamin keamanan total operasi perdagangan. Selain itu, pengguna dapat menggunakan sistem keamanan dan tahan terhadap peretasan berdasarkan tanda tangan digital.

    [B]Order eksekusi.[/B] terminal fitur perdagangan sangat banyak. MetaTrader 4 mencakup tiga jenis pelaksanaan order. Menggunakan berbagai order seperti stop-order, deferred order, market order, dll akan memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi transaksi perdagangan penuh dan fleksibel. trader memiliki banyak cara untuk mengatur order yang ada di terminal. Pada akhirnya, semua fitur perdagangan MetaTrader 4 akan memfasilitasi pelaksanaan strategi pribadi masing-masing pengguna.

    [B]Analisa.[/B] Kemampuan dari MetaTrader 4 berkaitan dengan analisa yang luar biasa. Seorang pengguna dapat melakukan perdagangan dari setiap instrumen keuangan di sembilan time frame. Bagi mereka yang memiliki kecintaan khusus terhadap analisa teknikal, terminal memiliki lebih dari lima puluh indikator. Jika pengguna tidak puas dengan mereka, dia bisa menulis sendiri dengan menggunakan bahasa pemrograman MQL4. Yang membuat pekerjaan para trader ‘jauh lebih mudah dan memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi tren dengan cepat, mendeteksi pola yang berbeda, dan mencari tahu waktu terbaik untuk memasuki atau sebaliknya meninggalkan pasar.

     

    #4406

    jakaduriat
    Participant

                                                                                  Metodologi Turtle Trading Sistem

    Turtle trading system atau Sistem Trading Kura-Kura merupakan sistem yang dibuat oleh Richard Dennis. Pada awal 1980-an Dennis menjadi terkenal berkat kesuksesannya. Dengan modal awal senilai tidak lebih dari $400 dia mampu melipatgandakannya menjadi lebih dari $100 juta. Dennis adalah lulusan dari DePaul University menjual dengan gelar BA. Gelar pascasarjana didapat dari Tulane University sebelum bergabung di Chicago Board of Trade.

    Awalnya Dennis mengamati para peternak tangkar kura-kura. Cara unik yang diperlihatkan para petangkar itu adalah dengan memastikan apakah si anak penyu dapat bertahan hidup atau tidak. Yaitu dengan memasukan mereka satu persatu ke air. Penyu yang tenggelam dielimasi oleh petangkar tersebut karena dianggap tidak mampu hidup lama. Sementara yang bertahan dan berenang dianggap mampu dan dipelihara untuk dijual nantinya.

    Kemudian pada tahun 1983 Dennis merekrut 13 orang murid yang juga dikenal sebagai “The Turtles” yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda bahkan yang tidak memiliki pengalaman dalam investasi/trading sebelumnya. Tujuannya adalah membuktikan bahwa dengan mengikuti suatu aturan tertentu dalam bertrading, seseorang dapat ‘belajar‘ menjadi sukses dalam trading. Masing-masing muridnya itu dipercayakan untuk mengelola dana yang sama besar dan diperintahkan mengikuti sebuah aturan yang ditetapkan Dennis, disebut juga Turtle Rules. Uniknya, meskipun memiliki aturan yang sama, para muridnya itu memberikan hasil yang berbeda-beda. Program pelatihan tersebut berakhir pada tahun 1988 dan sebagian dari para Turtles menjadi Trader sukses dan sebagian gagal.

    [B]Metodologi Turtle Rules[/B]
    Trading sistem yang didasari oleh konsep ‘Trend Follower’ dan diajarkan oleh Richard Dennis atau biasa dikenal dengan istilah turtle rules, mewajibkan sebuah sistem trading yang lengkap harus memiliki 6 hal, yaitu:

    [B]1. Market[/B] – apa yang harus dibeli/dijual Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pasar apa yang akan kita tradingkan, atau dalam kata lain di dunia forex, seperti pasangan mata uang mana yang akan kita mainkan. Hal ini termasuk diversifikasi, yang dapat diartikan sebagai berapa jenis pasangan mata uang yang akan kita mainkan.

    [B]2. Ukuran/Volume/Lot[/B] – berapa banyak yang harus dijual/dibeli. Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan.

    [B]3. Entry/Open[/B] – kapan melakukan membuka Posisi. Apabila kita telah membuat suatu sistem yang cukup canggih, maka sistem tersebut akan memberikan kita signal kapan waktu terbaik untuk memasuki pasar.

