Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

Viewing 15 posts - 781 through 795 (of 1,206 total)
  • Author
    Posts
  • #6975
    senjanjani
    Participant

    Manfaat Konsistensi Dalam Trading

    Dalam peperangan yang sesungguhnya, seorang pilot pesawat tempur memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang sangat tinggi hingga membuat orang awam kagum. Namun bagi sang pilot, pekerjaan menerbangkan pesawat tersebut dengan berbagai tingkat kesulitan adalah pekerjaan rutin yang telah mereka lakukan puluhan, bahkan ratusan kali. Demikian pula seorang ahli bedah, atau profesi lain dengan pekerjaan khusus yang bagi awam terasa sangat sulit dan luar biasa. Bagi trader pemula, seorang trader profesional tampak seolah memiliki pengetahuan dan ketrampilan individu yang luar biasa sehingga hasil akhir tradingnya selalu profit. Apa yang sebenarnya mendasari ketiga profesional tersebut sehingga mereka bisa mencapai kinerja maksimum? Jawabnya adalah konsistensi.

     ​

    Konsistensi adalah kebiasaan yang akan memberikan hasil yang luar biasa, tidak terkecuali dalam trading forex. Trading forex, sama seperti menerbangkan pesawat tempur atau membedah jantung manusia, mempunyai tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Penerbang pesawat tempur harus bisa menyerang sasaran dengan tepat dan menghindar dengan cepat. Dokter bedah mesti bisa berpacu dengan waktu untuk mereparasi jantung pasien yang bermasalah, dan trader profesional yang mengelola account jutaan dollar mesti bisa mengantisipasi pasar dengan benar. Tentu saja ketiga profesional tersebut akan sangat memperhitungkan faktor resiko. Jika salah perhitungan, sang pilot bisa jadi korban, pasien jantung bisa meninggal, dan account jutaan dollar bisa ludes.

    Hanya kinerja maksimum yang akan meminimalisir resiko, dan kinerja maksimum bisa dicapai dengan belajar dan berlatih dengan konsisten. Konsistensi akan membangun kebiasaan positif. Eric V. Holtzclaw, seorang penulis strategi bisnis dalam sebuah artikelnya yang berjudul ‘Power of Consistency’ menuliskan: ‘Anda tidak bisa mengatakan sebuah strategi tidak akan berjalan sebelum Anda mencobanya dengan konsisten selama periode waktu tertentu. Dalam bisnis, ide, proses dan struktur organisasi suatu perusahaan seharusnya direalisasikan dan diterapkan selama kurang lebih 6 bulan sebelum dianggap tidak berhasil atau gagal.’

    Konsistensi dalam trading forex

    Untuk mencapai hasil maksimum dalam trading forex, Anda perlu konsisten dalam beberapa hal berikut ini:

    Konsisten dalam menerapkan metode dan strategi trading yang telah Anda pilih. Jika Anda telah menguji (bisa dengan backtest) sebuah sistem trading dan hasilnya sesuai dengan yang Anda harapkan, maka tidak seharusnya Anda berganti dengan sistem lain sebelum Anda mencobanya selama beberapa bulan. Berganti metode atau strategi trading sebelum Anda mengetahui benar kelebihan dan kekurangannya akan sangat mempengaruhi hasil akhir trading Anda. Oleh sebab itu dianjurkan untuk mencobanya dalam account demo terlebih dahulu sebelum Anda benar-benar secara konsisten menerapkannya dalam account riil.

    Konsisten dalam menerapkan managemen resiko
    Point ini yang terpenting. Management resiko dalam trading forex sangat diperlukan terutama untuk menghindari hancurnya account Anda akibat rentetan kerugian yang mungkin terjadi. Trader yang berpengalaman menganjurkan agar Anda dengan konsisten menentukan resiko per trade sebelum entry (biasanya tidak lebih dari 2% dari balance account sekarang). Selain itu, usahakan untuk selalu menentukan risk/reward ratio lebih besar dari 1:1 untuk memperoleh probabilitas profit yang memadai.

    Konsisten dalam memperbaharui (mengupdate) jurnal trading
    Jurnal trading diperlukan sebagai alat untuk mengevaluasi keseluruhan trading Anda. Tanpa evaluasi yang konsisten Anda tidak akan tahu kinerja trading Anda. Secara rutin jurnal trading mesti Anda perbaharui guna mengetahui kekurangan Anda.

