Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

Viewing 15 posts - 1,141 through 1,155 (of 1,190 total)
  • Author
    Posts
  • #8915
    senjanjani
    Participant

    Menghitung Profit Forex Dalam Pip Untuk Pair Cross
    Pair Cross adalah pasangan-pasangan mata uang yang tidak menyandingkan Dollar AS sebagai base ataupun quote currency-nya. Pergerakan Pair Cross pada situasi tertentu bisa sangat tinggi sekali, bahkan lebih drastis daripada Pair Mayor.

    Formula penghitungan untung dan rugi dalam pip adalah sebagai berikut:

    Keterangan:

    Base quote: pair major bandingan (untuk base currency)

    Contoh:

    Saat ini EUR/GBP di-tradingkan pada harga 0.85500, sedangkan EUR/USD diperdagangkan pada harga 1.07500. Maka nilai per pipnya di trading lot standard adalah:
    Pip = 100,000 * 0.0001 (1.07500 / 0.85500)
    Pip = 10 (1.257) = USD 12.57

    Diketahui sebuah posisi buy dibuka pada EUR/GBP 0.85500 lalu ditutup pada 0.85570 di lot standard. Karena harga naik, maka posisi tersebut untung. Selisihnya adalah 7 pip, maka untungnya adalah 7 * 12.57= USD 87.99

    Keterangan tambahan:

    Untuk pair Cross dengan Quote Currency JPY (posisi JPY di belakang seperti GBP/JPY, NZD/JPY, dsb.) perhitungan keuntungan dan kerugian dalam pip mengikuti USD/JPY. Jadi jika saat ini USD/JPY 1 pip bernilai USD 9.1 maka semua pair cross dengan Quote Currency JPY mengikuti nilai pip tersebut.

    Sumber : seputarforex.com

    #8916
    senjanjani
    Participant

    Malas Hitung, Repot? Tenang, Banyak Alternatif
    Perhitungan di atas memang membutuhkan kalkulasi yang cukup memakan waktu. Belum lagi fakta bahwa harga terus berubah di pasar Forex. Oleh karena itu jika Anda ingin mengurangi tingkat stress Anda, gunakanlah Kalkulator Pip. Dijamin sederhana, cepat dan tidak pakai pusing-pusing.

    Selain itu, perangkat trading yang disediakan broker forex biasanya sudah mampu menghitung konversi Pips ke Dolar secara otomatis. Anda cukup trading, nantinya profit pips yang diperoleh akan tampil juga dalam bentuk Dolar. Hal ini bisa Anda saksikan sendiri jika membuka akun Demo, yaitu rekening di broker forex yang bisa digunakan untuk melihat kondisi pasar dan berlatih trading tanpa modal dan tanpa resiko

    Margin dan Leverage
    Dari paparan ini, boleh jadi Anda merasa ketar-ketir. Kalau sekali beli minimal harus 1 lot, berarti harus punya ribuan Dolar AS dulu? Tidak juga.

    Broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage. Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10×100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker. Ini merupakan salah satu kelebihan trading forex yang memudahkan kita semua untuk bertransaksi di pasar forex.

    Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

    Berapa Pip Target Kita Per Hari?

    Banyak trader forex yang memasang target tertentu pada rencana trading mereka, misalnya 10 hingga 20 pip per hari. Kadang mereka memperkecil target tersebut jika tidak tercapai, atau memperbesar target jika kebetulan goal. Masalah target per hari sering dijumpai, tetapi sebenarnya cara trading seperti itu tidak realistis.

    Masalah yang timbul dengan menetapkan target pip per hari adalah pola pergerakan pasar yang selalu berubah setiap hari dan tidak ada satu strategi yang bisa bekerja dengan konsisten pada setiap perubahan kondisi pasar. Kita harus menerima kenyataan bahwa kita akan mengalami kerugian, mungkin dalam sehari kita bisa rugi, atau bahkan beberapa hari berturut-turut, sehingga memasang target harus profit sebelum kita masuk pasar adalah tidak realistis.

    Masalah lain yang timbul dari mematok target pip harian adalah kita akan trading melebihi atau kurang dari waktu yang telah kita tentukan. Jika target pip belum dicapai, maka kita akan terus mencari peluang entry hingga lupa waktu. Sebaliknya, jika target telah tercapai kita akan berhenti trading walaupun baru beberapa menit. Dengan memburu pasar (market chasing) maka kita akan over-trading yang bisa berakibat fatal. Sebaliknya, dengan buru-buru berhenti trading, kita akan kehilangan momentum yang mungkin ada dan sesuai dengan strategi kita.

    Kita tahu bahwa pasar tidak mungkin bisa dikendalikan dan memenuhi keinginan kita. Oleh karena itu, daripada fokus pada perolehan pip per hari, lebih realistis jika kita fokus pada apa yang bisa kita kendalikan.

