ForexChief > FX Global Gateway

MTI Forums Lain-Lain Iklan ForexChief > FX Global Gateway

This topic contains 282 replies, has 3 voices, and was last updated by  andrey 1 day, 15 hours ago.

Viewing 15 posts - 151 through 165 (of 283 total)
  • Author
    Posts
  • #4345

    andrey
    Participant

    Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal

    Kini anda dapat melakukan Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal : BCA, MANDIRI, BRI, BNI

    Klien yang terhormat!

    Untuk mempermudah klien kami yang berada di Indonesia, dengan gembira kami mengabarkan kepada semua klien ForexChief, bahwa saat ini kami menyediakan Deposit dan Withdraw melalui Bank Lokal Indonesia.

    Bank yang bisa anda gunakan untuk melakukan Deposit dan Withdraw adalah Bank BCA, Bank MANDIRI, Bank BRI dan Bank BNI.

    Hormat kami,
    ForexChief

    SUMBER : forexchief.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4346

    andrey
    Participant

    Strategi Hedging Bisa Berbuah Profit Trading, Mitos Atau Fakta?

     

    1. Situasi Pemicu Strategi Hedging

    Banyak trader menyebut strategi hedging adalah teknik trading di level lanjutan. Namun disadari atau tidak, sebagian besar pemula sudah melakukan hedging secara impulsif. Contohnya ketika mereka ‘penasaran’ dengan order yang tidak bisa profit, kebanyakan akan membuka posisi baru untuk mengejar harga yang berlari di arah berlawanan dari order pertama.

    Di sisi lain, para trader berpengalaman melakukan hedging sebagai strategi terencana. Mereka tidak terpacu memburu profit trading atau ingin membuktikan diri. Bagi trader pro, strategi hedging merupakan bagian dari Trading Plan yang sudah diperhitungkan; apakah akan melakukan hedging di satu pair atau dua pair berbeda, apakah langsung menerapkan hedging atau baru membuka posisi berlawanan saat order pertama sudah loss, atau berapakah lot, Stop Loss, dan Take Profit yang ditentukan untuk masing-masing order.

    Strategi hedging terencana jelas akan dimaksimalkan agar bisa (paling tidak) mengamankan trading dari loss besar. Jika sudah berpengalaman dan terbiasa mengantisipasi pergerakan market, seorang trader bahkan bisa menyusun strategi hedging yang mendatangkan profit trading.

    Sementara itu, trader pemula yang melakukan hedging karena terjerat emosi, lebih berisiko bertindak gegabah. Mereka tidak melakukan analisa terhadap volatilitas harga, dan biasanya sering terjebak saat posisi-posisi hedging sudah terkunci (locked). Kebingungan untuk memutuskan mana posisi yang bisa dilepas dan dipertahankan pun mulai menyeruak, sehingga tak jarang mereka akhirnya malah membiarkan posisi terus ter-floating, atau bahkan mengakhiri hedging tanpa dasar yang logis.

    Untuk memperjelas pemahaman Anda, berikut adalah contoh strategi hedging terencana dan tidak terencana:

    A. Strategi Hedging Terencana

    Katakanlah EUR/USD saat ini berada di 1.20000. Anda melakukan open buy dan sell dengan lot yang sama di level tersebut. Sehari kemudian, harga turun ke 1.19500. Saat melihat oscillator, harga sudah berada di level oversold dan ada beberapa tanda bullish reversal dari pembacaan Price Action.

    Untuk mengamankan posisi sell yang sudah profit, Anda bisa menutupnya, kemudian membiarkan posisi buy untuk menyambut peluang kenaikan dari bullish reversal. Ketika harga kemudian benar-benar naik, Anda sudah bisa mendapat profit saat harga baru sampai ke level 1.19530. Bagaimana bisa? Posisi buy Anda memang rugi 70 points atau 7 pips, tetapi order sell Anda sudah profit trading 500 points atau 50 pips. Artinya, Anda sudah mendapat keuntungan sebesar 43 pips.

    Dalam skenario ini, ada 3 tindakan yang bisa Anda pilih:

    1. Menutup posisi buy di level 1.19530 dan mendapat keuntungan 43 pips.
    2. Menutup order buy di level breakeven (1.20000) dan mendapat profit 50 pips.
    3. Menutup order buy di atas 1.20000 untuk bisa meraih profit trading lebih tinggi.

    Pada akhirnya, semua skenario hedging di atas bisa mendatangkan profit. Tentu saja ada risiko harga berbalik turun sebelum benar-benar menyentuh level yang ditargetkan. Oleh karena itu, pemahaman akan kekuatan tren sangat diperlukan di sini, agar Anda tak menetapkan target profit trading yang kelewat jauh.

    Strategi dan indikator yang digunakan juga tidak harus sama dengan contoh di atas, yang menggunakan oscillator dan Price Action untuk melihat sinyal reversal. Ada baiknya Anda menggunakan sistem yang sudah teruji berdasarkan pengalaman dan pemahaman trading sendiri.

    B. Strategi Hedging Tidak Terencana

    Anda melihat peluang kenaikan harga saat EUR/USD menyentuh 1.20000. Tak lama kemudian, order buy pun dibuka untuk mendapatkan profit dari perkiraan tersebut. Ketika harga malah turun ke level 1.19500, Anda panik dan merasa analisa sebelumnya telah keliru. Anda pun membuka order sell di level tersebut, tetapi harga selanjutnya malah naik di 1.19530.

    Dalam posisi terkunci seperti itu, posisi buy dan sell Anda sama-sama menderita loss. Karena semua dilakukan tanpa rencana dan analisa, Anda tak tahu apakah harus membiarkan keduanya tetap terbuka, menutup salah satu posisi tersebut, atau mengakhiri keduanya?

    Skenarionya seperti ini:

    Dua posisi dibiarkan terbuka: Jika harga naik, floating loss dari posisi sell akan terus bertambah, sedangkan posisi buy baru akan breakeven jika harga kembali menyentuh 1.20000. Sementara Anda menanti kemungkinan mana yang memiliki probabilitas paling tinggi, posisi hedging yang sudah terkena dua kali spread itu bisa dibebani lagi oleh bunga swap.

    Menutup salah satu posisi: Anda harus benar-benar tahu posisi mana yang harus ditutup, dan di level mana sebaiknya order di-close. Jika kurang perhitungan di salah satu aspek, maka Anda justru bisa menutup posisi yang salah. Mengingat tindakan hedging sebelumnya sudah dilakukan tanpa rencana, maka penutupan posisi pun kemungkinan besar tidak diperhitungkan dengan matang.

    Katakanlah saat harga sudah berada di 1.19530, Anda masih ragu apakah harga sudah memantul dan bisa bergerak naik lebih lanjut, karena sebelumnya sudah begitu dikecewakan oleh penurunan harga sampai 50 pips. Pergerakan naik yang sebenarnya diawali oleh sinyal oversold dan Bullish Reversal Price Action itu pun hanya terlihat sebagai koreksi di mata Anda. Sehingga pada akhirnya, yang ditutup justru open buy. Ketika harga melesat sampai ke 1.20000, kerugian Anda jelas makin berlipat; sekitar -7 pips dari posisi buy, ditambah -50 pips dari order sell. Itupun belum diakumulasikan dengan spread dan (kemungkinan) swap negatif.

    2. Pemahaman Strategi Hedging

    Sekalipun Anda sudah berniat merencanakan trading dengan strategi hedging, Anda masih perlu mendalami pemahaman lebih lanjut tentang strategi hedging. Situasi di atas tidak selalu terjadi, karena ada kalanya sinyal trading meleset dan Anda malah rugi dua kali.

