Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

MTI Forums Lain-Lain Iklan Welcome Bonus $100 dari ForexChief​

This topic contains 348 replies, has 3 voices, and was last updated by  senjanjani 2 days, 10 hours ago.

Viewing 15 posts - 316 through 330 (of 349 total)
  • Author
    Posts
  • #5593

    senjanjani
    Participant

    Terimakasih sharing ilmu nya gan, dengan menerapkan tips-tips diatas trader bisa meminimalisir resiko dalam trading. Hal yang harus diperhatikan adalah trader harus memahami seluk beluk forex, kemudian belajar dengan menggunakan akun demo, hingga trader merasa siap untuk bertrading, setelah itu pilihlah strategi yang dianggap paling nyaman.

     

    #5598

    senjanjani
    Participant

    Awas Jebakan False Breakout
    Walaupun teknik Breakout dalam forex sangat menjanjikan, bukan berarti tidak ada risiko yang perlu diwaspadai. Setiap strategi selalu ada kelemahan yang perlu diperhitungkan, begitu pula dengan teknik Breakout ini. Banyak trader yang merasa tertarik dengan teknik Breakout dalam forex sering tertipu dengan False Breakout, yaitu ketika harga sudah menembus suatu level penting tapi kemudian justru berbalik arah dan tidak melanjutkan penembusan.

    Inilah mengapa, menempatkan Pending Order dengan cara entry trading yang tepat sangat penting. Alasan ini pulalah yang menyebabkan trader konservatif tidak suka menempatkan entry terlalu dekat dengan Low terakhir. Dalam hal ini, cara entry trading dengan Support harga berikutnya cukup bisa mengeliminasi jebakan False Breakout dalam forex, karena area tersebut merupakan kisaran penting yang sulit ditembus oleh sekedar pergerakan korektif, atau ketika harga tidak didukung oleh momentum kuat.

    Sumber : seputarforex.com

     

    #5600

    senjanjani
    Participant

     

    Memanfaatkan Gap Saat Market Buka Di Awal Pekan

    Sebagai trader, Anda tentu pernah melihat Gap, atau kesenjangan yang lebar antar candle pada Candlestick Chart, hingga terkesan seakan-akan harga tiba-tiba anjlok atau tiba-tiba melonjak tanpa ada transaksi terjadi antara terbentuknya satu candle ke candle berikutnya. Kondisi itu sering membuat trader bertanya-tanya, apa yang terjadi? bisakah memanfaatkannya untuk trading? Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan Gap yang biasa terjadi saat market buka di awal pekan.

    Latar Belakang Munculnya Gap Di Awal Pekan
    Seperti kita ketahui dalam hal waktu trading forex, Pasar Valas tutup selama akhir pekan, tepatnya pada hari Sabtu pukul 04.00 WIB, kemudian buka kembali pada hari Senin pukul 04.00 WIB. Di lain pihak, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai mata uang suatu Negara, seperti misalnya kondisi ekonomi politik negara yang bersangkutan, tetap terus berjalan, karena secara umum kegiatan manusia tetap berjalan. Itulah sebabnya, sangat mungkin di awal market buka di awal pekan, terjadi gap atau harga yang meloncat, baik naik ataupun turun dan harga terakhir saat market tutup.

    Gap yang sering terjadi di awal pekan ini membuat banyak trader menghindari meng-hold posisi, atau membiarkan trade tetap terbuka selama akhir pekan saat market tutup. Masuk akal memang, karena saat market tutup, kita tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap posisi kita yang masih terbuka. Padahal segala kemungkinan bisa saja terjadi.

    Ekstremnya, kondisi politik dan ekonomi suatu negara bisa saja berubah drastis saat akhir pekan, yang membuat nilai mata uang bisa saja berubah drastis tanpa kita bisa berbuat apa-apa, karena market sedang tutup.

    Cara Memanfaatkan Gap Di Awal Pekan
    Gap ini memang bisa jadi mimpi buruk bagi trader yang posisinya tersabet Stop Loss (SL) saat market buka di awal pekan. Namun, bisa juga menjadi peluang bagi kita yang ingin mengambil manfaat dari adanya Gap tersebut. Memanfaatkan Gap di awal pekan, prinsipnya hampir sama dengan ketika kita akan memanfaatkan pergerakan cepat saat news release seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya.