    Kita bisa mengendalikan tindakan kita, artinya kita bisa mengikuti strategi trading yang telah kita sepakati dengan benar, tanpa emosi dan ragu-ragu. Tentu saja strategi tersebut harus kita sesuaikan dengan kondisi pasar saat itu (trending atau sideways).

    Selain itu, kita perlu hati-hati pada rasa percaya diri dengan berlebihan (overconfidence) ketika strategi kita bisa berjalan dengan baik; dan jangan mudah merasa frustasi ketika mengalami kerugian. Peluang profit selalu berbeda untuk setiap trade yang kita lakukan. Oleh karena itu, kita mesti menerapkan money management yang sesuai dan proporsional pada strategi kita. Yakin dengan strategi dan trading sesuai rencana adalah tindakan yang bisa kita kendalikan.

    Kesimpulan
    Target sebaiknya jangan ditentukan berdasarkan perolehan pip per hari, karena kondisi pasar tidak konsisten; melainkan berdasarkan probabilitas profit dari keseluruhan trading yang lazim disebut harapan profit atau expectancy. Angka harapan profit dihitung dari besarnya profit rata-rata dalam sekian kali trade dan loss rata-rata dalam sekian kali trade. Penting juga untuk diperhatikan: biasanya, target ditentukan setelah suatu periode trading yang panjang (misalnya 6 bulan atau setahun), bukan periode trading yang sangat pendek seperti sehari atau 2 hari.

    Sumber : seputarforex.com

    #8924
    rahmatrabani
    Participant

    METODE FIBONACCI DI FOREX

    Saat ini alat teknikal yang berdasarkan pada jumlah Fibonacci yang termasuk dalam seperangkat standar platform trading. Fibonacci lines, expansion, arches, dipenggemari dan zona sementara yang umumnya digunakan, tetapi yang pertama dan indikator kedua yang paling menyebar luas. Tujuan melakukan trading Fibonacci adalah untuk menentukan kemungkinan kedalaman koreksi, retracement atau kelanjutan dari tren, mengatur level harga Fibonacci untuk menentukan stop loss dan untuk mengambil profit optimal. Oleh karena itu, kebenaran mengatur garis Fibonacci berperan penting dalam perhitungan. Kami akan terus mengingatkan prinsip-prinsip dasar menyusun garis Fibonacci.
    Bagaimana bisa Fibonacci digunakan dalam Forex? Pada tren naik titik paling bawah harus dipilih sebagai salah satu awal dan selanjutnya kita akan naik ke titik di mana tren saat mengalami koreksi saat ini. Pada tren menurun kita memilih titik paling atas (awal gerak turun) dan kita pindah ke titik yang diharapkan dari awal koreksi.

    Biasanya kita dapat membuat perhitungan level Fibonacci seperti berikut: 0; 23.6; 38.2; 50; 61.80; 78.6; 100; 161.8; 261.8; dan 423.6, dari yang 50, 78,6, dan 100 bukan bagian dari urutan klasik dan karena itu tingkat harga ini dianggap sebagai yang lebih lemah. Namun demikian, tingkat 50 dianggap yang paling mungkin untuk penyelesaian koreksi jangka menengah, dan level 38.2, 61.8, 78.6 dan 161.8 biasanya dianjurkan untuk membuka posisi dalam arah tren utama.
    Untuk garis Fibo harus ditarik dengan tepat karena disini membutuhkan keterampilan dan percaya diri untuk praktek, yaitu kemampuan ‘untuk melihat’ titik harga yang paling signifikan pada chart dan untuk membangun garis tren dengan benar.
    Biasanya trading Forex Fibonacci mengasumsikan bahwa di mana harga mencapai level target atau retracement yang jelas terjadi, grid dibuat ‘disesuaikan’ hanya jika terjadi perubahan ekstrem baru. level Fibo tidak perlu digambar ulang ketika merubah time frame. Oleh karena itu hasil yang baik dihasilkan dengan menentukan beberapa grid dari garis – dari time frame yang besar ke yang kecil. Maka dimungkinkan untuk melakukan koreksi menengah dalam tren global yang lebih dengan tepat. Suatu kebetulan level Fibo dibangun dengan beberapa periode membuat level harga tersebut sangat kuat.
    Metode perdagangan yang tercantum di bawah ini dengan fokus pada level tidak dapat digunakan sebagai strategi perdagangan Forex Fibonacci sepenuhnya, ini hanya skema perdagangan, untuk kehandalannya silahkan diperiksa oleh pembaca secara pribadi.