    Di samping itu, strategi hedging terencana kebanyakan memiliki aturan yang tidak sederhana, apalagi jika sudah melibatkan penempatan entry berdasarkan Pending Order, perhitungan lot, juga pengukuran Stop Loss dan Take Profit. Berikut adalah contoh skema strategi hedging terencana yang ‘dianggap’ simpel:

    Apakah Anda bingung? Jika tidak, maka selamat! Karena Anda sudah berada di jalur yang benar untuk belajar strategi hedging. Namun apabila Anda belum terlalu paham, maka sebaiknya belajarlah lagi untuk mengetahui seluk-beluk strategi hedging terencana.

    Selain itu, setiap perhitungan dan keputusan dalam strategi hedging sebaiknya dilakukan dengan kepala dingin dan diambil dengan keputusan se-objektif mungkin. Inilah ujian bagi para trader pendatang baru, karena biasanya mereka sulit berpikir rasional, di kala posisi trading masih terkunci dan dua-duanya floating loss.

    3. Pengetahuan Risiko Hedging

    Meskipun strategi hedging terencana bisa diatur sedemikian mungkin untuk mendatangkan profit trading, esensi awalnya tetaplah untuk melindungi trading dari risiko loss besar. Dalam menyusun rencana hedging, Anda perlu mengetahui cara meminimalisir risiko dengan strategi hedging lebih dulu, sebelum mengupayakannya untuk mendapat profit trading lebih.

    Mengapa demikian? Jika Anda amati sekali lagi, konsep dasar hedging yang membuka 2 posisi berlawanan di satu waktu hanya akan berakhir impas. Kecuali Anda menggunakan lot berbeda, atau sengaja membuka posisi di level yang tidak sama, maka anggapan tersebut masih berlaku. Banyak pihak justru menganggap strategi hedging lebih berisiko, karena Anda akan dikenai spread 2 kali.

    Jika seperti itu, lantas mengapa hedging masih dilakukan? Mereka yang menggemari strategi hedging terencana memiliki cara-cara tersendiri untuk membedakan ukuran lot dan pemasangan entry, Stop Loss, serta Take Profit.

    Apabila Anda melihat lagi skema strategi hedging di atas yang ‘dianggap’ mudah, terlihat bahwa order Sell Stop diatur dengan lot yang lebih besar dari posisi Buy: Sell Stop dibuka dengan 0.3 lot, sedangkan Buy bermuatan 0.1 lot. Perbandingan Stop Loss dan Take Profit antara dua posisi tersebut ditentukan dalam tingkatan yang sama, yakni 1:2 (30 pips : 60 pips). Ini menandakan bahwa trader yang menggunakan strategi tersebut lebih meyakini proyeksi penurunan setelah harga menembus target entry Sell Stop.

    4. Jenis Strategi Hedging

    Setelah mengetahui pemahaman hedging, tahap berikutnya adalah menerapkan jenis strategi yang tepat. Perlu Anda ketahui, strategi hedging terdiri dari berbagai macam jenis, ada hedging satu pair, hedging korelasi pair, dan lain sebagainya. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kelemahan yang bisa disesuaikan dengan pemahaman dan toleransi risiko Anda.

    Misalnya saja, hedging satu pair bisa dilakukan dengan lebih mudah, karena Anda tak perlu mecari korelasi, melakukan analisa tambahan untuk pair satunya, atau mengantisipasi perbedaan spread antar pair. Akan tetapi, kecenderungan terkunci di ‘posisi yang impas’ akan lebih besar, dan ada beberapa broker yang membatasi kebebasan hedging satu pair.

    Di sisi lain, hedging korelasi pair bisa menjadi solusi atas keterbatasan yang diberlakukan oleh kebijakan broker. Di samping itu, Anda bisa mendapat selisih hedging yang lebih besar. Namun demikian, cara hedging korelasi pair lebih rumit daripada hedging satu pair, karena Anda perlu mencari korelasi terbaik, melakukan analisa di (setidaknya) dua pair, serta mampu mengatasi risiko kesenjangan spread dan swap antara dua pair tersebut.

    Penggunaan jenis strategi hedging yang tepat sangat penting, karena Anda tak akan mendapat hasil apapun jika memaksakan cara hedging yang tidak sesuai dengan pemahaman Anda.

    5. Dukungan Broker

    Satu aspek terakhir yang tak kalah penting adalah kondisi dan spesifikasi broker. Untuk bisa mengolah strategi hedging terencana yang bisa mendatangkan profit trading, tentu sangat diperlukan dukungan layanan dari broker.

    Percuma saja Anda susah payah merencanakan strategi hedging satu pair, jika ternyata broker yang Anda gunakan tidak memperbolehkan teknik tersebut. Untungnya, saat ini ada lebih banyak broker yang memperbolehkan ketimbang melarang hedging. Mereka yang tidak memperkenankan hedging biasanya adalah broker teregulasi di AS, karena terkekang oleh aturan NFA yang tidak memperbolehkannya.

    Namun demikian, Anda perlu memperhatikan lagi ketentuan-ketentuan broker dalam kondisi tertentu. Hal ini karena ada broker forex yang memperbolehkan hedging untuk trading dalam kondisi normal, tapi melarangnya saat klien mengikuti program bonus, kontes, atau promo broker tertentu.

    Selain aturan broker, beberapa spesifikasi broker lain yang perlu diperhatikan adalah:

    Spread ketat, untuk meminimalisir biaya trading dari posisi-posisi hedging.

    Platform trading, karena ada platform tertentu, seperti MetaTrader 5 yang tidak bisa digunakan untuk hedging satu pair. MT5 hanya dapat memfasilitasi hedging jika broker mengaktifkannya dalam mode hedging, bukan netting.

    Eksekusi order, untuk memastikan kelancaran strategi hedging sesuai rencana. Jika broker sering terlambat mengeksekusi order, juga kerap memberlakukan slippage dan requote, maka cara hedging sebaik apapun tak akan mendatangkan profit trading yang diinginkan.

    Kesimpulan

    Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi hedging yang mendapatkan profit bisa menjadi mitos jika:

    • Dilakukan tanpa perencanaan.
    • Tidak paham dengan mekanismenya.
    • Tidak mendahulukan perlindungan risiko.
    • Salah menerapkan jenis strategi hedging.
    • Dilakukan di broker yang kondisi-kondisinya tidak mendukung hedging.

    Di sisi lain, strategi hedging yang mendatangkan profit trading bisa menjadi fakta jika:

    • Dilakukan dengan rencana.
    • Sudah paham seluk-beluknya.
    • Mengetahui dan mengedepankan faktor risikonya.
    • Diterapkan dengan jenis yang tepat.
    • Mengandalkan dukungan broker yang optimal untuk hedging.

    Jadi sebenarnya, strategi hedging profit yang menjadi mitos atau fakta ada di tangan Anda sendiri. Kuncinya adalah menggunakan aspek-aspek di atas sebagai parameter, lalu memastikan bahwa semuanya sudah terpenuhi.

    Sumber : Seputarforex.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4354

    andrey
    Participant

    [CENTER][URL=”https://www.forexchief.com/id/”][img]https://s7.postimg.cc/s0jdyzcwr/capture-20180513-203457.png[/img][/URL]

    Deposit dan Penarikan via OKPAY

    OKPAY – pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana

    Klien yang terhormat!

    Di Personal Area tersedia pilihan metode baru untuk melakukan deposit dan penarikan dana – OKPAY.