    Mari kita amati chart GBP/USD pada timeframe 15 Menit (M15) berikut:

    Apabila harga pada hari Sabtu pukul 03.58 adalah 1.5620, maka kita pasang pending order berupa buy stop 10 pips di atasnya, yaitu di 1.5630 dengan Target Profit (TP) sekitar 20 pips di 1.5650. Pasang juga pending order berupa sell stop kurang lebih 10 pips di bawah harga menjelang market tutup, yaitu di 1.5610 dengan Target Profit sekitar 20 pips di 1.5590.

    Sesaat setelah market buka pada hari Senin pukul 04.00 WIB, cek posisi pending order tersebut. Batalkan pending order yang tidak tersentuh. Dalam contoh di atas, yang dibatalkan adalah sell stop-nya. Dengan demikian, kita sudah mendapatkan kurang lebih 20 pips saat market buka. Mudah, bukan!?

    Namun, cara ini bukan tanpa kekurangan. Kelemahan dari cara ini adalah, kita harus “berkorban” untuk tidur larut malam dan bangun dini hari, agar bisa menangkap momen sesaat sebelum market tutup dan sesaat setelah market buka.

    Oke, cara di atas hanyalah contoh apabila kita ingin memanfaatkan Gap yang terjadi di awal pekan. Pilihan sepenuhnya ada di tangan Anda, apakah akan menghindar Gap dengan menutup semua posisi di akhir pekan, atau justru memanfaatkan Gap tersebut dengan sengaja memasang posisi sesaat sebelum market tutup. Tak ada salahnya menghindari market, karena ada saja trader yang menganggap pasar di akhir pekan sebagai salah satu waktu trading forex paling berbahaya. Akan tetapi, tak ada salahnya pula berupaya untuk memanfaatkannya.

    Sumber : seputarforex.com

     

    • This reply was modified 1 week, 4 days ago by  senjanjani.
    #5604

    senjanjani
    Participant

     

    Menggunakan Gap Dalam Trading

    Gap atau celah adalah kenaikan atau penurunan harga yang tajam pada trading chart. Pergerakan harga ini menyebabkan kekosongan di antara level harga penutupan sebelumnya dan harga pembukaan, tanpa terjadi transaksi trading, sehingga terbentuk celah atau “jendela”. Gap dalam forex ini terjadi karena suatu kenaikan atau penurunan harga yang tajam pada pasar.

    Tidak seperti pasar saham atau futures, Gap tidak akan terlalu sering dijumpai dalam pasar forex karena volatilitasnya yang tinggi. Akan tetapi, Gap dalam forex tetap bisa terjadi karena beberapa faktor seperti tekanan beli atau jual yang kuat, rilis data fundamental yang hasilnya jauh dari permintaan, sentimen kuat akibat keadaan pasar yang tiba-tiba berubah, atau peristiwa politik yang ekstrim.

    Dalam menggunakan Gap forex, banyak trader yang biasanya mengikuti pergerakan harga di sekitar celah tersebut untuk mengetahui perubahan sentimen. Karena sifatnya yang memang jarang terjadi di pasar forex, maka level harga yang berada di sekitar area Gapsering menjadi acuan penting, baik sebagai Resistance maupun Support.

    Mengapa Gap Dalam Forex Dapat Terbentuk?
    Hal pertama dalam pelajaran trading forex adalah pasar tutup pada hari Sabtu dan Minggu. Kenyataannya tidak seperti itu! Pasar trader ritel-lah yang tutup pada hari tersebut. Pasar finansial secara global tetap melakukan aktivitas dagangnya secara internasional.

    Dari hal ini sebenarnya muncuh kenyataan pahit: tidak ada yang namanya Gap dalam forex. Gap yang muncul pada layar komputer Anda ada karena broker. Hal ini pula yang menjelaskan kenapa jarak Gap dari beberapa broker akan sangat jauh berbeda. Jadi wujud sebenarnya dari Gap adalah transaksi-transaksi di luar pasar ritel yang terjadi selama akhir minggu. Transaksi ini beragam, kadang terjadi secara besar-besaran, kadang pula terjadi dalam jumlah dan tingkat yang kecil. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat video di bawah ini:

    Gap dalam forex sendiri ada banyak jenisnya. Masing-masing Gap juga memiliki ciri khas dan mengandung beberapa arti yang disampaikan. Jika diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan tempat terbentuknya, Gap yang telah dikenal adalah Common Gap, Break Away Gap, Run Away Gap, serta Exhaustion Gap.