    Welcome Bonus $500
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

     

    #8925
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Fibonacci adalah suatu deret angka yang acap digunakan di berbagai bidang, termasuk trading di pasar finansial (forex, saham, dan lain sebagainya)

    Deret angka Fibonacci dipaparkan oleh seorang matematikawan Italia bernama Leonardo Pisano (1175-1250) dalam bukunya mengenai sistem numerik Hidu-Arab yang berjudul “Liber Abaci (Book of Calculation)”. Sejarawan Prancis, Guillaume Libri, memberinya panggilan akrab “Fibonacci” yang merupakan kependekan dari “filius Bonacci” (“anak dari Bonacci”) karena ayahnya bernama Guglielmo Bonacci. Nama ini kemudian menjadi sangat populer hingga masyarakat memanggilnya Leonardo Fibonacci, dan itu juga yang menjadi alasan mengapa nama Fibonacci digunakan sebagai nama deret angka yang dipaparkannya.

    Deret angka Fibonacci itu sendiri sebenarnya tidak ditemukan oleh Fibonacci, melainkan telah lama dibahas oleh para matematikawan India, khususnya sehubungan dengan sistem prosa Sanskerta. Hanya saja, Leonardo merupakan orang pertama yang memperkenalkan deret angka tersebut dalam buku “Liber Abaci” ke dunia Barat; bersama dengan sistem aritmatika yang kita kenal sekarang seperti konsep kosong, koma, desimal, dan pecahan.

    #8927
    senjanjani
    Participant

    Kesalahan Terbesar Trader Adalah Over Trading

    Over-trading (terlalu banyak membuka posisi trading) biasanya disebabkan oleh cara trading yang emosional, dan sangat umum dilakukan para trader forex, terutama para trader pemula yang belum banyak pengalaman tradingnya. Mereka yang hasil tradingnya tidak konsisten dan cenderung sering mengalami loss biasanya telah over trading tanpa disadarinya.


    Contoh Over Trading
    Misalnya, seorang trader telah sepakat untuk trading hanya pada chart Daily. Tetapi karena mungkin kurang sabar, ia mencoba melihat kondisi pasar pada time frame yang lebih rendah, misalnya chart 15 menit, dan menemukan peluang untuk buka posisi. Karena kurang memahami metode trading pada chart daily seperti metode price action, trader tersebut kemudian cenderung tergoda untuk selalu menggunakan time frame rendah (di bawah Daily) pada tradingnya. Time frame rendah seperti M10 atau M15 memberikan banyak peluang entry, tetapi probabilitasnya rendah.

    Contoh lain, misalnya ketika seorang trader baru saja mendapatkan profit ia cenderung buka posisi lagi akibat rasa percaya diri yang berlebihan atau mengalami euforia pasca profit. Masalahnya, mereka tidak sadar telah melakukan trade yang cenderung berlebihan ketika sedang tergoda untuk membuka posisi baru.

    Mencegah Over Trading Dengan Membuat Trading Plan
    Karena faktor emosi sering sangat mempengaruhi cara trading kita dan relatif sulit untuk dilacak, maka kita harus melawan emosi ini dengan membuat rencana dan strategi trading di luar jam trading. Cara membuat rencana trading bisa Anda simak di artikel berikut ini.

    Rencana dan strategi trading dibuat sebelum kita masuk pasar, dan dilaksanakan dengan benar dan sabar, serta tanpa keterlibatan emosi. Dengan demikian, kita bisa terhindar dari kebiasaan over trading sekaligus meningkatan kualitas setiap posisi trading yang dibuat.

    Mencegah Over Trading Dengan Metode Price Action
    Cara trading dengan menerapkan metode price action yang benar akan mencegah kita untuk over trading, karena kita tahu persis apa yang kita cari pada pergerakan harga dalam setiap kondisi pasar. Kita hanya akan masuk pasar jika setup price action benar-benar telah valid.

    Berikut dicontohkan penerapan metode price action pada chart EUR/USD daily yang sedang konsolidasi (kondisi pasar ranging).


    Pada poin 1., terlihat 2 buah inside bar terbentuk dekat dengan level support pada 1.4050-1.4000. Setup ini cukup valid karena level support tersebut telah diuji pada bar yang terbentuk beberapa hari sebelumnya, dan faktor konfluensi (pertemuan) antara price action dan level support ini makin memperkuat validitasnya. Sehingga, kita bisa open buy dengan risk/reward ratio yang memadai.
    Pada poin 2, dekat dengan level support tersebut terbentuk bullish pin bar. Karena level support ini cukup signifikan, kita bisa kembali masuk posisi buy.
    Pada poin 3, tampak bearish pin bar yang formasinya terbentuk bersamaan dengan momentum penurunan harga harga beberapa hari sebelumnya. Berbeda dengan poin 1 dan 2, kali ini jika kita buka posisi sell kita mesti melihat level support yang signifikan tersebut sebagai level take profit, sehingga risk/reward ratio-nya kecil. Bagi trader yang sudah berpengalaman dengan metode price action, sangat mungkin tidak masuk pasar untuk setup seperti di atas, karena harus open sell pada level yang dekat dengan level support yang signifikan.
    Pada poin 4, terbentuk lagi bullish pin bar dekat dengan level support yang signifikan, sehingga setup ini cukup valid dan kita bisa open buy dengan risk/reward ratio yang memadai.
    Pada poin 5 ini, tampak dua pin bar. Walaupun formasinya sudah benar, tetapi kurang valid karena tidak didukung oleh faktor konfluensi seperti level support atau resistance yang signifikan, sehingga pin bar tersebut dikatakan ‘mengambang’ (hanging). Trader yang telah mahir dengan price action, sangat mungkin tidak masuk pasar.
    Dari contoh di atas, terlihat bahwa dengan metode price action, frekuensi trading kita dalam sebulan memang rendah, tetapi probabilitasnya cukup tinggi. Kita tidak akan over trading karena hanya akan masuk pasar jika memang kondisi pasar mendukung.

