Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 tanpa Deposit dari ForexChief

This topic contains 182 replies, has 2 voices, and was last updated by  jakaduriat 6 hours ago.

Viewing 15 posts - 151 through 165 (of 183 total)
  • Author
    Posts
  • #4225

    jakaduriat
    Participant

    2 Inti Pidato Carney Pasca Kenaikan Suku Bunga BoE

    Selain menyampaikan kesepakatan bulat para anggota MPC BoE untuk menaikkan suku bunga, ada 2 inti dari pidato Carney malam ini.
    Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carney, menyampaikan pidato pasca rilis kebijakan moneter Kamis (02/Agustus) malam ini. Selain menyampaikan kesepakatan para anggota MPC BoE yang bulat untuk menaikkan suku bunga, ada 2 inti lain dari pidato Carney yang patut dicermati.

    Pengetatan Moneter Sesuai Untuk Saat Ini
    Selepas rapat kebijakan di bulan Agustus 2018, BoE menaikkan suku bunga acuan di level tertinggi sejak tahun 2009. Ini merupakan langkah besar terakhir yang mereka upayakan sebelum Inggris resmi angkat kaki dari Uni Eropa.

    Carney berargumentasi bahwa perlambatan pertumbuhan Inggris di kuartal pertama lalu hanya karena masalah cuaca. Ia mengatakan bahwa akan menjadi sebuah kekeliruan apabila bank sentral terlalu memusingkan sesuatu yang belum jelas terjadi dan sangat sulit diestimasi. Dalam hal ini, Carney menyinggung perkembangan Brexit.

    “Seiring dengan meningkatnya inflasi dalam negeri dan bertambahnya prospek permintaan, maka pengetatan kebijakan moneter sesuai untuk kondisi saat ini,” ungkap Carney kepada media. “Bank sentral sudah siap untuk menghadapi kondisi apapun, termasuk potensi jangka panjang dan luas yang diakibatkan oleh Brexit,” ujarnya.
    BoE Tidak Perlu Terlalu Memusingkan Brexit
    Gubernur Mark Carney menyingkirkan kekhawatiran terkait Brexit, dan mengatakan bahwa tekanan inflasi perlu dikendalikan dengan kenaikan suku bunga. Namun, ia juga mengatakan bahwa BoE belum melihat adanya kebutuhan untuk mengakselerasi laju kenaikan suku bunga lagi setelah ini.

    “Kita tak bisa dihalangi atau diikat oleh luasnya kemungkinan Brexit. Kebijakan harus terus berjalan, bukan berlari, ataupun berdiam. Akan menjadi keliru jika kita terus menunggu dan menunggu sampai mendapatkan kepastian yang sempurna,” tandasnya.

    Menanggapi kritik tentang risiko menaikkan suku bunga di tengah peluang kegagalan negosiasi Brexit, Carney menegaskan bahwa setiap kebijakan moneter memang memiliki konsekuensi. Begitupun dengan dampak perang dagang global, Carney mengatakan bahwa pihaknya memandang jika sinyal tentatif dalam kebijakan proteksi perdagangan akan memiliki dampak buruk.

    #4230

    jakaduriat
    Participant

    NFP Dan PMI Non Manufaktur AS Di Bawah Ekspektasi
    Nonfarm Payroll (NFP) AS meningkat 157,000 saja di bulan Juli. Sementara itu, PMI Non Manufaktur AS jatuh ke 55.7 di bulan Juli.
    Nonfarm Payroll (NFP) AS meningkat 157,000 saja di bulan Juli. Dirilis pada Jumat (03/Agustus) malam ini, data keluaran Departemen Ketenagakerjaan AS tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan konsensus yang memprediksi kenaikan 192,000. Tak lama setelah rilis data NFP AS, menyusul kemudian data PMI Non Manufaktur dari ISM yang dilaporkan jatuh pada bulan Juli. Akibat data-data tersebut, Dolar AS melemah terhadap Yen dan Indeks Dolar pun turun.

    Data Ketenagakerjaan AS Beragam
    Meskipun NFP bulan Juli lebih rendah dari ekspektasi, hasil NFP AS untuk bulan Juni direvisi naik dari 213,000 menjadi 248,000. Hal ini membuat kenaikan kecil NFP Juli tidak terlalu mengecewakan, karena angka NFP bulan sebelumnya bisa mempersempit jarak penurunan dengan NFP Mei.
    NFP AS Juli 2018
    Selain NFP, serangkaian data ketenagakerjaan AS malam ini dirilis dengan hasil yang beragam, antara lain:
    Lapangan kerja di sektor swasta mencatatkan kenaikan dengan jumlah yang lebih sedikit daripada ekspektasi, yakni hanya 170,000 dibandingkan dengan 189,000.
    Tingkat Pengangguran turun dari 4.0 persen ke 3.9 persen sesuai dengan ekspektasi.
    Tingkat Pengangguran U-6, yakni tingkat pengangguran yang turut memperhitungkan pekerja part-time, turun dari sebelumnya di 7.8 persen menjadi 7.5 persen pada bukan Juli.
    Tingkat Partisipasi terpantau stabil di level 62.9 persen.
    Pendapatan rata-rata per jam (MoM) melaju 0.3 persen pada bulan Juli sesuai ekspektasi.
    Pertumbuhan Inflasi Gaji tercatat naik 2.7 persen pada bulan Juli sesuai ekspektasi.

    Data tentang gaji merupakan laporan yang diawasi secara seksama oleh The Fed, untuk menilai apakah ada slack atau tidak dalam pasar tenaga kerja, serta untuk memantau tekanan naik inflasi. Dalam pengumuman kebijakan moneter Kamis kemarin, The Fed menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS sedang mengalami kenaikan pesat, dan pasar tenaga kerja pun terus menguat.

    Data PMI Non Manufaktur AS Jatuh

    Data PMI bulan Juli dari The Institute of Supply Management (ISM) yang menunjukkan indeks Non-Manufaktur AS jatuh dari 59.1 ke 55.7. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi analis di 58.6.

    “Ada indikasi ‘pendinginan’ dalam pertumbuhan sektor non manufaktur,” tulis ISM dalam laporannya. Lembaga tersebut juga menambahkan bahwa sektor ekspor impor sedang membutuhkan perhatian, walaupun tetap menyimpulkan bahwa mayoritas respondennya masih positif akan kondisi bisnis dan ekonomi Amerika.

    Dolar Turun Terhadap Yen, Tapi Flat Terhadap Euro

    Pasca Laporan tersebut, Dolar AS melemah terhadap Yen, dengan USD/JPY yang diperdagangkan di 111.197 saat berita ini ditulis. EUR/USD flat di angka 1.1579 dengan kecenderungan menurun. Sedangkan indeks Dolar (DXY) terpantau pada level 95.15.
    .

    #4236

    jakaduriat
    Participant

    3 Peringatan Sebelum Anda Belajar Trading Forex

    Untuk memahami bahwa setiap kisah sukses forex harus dimulai dari dasar. Karenanya, berikut ini merupakan tiga hal yang perlu dijadikan acuan.

    Ada banyak alasan, mengapa seseorang beralih ke pasar forex sebagai jalan untuk berinvestasi. Meningkatkan penghasilan, sekedar hobi, atau memang benar-benar untuk menghidupi kehidupan.

    Tidak masalah apa alasannya, yang jelas setiap investor atau trader pada dasarnya memulai di tempat yang sama. Yaitu, pada permulaannya, tidak begitu yakin bagaimana cara mendapatkan yang terbaik dari pasar.

    Untuk memahami bahwa setiap kisah sukses forex harus dimulai dari dasar. Karenanya, berikut ini merupakan tiga hal yang perlu dijadikan acuan, untuk menangani hal-hal yang seharusnya diketahui sebelum memulai trading.

    Peringatan Sebelum Belajar Trading Forex

    Trading Forex Bukan Skema Untuk Cepat Kaya
    Ada banyak iklan luar sana. Seperti “Menghasilkan uang sambil tidur”, “Mengubah $100 menjadi $1000 dalam waktu singkat”, atau iklan lainnya yang cukup bombastis dan sangat menggiurkan. Padahal, forex tidak akan mungkin mengubah sejumlah kecil uang menjadi saldo tujuh digit dalam semalam.

    Jumlah yang anda dapatkan saat trading forex akan ditentukan oleh jumlah uang yang anda investasikan, serta sikap anda terhadap resiko itu sendiri. Maka, dibutuhkanlah uang untuk menghasilkan uang, sekaligus strategi sebagai penunjang perdagangan.

    Siapapun yang ingin benar-benar sukses di dunia trading, perlu memahami bahwa, semua butuh proses dan kesabaran.

    Mungklin kita sering mendengar tentang trader yang menargetkan keuntungan 50%, 75%, 100%, atau lebih dalam setiap bulannya, dengan tingkat resiko yang sangat aneh. Yang ternyata, justru sangat membahayakan dan menghancurkan.

    Tidak ada trader yang dapat melakukan dengan benar, atas setiap perdagangan yang dilakukannya. Maka pastikan bahwa, trading bukanlah skema untuk cepat kaya.