    [B]4. Stop [/B]– kapan menutup posisi (dalam keadaan rugi) Turtle rules berkata bahwa trader yang tidak mau menutup posisi di saat merugi tidak akan bertahan dalam jangka waktu panjang.

    [B]5. Exit [/B]- kapan menutup posisi (dalam keadaan profit) Selain menentukan batas kerugian, turtle rules juga mengharuskan menentukan kapan harus keluar pada keadaan profit.

    [B]6. Taktik [/B]– bagaimana cara membeli dan menjual Seluk beluk cara melakukan pembukaan posisi juga perlu diperhitungkan, mengingat pada keadaan tertentu kadang transaksi kita dalam status menunggu hingga keuntungan datang (status floating loss)

    Dari sini kita dapat gambaran, bahwa Turtle Trading System Sistem adalah sistem Trend Follower atau mengikuti Trend. Intinya jika ingin menghasilkan keuntungan jangan melawan Trend.

    [B]Performance[/B]

    Pada usia 25 Dennis menjadi jutawan (USD millionaire) – Tahun 1983 merekrut dan melatih 13 orang yang dikenal dengan istilah ‘The Turtles‘. Ketika Senin Kelabu (Black Monday) terjadi pada tahun 1987, Dennis mengalami kerugian secara tak terduga sebesar $10 juta dan secara total menjadi $ 50 juta selama periode 1987-1988. Satu hal yang perlu dicatat bahwa Dennis tidak selalu mempraktekkan sendiri Turtle Rules yang telah Ia ajarkan pada murid-muridnya.

    #4407

    jakaduriat
    Participant

                                      Inilah Rahasia Penting Kenapa Indikator Bergerak Beda Arah Dengan Harga
    Yang namanya trading, sebelum Open Position, kita pasti akan mengutak-atik bermacam-macam indikator pada chart. Tujuannya simpel saja, supaya dapat sinyal, ada petunjuk ke arah mana harga sekiranya akan bergerak. Umumnya, indikator-indikator tersebut hampir selalu bergerak searah dengan harga. Maksudnya kalau harga menurun, arah indikatornya juga ikut melandai, kalau satu naik, yang lain juga ikutan. Namun, apa yang terjadi jika indikator malah bergerak berlainan arah dengan pergerakan harga?

    [B]Divergence, Filter “Mujarab” Untuk Menyaring Gejolak Harga[/B]

    Indikator pada umumnya didesain oleh penciptanya untuk mewakili pergerakan harga. Jadi sewajarnya, indikator akan bergerak searah dengan pergerakan harga. Itu sih kalau kondisi pasar dalam keadaan normal saja.

    Nah, kalau diperhatikan lebih tajam lagi, ternyata indikator tidak selalu bergerak searah dengan pergerakan harga. Misalnya saat harga meroket, indikatornya malah cuma bergerak mendatar atau bahkan menurun perlahan.

    Loh, koq bisa? Apa penyebabnya?

    Nah, perlu diketahui bahwa indikator, terutama Leading Indicator seperti RSI, MACD dan Stochastic, mampu memproyeksikan alias “meramalkan” nasib, eh, pergerakan harga.

    Dijabarkan lebih detail, Leading Indikator dapat memplot letak titik-titik jenuh beli (Overbought) dan jenuh jual (Oversold). Titik Overbought juga dapat dijadikan sebagai patokan Resistance. Sedangkan, Level Oversold bisa dianggap sebagai level Support. Jadi ketika harga bergejolak karena sentimen trader, leading Indicator mampu mem-”filter” di level mana hakikat harga seharusnya berada. Inilah alasan teknis kenapa indikator (Leading) bisa bergerak berlainan arah atau ter-Divergence dengan pergerakan harga terkini.

    Terus apa pentingnya kita mengetahui fenomena Divergence ini?

    Pertanyaan bagus, soalnya Divergence berkaitan erat dengan sinyal trading nyentrik. Pendek kata, Anda akan mendapat sinyal Buy saat harga jatuh atau sinyal Sell saat harga membubung, tapi bisa untung. Penasaran? Baca terus detail teknik menemukan divergence di bawah ini.