    Hal Lain Yang Bisa Menyebabkan Over Trading
    Membuka posisi trading pada beberapa pasangan mata uang yang korelasinya positif.
    Misalnya membuka posisi buy pada mata uang EUR/USD dan GBP/USD yang korelasi pergerakannya sama (positif), sehingga secara tak langsung kita telah menggandakan posisi yang berarti juga menggandakan faktor resiko kita. Jika pada pergerakan harga kedua mata uang tersebut terbentuk setup price action yang sama, kita mesti memilih salah satu yang lebih valid.

    Mungkin pada pasangan mata uang yang korelasi pergerakannya tidak sama, kita bisa membuka posisi sama pada keduanya. Misal buy EUR/USD dan buy USD/CHF, asalkan setup price action keduanya benar-benar valid.

    Tetapi sebaiknya tetap dipilih setup yang terbaik untuk tidak menambah faktor resiko dalam trading, dan disesuaikan dengan equity pada account kita serta trading plan yang telah dibuat.

    Menggunakan Leverage terlalu tinggi (over-leveraging).
    Dengan leverage yang besar, maka margin kita kecil. Dengan demikian, kita akan cenderung untuk tergoda membuka posisi, walaupun mungkin tanpa disadari nilai per pip-nya cukup besar dengan ukuran lot yang kita pilih menurut risk management yang telah kita sepakati.

    Melakukan analisa pasar yang berlebihan (over-analyzing).
    Terlalu banyak informasi dari berita ataupun opini (faktor fundamental) atau penggunaan beberapa indikator secara bersamaan (faktor teknikal) bisa menyebabkan analisa yang berlebihan dan kecenderungan tergoda untuk membuka posisi trading lebih banyak. Over-analyzing bisa menyebabkan prediksi yang berlebihan, sehingga kita cenderung untuk mengendalikan pasar. Hal ini semestinya kita hindari. Yang harus kita lakukan adalah mengendalikan diri sendiri dengan tidak mencoba mengendalikan kondisi pasar.

    Sumber : seputarforex.com

    #8929
    senjanjani
    Participant

    Memahami Dan Memanfaatkan Leverage

    Saat saya mendengar kata ”bisnis”, terus terang yang terbersit dalam benak saya adalah “berapa banyak modal yang dibutuhkan?” Hehehe… Maklumlah, modal menjadi hambatan utama bagi saya untuk coba-coba berbisnis. Yah, di jaman sekarang, mana ada sih bisnis dengan modal kecil yang bisa menghasilkan pendapatan yang besar? Mungkin ada benarnya juga ungkapan yang mengatakan, “kalau mau dapet ikan yang gedhe, ya harus menyediakan umpan yang gedhe juga.”

    Itulah mengapa, saat saya pertama kali mendengar tentang bisnis forex, yang terbayang dalam benak saya adalah “wah, pasti butuh modal yang lumayan nih, minimal puluhan juta”. Logikanya kan kalau mau ambil untung dari sebuah kegiatan jual-beli, berarti harus punya modal untuk “beli” barangnya dulu dong, betul tidak? Maklumlah, pikiran saya masih tradisional hihihi… Tapi untunglah, saya kemudian mendapat pengertian tentang “leverage” ini.

    Leverage: Manfaat Margin Trading
    Di sinilah terasa manfaat dari margin trading. Kita bisa melakukan transaksi tanpa harus mempunyai modal sebesar transaksi yang kita lakukan. Asyik kan? Tentu, namanya juga kemajuan teknologi.

    Beruntunglah kita sekarang, yang hidup dilengkapi dengan sarana dan pra sarana yang sedemikian komplit. Hanya dengan bermodalkan PC, sambungan internet dan modal semampunya, kita bisa melakukan transaksi jual-beli valas ini. Jadi kita bisa trading kapan saja dan di mana saja, asal terkoneksi dengan internet.

    Mungkin anda bertanya-tanya, “Lantas, emang dari mana uang yang kita transaksikan?” Nah, ini dia satu lagi sarana yang menguntungkan. Sekarang ini sudah tersedia banyak sekali broker yang bisa memfasilitasi kegiatan trading kita, plus “meminjami” modal.