    Leverage Bisa Menjadi Pedang Bermata Dua
    Leverage dan pasar cenderung berjalan seiring. Tapi sebelum anda mulai menggunakan leverage, anda perlu memahami bahwa leverage memiliki kekuatan untuk membantu dan meningkatkan portofolio anda.

    Leverage cukup mudah dipahami, bagi yang baru mengenal forex, inilah contoh sederhananya.

    Katakanlah anda memiliki dana $1, dengan ketentuan perjanjian leverage 1 : 2. Maka anda bisa melipatgandakan jumlah itu untuk perdagangan. Hal ini memberi kemungkinan dan kesempatan untuk menghasilkan $ 2 atau kehilangan $1. Ini adalah contoh leverage yang rendah.

    Kenyataannya, banyak trader memilih leverage yang justru jauh lebih besar, dengan kisaran 1:500 atau bahkan lebih.

    Tidak bisa disangkal, leverage memegang tempat yang penting dalam dunia forex. Sebagai alat bantu untuk mendapatkan modal lebih banyak, dalam melakukan perdagangan.

    Namun yang perlu diingat, resiko akan naik seiring dengan leverage. Yang berarti, leverage besar, berpotensi untuk mendapatkan keuntungan besar, namun kerugiannya pun berpotensi sangat besar pula. Karena sesuatu hal yang tidak bisa anggap remeh, maka leverage adalah “pedang bermata dua”; menguntungkan sekaligus merugikan, tergantung pada bagaimana kita menggunakannya.

    Terus Belajar Dan Praktek, Untuk Menjadi Seorang Profesional
    Karena tergiur pada banyaknya uang yang mengalir di pasar forex, maka banyak yang lupa bahwa sebenarnya trading adalah ilmu dan seni, mengatur uang untuk mendapatkan uang.

    Dalam menghasilkan keuntungan, mungkin saja ada faktor kebetulan, keadaan, bahkan keberuntungan, yang ikut berperan. Akan tetapi, jelas bahwa keuntungan belum bisa dikatakan sebagai sebuah kepastian yang terus menerus diperoleh.

    Seorang trader harus terus belajar bagaimana melakukan trading. Salah satunya melalui akun demo. Akun demo banyak disediakan oleh broker, maka hal ini bisa dimanfaatkan untuk terus mengasah keterampilan.

    Bahkan sebelum memulai menginvestasikan dalam bentuk uang riil, sangat disarankan agar seorang trader mencoba investasi dengan dana virtual. Dengan melakukan ini, seorang trader akan kehilangan tekanan, cemas dan was-was, saat menghadapi kondisi negatif balance.

    Trader pun bisa mencoba berbagai strategi trading, untuk menemukan strategi yang sesuai dengan gaya dan style, yang tentunya sesuai dengan tingkat resiko dan tingkat modal investasi. Dengan berbagai uji coba di rekening demo, maka hal ini bisa membuat semakin matang, mahir, dan siap untuk masuk ke rekening real.

    Catatan-catatan ini bisa dianggap faktor penting sebelum memulai belajar trading forex, sebagai peluang untuk menjadi trader yang baik dan semakin profesional.

    #4237

    jakaduriat
    Participant

    Rilis NFP AS Mengecewakan, Kiwi Berusaha Menguat
    Dolar Selendia Baru sedikit naik pada pembukaan perdagangan hari Senin (6/8), setelah rilis data Non Farm Payrolls AS minggu lalu mengecewakan Investor, namun penguatan Kiwi terhadang oleh rencana balasan China soal perang dagang.

    Dolar Selendia Baru sedikit naik pada pembukaan perdagangan hari Senin (6/8), setelah rilis data Non Farm Payrolls AS minggu lalu mengecewakan Investor. Namun secara keseluruhan, Kiwi tetap berada dalam trend strong bearish terhadap Greenback untuk jangka menengah. Di samping itu, kabar yang menyebut China siap membalas AS dengan tarif yang “lebih keras” ikut mempengaruhi pergerakan Kiwi di awal pekan.

    Rilis NFP AS Mengecewakan, Kiwi

    Kiwi membuka perdagangan awal pekan dengan berada pada level 67.39 sen dolar AS, tidak banyak berubah dibandingkan harga pembukaan hari Jumat minggu lalu pada level 67.35 sen dolar AS. NZD bahkan sempat melonjak di kisaran 67.66 sen terhadap Greenback setelah rilis data Payroll AS bulan Juli berada dibawah ekspektasi, selain itu data lain seperti PMI Jasa AS yang menyentuh level paling rendah tahun 2018 ikut memberi sentimen negatif bagi Greenback.

    Gain NZD Terhambat Oleh Rencana Balasan China

    Lonjakan Dolar Selendia Baru pada hari Jumat minggu lalu tidak berlangsung lama, setelah Dewan Negara China mengumumkan bahwa barang barang import dari AS senilai $60 Milyar akan menghadapi kenaikan tarif, sebagai aksi balasan atas rencana Trump yang akan merealisasikan kenaikan tarif sebesar $200 Milyar barang barang dari China yang masuk ke pasar AS.

    China yang merupakan mitra dagang utama Selendia baru, membuat NZD ikut terkena dampak atas rencana balasan dari Negeri Tirai Bambu itu. Pasar yang melihat adanya potensi Trade War, telah mendorong mata uang safe haven seperti Yen melonjak Jumat pekan lalu.

    “Tensi perdagangan AS – China berpotensi kembali menekan pergerakan Dolar Selendia Baru. Mengenai rencana Trump yang mulai memberlakukan tarif tambahan pada bulan September mendatang, membuat Kiwi berpeluang melemah hingga mencapai posisi terendah baru versus Greenback”, kata Jason Wong, Ahli Strategi Pasar Bank of New Zealand dalam sebuah catatan.

    Pada pukul 8:42 WIB, pair NZD/USD diperdagangkan di kisaran 0.6747 atau sedang berjuang untuk naik setelah sempat menyentuh level paling rendah 2 pekan pada hari Jumat. Kiwi juga terpantau menguat terhadap Yen dan Franc Swiss, mencoba menghapus penurunan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

    #4239

    jakaduriat
    Participant

    Peluang Brexit Tanpa Kesepakatan Kian Besar, Pound Jatuh
    Menteri Perdagangan Inggris mengatakan bahwa peluang Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan mencapai 60:40.

    Poundsterling jatuh ke level rendah 11 bulan di sesi perdagangan Senin (06/Agustus) sore, setelah komentar dari Menteri Perdagangan Inggris mengungkapkan bahwa negara tersebut akan menghadapi posisi tanpa kesepakatan (crashing-out) dalam proses Brexit. Kekhawatiran di kalangan trader pun meningkat pasca laporan tersebut, sehingga mereka menjual Poundsterling.

    Peluang Inggris Crashing-Out Makin Besar
    Kurang dari delapan bulan dari sekarang, Inggris akan resmi keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Namun, pemerintah Inggris belum juga meneken kesepakatan yang sah tentang perceraian mereka dengan kesatuan tersebut.
    Menteri Perdagangan Inggris, Liam Fox – yang juga seorang tokoh penting pendukung kebijakan PM Theresa May dalam Brexit – akhir pekan kemarin mengatakan bahwa peluang Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan mencapai 60:40.

    Fox menduga bahwa teguhnya pendirian Komisi Eropa membuat mereka mendahulukan aturan-aturan Uni Eropa di atas aturan lainnya, termasuk negosiasi masalah ekonomi.

    Komentar Liam Fox muncul setelah pada hari Jumat lalu (3 Agustus), Mark Carney yang baru saja menaikkan suku bunga bank sentral Inggris juga memberikan peringatan bahwa ada risiko besar jika Inggris dan Uni Eropa berpisah tanpa kesepakatan.

    “Suara-suara yang mendukung hard-Brexit menjadi makin melengking. Pasar forex perlahan-lahan mulai memahami bahwa orang-orang (pendukung hard-Brexit) itu mungkin saja menawarkan solusi yang benar dengan cara yang kasar,” tutur Ulrich Leuchtmann dari Commerzbank Frankfurt.

    Investor Resah, Poundsterling Jatuh
    Pernyataan Menteri Perdagangan Inggris tersebut membuat para investor resah akan Outlook mata uang Inggris, meskipun sinyal-sinyal ekonominya masih menunjukkan kemajuan, dan suku bunga BoE baru saja dinaikkan untuk kedua kalinya dalam satu kurun waktu satu tahun terakhir.

    GBP/USD jatuh ke level terendah sejak tanggal 19 Juli, dengan diperdagangkan di angka 1.12924 dari 1.2954. Terhadap Euro, Poundsterling juga kehilangan kekuatan, dengan EUR/GBP yang naik 0.24 persen ke 0.8920. Saat berita ini ditulis, pasangan mata uang tersebut telah berlanjut naik ke kisaran 0.8922.