    OKPAY adalah penyedia layanan transfer dan pembayaran eWallet internasional. Hal ini memungkinkan pengguna dan pedagang untuk deposit dan menarik dana dengan menggunakan berbagai pilihan yang tersedia, termasuk Visa/MasterCard, transfer bank, transfer uang ke internasional, mata uang elektronik, pembayaran Mobile, toko ritel dan kios. Mata uang yang didukung: USD, EUR, GBP, RUB, CHF, CZK, AUD, CAD, JPY, NOK, SEK, DKK, HRK, HUF, NZD, PLN, RON, TRY, ZAR, HKD, CNY

    SUMBER :FOREXCHIEF.COM

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4355

    andrey
    Participant


    <p style=”text-align: center;”>
    Buge Satrio, Full Time Trader Indonesia Yang Sukses Bereksperimen</p>

    Buge Satrio adalah seorang analis teknikal dan fundamental sekaligus Full Time Trader Indonesia. Bergabung dengan Seputarforex sejak tahun 2014, tamatan jurusan IT dari sebuah Universitas Swasta di Jakarta ini mantap untuk pensiun dini dari pekerjaannya di sebuah perusahaan teknologi. Kisah panjang dan kiat-kiatnya sebagai trader forex Full Time akan diuraikan dalam artikel ini.

    Awal Perkenalan Dengan Trading Forex

    Buge Satrio mengenal forex sejak pertengahan tahun 2003. Kala itu, trading masih menggunakan platform MetaTrader 3 dan koneksi internet belum selancar sekarang.

    Buge yang baru lulus kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan media cetak tersebut memulai karir forex dengan mempelajari berbagai indikator teknikal. dan fokus pada analisis teknikal saja. Ia baru berani melakukan deposit pertama kali pada tahun 2005. Hasilnya? lebih banyak mengalami Margin Call (MC) ketimbang withdrawal.

    Analisa Fundamental Tak Kalah Penting

    Pada tahun 2008, terjadi krisis Subprime Mortgage AS yang kemudian memicu krisis finansial global. Peristiwa inilah yang membuka wawasan baru bagi Buge Satrio, karena setelah itu ia rajin mempelajari berbagai hal yang berbau fundamental dengan membaca banyak artikel berbahasa Inggris secara online. Dari situ pula ia akhirnya membiasakan diri untuk menulis analisa teknikal yang didukung dengan analisa fundamental.

    Full Time Trader Indonesia ini menjelaskan, “Siklus pergerakan harga (jangka menengah hingga jangka panjang) sebuah pasangan mata uang banyak ditentukan oleh perbedaan kebijakan moneter bank sentral di samping data inflasi, jobs data, dan data ekonomi penting lainnya.”Oleh sebab itulah, analis ini menekankan pentingnya memahami kebijakan moneter suatu negara, meski hanya sekadar mengetahui suku bunganya akan dinaikkan (hawkish) atau diturunkan (dovish).

    Eksperimen Berbuah Pencerahan

    Selama 2008 hingga 2013, Buge melakukan beberapa eksperimen dengan akun demo. Tujuannya agar mendapatkan trading style senyaman mungkin dengan risiko yang sekecil mungkin. Hasil dari eksperimen itu ada tiga:

    1. Manajemen Risiko Ala Buge

    Melalui eksperimennya, Buge memahami bahwa risiko serta target yang tidak agresif justru memberikan profit cukup konsisten. Hasilnya, ia lebih nyaman dengan target mingguan hanya 2% dan target bulanan 4%.

    Jadi, jika dalam 3 minggu sudah dapat mencapai atau melebihi target 4 persen, maka ia lebih suka menjadi penonton saja sampai akhir bulan. Bisa juga dengan cukup membuka akun Cent untuk sekedar menguji level support dan resistance. Risiko yang ia pakai pun kecil. Tidak lebih dari 1 persen (terhadap total Equity) pada satu atau beberapa open posisi perdagangan Intraday.

    “Jika saya fokus pada dua pair di hari yang sama, misalnya EUR/USD dan GBP/USD, maka 1 persen tersebut saya bagi dua, sehingga masing-masing menjadi setengah persen,” urai Buge.

    Peraturan itu pun kadang sangat tergantung pada Trading Plan dan kondisi teknikal, sehingga dalam prakteknya, Full Time Trader Indonesia ini  lebih sering menggunakan seperlima hingga tiga perempat persen saja, dan tidak pernah lebih dari 2 pair dalam satu hari transaksi Intraday.

    2. Keajaiban Price Action Dan Indikator Ichimoku Kinko Hyo

    Dari hasil eksperimen, Buge juga dapat menyimpulkan bahwa price action yang membentuk candle pattern (terutama chart H1) akibat reaksi market terhadap data atau news penting, seringkali jauh lebih cepat mengindikasi arah pergerakan harga ketimbang indikator teknikal manapun. Di samping itu, indikator Ichimoku Kinko Hyo dirasanya sangat menarik, sehingga sering dipakai dalam menyusun analisa forex saat ini. Lebih lanjut, akan ada sedikit ulasan tersendiri dari Buge Satrio tentang bagian dari Indikator Ichiimoku, Kijun Sen.

    3. Kemantapan Hati Menjadi Full Time Trader

    Eksperimen yang dilakukan menjadi sebuah pencerahan bagi Buge Satrio. Ia pun memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya dengan pensiun dini dan lebih memilih menekuni forex sebagai trader Full Time sejak awal tahun 2014 hingga sekarang.

    Perbedaan Trading Dengan Akun Demo Dan Akun Riil

    Berbicara tentang eksperimen yang menggunakan akun demo, Buge tak menampik adanya perbedaan eksekusi trading menggunakan akun demo dan akun riil.

    “Mungkin karena server akun riil dibedakan dengan server akun demo. Server akun demo bebannya lebih ringan, bisa jadi karena itu, justru lebih banyak trader (termasuk pemula) yang langsung terjun ke akun riil ketimbang akun demo.” kata Full Time Trader yang berdomisili di Jakarta ini.

    Dalam eksperimennya itu, ia menemukan beberapa kasus. Ketika berhadapan dengan data penting, harga di akun demo malah rasanya bereaksi lebih cepat. Tapi pernah ada satu dua kasus ketika harga bergerak melambat, mungkin selisih sepersekian detik, ketimbang akun riil. Kendati demikian, secara keseluruhan ia tak mempermasalahkan karena kebutuhan eksperimennya sudah tercukupi.

    Sumber : Seputarforex.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4360

    andrey
    Participant

    ForexChief meluncurkan platform MetaTrader 5

    Klien yang terhormat!

    Kami senang mengumumkan telah menyelesaian integrasi MetaTrader 5 dengan jenis akun baru yang ditambahkan ke sistem: MT5.DirectFX, MT5.Classic+, cent-MT5.DirectFX dan cent-MT5.Classic+. Sekarang anda dapat menggunakan semua jenis akun tersebut dalam platform trading baru MT5.

    Catatan ! Semua jenis akun yang tersedia dalam MetaTrader 5 yang didukung oleh ForexChief mendukung metode hedging, yang memungkinkan membuka beberapa posisi dari instrumen keuangan yang sama, dari arah yang berlawanan atau sama. Fitur ini banyak digunakan dalam trading Forex.

    Fitur khas platform MetaTrader 5:

    1. Terminal Multi-market, yang menyediakan pengguna tidak hanya dengan akses ke pasar Forex, tetapi juga akses ke bursa saham. Berbagai aset perdagangan: mata uang, metals, energi, indeks saham.
    2. Manajemen order dengan menggunakan teknologi “One Click Trading” – dilakukan dari window overview market: seluruh informasi tentang harga divisualisasikan untuk setiap alat (spread, swap, bid/ask, high/low).
    3. 4 mode eksekusi: Instant Execution, Market Execution, Request Execution dan Exchange dan 2 jenis Stop order baru. Selain posisi biasa, ada juga order Buy Stop Limit dan Sell Stop Limit dengan bentuk kontrol interaktif langsung, chart harga dapat diatur dalam terminal MT5. Sedemikian rupa sistem trading yang lebih fleksibel dibuat.
    4. Kalender ekonomi yang ada di dalamnya: waktu rilis berita ditampilkan pada bagian bawah chart harga, dengan tingkat kepentingan berita yang disorot dengan penanda warna.
    5. Sistem “Social Trading” terintegrasi ke dalam terminal trading, yang memungkinkan pengguna untuk menyalin transaksi dari trader yang sukses. Ada kemungkinan untuk memilih penyedia sinyal trading terbaik dari berbagai penyedia sinyal trading yang gratis dan berbayar.
    6. Indicators, scripts, robots, utilities: 38 indikator teknis dan 44 alat analisa ditawarkan dalam paket MT5 standar. Selain itu, ada juga kemungkinan untuk membeli alat tambahan melalui toko aplikasi khusus.
    7. In-built virtual hosting: menyimpan salinan terminal di ruang virtual untuk memastikan operasi bebas masalah dari robot dan sinyal trading anda. Sementara itu, platform MT5 akan menyediakan hosting VPS yang optimal dengan kemungkinan kecil untuk delay.
    8. MT5 mendukung pengujian terdistribusi: Anda dapat menghubungkan kemampuan tambahan jaringan lokal, serta jaringan komputasi berbasis cloud MQL5 Cloud Network. Sekarang, pengoptimalan yang paling rumit dilakukan hanya dalam hitungan jam.