    Sumber : seputarforex.com

    #6976
    rahmatrabani
    Participant

    Para Pelaku Pasar Forex

    broker
    adalah perusahaan dengan link perangkat Iunak komputer atau saluran telepon pada bank-bank di seluruh dunia. Ini adalah pekerjaan broker forex untuk mengetahui bank mana yang membeli mata uang tertinggi dan bank mana menjual mata uang terendah. Dengan jasa broker, bank memungkinkan untuk menemukan kesepakatan terbaik dalam transaksi forex. Perusahaan pialang ini tidak berhubungan langsung dengan uang itu sendiri, tapi hanya biaya komisi atas jasa mereka.
    Selain bank sentral, pemerintah
    merupakan pelaku trading forex paling berpengaruh. Di banyak negara, bank sentral merupakan perpanjangan tangan pemerintah dan bersama-sama pemerintah menjalankan kebijakan di bidang moneter. Akan tetapi, beberapa pemerintah yang semakin independent Sebuah bank sentral semakin efektif dalam menjalankan tugasnya meningkatkan perekonomian. Terlepas dari seberapa independennya sebuah bank sentral, perwakilan pemerintah biasanya secara teratur berkonsultasi dengan perwakilan bank sentral untuk mendiskusikan kebijakan moneter. Jadi, pemerintah dan bank sentral biasanya sudah satu paket dalam hal kebijakan moneter. Bank sentral ini sering kali mengintervensi pasar demi tujuan ekonomi tertentu negaranya.

    Pelaku bisnis
    adalah salah satu klien terbesar dari bank Mereka) yang terlibat dalam transaksi internasional. Para pelaku bisnis ini menjual barang ke klien internasional atau membeli barang dari supplier internasional, maka mereka harus berhadapan dengan vola tilitas fluktuasi mata uang.
    Ketidakpastian menjadi hal yang dibenci oleh manajemen maupun pemilik bisnis. Berhadapan dengan risiko foreign exchange adalah masalah besar bagi perusahaan multinasionai. Sebagai contoh, sebuah perusahaan di Jerman memesan peralatan dari pabrik di Jepang yang harus dibayar dalam yen satu tahun dari sekarang. Karena nilai tukar dapat berfluktuasi dengan liar sepanjang tahun, maka, perusahaan Jerman ini tidak akan tahu apakah mereka akan mengeluarkan euro lebih banyak atau lebih sedikit pada saat pengiriman terjadi nantinya. Maka salah satu cara yang dilakukan pebisnis un-tuk mengurangi ketidakpastian tersebut adalah dengan pergi ke spot market dan bertransaksi langsung untuk mata uang yang mereka butuhkan. Tetapi, sayangnya pebisnis mungkin tidak punya cukup uang di tangan untuk membuat transaksi spot atau tidak ingin memegang jumlah mata uang asing yang sangat banyak untuk waktu lama. Karenanya pebisnis sering kali menerapkan hedging strategy untuk mengunci (locking) mata uang tertentu pada posisi harga tertentu untuk keperluan di masa mendatang.

    Spekulan
    bukannya melakukan hedging supaya tidak kena pergerakan harga untuk alasan transaksi internasional tetapi berusaha mendapatkan uang dari fluktuasi harga. Salah satu spekulan terkenal adalah George Soros, seorang miliuner yang dikenal karena tindakan spekulasinya yang kemudian menurunkan nilai British Pound. Soros sendiri bisa meraup 1,2 miliar dolar dari aksinya itu dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Beberapa pengkritlk mengatakan bahwa orang-orang seperti ini bertanggung jawab atas krisis keuangan di Asia pada akhir tahun 1997-an.

    #6979
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Para pelaku pasar forex seperti yang agan sebutkan diatas tentu mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda-beda dalam bisnis trading. Dari beberapa pelaku tersebut yang berhubungan langsung dengar trader adalah broker, trader harus pintar-pintar mecari dan menggunakan broker yang terpercaya juga memberikan berbagai keuntungan.

    #6985
    senjanjani
    Participant

    Mengatasi Rasa Takut Rugi

    Jika Anda ingin menjadi seorang trader beneran, Anda pasti akan mengalami loss atau rugi pada saat-saat tertentu. Sebaiknya Anda menghindari menggunakan cara klise dengan mencari-cari metode trading ‘holy grail’ untuk bisa profit terus-menerus. Metode ‘holy grail’ tidak pernah ada karena pasar forex bergerak dengan sangat dinamis dan tidak bisa diprediksi. Seperti juga ungkapan klise kerugian adalah bagian yang tak terpisahkan dalam trading, profit dan loss selalu terjadi silih berganti. Jika Anda masih takut rugi maka Anda belum benar-benar belajar untuk menjadi seorang trader yang bisa menghasilkan profit dengan konsisten.


    Jika Anda perhatikan, semua trader profesional mengalami kerugian, dan mereka tahu bahwa loss hanya bagian yang selalu ada dalam trading. Sayangnya masih banyak trader yang merasa takut rugi setiap kali masuk pasar, dan ini tentu akan menimbulkan reaksi yang emosional hingga bisa mengganggu konsentrasi dalam menjalankan rencana trading. Beberapa alasan kenapa trader takut rugi adalah:

    1. Belum pernah mencoba menerapkan management resiko setiap kali entry hingga mengerti bahwa dengan risk/reward ratio yang wajar kita masih bisa profit walau frekuensi loss-nya lebih besar.
    2. Takut secara psikologis pada umumnya, bisa disebabkan oleh sifat bawaan.
    3. Mengharapkan profit yang besar dengan trading menggunakan ukuran lot yang melebihi resiko yang sewajarnya ditanggung.