    #4240

    jakaduriat
    Participant

    AUD/USD Naik Tipis Jelang Pengumuman Suku Bunga RBA
    Dolar Australia terpantau sedikit naik terhadap Greenback, saat fokus Investor tengah tertuju pada rilis suku bunga RBA, yang dijadwalkan akan diumumkan pada siang nanti.

    Dolar Australia naik tipis terhadap Greenback pada sesi perdagangan Asia hari Selasa (7/8), saat fokus Investor tengah tertuju pada rilis suku bunga RBA (Reserve Bank of Australia) yang dijadwalkan akan diumumkan pada siang nanti. Saat berita ini ditulis, pair AUD/USD diperdagangkan pada level 0.7391 atau berada di atas harga Open harian di 0.7386.

    Bank Sentral Australia (RBA) diprediksi tetap akan mempertahankan suku bunga acuan di level 1.5 persen. Jika proyeksi ini terealisasi, maka RBA akan mempertahankan suku bunga di rekor terendah untuk ke-24 kalinya dalam 24 bulan terakhir. Sebagian besar analis berpendapat bahwa pengumuman suku bunga RBA siang ini tidak akan cukup untuk mendorong AUD menguat lebih jauh.

    “Kami memperkirakan tidak akan ada perubahan dalam pengumuman suku bunga RBA bulan ini. Namun pernyataan terkait Inflasi masih menjadi fokus pasar setelah rilis CPI kuartal kedua yang mengecewakan. Pergerakan AUD saat ini terlihat cukup datar, dan menurut kami hanya Statement RBA yang di luar dugaan yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap Dolar Australia,” kata Daniel Been, Kepada Riset FX di Australia & New Zealand Banking Group.

    Inflasi Rendah Hambat Kenaikan Rate RBA

    Setelah selama dua tahun terakhir bertahan dengan kebijakan moneter longgar, Bank Sentral Australia telah berulang kali mengatakan bahwa Inflasi yang rendah (di bawah target) dan utang sektor rumah tangga yang memburuk telah menghambat rencana RBA untuk menaikkan biaya pinjaman lebih tinggi.

    Perlu diketahui, tingkat Inflasi Australia tetap berada di bawah target dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan Inflasi yang berada di atas level 2 persen terjadi beberapa kali dalam periode tersebut, tapi tidak mampu bertahan secara konsisten dan selalu kembali turun di bawah ambang batas RBA.

    Rilis Inflasi terakhir menunjukan kenaikan cukup impresif, mencapai 2.1 persen selama kuartal kedua 2018, walaupun sebenarnya masih berada di bawah ekspektasi 2.2 persen. Pasar masih terus memantau apakah tingkat tekanan harga konsumen tetap bertahan di atas 2 persen dalam waktu lama, atau kembali merosot di bawah target seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

    “AUD tidak memiliki katalis untuk bergerak lebih tinggi, paling tidak karena beberapa data ekonomi domestik kurang mendukung RBA untuk melakukan Rate Hike. Salah satunya adalah rilis CPI Q2 yang di bawah ekspektasi. Ditambah lagi, stimulus China gagal mendorong Aussie naik sebelumnya,” kata Been. Sementara itu, Paul Dales, Ekonom di Capital Economics, berpendapat jika suku bunga RBA bisa akan tetap 1.5 persen untuk 12 hingga 18 bulan lagi.

    #4242

    jakaduriat
    Participant

    AS-China Makin Panas, Media Tiongkok Sebut Trump Seperti Preman

    Hubungan AS dan China makin panas setelah media pemerintah China mulai frontal menyerang Trump secara personal. Berikut ulasan dan kaitannya dengan pasar forex.
    Media pemerintah China mengutuk kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump, dengan langsung menyinggung gerak-gerik sang presiden secara subjektif. Mereka juga berusaha meyakinkan para investor bahwa ekonomi China tetap kokoh walaupun diterpa masalah perdagangan dengan Amerika.

    Media Pemerintah China Frontal Serang Trump

    Dalam laporan hari ini, Reuters yang mengutip berita tersebut mengatakan bahwa pada dasarnya, pemerintah China mengawasi ketat akses pemberitaan. Beberapa waktu terakhir, mereka seringkali menghardik kebijakan-kebijakan perdagangan AS. Namun, baru kali ini mereka secara frontal mengkritik Trump secara pribadi.

    Kritik terbaru datang dari surat Kabar Partai Komunis China. Mereka menyebutkan bahwa Trump adalah aktor utama dari drama pemerasan ala preman jalanan dan intimidasi. Nafsu Trump supaya orang lain turut “bermain” dalam dramanya pun hanya mimpi, karena gesekan perdagangan yang diciptakannya dengan China membuatnya seperti senjata makan tuan.

    “Memerintah suatu negara tidak seperti menjalankan bisnis,” tandas surat kabar tersebut sembari menambahkan bahwa tindakan Trump telah merusak kredibilitas bangsa AS.

    Amerika Serikat dan China mengimplementasikan tarif impor terhadap masing-masing barang impor senilai $34 miliar pada bulan Juli. Namun, Washington diperkirakan akan kembali menerapkan tarif tambahan terhadap barang China senilai $16 miliar.

    Di lain pihak, China pun membalas apa yang dilakukan AS dengan sepadan. Jumat (03/Agustus) kemarin, Kementerian Keuangan China mengumumkan sepaket tarif tambahan baru terhadap 5,207 barang-barang AS senilai $60 miliar.

    Pasar Forex Lebih Berpihak Pada Dolar

    Yen dan Yuan Offshore (CNH) adalah dua mata uang yang paling sensitif terhadap perkembangan hubungan dagang Amerika dan China. Merespon kabar ini, USD/JPY diperdagangkan pada angka 111.410 saat berita ini ditulis, naik dari posisi sebelumnya.

    Sementara itu, USD/CNH naik ke kisaran 6.8686 dari sebelumnya 6.840. Padahal sebelumnya, Yuan sempat menjauh dari level rendah 15 bulan terhadap Dolar AS di hari Jumat, berkat kebijakan bank sentral China (PBoC) yang mengatakan akan mengatur level RRR Yuan sebesar 20 persen terhadap Dolar per hari Senin ini. Namun dengan adanya dampak perang dagang AS-China yang terus memanas, para analis mengekspektasikan Yuan akan terus terdepresiasi.

    #4244

    jakaduriat
    Participant

    Tipe Berita Forex
    Tidak semua berita dapat dianggap sebagai berita forex. Terdapat beberapa tipe kelompok berita yang dapat digunakan untuk analisa fundamental. Trader perlu memahami beberapa tipe berita ini agar mengetahui berita forex harian yang harus disimak setiap hari. Bisanya tipe berita yang perlu diperhatikan adalah berita yang memiliki korelasi dengan nilai mata uang suatu negara. Berita ini yang kemudian akan menunjukkan kondisi perekonomian suatu negara.

    Berikut tipe-tipe berita forex yang perlu diperhatikan oleh trader.

    Tipe ISM-MI

    Institute of Supply Management-Manufacturing Index merupakan survei yang melibatkan beberapa industri manufaktur dan purchasing manager. Survei ini biasanya berada disekitar wilayah Amerika Serikat. Informasinya akan dirilis pada setiap bulan pada hari pertama jam kerja. Informasi ini digunakan untuk mengetahui index manufaktur. Jika survei yang dilakukan menunjukkan nilai ISM-MI naik, maka mata uang negara yang bersangkutan juga naik.

    Tipe Trade Balance

    Trade Balance merupakan selisih antara nilai ekspor dan nilai impor suatu negara. Jika nilai trade balance positif, maka dapat dipastikan jika jumlah ekspor lebih tinggi dari nilai impor, begitu pula sebaliknya. Nilai trader positif ini juga menunjukkan nilai trade balance yang positif dari suatu negara, sehingga mata uangnya diindikasi semakin kuat.

    Tipe CCI

    Consumer Confidence Index biasanya dirilis pada akhir bulan. CCI merupakan indikator akan terfokus untuk menunjukkan timgkat kepercayaan konsumen dengan pasangannya terhadap keadaan ekonomi di masa depan. Jika nilai CCI tinggi maka saat itu kepercaayaan terhadap keadaan ekonomi mendatang yang akan berkembang juga tinggi, sehingga nilai suatu mata uang juga semakin tinggi.

    Tipe GDP

    Gross Domestic Product akan menunjukkan nilai produksi suatu negara. Jika berita forex tentang GDP ini dirilis dengan nilai yang meningkat maka mata uang negara tersebut juga otomatis akan menguat.

    Tipe PPI

    Producer Proce Index digunakan untuk menandai tingkat inflasi dari negara produsen yang dikeluarkan setiap bulannya. Jika dirilis dan menunjukkan nilai yang terus meningkat, maka dapat disimpulkan bahwa mata uang negara tersebut juga mengalami penguatan.

    Tipe AEI

    Berita Averange Earning Index merupakan berita inflasi yang akan menyajikan informasi tentang pendapatan para pekerja. Cara menggunakannya, jika nilai AEI meningkat maka bisa dipastikan bahwa nilai mata uangnya juga meningkat.