    [B]Divergence, Senjata Trader Contrarian Untuk Melawan Sentimen Pasar[/B]

    Seperti kita ketahui, sentimen trader mayoritas umumnya adalah opini pasar mengenai pergerakan harga terkini. Perlu dicatat, belum tentu sentimen Bullish atau Bearish akan menggerakkan harga sesuai ekspektasi trader mayoritas. Contohnya seperti pada chart XAU/USD (Gold) di bawah ini:

    [img]https://s9.postimg.org/o3fwr82jz/capture-20180313-180112.png[/img]

    Mantap, kan? Dengan sinyal trading Divergence, trader Contrarian dapat mem-filter noise dari sentimen trader mayoritas. Meskipun harga terkini sempat digerakkan oleh mayoritas pasar. Tapi toh, pada akhirnya harga akan kembali ke nilai hakikatnya yang ditunjukkan oleh Divergence pada indikator.

    [B]Rico F. Y., Trader Profesional Dengan Metode Trading Divergence[/B]

    Sebagai trader Contrarian profesional, Rico F. Yapotra menggunakan sinyal trading Divergence sebagai andalan sistem tradingnya. Menurutnya, kalau mau untung, logikanya buat apa kita ikut-ikutan sentimen trader mayoritas? Sentimen trader mayoritas itu belum tentu benar. Toh, dengan Divergence kita jadi bisa tahu, ke mana harga pada hakikatnya akan bergerak.

    Rico F. Y. sudah berpengalaman trading selama 5 tahun menggunakan metode Divergence. Sepanjang kariernya sebagai trader, Rico pernah berhasil memperoleh return 100% hanya dalam jangka waktu 3 bulan. Dia juga pernah berkarier di salah satu broker lokal sebagai salah satu analis.

    #4408

    andrey
    Participant

                                                                            Deposit dan Penarikan via OKPAY

    [B]OKPAY – pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana[/B]

    Klien yang terhormat!

    Di Personal Area tersedia pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana – OKPAY.

    [img]https://s10.postimg.org/jb4f9twa1/ok_pay.png[/img]

    OKPAY adalah penyedia layanan transfer dan pembayaran eWallet internasional. Hal ini memungkinkan pengguna dan pedagang untuk deposit dan menarik dana dengan menggunakan berbagai pilihan yang tersedia, termasuk Visa/MasterCard, transfer bank, transfer uang ke internasional, mata uang elektronik, pembayaran Mobile, toko ritel dan kios. Mata uang yang didukung: USD, EUR, GBP, RUB, CHF, CZK, AUD, CAD, JPY, NOK, SEK, DKK, HRK, HUF, NZD, PLN, RON, TRY, ZAR, HKD, CNY

     

    #4410

    jakaduriat
    Participant

                                                Buge Satrio, Full Time Trader Indonesia Yang Sukses Bereksperimen

    [B]Buge Satrio [/B]adalah seorang analis teknikal dan fundamental sekaligus Full Time Trader Indonesia. Bergabung dengan Seputarforex sejak tahun 2014, tamatan jurusan IT dari sebuah Universitas Swasta di Jakarta ini mantap untuk pensiun dini dari pekerjaannya di sebuah perusahaan teknologi. Kisah panjang dan kiat-kiatnya sebagai trader forex Full Time akan diuraikan dalam artikel ini.

    [B]Awal Perkenalan Dengan Trading Forex[/B]

    Buge Satrio mengenal forex sejak pertengahan tahun 2003. Kala itu, trading masih menggunakan platform MetaTrader 3 dan koneksi internet belum selancar sekarang.

    Buge yang baru lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan media cetak tersebut memulai karir forex dengan mempelajari berbagai indikator teknikal. dan fokus pada analisis teknikal saja. Ia baru berani melakukan deposit pertama kali pada tahun 2005. Hasilnya? lebih banyak mengalami Margin Call (MC) ketimbang withdrawal.

    [B]Analisa Fundamental Tak Kalah Penting[/B]

    Pada tahun 2008, terjadi krisis Subprime Mortgage AS yang kemudian memicu krisis finansial global. Peristiwa inilah yang membuka wawasan baru bagi Buge Satrio, karena setelah itu ia rajin mempelajari berbagai hal yang berbau fundamental dengan membaca banyak artikel berbahasa Inggris secara online. Dari situ pula ia akhirnya membiasakan diri untuk menulis analisa teknikal yang didukung dengan analisa fundamental.