    Rasa takut rugi atau takut kehilangan uang adalah reaksi emosi yang alami. Tidak hanya dalam trading tetapi dalam area kehidupan lainnya. Jika semua trader tidak mempunyai rasa takut rugi sama sekali, mungkin pasar bisa kacau (chaos). Secara alami kita akan cenderung bersifat protektif atau menjaga apa yang telah kita peroleh. Mereka yang trading dengan modal hasil jerih payah sendiri tentu akan lebih protektif dan hati-hati dibandingkan dengan mereka yang trading dengan dana orang lain (mungkin dana client atau nasabah).

    Jika Anda masih merasa takut mengalami kerugian ketika hendak masuk pasar, sebaiknya Anda periksa ulang keadaan Anda dengan pertanyaan berikut:​

    1. Apakah Anda telah benar-benar punya sistem trading dan rencana trading yang telah teruji dan siap untuk digunakan dalam account riil? Dan apakah Anda telah siap menggunakan dana dengan kemungkinan akan susut atau bahkan ludes? Jika Anda menggunakan dana dari hasil jerih payah Anda tetapi belum cukup percaya diri dengan sistem trading (metode dan strategi), atau belum punya rencana trading yang jelas, sebaiknya Anda tunda rencana Anda untuk mulai trading dengan account riil walaupun Anda telah membuka account riil dan telah menyetor sejumlah dana, atau berhenti dulu trading dengan account riil. Jangan trading dengan account riil, kembali ke account demo sampai benar-benar percaya diri dengan sistem trading dan rencana trading yang Anda sepakati.

    2. Apakah Anda sudah cukup nyaman dengan besarnya resiko per trade yang Anda tetapkan ketika hendak entry? Apakah ukuran lot Anda sudah wajar, tidak terlalu kecil tetapi juga tidak terlalu berani hingga terkesan ‘gambling’. Jika ragu-ragu, cobalah tanya pada diri Anda sekali lagi setiap kali akan entry, berapa sebenarnya jumlah dana yang benar-benar Anda relakan untuk ‘hilang’? Jika masih juga ragu dan belum mantap sebaiknya Anda urungkan niat untuk entry hingga Anda telah benar-benar siap kehilangan. Dalam keadaan demikian, jika ada yang membujuk sebaiknya Anda masuk sekarang karena kondisi pasar sedang bagus, maka sebaiknya Anda tidak terpengaruh. Kondisi pasar akan selalu bagus, tergantung bagaimana sistem trading, rencana trading dan strategi money management yang Anda gunakan.

    3. Apakah Anda telah mencoba menerapkan money management dengan maksimal? Apakah Anda telah mengetahui bahwa frekuensi kerugian (losing trade) yang lebih besar dari frekuensi profit (winning trade) dalam jangka panjang hasilnya masih menguntungkan? Dalam kenyataannya yang langsung berhubungan dengan profit Anda (dalam jangka panjang) adalah faktor risk/reward ratio yang Anda gunakan pada setiap kali entry. Disini Anda bisa melihat illustrasi hubungan antara risk/reward ratio dan frekuensi profit/loss.

    Dengan memastikan kondisi dan kesiapan Anda, diharapkan Anda tidak merasa takut lagi ketika hendak trading di account riil.

    Sumber : seputarforex.com

    #6987
    rahmatrabani
    Participant
    Resiko dan keuntungan

    Sebagian dari kita masih cenderung menganggap forex trading sebagai salah satu cara-cepat-kaya. Saia pikir forex trading sama dengan pekerjaan/bisnis lain, perlu penguasaan dan proses dalam menguasainya .
    Berikut ini beberapa resiko dan keuntungan dalam forex trading online.

    • Memungkinkan kita memiliki profit yang tidak terbatas. Itu kabar baiknya, namun kabar buruknya adalah forex trading memungkinkan kita untuk kehilangan sampai dengan 100% modal anda. Forex trading termasuk kategory high risk-high gain, itu sebabnya pengenalan dasar amat penting untuk membantu anda mengenali jenis market ini dari berbagai sisi. Dari sana baru kita putuskan apakah berminat untuk tetap terjun, atau mundur dari dunia trading sebelum menjadi menyesal dan terlambat.
    • Resiko lain yang menghadang adalah fakta bahwa sebagian besar dari trader mengalami kegagalan dalam fase awal terjun di dunia forex. Hal ini lebih di sebabkan oleh faktor mental dan psikologis yang jadi penghalang seperti cenderung serakah, buta saat berhadapan dengan uang, kurangnya faktor disiplin, dll.
    • Banyaknya oknum pencari keuntungan dari rekan-rekan yang baru mengenal dunia trading menjadi isu lain yang penting. Lakukan sedikit googling dan kita akan temukan ratusan situs yang menjanjikan keuntungan pasti sekian ratus persen JIKA anda beli sistem trading/ EA / robot trading mereka. Mungkin kasar , tapi sebagian besar dari situs tersebut cuma menjual kebohongan doangan.
    • Tidak ada/sedikitnya lembaga pendidikan / pelatihan khusus forex trading menjadikan anda akan sangat tergantung pada kedisiplinan diri sendiri untuk mempelajari secara sistematis forex trading, yang merupakan satu tantangan tersendiri.
    • forex trading memberikan kita kesempatan untuk mendapatkan profit kapanpun selama 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. tentu juga berarti memungkinkan kita loss kapanpun
    #6991
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Benar sekali trading bukan lah cara cepat menjadi kaya raya tanpa adanya resiko, sama hal nya dengan bisnis lain trading pun mempunyai resiko yang sangat besar seprti yang sudah agan jelaskan diatas. Mengapa banyak orang memilih trading salah satunya adalah waktu kerja yang tidak terbatas dan bisa dilakukan dimana saja.