    Tipe PMI Chicago

    Tipe Pusrchasing Manager’s Index akan menunjukkan tingkat pengeluaran purchasing yang didominasi oleh industri manufaktir yang ada di kota Chicago. Nilai PMI Chicago memiliki dampak yang sangat besar terhadap nilai USD. USD sendiri merupakan salah satu mata uang yang likuiditasnya tinggi di pasar forex, sehingga ketika PMI Chicago meningkat maka USD juga akan mengalami peningkatan.

    Tipe Money Supply

    Nilai suplay uang ini akan menunjukkan jumlah pinjaman bank kepada masyarakat, jumlah uang yang beredar dan jumlah hutang yang belum terbayar oleh pemerintah. Nilau suplay mata uang ini nantinya akan memberikan peningkatan nilai suatu mata uang.

    Tipe IRS

    Interest Rate Statement adalah berita forex yang akan dikelurkan oleh bank sentral negara secara rutin. IRS ini merupakan kebijakan suku bunga yang akan digunakan sebagai pedoman dari bank-bank lainnya. Kebijakan yang dikeluarkan seputar besarnya suku bunga tabungan, suku bunga kredit, suku bunga deposit dan lainnya. Berita-berita ini nantinya akan memberikan dampak pada nilai mata uang suatu negara.

    Tipe CPI

    CPI merupakan tipe berita yang berlawanan dengan PPI. PPI akan memberitakan tentang nilai inflasi negara produsen, sedangkan CPI akan memberitakan nilai inflasi dari negara konsumen. Nilai tinggi yang dikelurkan CPI akan menunjukkan jika kepercayaan konsumen juga tinggi.

    Tipe NFP

    Non Farm Payroll akan menunjukkan nilai yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk pembayaran gaji selain bidang pertanian. Ketika nilai yang dikeluarkan oleh NFP tinggi maka nilai mata uang negara tersebut otomatis akan mengalami kenaikan yang cukup drastis juga.

    Tipe Retail Sales

    Retail sales merupakan berita forex yang digunakan untuk mengetahui total penjual barang. Jika nilai yang dikeluarkan pada pertengahan bulan menunjukkan nilai yang meningkat, maka nilai mata uangnya juga akan meningkat.

    Berita merupakan alat analisa fundamnetal yang perlu diperhatikan. Kendati demikian, ketika berita ini dirilis, trader tidak perlu seketika langsung melakukan open posisi. Perhatikan sesaat apakah berita yang keluar tersebut menimbulkan akibat pada pasar. Jika akibatnya sudah terlihat, maka trader sudah dapat melakukan pergerakan. Berbeda dengan analisa teknikal, analisa fundamental dengan berita ini membutuhkan kecermatan agar analisa yang dilakukan tepat. Kecermatan ini dapat dilakukan dengan melakukan latihan dengan akun demo. Idealnya analisa fundamental digunakan untuk memprediksi keadaan pasar di masa mendatang. Akan lebih baik jika trader mengaplikasikannya dipadukan dengan analisa teknikal sehingga lebih akurat.

    #4246

    jakaduriat
    Participant

    Pembuatan Chart dan Markup
    Memilih Sebuah Program Trading
    Kami akan menggunakan program gratis yang disebut MetaTrader untuk menggambarkan strategi perdagangan ini. Namun, banyak program serupa lainnya yang juga bisa digunakan untuk menghasilkan hasil yang sama. Ada dua hal mendasar yang harus dimiliki program trading:

    Kemampuan menampilkan tiga frame waktu yang berbeda secara simultan
    Kemampuan untuk merencanakan teknik indikator teknis, seperti moving averages (EMA dan SMA), indeks kekuatan relatif (RSI), stochastics dan moving average convergence divergence (MACD)

    Menyiapkan Indikator

    Sekarang kita akan melihat bagaimana mengatur strategi ini dalam program perdagangan pilihan Anda. Kami juga akan menentukan kumpulan teknik indikator dengan aturan yang terkait dengannya. Teknik indikator ini digunakan sebagai filter untuk perdagangan Anda.

    Jika Anda memilih untuk menggunakan lebih banyak indikator daripada yang ditunjukkan di sini, Anda akan menciptakan sistem yang lebih handal yang akan menghasilkan lebih sedikit peluang perdagangan. Sebaliknya, jika Anda memilih untuk menggunakan indikator yang lebih sedikit daripada yang ditunjukkan di sini, Anda akan menciptakan sistem yang kurang handal yang akan menghasilkan lebih banyak peluang perdagangan. Berikut adalah setting yang akan kita gunakan untuk artikel ini:

    Minute-by-minute candlestick chart
    RSI (15)
    stochastics (15,3,3)
    MACD (Default)
    Hourly candlestick chart
    EMA (100)
    EMA (10)
    EMA (5)
    MACD (Default)
    Daily candlestick chart
    SMA (100)

    Menambahkan di Studi Lainnya

    Sekarang Anda ingin menggabungkan beberapa studi subjektif, seperti berikut ini:

    Trendlines signifikan yang Anda lihat di salah satu kerangka waktu
    Fibonacci retracements, busur atau kipas yang Anda lihat di grafik per jam atau harian
    Dukungan atau penolakan yang Anda lihat di salah satu kerangka waktu
    Pivot points dihitung dari grafik hari sebelumnya ke grafik per jam dan per menit secara teliti
    Bagan chart yang Anda lihat di salah satu kerangka waktu

    #4248

    jakaduriat
    Participant

    Menemukan Poin Masuk dan Keluar

    Kunci untuk menemukan titik masuk adalah mencari waktu di mana semua indikator mengarah ke arah yang sama. Selain itu, sinyal dari setiap kerangka waktu harus mendukung waktu dan arah perdagangan. Ada beberapa contoh khusus yang harus Anda cari:

    Bullish / Kenaikan

    Bullish candlestick engulfings atau formasi lainnya
    Garis tren / channel breakouts ke atas
    Divergen positif di RSI, stochastics dan MACD
    Memindahkan rata-rata crossover (persimpangan lebih pendek yang lebih lama)
    Kuat, support yang dekat dan lemah, resistensi yang jauh

    Bearish / Penurunan

    Bearish candlestick engulfings atau formasi lainnya
    Garis tren atau channel breakouts ke bawah
    Divergensi negatif di RSI, stochastics dan MACD
    Perpindahan pergerakan rata-rata (persimpangan lebih pendek di bawah yang lebih lama)
    Kuat, resistensi yang dekat dan lemah, dukungan jauh

    Ini adalah ide yang baik untuk menempatkan titik keluar (baik stop loss dan take profit) bahkan sebelum menempatkan perdagangan. Poin-poin ini harus ditempatkan pada tingkat kunci, dan dimodifikasi hanya jika ada perubahan dalam premis untuk perdagangan Anda (seringkali akibat fundamental yang ikut bermain). Anda dapat menempatkan titik keluar ini di tingkat kunci, termasuk:

    Tepat sebelum support area atau resistansi yang kuat
    Pada tingkat kunci Fibonacci (retracements, fans atau busur)
    Hanya di dalam garis tren atau channel

    Manajemen Uang dan Risiko

    Manajemen uang adalah kunci sukses di pasar manapun, terutama di pasar forex, yang merupakan salah satu pasar yang paling mudah berubah untuk diperdagangkan. Sering kali faktor fundamental dapat mengirim kurs mata uang berayun dalam satu arah, hanya untuk memiliki suku bunga whipsaw ke arah lain hanya dalam hitungan menit. Jadi, penting untuk membatasi kelemahan Anda dengan selalu memanfaatkan titik stop-loss dan berdagang hanya bila ada peluang bagus.

    Berikut adalah beberapa cara spesifik untuk membatasi risiko:

    Tingkatkan jumlah indikator yang Anda gunakan. Ini akan menghasilkan filter yang lebih keras yang melalui perdagangan Anda. Perhatikan bahwa ini akan menghasilkan lebih sedikit kesempatan.
    Tempatkan titik stop-loss pada level resistensi terdekat. Perhatikan bahwa hal ini dapat mengakibatkan keuntungan yang hangus.
    Gunakan trailing stop losses untuk mengunci keuntungan dan membatasi kerugian saat perdagangan Anda berubah menguntungkan. Namun, perhatikan bahwa ini mungkin juga menghasilkan keuntungan yang hangus.

     

    #4250

    jakaduriat
    Participant

    Bagaimana Leverage Digunakan Dalam Trading Forex
    “Leverage” secara umum berarti meminjam dana. Leverage banyak digunakan bukan hanya untuk mengakuisisi aset fisik seperti real estat atau mobil, tapi juga untuk memperdagangkan aset keuangan seperti ekuitas dan valuta asing (“forex“).

    Trading forex oleh investor ritel telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, berkat berkembangnya platform trading online dan ketersediaan kredit murah. Penggunaan leverage dalam trading sering disamakan dengan pedang bermata dua, karena memperbesar keuntungan dan kerugian. Ini terjadi dalam kasus trading forex, dimana tingkat leverage yang tinggi adalah norma. Contoh di bagian selanjutnya menggambarkan bagaimana leverage memperbesar pengembalian untuk perdagangan yang menguntungkan dan tidak menguntungkan.