    Full Time Trader Indonesia ini menjelaskan, “Siklus pergerakan harga (jangka menengah hingga jangka panjang) sebuah pasangan mata uang banyak ditentukan oleh perbedaan kebijakan moneter bank sentral di samping data inflasi, jobs data, dan data ekonomi penting lainnya.”

    Oleh sebab itulah, analis ini menekankan pentingnya memahami kebijakan moneter suatu negara, meski hanya sekadar mengetahui suku bunganya akan dinaikkan (hawkish) atau diturunkan (dovish).

    [B]Eksperimen Berbuah Pencerahan[/B]

    Selama 2008 hingga 2013, Buge melakukan beberapa eksperimen dengan akun demo. Tujuannya agar mendapatkan trading style senyaman mungkin dengan risiko yang sekecil mungkin. Hasil dari eksperimen itu ada tiga:

    [B]1. Manajemen Risiko Ala Buge[/B]

    Melalui eksperimennya, Buge memahami bahwa risiko serta target yang tidak agresif justru memberikan profit cukup konsisten. Hasilnya, ia lebih nyaman dengan target mingguan hanya 2% dan target bulanan 4%.

    Jadi, jika dalam 3 minggu sudah dapat mencapai atau melebihi target 4 persen, maka ia lebih suka menjadi penonton saja sampai akhir bulan. Bisa juga dengan cukup membuka akun Cent untuk sekedar menguji level support dan resistance. Risiko yang ia pakai pun kecil. Tidak lebih dari 1 persen (terhadap total Equity) pada satu atau beberapa open posisi perdagangan Intraday.

    [I]”Jika saya fokus pada dua pair di hari yang sama, misalnya EUR/USD dan GBP/USD, maka 1 persen tersebut saya bagi dua, sehingga masing-masing menjadi setengah persen,” urai Buge.[/I]

    Peraturan itu pun kadang sangat tergantung pada Trading Plan dan kondisi teknikal, sehingga dalam prakteknya, Full Time Trader Indonesia ini lebih sering menggunakan seperlima hingga tiga perempat persen saja, dan tidak pernah lebih dari 2 pair dalam satu hari transaksi Intraday.

    [B]2. Keajaiban Price Action Dan Indikator Ichimoku Kinko Hyo[/B]

    Dari hasil eksperimen, Buge juga dapat menyimpulkan bahwa price action yang membentuk candle pattern (terutama chart H1) akibat reaksi market terhadap data atau news penting, seringkali jauh lebih cepat mengindikasi arah pergerakan harga ketimbang indikator teknikal manapun. Di samping itu, indikator Ichimoku Kinko Hyo dirasanya sangat menarik, sehingga sering dipakai dalam menyusun analisa forex saat ini. Lebih lanjut, akan ada sedikit ulasan tersendiri dari Buge Satrio tentang bagian dari Indikator Ichiimoku, Kijun Sen.

    [B]3. Kemantapan Hati Menjadi Full Time Trader[/B]

    Eksperimen yang dilakukan menjadi sebuah pencerahan bagi Buge Satrio. Ia pun memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya dengan pensiun dini dan lebih memilih menekuni forex sebagai trader Full Time sejak awal tahun 2014 hingga sekarang.

    [B]Perbedaan Trading Dengan Akun Demo Dan Akun Riil[/B]

    Berbicara tentang eksperimen yang menggunakan akun demo, Buge tak menampik adanya perbedaan eksekusi trading menggunakan akun demo dan akun riil.

    [I]”Mungkin karena server akun riil dibedakan dengan server akun demo. Server akun demo bebannya lebih ringan, bisa jadi karena itu, justru lebih banyak trader (termasuk pemula) yang langsung terjun ke akun riil ketimbang akun demo.”[/I] kata Full Time Trader yang berdomisili di Jakarta ini.

    Dalam eksperimennya itu, ia menemukan beberapa kasus. Ketika berhadapan dengan data penting, harga di akun demo malah rasanya bereaksi lebih cepat. Tapi pernah ada satu dua kasus ketika harga bergerak melambat, mungkin selisih sepersekian detik, ketimbang akun riil. Kendati demikian, secara keseluruhan ia tak mempermasalahkan karena kebutuhan eksperimennya sudah tercukupi.

     

    #4411

    jakaduriat
    Participant

                                                                      Mata uang baru untuk pembayaran NETELLER

    [B]Daftar mata uang untuk pembayaran melalui NETELLER diperbanyak[/B]

    Klien yang terhormat!