    #6993
    senjanjani
    Participant

    Cara Mengatasi Emosi Dalam Trading

    Mengatasi rasa emosi dalam trading adalah hal yang wajib dilakukan, karena di saat rasa emosi sudah menguasai diri kita, transaksi terasa semakin memanas dan kita ingin segera mendapatkan hasil yang lebih besar tanpa memikirkan risiko. Pemahaman akan emosi ini bisa terjadi saat kita loss, profit, maupun saat kita memakai sistem tertentu (robot trading).

    Ingatkah Anda bagaimana kondisi emosi trading sewaktu pertama kali membuka posisi Buy atau Sell di akun Live? Bisa jadi waktu itu, emosi trading sedang berada di puncak tertinggi (euforia) karena berhasil meraih profit untuk pertama kalinya. Namun, bagaimana jadinya jika ternyata posisi trading pertama tersebut sudah mengambang dengan nilai minus?

    Saat menghadapi posisi trading dengan nilai floating minus, seorang trader harus berani mengambil keputusan untuk menentukan sampai kapan posisi tersebut harus dipertahankan. Masalahnya, saat emosi trading belum terlatih, trader pemula umumnya dikuasai oleh kepanikan. Ujung-ujungnya, akun trading pertama malah terkena Margin Call.

    Kenapa Emosi Trading Itu Buruk?
    Dari sekian banyak jenis emosi yang mungkin Anda kenal, hanya ada 2 kategori emosi utama yang wajib diwaspadai: ketakutan (fear) and greed (keserakahan).

    Setiap trader pada dasarnya selalu berharap bahwa posisinya akan mendapat keuntungan. Lumrah jika pemula hanya membayangkan skenario terbaiknya saja. Karena itu, posisi Entry biasanya dibiarkan berjalan tanpa target profit atau batasan kerugian. Mereka tidak ingin membatasi keuntungan dengan TP, atau tidak menggunakan SL karena bersikeras harga masih bisa berbalik saat posisi merugi. Jika tindakan-tindakan ini dilakukan tanpa dasar analisa yang jelas, maka emosi trading greed-lah yang telah mempengaruhi keputusan trader untuk melakukannya. Kategori emosi trading ini biasanya juga berkaitan dengan overconfident (terlalu percaya diri).

    Di sisi lain, ada juga emosi trading yang menyebabkan pemula cepat-cepat menutup posisi, yakni fear. Ketika harga bergerak searah dengan posisi (skor hijau), emosi trading membuat pemula khawatir kalau harga akan berbalik arah, jadi mereka terburu-buru menutup posisi trading untuk melikuidasi keuntungan. Sebaliknya, ketika harga bergerak melawan posisi (skor merah), trader pemula yang kelewat khawatir akan langsung menutup posisi karena takut kerugiannya makin membengkak. Padahal, harga bisa saja hanya bergerak dalam koreksi dan kembali ke arah yang sesuai dengan posisi tradingnya tak lama kemudian.

    Sekarang bayangkan jika kebiasaan-kebiasaan buruk di atas diteruskan. Profit tak bisa konsisten, dan loss pun tak dapat dijaga sesuai batas toleransi. Lama-kelamaan, akun trading bakal terkikis dan kehabisan dana. Itulah kenapa, emosi trading efeknya negatif selama bertrading.

    Sumber : seputarforex.com

    #6997
    senjanjani
    Participant

    Bertrading Itu 1% Kecerdasan, 99% Manajemen Emosi Trading
    Sebenarnya, setiap orang mampu bertrading karena tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kegiatan trading di pasar Forex. Artinya, apapun latar belakang pendidikan atau berapapun besar modal Anda, setiap individu memiliki peluang untuk mendapat keuntungan di pasar Forex.

    Memang benar setiap orang punya peluang untuk mendulang profit dengan bertrading Forex, tapi hanya trader berpengalaman saja yang benar-benar bisa menangguk keuntungan secara konsisten. Hal ini karena bagi mereka, transaksi valas (Forex) dasarnya adalah manajemen emosi melalui aplikasi sistem trading dan disiplin.