    Contoh dari Forex Leverage

    Anggap saja Anda adalah seorang investor yang berbasis di Amerika Serikat dan memiliki akun dengan broker forex online. Broker Anda memberi Anda leverage maksimum yang diperbolehkan di A.S. pada pasangan mata uang utama sebesar 1:50, yang berarti bahwa untuk setiap dolar yang Anda pasang, Anda dapat menukarkan $50 dari mata uang utama. Anda memasang $5.000 sebagai margin, yang merupakan jaminan atau ekuitas di akun trading Anda. Ini menyiratkan bahwa Anda dapat menempatkan maksimum $250.000 ($ 5.000 x 50) pada posisi perdagangan mata uang pada awalnya. Jumlah ini jelas akan berfluktuasi tergantung pada keuntungan atau kerugian yang Anda hasilkan dari trading anda. (Untuk menjaga agar tetap sederhana, kita mengabaikan komisi, bunga dan biaya lainnya dalam contoh ini.)

    Contoh 1: Buy USD / Sell Euro. Jumlah perdagangan = 100.000 EUR

    Asumsikan Anda memulai perdagangan dengan contoh di atas saat nilai tukar 1 EUR = 1.3600 USD (EUR / USD = 1.36), karena Anda berharap mata uang Eropa akan mengalami penurunan dalam waktu dekat.

    Leverage: Leverage Anda dalam perdagangan ini hanya di atas 1:27 (136.000 USD / 5.000 USD = 27,2, tepatnya).

    Nilai Pip: Karena euro dikutip di empat angka setelah desimal, masing-masing “pip” atau titik basis bergerak di euro sama dengan 1/100 dari 1% atau 0,01% dari jumlah yang diperdagangkan dari mata uang dasar. Nilai masing-masing pip dinyatakan dalam USD, karena ini adalah mata uang counter atau quote currency. Dalam hal ini, berdasarkan jumlah mata uang yang diperdagangkan sebesar 100.000 EUR, masing-masing pip bernilai 10 USD. (Jika jumlah yang diperdagangkan adalah 1 juta EUR versus USD, masing-masing pip akan bernilai 100 USD).

    Stop-loss: Saat Anda menguji perairan berkaitan dengan trading forex, Anda menetapkan stop-loss 50 pips pada posisi Buy USD / Sell EUR. Ini berarti jika stop loss dipicu, kerugian maksimum Anda adalah 500 USD.

    Profit / Loss: Untungnya, Anda memiliki keberuntungan sebagai pemula dan euro turun ke level 1 EUR = 1,3400 USD dalam beberapa hari setelah Anda memulai perdagangan. Anda menutup posisi untuk keuntungan 200 pips (1.3600 – 1.3400), yang berarti 2.000 USD (200 pips x 10 USD per pip).

    Matematika Forex: Secara konvensional, Anda menjual 100.000 EUR dan menerima 136.000 USD dalam perdagangan pembukaan Anda. Ketika Anda menutup perdagangan tersebut, Anda membeli kembali euro yang telah Anda jual dengan harga lebih rendah yaitu 1,3400, membayar sejumlah 134.000 USD untuk 100.000 EUR. Selisih sebesar 2.000 USD merupakan keuntungan kotor Anda.

    Pengaruh Leverage: Dengan menggunakan leverage, Anda bisa menghasilkan pengembalian 40% dari investasi awal sebesar 5.000 USD. Bagaimana jika Anda hanya menukarkan 5.000 USD tanpa menggunakan leverage? Dalam hal ini, Anda hanya akan menjual euro setara dengan 5.000 USD atau 3.676.47 EUR (5.000 USD / 1.3600). Jumlah transaksi ini secara signifikan berarti lebih kecil dari setiap pip yang hanya bernilai 0,36764 USD. Menutup posisi sell euro di 1.3400 akan menghasilkan laba kotor sebesar 73,53 USD (200 pips x 0,36764 USD per pip). Dengan menggunakan leverage, memperbesar keuntungan Anda dengan tepat 27,2 kali (2.000 USD / 73,53 USD), atau jumlah leverage yang digunakan dalam perdagangan.

    Contoh 2: Sell USD / Buy JPY. Jumlah perdagangan = 200.000 USD

    Keuntungan 40% dari perdagangan forex leverage pertama Anda telah membuat Anda merasa bersemangat untuk melakukan perdagangan lagi. Anda mengalihkan perhatian Anda ke yen Jepang (JPY), yang diperdagangkan pada posisi 85 sampai USD (USD / JPY = 85). Anda mengharapkan yen menguat versus USD, jadi Anda memulai posisi sell USD / buy JPY dalam jumlah 200.000 USD. Keberhasilan pada perdagangan pertama Anda telah membuat Anda bersedia untuk melakukan perdagangan dalam jumlah yang lebih besar, karena Anda sekarang memiliki 7.000 USD sebagai margin di akun Anda. Meskipun ini jauh lebih besar daripada perdagangan pertama Anda, Anda merasa nyaman dengan kenyataan bahwa Anda masih berada dalam jumlah maksimum yang dapat Anda tukar (berdasarkan leverage 1:50) sebesar 350.000 USD.

    Leverage: Rasio leverage Anda untuk perdagangan ini adalah 28,57 (200.000 USD / 7.000 USD).

    Nilai Pip: Yen dikutip di dua angka setelah desimal, jadi setiap pip dalam perdagangan ini bernilai 1% dari jumlah mata uang dasar yang dinyatakan dalam mata uang kutipan, atau 2.000 yen.

    Stop-loss: Anda menetapkan stop loss pada perdagangan ini pada level 87 JPY ke USD, karena yen cukup stabil dan Anda tidak ingin posisi Anda dihentikan oleh kebisingan acak.

    Ingat, Anda melakukan buy JPY dan sell USD, jadi idealnya Anda ingin yen bisa diapresiasi versus USD, yang berarti Anda bisa menutup posisi sell USD Anda dengan yen yang lebih sedikit dan mengantongi selisihnya. Tapi jika stop loss Anda dipicu, kerugian Anda akan menjadi besar: 200 pips x 2.000 yen per pip = 400.000 JPY / 87 = 4,597.70 USD.

    Laba / Rugi: Sayangnya, laporan paket stimulus baru yang diresmikan oleh pemerintah Jepang menyebabkan pelemahan yen yang cepat, dan stop-loss Anda dipicu sehari setelah Anda melakukan perdagangan buy JPY. Kerugian anda dalam hal ini adalah 4.597,70 USD seperti yang dijelaskan sebelumnya.

    Matematika Forex: Dalam istilah konvensional, matematika terlihat seperti ini:
    Posisi pembukaan: Sell USD 200.000 @ 1 USD = 85 jpy, i.e. + 17 juta jpy
    Posisi penutupan: Memicu hasil stop-loss dalam posisi USD 200.000 sell covering @ 1 USD = 87 JPY, yaitu 17,4 juta JPY
    Selisih 400.000 JPY adalah kerugian bersih Anda, yang dengan kurs 87, menghasilkan 4,597.70 USD.

    Pengaruh Leverage: Dalam hal ini, menggunakan leverage memperbesar kerugian Anda, yang berjumlah sekitar 65,7% dari total margin Anda sebesar 7.000 USD. Bagaimana jika Anda hanya sell 7.000 USD versus yen (@1 USD= 85 JPY) tanpa menggunakan leverage? Jumlah yang lebih kecil dari transaksi ini berarti bahwa masing-masing pip hanya bernilai 70 JPY. Stop-loss yang dipicu pada 87 akan mengakibatkan kerugian 14.000 JPY (200 pips x 70 JPY per pip). Dengan menggunakan leverage maka memperbesar kerugian Anda dengan tepat 28,57 kali (400.000 JPY / 14.000 JPY), atau jumlah leverage yang digunakan dalam perdagangan.