    Hormat kami,
    ForexChief

    Sumber:ForexChief

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4361

    andrey
    Participant

    Buge Satrio, Cara Menyusun Analisa Teknikal Ala Buge Satrio

     

    1. Cara Memfilter Indikator

    Apabila sering mengikuti analisa forex Buge Satrio di Seputarforex, mungkin akan menyadari bahwa ia sering menggunakan indikator teknikal yang tidak sama dalam setiap kondisi market. Terkadang hanya ada MA saja, Ichimoku saja, atau Support and Resistance (SnR) saja. Bagaimana cara memfilternya?

    Menanggapi hal itu, Buge menjelaskan bahwa pada dasarnya ia selalu memantau perjalanan harga pada grafik Daily dan H1, untuk menyusun Trading Plan dari hari Senin hingga Jumat. Namun untuk keperluan menulis artikel, maka akan tergantung situasi:

    • Indikator Ichimoku pada grafik H1 cukup efektif untuk menangkap tren jangka pendek dan bisa jadi bahan untuk tulisan analisa forex.
    • Namun jika rentang harga berada dalam kondisi relatif rendah dalam satu atau dua hari terakhir, terjebak Inside Bar pada grafik Daily, atau harga berkonsolidasi dalam lintasan chart pattern, maka akan lebih mudah dipantau lewat H4 atau Daily
    • Apabila SnR agak sulit diidentifikasi via grafik H1, maka yang digunakan adalah grafik Daily dengan DMA-30 (Daily Moving Average periode 30). Kadang-kadang grafik H4 berikut level-level SnR dijadikannya sebagai bahan tulisan.

    2. Memanfaatkan Candlestick Dan Pola-Pola Candle Yang Penting

    Pada saat berhadapan dengan berita atau data fundamental berdampak tinggi, pertama-tama, Buge Satrio akan memperhatikan Price Action atau aksi harga yang membentuk candle pattern (terutama grafik H1) sebagai alasan utama untuk mengambil keputusan. Terkadang, ia malah lebih suka naked chart (kecuali indikator Volume) karena sudah menghafal Trading Plan yang ia susun sebelumnya.

    Bullish/Bearish Engulfing menjadi pola candlestick favoritnya, baru kemudian Spike Upper/Lower Shadow, Morning Star/Evening Star, dan Inside Bar. Kalau bicara tentang Price Action, Buge mengatakan bahwa sebetulnya tidak hanya tentang pembentukan candle pattern. Price Action juga tentang aksi harga terhadap Harga Open. Satu yang selalu dicatatnya adalah harga Open Weekly dan Daily.

    Berikutnya, Buge akan memperhatikan aksi harga terhadap indikator seperti MA atau Kijun-sen, dan indikator teknikal lainnya termasuk aksi harga terhadap SnR dan chart pattern (Triangle, Wedge, Channel, Minor/Major Trendline).

    Penjelasan Buge Satrio Tentang Kijun-Sen

    Dari sekian banyak analis Seputarforex, Buge adalah yang paling sering menggunakan Indikator Ichimoku. Banyak yang menanyakan tentang penggunaan Kijun Sen. Di sini, Buge menguraikan tentang Kijun-sen.

    Indikator Ichimoku Kinko Hyo banyak digunakan oleh analis teknikal di berbagai institusi keuangan atau bank-bank besar. Kijun-sen adalah tentang level keseimbangan yang bergerak dinamis. Kadang ia bertindak sebagai support dinamis, kadang sebagai resistance dinamis.

    Orang juga menyebutnya level keseimbangan atau level Equilibrium. Default periode-nya adalah 26. Artinya, pada grafik Daily misalnya, maka level Kijun-sen Daily adalah 50% dari High dan Low pada 26 candle (Daily) terakhir. Begitu pula pada grafik H4 dan H1.

    “Saya tidak membutuhkan Crossover-nya. Yang saya butuhkan adalah posisi/letak level keseimbangan H1, H4 dan Daily.” jelas Buge Satrio tentang Crossover Ichimoku dan perbandingannya Crossover dalam Moving Average.

    Implementasinya pada dasarnya tidak rumit. Sebagai ilustrasi sederhana, jika tidak sedang berhadapan dengan data penting, dan ketika tren jangka pendek sudah terbentuk, maka opsi pertama dari entri posisinya adalah posisi Pending Order sell/buy limit sedekat mungkin dengan Kijun-sen H1. Bisa juga posisi Pending Order sell/buy stop di level Kijun-sen H1, atau eksekusi ketika harga Spot melewati Kijun-sen H1 dan mendekati Cloud/Kumo Ichimoku.

    “Rentang harga di antara Kijun-sen H4 hingga Daily, jika terbentuk cukup lebar, saya anggap sebagai warning atau area netral. Price action berikutnya akan saya tunggu dan saya awasi ketika harga memasuki area ini termasuk kemungkinan terbentuknya Morning/Evening Star. Itu tak jarang menjadi sinyal kontinuasi tren jangka pendek. Begitu pula dengan munculnya Bullish/Bearish Engulfing (menembus di atas Kijun-sen H4 atau Daily) juga tak jarang mengubah skenario jangka pendek.”

    Tips Untuk Menjadi Full Time Trader

    Apabila ada trader yang tertarik untuk mengikuti jejak Buge Satrio menjadi Full Time Trader Indonesia, Buge selalu ingat akan wejangan seniornya, bahwa trading itu tidak untuk membuktikan bahwa analisa kita benar atau salah, tapi semata-mata untuk mencari profit. Selain itu, berikut ini beberapa kemampuan dan kedisiplinan yang menurut Buge perlu dimiliki:

    1. Menguasai beberapa indikator teknikal atau sebuah sistem trading yang biasanya merupakan gabungan atau turunan (custom indicator) dari beberapa indikator teknikal. Trader pemula mungkin banyak yang agak lama terjebak di sini. Memang butuh waktu, tapi yang penting sabar.
    2. Menguasai data-data fundamental ekonomi. Kalau ini dirasa terlalu berat, mungkin sebaiknya cukup mengetahui kapan berita penting dirilis, ditambah dengan banyak-banyak membaca isu terkini yang diperkirakan bisa mempengaruhi sentimen pasar.
    3. Menyusun Trading Plan. Ini tentang strategi yang sudah melibatkan pemetaan teknikal dan sedikit sentuhan analisa fundamental, ditambah risk-reward dan Money Management. Trading Plan tidak hanya fokus pada satu arah, tapi juga menyiapkan skenario terhadap arah sebaliknya agar setidaknya bisa recovery atau menutup kerugian. Trading Plan ini disusun sebaiknya dua hari sekali, atau ketika akan berhadapan dengan data/event fundamental penting.
    4. Jangan suka pamer atau terlalu berambisi. Sebelum menjadi Full Time Trader Indonesia, ia mengakui bahwa dulu ia punya penyakit pamer. Kalau analisanya benar dan mencetak banyak profit, ia pamerkan di Yahoo Messenger. Anehnya, tak lama kemudian ia berujung MC. Dari situ ia kapok untuk sombong dan mensyukuri setiap pip yang diperoleh.