    Tanpa adanya manajemen emosi, trading Forex akan selalu dipengaruhi penilaian-penilaian subyektif yang bisa mendatangkan kerugian besar. Bahkan jika dipetakan, manajemen emosi ini menguasai 99% skill yang dibutuhkan dalam trading. Sedangkan keahlian trading itu sendiri? Hanya mendapat jatah 1%.

    Lantas bagaimana cara melakukan manajemen emosi dengan aplikasi sistem trading dan disiplin?

    Sumber : seputarforex.com

    #7001
    rahmatrabani
    Participant

    Supply dan Demand

    Harga pasar bergerak seperti hukum gravitasi. Pembeli dan penjual saling tarik menarik sampai tercapai suatu kesepakatan harga. Dengan mengamati grafik harga, trader berusaha memprediksi, menganalisis, dan menyelidiki pergerakan harga.

    Pada intinya, setiap pergerakan harga mata uang ditentukan oleh supply (penawaran) dan demand (permintaan). Jika muncul berita yang positif, maka permintaan meningkat dan penawaran berkurang. Sedangkan jika ada berita negatif, biasanya permintaan menjadi sedikit berkurang dan penawaran mengalami peningkatan.

    Supply adalah jumlah barang yang tersedia, sementara Demand adalah jumlah barang yang diinginkan. Untuk memahaminya, mari gunakan sebuah ilustrasi sederhana berikut ini. Bayangkan Anda akan menjual jeruk hasil kebun sendiri di pasar terdekat dan Anda tidak perlu harus menjual habis semua jeruk karena harga jeruk yang sedang melambung tinggi.

    Pada awalnya harga jual untuk 1 kantong jeruk hanya sebesar 1 dollar. Dari seluruh hasil panen, Anda hanya menjual 4 atau 5 kantong pada harga tersebut. Lama kelamaan, harga jeruk mencapai 10 dolar per kantong dan pada harga tersebut Anda menjual seluruh jeruk yang Anda miliki. Dari ilustrasi ini jelas bahwa Anda disarankan agar tidak boleh langsung menjual seluruh jeruk Anda, tetapi menunggu sampai harga benar-benar tinggi.

    Grafik di bawah ini disebut “kurva penawaran”, garis merah menunjukkan supply yang meningkat karena harga bergerak lebih tinggi (terletak pada sumbu horisontal).

    Sekarang pikirkan hubungan pembeli-penjual dari sudut pandang konsumen. Semakin rendah harga, permintaan menjadi lebih tinggi yang mana merupakan kebalikan dari kurva penawaran. Jika harga jeruk hanya 1 dolar per kantong, maka yang diinginkan konsumen adalah untuk membeli jeruk sebanyak mungkin. Sama seperti kenaikan harga, demikian juga dengan supply, karena jika harga jeruk menjadi 10 dolar per kantong, maka secara otomatis konsumen akan mencari produk lain yang lebih murah.

    Penjual dan pembeli akan bertemu dan bersaing di pasar trading untuk menentukan harga. Demikianlah harga pasar ditentukan. Berikut ini adalah tabel yang menggambarkan situasi tersebut:

    Kurva penawaran dan permintaan dapat menunjukkan harga secara efisien karena pembeli dan penjual dapat memantau trading forex mereka dari balik layar komputer.

    #7004
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasinya gan, Benar sekali harga pasar akan bergerak sesuai dengan supply dan demand. Seperti hukum ekonomi pada umumnya harga akan naik apabila supply menurun tetapi demand meningkat, sedangkan harga akan turun bila supply meningkat tetapi demand menurun. Hal ini berlaku pula dalam trading seperti yang sudah agan jelaskan diatas.

    #7005
    senjanjani
    Participant

    Sistem Trading Membantu Kita Mengatasi Emosi Trading
    Aplikasi sistem trading tidak menuntut IQ tinggi, karena penggunaannya dapat menyesuaikan gaya trading dan metode analisa (teknikal atau fundamental) masing-masing individu. Garis besarnya, sistem trading adalah panduan bagaimana cara mengeksekusi order Buy atau Sell dengan meminimalisir intervensi emosi.

    Intervensi emosi trading di sini maksudnya adalah keterlibatan emosi trader saat berusaha menentukan posisi trading berdasarkan kondisi pasar terkini. Trader pemula umumnya belum memiliki sistem trading mapan, sehingga mereka sekedar mengeksekusi order Buy atau Sell begitu sinyal trading muncul, tanpa mempertimbangkan peraturan (Entry Rules) atau kondisi pasar.

    Akibatnya, setelah posisi trading terkini terlanjur mengakumulasi kerugian, mereka menjadi panik dan tak dapat mengambil keputusan obyektif untuk mengatur berapa besar batas kerugian yang dapat ditoleransi.

    Supaya tak lagi terjebak pada kondisi seperti tadi, mari kita pelajari bagaimana mengatur emosi trading dengan sistem trading, yang berisi panduan pembukaan posisi jual atau beli dan aturan Money Management. Karena setiap peraturan ini bersifat objektif, maka emosi trading bisa ditekan hingga tak ada intervensi sama sekali.