    Tips Saat Menggunakan Leverage

    Ketika prospek untuk menghasilkan keuntungan besar tanpa menurunkan terlalu banyak uang Anda sendiri mungkin merupakan hal yang menggoda, ingatlah selalu bahwa tingkat leverage yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kehilangan kemeja Anda dan banyak lagi. Beberapa tindakan pencegahan yang digunakan oleh trader profesional dapat membantu mengurangi risiko inheren dari trading forex leveraged:

    Tutupi Kerugianmu: Jika Anda berharap untuk mengambil keuntungan yang besar suatu hari nanti, Anda harus terlebih dahulu belajar bagaimana menjaga kerugian Anda tetap kecil. Tutupi kerugian Anda ke dalam batas yang dikelola sebelum mereka keluar dari batas tersebut dan secara drastis mengikis ekuitas Anda.
    Gunakan Perhentian yang Strategis: Perhentian yang strategis sangat penting di jam-jam di sekitar pasar forex, di mana Anda bisa tidur dan bangun keesokan harinya untuk mengetahui bahwa posisi Anda telah terpengaruh oleh pergerakan beberapa ratus pips. Perhentian dapat digunakan bukan hanya untuk memastikan bahwa menutupi kerugian anda, tapi juga untuk melindungi keuntungan anda.
    Jangan Lewati Kepala Anda: Jangan mencoba keluar dari posisi kalah dengan menggandakan atau menurunkan rata-rata. Kerugian perdagangan terbesar terjadi karena trader yang nakal terjebak pada senjatanya dan terus menambah posisi kalah sampai menjadi sangat besar, namun harus dilepas karena menjadi sebuah bencana kekalahan. Pandangan trader pada akhirnya mungkin benar, tapi pada umumnya terlambat untuk menebus situasi. Ini jauh lebih baik untuk mengurangi kerugian Anda dan membuat akun Anda tetap hidup untuk diperdagangkan pada hari lain, daripada membiarkannya mengharapkan mukjizat yang tidak mungkin akan membalikkan kerugian yang besar.
    Gunakan Leverage yang Sesuai dengan Tingkat Kenyamanan Anda: Menggunakan leverage 1:50 berarti langkah 2% yang merugikan dapat menghapus semua ekuitas atau margin Anda. Jika Anda adalah investor atau trader yang relatif berhati-hati, gunakan tingkat leverage yang lebih rendah yang Anda rasa nyaman, mungkin 1:5 atau 1:10.

    Kesimpulan

    Meskipun tingkat leverage yang tinggi yang melekat pada trading forex memperbesar keuntungan dan risiko, menggunakan beberapa tindakan pencegahan yang digunakan oleh trader profesional dapat membantu mengurangi risiko ini

    #4252

    jakaduriat
    Participant

    Bagaimana Trader Forex yang Sukses Mengelola Keuntungannya

    Dari saat mereka menempatkan trading pertama mereka sampai pada saat mereka mengumpulkan puluhan tahun pengalaman di bawah ikat pinggangnya, banyak trader yang bertanya, apa keseimbangan yang tepat antara menempatkan perdagangan berdasarkan antisipasi versus perdagangan berdasarkan konfirmasi? Saran saya: atasi pertanyaan ini langsung.

    Trader yang paling sukses yang pernah saya temui biasanya adalah perencana yang hebat dan memiliki antisipasi yang hebat. Mereka menyelaraskan struktur, tingkat dukungan dan ketahanan, indikator, pola, probabilitas (daftarnya terus berlanjut), untuk menempatkan perdagangan yang menghasilkan hasil positif.

    Ini tidak berarti bahwa mereka harus benar sepanjang waktu, dan juga Anda. Sebenarnya, saya telah mengalami beberapa keuntungan luar biasa yang tidak sengaja karena awalnya saya salah dengan pengaturan dan order pertama , namun seiring berjalannya waktu, pasar sebenarnya mengikuti analisis asli dan memberikan arahan yang dibutuhkan. Pada saat itu, semuanya tentang seberapa baik kita bisa mengelola keuntungan kita.

    Ini adalah masalah yang fantastis yang dimiliki seorang trader. “Seberapa baik saya bisa mengelola keuntungan saya?” Adalah isu yang jauh lebih baik daripada “bagaimana saya bisa memenangkan trading?”.

    Pasar akan beralih ke irama, ombak, dan tren masing-masing. Kita sebagai trader melihat bahwa instrumen tertentu memiliki kecenderungan dan karakteristik tersendiri. Ada beberapa pasar dengan gaya waltz, sementara gaya yang lain adalah break-dance, dan beberapa bahkan mungkin mosh. Jika salah satu dari gaya tersebut sesuai dengan strategi khusus Anda, itu bisa menjadi menguntungkan.

    Saya suka mengeksploitasi perilaku pasar yang kondusif untuk gaya dan strategi trading saya. Butuh waktu dan usaha untuk mengidentifikasi atribut-atribut ini. Ini mungkin tidak ada di setiap pasar atau setiap instrumen keuangan, tapi cukup untuk menukar pola dan sifat yang berulang-ulang agar hanya untuk melakukan perdagangan yang sesuai dengan rencana saya. Strategi ini berhasil untuk saya dan itu mungkin menjadi sebuah pepatah yang kebanyakan untuk trader agar menikmati membuat keputusannya sendiri. Jangan biarkan orang lain memberi tahu Anda untuk melakukan sebaliknya.

    Mengetahui kapan harus mengantisipasi atau mengonfirmasi

    Lantas bagaimana seorang trader mengetahui kapan saatnya untuk mengantisipasi dan mengkonfirmasi? Menurut pendapat saya jujur, ini benar-benar terserah Anda.

    Antisipasi sangat bagus saat Anda merencanakannya. Konfirmasi diperlukan saat Anda mengeksekusi. Perdagangan hanyalah merupakan sebuah perdagangan dari banyak contoh perdagangan dengan ukuran, cakupan, dan kesulitan yang berbeda-beda.

    Terkadang setelah melawan beberapa transaksi antisipasi yang tidak beres atau yang harus saya selesaikan, saya hanya memiliki sedikit konfirmasi perdagangan. Lalu, saya sangat bosan dengan melakukan begitu sedikit perdagangan sehingga saya merasa berada di bawah kesempatan itu karena komitmen saya untuk melakukan konfirmasi. Di lain waktu, saya sangat senang saya meneruskan perdagangan antisipasi dan menunggu konfirmasi, terutama bila langkah dengan keras kepala akan menyebabkan stres dan ketidaknyamanan, tekanan ekstra yang saya hindari dengan menunggu konfirmasi.

    Rencanakan perdaganganmu dan perdagangankan rencanamu

    Saat trader bersiap untuk melakukan setup, kita akan bicara dengan diri kita sendiri untuk percaya diri atau takut. Jika Anda telah mencatat trading Anda dan menyaksikan kecenderungan pasar, Anda memiliki sejarah dengan pasar yang telah menunjukkan apa yang disukai. Itu tidak berarti akan selalu melakukan ini atau itu tidak akan pernah mengecewakan Anda pada kesempatan tertentu, tapi akan menghasilkan setup yang berulang-ulang yang memberi tip probabilitas untuk Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk trading dengan percaya diri, karena mengetahui bahwa Anda pernah melihat pekerjaan perdagangan sebelumnya, jadi tidak mengejutkan bagi Anda untuk melihatnya bekerja lagi. Jika perdagangan ini tidak sesuai dengan keinginan Anda, percayalah, akan ada perdagangan lain.

    Anda mungkin pernah mendengar pepatah dari waktu ke waktu berikut ini: Ini berjalan, “rencanakan perdaganganmu dan perdagangankan rencanamu.” Secara teori, itu bagus dan benar, namun kenyataannya, terkadang kita perlu memiliki banyak rencana dan memiliki RENCANA A / B / C dalam kasus lain. Jika Anda memiliki satu rencana dan ini bekerja sepanjang waktu, dengan segala cara, tetaplah pada rencana itu dan tidak menyimpang dari sesuatu yang bekerja dengan baik.

    Secara pribadi, saya telah mencoba pendekatan cookie cutter dan tidak sesuai dengan keinginan saya. Mungkin saya terlalu banyak trading, tidak cukup trading, atau hanya tidak melihat hasilnya, jadi saya mulai mengembangkan katalog strategis saya untuk meningkatkan keefektifan saya. Harap dipahami bahwa ini bukan alasan utama untuk membebani trader dengan strategi yang saling bertentangan. Salah satu tugas yang sangat sulit adalah mengatasi dorongan untuk mencoba dan melompat dari satu sistem ke sistem dan strategi ke strategi tanpa uji kelayakan dan pemeriksaan ekstensif.

    Mengevaluasi kesuksesan anda

    Dalam perjalanan saya sebagai seorang trader, begitu saya menyadari bahwa berkecimpung dengan rencana perdagangan tidak membantu saya melihat tingkat pengembalian yang lebih tinggi, saya mulai mencari kesamaan dengan perdagangan terbaik dan terburuk saya. Penilaian ini tidak berbeda dengan mengevaluasi pro dan kontra. Pro saya adalah memenangkan perdagangan, kontra saya kehilangan perdagangan atau perdagangan yang kurang menyenangkan. Daftar strategis saya mungkin telah menerima sedikit face-lift, tapi saya mudah memasuki BOTOX karena prinsip dasarnya sama dan pengaturannya serupa. Berhati-hatilah untuk tidak membuat monster strategi yang akan mengirimkan sinyal yang bertentangan sehingga membuat Anda lumpuh dan tanpa arah. Jika Anda menemukan diri Anda sedang mencoba-coba, ingatlah, Anda selalu bisa kembali ke papan gambar dan fokus pada fondasi sederhana.

    Kita semua ingin pasar beralih sesuai dengan keinginan kita dengan sangat presisi, tapi terakhir kali saya memeriksanya, kita bukanlah pembuat pasar sampai tingkat tertentu. Sebenarnya, jika perencanaan kita begitu hebat, mengapa kita tidak mencapai puncak dan dasar yang sempurna atau tinggi dan rendah?. Namun untuk mempercayai sisi kebenaran dari grafik (yaitu tindakan harga di masa depan), kita perlu menguji atau mengalami pengulangan yang diperlukan untuk memberi kita kepercayaan diri untuk mengambil setup dan perdagangan.