    Masing-masing Gap dalam forex ini dapat diidentifikasi dengan cara berbeda. Contohnya, Break Away Gap biasanya muncul setelah terjadi konsolidasi panjang pasar. Run Away Gap muncul di tengah-tengah tren yang sedang melaju kencang, sedangkan Exhaustion Gap muncul di penghujung tren.

    Jenis Gap dalam forex yang paling sering muncul adalah Common Gap. Common Gap biasanya muncul pada pembukaan pasar di awal pekan, awal bulan, maupun awal tahun. Gap-Gap ini hampir dipastikan akan tertutup kembali dalam hari atau minggu yang sama. Gap dalam forex ini juga bisa muncul di berbagai tempat pada chart, baik di awal, tengah, maupun akhir tren. Lalu bagaimana cara membedakannya dengan Gap yang lain?

    Sumber : seputarforex.com

     

    #5608

    rahmatrabani
    Participant

    pair dan cara baca quotes

    Mata uang dalam forex trading selalu berpasangan. Misalkan saja GBP/USD, ini berarti poundsterling (GBP) dipasangkan dengan dollar amerika (USD) . Istilah favorit dari pasangan mata uang dalam forex trading biasa disebut dengan pair . Mata uang yang berada di depan biasa disebut dengan base currency, dan mata uang di belakang disebut dengan quote currency. Dengan melihat pair dan quote harganya, kita bisa melihat perbandingan nilai dua mata uang dalam satu pair tersebut.

    #5610

    senjanjani
    Participant

    Terimakasih sharing ilmunya gan. Dalam forex mata uang memang selalu berdampingan. Sehingga salah satu pair tersebut kita dapat melihat perbandingan nya.

     

    #5612

    senjanjani
    Participant

     

    Cara Menggunakan Gap Dalam Trading
    Secara umum, Gap dalam forex tidak selalu ditradingkan dengan cara membuka posisi yang berlawanan dengan arah Gap. Masih ada beberapa cara dan sistem trading lain yang dapat diaplikasikan dengan menggunakan Gap dalam trading.

    Sebelum masuk ke lebih dalam, ada satu hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu. Dalam strategi ini, terdapat satu indikator yang dapat digunakan, yakni indikator Volume. Volume merupakan salah satu indikator teknikal penting untuk mengetahui pergerakan harga yang berada di dekat daerah Support dan Resistance.

    Saat suatu harga menyambangi level Support dan Resistance dengan Volume besar, maka sinyal-sinyal yang terjadi di sekitar daerah tersebut bisa jadi lebih valid dan mantap. Dalam artikel ini, Volume akan digunakan sebagai Validasi sinyal dari Gap yang terbentuk.

    Strategi Morning Reversal Gap
    Morning reversal Gap adalah strategi umum memanfaatkan sifat dari Common Gap yang selalu muncul pada akhir hari maupun awal minggu. Strategi ini tidak mementingkan apakah Gap searah dengan tren ataupun tidak. Strategi ini juga diambil dari pendekatan bahwa sebagian besar Gap yang terjadi pada pasar forex pasti tertutup.

    Untuk masuk dalam posisi ini, banyak trader pemula yang langsung membabi buta membuka posisinya di awal pembukaan pasar. Selain itu, kebanyakan pemula juga tidak akan menempatkan Stop Loss karena berharap Gap akan tertutup dengan segera. Namun, hal ini tidak dibenarkan oleh para profesional. Berikut cara trading dengan Common Gap menurut anjuran para trader profesional.

    1. Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tunggulah sampai adanya konfirmasi Candlestick yang searah dengan arah penutupan Gap. Konfirmasi ini dapat berbentuk Pin Bar, Engulfing, Piercing, dll.
    2. Masuk saat terjadi konfirmasi tersebut, dan pasang Stop Loss pada level pembukaan pasar.

    Salah satu tanda yang paling sering diamati dari Gap dalam forex adalah indikator Volume. Common Gap biasanya diiringi dengan Volume yang rendah. Lalu saat konfirmasi candlestick telah muncul, maka Volume juga akan meningkat, baru kemudian diikuti dengan penutupan Gap tersebut. Simak gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya:

    Sumber : seputarforex.com

     

    #5615

    senjanjani
    Participant

     

    Strategi Gap ‘n Go Trading
    Inilah alasan mengapa Anda tetap harus menggunakan Stop Loss saat trading dengan Gap dalam forex; tidak semua Gap akan menutup! Gap-Gap jenis ini biasanya berasal dari jenis Break Away Gap. Gap akan meneruskan perjalanannya karena kekuatan tren saat itu yang kuat. Bahkan beberapa Gap membutuhkan waktu tahunan untuk menutup.