    Daftar mata uang yang bisa digunakan untuk pembayaran melalui NETELLER diperbanyak. Sekarang anda memiliki kesempatan untuk mengisi kembali Akun anda dan menarik dana dalam mata uang USD, EUR, CHF, GBP, JPY tanpa konversi.

    Harap dicatat bahwa komisi pembayaran melalui NETELLER tetap tidak berubah. Deposit ke akun – 0%. Penarikan – 1,9%. Informasi lebih detail tentang pilihan deposit dan penarikan dapat anda temukan di bagian Deposit and Penarikan.

    Hormat kami,
    ForexChief

    #4412

    jakaduriat
    Participant

                                                                       Deposit dan Penarikan via OKPAY

    [B]OKPAY – pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana[/B]

    Klien yang terhormat!

    Di Personal Area tersedia pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana – OKPAY.


    OKPAY adalah penyedia layanan transfer dan pembayaran eWallet internasional. Hal ini memungkinkan pengguna dan pedagang untuk deposit dan menarik dana dengan menggunakan berbagai pilihan yang tersedia, termasuk Visa/MasterCard, transfer bank, transfer uang ke internasional, mata uang elektronik, pembayaran Mobile, toko ritel dan kios. Mata uang yang didukung: USD, EUR, GBP, RUB, CHF, CZK, AUD, CAD, JPY, NOK, SEK, DKK, HRK, HUF, NZD, PLN, RON, TRY, ZAR, HKD, CNY

     

    #4416

    jakaduriat
    Participant

                                                                                            Trading By Moment

    Saat bertrading, seringkali kita terlalu buru-buru mengambil posisi dan masuk market hanya karena terpancing pergerakan chart yang sepintas mantap.

    Salah satu saran yang selalu di berikan oleh para master trader adalah: “Sabar, tunggu moment yang tepat untuk masuk market”. Iya sih, kedengerannya mudah, tapi ternyata dalam prakteknya, ada kalanya (ato malahan sering) kita terlalu buru-buru mengambil posisi dan masuk market. Seringkali kita terpancing melihat pergerakan chart yang keliatannya mantaps buat di “buy”.

    Ternyata pas kita sudah buy, harga bergerak turun. Kita pun panik dan buru-buru close posisi buy, balik posisi, ambil posisi sell. Eh, begitu kita sell, gak lama kemudian market ternyata recovery dan harga kembali naik. Nah kaan! Trading dan emosi memang gak boleh disatukan.

    Trading dengan emosi jelas membahayakan account kita. Jadi, memang salah satu kunci untuk masuk ke market adalah: sabar, tunggu moment yang tepat. Banyak cara mengidentifikasi moment yang tepat untuk masuk market. Semuanya tergantung sistem yang anda anut. Bagi anda yang technicalist, ada beberapa kondisi yang bisa menjadi patokan untuk masuk ke market. Kondisi yang pertama adalah saat-saat breakout terjadi. Breakout biasanya terjadi apabila terbentuk chart pattern tertentu atau setelah terjadinya sideways.

    Anda bisa baca-baca kembali bahasan tentang macam-macam chart pattern dan trading breakout ini di artikel-artikel yang lalu. Trading breakout memungkinkan kita menggunakan momentum “pecahnya” market, yaitu saat-saat salah satu pihak, buyer atau seller memenangkan tarik menarik harga. Saat-saat breakout ditandai dengan melesat atau meluncurnya harga, yang tentunya akan sangat menguntungkan apabila kita bisa masuk ke market dengan posisi dan waktu yang tepat.

    Kondisi kedua yang menguntungkan untuk masuk market adalah saat-saat divergence terjadi. Divergence yang dimaksud disini adalah perbedaan antara pergerakan harga dengan pergerakan indicator oscillator. Mengenai divergence trading ini juga sudah pernah saya bahas di artikel sebelumnya.

    Nah, bagi anda yang cenderung fundamentalist, saat-saat yang dianggap tepat untuk masuk market tentunya adalah saat news release, terutama yang high impact news dengan rata-rata pengaruh terhadap pergerakan chart lebih dari 30 pips.