    Kalau kita melakukan trading lewat sebuah broker, maka broker tersebut menjadi perantara kita dengan market, sekaligus “memberikan talangan” untuk transaksi yang kita lakukan. Tapi jangan khawatir, kita tidak akan terlibat hutang piutang dengan broker tersebut, jadi jangan takut jika suatu saat akan ada debt collectoryang mendatangi kita.

    Sumber : seputarforex.com

    #8932
    senjanjani
    Participant

    Hubungan Trader Dan broker
    Banyak orang yang salah sangka dan memiliki persepsi negatif terhadap forex trading, sehubungan dengan masalah utang-piutang ini. Terus terang, ini membuat saya prihatin. Mungkin perlu saya tegaskan kembali bahwa tidak ada hubungan hutang-piutang yang harus ditagih antara kita (trader) dengan broker tempat kita melakukan kegiatan trading.Trus, bagaimana sebenernya hubungan antara trader dengan broker?

    Nah, ini kembali ke pengertian leverage yang akan kita bahas sekarang. Begini, pada saat kita mendaftar di sebuah broker, kita mendapatkan tawaran tentang leverage yang akan kita gunakan. Mayoritas broker forexmenawarkan pilihan leverage yang bisa kita pilih, meskipun ada pula broker yang menetapkan hanya satu pilihan leverage.

    Gambaran leverage adalah, apabila leverage yang ditetapkan sebuah broker adalah 100:1, artinya kita hanya harus menggunakan dana sebesar $1 untuk bertransaksi sebesar $100. Jadi, apabila kita memiliki dana deposit sebesar $5 di broker tersebut, maka $1 ditempatkan sebagai used margin untuk transaksi sebesar $100 tersebut, sedangkan sisanya ($4) menjadi cadangan apabila transaski yang kita lakukan mengalami kerugian.

    Jadi, setiap kerugian yang mungkin kita alami dari setiap transaksi yang kita lakukan akan otomatis mengurangi sisa dana dari yang kita tempatkan tersebut. Itulah mengapa kita mengenal istilah Margin Call. Margin Call terjadi apabila sisa dana kita di broker terkuras habis oleh kerugian yang kita alami dan transaksi kita otomatis tertutup (ter-closed).

    Leverage Melipatgandakan Daya Beli
    Leverage sering diibaratkan sebagai daya ungkit. Maksudnya, dengan adanya leverage, maka kemampuan kita melakukan transaksi akan berlipat-lipat. Bayangkan, untuk melakukan transaksi sebesar $100, kita cukup menempatkan $1 sebagai used margin. Itu jika berlaku leverage sebesar 100:1.

    Banyak broker yang menawarkan leverage sebesar 500:1, bahkan leverage 1.000:1 di mana kita cukup menempatkan $1 untuk transaksi sebesar $1.000! Wow, bukankah itu fantastis?

    Sampai di sini anda mungkin berpikir,”Wah, kalau begitu semakin besar leverage, semakin menguntungkan kita sebagai trader dong?” Hmmm… iya sih… Tapi perlu diingat, semakin besar transaksi yang kita lakukan, semakin besar pula resiko kerugian yang kita tanggung. Dengan kata singkat, mungkin bisa dikatakan bahwa kemungkinan untung cepat, kemungkinan MC juga cepat. Itulah mengapa leverage sering diibaratkan sebagai pedang bermata dua. Memperbesar keuntungan, tapi di lain pihak bisa pula mempercepat kerugian. Karena itu, anda perlu belajar memilih leverage dengan cermat, supaya bisa mendapatkan keuntungannya, tapi tidak membuat trading anda kebablasan dan memicu kerugian lebih cepat.

    Ok, sampai di sini anda mudah-mudahan sudah cukup mendapatkan gambaran tentang leverage dan bisa memilih leverage dengan besaran yang paling sesuai untuk anda.

    Sumber : seputarforex.com

    #8935
    rahmatrabani
    Participant

    CARA MENGGUNAKAN FRACTAL DALAM FOREX

    Link fraktal dari harga nilai tukar dan struktur pengulangan telah dikonfirmasi oleh hasil pemodelan komputer.

    Fraktal(dari bahasa Latin fractus) berarti desain berskala stabil yang bentuknya tidak beraturan muncul pada data. Fraktal perdagangan di pasar keuangan adalah pola candle yang terbentuk oleh minimal 5 (atau lebih) candle, mak/min dari candle tengah yang melampaui harga tertinggi dari candle sekitarnya.
    Munculnya fraktal berarti awal dari sebuah piramida harga baru dan dianggap sebagai sinyal trading.