    Strategi kali ini sering dikenal dengan Gap ‘n Go Trading. Dinamai seperti ini karena memang Gap langsung ditinggalkan tanpa pernah ada upaya penutupan oleh harga. Berikut cara trading dengan Gap ‘n Go menurut ajaran para trader profesional:

    Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tandailah terlebih dahulu daerah-daerah Support dan Resistance, Trendline, maupun Channel.
    Jika Gap dibuka pada Breakout daerah-daerah yang disebutkan di atas, maka kemungkinan besar harga akan melanjutkan perjalanannya. Pasang SL pada penutupan Gap.

    Strategi Pull ‘n Gap Trading
    Strategi Gap dalam forex terakhir adalah gabungan dari kedua strategi sebelumnya. Sederhananya, Gap dalam trading ini akan menutup sebelum kembali melanjutkan perjalanan yang searah dengan tren utama. Gap jenis ini biasanya berasal dari Breakout dan Run Away Gap. Kekosongan pada harga ini terjadi pada pertengahan trend. Perhatikan gambar di bawah ini untuk jelasnya:

    Pada jenis Gap ini, harga akan terlebih dahulu melakukan Pullback pasca terjadinya Breakout dalam suatu level Support dan Resistance. Pullback ini kemudian diakhiri dengan konfirmasi candlestick reversal. Berikut panduan trading dengan strategi Pull ‘n Gap menurut para profesional:

    Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tandai terlebih dahulu tren, daerah Support dan Resistance, Channel, maupun Trendline.
    Jika Gap dibuka pada Breakout daerah-daerah tersebut, jangan langsung membuka posisi. Amati konfirmasi candlestick yang terjadi. Jika terdapat konfirmasi candlestick reversal, maka harga akan berbalik menutup Gap terlebih dahulu.
    Setelah Gap menutup, perhatikan kembali konfirmasi candlestick. Jika terjadi pola reversal, maka buka posisi dengan memasang SL beberapa pip di sekitar daerah Support dan Resistance.

    Penutup
    Seperti yang telah dijelaskan di atas, pasar mata uang dunia selalu buka setiap saat. Gap yang muncul sebenarnya disebabkan karena waktu operasional broker forex yang hanya sampai hari Jumat. Kemunculan Gap dalam trading ini juga bukan merupakan suatu fenomena penting dalam forex. Gap dalam trading bisa muncul tidak hanya saat awal hari maupun minggu, karena pada saat terjadi rilis-rilis berita tinggi pun, Gap dapat dengan mudah terbentuk. Kemunculan ini tentu saja bisa menjadi peluang bagi trader-trader yang dapat memanfaatkannya dengan baik.

    Sumber : seputarforex.com

     

    #5616

    rahmatrabani
    Participant

    Trend Secara umumnya, trend bisa di katakan sebagai kecenderungan dari arah pergerakan price .

    Mengetahui/memprediksikan arah trend dan kemudian membuka posisi searah dengan trend adalah inti utama dari aktifitas trading kita. Dan hal ini akan erat sekali hubungannya dengan strategi/sistem trading yang kita gunakan nantinya.

    #5619

    senjanjani
    Participant

    Benar gan, dengan memprediksi arah trend akan menentukan posisi trading. Sering lali trader salah dalam memprediksi trend oleh karena itu trader harus mempertimbangkan juga faktor-faktor yang mempengaruhi trend, seperti harus memantau news, dsb.

    #5624

    senjanjani
    Participant

     

    Trading Jangka Pendek
    Mayoritas seorang trader cenderung melakukan trading secara short term. Alasan kenapa hal ini bisa terjadi ialah, kebanyakan dari kita tidak sabar dalam menunggu waktu dalam seharian untuk mendapatkan momen trading yang tepat. Namun bisa jadi karena tangan anda telah gatal ketika sedang memandangi metatrader. Seorang trader seperti ini, mereka cenderung untuk mendapatkan profit sesegera mungkin. Mereka mungkin akan senang dalam meraih keberhasilan sekitar 10 pips selama 10 kali dalam satu hari dibandingkan menuai profit sebesar 100 pips dalam 1 posisi dengan mengalami floating loss terlebih dahulu. Strategi yang cocok bagi seorang trader seperti ini ialah strategi momentum jangka pendek.