      “Kelihatannya berat ya? Tapi barangkali kerja keras sekaligus kerja cerdas memang dibutuhkan. Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.” tutup Buge.

    Sumber : Seputarforex.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4362

    andrey
    Participant

    Welcome No Deposit Bonus $100

    Welcome Bonus adalah bonus 100 USD yang diberikan oleh ForexChief. Cara terbaik untuk mencoba layanan perusahaan dan menguji strategi trading yang anda dipilih. Anda akan mendapatkan No Deposit Bonus Forex ke akun anda secara otomatis, untuk mendapatkannya anda tidak membutuhkan dokumen pribadi untuk verifikasi.

    Syarat Dan Ketentuan

    1. Demi kenyamanan anda, kami membuat video-tutorial lengkap, yang menjelaskan secara rinci keseluruhan prosedur untuk mendapatkan Bonus.

    2. Untuk menerima Welcome Bonus $100, anda diharuskan untuk Membuka Akun Live MT4.DirectFX atau MT4.Classic+. Harap dicatat, akun “cent” tidak diperbolehkan. Welcome Bonus hanya dapat dikreditkan ke akun standar.

    3. Kemudian, instal pada perangkat mobile anda aplikas Welcome Bonus dari App Store atau Google Play. Harap dicatat bahwa aplikasi hanya berfungsi dengan perangkat mobile berdasarkan iOS atau operating system Android.

    4. Jalankan aplikasi dan gerakan kamera perangkat mobile anda ke kode QR yang terletak di Personal Area, di bagian Welcome Bonus. Jika pemindaian berhasil, bonus akan dikreditkan secara otomatis ke akun perdagangan yang dipilih.

    5. Harap dicatat bahwa beberapa perangkat mobile mungkin tidak sesuai untuk aplikasi ini. Perusahaan tidak akan menjamin pengkreditan Welcome Bonus di akun klien, dan dapat menolak layanan ini tanpa memberikan alasan. Dengan memindai kode QR, anda menerima ketentuan ini.

    6. Profit bisa ditarik setelah turnover/omset perdagangan di akun mencapai 10,000,000 USD. Turnover/omset perdagangan dalam USD dari masing-masing order sama dengan total omzet dalam dua transaksi: transaksi untuk open order dan transaksi untuk close order

    Contoh:
    BUY 1 lot EURUSD (1 lot = 100,000 EUR) order dibuka pada harga 1.1257 dan ditutup pada 1.1283. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (100,000 * 1.1257) + (100,000 * 1.1283) = 225,400 USD

    SELL 5 lot USDJPY (1 lot = 100,000 USD) order dibuka pada harga 109.806 dan ditutup di 109.352. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (500,000 * 1) + (500,000 * 1) = 1,000,000 USD

    BUY 3.5 lot GBPUSD (1 lot = 100,000 GBP) order dibuka pada harga 1.2978 dan ditutup di 1.2985. Turnover trading dalam USD untuk order ini = (350,000 * 1.2978) + (350,000 * 1.2985) = 908,705 USD

    7. Profit Maksimal yang bisa di withdraw setelah syarat turnover/omset terpenuhi, adalah $ 100. Setelah Withdraw Profit untuk pertama kalinya, semua dana akan didebet dari akun, termasuk Bonus itu sendiri.

    Contoh:
    Trader menutup 45 lot EURUSD, yang berarti turnover/omset perdagangan di akun mencapai 10,000,000 USD. Balance di akun setelah omset sama dengan 250 USD. Dalam hal ini, trader hanya bisa menarik 100 USD, sisa 150 USD akan dibatalkan.

    Trader tutup 50 lot USDJPY, yang berarti turnover/omset perdagangan di akun mencapai 10,000,000 USD. Balance di akun setelah omset sama dengan 50 USD. Dalam hal ini, trader akan bisa menarik 50 USD (itu adalah jumlah yang tidak melebihi 100 USD).

    8. Welcome Bonus memiliki durasi yang tidak terbatas (unlimited) dan dapat dibatalkan hanya jika terjadi pelanggaran terhadap pasal 9.

    9. Untuk klien yang sudah pernah klaim Welcome Bonus, tidak bisa mendapatkan Welcome Bonus untuk kedua kalinya dengan pendaftaran baru! Juga dilarang mendapatkan bonus jika keluarga anda atau orang dekat sudah menerima bonus. Memindai kode QR, berarti anda setuju dengan hak perusahaan untuk membatalkan bonus dan semua keuntungan yang diperoleh melalui bonus setiap saat tanpa memberikan alasan.

     

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4367

    andrey
    Participant

    Deposit dan penarikan dengan menggunakan Bitcoin

    Klien yang terhormat!

    Opsi baru untuk deposit dan penarikan dana Cryptocurrency Bitcoin kini tersedia di Personal Area.

    Bitcoin adalah jaringan pembayaran inovatif dan jenis mata uang baru. Dengan menggunakan teknologi P2P, Bitcoin beroperasi tanpa otoritas pengawasan atau bank sentral, sementara pemrosesan transaksi dan emisi secara kolektif dilakukan oleh peserta jaringan. Bitcoin memiliki kode sumber terbuka, dan arsitekturnya terkenal di seluruh dunia, oleh karena itu Bitcoin tidak memiliki pemilik tunggal, tidak ada yang mengendalikan teknologi dan semua orang dapat menjadi anggota jaringan. Karena sifatnya yang unik, Bitcoin membuka berbagai kemungkinan baru, yang belum disediakan sebelumnya oleh sistem pembayaran lainnya.

    Sarana deposit dan penarikan melalui Bitcoin tidak dikenakan komisi atau komisi 0%. Informasi lebih rinci tentang metode deposit / penarikan dapat ditemukan pada website perusahaan di bagian Deposit dan Penarikan.

    Hormat kami,
    ForexChief

    Sumber : ForexChief.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4369

    andrey
    Participant

    Turnover Bonuses

    “Bonus” memungkinkan pedagang aktif mendapatkan penghasilan tambahan dalam bentuk imbalan mingguan untuk omset perdagangan. Program ini beroperasi dalam mode otomatis dan tidak memerlukan aksi di Personal Area untuk mengaktifkan layanan ini. Pada akhir setiap minggu, omset perdagangan mingguan dihitung, dan bonus yang sesuai dikreditkan ke akun trading. keuntungan khas program bonus ini adalah tidak ada syarat dan ketentuan rahasia, tarif progresif, pembayaran mingguan, tidak ada MTP, dan penarikan tak terbatas.

    Syarat Dan Ketentuan

    1. Layanan ini tersedia untuk jenis akun berikut: MT4.DirectFX, MT4.Classic+, cent-MT4.DirectFX, cent-MT4.Classic+;
    2. Bonus dikreditkan ke akun trading pada akhir setiap minggu, setelah penutupan sesi perdagangan. Jumlah bonus dihitung berdasarkan order ditutup selama target minggu: Senin 00:00:01 – Jumat 23:59:59 (waktu server);
    3. Omset perdagangan dalam USD untuk order adalah sama dengan omset agregat untuk dua transaksi: transaksi order pembukaan dan transaksi order penutupan.
    4. Semakin besar volume perdagangan mingguan, semakin tinggi tingkat net bonus akhir:
    5. Omset perdagangan dihitung berdasarkan penutupan order untuk semua instrumen yang tersedia untuk jenis akun yang dipilih;
    6. Trader bisa mendapatkan rincian informasi tentang setiap jumlah bonus yang dapat dihitung dengan mengklik jumlah dalam Personal Area;
    7. Bonus Turnover tidak akan diberikan dari turnover akun Welcome Bonus $100 yang aktif.
    8. Bonus dikreditkan ke akun tersebut dan dapat ditarik setiap saat, tanpa ada pembatasan.