    Di sinilah antisipasi bertemu dengan konfirmasi. Perdagangan saya tentu bukan tentang mendapatkan home run, hole-in-ones, atau bull’s-eyes, tapi cukup sukses untuk mencapai dasar, taat dalam peraturan, atau tanda yang konsisten.

    Kesimpulan
    [QUOTE]
    Jika kita bukan pembuat pasar, kita hanyalah remora pada hiu, atau burung plover pada buaya. Mengapa menggunakan organisme spesifik itu? Karena terlalu banyaknya trader yang merasa pasarnya berbahaya dan mematikan. Meskipun pasar tersebut mampu menyebabkan kesedihan dan stres dan telah mengambil bagian yang adil dari korban, selama Anda menghargai keganasannya, kita masih dapat bertahan dalam suasana hati yang buruk dan menemukan beberapa remah-remah menguntungkan dalam prosesnya. Saya mendorong Anda untuk menemukan keseimbangan antara antisipasi dan konfirmasi dan mempersenjatai diri dengan strategi yang Anda percayai dan melihat kembali waktu kerja anda.

    #4253

    jakaduriat
    Participant

    Terjawabnya 6 Pertanyaan Teratas Mengenai Trading Mata Uang
    Meskipun forex merupakan pasar keuangan terbesar yang ada di dunia, ini masih merupakan medan yang relatif asing bagi trader. Sampai mempopulerkan trading melalui internet beberapa tahun yang lalu, forex terutama adalah domain institusi keuangan yang besar, perusahaan multinasional dan dana lindung nilai rahasia. Tapi waktu telah berubah, dan para investor individu merasa lapar akan informasi mengenai pasar yang menakjubkan ini. Apakah Anda hanya seorang pemula trading forex atau memerlukan kursus penyegaran mengenai dasar-dasar trading mata uang, silahkan membaca artikel ini untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai pasar forex.

    Apa yang membedakan pasar forex dari pasar lainnya?

    Tidak seperti saham, futures atau option, trading mata uang tidak terjadi pada bursa yang diatur. Hal ini tidak dikendalikan oleh badan pengelola pusat, tidak ada clearing houses untuk menjamin perdagangan dan tidak ada panel arbitrase untuk mengadili perselisihan. Semua anggota trading dengan satu sama lain berdasarkan kesepakatan kredit. Intinya, bisnis di pasar terbesar dan paling likuid di dunia bergantung pada tidak lebih dari sekedar jabat tangan metaforis.

    Sepintas, pengaturan ini nampak membingungkan bagi investor yang terbiasa melakukan pertukaran yang terstruktur seperti NYSE atau CME. Namun, pengaturan ini bekerja dengan sangat baik dalam praktiknya. Karena peserta di forex harus bersaing dan saling bekerja sama, peraturan diri sendiri memberikan kontrol yang sangat efektif terhadap pasar. Selanjutnya, dealer forex ritel terkemuka di Amerika Serikat menjadi anggota National Futures Association (NFA), dan dengan demikian mereka setuju untuk mengikat arbitrase jika terjadi perselisihan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pelanggan ritel yang bermaksud trading mata uang, melakukannya hanya melalui perusahaan yang merupakan anggota dari NFA.

    Pasar forex berbeda dengan pasar lain dengan beberapa cara utama lainnya. Tidak ada aturan uptick di forex sama seperti yang ada di saham. Juga tidak ada batasan ukuran posisi Anda (seperti yang ada di future). Jadi, secara teori, Anda bisa menjual mata uang senilai $100 miliar jika Anda memiliki modal untuk melakukannya. Contohnya, jika anda mempunyai teman dari Jepang, yang juga kebetulan sedang bermain golf dengan gubernur Bank of Japan memberi tahu Anda di lapangan golf bahwa BOJ berencana menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya, Anda bisa langsung maju dan membeli yen sebanyak yang Anda suka. Tidak akan ada orang yang mengadili Anda untuk insider trading jika taruhan Anda terbayar. Tidak ada yang namanya insider trading di forex. Faktanya, data ekonomi Eropa, seperti angka pekerjaan Jerman, sering kali bocor beberapa hari sebelum dilepaskan secara resmi.

    Sebelum kami meninggalkan Anda dengan kesan bahwa forex adalah Wild West of finance, kami harus mencatat bahwa ini adalah pasar paling likuid dan cair di dunia. Forex diperdagangkan selama 24 jam sehari, dari hari Senin jam 4 pagi sampai hari Sabtu jam 4 pagi dan jarang terdapat celah harga. Ukuran dan cakupannya yang tipis (dari Asia hingga Eropa hingga Amerika Utara) membuat pasar mata uang menjadi pasar yang paling mudah diakses di dunia.

    Dimana letak komisi dalam trading forex?

    Investor yang memperdagangkan saham, futures atau options biasanya menggunakan broker, yang bertindak sebagai agen dalam bertransaksi. Broker mengambil perintah untuk melakukan pertukaran dan mencoba mengeksekusinya sesuai instruksi pelanggan. Untuk menyediakan layanan ini, broker dibayar komisi saat pelanggan membeli dan menjual instrumen yang dapat diperdagangkan.

    Pasar forex tidak memiliki komisi. Tidak seperti pasar berbasis pertukaran, forex merupakan pasar utama. Perusahaan forex adalah dealer, bukan broker. Ini adalah perbedaan penting yang harus dimengerti oleh semua investor. Tidak seperti broker, dealer mengasumsikan risiko pasar dengan melayani sebagai counterparty terhadap perdagangan investor. Mereka tidak mengenakan biaya komisi. Sebagai gantinya, mereka menghasilkan uang melalui spread dari harga bid-ask.

    Di forex, investor tidak dapat mencoba untuk membeli harga penawaran atau menjual harga penawaran seperti di pasar berbasis pertukaran. Di sisi lain, begitu harga membersihkan biaya spread, tidak ada biaya tambahan atau komisi. Setiap keuntungan satu sen yang didapat pun murni keuntungan bagi investor. Kendati demikian, fakta bahwa trader harus selalu mengatasi spread harga bid / ask membuat scalping jauh lebih sulit di forex.

    Apa itu pip?

    Pip merupakan kependekkan dari “persentase poin” dan merupakan kenaikan terkecil dalam perdagangan forex. Di pasar forex, harga dikutip ke titik desimal keempat. Misalnya, jika sebatang sabun di apotek dihargai $20, di pasar forex, sabun yang sama akan dikutip di 1,2000. Perubahan pada titik desimal keempat disebut 1 pip dan biasanya sama dengan 1/100 dari 1%. Di antara mata uang utama, satu-satunya pengecualian pada peraturan tersebut adalah yen Jepang. Satu yen Jepang sekarang bernilai sekitar $0,01. Jadi, dalam pasangan USD/JPY, kutipan hanya diambil untuk dua angka desimal (yaitu pada 1/100 yen, berlawanan dengan 1/100 dengan mata uang utama lainnya).

    Apa yang sebenarnya Anda jual atau beli di pasar mata uang?

    Jawaban singkatnya adalah “tidak ada”. Pasar forex ritel murni merupakan pasar spekulatif. Tidak ada pertukaran mata uang secara fisik yang pernah terjadi. Semua perdagangan yang ada hanya sebagai entri pada komputer dan terjaring tergantung pada harga pasar. Untuk akun dalam mata uang dolar, semua keuntungan atau kerugian dihitung dalam dolar dan dicatat seperti pada akun trader.

    Alasan utama pasar FX ada adalah untuk memfasilitasi pertukaran satu mata uang ke mata uang lain bagi perusahaan multinasional yang perlu melakukan perdagangan mata uang secara terus menerus (misalnya untuk penggajian, pembayaran biaya barang dan jasa dari vendor asing, dan aktivitas merger dan akuisisi) . Namun, kebutuhan korporat sehari-hari ini hanya berkisar sekitar 20% dari volume pasar. Sepenuhnya 80% perdagangan di pasar mata uang bersifat spekulatif, didukung oleh institusi keuangan besar, dana lindung nilai bernilai miliaran dolar dan bahkan individu yang ingin mengungkapkan pendapat mereka mengenai peristiwa ekonomi dan geopolitik hari ini.

    Mata uang mana yang diperdagangkan di pasar forex?

    Meskipun beberapa dealer ritel memperdagangkan mata uang eksotis seperti baht Thailand atau koruna Ceko, mayoritas memperdagangkan tujuh pasangan mata uang paling likuid di dunia, yang merupakan empat “utama”:

    EUR/USD
    USD/JPY
    GBP/USD
    USD/CHF

    Dan tiga pasangan komoditi:

    AUD/USD
    USD/CAD
    NZD/USD

    Pasangan mata uang ini, bersamaan dengan berbagai kombinasi (seperti EUR/JPY, GBP/JPY dan EUR/GBP), mencakup lebih dari 95% dari semua trading spekulatif di forex. Mengingat banyaknya instrumen perdagangan, hanya 18 pasang yang aktif diperdagangkan. Pasar forex jauh lebih terkonsentrasi dari pada pasar saham.