    Berikut adalah komponen-komponen sistem trading:

    a. Entry & Exit Rules
    Komponen pertama dalam sistem trading adalah Entry Rules atau peraturan-peraturan untuk buka posisi. Panduan tersebut berfungsi untuk menyaring sinyal-sinyal trading yang muncul dari proses analisa (teknikal atau fundamental). Kalau ada sinyal trading muncul tapi tidak memenuhi peraturan, maka posisi tidak akan dibuka, sekalipun sinyal “tampak” meyakinkan. Ingat, kata kunci di sini adalah “tampak” yang mencerminkan subjektivitas. Ketika hasil analisa Anda masih diwarnai kata-kata seperti demikian, maka ada pengaruh emosi yang bermain di dalamnya.

    Berikutnya, Exit Rules adalah peraturan kapan posisi trading sudah boleh ditutup. Exit Rules membantu trader untuk menargetkan keuntungan atau membatasi kerugian dengan Stop Loss tanpa intervensi emosi trading. Dengan begitu, profit dapat diraih dengan konsisten.

    b. Money Management
    Money Management adalah metode untuk mengukur berapa besar bagian dari modal yang dapat diperdagangkan pada setiap posisi trading. Dengan metode tersebut, Anda sudah mengetahui persis batas kerugian maksimal seandainya harga bergerak melawan posisi trading atau keuntungan yang akan diraih saat penutupan posisi.

    Money Management memungkinkan setiap posisi trading dapat dibiarkan berjalan dengan risiko terkontrol. Dengan kata lain, aturan ini bisa membantu Anda mencari target Take Profit dan Stop Loss sebagai bagian dari Exit Rules. Anda pun tidak perlu lagi merasakan emosi trading negatif seperti kecemasan saat mengawasi chart terus menerus.

    Sumber : seputarforex.com

    #7010
    rahmatrabani
    Participant

    Sebelum trader mulai bekerja ia harus memiliki modal dasar dan manajemen resiko, serta melalui berbagai jenis analisa (fundamental, teknikal, berita). Berdasarkan pengetahuan yang diperoleh dari para penulis buku, masing-masing akan bekerja di luar strategi sendiri, yang sesuai dengan kualitas pribadinya. Bekerja dengan posisi besar, dan juga menggunakan “inspirasi” adalah cara yang pasti dimulainya kehancuran. Trading adalah untuk mereka yang siap untuk melepaskan emosi saat bekerja dan berkonsentrasi untuk jangka waktu yang lama. Setiap kesalahan di bidang ini dapat menyebabkan kerugian moneter, sehingga perlu untuk mengawasi setiap detail. Jika anda memiliki keraguan untuk setiap hal kecil dan berkecil hati karena setiap kerugian, maka bisnis ini bukan untuk anda.

    #7011
    senjanjani
    Participant

    Terimakasih informasi nya gan, Benar sekali gan, bila ingin menjalankan trading dengan benar maka trader harus mengetahui resiko nya terlebih dahulu, juga mempelajari strategi yang akan digunakan, karena trading tidak bisa langsung di mulai dan belajar sambil berjalan, lebih baik belajar dengan menggunakan akun demo, bila sudah merasa cukup baru menggunakan akun real.

    #7014
    senjanjani
    Participant

    Disiplin Menyingkirkan Pengaruh Emosi Trading
    Apa gunanya memiliki sistem trading jika tak bisa dijalankan secara disiplin? Kenyataannya, banyak pemula yang sudah berkomitmen bakal menggunakan sistem trading untuk menghindari intervensi emosi, tapi masih saja sering mangkir dari aturan-aturan sistemnya. Akibatnya, perilaku trading akan kembali ke saat seperti mereka belum memiliki sistem.

    Bertindak memang tidak semudah yang direncanakan dan dikatakan. Bagi pemula yang belum pernah tahu rasanya loss karena kurang disiplin, melanggar sistem trading akan sangat mudah untuk dilakukan. Penyebabnya lagi-lagi adalah emosi trading. Bukan hanya mereka yang belum punya sistem trading, emosi juga bisa menjangkiti para pemula yang tengah menjalankan sistem trading. Hal ini karena kondisi pasar forex yang tak menentu dan mudah memancing emosi trader.