    [B]Berikut ini antara lain high impact news:[/B]

    1. Non Farm Payroll USA (efek 100 – 200 pips).
    2. Trade Balance USA (efek 70 – 120 pips).
    3. Interest Rate Statements (efek kurang lebih 100 pips).
    4. Durable Good (efek 50 – 100 pips).
    5. Producer Price Index (efek 50 – 60 pips)
    6. PPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips)
    7. Consumer Price Index (efek 50 – 60 pips).
    8. CPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips).
    9. Trichet, Bernanke & Fukui Speaks (efek 30 – 100 pips).
    10.Unemployment Rate (efek 30 – 50 pips).

    Anda bisa mengecek jadwal, kapan news tersebut release, tepatnya di kalender forex yang mencantumkan jadwal news beserta efeknya. Jadi anda bisa menyesuaikan jadwal trading (dan jadwal tidur) anda dengan jadwal news release tersebut. Dengan mengenal kondisi yang tepat untuk masuk market, anda gak harus mantengin chart terus dan mungkin juga gak harus open position setiap hari.

    Tapi, secara umum, account anda bisa tumbuh dengan pertumbuhan positif yang konsisten, karena setiap posisi yang anda buka mengambil waktu yang tepat sehingga anda bisa mengikuti seluruh trend yang terjadi. Asyik kan? Oya, satu hal lagi. Biar anda tidak merasa harus kejar setoran setiap hari, bikin target trading anda secara mingguan, gak usah harian. Eh, tapi, biarpun gak open tiap hari, WD sih pastinya rutin setiap minggu dong ya!

     

    #4417

    jakaduriat
    Participant

                                                                  Strategi Forex Terbaik Mingguan

    Meskipun banyak pelaku pasar forex dapat memilih perdagangan harian karena volatilitas pasar yang terus berkembang, dan dengan demikian kesempatan untuk mencapai hasil yang lebih besar dalam jangka waktu singkat, strategi trading forex mingguan memungkinkan untuk lebih fleksibel menggabungkan strategi investor dan taktik pasar pedagang, sehingga memastikan kesempatan untuk mencapai profitabilitas yang stabil. Pada artikel ini, kita akan menyelidiki spesifisitas penting strategi mingguan di pasar forex dan menganalisa secara singkat keutamaan jenis dari strategi tersebut.

    [B]STRATEGIES SPESIFISITAS PENTING DARI PERDAGANGAN FOREX MINGGUAN[/B]

    Ketika memilih strategi forex mingguan, harus diingat bahwa candlestick mingguan menyediakan informasi pasar yang luas. Bahkan, mengandung lima candlestick harian, sedangkan pola dinamika perubahan mereka mencerminkan tren pasar forex yang sebenarnya. Dalam setiap perdagangan khususnya mingguan, dinamika tersebut mungkin berubah. Dengan memonitor kecenderungan aktual dan memprediksikan mereka, trader dapat memilih strategi forex mingguan yang terbaik.
    Umumnya, strategi mingguan di pasar forex didasarkan pada sejumlah alat untuk menghindari resiko berlebihan. Yaitu, diasumsikan ukuran posisi yang lebih rendah, dan fokus utama dalam penyelidikan tren diletakkan pada rata-rata pergerakan dan batas ekstrim dari chart mingguan. Juga, harus dipahami bahwa trader mingguan menanggung resiko biaya, karena mereka menyimpan dana yang sebenarnya dapat digunakan untuk transaksi jangka pendek lebih menguntungkan. Namun, potensi keuntungan yang stabil dalam strategi mingguan tujuan utama perdagangan tersebut.

    [B]STRATEGI KECENDRUNGAN MINGGUAN[/B]

    Strategi forex mingguan ini berdasarkan pada analisa dari Exponential Moving Average (EMA). Dalam rangka untuk secara efektif menggunakan chart strategi forex mingguan ini, diharuskan candlestick harian terakhir minggu lalu ditutup pada level di atas nilai EMA. Selanjutnya, pedagang menunggu ketika harga maksimal minggu lalu di tembus, dan menempatkan order buy stop pada penutupan candlestick H4 dengan level harga yang ditembus. Stop loss diletakkan setelah batas minimal terdekat, antara 50 dan 105 pips. Jika batas minimal terdekat adalah lebih kecil dari 50 pips, nilai ekstrim sebelumnya diambil untuk dikalkulasi. Kisaran pergerakan harga minggu lalu adalah rentang take profit. Break-even dicapai setelah setengah gerakan.