    SUMBER : FOREXCHIEF.COM

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4373

    andrey
    Participant

    Channel baru dari Layanan Support

    Daftar channel yang diperluas untuk Customer Support

    Klien yang terhormat!

    Dengan senang hati kami informasikan tentang perluasan daftar channel yang tersedia untuk customer support online.

    Sekarang anda dapat mengajukan pertanyaan atau meminta bantuan menggunakan channel berikut:

    • Online chat
    • Skype
    • Viber
    • Telegram
    • Facebook
    • E-mail
    • Feedback

      Layanan support ForexChief tersedia 24/7. Spesialis kami yang berkualitas akan dengan senang hati menjawab pertanyaan anda dan memberikan bantuan yang diperlukan.

    SUMBER : FOREXCHIEF.COM

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4376

    andrey
    Participant

    Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal

    Kini anda dapat melakukan Deposit dan Withdraw melalui Bank lokal : BCA, MANDIRI, BRI, BNI

    Klien yang terhormat!

    Untuk mempermudah klien kami yang berada di Indonesia, dengan gembira kami mengabarkan kepada semua klien ForexChief, bahwa saat ini kami menyediakan Deposit dan Withdraw melalui Bank Lokal Indonesia.

    Bank yang bisa anda gunakan untuk melakukan Deposit dan Withdraw adalah Bank BCA, Bank MANDIRI, Bank BRI dan Bank BNI.

    Hormat kami,
    ForexChief

    SUMBER : forexchief.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4379

    andrey
    Participant

    Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Raih Profit Setiap Hari

    CFD (Contract For Difference) sebenarnya sudah lama menjadi primadona instrumen finansial yang ditradingkan dengan leverage. Dalam trading CFD, dengan modal kecil saja, Anda sudah bisa mengakses saham-saham dunia untuk mendapatkan potensi untung dalam waktu singkat. Aset-aset kelas atas seperti index S&P500 (AS), DAX30 (Jerman), atau FTSE100 (Inggris) sampai saham individual blue chip global seperti FAANG (Facebook, Amazon, Apple dan Google) bisa ditradingkan dengan mudah lewat CFD.

    Sayangnya, di Indonesia gaung CFD masih belum sepopuler Forex. Padahal potensi untuk mendapat profit sama-sama besar karena keduanya ditawarkan dengan margin dan leverage. Nah, inilah alasan kenapa artikel ini akan mengulas beberapa strategi trading CFD jangka pendek agar trader tertarik untuk mencoba di akun demo terlebih dulu.

    Strategi Trading CFD Jangka Pendek, Tahan Posisi Di Bawah 1 Hari

    Strategi trading CFD jangka pendek menekankan pada gaya trading cepat dan praktis seperti intra-day trading dan scalping. Oleh karena itu, posisi biasanya hanya berlangsung kurang dari 1 x 24 jam atau hingga bursa terkait tutup. Dengan begitu, Anda dapat meraih profit tanpa harus menunggu lama.

    Tidak berbeda jauh dengan trading Forex, strategi trading CFD jangka pendek mengandalkan analisa teknikal untuk membantu trader dalam menentukan titik entry (buka posisi). Ikuti dan pelajari langkah-langkah sederhana ini:

    1. Gunakan tool sederhana tapi multifungsi, hindari kerumitan.

    Maksudnya, cukup gunakan tool bawaan dari platform trading Anda untuk membantu analisa teknikal strategi trading CFD. Tidak perlu mencari-cari tool rumit dengan plugin eksternal. Umumnya, semakin kompleks suatu indikator maka tingkat fleksibilitasnya akan semakin rendah.

    Tool sederhana lebih baik daripada tool rumit, karena bisa digunakan siapa saja dan dapat disesuaikan dengan segala macam kondisi pasar.

    Tool strategi trading CFD sederhana tersebut antara lain adalah trendline. Hampir semua terminal trading modern memiliki perangkat untuk menggambar trendline. Garis-garisnya mudah diaplikasikan oleh segala kalangan trader. Contohnya seperti ini:

    Pada gambar di atas, pola triangle (segitiga) terlihat jelas dengan bantuan dua garis diagonal trendline. Dengan begitu, kita mengetahui bahwa indeks FTSE Inggris (timeframe H4) sedang mengalami konsolidasi pada range level 7370 dan kemungkinan besar akan mengalami breakout.

    Pertanyaannya, ke arah mana arah breakout itu akan terjadi? Apakah akan merayap ke atas hingga menembus (uptrend) atau merosot ke bawah (downtrend)?

    2. Perjelas sinyal trading dengan bantuan indikator lain

    Agar sinyal trading lebih jelas, umumnya trader akan menggunakan indikator tambahan untuk mengonfirmasi level pembukaan posisi secara akurat. Indikator tambahan tadi pun sebaiknya juga digunakan sesederhana mungkin, karena semakin banyak tumpukan indikator maka akan memperumit proses pengambilan keputusan.

    Indikator tambahan contohnya adalah Moving Average Convergence/Divergence (MACD). Kita dapat menggunakan indikator MACD untuk mendapat sinyal trading dengan menunggu sampai terjadinya perpotongan (crossover) garis MACD dengan garis sinyal tersebut.

    Perpotongan garis MACD (biru) ke arah bawah menembus garis sinyal (coklat) mengindikasikan bahwa downtrend sedang berlangsung. Oleh karena itu, posisi short (sell) akan berpeluang lebih tinggi untuk mendapat profit. Dari sinyal trading tersebut, kita dapat mengambil posisi short (sell) FTSE1000 pada kisaran level 7370.

    Setelah mulai buka posisi berdasarkan sinyal trading tersebut, muncul pertanyaan berikutnya; kapan harus tutup posisi?

    3. Tentukan batas pergerakan harga dengan bantuan support dan resistance

    Sinyal trading hanya memberitahukan titik entry untuk OP. Sedangkan untuk penutupan posisi, kita harus menggunakan petunjuk lain, misalnya dengan bantuan support dan resistance. Kedua garis tersebut akan menginformasikan batas-batas pergerakan harga, di mana jika harga sudah mulai menyentuh batas tersebut, maka kemungkinan besar harga akan bergerak berbalik arah (reversal).

    Nah, sebelum terjadi pembalikan arah harga tersebut, kita sudah harus siap-siap menutup posisi trading.

    Gambar di atas menunjukkan kedua garis trendline yang membentuk kanal (channel). Batas atas trendline channel menunjukkan resistance, sedangkan batas bawah menunjukkan support. Dari sinyal trading MACD, terbukti bahwa indeks FTSE mengalami breakout ke arah bawah. Dengan begitu kita harus siap-siap menutup posisi sebelum harga bergerak mendekati batas bawah (support). Misalnya, kita dapat menutup posisi ketika bar menyentuh level 7320.

    4. Proteksi posisi dengan Stop Loss dan Take Profit

    Tidak ada strategi trading CFD yang akan menjamin 100% kemenangan. Oleh karena itu, lindungi posisi Anda dari kerugian lebih besar dengan Stop Loss dan kunci perolehan profit sebelum harga berbalik arah dengan Take Profit.

    Peraturan dasarnya, tentukan dulu rasio risk vs. reward yang siap Anda tanggung. Misalnya, jika Anda menggunakan rasio risk reward 2:1, maka posisi Take Profit memiliki jarak dua kali lebih jauh daripada Stop Loss.

    Dengan contoh strategi trading CFD FTSE tadi, letakkan TP sebelum harga mendekati batas support (di sekitar level 7320). Dengan begitu, posisi short Anda akan ditutup secara otomatis oleh Take Profit sebelum harga berbalik arah. Dari contoh di atas, kita telah berhasil menutup posisi dengan raihan keuntungan sebesar 500 pips (dari FTSE level 7370.0 sampai 7320.0).