    Dalam memanfaatkan strategi momentum jangka pendek, anda bisa menggunakan 3 indikator yang terdapat pada metatrader, adapun indikator tersebut;
    1. 20-day exponential moving average (EMA).
    2. 100-day simple moving average (SMA).
    3. Moving average convergence/divergence (MACD) – setting default. 20-day exponential moving average (EMA), digunakan untuk membaca pergerakan dari momentum chart yang baru terjadi. 100-day simple moving average (SMA), digunakan untuk memastikan apabila kita hanya mengambil open posisi yang sejalan dengan arah trend. Sedangkan Moving Average Convergence Divergence (MACD), digunakan dalam mengukur kekuatan momentum serta menyaring signal yang salah.

     

    Dalam menggunakan strategi momentum jangka pendek, anda dapat mengikuti petunjuknya dibawah ini : Open Posisi Buy/Beli

    Atur timeframe anda menggunakan M5
    Tentukan pair dari mata uang yang “bergerak” dibawah 20-day exponential moving average (EMA), dan 100-day simple moving average (SMA).
    Tunggu hingga chart memotong kedua indikator moving average sebanyak 15 pips dan pastikan MACD sudah berada pada level positif, dimana tidak lebih dari 5 candle.
    Tempatkan stop loss pada harga low di candle yang memotong kedua moving average.
    Open Posisi Sell/Jual

    Atur time frame anda menggunakan M5
    Tentukan pair mata uang yang “bergerak” diatas 20-day exponential moving average (EMA) dan 100-day simple moving average(SMA).
    Tunggu hingga chart memotong kedua indikator moving average sebanyak 15 pips dan pastikan MACD sudah berada di level negatif tidak lebih dari 5 candle.
    Tempatkan stop loss pada harga high pada candle yang memotong kedua moving average.
    Logika yang terjadi dibalik strategi ini adalah, kita melakukan open posisi buy/sell ketika momentum berada dipihak kita. Strategi ini juga dapat digunakan oleh para trader long term dalam menentukan titik open posisi yang bagus. Rahasia yang terdapat pada strategi ini ialah, semakin sedikit anda melakukan trading, maka semakin sedikit yang anda peroleh. Menyedihkan memang, namun demikianlah adanya. Coba anda pikirkan tentang investasi yang pernah anda lakukan. Apakah anda pernah menyelesaikan pekerjaan dalam sehari? Jika iya, maka anda beruntung, dan berapa kali anda dapat melakukannya lagi? Tidak diragukan lagi, jarang. Itu dikarenakan aturan universal tentang spekulasi adalah sama dengan aturan universal pertumbuhan. Namun kita perlu waktu dalam meningkatkan keuntungan.

    Para trader yang berhasil tahu bahwa dalam satu menit pasar dapat bergerak sedikit, dan dalam 5 menit pasar akan bergerak lebih jauh lagi, dan dalam 60 menit akan tambah jauh lagi, dan siapa yang tahu seberapa jauh pasar akan bergerak dalam satu hari atau seminggu. Para trader yang gagal nampaknya hanya melakuan trading dalam jangka waktu yang singkat, yang secara otomatis mempersempit peluang mereka mendapatkan keuntungan. Dengan demikian anda sengaja membatasi keuntungan yang kemudian mengalami kerugian yang tidak terkira.

    Tidak heran begitu banyak yang mendapatkan hasil buruk dalam setiap trading jangka pendek. Mereka telah mengunci diri mereka sendiri pada situasi yang sia-sia, dengan berpikir bahwa masih mungkin menghasilkan uang dalam satu hariu dengan mengikuti kenaikan dan penurunan yang terjadi pada pasar forex. Teori ini tampaknya cukup rasional, karena ketika anda melakukan trading dalam satu hari dan tidak pernah meninggalkan posisi terbuka dalam semalam, anda tidak bergantung pada peristiwa dan perubahan besar, sehingga mempersempit risiko yang anda hadapi. Dan ini sebenarnya kurang tepat karena dua alasan berikut.