    Apa itu carry trade mata uang?

    Carry adalah perdagangan paling populer di pasar mata uang, yang dipraktikkan oleh hedge fund terbesar dan spekulan eceran terkecil. Perdagangan carry bertumpu pada fakta bahwa setiap mata uang di dunia memiliki tingkat suku bunga yang melekat padanya. Suku bunga jangka pendek ini ditetapkan oleh bank sentral negara-negara ini: Federal Reserve di A.S., Bank of Japan di Jepang dan Bank of England di Inggris Raya.

    Gagasan di balik carry cukup mudah. Trader meluangkan waktu lama dengan suku bunga tinggi dan keuangan yang melakukan pembelian dengan mata uang dengan tingkat bunga rendah. Sebagai contoh, pada tahun 2005, salah satu pasangan terbaik adalah mata uang NZD/JPY. Perekonomian Selandia Baru, didorong oleh permintaan komoditas yang sangat besar dari China dan pasar perumahan yang panas, melihat tingkat suku bunga naik menjadi 7,25% dan bertahan di sana, sementara suku bunga Jepang tetap di 0%. Seorang trader yang lama di NZD/JPY bisa menghasilkan 725 basis poin dalam hasil saja. Pada basis leverage 1:10, carry trade di NZD/JPY bisa menghasilkan pengembalian tahunan 72,5% dari perbedaan suku bunga, tanpa kontribusi dari kenaikan modal. Untuk itu anda akan mengerti mengapa carry trade sangat terkenal.

    Tapi sebelum Anda buru-buru keluar dan membeli pasangan mata uang dengan hasil tinggi berikutnya, perhatikan bahwa ketika carry trade dilepas, penurunan bisa cepat dan parah. Proses ini dikenal sebagai carry trade likuidasi dan terjadi ketika mayoritas spekulan memutuskan bahwa carry trade mungkin tidak memiliki potensi masa depan. Dengan setiap pedagang yang ingin keluar dari posisinya sekaligus, tawaran menghilang dan keuntungan dari perbedaan suku bunga hampir tidak cukup untuk mengimbangi kerugian modal. Antisipasi adalah salah satu kunci sukses, waktu terbaik untuk posisi dalam carry adalah pada awal siklus pengetatan tingkat, yang memungkinkan trader untuk bergerak naik seiring dengan perbedaan tingkat suku bunga.

     

    #4257

    jakaduriat
    Participant

    Yen Menguat Pesat Di Tengah Konflik Politik Global
    Yen Jepang menguat terhadap mata uang-mata uang mayor di Kamis malam ini, sehubungan dengan eskalasi geopolitik global yang disebabkan ulah Amerika Serikat.
    Kebijakan-kebijakan pemerintah AS agaknya memang menjadi biang keladi dari sebagian besar gejolak geopolitik dunia tahun ini. Selain masalah kenaikan tarif impor, negeri pimpinan Donald Trump itu memicu reaksi pasar karena serangkaian sanksi yang dijatuhkan pada Rusia dan Turki. Merespon ketegangan geopolitik yang memanas, Yen Jepang menguat terhadap mata uang-mata uang mayor di Kamis (09/Agustus) malam ini. Selain itu, mata uang Rusia dan Turki turun tajam karena terdampak kekhawatiran terkait sanksi AS.

    Konflik AS Dengan Rusia Dan Turki

    Washington menyatakan akan menerapkan sanksi baru untuk Moskow. Pihak AS yakin bahwa Rusia telah melanggar aturan penggunaan senjata kimia internasional, dengan cara menggunakan racun syaraf Novichok untuk menyerang mantan agen Rusia Sergei Skripal di Inggris pada bulan Maret lalu.

    Sementara itu, Presiden Donald Trump juga menjatuhkan sanksi keuangan terhadap Turki, karena tidak bisa menerima kebijakan pemerintahan Tayyip Erdogan yang memenjarakan dua warga Amerika Serikat atas tuduhan spionase. Untuk menyelesaikan perselisihan tersebut, delegasi Turki pun mengadakan pertemuan dengan pejabat Kementerian Luar Negeri AS.

    Investor Cari Safe Haven, Yen Diburu

    Ketegangan geopolitik semacam ini membuat Yen yang menjadi mata uang safe haven, sehingga akhirnya kebanjiran pembeli. USD/JPY memperpanjang penurunan ke posisi 110.90, sedangkan EUR/JPY jatuh ke posisi 128.32 dari 128.72. GBP/JPY juga turun drastis ke 142.73, dari sebelumnya di 143.200.

    Meski demikian, para pelaku pasar sebetulnya masih ragu, mata uang mana yang benar-benar dapat diandalkan dalam situasi ketidakpastian politik. Lagipula, Yen sendiri juga cukup rentan dalam jangka pendek, mengingat AS dan Jepang sedang melakukan negosiasi.

    “Politik terus menjadi pembawa malapetaka dalam pasar forex jangka pendek. Kami semua masih bertanya-tanya mata uang mana yang benar-benar aman sekarang ini,” kata Viraj Patel, ahli mata uang dari ING.

    Rubel Dan Lira Merosot Tajam

    Rubel Rusia melemah ke level terendah sejak bulan November 2016 terhadap Dolar AS, utamanya setelah Washington mengumumkan rencana pemberian sanksi. Pasangan mata yang RUB/USD jeblok ke level 0.015007 saat berita ini ditulis.
    Mengiringi penurunan Rubel, Lira Turki juga jatuh terhadap Dolar AS dengan melemah sebanyak 2.5 persen. Pasangan mata uang TRY/USD mengukir penurunan ke 0.18188, melanjutkan Downtrend kuat yang terbentuk sejak 23 Juli silam.

    #4258

    jakaduriat
    Participant

    Pasca Data Jobless Claims Dan PPI AS
    Dua indikator ekonomi Amerika Serikat, Initial Jobless Claims dan Inflasi Produsen (PPI) yang baru saja dirilis, tak membawa perubahan besar terhadap Dolar AS.

    Pasar forex relatif bergerak tanpa arah pasti hingga sesi Amerika, Kamis (09 Agustus) malam ini. Dolar AS diperdagangkan beragam setelah mengalami penguatan tipis di sesi perdagangan sebelumnya. Dua indikator ekonomi Amerika Serikat, Initial Jobless Claims dan Inflasi Produsen (PPI) yang baru saja dirilis, tampak tak membawa perubahan besar.

    Initial Jobless Claims Turun, PPI Di Bawah Ekspektasi

    Data klaim penganggguran AS (Initial Jobless Claims) mengalami penurunan sebanyak 6000 orang, sehingga dalam perhitungan mingguan untuk pekan yang berakhir tanggal 4 Agustus lalu, data ini menjadi 213,000. Rata-rata klaim pengangguran dalam empat minggu ikut turun menjadi 214,250.

    Sementara itu, Producer Price Indexes (PPI) AS atau Inflasi Produsen dalam basis month-on-month tercatat 0.0 persen, atau dapat dikatakan tak mengalami kenaikan. Hasil tersebut di bawah ekspektasi yang mengharap kenaikan sebanyak 0.3 persen. Dalam basis tahunan (YoY), PPI AS naik 0.3 persen pada bulan Juli, juga di bawah ekspektasi kenaikan 3.4 persen. Sedangkan PPI Inti AS naik 0.1 persen dalam basis bulanan, di bawah ekspektasi kenaikan 0.3 persen.

    Gerak Dolar AS Beragam
    Kedua laporan tersebut tak banyak memberikan pengaruh pada pergerakan Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor lain. USD/JPY menurun dari 111.13 ke 110.99 setelah laporan tersebut dipublikasikan. Namun demikian, dalam kerangka waktu yang lebih luas, penurunan pasangan mata uang tersebut juga dikarenakan oleh menguatnya Yen Jepang, di tengah eskalasi geopolitik seperti perang dagang dan sanksi Iran.

    EUR/USD diperdagangkan di kisaran 1.1591, turun tipis dari sebelumnya di angka 1.1599. Sedangkan GBP/USD yang sempat mencapai 1.2857 siang tadi, kini diperdagangkan di 1.2880. Sterling masih dibayangi oleh masalah Inggris terkait negosiasi Brexit; apabila tidak tercapai kesepakatan dengan Uni Eropa, maka Inggris akan mengikuti aturan dagang WTO yang merugikan bagi negara tersebut.

    Indeks Dolar (DXY) yang menjadi buah bibir para pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir ini, masih berkutat di level 95, tepatnya di 95.2 saat berita ini ditulis. Menurut survei Reuters terbaru, Indeks Dolar diprediksikan melemah dalam beberapa bulan mendatang.

Viewing 15 posts - 151 through 165 (of 183 total)

You must be logged in to reply to this topic.