    Begitu pula jika semisal ternyata harga bergerak melawan prediksi awal, setidaknya kerugian bisa kita batasi dengan pemosisian Stop Loss yang tepat. Dengan rasio risk:reward 2:1, maka kita bisa meletakkan Stop Loss dengan jarak hanya setengah dari Take Profitnya, yaitu pada level FTSE 7395.0

    5. Pelajari detail strategi trading CFD secara mendalam

    Selayaknya trading Forex, Anda juga akan membutuhkan referensi CFD trading secara mendetil dan lengkap untuk mengetahui seluk beluknya, seperti; jenis aset, strategi trading CFD, syarat dan kondisi trading serta kelebihan dan kekurangannya dibanding jenis instrumen lain.

    SUMBER : SEPUTARFOREX.COM

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4383

    andrey
    Participant

    Kantor baru telah di resmikan di Afrika Selatan

    Klien yang terhormat!

    Kami senang mengumumkan bahwa kami memulai babak baru dalam bisnis kami dengan membangun kantor baru kami di Afrika Selatan. Berlokasi di 4th Floor The President, 75 WF Nkomo Street (Church Street), Pretoria, South Africa.

    Pilihan jatuh pada negara ini sebagai lokasi untuk afiliasi kami karena sejumlah alasan. Yang utama adalah bahwa negara ini memiliki potensi yang sangat besar sebagai tujuan investasi, menawarkan kombinasi unik dari infrastruktur ekonomi dunia pertama yang sangat maju dengan ekonomi trading online yang dinamis.

    Kami telah mendirikan kantor baru kami di Afrika Selatan untuk memfasilitasi klien kami yang berharga yang terletak di dekat Pretoria dan negara bagian lain. Sekarang kami akan dapat memiliki lebih banyak klien yang puas melalui layanan kami yang berharga di Forex Trade.

    Setiap hari Forex Chief dengan semangat berusaha untuk mencapai tujuan ini dan secara konstan akan terus dan terus berkembang untuk memberikan pengalaman dan masukan trading online terbaik kepada para profesional Forex dan pendatang baru di seluruh benua.

    Kami berharap dapat bertemu anda di kantor kami:

    Alamat Kantor: 4th Floor The President, 75 WF Nkomo Street (Church Street), Pretoria, South Africa
    Jam kantor: Senin-Jumat, 09:00 – 17:00 (UTC + 2)
    Telepon: +27 73 641 9323
    E-mail: south.africa@forexchief.com
    Customer Support: Live Chat

    Hormat kami,
    ForexChief

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4385

    andrey
    Participant

    Kiat Sukses Trading Forex Di Time Frame Kecil

    1. Menggunakan Time Frame Lebih Besar Untuk Membaca Tren Utama

    Sekalipun posisi entry dan exit ditetapkan pada time frame kecil, bukan berarti penggunaan time frame besar bisa ditanggalkan begitu saja. Agar tidak terkecoh noise yang banyak bermunculan di time frame kecil, para trader membaca tren pada time frame lebih besar untuk mengetahui arah pergerakan harga secara umum. Kiat sukses trading forex ini biasanya bahkan dilakukan terlebih dulu sebelum mereka mencari peluang entry di time frame kecil.

    Misalkan kita trading dengan time frame H1 sebagai acuan utama untuk menempatkan entry dan exit, maka kita bisa mundur ke time frame H4 untuk melihat bagaimana arah pergerakan harga di sana. Apabila masih memerlukan gambaran yang lebih besar lagi, maka tidak ada salahnya untuk berpindah lagi ke time frame D1 yang secara umum dianggap satu tingkat lebih besar dari H4. Dalam prinsip trading dengan lebih dari satu time frame, jumlah yang disarankan dan paling ideal adalah maksimal 3 time frame. Karena itu, sebaiknya jangan terlalu melangkah lebih jauh ke time frame W1 (mingguan) apalagi MN (bulanan), jika menggunakan H1 sebagai patokan entry.

    Mengapa metode ini dianggap efektif dan bisa diterapkan sebagai kiat sukses trading forex di time frame kecil? Hal tersebut berkaitan dengan dinamika pergerakan harga yang akan kita bahas pada bagian berikutnya.

    2. Memahami Dinamika Pergerakan Harga

    Pada dasarnya, pergerakan harga di time frame kecil adalah penjabaran dari apa yang kita lihat di time frame besar. Idealnya, 4 candle di time frame H1 mewakili 1 candle di time frame H4. Hal ini karena H1 memperlihatkan perubahan harga setiap 1 jam, sementara H4 merepresentasikan perubahan harga setiap 4 jam sekali.

    Tak hanya itu, 1 candle di time frame H4 bisa dikatakan ‘merangkum’ apa yang ditunjukkan oleh 4 candle di time frame H1. Jadi meskipun kita melihat 1 candle bullish di H4, 4 candle di grafik H1 belum tentu semuanya bullish. Bisa jadi ada 2 candle bullish dan 2 candle bearish, 1 candle bullish dan 3 candle bullish, dst. Sekalipun time frame H1 menunjukkan pergerakan yang beragam naik turun, selama harga ditutup lebih tinggi dari Open 4 jam sebelumnya, maka candle di H4 akan terbentuk sebagai candle bullish.

    Masih bingung? Umpamakan saja pergerakan harga seperti ombak di lautan, seperti yang diterapkan pada prinsip trading dengan sistem Triple Screen. Harga di time frame terbesar dideskripsikan sebagai pasang surut ombak, time frame menengah mewakili gelombang, dan harga di time frame kecil hanyalah riak-riak kecil.

    Untuk mempermudah pemahaman, mari simak perbandingan harga di 3 time frame berikut:

     

    Terlihat bahwa semakin besar time frame harga yang diamati, semakin berkurang pula fluktuasi harga yang terjadi dalam satu periode waktu. Harga di time frame H1 (dalam kotak kuning) awalnya turun tajam sampai mendekati 110.400, tapi kemudian berusaha menguat meski akhirnya hanya tertahan di kisaran 110.900. Upaya koreksi itu masih terlihat di time frame H4, meski dalam rentang yang lebih kecil. Sementara itu, candle bearish di time frame D1 menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, pergerakan harga di hari itu menunjukkan suatu pelemahan.

    Fokus trader jangka pendek adalah untuk mendapat keuntungan dari pergerakan korektif. Sekalipun harga secara umum melemah, entry yang diambil tidak hanya berupa sell, tapi ada juga peluang dari order buy, karena patokan yang digunakan adalah time frame H1.

    Pemahaman mengenai analisa dengan time frame lebih besar bisa menjadi salah satu pertimbangan menentukan exit; apabila tren utama di time frame besar masih bearish, maka sebaiknya menentukan exit dalam range yang tidak terlalu lebar. Mengapa? Tentu saja karena pergerakan korektif hanya berlangsung sementara, dan harga biasanya akan kembali ke tren utama tak lama kemudian.

    Namun jika situasi di time frame besar telah mengkonfirmasi reversal, maka sebaiknya gunakan target Stop Loss dan Take Profit yang lebih akomodatif. Kiat sukses trading forex yang satu ini juga bisa menjadi salah satu parameter untuk membuka posisi berikutnya.

    3. Cepat Merespon Perubahan Harga

    Ketidakpastian adalah suatu komponen yang wajib untuk selalu diperhitungkan oleh trader forex. Karena itu, para trader berpengalaman biasanya memiliki rencana cadangan jika harga ternyata bergerak di luar prediksi. Beberapa rencana itu ada yang berupa Averaging, eksekusi balikan (strategi Switching yang biasa diterapkan V3 Trader), hedging, dan masih banyak lagi.