    Pertama, resiko anda akan berada dalam kendali anda. Satu-satunya kendali yang anda miliki pada bisnis ini adalah kendali terhadap poin stop loss, poin dimana posisi ditutup. Ya, memang ada kemungkinan bahwa pasar pada keesokan pagi akan dibuka dengan gap yang melebihi stop anda (sedikit melampaui stop anda), walaupun kasus seperti ini jarang sekali terjadi, namun demikian anda dapat membatasi kerugian anda, memiliki poin stop-loss dan berakhir dengan kehilangan deal. Para pecundang terus mengalami kerugian, tidak demikian halnya dengan para pemenang. Setelah anda menetapkan posisi dengan poin stop-loss, maka anda bisa kehilangan sejumlah uang. Tanpa acuan terhadap waktu saat posisi anda dibuka, sejak poin stop-loss anda membatasi resiko anda. Resiko anda sama dengan ketika anda membeli poin tertinggi yang terdapat pada pasar atau poin terendah pada pasar sepanjang waktu. Tidak mau menetapkan posisi dalam semalam akan membatasi jumlah waktu yang menimbulkan pertumbuhan investasi. Kadang-kadang, walaupun pasar bisa dibuka lagi untuk kita, kita masih tetap berada pada arah yang benar, karena pasar akan dibuka untuk kita.

    Yang lebih penting lagi, ketika anda mengakhiri trading pada akhir hari, atau yang lebih buruk pada beberapa saat menjelang penutupan, katakanlah dengan interval 5 atau 10 menit, maka anda akan mempersempit potensi keuntungan anda secara radikal. Ingat ketika saya menyebutkan satu perbedaan besar di antara pemenang dan pecundang, bahwa pecundang terus mengalami kerugian? Nah, perbedaan lainnya adalah bahwa pemenang mempertahankan posisi kemenangannya, ketika pecundang meninggalkan pasar terlalu cepat. Karena bagi pecundang, mereka tidak menunggu posisi kemenangan, mereka cukup senang setelah menghasilkan keuntungan, sehingga mereka keluar dari pasar terlalu cepat (kebanyakan saat siang hari).

    Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan banyak uang sampai anda benar-benar belajar bagaimana terus berada pada posisi kemenangan. Dan semakin lama anda bertahan, maka semakin besar potensi keuntungan yang anda miliki. Ketika seorang petani menabur benih, mereka tidak melihat tanaman tersebut setiap 5 menit untuk mengetahui bagaimana tanaman tersebut tumbuh. Mereka membiarkan tanaman tersebut tumbuh dan bertunas. Seorang trader dapat belajar dari proses alamiah ini. Keberhasilan seorang trader tidak berbeda jauh dengan keberhasilan seorang petani. Agar mendapatkan deal yang sukses, trader juga membutuhkan waktu.

    Sumber : seputarforex.com

     

    #5628

    senjanjani
    Participant

     

    Strategi Trading Yang Tepat Untuk Tiap Sesi

    Salah satu fakta pasar forex adalah pasarnya tidak pernah tutup. Meskipun pasar buka 24 jam sehari, 5 hari selama seminggu, dan 4 minggu selama sebulan, namun kondisi pada market selalu berbeda. Harga hari ini akan ditawarkan lebih rendah, mungkin di hari berikutnya harga akan ditawarkan lebih tinggi.

    Strategi Support Dan Resisten untuk sesi Asia
    Pada umumnya, harga yang ditawarkan pada market sesi ini lebih sedikit daripada sesi lainnya. Dengan melihat tawaran harga yang umumnya sedikit, trader dapat menggunakan strateginya dalam menggapai profit pada saat harga yang ditawarkan tersebut. Jika tawaran harga kecil, maka sering harga tidak bergerak terlalu banyak. Apalagi bila terdapat di area support maupun resisten harga terkadang kembali ke pergerakan harga semula.

    Untuk itulah, pemahaman akan sesi diperlukan dalam rangka memahami kapan strategi yang Anda gunakan dalam trading bisa dimanfaatkan. Sesi Asia merupakan salah satu pergerakan yang paling lambat diantara sesi yang lainnya. Untuk itu, strategi support dan resisten perlu digunakan untuk membatasi ruang gerak market dan menangkap peluang profit di sesi Asia.

    Strategi Breakout untuk sesi Eropa​

    Pada pukul 14.00 WIB pergerakan pada sesi Eropa lumayan besar. Likuiditas harga yang ditransaksikan sangat banyak. Volatelitas harga kadang ikut membesar. Di pasar ini banyak orang menganggap sesi Eropa merupakan jantungnya market forex. Karena pergerakan yang sangat besar dan membentuk trend akan terjadi dengan cepat.