    Sebuah fraktal atas (atau sinyal masuk untuk buy) adalah himpunan di mana (setidaknya) 5 bar berturut-turut membentuk pola, di mana maksimal tertinggi ditunjukkan oleh rata-rata candle.
    Sebuah fraktal bawah (atau sinyal posisi untuk sell) adalah pola terbalik dibuat oleh lima (atau lebih) candle berturut-turut, yang menunjukkan minimal rata-rata terendah.

    Welcome Bonus $500
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

     

    #8940
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Istilah fractal dibuat oleh Benoît Mandelbrot pada tahun 1975 dari Bahasa Latin, yakni fractus yang artinya “patah”, “rusak”, atau “tidak teratur”. Sebelum Mandelbrot memperkenalkan istilah tersebut, nama umum untuk struktur semacamnya (misalnya bunga salju Koch), adalah kurva monster.

    Karakteristik fraktal, walaupun mudah dimengerti secara intuitif, ternyata sangat susah untuk dibuat definisi matematisnya. Mandelbrot mendefinisikan fraktal sebagai “himpunan yang dimensi Hausdorff Besicovitchnya lebih besar dari dimensi topologisnya”. Untuk fraktal yang serupa diri secara persis, dimensi Hausdorffnya sama dengan dimensi Minkowsi Bouligandnya.

    Percaya atau tidak, sebelum konsep fractal ditemukan oleh ilmuwan tersebut, analisa teknikal sudah menggunakan prinsip dasarnya. Terutama melalui teori Elliott Wave yang eksis pada tahun 1930-an.

    #8941
    senjanjani
    Participant

    Belajar Jadi Trader Untuk Full-Time Atau Fun-Time?

    Apa tujuan Anda belajar jadi trader? Seorang teman trader pernah bercerita bahwa ia bercita-cita ingin menjadi trader full-time, dalam arti bisa meninggalkan pekerjaan konvensionalnya dan berfokus untuk menjadi trader saja. Memang menarik sih. Siapa yang tidak ingin kerja dengan waktu yang fleksibel, cukup dari rumah tapi dengan penghasilan yang melimpah? Wahh, sepertinya semua orang juga mau deh. Namun… apakah dalam kenyataannya akan senikmat itu?

    Pada awal saya belajar trading forex, mentor saya pernah berpesan: sebaiknya jangan jadikan trading sebagai pekerjaan utama. Mengapa?


    Trading Sebagai Hobi vs Trading Untuk Bayar Tagihan
    Pengalaman “trading for living” yang dialami oleh para trader full-time akan berbeda dengan pengalaman orang-orang yang “trading just for fun”. Itu kata teman trader saya lainnya yang sudah bisa menjadikan trading sebagai pekerjaan utamanya. Dia mengakui, banyak keuntungan menjadi trader. Pekerjaan ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dan tidak terikat keharusan-keharusan seperti pada pekerjaan konvensional. Akan tetapi, tetap saja beda rasanya antara trading sebagai hobi dan trading untuk membayar tagihan. Perlu mental yang matang sebagai trader untuk menjadikan trading forex sebagai pekerjaan utama.

    Terus terang, saya sendiri masih menjadikan trading sebagai hobi. Saya biasa melakukan kegiatan trading forex sesuai dengan mood. Kadangkala trading menjadi obat saya saat sedang bête. Sekedar melihat chart, mengamati bagaimana sebuah candlestick terbentuk, tarik-tarik fibonacci, corat-coret sana-sini, hati bisa menjadi terhibur. Tapi, di sisi lain, dari pengalaman masa lalu, saya bisa katakan, trading dengan kondisi psikologis yang sedang labil bisa membahayakan account.

    Ketika kondisi psikologis sedang tidak menentu, saya memilih untuk menenangkan diri dahulu sebelum memulai trading lagi. Mmm… terus terang, kurang lebih 3 minggu ini saya malah “cuti” trading, karena masalah online maupun offline yang menyebabkan kondisi psikologis jadi agak kacau. Yah, daripada trading dengan acak-acakan dan bahkan dengan niat melakukan bunuh account.

    Nah, karena trading ini sangat berkaitan dengan psikologis, maka untuk menjadikan trading sebagai pekerjaan utama, sebaiknya Anda sudah mempunyai kondisi mental dan psikologis yang stabil. Lah, coba bayangkan kalo Anda terlanjur mengandalkan penghasilan utama dari trading forex, sedangkan kondisi emosi dan psikologis sedang tidak stabil, apakah Anda juga bisa dengan mudah memutuskan cuti trading selama 3 minggu seperti saya? Wehh, bisa-bisa kacau balau deh, cash flow Anda.


    Sumber : seputarforex.com

    #8948
    rahmatrabani
    Participant

    Profit Taking

    Istilah Profit Taking telah banyak dikenal. Saat membaca berita ekonomi pun, mungkin Anda sering mendengar kalimat semacam “Investor melakukan aksi Profit Taking”, “Rupiah Melemah Akibat Aksi Profit Taking”, dan semacamnya. Bagi yang belum terlalu lama berkecimpung di ranah trading, tentu bertanya-tanya, apa itu Profit Taking? Bisakah kita melakukan Profit Taking forex?