    Mengingat pergerakan harga yang begitu cepat di time frame kecil, maka eksekusi rencana cadangan juga membutuhkan waktu singkat. Anda tidak bisa berlama-lama memutuskan apakah akan melakukan eksekusi balikan atau tidak, pada level berapa entry kedua bisa dibuka, dan lain sebagainya. Namun demikian, Anda juga tidak bisa memutuskan semua hal itu secara asal hanya karena masalah keterbatasan waktu.

    Inilah yang membuat trading forex di time frame kecil berisiko tinggi. Banyak trader biasanya mudah terjerumus dalam menerapkan rencana trading cadangan, karena khawatir ketinggalan momen dari pergerakan harga yang terlampau cepat di time frame kecil. Padahal, mereka yang telah berpengalaman dan sukses trading di time frame kecil hampir selalu memiliki skill untuk merespon perubahan harga, bukan hanya dengan kecepatan, tapi juga strategi yang terukur.

    4. Tak Lupa Manajemen Risiko

    Terlibat dalam aktivitas trading di time frame kecil yang cenderung berfrekuensi tinggi, tak berarti Anda bisa mengesampingkan pentingnya manajemen risiko. Justru dalam strategi seperti ini, manajemen risiko menjadi kiat sukses trading forex paling utama. Lebih dari sekedar Stop Loss dan Take Profit, manajemen risiko juga bisa menyangkut berapa ukuran trading maksimal per posisi yang sesuai batas toleransi Anda. Apakah 1%, 2%, atau 5% dari seluruh Balance.

    Selain itu, trading di time frame kecil sangat sensitif terhadap biaya spread, karena open posisi biasanya didasarkan peluang-peluang korektif yang banyak bermunculan di time frame kecil. Karena itu, untuk menunjang manajemen risiko trading jangka pendek, sebaiknya pilih tipe broker terbaik untuk scalping. Umumnya, broker-broker seperti ini bisa menyediakan spread rendah dan eksekusi lancar. Jika kebijakan broker yang Anda gunakan kurang ideal untuk scalping, maka beban spread yang besar bisa mempengaruhi manajemen risiko Anda.

    5. Selalu Disiplin

    Praktek disiplin trading adalah hal penting, tapi hampir selalu dikesampingkan oleh banyak trader. Padahal, dari kebiasaan disiplin-lah trader jangka pendek bisa mengatasi risiko perubahan harga yang cepat di time frame kecil. Sekedar informasi, trader yang tidak terlatih dengan disiplin tinggi akan mudah terpancing emosi ketika menghadapi fluktuasi harga di time frame kecil. Jika sudah seperti itu, maka aksi menyimpang dari rencana trading akan mudah sekali dilakukan. Overtrading? Jangan ditanya lagi. Mungkin tindakan seperti itulah yang banyak dilakukan trader tanpa disiplin, sehingga akhirnya menganggap trading di time frame kecil mustahil dilakukan oleh siapapun.

    Trading Di Time Frame Kecil Bukan Untuk Pemula

    Beragam kiat sukses trading forex di atas menjelaskan bahwa trading forex di time frame kecil bukanlah suatu hal yang mustahil. Namun demikian, memahami tren utama dan dinamika harga, responsif terhadap perubahan cepat di time frame kecil, dan disiplin menerapkan manajemen risiko, bukanlah keahlian yang bisa didapatkan dalam waktu sekejap. Butuh banyak latihan dan pengalaman di pasar forex agar Anda bisa terbiasa menerapkan kiat-kiat tersebut di time frame kecil.

    James Stanley, ahli strategi forex dari DailyFX bahkan menyebut trading forex di time frame kecil sebagai yang paling sulit di antara cara trading lainnya. Menurutnya, metode trading seperti ini membuat trader pemula rentan berspekulasi.

    “Saya tidak yakin apa alasannya. Namun banyak trader yang masuk ke pasar merasa harus melakukan day trading agar bisa profitable. Untuk trader pemula, ada begitu banyak faktor kompleks yang membuat scalping atau day trading sulit diterapkan untuk mencapai kesuksesan. Untuk bisa berhasil trading jangka pendek, disarankan bagi trader untuk terbiasa dulu dengan trading dengan jangka yang lebih panjang, seperti contohnya swing trading,” ujar James Stanley.

    Kesimpulannya, trading jangka pendek sebaiknya dilakukan ketika Anda sudah benar-benar paham dinamika pasar, dan sudah terbiasa menerapkan berbagai kiat sukses trading forex di atas. Jangan terburu-buru menjadi Day Trader atau scalper ketika Anda masih baru menjadi trader forex, karena pemahaman dan pengalaman yang kurang akan membuat Anda rentan melakukan kesalahan analisa maupun Overtrading.

    Sumber : Seputarforex.com

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

    #4390

    andrey
    Participant

    ForexChief meluncurkan platform MetaTrader 5

     

    Klien yang terhormat!

    Kami senang mengumumkan telah menyelesaian integrasi MetaTrader 5 dengan jenis akun baru yang ditambahkan ke sistem: MT5.DirectFX, MT5.Classic+, cent-MT5.DirectFX dan cent-MT5.Classic+. Sekarang anda dapat menggunakan semua jenis akun tersebut dalam platform trading baru MT5.

    Catatan ! Semua jenis akun yang tersedia dalam MetaTrader 5 yang didukung oleh ForexChief mendukung metode hedging, yang memungkinkan membuka beberapa posisi dari instrumen keuangan yang sama, dari arah yang berlawanan atau sama. Fitur ini banyak digunakan dalam trading Forex.

    Fitur khas platform MetaTrader 5:

    • Terminal Multi-market, yang menyediakan pengguna tidak hanya dengan akses ke pasar Forex, tetapi juga akses ke bursa saham. Berbagai aset perdagangan: mata uang, metals, energi, indeks saham.
    • Manajemen order dengan menggunakan teknologi “One Click Trading” – dilakukan dari window overview market: seluruh informasi tentang harga divisualisasikan untuk setiap alat (spread, swap, bid/ask, high/low).
    • 4 mode eksekusi: Instant Execution, Market Execution, Request Execution dan Exchange dan 2 jenis Stop order baru. Selain posisi biasa, ada juga order Buy Stop Limit dan Sell Stop Limit dengan bentuk kontrol interaktif langsung, chart harga dapat diatur dalam terminal MT5. Sedemikian rupa sistem trading yang lebih fleksibel dibuat.
    • Kalender ekonomi yang ada di dalamnya: waktu rilis berita ditampilkan pada bagian bawah chart harga, dengan tingkat kepentingan berita yang disorot dengan penanda warna.
    • Sistem “Social Trading” terintegrasi ke dalam terminal trading, yang memungkinkan pengguna untuk menyalin transaksi dari trader yang sukses. Ada kemungkinan untuk memilih penyedia sinyal trading terbaik dari berbagai penyedia sinyal trading yang gratis dan berbayar.
    • Indicators, scripts, robots, utilities: 38 indikator teknis dan 44 alat analisa ditawarkan dalam paket MT5 standar. Selain itu, ada juga kemungkinan untuk membeli alat tambahan melalui toko aplikasi khusus.
    • In-built virtual hosting: menyimpan salinan terminal di ruang virtual untuk memastikan operasi bebas masalah dari robot dan sinyal trading anda. Sementara itu, platform MT5 akan menyediakan hosting VPS yang optimal dengan kemungkinan kecil untuk delay.
    • MT5 mendukung pengujian terdistribusi: Anda dapat menghubungkan kemampuan tambahan jaringan lokal, serta jaringan komputasi berbasis cloud MQL5 Cloud Network. Sekarang, pengoptimalan yang paling rumit dilakukan hanya dalam hitungan jam.

    Hormat kami,
    ForexChief

    Sumber: ForexChief

    Welcome Bonus $100
    Facebook ForexChief Indonesia
    Twitter ForexChief Indonesia

Viewing 15 posts - 151 through 165 (of 283 total)

You must be logged in to reply to this topic.