    Yang paling terlihat adalah likuiditas mulai datang memasuki tepat pukul 14.00 WIB. Hal ini pembukaan pasar dari London sedang mulai ada transaksi secara besar-besaran yang dilakukan oleh orang di seluruh dunia. London adalah pusat pasar forex terbesar, dengan membawa likuiditas terbesar pula. Hal ini dapat dilihat pada beberapa pasangan mata uang utama seperti pada EURUSD, GBPUSD, dan lain-lain.

    Pada sesi ini, perlu kejelian dalam mengantisipasi dari pergolakan market yang kadang tidak menentu. Support dan resisten pada sesi ini mungkin akan ditembus lebih mudah hingga menjadi sebuah trend baru. Dari sinilah strategi yang dapat digunakan menggunakan strategi breakout. Strategi Breakout mampu menciptakan keuntungan lebih banyak karena memanfaatkan penembusan trend yang disebabkan adanya transaksi besar-besaran diseluruh dunia. Dengan menerapkan perdagangan breakout, trader biasanya akan mendapatkan keuntungan dengan mudah dan cepat setelah pasar London terbuka.

    Strategi Breakout dan Support Resisten untuk sesi Amerika​

    Pada pukul 19.00 WIB pembukaan pasar Amerika mulai dibuka. Likuiditas yang ditawarkan pada sesi ini pun terbilang sangat besar, bahkan bisa menggerakkan market ratusan point. Pada pembukaan market Amerika, ternyata sesi Eropa belum tutup, dan terjadilah penumpukan transaksi yang berakibat semakin besarnya volatelitas harga membuat pergerakan semakin dahsyat.

    Pada sesi sebelumnya Anda hanya dapat memanfaatkan stategi breakout. Kini Anda dapat memakai 2 strategi sekaligus yaitu breakout dan Support Resisten (SR). Yang perlu diketahui, bahwa pada pembukaan sesi Amerika, pergerakan harga akan mirip dengan sesi London sampai pukul 22.00WIB. Dari pembukaan ini, Anda dapat memanfaatkan strategi breakout. Setelah pukul 22.00 WIB harga akan mirip dengan sesi Asia. Pada pukul tersebut dapat menerapkan strategi SR dalam perdagangan Anda.​

    Sumber : seputarforex.com​

     

    #5629

    rahmatrabani
    Participant

    Seorang trader, tidak sekedar melakukan klik dan klik untuk membuka order tetapi harus memiliki dasar pengetahuan forex yang dapat diperoleh melalui berbagai buku, majalah baik elektronik maupun non elektronik

    #5630

    senjanjani
    Participant

    Benar gan, untuk mendapatkan hasil trading yang baik seorang trader tidak bisa hanya asal membuka posisi, semua tindakan harus selalu berdasarkan pertimbangan. Oleh karena itu trader harus sering belajar melalui berbagai media.

    #5638

    senjanjani
    Participant

     

    Trading jangka pendek semacam Intraday trading masih menjadi pilihan populer. Sebagai perbandingan, cukup banyak pula trader profesional mengembangkan kariernya dari trading jangka pendek seperti itu. Simak artikel ini untuk mengetahui testimoni dan saran mereka mengenai bagaimana sukses trading hingga mampu mendulang profit konsisten secara cepat dan praktis di dalam pasar Forex.

    Sukses Trading Jangka Pendek Dengan Analisa Teknikal
    Analisa Teknikal bisa dibilang adalah senjata paling ampuh untuk mencari tahu kapan kita harus open dan exit position selama trading jangka pendek. Maka dari itu, indikator-indikator momentum (RSI, MACD, dsb.) dan Moving Averages umumnya adalah modal dasar para trader jangka pendek untuk menentukan kapan mereka akan masuk atau keluar dari pasar.

    Pada perkembangannya, para trader profesional tidak hanya bertumpu pada indikator dasar di atas, namun juga mengasah ketajaman analisa teknikal dari beragam sisi menurut preferensi sistem trading masing-masing.

    Berikut adalah beberapa rekomendasi lainnya dari tiga trader profesional dengan sistem trading berbeda-beda namun satu goal serupa, sukses trading jangka pendek.