    Jika pada D1 minggu sebelumnya ada sebuah persimpangan di bawah EMA (12) (untuk dibeli) atau di atas EMA (dijual), tidak ada sinyal masuk yang harus dipertimbangkan selama minggu ini dengan tujuan untuk menghindari masuk pasar selama sideway atau pembalikan tren.

    [B]STRATEGI FOREX TIGA OSCILLATOR MINGGUAN[/B]

    Chart strategi forex mingguan ini didasarkan pada penggunaan indikator seperti Relative Strength Indexes RSI (8), RSI (14), RSI (19), dan Simple Moving Average SMA (9).

    Untuk melakukan order buy, candle mingguan harus ditutup pada titik di atas SMA (9). Garis oscillator harus tetap berada pada urutan berikut dalam arah ke atas: RSI (8) (garis merah) di atas RSI (14) (garis biru), dan RSI (19) (jalur hijau) di bagian bawah.

    Untuk melakukan order sell, candle minggu ini ditutup di bawah SMA (9). Garis oscillator harus tetap berada pada urutan berikut dalam arah ke bawah: RSI (8) (garis merah) di bawah RSI (14) (garis biru), dan RSI (19) (garis hijau) di bagian atas.
    Strategi tiga osilator mungkin strategi trading forex terbaik mingguan yang saat trader dapat secara efektif tetap memantau kecenderungan harga dan tidak berhenti melakukan transaksi bahkan dalam kasus di mana harga mencapai puncak tertinggi, jika tren ini terus berlanjut. Namun, bahkan dalam kasus demikian profit dapat dicapai, meskipun pada tingkat yang lebih rendah.

    [B]STARTEGI TRADER YANG MALAS[/B]

    Strategi forex mingguan yang sederhana ini mengasumsikan bahwa order dibuka atau ditutup hanya dua kali seminggu. Metode ini cocok untuk trader malas, trader menempatkan order buy/sell stop maksimal di atas 20 pips , dan minimal 20 bawah pips di. Stop loss pada urutan sebaliknya, sementara take profit sebenarnya berjumlah triple stop. Poin Break-even dicapai ketika profit yang sama diperoleh. Hal ini penting dalam strategi trading forex mingguan agar tidak menghapus order, dan menutup posisi hanya pada candle penutupan mingguan.

    [B]STRATEGI METODE TREND TRADING FOREX MINGGUAN[/B]

    Chart strategi forex mingguan ini cocok untuk trader yang tidak memiliki banyak waktu untuk memantau pasar, yang hanya dapat melacak tren pasar kira-kira sehari sekali. Di sini, indikator berikut digunakan: RSI(8) dengan tingkat 50 sebagai oscillator utama, Moving Average Convergence Divergence MACD (12,26,9) pada level 0 sebagai indikator tambahan, slope direction lines (15,3,0) dan (30,3,0) sebagai garis tren; ATM_Pure_MAColor (50) sebagai arah trend, P-Monthly sebagai pivot bulanan untuk mengevaluasi level take profit dan stop loss, EMA(5) dan EMA (8) crossover, dan fractal untuk menyiapkan stoploss.

    Agar dapat melakukan transaksi, kondisi berikut harus dipenuhi pada penutupan candlestick W1: garis 2MA bersilangan dengan W1, RSI berada di atas atau di bawah 50, sinyal MACD bar atas (buy) atau di bawah (sell) garis sinyal.

    Stop loss dapat diatur untuk fractal terakhir, penutupan candlestick W1 sebelumnya, di atas atau di bawah level kunci terdekat, atau di luar garis tren. Take profit adalah tingkat pembalikan bulanan, atau ditutup segera setelah sinyal membalikkan muncul.

    [B]KESIMPULAN[/B]

    Strategi trading forex mingguan memungkinkan manfaat dari perdagangan jangka panjang, dan mereka memungkinkan pemantauan secara efektif tren pasar, sebagai entri dilakukan pada harga rata-rata perkiraan dengan arah utama. Analisa Candlestick adalah yang paling tepat digunakan dalam setiap strategi trading forex mingguan, namun para pedagang harus tetap bekerja dengan instrumen volatile menjadi tren yang stabil dalam kondisi yang khusus. Juga, chart strategi forex mingguan mengasumsikan ketersediaan dana yang cukup disimpan. Namun, bila dilakukan secara efektif, mereka memberikan trader dengan hasil yang signifikan, dan mungkin sangat menguntungkan.

Viewing 15 posts - 226 through 240 (of 262 total)

You must be logged in to reply to this topic.