    “Sesuai dengan arti katanya, profit berarti keuntungan dan taking artinya mengambil. Jadi secara harfiah, Profit Taking adalah sebuah aksi mengambil keuntungan. Sedangkan dalam konteks trading, definisi Profit Taking merupakan tindakan mengambil untung dalam jangka pendek dengan memanfaatkan situasi tertentu.”

    Profit Taking biasa dilakukan oleh trader jika ada data atau informasi penggerak pasar yang akan, sedang atau sudah dirilis. Dengan melakukan Profit Taking, trader mengharapkan keuntungan yang lebih dari keadaan pada umumnya. Selain untuk mengambil keuntungan, Profit Taking juga bisa dilakukan untuk mengunci keuntungan trading forex yang dimiliki.

    Profit Taking sebenarnya adalah istilah trading saham, yang digunakan untuk menjelaskan aksi sell para investor untuk mengunci keuntungan. Namun karena dalam forex, posisi trading bisa lebih mudah dilakukan secara dua arah, maka Profit Taking forex bisa berarti melakukan aksi sell untuk menutup posisi buy, atau menutup order sell dengan aksi buy.

    Mendengar kata keuntungan yang tersemat pada Profit Taking, tentu semua jadi ingin melakukannya bukan? Sebagai seorang trader, Anda juga bisa melakukan Profit Taking Forex jika keadaan memungkinkan. Tetapi perlu diingat juga bahwa Profit Taking pun tetap membutuhkan kecermatan serta kehati-hatian. Sebelum terburu-buru melakukan Profit Taking forex, mari kita pelajari dulu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

    Welcome Bonus $500
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

     

    #8952
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Yang dimaksud Profit Taking adalah aksi ambil untung dalam jangka pendek dengan memanfaatkan situasi tertentu. hal ini dilakukan oleh trader, jika ada data data dan Informasi pasar yang akan, sedang atau sudah dirilis. Namun Aksi ambil untung dalam jangka pendek ini biasanya dilakukan juga oleh para scalper . Dimana Para scalper biasanya trade dimarket asia atau market sideways. ( pukul 24.00 – 12.00 wib ) Aksi ambil untung dengan menggunakan data data pasar yang akan dirilis yang memiliki High Impact terhadap pergerakan mata uang , Cara ini dilakukan dengan memasang jebakan order . yaitu melakukan order BUY STOP dan SELL STOP beberapa pips dari harga Runing. ketika harga melesat keatas akibat efek data tersebut, maka BUY STOP akan masuk dan tereksekusi oleh take profit, demikian.

    #8954
    senjanjani
    Participant

    Sudahkah Siap Menghadapi Konsekuensi?
    Apabila Anda ingin menjadi seorang trader full-time, maka Anda harus siap dengan segala konsekuensinya. Temen saya yang sudah bertahun-tahun menjadi trader itu pun mengakui bahwa trading forex mengandung resiko yang sangat tinggi. Memang sih, resiko ini bisa kita manage dengan berbagai penguasaan teknik. Akan tetapi tetap saja, menurut saya, untuk menjadikan trading sebagai penghasilan utama, ada kandungan resiko ketidakpastian pendapatan yang lebih besar dibanding jenis pekerjaan konvensional.

    Eh, saya sampaikan pendapat ini tanpa bermaksud untuk mematikan semangat Anda belajar jadi trader lho. Saya pribadi tetap bersemangat untuk terus belajar hingga setidaknya menjadikan trading forex sebagai sebuah hobi yang mendatangkan penghasilan sampingan dalam jumlah besar. Syukur-syukur mungkin malahan lebih besar daripada pendapatan dari pekerjaan utama.

    Hanya saja, alangkah lebih nyaman apabila kita selalu menjadi trader yang suasana hatinya senantiasa cerah ceria, entah itu kita menjadikan trading hanya sebagai hobi ataupun pekerjaan utama. Trading dengan hati yang tenang (kalau bisa sih malah dengan suasana ceria), tentu akan lebih mengasyikkan daripada trading dengan beban. So, keep smiling saat ber-trading forex.

    Asal tahu saja, menjadikan trading sebagai pekerjaan utama ini merupakan impian bagi sebagian besar trader, apalagi bagi teman-teman trader yang sudah terlanjur jatuh cinta dengan kegiatan ini. Bayangkan betapa asyiknya menjadi trader full-time, melakukan sesuatu yang menjadi kesenangan dan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja.