    Solusinya? Pahami sejak awal bahwa kurang disiplin terhadap sistem trading akan membawa konsekuensi fatal. Selain itu, ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi emosi trading ketika trader sudah menjalankan sistem:

    • Cobalah untuk menginvestasikan waktu menganalisa rumor pasar, sebelum melakukan transaksi perdagangan. Mengetahui kejelasan arah pasar akan membuat lebih yakin dan tenang.
    • Jangan terlalu overconfident! Lebih baik masuk dengan 1 lot daripada 2 lot jika itu nanti akan membebani pikiran.
    • Jangan terlalu memaksakan diri untuk ikut dalam transaksi, jika tidak yakin dengan arah pergerakan pasar. Lebih baik menunggu atau menunda bertransaksi daripada salah posisi yang mengakibatkan emosi dan psikologi terpengaruh.
    • Saat melihat gejolak harga, jangan panik dan mengikuti pola pikir pasar yang sebenarnya bisa ditebak. Coba gunakan panduan berikut untuk bisa selangkah lebih maju dari pelaku pasar lain yang emosi tradingnya mengikuti pola ini:​

    • Usahakan untuk membangun psikologi pemenang! Selalu disarankan untuk bisa menang paling tidak 3 kali dalam perdagangan forex. Hal ini untuk membangun psikologi pemenang (winner), bukan pecundang (loser).
    • Seorang petinju yang menang dalam pertandingan perdananya akan membawa dampak psikologi juara dalam pertandingan berikutnya.
    • Buat target harian, Close posisi jika sudah sesuai target.
    • Selalu kondisikan diri dalam situasi senyaman mungkin di kala masuk market. Manusia dikaruniai 3 keutamaan yang dianugerahkan oleh sang maha pencipta yakni, akal untuk berfikir, hati untuk berdoa, dan waktu. Untuk itu, gunakanlah ketiga anugerah dari Tuhan tersebut sebaik-baiknya.

    Kesimpulan
    Mengambil keputusan untuk mengeksekusi Order jual atau beli membutuhkan sistem trading yang dijalankan dengan disiplin, untuk mengesampingkan emosi trading. Saat kita memiliki peraturan untuk membuka dan menutup posisi, dan memiliki pemahaman bahwa disiplin terhadap sistem trading itu wajib diterapkan, maka kita tidak perlu lagi cemas atau panik seandainya harga bergerak di luar ekspektasi awal.

    Sumber : seputarforex.com

    #7020
    senjanjani
    Participant

    Membentuk Cara Berpikir Yang Profitable

    Adalah suatu kenyataan yang tak terhindarkan bahwa sukses seorang trader sangat ditentukan oleh cara berpikirnya. Jika persepsi psikologi trading kita salah, maka kita tak akan menghasilkan hasil yang memadai. Sayangnya banyak trader yang telah mengabaikan hal ini dan kurang menyadari bahwa dengan cara berpikir yang benar dalam trading akan membawa sukses. Sebaik apapun strategi yang diterapkan tanpa psikologi trading yang benar akan sulit mencapai hasi yang diharapkan.

    Banyak trader yang tidak menyadari kenyataan bahwa mereka trading dengan cara pikir yang sesungguhnya mencegah mereka sendiri untuk memperoleh profit. Mereka mungkin berpikir bahwa dengan menemukan indikator trading yang selalu tepat dalam memprediksi pergerakan harga pasar secara otomatis akan selalu memperoleh profit dalam trading.

    Sukses dalam trading adalah hasil akhir dari kebiasaan trading yang terbentuk, dan kebiasaan adalah hasil akhir dari psikologi trading. Langkah-langkah berikut adalah cara membentuk psikologi trading yang profitable sebagai wawasan Anda dalam menggeluti pasar forex.

    Langkah 1: Ekspektasi yang Realistis
    Langkah pertama adalah ekspektasi yang realistis terhadap trading forex. Misalnya, Anda tidak harus keluar dari pekerjaan atau bisnis yang sedang Anda tekuni dan beralih total ke trading forex dengan ekspektasi profit yang besar setiap bulannya. Cara itu kurang bijak dan bisa disebut sebagai ekspektasi yang berlebihan.

    Ekspektasi berlebihan yang lain adalah dengan seringnya membuka posisi (over-trade) dan menerapkan leverage yang terlalu tinggi (over-leverage) untuk memperoleh profit yang besar dalam waktu singkat, tanpa menerapkan risk management yang sesuai dan terencana. Untuk menghindari ekspektasi semacam itu, cobalah untuk memperhatikan point-point berikut :

    Gunakan dana yang menganggur untuk trading.
    Dana yang menganggur maksudnya dana yang bukan untuk biaya hidup sehari-hari dan Anda rela jika dana tersebut hangus. Bagaimana jika tidak punya dana yang nganggur? Ya, cobalah trading pada demo account dulu sampai punya dana yang benar-benar nganggur.

    Jangan pernah mencoba trading dengan menggunakan dana yang menyebabkan Anda emosional dalam trading. Anda harus selalu berasumsi bahwa berapapun banyaknya dana dalam account trading Anda akan bisa menyusut, bahkan ludes sama sekali.

    Pastikan bahwa Anda bisa tidur nyenyak setiap harinya.
    Masih berkaitan dengan dana yang menganggur, tapi yang ini lebih pada resiko yang berani kita tanggung dalam tiap posisi trading. Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak oleh karena memikirkan besarnya loss yang mungkin Anda alami, maka Anda perlu meninjau ulang risk management dan trading plan Anda yang cocok diterapkan, sesuai dengan banyaknya dana dalam account trading Anda. Terapkan risk/reward ratio yang realistis, jangan over-leverage dan over-trade.