    Nial Fuller: Price Action Adalah Tool Terbaik
    Selama Anda belajar trading jangka pendek Forex, kemungkinan besar Anda telah mendengar nama trader profesional dengan fokus pada analisa Price Action, Nial Fuller. Menurutnya, catatan rekam jejak pergerakan harga pada chart adalah tool terbaik untuk menganalisa entry dan exit point posisi-posisi menguntungkan.

    Dia menekankan beberapa pola dasar price action seperti Pinbar dan Inside Bar sebagai sinyal untuk membuka atau menutup posisi. Tidak hanya itu saja, Nial Fuller juga mengajarkan mengenai konfluensi/konfirmator untuk memperkuat kualitas sinyal, misalnya pada saat suatu pola dasar mengenai batas garis MA (ilustrasi di bawah).​

    Pola-pola dasar price action dapat digunakan hampir pada segala time frame, mulai dari m30 sampai D1. Tapi perlu diingat, semakin kecil time frame maka semakin tinggi resiko fake signal muncul akibat noise.

    Linda Bradford Raschke: Tidak Butuh News
    Lain ladang lain belalang. Trader profesional ini malah menyebutkan bahwa noise pada market seringkali diciptakan oleh tumpang-tindih berita-berita pasar di media global. Oleh karena itu Linda hampir sepenuhnya menggunakan pendekatan analisa teknikal sebagai panduan dalam menangkap peluang-peluang trading.

    Menurutnya, trader dapat ber-trading pada semua time frame (jangka pendek atau panjang) dengan ketajaman analisa teknikal. Anda tidak perlu bingung dengan simpang-siur dan riuh-rendah berita-berita ekonomi, cukup fokuskan perhatian pada kondisi pasar yang terlihat pada chart Anda.

    Setiap sikap dan keputusan trading jangka pendek pada momen tersebut akan ditentukan dari seberapa kuat kondisi trending pasar saat ini. Dia menghimbau untuk berhati-hati dalam meletakkan order, tunggu beberapa saat (1 jam) setelah suatu trending kuat sedang berjalan untuk menghindari noise dan sinyal palsu.

    Satu lagi, Linda berpesan agar kita selalu memantau trend dalam time frame besar (D1) untuk memperoleh gambaran kondisi pasar secara utuh sebelum berpindah ke time frame kecil. Di time frame kecil itulah nanti kita bisa menentukan entry point-nya.

    Barbara Rockefeller: Analisa Teknikal Sebaiknya Sederhana
    Sebelumnya, Barbara Rockefeller memiliki background sebagai trader institusional. Karena itu, dia terlebih dulu mengenal strategi trading jangka panjang dengan analisa fundamental. Namun setelah dia membanting setir menjadi trader ritel, cara pandang dan gaya tradingnya berubah total.

    Ia berkata, trading jangka pendek jauh lebih cocok untuk trader ritel dengan modal terbatas. Dengan position sizing mapan, modal Anda hanya akan terpapar selama posisi tersebut aktif.

    Dari segi teknikal, Barbara mengedepankan kesederhanaan analisa teknikal sebagai kejernihan dalam penentuan keputusan trading. Dia mengandalkan pola bar dan pola candlestick engulfing untuk menentukan entry posisi dan stop loss. Sementara dia hanya menggunakan indikator-indikator sederhana (seperti Moving Average dan Bollinger Bands) sebagai konfirmator dari sinyal pola-pola yang disebutkan sebelumnya.

    Namun, berbeda dengan Linda B. Raschke, Barbara Rockefeller selalu mengingatkan trader ritel untuk mengikuti perkembangan fundamental suatu instrumen/pair dengan membaca berita-berita dari sumber terpercaya. Hal tersebut penting karena selain ia memiliki latar belakang sebagai trader institusional, kadangkala volatilitas harga bergerak cepat di luar antisipasi di saat rilis berita penting.

    Kesimpulan
    Apapun dan bagaimana bangun dasar sistim trading Anda, sukses trading jangka pendek bisa dicapai oleh siapa saja selama praktiknya benar-benar menggunakan disiplin mapan seperti manajemen resiko dan kontrol emosi.

    Kuncinya adalah bagaimana Anda menguji sistem trading tersebut melalui kegagalan atau keberhasilan dan mempelajari komponen-komponen apa saja yang dapat diperbaiki atau disederhanakan lebih lanjut.

    Sumber : seputarforex.com

     

Viewing 15 posts - 316 through 330 (of 349 total)

You must be logged in to reply to this topic.