    Seorang teman trader bahkan bercita-cita ingin tinggal di tempat terpencil yang tenang dan nyaman, asalkan ada sambungan internet dan semua kebutuhannya terpenuhi. Saya tanggapi, lah, emangnya betah githu? Kok jadi kayak pertapa ya? Jangan-jangan memang seperti yang saya duga, sebagian besar trader itu memang jenis orang melankolis yang pada dasarnya suka menyendiri. Yah, apapun cita-cita Anda, sebenarnya sah-sah saja. Asalkan Anda telah memahami dan mampu menangani berbagai konsekuensi dari keputusan untuk belajar jadi trader full-time itu.

    Sumber : seputarforex.com

    #8958
    senjanjani
    Participant

    Apa Saja Metode Untuk Memprediksi Perubahan Pasar?

    Untuk bisa mendapatkan keuntungan dari trading forex, kita harus memiliki kemampuan untuk menganalisa pasar. Pada dasarnya, kunci utama untuk berlaga di pasar finansial adalah kemampuan untuk memprediksi pergerakan harga. Karena itulah, analis-analis terkemuka dari seluruh dunia muncul dengan beragam metode dan pola untuk membacanya. Meskipun begitu, berbagai analisa tersebut dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu:

    • Analisa fundamental
    • Analisa teknikal

    Sebenarnya, masih banyak metode-metode lain seperti: Candlestick, Gelombang (Wave), serta fraktal. Tetapi metode-metode tersebut masih bisa dimasukkan ke dalam analisa teknikal, karena penggunaan chart serta perkiraan yang didasari oleh sejarah harga.


    Mengenali Analisa Teknikal
    Analisa ini berfokus untuk mempelajari pergerakan harga dalam rentang waktu tertentu. Bisa dibilang, analisa teknikal adalah metode paling populer dan lebih mudah untuk dikuasai. Expert advisor dan robot yang memudahkan trading otomatis, dikembangkan berdasarkan analisa teknikal.

    Misalnya, jika kita menggunakan strategi trading 5 menit, maka keputusan dibuat berdasarkan pergerakan harga selama 24 jam terakhir. Selain itu, Trader yang baik akan memperhitungkan tren umum dengan kerangka waktu lebih tinggi.

    Mengenali Analisa Fundamental
    Dibandingkan analisa teknikal, analisa fundamental merupakan metode yang lebih rumit. Dengan menggunakan analisa fundamental, trader harus memperhatikan beragam faktor makroekonomi, situasi politik, berita berdampak serta perubahan-perubahan yang terjadi.

    Kesulitan seringkali muncul ketika memproses begitu banyak informasi, sehingga hanya yang paling signifikan diambil sebagai dasar, walaupun terkadang hal ini pun menimbulkan kekeliruan prediksi. Selain itu, agak sulit untuk membuktikan bahwa analisa fundamental bekerja dalam praktiknya.

    Bagaimanapun juga, memiliki pengetahuan soal berita sangat membantu aktivitas trading dan mengurangi risiko saat menggunakan analisa teknis.

    Sumber : seputarforex.com

    #8960
    rahmatrabani
    Participant

    Informasi Strategis Lewat Forex

    Forex adalah pasar valuta asing internasional dimana mata uang diperjualbelikan setiap harinya. Ada lima pusat Forex di seluruh dunia – New York, London, Tokyo, Frankfurt, dan Zurich. Orang-orang tidak perlu datang secara langsung untuk bergabung di Forex, mereka bisa melakukan aktivitas perdagangan Forex melalui komputer di rumah masing-masing.

    Pada dasarnya, Forex adalah sebuah jaringan yang beranggotakan para trader (pedagang) dari seluruh dunia. Mereka memindahkan investasi dari satu tempat ke tempat lain berdasarkan nilai mata uang dunia atau berdasarkan hubungan antara beberapa mata uang. Para trader terus menerus saling bertukar mata uang yang mengakibatkan fluktuasi mata uang atau pergerakan nilai suatu mata uang.

    Tinggi rendahnya nilai suatu mata uang di Forex juga mempengaruhi nilai tawarnya sebagai contoh, jika permintaan terhadap Euro lebih tinggi dari penawaran, maka tidak lama kemudian nilai Euro akan lebih tinggi daripada mata uang lainnya, kita ambil contoh Dollar. Pendek kata, dalam situasi Forex semacam ini, nilai satu Euro bisa berlipat lipat kali daripada nilai Dollar, dan dengan sendirinya ini melemahkan nilai tukar Dollar. Dengan menganalisa fluktuasi yang terjadi di Forex, para investor bisa memperkirakan bagaimana pergerakan suatu mata uang terhadap yang lain dan setelah itu membeli dan menjual mata uang dengan berbagai macam pertimbangan.

    Jika sebagian orang melihat trading Forex sebagai tempat untuk mengetahui nilai tukar mata uang sebelum berpergian ke luar negeri, sebagian yang lain melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan untung besar di masa depan.

    Welcome Bonus $500
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 1,141 through 1,155 (of 1,190 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.