    Tahu bahwa setiap posisi trading adalah independen.
    Setiap posisi trading yang kita buka adalah independen terhadap posisi sebelumnya.

    Banyak trader yang ketika membuka posisi baru masih terpengaruh oleh nuansa posisi trading sebelumnya. Nuansa euforia atau percaya diri yang berlebihan sering dialami jika telah memperoleh profit besar atau profit yang berturut-turut, demikian pula perasaan “dendam” acap muncul setelah loss yang cukup banyak. Hal ini terbawa dalam cara open atau closing posisi yang mengulang cara yang sama ketika profit pada posisi sebelumnya, atau berlawanan dengan cara open atau closing pada posisi terdahulu. Ini keliru.

    Jika kita tahu pada kenyataan bahwa setiap posisi baru yang kita buka adalah sebuah ‘titik nol’ baru, maka kita tidak akan terlalu emosional dan berpikir obyektif. Open Posisi baru selayaknya menggunakan pertimbangan logis, bukan semata membalas dendam kekalahan sebelumnya.

    Langkah 2: Kesabaran
    Kesabaran adalah faktor utama dalam trading. Trader yang sarat pengalaman tahu bahwa hanya dengan beberapa kali trade dalam sebulan akan bisa menghasilkan profit yang memadai, dan dalam jangka panjang dicapai hasil trading yang konsisten. Beberapa point dalam trading mereka adalah :

    Trading pada time frame daily.
    Pada time frame daily kita bisa melihat gambaran pasar secara praktis dan menyeluruh dengan cukup relevan karena noise atau kesalahan sinyal relatif sedikit dibanding dengan time frame rendah semisal 15 menit atau 5 menit. Selain itu, trading dengan time frame rendah akan membuat trader lebih mudah tergoda untuk sering masuk pasar.

    Memang diperlukan kesabaran untuk mencermati dan menanti sinyal trading yang valid dalam daily chart, tetapi hasil trading yang kita peroleh dalam jangka panjang akan konsisten, dan kita tidak harus berulangkali masuk pasar setiap hari.

    Mengutamakan kualitas daripada kuantitas trading.
    Trader yang menggunakan metode price action selalu berlaku seperti seorang penembak jitu yang menunggu mangsanya. Hanya jika telah muncul sinyal price action yang valid pada time frame daily-nya, barulah membuka posisi trading. Mungkin dia tidak trading dalam beberapa hari dan hanya mengamati pergerakan harga.

    Menggunakan “peluru” trading dengan bijak.
    Kesabaran akan mendorong kebiasaan trading yang positif, sementara cara emosional menyebabkan kebiasaan negatif dalam trading. Dengan membiasakan diri untuk bersabar dalam mengantisipasi pergerakan harga pasar seperti penjelasan pada point sebelumnya, kita akan bisa lebih bijak dalam menggunakan “peluru” trading dan tidak menghamburkan peluru-peluru tersebut dengan seringnya kita masuk pasar.

    Langkah 3: Catatan Analisa Pasar dan Rencana Trading yang Terpadu.
    Sebelum merencanakan untuk membuka posisi trading, seharusnya kita telah mempunyai catatan analisa kondisi pasar, trading plan dan jurnal trading atau catatan semua hasil serta evaluasi trading kita. Semakin matang kita merencanakan trading kita berdasarkan pemahaman pada catatan tersebut semakin tinggi pula probabilitas profit kita.

    Anda bisa membuat trading plan dengan menambahkan, misalnya komentar mingguan Anda mengenai kondisi pasar beserta rekomendasi trading yang Anda buat sendiri.

    Jurnal trading penting untuk evaluasi hasil trading yang telah kita lakukan; sejauh mana kita benar-benar disiplin dalam menerapkan metode trading dan menjalankan rencana yang telah kita tetapkan. Mungkin Anda menganggap kurang penting atau membuat jurnal yang asal-asalan. Tetapi, jika kebetulan Anda seorang trader yang mentransaksikan dana dari investor, maka pasti sering diminta untuk menjelaskan trading plan dan jurnal trading, atau evaluasi dari statement hasil trading investor tersebut.

    Langkah 4: Tidak Ragu Pada Metode Trading yang Telah Dipilih
    Trader yang berpengalaman selalu menasehatkan agar jangan menggunakan uang beneran jika Anda belum mempunyai metode trading yang benar-benar Anda percaya dan telah teruji, agar Anda tidak ragu dalam setiap kali Anda trading. Ini karena keraguan akan membentuk cara berpikir yang negatif dalam trading.

    Belajarlah membentuk cara pikir yang profitable dalam demo account terlebih dahulu dengan benar, dan pilih metode trading yang efektif dan telah teruji. Hindari masuk pasar dengan untung-untungan atau gambling. Jika Anda memang ragu untuk masuk pasar, usahakan selalu mengacu pada metode trading Anda.

    Sumber : seputarforex.com

Viewing 15 posts - 781 through 795 (of 1,206 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.